PENGERTIAN BASIS DATA & 
DATABASE MANAGEMENT 
SYSTEM 
GdeNgurah BIW 
Bisma Harinanda
Pengertian Basis Data 
Basis data (database) adalah kumpulan dari 
berbagai data yang saling berhubungan satu 
dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di 
perangkat keras, serta dimanipulasi dengan 
menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian 
basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, 
struktur dan batasan dari data atau informasi 
yang akan disimpan. Database merupakan 
salah satu komponen yang penting dalam 
sistem informasi, karena merupakan basis 
dalam menyediakan informasi pada para 
pengguna atau user.
Hirarki Data 
 Elemen data (data element) adalah unit data terkecil, 
tidak dapat dibagi lagi menjadi unit yang berarti. 
Dalam catatan gaji, elemen data berupa nama, nomor 
pegawai, nomor jaminan sosial, upah per jam, dan 
jumlah tanggungan. 
 Satu tingkat hirarki yang lebih atas adalah catatn. 
Satu catatan (record), terdiri dari semua elemen data 
yang berhubungan dengan suatu objek atau kegiatan 
tertentu. Misalnya, ada catatan yang menjelaskan tiap 
jenis persediaan dan penjualan. 
 Semua catatan sejenis disusun menjadi satu file. File 
adalah kumpulan catatan data (data record) yang 
berhubungan dengan suatu subyek tertentu. 
Misalnya, file Pesanan Pembelian Terbuka 
menjelaskan pesanan pembelian yang telah dipesan 
ke pemasok namun belum diterima.
hirarki data tradisional : 
 File 
 Catatan 
 Elemen data 
 File adalah tingkat tertinggi dan elemen data 
adalah tingkat terendah 
 Karena data adalah sumber daya, maka perlu 
dikelola dan proses ini disebut manajemen data. 
Manajemen data adalah bagian dari manajemen 
sumber daya informasi yang mencakup semua 
kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya 
data perusahaan akurat, mutakhir, aman dari 
gangguan dan tersedia bagi pemakai.
Kegiatan manajemen data 
meliputi 
 Sebagai berikut : 
 Pengumpulan data : Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat 
dalam sebuah formulir yang disebut dokumen sumber (source 
document) yang berfungsi sebagai input bagi sistem. Misalnya, data 
yang menjelaskan penjualan dimasukkan ke formulir pesanan penjualan. 
 Integritas dan pengujian : Data tersebut diperiksa untuk meyakinkan 
konsistensi dan akurasinya berdasarkan peraturan dan kendala yang 
telah ditentukan sebelumnya. 
 Penyimpanan : Data disimpan pada suatu medium seperti pita magnetik 
atau piringan magnetik. 
 Pemeliharaan : Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data 
yang tidak lagi diperlukan dihapus agar sumber daya data tetap 
mutakhir. 
 Keamanan : Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan, 
atau penyalahgunaan. 
 Organisasi : Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan 
informasi pemakai. 
 Pengambilan : Data tersedia bagi pemakai.
Penyimpanan Sekunder 
 Penyimpanan berurutan (sequential storage) 
adalah suatu organisasi atau penyusunan data 
disuatu medium penyimpanan yang terdiri dari 
satu catatan mengikuti satu catatan lain dalam 
suatu urutan tertentu.
Penyimpanan Akses Langsung 
 Penyimpanan akses langsung (direct access 
storage) adalah suatu cara 
mengorganisasikan data yang memungkinkan 
catatan-catatan ditulis dan dibaca tanpa 
pencarian secara berurutan. Unit perangkat 
keras yang memungkinkan hal ini disebut 
direct access storage device (DASD).
Direct Access Storage Device 
(DASD) 
 DASD memiliki mekanisme membaca dan 
menulis yang dapat diarahkan ke lokasi mana 
pun dalam medium penyimpanan. Walau 
beberapa teknolgi DASD telah dibuat, yang 
paling populer adalah piringan magnetik. 
 Penyimpanan piringan (disk) magnetik yang 
digunakan untut mencatat data komputer 
biasanya terbuat dari metal dan dilapisi bahan 
perekam yang sama dengan pita magnetik.
