SARAH
11150562
7D-MSDM
Tunjangan Non Finansial
■ Insentif non finansial :
a. Pemberian pujuan secara lisan
atau tertulis
b. Pemberian promosi jabatan
c. Ucapan terima kasih secara
formal maupun tidak formal
d. Pemberian perlengkapan
khusus pada ruang kerja
e. Pemberian penghargaan
Tunjangan non finansial adalah
kompensasi yang diterima
pegawai dalam bentuk non
finansial,seperti promosi jabatan
dan penghargaan.
Kompensasi non finansial terdiri
dari 3 kategori,yaitu pekerjaan
itu sendiri,limgkungan
pekerjaan,serta fleksibilitas
tempat kerja. Karakteristik atau
sifat pekerjaan dapat dipandang
sebagai bentuk kompensasi non
finansial.
Pengertian dan fungsi evaluasi kinerja
sdm
Pengertian & Fungsi evaluasi kinerja SDM
 Pengertian evaluasi kinerja adalah suatu metode dan proses penilaian dan pelaksanaan tugas seseorang atau
sekelompok orang atau unit-unit kerja dalam satu perusahaan atau organisasi sesuai dengan standar kinerja
atau tujuan yang ditetapkan lebih dahulu. Evaluasi kinerja merupakan cara yang paling adil dalam
memberikan imbalan atau penghargaan kepada pekerja.
 Fungsi evaluasi kinerja adalah memberi informasi yang valid mengenai kinerja kebijakan,program dan
kegiatan yaitu mengenai seberapa jauh kebutuhan nilai dan kesempatan telah dicapai dan memberi
sumbangan pada klarifikasi dan kritik,aplikasi metode analisis kebijakan,termasuk perumusan masalah dan
rekomendasinya.
Manfaat evaluasi kinerja SDM
Manfaat evaluasi kinerja adalah sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang digunakan untuk
prestasi,pemberhentian dan besarnya balas jasa dan untuk mengukur sejauh mana seorang karyawan dapat
menyelesaikann pekerjaannya.
Tujuan evaluasi kinerja SDM
Tujuan evaluasi kinerja adalah untuk menjamin pencapaian sasaran dan tujuan perusahaan dan juga untuk
mengetahui posisi perusahaan dan tingkat pencapaian sasaran perusahaan, terutama untuk mengetahui bila
terjadi keterlambatan atau penyimpangan supaya segera diperbaiki, sehingga sasaran atau tujuan tercapai.
K
http://mgt-sdm.blogspot.com/2010/11/human-resource-scorecard-dalam.html
Human
Resources Score
card
Suatu alat untuk mengukur &
mengelola kontribusi strategi
dari peran sistem sumber
daya manusia dalam
menciptakan nilai untuk
mencapai strategi
perusahaan
Kunci Pengukuran
Keuangan Financial
Pelanggan /
Customer Proses Bisnis
Learnimg
and growth
Motivasi dan Kepuasan Kerja
• Motivasi kerja adalah kondisi mental yang mendorong
dilakukannya suatu tindakan dan memberikan kekuatan
yang mengarahkan kepada pencapaian
kebutuhan,memberi kepuasan ataupun mengurai
ketidakseimbangan.
Pengertian
motivasi kerja
• Kepuasan kerja adalah sikap yang umum terhadap
suatu pekerjaan seseorang,selisih antara banyaknya
ganjaran yang diterima seseorang pekerja dan
banyaknya yang mereka yakini seharusnya mereka
terima (Robbin 2001).
Pengertian
kepuasan kerja
• Faktor yang empengaruhi antara motivasi &
kepuasan kerja adalah : pekerja itu
sendiri,atasan,teman sekerja,promosi,gaji/upah.
