Supervisi pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui bimbingan dan dukungan kepada guru guna mengembangkan kompetensi mereka. Tujuan utamanya adalah perbaikan proses belajar mengajar untuk kemajuan peserta didik.
Pada hakikatnya, pendidikanmerupakan upaya membangun budaya dan
peradaban bangsa. Oleh karena itu, UUD 1945 secara tegas mengamanatkan
bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.
Pendidikan merupakan proses pendewasaan diri manusia itu sendiri serta selain
itu pendidikan juga merupakan proses pembentukan pribadi dan karakter
manusia.
Pendidikan sekolah sangat diperlukan adanya perencanaan dalam pendidikan
demi tercapainya tujuan pendidikan tersebut. Perencanaan yang dimaksud
adalah kurikulum pendidikan atau sekolah yang di dalamnya terdapat standar-
standar pembelajaran dan pengembangan intelektualitas manusia.
Setiap pelaksanaan program pendidikan memerlukan adanya pengawasan atau
supervisi. Pengawasan bertanggung jawab tentang keefektifan program itu. Oleh
karena itu, supervisi haruslah meneliti ada atau tidaknya kondisi-kondisi yang
akan memungkinkan tercapainya tujuan-tujuan pendidikan.
Oleh karena itu, supervisi haruslah meneliti ada atau tidaknya kondisi-kondisi
yang akan memungkinkan tercapainya tujuan-tujuan pendidikan.
3.
1
• Apa yangdimaksud dengan supervisi pendidikan?
2
• Apa latar belakang pentingnya supervisi
pendidikan?
3
• Apa yang menjadi tujuan supervisi pendidikan?
4
• Apa fungsi dari supervisi pendidikan?
5 • Apa saja prinsip-prinsip supervisi pendidikan?
4.
PENGERTIAN
SUPERVISI
PENDIDIKAN
Berasal dari
bahasa Inggris
yangterdiri dari
2 kata
“super” : “diatas”
“vision” :
“melihat dari
atas”
Supervisi diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan
oleh pengawas dan kepala sekolah sebagai pejabat
yang berkedudukan di atas atau lebih tinggi dari
guru untuk melihat atau mengawasi pekerjaan guru.
5.
Pengertian supervisi menurutbeberapa ahli :
• Supervisi adalah program
yang terencana untuk
memperbaki pengajaran.
Tujuan utama supervisi
adalah untuk memperbaiki
proses belajar mengajar.
P. Adam dan Frank
G. Dickey
• Supervisi adalah suatu
kegiatan pembelajaran
untuk membantu para
guru agar dalam
menjalankan pekerjaan
menjadi lebih baik.
Sutisna ( 1985 )
• Supervisi yang baik
hendaknya mengembangkan
kepemimpinan di dalam
kelompok, membangun
program latihan dalam
jabatan.
Wiles
• Supervisi merupakan usaha
mengawali, mengarahkan,
mengkoordinasi dan
membimbing secara individual
maupun secara kolektif, agar
lebih mengerti dan lebih efektif
dalam mewujudkan seluruh
fungsi pengajaran .
Sahertian ( 1990 )
• Supervisi sebagai segala
usaha pejabat sekolah
dalam memimpin guru-
guru dan tenaga
kependidikan lainnya,
untuk memperbaiki
pengajaran.
Dalam Carteer
Good’s
Dictionary of
Education
• Supervisi merupakan
bagian yang tidak
terpisahkan dari seluruh
proses administrasi
pendidikan yang ditujukan
terutama untuk
mengembangkan
efektifitas kinerja
personalia sekolah .
Pidarta ( 1988 )
•Penyelenggaraa
n pendidikan
melibatkan
peran sejumlah
orangyang
perlu
dikendalikan
dalam
kerjasama yang
mana
pengendalian
ini ditujukan
dalam rangka
pencapaian
tujuan
pendidikan yang
efektif.
•Beberapa faktor
penghambat seperti
kurangnya
persiapan,pengalaman
kurang membantu
perkembangan
pribadi,kondisi kerja yang
kurang memadai yang
mengakibatkan
pertumbuhan
profesionalnya kurang
memadai,ataupun yang
lebih fatal lagi karena guru
cenderung menganggap
bahwa apa yang
ditampilkannya sampai
saat ini sudah tidak ada
lagi bandingannya dengan
yang lain.
•Para pengajar
tidak mungkin
selalu dapat
melaksanakan
tugasnya
dengan baik.