Dasar untuk menghasilkan 
alamat yang diperlukan DASD 
 Direct Addressing : Pada direct addressing, kunci 
catatn (record key) berfungsi sebagai alamat. 
Kunci (key) adalah elemen data yang 
mengidentifikasi catatan suatu file. Misalnya, 
kunci dari File master Pegawai adalah nomor 
pegawai. 
 Hashing : Menghitung alamat dari kunci itu dapat 
dilakukan. Alamat diubah oleh suatu algoritma 
yang disebut hashing scheme atau randomizing 
formula untuk menghasilkan alamat. 
 Indexed Sequential : Jika suatu file 
diorganisasikan secara indexed sequential, 
catatan-catatan dicatat pada piringan secara 
berurutan.
Penggunaan DASD 
 DASD adalah medium file master yang baik. 
File master adalah gambaran konseptual dari 
salah satu sumber daya perusahaan atau 
elemen lingkungan. Beberapa contohnya 
adalah file master persediaan, file master 
piutang usaha, dan file master pelanggan. File 
master dapat diperbaharui saat transaksi 
terjadi, yang menghasilkan catatan kegiatan 
perusahaan yang mutakhir.
Compact Disk 
Hampir sepanjang era komputer, piringan 
magnetiktelah terbukti tidak terkalahkan 
sebagai DASD. Teknologi DASD baru yang 
berpeluang terbaik untuk ditetapkan sebagai 
medium penyimpanan sekunder adalah 
compact disk. Compact disk (CD), juga 
disebut laser disk atau optical disk, 
menggambarkan data dengan kombinasi 
goresan-goresan halus di atas permukaan 
piringan yang diciptakan oleh sinar laser.
Hubungan Penyimpana 
Sekunder dengan Pemrosesan 
 Terdapat dua cara utama untuk mengolah data 
yaitu pengolahan batch dan pengolahan 
online. Pengolahan batch mencakup 
pengumpulan semua transaksi dan 
pemrosesan sekaligus dalam batch. 
Pengolahan online mencakup pengolahan 
transaksi satu-persatu, kadang pada saat 
transaksi itu terjadi transaksi itu. Karena 
pengolahan online berorientasi transaksi, 
istilah pemrosesan transaksi sering 
digunakan.
Kebangkitan Era Database 
 Pada tahun-tahun awal komputer, para 
pemakai terkendala dengan cara pencatatan 
data pada medium penyimpanan. Catatan-catatan 
pada pita magnetik harus diproses 
secara berurutan, dan sukar untuk 
mengintegrasikan isi file-file yang terpisah.
Kebangkitan Era Database 
 Pada tahun-tahun awal komputer, para pemakai 
terkendala dengan cara pencatatan data pada 
medium penyimpanan. Catatan-catatan pada pita 
magnetik harus diproses secara berurutan, dan 
sukar untuk mengintegrasikan isi file-file yang 
terpisah. 
 Tugas spesialis informasi adalah menyediakan 
organisasi logis yang diperlukan oleh pemakai 
atas kendala pada organisasi fisik. Berbagai 
teknik dikembangkan untuk memenuhi 
kebutuhan-kebutuhan tersebut dengan 
menggunakan integrasi logis.
Integrasi Logis dalam Satu File : Dua pendekatan 
memungkinkan catatan-catatan pada satu file dipilih 
berdasarkan karakteristiknya daripada berdasarkan kuncinya. 
Pendekatan ini disebut inverted file dan linked list. Keduanya 
membutuhkan DASD. 
Inverted File 
 Inverted file adalah suatu file yang disimpan dalam suatu 
urutan tertentu, tetapi suatu indeks yang menyertainya 
memungkinkan catatan-catatan dari file itu dipilih dalam 
urutan yang berbeda. 
Linked List 
 Teknik laindapat mencapai hasil yang sama. Misalkan 
manajer yang sama menginginkan laporan yang sama, tetapi 
spesialis informasi ingin menghindari penggunaan indeks 
untuk untuk mendapatkan akses yang lebih cepat.