Faktor yang
mempengaruhi
keduanya
http://putusuardiana.blogspot.com/2014/12/kecerdasan-emosional-eq.html
Cara meningkatkan
kecerdasan
Emosisonal
Membaca
situasi
Mendengarkan
dan menyimak
lawan bicara
Siap
berkomunikasi
Tak usah
takut ditolak
Mencoba
berempati
Pandai
Memilih
Prioritas
Siap
Mental
Ungkapka
n lewat
kata-kata
Bersikap
rasional
Fokus
Membangun Kapabilitas dan Kompetensi
SDM
■ Banrey (1991)
mengemukakan 4 kondisi yg
harus dipenuhi sebelum suatu
sumber daya dapat disebut
sebagai sumber keunggulan
kompetitif berkelanjutan sbb
:
1. Merupakan sumber daya
organisasional yg sangat
berharga
2. Relative sulit untuk
dikembangkan
3. Sangat sulit ditiru
4. Tidak dapat dengan mudah
digantikan substitute yg
secara strategis signifikan
Kompetensi SDM
berkarier dibidang
sumber daya manusia.
Menurut
Covery,kompetensi
tersebut yaitu :
1. Kompetensi teknis
2. Kompetensi
konseptual
3. Kompetensi untuk
hidup
Konsep Audit Kinerja & Pelaksanaan Audit Kinerja
 Secara etimologi,istilah audit kerja terdiri dari 2
kata, yaitu audit dan kinerja. Secara garis besar
tujuan dasar dari audit kinerja adalah menilai
kinerja suatu organisasi,program atau kegiatan
yg meliputi audit atas aspek
ekonomi,efisiensi,dam efektivitas. Audit kinerja
merupakan perluasan dari audit laporan
keuangan,dalam hal prosedur dan tujuan.
 Istilah yg umum digunakan dalam audit kinerja
adalah audit operasional,atau audit ekonomi dan
efisiensi.
■ https:///www.coursehero.com/file/1278593/KON
SEP-AUDIT-KINERJA/
 Prosedur pelaksanaan audit kinerja
pengertian benurut KBBI (1993) adalah
tahap-tahap kegiatan untuk
menyelesaikan suatu aktivitas.
 Persiapan audit kinerja,dalam tahap
inidilakukan kegiatan-kegiatan yang
merupakan tahap awal dari rangkaian
audit kinerja sebagai dasar penyusunan
program kerja audit tahap berikutnya.
Tahap ini meliputi :
1. pembicaraan pendahuluan dengan
auditan
2. Pengumpulan tentang informasi
umum dalam pengenalan terhadap
kegiatan yg diaudit
3. Pengidemtifikasian aspek manajemen
4. Pembuatan ikhtisar hasil persiapan
audit kinerja
Penilaian Prestasi Kerja
■ Pengertian
Penilaian Prestasi
Kinerja (PKK)
adalah suatu cara
dalam melakukan
evaluasi terhadap
prestasi kerja para
pegawai dengan
serangkaian tolak
ukur tertentu yang
obyektif dan
berkaitan
langsung dengan
tugas seseorang
serta dilakukan
secara berkala.
Secara garis besar
terdapat 2 (dua) tujuan
utama penilaian
prestasi kerja,yaitu :
• Evaluasi terhadap
tujuan ( goal)
organisasi.
• Pengembangan
tujuan (goal)
organisasi.
Obyek penilaian
prestasi kerja ada 3
(tiga) macam,yaitu :
• Hasil kerja
individu
• Perilaku
• Sifat
Konsep Dasar Kompensasi
■ Pengertian konsep
dasar kompensasi
adalah seluruh
imbalan yang di
terima karyawan atas
hasil kerja karyawan
tersebut pada suatu
organisasi atau
perusahaan.
Kompensasi bisa
berupa fisik atau non
fisik dan harus
dihitung dan
diberikan kepada
karyawan sesuai
dengan pengorbanan
yang telah
diberikannya kepada
organisasi atau
perusahaan tempat ia
bekerja.
Fungsi konsep dasar
kompensasi terbagi 3
macam,yaitu :
• Mendorong
kemantapan dan
kemajuan ekonomi
• Mengalokasikan
sumber daya
manusia secara
efisien
• Penggunaan
sumber daya
manusia secara
lebih efektif
Tujuan konsep dasar
kompensasi adalah untuk
menghargai prestasi
karyawan,menjamin
keadilan gaji
karyawan,mempertahanka
n karyawan atau
mengurangi turnover
karyawan ,memperoleh
karyawan yang
bermutu,pengendalian
biaya dan memenuhi
peraturan-peraturan
Langkah-langkah Merumuskan Kebijakan dan Membuat Sistem
Kompensasi
 Sistem kompensasi adalah suatu
sistem yang terdiri dari komponen-
komponen kompensasi dari mulai
penentuan besaran kompensasi dan
cara pemberiannya.
