Seminar Pendidikan Profesi Guru
Filosopi Pendidikan Indonesia
Matakuliah
Sumiyanti Butar-Butar,
S.Pd
MEMBANGUN PARADIGMA BARU TERHADAP MAKNA
GURU
Menciptakan Pembelajaran
yang Memerdekakan
Peserta Didik
Berlandaskan Pendidikan
Abad-21
PEMB
AHAS
AN
PARADIGMA BARU
MAKNA GURU
PEMBELAJARAN PALING
BERMAKNA
DESAIN INVENSI ATAU
INOVASI PEMBELAJARAN
RENCANA TINDAK
LANJUT
Pada bagian refleksi yang saya ambil, saya mengambil matakuliah
yang sangat bermakna bagi saya sendiri yaitu Filosofi Pendidikan
Indonesia. Pada matakuliah ini dapat mengajarkan saya sebagai
pendidik dan pengajar Saya harus bisa menerapkan konsep pemikiran
Ki Hajar Dewantara. Konsep pemikiran tersebut adalah pendidikan
yang berpihak pada anak dan memerdekakan peserta didik. Dalam
hal ini tugas pengajar untuk memperhatikan minat bakat dan
kemampuan siswa serta memberikan dukungan yang diperlukan
terhadap perkembangan siswa.
Seorang guru harus mampu memahami seluruh karakteristik peserta
didik dan dapat merancang pembelajaran yang sesuai dengan
karakteristik peserta didik. Selain itu guru juga harus inovatif dan
kreatif dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.
Pendidikan
Merdeka
Pendidikan yang memerdekakan, membuat
peserta didik belajar tanpa paksaan dan
tekanan. Mereka mempunyai gaya belajar yang
beraneka ragam. Tugas guru untuk mendesain
pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan
belajar siswa yang beraneka ragam.
Dalam menciptakan pembelajaran yang
memerdekakan peserta didik, saya akan tetap
berpegang pada semboyan Ki Hadjar
Dewantara. Adapun semboyan pendidikan Ki
Hajar Dewantara yang ingin saya terapkan
nantinya yaitu Ing Ngarso Sung tulodo, Ing
madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.
DESAIN
INOVASI
• Menggunakan model
pembelajaran
2. Menggunakan media
Audi-Visual
3 Menggunakan media
Interaktif Liveworksheet
4. Membuat suasana
kelas menyenangkan
Terlihat siswa aktif dalam
pembelajaran
dan Mengajak siswa ice breaking agar
Modul ajar menggunakan
model pembelajaran
Media Audi-Visual
Materi bentuk energi dan
perubahannya
LKPD berbasis Liveworksheet
RECANA
TINDAK
LANJUT
Berkoordinasi dengan pihak sekolah
terumata kepada guru pamong atau
guru yang memegang kelas
Merancang sebuah pembelajaran
yang sesuai dengan karakteristik
peserta didik
Kolaborasi peserta didik
dengan guru.
Mengintegrasikan pembelajaran
dengan menggukan teknologi.
Membuat suasa kelas menjadi
menyenangkan dengan guru bersikap
demokratis dan memperhatikan
kebutuhan peserta didik.
Penguatan Pendidikan Karakter
(PPK)
sebagai mahasiswa PPG Prajabatan calon Guru Profesional, setelah saya
mempelajari seminar Pendidikan bagi saya yang bermakna adalah Guru
bukan hanya sebagai pengajar yang mendoktrin peserta didik untuk
menguasai seperangkat pengetahuan dan skill tertentu. Seorang Guru
juga bertugas sebagai motivator dan fasilitator bagi peserta didiknya.
Guru juga harus mampu memainkan peranan dan fungsinya dalam
menjalankan tugas keguruannya. Guru tidak hanya mengajar di dalam
kelas, akan tetapi seorang Guru juga mendidik peserta didik. Serta Guru
perlu memahami keberagaman karakteristik peserta didik untuk
memenuhi kebutuhan belajarnya dan menciptakan pembelajaran yang
efektif dan bermakna dengan penggunaan teknologi pembelajaran. Jadi,
paradigma Guru bukan hanya bertugas sebagai pengajar, akan tetapi
sebagai motivator dan dapat menuntun untuk mencapai kompetensi
yang diinginkan secara kodrat sesuai dengan prinsip Pendidikan
menurut Ki hadjar Dewantara.