Integrasi Logis antara Beberapa 
File 
 Pada pertengahan tahun 1960-an General 
Electric memodifikasi bahasa pemrograman 
COBOL agar data dapat diambil dari beberapa 
file. Link digunakan untuk saling 
menghubungkan catatan-catatan dalam satu 
file dengan catatan-catatan yang berhubungan 
secara logis di file-file lain. Sistem GE ini 
dinamai IDS, yaitu Integrated Data Store, dan 
merupakan langkah maju pertama menuju 
satu database terintegrasi dari beberapa file.
Konsep Database 
 Database adalah suatu koleksi data komputer 
yang terintegrasi, diorganisasikan dan 
disimpan dengan suatu cara yang 
memudahkan pengambilan kembali. DASD 
harus digunakan. 
 Dua tujuan utama dari konsep database 
adalah meminimunkan pengulangan data dan 
mencapai indpendensi data.
Ketika perusahaan mengadopsi 
konsep database, hirarki data 
menjadi : 
 Database 
 File 
 Catatan 
 Elemen data
Struktur Database 
Integritas 
Logis File 
Hubungan 
Eksplisit 
Hubungan 
Implisit
Menciptakan Database 
Langkah-langkah 
Penciptaan 
Database 
Menjelaskan 
data 
Menentukan 
kebutuha 
n data 
Memasuka 
n data 
Orientasi proses 
Model perusahaan 
Kamus 
data 
DDS
Menggunakan Database 
Pemakai 
database 
orang 
Progra 
m 
Aplikasi 
Query 
language 
Data 
Manipulating 
Language
Elemen DBMS 
 Data Description Language Processor 
 Performance Statistic Processor 
 Modul Backup/Recovery 
 Manajer Database
Knowledge Discovery in 
Database (KDD) 
 Data warehousing adalah perkembangan 
dari konsep database yang menyediakan 
sumber daya data yang lebih baik bagi para 
pemakai dan memungkinkan pemakai untuk 
memanipulasi dan menggunakan data 
tersebut secara intuitif. 
 Data Mart adalah database yang berisi data 
yang menjelaskan satu segmen operasi 
perusahaan. 
 Data mining adalah proses menemukan 
hubungan dalam data yang tidak diketahui 
oleh pemakai.
Keuntungan dan Kerugian 
DBMS 
Keuntungan DBMS Kerugian DBMS 
 Mengurangi 
pengulangan data 
 Mencapai independensi 
dat 
 Mengitegrasikan data 
dari beberapa file 
 Mengambil data dan 
informasi secara cepat 
 Meningkatkan 
keamanan 
 Memperoleh 
perangkat lunak yang 
mahal 
 Memperoleh 
konfigurasi perangkat 
keras yang besar 
 Mempekerjakan dan 
mempertahankan staf 
DBA.

Pengertian basis data & ...

  • 1.
    PENGERTIAN BASIS DATA& DATABASE MANAGEMENT SYSTEM GdeNgurah BIW Bisma Harinanda
  • 2.
    Pengertian Basis Data Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user.
  • 3.
    Hirarki Data Elemen data (data element) adalah unit data terkecil, tidak dapat dibagi lagi menjadi unit yang berarti. Dalam catatan gaji, elemen data berupa nama, nomor pegawai, nomor jaminan sosial, upah per jam, dan jumlah tanggungan.  Satu tingkat hirarki yang lebih atas adalah catatn. Satu catatan (record), terdiri dari semua elemen data yang berhubungan dengan suatu objek atau kegiatan tertentu. Misalnya, ada catatan yang menjelaskan tiap jenis persediaan dan penjualan.  Semua catatan sejenis disusun menjadi satu file. File adalah kumpulan catatan data (data record) yang berhubungan dengan suatu subyek tertentu. Misalnya, file Pesanan Pembelian Terbuka menjelaskan pesanan pembelian yang telah dipesan ke pemasok namun belum diterima.
  • 4.
    hirarki data tradisional:  File  Catatan  Elemen data  File adalah tingkat tertinggi dan elemen data adalah tingkat terendah  Karena data adalah sumber daya, maka perlu dikelola dan proses ini disebut manajemen data. Manajemen data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa sumber daya data perusahaan akurat, mutakhir, aman dari gangguan dan tersedia bagi pemakai.