 Kompensasi terdiri atas kompensasi
secara langsung yaitu :
• Upah
• Gaji
 Kompensasi pelengkap merupakan
komponen penunjang kompensasi
secara langsung seperti :
• Insentif
• Jasa-jasa atas karyawan
• Jaminan sosialita
• Asuransi,dll
 Penentu kompensasi yang pasti tidak
hanya memberikan rasa aman bagi
karyawan saja,tetapi juga bagi
perusahaan. Dimana perusahaan dapat
menetapkan betapa besaranggaran
biaya pegawai yang harus dikeluarkan
oleh perusahaan secara periodik
 Ada beberapa langkah yang dapat
digunakan untuk menentukan
kompensasi tersebut :
• Menganalisis jabatan
• Mengevaluasi jabatan
• Melakukan survei gaji
• Menentukan tingkat gaji
Survey Benchmarking Kompensasi
 Benchmarking adalah suatu proses
yang bisa digunakan dalam
manajemen atau umumnya
manajemen strategis,dimana suatu
unit/bagian/organisasi mengukur dan
membandingkan kinerjanya terhadap
aktivitas atau kegiatan serupa
unit/bagian/organisasi lain yang
sejenis baik secara internal maupun
eksternal.
 Dari hasil benchmarking suatu
organisasi dapat memperoleh
gambaran dalam mengenai kondisi
kinerja organisasi sehingga dapat
mengadopsi best practice untuk
meraih sasaran yg diinginkan
 Kita bisa menggunakan survey
kuantitatif atau kualitatif untuk
mendapatkan data dan informasi yang
relevan sesuai probel yang diidentifikasi
di langkah awal
 Survey kompensasi adalah aktivitas
untuk memperoleh data mengenai jumlah
yang dibayar perusahaan-perusahaan lain
untuk jabatan atau kelas jabatan tertentu
dalam pasar tenaga kerja tertentu
 Organisasi-organisasi menggunakan
surveyuntuk 2 alasan dasar:
1. Mengidentifikasi posisi relatifnya
terhadap pesaing dalam pasar tenaga
kerja
2. Mencari masukan guna menyusun
anggaran dan struktur kompensasi
■ https://www.kajianpustaka.com/2012/10/pengertian-jenis-dan-tujuan-kompensasi.html
Kompensasi merupakan istilah yang
berkaitan dengan imbalan-imbalan
finansial (financial reward) yang
diterima oleh orang-orang melalui
hubungan kepegawaian mereka
dengan sebuah organisasi. Pada
umumnya bentuk kompensasi berupa
finansial karena pengeluaran moneter
yang dilakukan oleh
organisasi. Kompensasi bisa langsung
diberikan kepada karyawan, ataupun
tidak langsung, dimana karyawan
menerima kompensasi dalam bentuk-
bentuk non moneter.
Kompensasi finansial secara
langsung berupa; bayaran pokok (gaji
dan upah), bayaran prestasi, bayaran
insentif (bonus, komisi, pembagian
laba/keuntungan dan opsi saham) dan
bayaran tertangguh (program tabungan
dan anuitas pembelian saham)
 Tujuan Pemberian Kompensasi
Menurut Notoatmodjo (1998:67),
tujuan dari kebijakan pemberian
kompensasi meliputi :
1. Menghargai prestasi karyawan
2. Menjamin keadilan gaji
karyawan
3. Mempertahankan karyawan
atau mengurangi turnover
karyawan
4. Memperoleh karyawan yang
bermutu
5. Pengendalian biaya
6. Memenuhi peraturan-peraturan.
Tunjangan Non Finansial
■ Insentif non finansial :
a. Pemberian pujuan secara lisan
atau tertulis
b. Pemberian promosi jabatan
c. Ucapan terima kasih secara
formal maupun tidak formal
d. Pemberian perlengkapan
khusus pada ruang kerja
e. Pemberian penghargaan
Tunjangan non finansial adalah
kompensasi yang diterima
pegawai dalam bentuk non
finansial,seperti promosi jabatan
dan penghargaan.