PPT SEMINAR PROFESI SUMIYANTI.                pptx

PPT SEMINAR PROFESI SUMIYANTI. pptx

  • 1.
    Seminar Pendidikan ProfesiGuru Filosopi Pendidikan Indonesia Matakuliah Sumiyanti Butar-Butar, S.Pd MEMBANGUN PARADIGMA BARU TERHADAP MAKNA GURU
  • 2.
    Menciptakan Pembelajaran yang Memerdekakan PesertaDidik Berlandaskan Pendidikan Abad-21
  • 3.
    PEMB AHAS AN PARADIGMA BARU MAKNA GURU PEMBELAJARANPALING BERMAKNA DESAIN INVENSI ATAU INOVASI PEMBELAJARAN RENCANA TINDAK LANJUT
  • 4.
    Pada bagian refleksiyang saya ambil, saya mengambil matakuliah yang sangat bermakna bagi saya sendiri yaitu Filosofi Pendidikan Indonesia. Pada matakuliah ini dapat mengajarkan saya sebagai pendidik dan pengajar Saya harus bisa menerapkan konsep pemikiran Ki Hajar Dewantara. Konsep pemikiran tersebut adalah pendidikan yang berpihak pada anak dan memerdekakan peserta didik. Dalam hal ini tugas pengajar untuk memperhatikan minat bakat dan kemampuan siswa serta memberikan dukungan yang diperlukan terhadap perkembangan siswa. Seorang guru harus mampu memahami seluruh karakteristik peserta didik dan dapat merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Selain itu guru juga harus inovatif dan kreatif dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan.
  • 5.
    Pendidikan Merdeka Pendidikan yang memerdekakan,membuat peserta didik belajar tanpa paksaan dan tekanan. Mereka mempunyai gaya belajar yang beraneka ragam. Tugas guru untuk mendesain pembelajaran yang mengakomodir kebutuhan belajar siswa yang beraneka ragam. Dalam menciptakan pembelajaran yang memerdekakan peserta didik, saya akan tetap berpegang pada semboyan Ki Hadjar Dewantara. Adapun semboyan pendidikan Ki Hajar Dewantara yang ingin saya terapkan nantinya yaitu Ing Ngarso Sung tulodo, Ing madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani.
  • 6.
    DESAIN INOVASI • Menggunakan model pembelajaran 2.Menggunakan media Audi-Visual 3 Menggunakan media Interaktif Liveworksheet 4. Membuat suasana kelas menyenangkan
  • 7.
    Terlihat siswa aktifdalam pembelajaran dan Mengajak siswa ice breaking agar Modul ajar menggunakan model pembelajaran Media Audi-Visual Materi bentuk energi dan perubahannya LKPD berbasis Liveworksheet
  • 8.
    RECANA TINDAK LANJUT Berkoordinasi dengan pihaksekolah terumata kepada guru pamong atau guru yang memegang kelas Merancang sebuah pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik Kolaborasi peserta didik dengan guru. Mengintegrasikan pembelajaran dengan menggukan teknologi. Membuat suasa kelas menjadi menyenangkan dengan guru bersikap demokratis dan memperhatikan kebutuhan peserta didik. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)
  • 9.
    sebagai mahasiswa PPGPrajabatan calon Guru Profesional, setelah saya mempelajari seminar Pendidikan bagi saya yang bermakna adalah Guru bukan hanya sebagai pengajar yang mendoktrin peserta didik untuk menguasai seperangkat pengetahuan dan skill tertentu. Seorang Guru juga bertugas sebagai motivator dan fasilitator bagi peserta didiknya. Guru juga harus mampu memainkan peranan dan fungsinya dalam menjalankan tugas keguruannya. Guru tidak hanya mengajar di dalam kelas, akan tetapi seorang Guru juga mendidik peserta didik. Serta Guru perlu memahami keberagaman karakteristik peserta didik untuk memenuhi kebutuhan belajarnya dan menciptakan pembelajaran yang efektif dan bermakna dengan penggunaan teknologi pembelajaran. Jadi, paradigma Guru bukan hanya bertugas sebagai pengajar, akan tetapi sebagai motivator dan dapat menuntun untuk mencapai kompetensi yang diinginkan secara kodrat sesuai dengan prinsip Pendidikan menurut Ki hadjar Dewantara.