  • 5.
    Kegiatan manajemen data meliputi  Sebagai berikut :  Pengumpulan data : Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam sebuah formulir yang disebut dokumen sumber (source document) yang berfungsi sebagai input bagi sistem. Misalnya, data yang menjelaskan penjualan dimasukkan ke formulir pesanan penjualan.  Integritas dan pengujian : Data tersebut diperiksa untuk meyakinkan konsistensi dan akurasinya berdasarkan peraturan dan kendala yang telah ditentukan sebelumnya.  Penyimpanan : Data disimpan pada suatu medium seperti pita magnetik atau piringan magnetik.  Pemeliharaan : Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tidak lagi diperlukan dihapus agar sumber daya data tetap mutakhir.  Keamanan : Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan, atau penyalahgunaan.  Organisasi : Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.  Pengambilan : Data tersedia bagi pemakai.
  • 6.
    Penyimpanan Sekunder Penyimpanan berurutan (sequential storage) adalah suatu organisasi atau penyusunan data disuatu medium penyimpanan yang terdiri dari satu catatan mengikuti satu catatan lain dalam suatu urutan tertentu.
  • 7.
    Penyimpanan Akses Langsung  Penyimpanan akses langsung (direct access storage) adalah suatu cara mengorganisasikan data yang memungkinkan catatan-catatan ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan. Unit perangkat keras yang memungkinkan hal ini disebut direct access storage device (DASD).
  • 8.
    Direct Access StorageDevice (DASD)  DASD memiliki mekanisme membaca dan menulis yang dapat diarahkan ke lokasi mana pun dalam medium penyimpanan. Walau beberapa teknolgi DASD telah dibuat, yang paling populer adalah piringan magnetik.  Penyimpanan piringan (disk) magnetik yang digunakan untut mencatat data komputer biasanya terbuat dari metal dan dilapisi bahan perekam yang sama dengan pita magnetik.
  • 9.
    Dasar untuk menghasilkan alamat yang diperlukan DASD  Direct Addressing : Pada direct addressing, kunci catatn (record key) berfungsi sebagai alamat. Kunci (key) adalah elemen data yang mengidentifikasi catatan suatu file. Misalnya, kunci dari File master Pegawai adalah nomor pegawai.  Hashing : Menghitung alamat dari kunci itu dapat dilakukan. Alamat diubah oleh suatu algoritma yang disebut hashing scheme atau randomizing formula untuk menghasilkan alamat.  Indexed Sequential : Jika suatu file diorganisasikan secara indexed sequential, catatan-catatan dicatat pada piringan secara berurutan.
  • 10.
    Penggunaan DASD DASD adalah medium file master yang baik. File master adalah gambaran konseptual dari salah satu sumber daya perusahaan atau elemen lingkungan. Beberapa contohnya adalah file master persediaan, file master piutang usaha, dan file master pelanggan. File master dapat diperbaharui saat transaksi terjadi, yang menghasilkan catatan kegiatan perusahaan yang mutakhir.
  • 11.
    Compact Disk Hampirsepanjang era komputer, piringan magnetiktelah terbukti tidak terkalahkan sebagai DASD. Teknologi DASD baru yang berpeluang terbaik untuk ditetapkan sebagai medium penyimpanan sekunder adalah compact disk. Compact disk (CD), juga disebut laser disk atau optical disk, menggambarkan data dengan kombinasi goresan-goresan halus di atas permukaan piringan yang diciptakan oleh sinar laser.
  • 12.
    Hubungan Penyimpana Sekunderdengan Pemrosesan  Terdapat dua cara utama untuk mengolah data yaitu pengolahan batch dan pengolahan online. Pengolahan batch mencakup pengumpulan semua transaksi dan pemrosesan sekaligus dalam batch. Pengolahan online mencakup pengolahan transaksi satu-persatu, kadang pada saat transaksi itu terjadi transaksi itu. Karena pengolahan online berorientasi transaksi, istilah pemrosesan transaksi sering digunakan.
