Oleh
Meilani Rahmawati
(1441172105061)
3C Pendidikan Matematika
Unsika
A. Konsep Dasar Informasi
Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang
memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang
bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu
informasi == input - proses – output.
• Data merupakan raw material untuk suatu informasi. Perbedaan
informasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi
manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajemen
tertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya, atau
sebaliknya.
• Kualitas informasi;
1. Akurat,
2. Tetap pada waktunya,
3. Relevan,
• Metode pengumpulan data / Informasi
1. Pengamatan langsung 3. Perkiraan koserponden
2. Wawancara 4. Daftar pertanyaan
B. Jenis dan lingkup laporan
kependidikan
Klasifikasi laporan atau informasi yang diterapkan dalam
organisasi nasional pendididkan dapat dilihat pada jenis dan
lingkup laporan kependidikan. Dalam hal ini jenis yang dikenal
terbagi dalam laporan berkala dan laporan incidental. Laporan
berkala meliputi :
a. Laporan tengah tahunan dan laporan tahunan;
b. Laporan data statistik;
c. Laporan supervisi pendidikan; dan
d. Laporan berkala lainnya.
Laporan isidental adalah laporan yang perlu disampaikan
berhubungan dengan adanya kasus atau permasalahan tertentu.
C. Ruang Lingkup Laporan
Pendidikan
Adapun ruang lingkup laporan pendidikan, khususnya untuk
persekolahan meliputi tugas pokok lembaga pendidikan
sekolah, yaitu :
a. Program pengajaran;
b. Kesiswaan;
c. Kepegawaian;
d. Keuangan;
e. Peralatan pengajaran;
f. Gedung dan perlengkapan sekolah;
g. Surat-menyurat;
h. Perpustakaan;
i. Pembina kesiswaan; dan
j. Hubungan sekolah dan masyarakat.
D. Pengertian dan Fungsi Tata
Usaha Sekolah
Ditinjau dari sudut asal usul kata (etimologis), maka ADMINISTRASI berasal dari Bahasa
Latin yaitu Ad+Ministrare. Ad berarti intensif, sedangkan Ministrare berarti melayani,
membantu, dan memenuhi atau menyediakan (Husaini Usman, 2006).Menurut The Lian
Gie (2000), tenaga tata usaha memiliki tiga peranan pokok yaitu: (1) melayani pelaksanaan
pekerjaan-pekerjaan operatif untuk mencapai tujuan dari suatu organisasi, (2)
menyediakan keterangan-keterangan bagi pucuk pimpinan organisasi itu untuk membuat
keputusan atau melakukan tindakan yang tepat, dan (3) membantu kelancaran
perkembangan organisasi sebagai suatu keseluruhan.
• Pada kebanyakan literatur yang ada hampir senada, mengemukakan tentang istilah Tata
Usaha sebagai maksud dari administrasi yang berasal dari bahasa Belanda, “administratie”
(Liang Gie, 1977), Paul Mahieu dalam bukunya “De Administratie Organisatie der
Onderneming”, merumuskan dalam administrative sebagai pendidikan catatan keterangn-
keterangan secara tertulis agar kelak dapat dipergunakan. (Priata dkk, 1977). Tata usaha
tidak hanya dalam hal tulis-menulis tetapi juga dalam hal keuangan, kepagawaian, dan
bahkan perlengkapan.
• Fungsi utama tata usaha sekolah adalah memberikan layanan administratif bagi
beroperasinya sistem persekolahan. Layanan administratif yang dimaksud identik dengan
istilah “administrative managemen” yang mulai dipakai di Amerika Serikat pada tahun tiga
puluhan yaitu istilah dengan menggunakan untuk mencakup semua proses penyelenggaraan
yang melancarkan pelaksanaan tugas puncak pimpinan dalam mencapai tujuan yang telah
ditentukan. (Priata dkk, 1977).
E. Klasifikasi Pekerjaan Petugas Tata Usaha
Sekolah
1) Pencatat surat yang bertugas :
a. Menerima surat penting dari penerima surat.
b. Meneliti kelengkapan lampiran, jika ada.
c. Membubuhkan stempel tanggal dan jam penerima pada surat.
d. Mencatat surat-surat penting pada kartu kendali.
e. Menyampaikan surat dan tiga rangkap kartu kendali yang telah diisi kepada
pengarah surat.
2) Pengarah surat yang bertugas :
a. Menerima dan meneliti surat-surat serta beserta kartu kendali (tiga rangkap
dari Pencatat Surat)
b. Menentukan kemana surat tersebut harus diarahkan dengan menuliskan pada
kolom “pengolah” yang tercantum dalam kartu kendali.
c. Menyampaikan surat beserta kartu kendali (rangkap tiga) kepada petugas tata
usaha pengolah.
d. Menerima kartu kendalo ke I (putih) dan ke II (biru) dari petugas tata usaha
pengolah.
e. Menyimpan kartu kendali ke II kepada piñata arsip.
