KOMPETENSI MATEMATIKA
KELOMPOK 4 :
1. MEILANI RAHMAWATI (1441172105061)
2. SITI HOTIMAH (1441172105067)
3. RIZAL MAULANA F (1441172105068)
4. NITA NURMALA S (1441172105096)
5. MITA RISKA S (1441172105109)
5C PENDIDIKAN MATEMATIKA
UNSIKA
2016
Pengertian Kompetensi Matematika
Kompetensi berasal dari bahasa Inggris yakni “competence” yang berarti
kecakapan, kemampuan. Menurut KBBI, kompetensi adalah kewenangan
atau kekuasan untuk menentukan dan memutuskan suatu masalah.
Matematika berasal dari bahasa latin mathematica yang mulanya dari
perkataan Yunani Mathematike yang berarti mempelajari. Asal katanya
mathema yang berarti pengetahuan dan ilmu atau knowledge.
jadi., Matematika merupakan ilmu pengetahuan yang didapat dengan
berfikir (nalar).
Sehingga Kompetensi Matematika adalah kemampuan untuk
menghadapi permasalahan dalam permasalahan matematika maupun
dalam kehidupan nyata. atau merupakan Kemampuan matematika
untuk menggali pengetahuan dalam matematik, menyusun konjektur,
berfikir secara logis, dan menyelesaikan masalah yang tidak rutin,
serta mampu berkomunikasi dan membuat koneksi serta representasi
dari topik dalam matematika maupun ilmu pengetahuan lain.
MenurutPinellas CountySchoolls,Divisionof
Curriculumand IntructionSecondaryMatematics
meliputi:
a) Standar Prosess (Process Standard), yaitu tujuan yang ingin
dicapai dari proses pembelajaran matematika.
b) Ruang Lingkup Materi (Content Strand), adalah kompetensi
dasar yang terdapat dalam kurikulum sesuai tingkat
pembelajaran siswa.
c) Kemampuan Matematis (Mathematical Abilities), yaitu
pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk
dapat melakukan manipulasi matematika meliputi pemahaman
konsep dan pengetahuan prosedural.
Tujuan Pembelajaran Matematika dalam
KurikulumPendidikan Indonesia yang Ingin
Dicapai yaitu :
1. Kemampuan pemecahan masalah (problem solving)
2. Kemampuan berargumentasi atau bernalar
(reasoning)
3. Kemampuan berkomunikasi (communication)
4. Kemampuan membuat koneksi (connection)
5. Kemampuan representasi (representation)
Kelima hal tersebut oleh NCTM (1989:1) dikenal dengan
standar proses kompetensi matematik.
Aspek-Aspek Utama Kompetensi
Matematik
a. Penalaran
b. Pemecahan Masalah
c. Koneksi Matematik
d. Komunikasi Matematik
e. Refresentasi matematik, dan
f. Sikap Positif terhadap matematik.
Kegiatan Matematikyang MenjadiKriteriadari Masing-Masing
KompetensiMatematik
1. Pemahaman Matematik (mathematik understanding)
a. Poly (Sumarmo, 1987)
1) Pemahaman Mekanikal: mengingat dan menerapkan rumus secara rutin dan
nghitung secara sederhana (tingkat rendah).
2) Pemahaman Induktif: menerangkan rumus atau konsep dalam kasus
sederhana atau serupa. (tingkat rendah)
3) Pemahaman Rasional: membuktikan kebenaran suatu rumus dan teorema.
(tingkat tinggi).
4) Pemahaman Intuitif: memperkirakan kebenaran dengan pasti sebelum
menganalisis lebih lanjut. (tingkat tinggi)
b. Pollatsek (Sumarmo, 1987)
1) Pemahaman Komputasional: menerapkan rumus dalam perhitungan
sederhana dan mengerjakan perhitungan secara algoritmatik. (tingkat rendah)
2) Pemahaman Fungsional: mengaitkan suatu konsep/prinsip lain dan
menyadari proses yang dikerjakannya. (tingkat tinggi)
c. Skemp (Sumarmo, 1987)
1) Pemahaman Instrumental: hafal konsep/prinsip tanpa kaitan dengan yang lainnya.
