Pengawasan dan Kontrol dalam
Manajemen Pedidikan
Oleh
Meilani Rahmawati
(1441172105061)
3C Pendidikan Matematika
Unsika
A. Pengertian Pengawasan
Pengawasan adalah segenap kegiatan untuk
meyakinkan dan menjamin bahwa tugas/pekerjaan
telah dilakukan sesuai dengan rencana yang telah
ditetapkan, kebijaksaanaan yang telah digariskan,
dan perintah (aturan) yang diberikan.
Pengawasan merupakan bagian dari fungsi
manajemen, disamping fungsi perencanaan,
pengorganisasian dan pelaksanaan.
Jenis-jenisPengawasan
1. Pengawasan Internal dan Eksternal
a. P. Intern, pengawasan yang dilakukan oleh orang dari badan
atau unit/instansi di dalam lingkungan unit tersebut. Dilakukan
dengan cara pengawasan atasan langsung atau pengawasan
melekat (built in control)
b. P. Entern, pengawasan yang dilakukan di luar dari badan/unit
, instansi tersebut.
2. Pengawasan Preventif (sebelum kegiatan dilaksanakan) dan
Represif (setelah kegiatan dilaksanakan)
3. Pengawasan Aktif dan Pasif
4. Pengawasan kebenaran formil menurut hak (rechtmatigheid)
dan kebenaran materiil mengenai maksud dan tujuan
pengeluaran (doelmatigheid).
B. TujuanPengawasan
• Menjamin ketepatan pelaksanaan sesuai rencana,
kebijaksanaan dan perintah (aturan yang berlaku)
• Menertibkan koordinasi kegiatan.
• Mencegah pemborosan dan penyimpangan.
• Menjamin terwujudnya kepuasan masyarakat
atas barang dan jasa yang dihasilkan
• Membina kepercayaan masyarakat pada
kepemimpinan organisasi.
C.RuangLingkup atau SasaranPengawasan
a. Sumber daya
b. Proses yang mempunyai prosedur tetap
dengan standar dan cara kerja yang baik
c. Hasil (out put) baik secara kualitatif dan
kuantitatif
d. Aturan lain yang ditetapkan.
D.Fungsi Pengawasan
1. Eksplansi
2. Akuntansi
3. Pemeriksaan
4. Kepatuhan
E. PrinsipPengawasan
 Mencerminkan sifat dari apa yang diawasi.
 Dapat diketahui dengan segera penyimpangan
yang terjadi
 Luwes
 Mencerminkan pola organisasi
 Ekonomis
 Dapat mudah dipahami
 Dapat segera diadakan perbaikan.
F. Tugas PengawasPendidikan
Tugas pokok pengawas pendidikan adalah melakukan penilaian dan
pembinaan dengan melakukan fungsi-fungsi supervisi, baik
supervisi akademik maupun supervisi material.
Berdasarkan tugas pokok dan fungsi di atas, minimal ada tiga
kegiatan yang harus dilakukan pengawas :
1. Melakukan pembinaan pengembangan kualitas sekolah, kinerja
kepsek, kinerja guru, dan kinerja seluruh staf sekolah.
2. Melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program
sekolah beserta pengembangannya .
3. Melakukan penilaian terhadap proses dan hasil program
pengembangan sekolah secara kolaboratif dengan stakeholder
sekolah.
G. Pengertian Kontrol
(Pengendalian Manajemen
Pendidikan)
Kontrol manajemen pendidikan merupakan pengelolaan
secara menyeluruh atau pengendalian agar proses manajemen
pendidikan tetap terarah dan tidak ada penyimpangan-
penyimpangan.
Fungsi Kontrol :
1. Mencegah penyimpangan program
2. Meningkatkan keuletan kerja
3. Memperoleh Feed-back
4. Mengajak secara mendidik
5. Mengukur seberapa jauh pencapaian program pendidikan.
H. Langkah-langkah Dasar
dalam Proses Pengendalian
(kontrol)
Mochler dalam Stoner James, A. F. (1988) menetapkan 4 langkah
dalam proses pengendalian, yaitu sebagai berikut :
1. Menentukan standar dan metode yang digunakan untuk
mengukur prestasi
2. Mengukur prestasi kerja
3. Menganalisis apakah prestasi kerja memenuhi syarat
4. Mengambil tindakan koreksi kerja
I. Jenis-jenis
Pengendalian (kontrol)
Stoner James, A. F. dan Wankel, Charles (1988) mengelompokkan
jenis-jenis pengendalian dalam 4 jenis, yaitu :
1. Pengendalian Pra-Tindakan (pre-action control)
2. Pengendalian kemudi (steering control) atau Pengaweasan
Umpan Maju (freeforward control)
3. Pengendalian secara skrining atau pengendalian ya/tidak
(screening or yes/no control)
4. Pengendalian Purna-Karya (post-Action control)
erima Kasih 

Pengawasan dan Kontrol Pendidikan

  • 1.
