Dokumen ini menganalisis unsur semiotik dalam iklan Djarum 76, menggarisbawahi konsep penanda dan petanda dalam bahasa serta makna iklan. Iklan ini menampilkan unsur kemaskulinitasan dan persahabatan, dengan latar budaya Jawa yang halus, tanpa memaksa konsumsi rokok. Visualisasi iklan melibatkan tiga lelaki yang menemukan seorang hantu berpakaian adat Jawa, menggambarkan hubungan antara elemen visual dan narasi dalam konteks semiotik.