Faktor-faktor
dari luar dan
diri sendiri
sering menjadi
penyebab guru-
guru tersebut
menghadapi
berbagai
masalah dalam
melaksanakan
aktivitasnya.
•Perkembangan
ilmu
pengetahuan
dan teknologi
serta
perkembangan
tuntutan
kehidupan
masyarakat yang
semakin
kompleks,telah
mengakibatkan
adanya
perkembangan
tuntutan
tanggung jawab
terhadap guru.
8.
Sahertian
(1981 )
Membantu gurudalam menggunakan
sumber pengalaman belajar murid
Membantu guru melihat dengan jelas
tujuan pendidikan
Membantu guru dalam membimbing
pengalaman belajar murid
Membantu guru dalam menilai kemajuan
murid dan hasil pekerjaan guru itu sendiri
Membantu guru dalam membina reaksi
mental atau moral kerja guru
Membantu guru agar lebih mudah mengadakan
penyesuaian terhadap masyarakat
Membantu guru agar waktu dan tenaga guru
tercurahkan sepenuhnya dalam pembinaan sekolah
Membantu guru dalam menggunakan
metode dan alat pelajaran modern
Membantu guru dalam memenuhi
kebutuhan murid
9.
Ametembun
(1981 )
Membantu kepalasekolah dan guru mengadakan
diagnosis secara kritis terhadap aktivitas dan
kesulitan belajar mengajar
15
Membina kepala sekolah dan guru untuk lebih
memahami tujuan pendidikan yang sebenarnya
Memperbesar kesanggupan kepala sekolah dan guru
untuk mempersiapkan peserta didiknya lebih efektif
Membantu kepala sekolah untuk
mempopulerkan pengembangan program
pendidikan di sekolah kepada masyarakat.
Melindungi orang yang disupervisi terhadap
tuntutan yang tidak wajar
Membantu kepala sekolah dan guru dalam
mengevaluasi aktivitasnya
Mengembangkan rasa kesatuan dan persatuan
(kolegialitas ) di antar guru.
Meningkatkan kesadaran kepala sekolah dan guru
serta warga sekolah lain terhadap cara kerja yang
demokratis
Memperbesar semangat guru – guru dan
meningkatkan motivasi berprestasi
10.
Supervisi pendidikan bertujuanuntuk memberikan
bantuan kepada guru guna peningkatan
kemampuan mereka dalam rangka mewujudkan
proses pembelajaran yang lebih baik yaitu, mampu
menumbuhkembangkan potensi para siswa,
potensi intelektual, emosional, sosial, keagamaan,
maupun jasmaniahnya.
11.
Baharuddin
Harahap dalam
Aqib (2007)
Purwanto
(2001:119)
Supervisidapat menemukan kegiatan yang
sudah dan belum sesuai dengan tujuan.
Supervisi dapat memberi keterangan tentang
apa yang perlu dibenahi lebih dahulu
(diprioritaskan).
Melalui supervisi dapat diketahui petugas
(guru, kepala sekolah) yang perlu ditatar
Melalui supervisi dapat diketahui petugas
yang perlu diganti.
Melalui supervisi dapat diketahui buku yang
tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran;
Melalui supervisi dapat diketahui kelemahan
kurikulum.
Melalui supervisi mutu proses belajar dan
mengajar dapat ditingkatkan.
Melalui supervisi sesuatu yang baik dapat
dipertahankan.
Membangkitkan dan merangsang guru-guru
dalam menjalankan tugas sebaik-baiknya.
Berusaha melengkapi alat-alat perlengkapan
sekolah.
Bersama guru-guru berusaha
mengembangkan, mencari, dan
menggunakan metode-metode mengajar
yang sesuai dengan tuntutan kurikulum yang
berlaku.
Membina kerja sama yang harmonis di
antara guru-guru dan pegawai sekolah
lainnya.
Berusaha mempertinggi mutu dan
pengetahuan guru-guru dan pegawai sekolah.
Membina hubungan kerja sama antara
sekolah dengan komite sekolah dan instansi
lainnya.
12.
1. Memenuhi keinginanpegawai-
pegawai bawahannya dan selalu
memberi keterangan yang sebaik-
baiknya.
2. Mengizinkan pegawainya
menggunakan kebijaksanaan dan
putusannya sendiri.
3. Tidak melampaui wewenang dari
para ahli.
4. Menerima kemungkinan untuk
tidak populer diantara pegawainya.