    Pengawasan dan Kontroldalam Manajemen Pedidikan Oleh Meilani Rahmawati (1441172105061) 3C Pendidikan Matematika Unsika
  • 2.
    A. Pengertian Pengawasan Pengawasanadalah segenap kegiatan untuk meyakinkan dan menjamin bahwa tugas/pekerjaan telah dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, kebijaksaanaan yang telah digariskan, dan perintah (aturan) yang diberikan. Pengawasan merupakan bagian dari fungsi manajemen, disamping fungsi perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan.
  • 3.
    Jenis-jenisPengawasan 1. Pengawasan Internaldan Eksternal a. P. Intern, pengawasan yang dilakukan oleh orang dari badan atau unit/instansi di dalam lingkungan unit tersebut. Dilakukan dengan cara pengawasan atasan langsung atau pengawasan melekat (built in control) b. P. Entern, pengawasan yang dilakukan di luar dari badan/unit , instansi tersebut. 2. Pengawasan Preventif (sebelum kegiatan dilaksanakan) dan Represif (setelah kegiatan dilaksanakan) 3. Pengawasan Aktif dan Pasif 4. Pengawasan kebenaran formil menurut hak (rechtmatigheid) dan kebenaran materiil mengenai maksud dan tujuan pengeluaran (doelmatigheid).
  • 4.
    B. TujuanPengawasan • Menjaminketepatan pelaksanaan sesuai rencana, kebijaksanaan dan perintah (aturan yang berlaku) • Menertibkan koordinasi kegiatan. • Mencegah pemborosan dan penyimpangan. • Menjamin terwujudnya kepuasan masyarakat atas barang dan jasa yang dihasilkan • Membina kepercayaan masyarakat pada kepemimpinan organisasi.
  • 5.
    C.RuangLingkup atau SasaranPengawasan a.Sumber daya b. Proses yang mempunyai prosedur tetap dengan standar dan cara kerja yang baik c. Hasil (out put) baik secara kualitatif dan kuantitatif d. Aturan lain yang ditetapkan.
  • 6.
    D.Fungsi Pengawasan 1. Eksplansi 2.Akuntansi 3. Pemeriksaan 4. Kepatuhan
  • 7.
    E. PrinsipPengawasan  Mencerminkansifat dari apa yang diawasi.  Dapat diketahui dengan segera penyimpangan yang terjadi  Luwes  Mencerminkan pola organisasi  Ekonomis  Dapat mudah dipahami  Dapat segera diadakan perbaikan.
  • 8.
    F. Tugas PengawasPendidikan Tugaspokok pengawas pendidikan adalah melakukan penilaian dan pembinaan dengan melakukan fungsi-fungsi supervisi, baik supervisi akademik maupun supervisi material. Berdasarkan tugas pokok dan fungsi di atas, minimal ada tiga kegiatan yang harus dilakukan pengawas : 1. Melakukan pembinaan pengembangan kualitas sekolah, kinerja kepsek, kinerja guru, dan kinerja seluruh staf sekolah. 2. Melakukan evaluasi dan monitoring pelaksanaan program sekolah beserta pengembangannya . 3. Melakukan penilaian terhadap proses dan hasil program pengembangan sekolah secara kolaboratif dengan stakeholder sekolah.
  • 9.
    G. Pengertian Kontrol (PengendalianManajemen Pendidikan) Kontrol manajemen pendidikan merupakan pengelolaan secara menyeluruh atau pengendalian agar proses manajemen pendidikan tetap terarah dan tidak ada penyimpangan- penyimpangan. Fungsi Kontrol : 1. Mencegah penyimpangan program 2. Meningkatkan keuletan kerja 3. Memperoleh Feed-back 4. Mengajak secara mendidik 5. Mengukur seberapa jauh pencapaian program pendidikan.
  • 10.
    H. Langkah-langkah Dasar dalamProses Pengendalian (kontrol) Mochler dalam Stoner James, A. F. (1988) menetapkan 4 langkah dalam proses pengendalian, yaitu sebagai berikut : 1. Menentukan standar dan metode yang digunakan untuk mengukur prestasi 2. Mengukur prestasi kerja 3. Menganalisis apakah prestasi kerja memenuhi syarat 4. Mengambil tindakan koreksi kerja
  • 11.
    I. Jenis-jenis Pengendalian (kontrol) StonerJames, A. F. dan Wankel, Charles (1988) mengelompokkan jenis-jenis pengendalian dalam 4 jenis, yaitu : 1. Pengendalian Pra-Tindakan (pre-action control) 2. Pengendalian kemudi (steering control) atau Pengaweasan Umpan Maju (freeforward control) 3. Pengendalian secara skrining atau pengendalian ya/tidak (screening or yes/no control) 4. Pengendalian Purna-Karya (post-Action control)
  • 12.