2) Pemahaman Relasional: mengaitkan suatu konsep/prinsip dengan konsep/prinsip lainnya.
d. Copeland (Sumarmo, 1987)
1) Knowing how to: mengerjakan perhitungan secara rutin/algoritmatik.
2) Knowing: mengerjakan suatu perhitungan secara sadar.
2. Pemecahan Masalah Matematik
a. Memahami masalah
b. Merencanakan atau merancang strategi pemecahan masalah
c. Melaksanakan perhitungan
d. Memeriksa kembali kebenaran hasil atau solusi
3. Koneksi Matematik
a. Memahami representasi ekuivalen suatu konsep, proses, atau prosedur matematik
b. Mencari hubungan berbagai representasi konsep, proses atau prosedur matematik
c. Memahami hubungan antar topik matematik
d. Menerapkan matematika dalam bidang lain atau dalam kehidupan sehari-hari
e. Mencari hubungan satu prosedur dengan prosedur lain dalam reprentasi yang
ekuivalen
f. Menerapkan hubungan anatar topik matematika dengan disiplin ilmu lain.
4. Komunikasi Matematik
a. Melukiskan atau merepresentasikan benda nyata
b. Menjelaskan ide, situasi dan relasi matematika
c. Menyatakan peristiwa sehari-hari
d. Mendengarkan, berdiskusi, dan menulis tentang matematika
e. Membaca dengan pemahaman suatu presentasi matematika
f. Menyusun konjektur, argumen, merumuskan definisi dan generalisasi
g. Mengungkapkan kembali suatu uraian matematika dengan bahasa sendiri
5. Penalaran Matematik
a. Penalaran Induktif
1) Penalaran transduktif
2) Penalaran analogi
3) Penalaran generalisasi
4) Memperkirakan jawaban, solusi, interpolasi, dan ekstrapolasi
5) Memberikan penjelasan terhadap model, fakta, sifat, hubungan, atau pola
yang ada
6) Menggunakan pola hubungan untuk menganalisis situasi dan menyusun
konjektur.
b. Penalaran Deduktif
1) Melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu.
2) Menarik kesimpulan logis berdasarkan aturan inferensi, proporsi yang sesuai
peluang, korelasi antara dua variabel, menetapkan kombinasi beberapa variabel
3) Menyusun pembuktian langsung, tak langsung, dan dengan induksi
matematika
4) Menyusun analisis dan sintesis beberapa kasus.
6. Berfikir Kritis Matematik
a. Memfokuskan diri pada pertanyaan
b. Menganalisis dan mengklarifikasi pertanyaan, jawaban, dan argumen.
c. Mempertimbangkan sumber yang terpercaya
d. Mengamati dan menganilis deduksi
e. Menginduksi dan menganalisis induksi
f. Merumuskan eksplanatori, kesimpulan, dan hipotesis
g. Menarik pertimbangan yang bernilai
h. Menetapkan suatu aksi
i. Berinteraksi dengan orang lain.
7. Berfikir Kreatif Matematik
a. Ciri-ciri Fluency
1) Mencetuskan banyak ide
2) Memberikan banyak cara
3) Selalu memikirkan lebih dari satu jawaban
b. Ciri-ciri Flexibility
1) Menghasilakan gagasan,
2) Mencari banyak alternatif atau arah yang yang berbeda-beda
3) Mampu mengubah cara pendekatan atau cara pemikiran.
c. Ciri-ciri Originality
1) Mampu melahirkan ungkapan baru yang unik
2) Memikirkan cara yang tidak lazim untuk mengungkapkan diri
3) Mampu membuat kombinasi yang tidak lazim dari bagian-bagian atau
unsur-unsur.
d. Ciri-ciri Elaboration
1) Mampu memperkaya dan mengembangkan suatu gagasan
atau produk
2) Menambah atau merinci detail-detail dari suatu objek,
gagasan, atau situasi hingga menjadi lebih menarik.
erima Kasih 

Kompetensi Matematika

  • 1.