5. Tidak terlalu optimis mengenai
keadaan semangat kerja pegawainya
dan berusaha supaya kepala-kepala
pembantunya manafsirkan dan
melaksanakan perintah dengan
sebaik-baiknya.
6. Tidak suka memberi janji kepada
pegawainya.
7. Tidak hanya mengharapkan
kesetiaan dan juga tidak mengadakan
diskriminasi terhadap pegawainya.
8. Tidak mau menyerah kepada
pegawainya hanya karena merasa
jemu dari desakan pegawai.
9. Memperjuangkan kepentingan
pegawainya, seperti halnya ia
memperjuangkan kepentingan
sendiri.
10. Berusaha merubah peraturan
yang dalam praktik tidak mencapai
hasil yang diharapkan.
Depdiknas (2001: 78)
menggambarkan
tentang sifat-sifat
atau ciri-ciri
pengawas yang
efektif
13.
Ada 4 prinsipyang harus diperhatikan seorang supervisor
dalam menjalankan supervisi pendidikan,yaitu :
•Kegiatan supervisi dilaksanakan berdasarkan data
objektif yang diperoleh dalam kenyataan pelaksanaan
proses belajar mengajar.
•Untuk memperoleh data perlu diterapkan alat
perekam data seperti angket, observasi, dan
percakapan pribadi.
•Setiap kegiatan supervisi dilaksanakan secara
sistematis, berencana dan kontinu.
1. Prinsip Ilmiah
(Scientific)
•Demokratis mengandung makna menjunjung tinggi harga
diri dan martabat guru bukan berdasarkan atasan dan
bawahan akan tetapi berdasarkan rasa kesejawatan
2. Prinsip Demokratis
14.
• Mengembangkan usahabersama atau
menurut istilah supervisi sharing of
idea, sharing of experience, memberi
support mendorong, menstimulasi
guru, sehingga mereka merasa
tumbuh bersama.
3. Prinsip Kerja
Sama
• Setiap guru akan merasa termotivasi
dalam mengembangkan potensi
kreativitas. Supervisi mampu
menciptakan suasana kerja yang
menyenangkan bukan dengan cara-
cara yang menakutkan.
4. Prinsip
Konstruktif dan
Kreatif
15.
Selain keempat prinsipdiatas, prinsip pendidikan dapat
dibedakan atas prinsip positif dan prinsip negatif.
Prinsip
PositifSupervisi harus
dilaksanakan
secara demokratis
dan kooperatif
Supervisi harus
berdasarkan
kenyataan
Supervisi harus
scientific dan
efektif
Supervisi harus dapat
memberi perasaan
aman kepada guru-
guru
Supervisi harus
kreatif dan
konstruktif
Supervisi harus
memberikan
kesempatan kepada
guru-guru untuk
mengadakan self
evaluation
16.
Prinsip
Negatif
Seorang supervisor tidakboleh bersifat otoriter
Seorang supervisor tidak boleh mencari kesalahan pada guru-guru
Seorang supervisor bukan seorang inspektur yang ditugaskan untuk
memeriksa apakah peraturan-peraturan dan instruksi-instruksi yang
telah diberikan dilaksanakan atau tidak
Seorang supervisor tidak boleh menganggap dirinya lebih baik dari
pada guru- guru oleh karena jabatannya
Seorang supervisor tidak boleh terlalu banyak memperhatikan hal-hal
kecil dalam cara-cara guru mengajar
Seorang supervisor tidak boleh lekas kecewa, bila ia mengalami
kegagalan
17.
Kegiatan supervisi pendidikanmerupakan sebuah proses
aktivitas yang sangat penting dilakukan dalam tubuh
sekolah, karena di dalamnya memuat proses pemerhatian,
pembinaan, perbaikan dan pengembangan professional
guru dalam kegiatan pembelajaran.
Tujuan supervisi adalah
perbaikan proses belajar
mengajar, yang didalamnya
melibatkan pendidik dan
siswa, melalui serangkaian
tindakan, bimbingan, dan
arahan.
Supervisi merupakan
bantuan dalam wujud
layanan profesional yang
diberikan oleh orang yang
lebih ahli dalam rangka
peningkatan kemampuan
profesional, terutama dalam
proses belajar mengajar.
Sasaran supervisi ini dikhususkan kepada guru, namun
dampak dari itu semua juga baik demi kemajuan
prestasi belajar peserta didik, karena hasil dari kegiatan
supervisi pendidikan tersebut nantinya akan
merefleksikan kemampuan dan kualitas guru dalam
memberikan pengajaran.