Kompensasi non finansial terdiri
dari 3 kategori,yaitu pekerjaan
itu sendiri,limgkungan
pekerjaan,serta fleksibilitas
tempat kerja. Karakteristik atau
sifat pekerjaan dapat dipandang
sebagai bentuk kompensasi non
finansial.

Ppt sarah[1]

  • 1.
  • 2.
    Tunjangan Non Finansial ■Insentif non finansial : a. Pemberian pujuan secara lisan atau tertulis b. Pemberian promosi jabatan c. Ucapan terima kasih secara formal maupun tidak formal d. Pemberian perlengkapan khusus pada ruang kerja e. Pemberian penghargaan Tunjangan non finansial adalah kompensasi yang diterima pegawai dalam bentuk non finansial,seperti promosi jabatan dan penghargaan. Kompensasi non finansial terdiri dari 3 kategori,yaitu pekerjaan itu sendiri,limgkungan pekerjaan,serta fleksibilitas tempat kerja. Karakteristik atau sifat pekerjaan dapat dipandang sebagai bentuk kompensasi non finansial.
  • 3.
    Pengertian dan fungsievaluasi kinerja sdm Pengertian & Fungsi evaluasi kinerja SDM  Pengertian evaluasi kinerja adalah suatu metode dan proses penilaian dan pelaksanaan tugas seseorang atau sekelompok orang atau unit-unit kerja dalam satu perusahaan atau organisasi sesuai dengan standar kinerja atau tujuan yang ditetapkan lebih dahulu. Evaluasi kinerja merupakan cara yang paling adil dalam memberikan imbalan atau penghargaan kepada pekerja.  Fungsi evaluasi kinerja adalah memberi informasi yang valid mengenai kinerja kebijakan,program dan kegiatan yaitu mengenai seberapa jauh kebutuhan nilai dan kesempatan telah dicapai dan memberi sumbangan pada klarifikasi dan kritik,aplikasi metode analisis kebijakan,termasuk perumusan masalah dan rekomendasinya. Manfaat evaluasi kinerja SDM Manfaat evaluasi kinerja adalah sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang digunakan untuk prestasi,pemberhentian dan besarnya balas jasa dan untuk mengukur sejauh mana seorang karyawan dapat menyelesaikann pekerjaannya. Tujuan evaluasi kinerja SDM Tujuan evaluasi kinerja adalah untuk menjamin pencapaian sasaran dan tujuan perusahaan dan juga untuk mengetahui posisi perusahaan dan tingkat pencapaian sasaran perusahaan, terutama untuk mengetahui bila terjadi keterlambatan atau penyimpangan supaya segera diperbaiki, sehingga sasaran atau tujuan tercapai.
  • 4.
    K http://mgt-sdm.blogspot.com/2010/11/human-resource-scorecard-dalam.html Human Resources Score card Suatu alatuntuk mengukur & mengelola kontribusi strategi dari peran sistem sumber daya manusia dalam menciptakan nilai untuk mencapai strategi perusahaan Kunci Pengukuran Keuangan Financial Pelanggan / Customer Proses Bisnis Learnimg and growth
  • 5.
    Motivasi dan KepuasanKerja • Motivasi kerja adalah kondisi mental yang mendorong dilakukannya suatu tindakan dan memberikan kekuatan yang mengarahkan kepada pencapaian kebutuhan,memberi kepuasan ataupun mengurai ketidakseimbangan. Pengertian motivasi kerja • Kepuasan kerja adalah sikap yang umum terhadap suatu pekerjaan seseorang,selisih antara banyaknya ganjaran yang diterima seseorang pekerja dan banyaknya yang mereka yakini seharusnya mereka terima (Robbin 2001). Pengertian kepuasan kerja • Faktor yang empengaruhi antara motivasi & kepuasan kerja adalah : pekerja itu sendiri,atasan,teman sekerja,promosi,gaji/upah. Faktor yang mempengaruhi keduanya
  • 6.
    http://putusuardiana.blogspot.com/2014/12/kecerdasan-emosional-eq.html Cara meningkatkan kecerdasan Emosisonal Membaca situasi Mendengarkan dan menyimak lawanbicara Siap berkomunikasi Tak usah takut ditolak Mencoba berempati Pandai Memilih Prioritas Siap Mental Ungkapka n lewat kata-kata Bersikap rasional Fokus
  • 7.