    KOMPETENSI MATEMATIKA KELOMPOK 4: 1. MEILANI RAHMAWATI (1441172105061) 2. SITI HOTIMAH (1441172105067) 3. RIZAL MAULANA F (1441172105068) 4. NITA NURMALA S (1441172105096) 5. MITA RISKA S (1441172105109) 5C PENDIDIKAN MATEMATIKA UNSIKA 2016
  • 2.
    Pengertian Kompetensi Matematika Kompetensiberasal dari bahasa Inggris yakni “competence” yang berarti kecakapan, kemampuan. Menurut KBBI, kompetensi adalah kewenangan atau kekuasan untuk menentukan dan memutuskan suatu masalah. Matematika berasal dari bahasa latin mathematica yang mulanya dari perkataan Yunani Mathematike yang berarti mempelajari. Asal katanya mathema yang berarti pengetahuan dan ilmu atau knowledge. jadi., Matematika merupakan ilmu pengetahuan yang didapat dengan berfikir (nalar). Sehingga Kompetensi Matematika adalah kemampuan untuk menghadapi permasalahan dalam permasalahan matematika maupun dalam kehidupan nyata. atau merupakan Kemampuan matematika untuk menggali pengetahuan dalam matematik, menyusun konjektur, berfikir secara logis, dan menyelesaikan masalah yang tidak rutin, serta mampu berkomunikasi dan membuat koneksi serta representasi dari topik dalam matematika maupun ilmu pengetahuan lain.
  • 3.
    MenurutPinellas CountySchoolls,Divisionof Curriculumand IntructionSecondaryMatematics meliputi: a)Standar Prosess (Process Standard), yaitu tujuan yang ingin dicapai dari proses pembelajaran matematika. b) Ruang Lingkup Materi (Content Strand), adalah kompetensi dasar yang terdapat dalam kurikulum sesuai tingkat pembelajaran siswa. c) Kemampuan Matematis (Mathematical Abilities), yaitu pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk dapat melakukan manipulasi matematika meliputi pemahaman konsep dan pengetahuan prosedural.
  • 4.
    Tujuan Pembelajaran Matematikadalam KurikulumPendidikan Indonesia yang Ingin Dicapai yaitu : 1. Kemampuan pemecahan masalah (problem solving) 2. Kemampuan berargumentasi atau bernalar (reasoning) 3. Kemampuan berkomunikasi (communication) 4. Kemampuan membuat koneksi (connection) 5. Kemampuan representasi (representation) Kelima hal tersebut oleh NCTM (1989:1) dikenal dengan standar proses kompetensi matematik.
  • 5.
    Aspek-Aspek Utama Kompetensi Matematik a.Penalaran b. Pemecahan Masalah c. Koneksi Matematik d. Komunikasi Matematik e. Refresentasi matematik, dan f. Sikap Positif terhadap matematik.
  • 6.
    Kegiatan Matematikyang MenjadiKriteriadariMasing-Masing KompetensiMatematik 1. Pemahaman Matematik (mathematik understanding) a. Poly (Sumarmo, 1987) 1) Pemahaman Mekanikal: mengingat dan menerapkan rumus secara rutin dan nghitung secara sederhana (tingkat rendah). 2) Pemahaman Induktif: menerangkan rumus atau konsep dalam kasus sederhana atau serupa. (tingkat rendah) 3) Pemahaman Rasional: membuktikan kebenaran suatu rumus dan teorema. (tingkat tinggi). 4) Pemahaman Intuitif: memperkirakan kebenaran dengan pasti sebelum menganalisis lebih lanjut. (tingkat tinggi) b. Pollatsek (Sumarmo, 1987) 1) Pemahaman Komputasional: menerapkan rumus dalam perhitungan sederhana dan mengerjakan perhitungan secara algoritmatik. (tingkat rendah) 2) Pemahaman Fungsional: mengaitkan suatu konsep/prinsip lain dan menyadari proses yang dikerjakannya. (tingkat tinggi)
  • 7.