  • 13.
    Kebangkitan Era Database  Pada tahun-tahun awal komputer, para pemakai terkendala dengan cara pencatatan data pada medium penyimpanan. Catatan-catatan pada pita magnetik harus diproses secara berurutan, dan sukar untuk mengintegrasikan isi file-file yang terpisah.
  • 14.
    Kebangkitan Era Database  Pada tahun-tahun awal komputer, para pemakai terkendala dengan cara pencatatan data pada medium penyimpanan. Catatan-catatan pada pita magnetik harus diproses secara berurutan, dan sukar untuk mengintegrasikan isi file-file yang terpisah.  Tugas spesialis informasi adalah menyediakan organisasi logis yang diperlukan oleh pemakai atas kendala pada organisasi fisik. Berbagai teknik dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut dengan menggunakan integrasi logis.
  • 15.
    Integrasi Logis dalamSatu File : Dua pendekatan memungkinkan catatan-catatan pada satu file dipilih berdasarkan karakteristiknya daripada berdasarkan kuncinya. Pendekatan ini disebut inverted file dan linked list. Keduanya membutuhkan DASD. Inverted File  Inverted file adalah suatu file yang disimpan dalam suatu urutan tertentu, tetapi suatu indeks yang menyertainya memungkinkan catatan-catatan dari file itu dipilih dalam urutan yang berbeda. Linked List  Teknik laindapat mencapai hasil yang sama. Misalkan manajer yang sama menginginkan laporan yang sama, tetapi spesialis informasi ingin menghindari penggunaan indeks untuk untuk mendapatkan akses yang lebih cepat.
  • 16.
    Integrasi Logis antaraBeberapa File  Pada pertengahan tahun 1960-an General Electric memodifikasi bahasa pemrograman COBOL agar data dapat diambil dari beberapa file. Link digunakan untuk saling menghubungkan catatan-catatan dalam satu file dengan catatan-catatan yang berhubungan secara logis di file-file lain. Sistem GE ini dinamai IDS, yaitu Integrated Data Store, dan merupakan langkah maju pertama menuju satu database terintegrasi dari beberapa file.
  • 17.
    Konsep Database Database adalah suatu koleksi data komputer yang terintegrasi, diorganisasikan dan disimpan dengan suatu cara yang memudahkan pengambilan kembali. DASD harus digunakan.  Dua tujuan utama dari konsep database adalah meminimunkan pengulangan data dan mencapai indpendensi data.
  • 18.
    Ketika perusahaan mengadopsi konsep database, hirarki data menjadi :  Database  File  Catatan  Elemen data
  • 19.
    Struktur Database Integritas Logis File Hubungan Eksplisit Hubungan Implisit
  • 20.
    Menciptakan Database Langkah-langkah Penciptaan Database Menjelaskan data Menentukan kebutuha n data Memasuka n data Orientasi proses Model perusahaan Kamus data DDS
  • 21.
    Menggunakan Database Pemakai database orang Progra m Aplikasi Query language Data Manipulating Language
  • 22.
    Elemen DBMS Data Description Language Processor  Performance Statistic Processor  Modul Backup/Recovery  Manajer Database
  • 23.
    Knowledge Discovery in Database (KDD)  Data warehousing adalah perkembangan dari konsep database yang menyediakan sumber daya data yang lebih baik bagi para pemakai dan memungkinkan pemakai untuk memanipulasi dan menggunakan data tersebut secara intuitif.  Data Mart adalah database yang berisi data yang menjelaskan satu segmen operasi perusahaan.  Data mining adalah proses menemukan hubungan dalam data yang tidak diketahui oleh pemakai.
  • 24.
    Keuntungan dan Kerugian DBMS Keuntungan DBMS Kerugian DBMS  Mengurangi pengulangan data  Mencapai independensi dat  Mengitegrasikan data dari beberapa file  Mengambil data dan informasi secara cepat  Meningkatkan keamanan  Memperoleh perangkat lunak yang mahal  Memperoleh konfigurasi perangkat keras yang besar  Mempekerjakan dan mempertahankan staf DBA.