    Membangun Kapabilitas danKompetensi SDM ■ Banrey (1991) mengemukakan 4 kondisi yg harus dipenuhi sebelum suatu sumber daya dapat disebut sebagai sumber keunggulan kompetitif berkelanjutan sbb : 1. Merupakan sumber daya organisasional yg sangat berharga 2. Relative sulit untuk dikembangkan 3. Sangat sulit ditiru 4. Tidak dapat dengan mudah digantikan substitute yg secara strategis signifikan Kompetensi SDM berkarier dibidang sumber daya manusia. Menurut Covery,kompetensi tersebut yaitu : 1. Kompetensi teknis 2. Kompetensi konseptual 3. Kompetensi untuk hidup
  • 8.
    Konsep Audit Kinerja& Pelaksanaan Audit Kinerja  Secara etimologi,istilah audit kerja terdiri dari 2 kata, yaitu audit dan kinerja. Secara garis besar tujuan dasar dari audit kinerja adalah menilai kinerja suatu organisasi,program atau kegiatan yg meliputi audit atas aspek ekonomi,efisiensi,dam efektivitas. Audit kinerja merupakan perluasan dari audit laporan keuangan,dalam hal prosedur dan tujuan.  Istilah yg umum digunakan dalam audit kinerja adalah audit operasional,atau audit ekonomi dan efisiensi. ■ https:///www.coursehero.com/file/1278593/KON SEP-AUDIT-KINERJA/  Prosedur pelaksanaan audit kinerja pengertian benurut KBBI (1993) adalah tahap-tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas.  Persiapan audit kinerja,dalam tahap inidilakukan kegiatan-kegiatan yang merupakan tahap awal dari rangkaian audit kinerja sebagai dasar penyusunan program kerja audit tahap berikutnya. Tahap ini meliputi : 1. pembicaraan pendahuluan dengan auditan 2. Pengumpulan tentang informasi umum dalam pengenalan terhadap kegiatan yg diaudit 3. Pengidemtifikasian aspek manajemen 4. Pembuatan ikhtisar hasil persiapan audit kinerja
  • 9.
    Penilaian Prestasi Kerja ■Pengertian Penilaian Prestasi Kinerja (PKK) adalah suatu cara dalam melakukan evaluasi terhadap prestasi kerja para pegawai dengan serangkaian tolak ukur tertentu yang obyektif dan berkaitan langsung dengan tugas seseorang serta dilakukan secara berkala. Secara garis besar terdapat 2 (dua) tujuan utama penilaian prestasi kerja,yaitu : • Evaluasi terhadap tujuan ( goal) organisasi. • Pengembangan tujuan (goal) organisasi. Obyek penilaian prestasi kerja ada 3 (tiga) macam,yaitu : • Hasil kerja individu • Perilaku • Sifat
  • 10.
    Konsep Dasar Kompensasi ■Pengertian konsep dasar kompensasi adalah seluruh imbalan yang di terima karyawan atas hasil kerja karyawan tersebut pada suatu organisasi atau perusahaan. Kompensasi bisa berupa fisik atau non fisik dan harus dihitung dan diberikan kepada karyawan sesuai dengan pengorbanan yang telah diberikannya kepada organisasi atau perusahaan tempat ia bekerja. Fungsi konsep dasar kompensasi terbagi 3 macam,yaitu : • Mendorong kemantapan dan kemajuan ekonomi • Mengalokasikan sumber daya manusia secara efisien • Penggunaan sumber daya manusia secara lebih efektif Tujuan konsep dasar kompensasi adalah untuk menghargai prestasi karyawan,menjamin keadilan gaji karyawan,mempertahanka n karyawan atau mengurangi turnover karyawan ,memperoleh karyawan yang bermutu,pengendalian biaya dan memenuhi peraturan-peraturan
  • 11.