    c. Skemp (Sumarmo,1987) 1) Pemahaman Instrumental: hafal konsep/prinsip tanpa kaitan dengan yang lainnya. 2) Pemahaman Relasional: mengaitkan suatu konsep/prinsip dengan konsep/prinsip lainnya. d. Copeland (Sumarmo, 1987) 1) Knowing how to: mengerjakan perhitungan secara rutin/algoritmatik. 2) Knowing: mengerjakan suatu perhitungan secara sadar. 2. Pemecahan Masalah Matematik a. Memahami masalah b. Merencanakan atau merancang strategi pemecahan masalah c. Melaksanakan perhitungan d. Memeriksa kembali kebenaran hasil atau solusi 3. Koneksi Matematik a. Memahami representasi ekuivalen suatu konsep, proses, atau prosedur matematik b. Mencari hubungan berbagai representasi konsep, proses atau prosedur matematik c. Memahami hubungan antar topik matematik d. Menerapkan matematika dalam bidang lain atau dalam kehidupan sehari-hari e. Mencari hubungan satu prosedur dengan prosedur lain dalam reprentasi yang ekuivalen f. Menerapkan hubungan anatar topik matematika dengan disiplin ilmu lain.
  • 8.
    4. Komunikasi Matematik a.Melukiskan atau merepresentasikan benda nyata b. Menjelaskan ide, situasi dan relasi matematika c. Menyatakan peristiwa sehari-hari d. Mendengarkan, berdiskusi, dan menulis tentang matematika e. Membaca dengan pemahaman suatu presentasi matematika f. Menyusun konjektur, argumen, merumuskan definisi dan generalisasi g. Mengungkapkan kembali suatu uraian matematika dengan bahasa sendiri 5. Penalaran Matematik a. Penalaran Induktif 1) Penalaran transduktif 2) Penalaran analogi 3) Penalaran generalisasi 4) Memperkirakan jawaban, solusi, interpolasi, dan ekstrapolasi 5) Memberikan penjelasan terhadap model, fakta, sifat, hubungan, atau pola yang ada 6) Menggunakan pola hubungan untuk menganalisis situasi dan menyusun konjektur.
  • 9.
    b. Penalaran Deduktif 1)Melaksanakan perhitungan berdasarkan aturan atau rumus tertentu. 2) Menarik kesimpulan logis berdasarkan aturan inferensi, proporsi yang sesuai peluang, korelasi antara dua variabel, menetapkan kombinasi beberapa variabel 3) Menyusun pembuktian langsung, tak langsung, dan dengan induksi matematika 4) Menyusun analisis dan sintesis beberapa kasus. 6. Berfikir Kritis Matematik a. Memfokuskan diri pada pertanyaan b. Menganalisis dan mengklarifikasi pertanyaan, jawaban, dan argumen. c. Mempertimbangkan sumber yang terpercaya d. Mengamati dan menganilis deduksi e. Menginduksi dan menganalisis induksi f. Merumuskan eksplanatori, kesimpulan, dan hipotesis g. Menarik pertimbangan yang bernilai h. Menetapkan suatu aksi i. Berinteraksi dengan orang lain.
  • 10.
    7. Berfikir KreatifMatematik a. Ciri-ciri Fluency 1) Mencetuskan banyak ide 2) Memberikan banyak cara 3) Selalu memikirkan lebih dari satu jawaban b. Ciri-ciri Flexibility 1) Menghasilakan gagasan, 2) Mencari banyak alternatif atau arah yang yang berbeda-beda 3) Mampu mengubah cara pendekatan atau cara pemikiran. c. Ciri-ciri Originality 1) Mampu melahirkan ungkapan baru yang unik 2) Memikirkan cara yang tidak lazim untuk mengungkapkan diri 3) Mampu membuat kombinasi yang tidak lazim dari bagian-bagian atau unsur-unsur.
  • 11.
    d. Ciri-ciri Elaboration 1)Mampu memperkaya dan mengembangkan suatu gagasan atau produk 2) Menambah atau merinci detail-detail dari suatu objek, gagasan, atau situasi hingga menjadi lebih menarik.
  • 12.