Pemeriksaan biokimia merupakan cara objektif untuk mendeteksi defisiensi zat gizi dengan mengukur zat-zat tertentu dalam darah dan jaringan tubuh menggunakan alat laboratorium. Pemeriksaan ini dapat mengukur status besi, protein, vitamin, dan mineral dalam tubuh. Namun, pemeriksaan ini membutuhkan biaya dan peralatan mahal serta tenaga ahli.