    Langkah-langkah Merumuskan Kebijakandan Membuat Sistem Kompensasi  Sistem kompensasi adalah suatu sistem yang terdiri dari komponen- komponen kompensasi dari mulai penentuan besaran kompensasi dan cara pemberiannya.  Kompensasi terdiri atas kompensasi secara langsung yaitu : • Upah • Gaji  Kompensasi pelengkap merupakan komponen penunjang kompensasi secara langsung seperti : • Insentif • Jasa-jasa atas karyawan • Jaminan sosialita • Asuransi,dll  Penentu kompensasi yang pasti tidak hanya memberikan rasa aman bagi karyawan saja,tetapi juga bagi perusahaan. Dimana perusahaan dapat menetapkan betapa besaranggaran biaya pegawai yang harus dikeluarkan oleh perusahaan secara periodik  Ada beberapa langkah yang dapat digunakan untuk menentukan kompensasi tersebut : • Menganalisis jabatan • Mengevaluasi jabatan • Melakukan survei gaji • Menentukan tingkat gaji
  • 12.
    Survey Benchmarking Kompensasi Benchmarking adalah suatu proses yang bisa digunakan dalam manajemen atau umumnya manajemen strategis,dimana suatu unit/bagian/organisasi mengukur dan membandingkan kinerjanya terhadap aktivitas atau kegiatan serupa unit/bagian/organisasi lain yang sejenis baik secara internal maupun eksternal.  Dari hasil benchmarking suatu organisasi dapat memperoleh gambaran dalam mengenai kondisi kinerja organisasi sehingga dapat mengadopsi best practice untuk meraih sasaran yg diinginkan  Kita bisa menggunakan survey kuantitatif atau kualitatif untuk mendapatkan data dan informasi yang relevan sesuai probel yang diidentifikasi di langkah awal  Survey kompensasi adalah aktivitas untuk memperoleh data mengenai jumlah yang dibayar perusahaan-perusahaan lain untuk jabatan atau kelas jabatan tertentu dalam pasar tenaga kerja tertentu  Organisasi-organisasi menggunakan surveyuntuk 2 alasan dasar: 1. Mengidentifikasi posisi relatifnya terhadap pesaing dalam pasar tenaga kerja 2. Mencari masukan guna menyusun anggaran dan struktur kompensasi
  • 13.
    ■ https://www.kajianpustaka.com/2012/10/pengertian-jenis-dan-tujuan-kompensasi.html Kompensasi merupakanistilah yang berkaitan dengan imbalan-imbalan finansial (financial reward) yang diterima oleh orang-orang melalui hubungan kepegawaian mereka dengan sebuah organisasi. Pada umumnya bentuk kompensasi berupa finansial karena pengeluaran moneter yang dilakukan oleh organisasi. Kompensasi bisa langsung diberikan kepada karyawan, ataupun tidak langsung, dimana karyawan menerima kompensasi dalam bentuk- bentuk non moneter. Kompensasi finansial secara langsung berupa; bayaran pokok (gaji dan upah), bayaran prestasi, bayaran insentif (bonus, komisi, pembagian laba/keuntungan dan opsi saham) dan bayaran tertangguh (program tabungan dan anuitas pembelian saham)  Tujuan Pemberian Kompensasi Menurut Notoatmodjo (1998:67), tujuan dari kebijakan pemberian kompensasi meliputi : 1. Menghargai prestasi karyawan 2. Menjamin keadilan gaji karyawan 3. Mempertahankan karyawan atau mengurangi turnover karyawan 4. Memperoleh karyawan yang bermutu 5. Pengendalian biaya 6. Memenuhi peraturan-peraturan.
  • 14.
    Tunjangan Non Finansial ■Insentif non finansial : a. Pemberian pujuan secara lisan atau tertulis b. Pemberian promosi jabatan c. Ucapan terima kasih secara formal maupun tidak formal d. Pemberian perlengkapan khusus pada ruang kerja e. Pemberian penghargaan Tunjangan non finansial adalah kompensasi yang diterima pegawai dalam bentuk non finansial,seperti promosi jabatan dan penghargaan. Kompensasi non finansial terdiri dari 3 kategori,yaitu pekerjaan itu sendiri,limgkungan pekerjaan,serta fleksibilitas tempat kerja. Karakteristik atau sifat pekerjaan dapat dipandang sebagai bentuk kompensasi non finansial.