3) Piñata Arsip (Arsiparis) yang bertugas menerima kartu kendali ke II dari Pengarah dan
menyimpan di dalam file kartu kendali.
4) Petugas Tata Usaha Pengolah bertugas :
a. Menerima surat dan tiga rangkap kartu kendali dari Pengarah.
b. Memaraf kartu kendali rangkap tiga pada kolom “paraf”.
c. Mengembalikan karu kendali ke I dank e II kepada Pengarah.
d. Menyimpan kartu kendali ke III (merah) di dalam file kartu kendali.
e. Menyampaikan surat kepada Pengolah dengan dilampiri lembaran disposisi rangkap dua.
f. Menerima kembali surat dari Pengolah dan meneruskannya kepada Pelaksana yang ditunjuk.
5) Pengolah/Pemimpin Pengolah yang bertugas :
a. Menerima, membaca dan mempelajari surat yang diterima dari petugas tata usaha
pengolah.
b. Memberikan disposisi pada lembar disposisi.
c. Menyampaikan surat dan satu lembar disposisi pengolah kepada petugas tata usaha
pengolah untuk diteruskan kepada pelaksana yang ditunjuk untuk mengolahsurat tersebut.
d. Menyimpan satu lembar disposisi sebagai alat kontrol (hal ini dilaksanakan oleh petugas tata
usaha pengolah).
6) Pelaksana (sebagai pengolah) yang ditunjuk oleh pemimpin pengolah yang bertugas :
a. Menerima surat yang telah dilampiri disposisi pengolah dari petugas tat usaha pengolah.
b. Mempelajari dan memperoses surat selanjutnya sesuai dengan disposisi pimpinan
pengolah.
c. Menyampaikan hasil pengolahan kepada pimpinan pengolah dengan melalui petugas tata
usaha pengolah.
F. Mekanisme Pengumpulan Data Persekolahan
Untuk sekolah dasar, jenis data yang harus dicatat meliputi :
1) Nomor Statistik Sekolah
2) Identitas yang mencakup nama, alamat status, tahun
pendirian, dan waktu penyelenggaraan sekolah.
3) Murid dan kelas yang mengikuti EBTA/UAS taun ajaran yang
lalu, pengiriman murid tingkat satu, murid baru tingkat satu
menurut umur, tingkat, dan jenis kelamin, murid menurut
agama, murid mengulang, dan kelas menurut tingkat.
4) Kepala Sekolah, guru, dan pegawai lainnya menurut status
kepegawaian, jenis kelamin, ijizah tertinggi,
jabatan/penugasan.
F. Mekanisme Pengumpulan Data Persekolahan
Untuk sekolah menengah, jenis data harus dicatat meliputi :
1) Nomor Statistik Sekolah
2) Identitas sekolah, SK status sekolah, kurikulum, waktu
penyelenggaraan, dan tempat penyelenggaraan praktek.
3) Identitas penyelenggaraan sekolah swasta mencakup nama
yayasan/penyelenggara, alamat, dan akte pendirian.
4) Kelas dan murid yang mencakup penerimaan murid baru
tingkat I menurut asal sekolah, banyak kelas dan murid
menurut program studi/jurusan/tingkat, murid mengulang
menrut tingkat, murid agama dan tingkat, murid menurut
tingkat dan tahun kelahiran, murid putus sekolah selama
tahun ajaran.
5) EBTA/UAS than ….. : kewenangan menyelengarakan
EBTA/UAS, SK Kanwil untuk kewenangan. Lulusan menurut jenis
kelamin, dan rata-rata NEM/SKHUN tiap lulusan menurut
jurusan.
6) Pegawai yang meliputi guru termasuk kepala sekolah, tenaga
bukan guru yang tidak merangkap sebagai guru tetap dan tidak
tetap.
7) Fasilitas meliputi banyak ruang menrut status kepemilikan,
keadaan dan luasnya, luas tanah/persil yang dikuasai sekolah
menurut status kepemilikan dan pengurusan, rata-rat biaya
pemakaian tiap bulan dari listrik, telepon, PDAM dan gas,
banyak perlengkapan sekolah.
erima Kasih 

Informasi Pendidikan dan Ketatausahaan Sekolah

  • 1.
  • 2.
    A. Konsep DasarInformasi Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat. Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi == input - proses – output. • Data merupakan raw material untuk suatu informasi. Perbedaan informasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya, atau sebaliknya. • Kualitas informasi; 1. Akurat, 2. Tetap pada waktunya, 3. Relevan, • Metode pengumpulan data / Informasi 1. Pengamatan langsung 3. Perkiraan koserponden 2. Wawancara 4. Daftar pertanyaan
  • 3.
    B. Jenis danlingkup laporan kependidikan Klasifikasi laporan atau informasi yang diterapkan dalam organisasi nasional pendididkan dapat dilihat pada jenis dan lingkup laporan kependidikan. Dalam hal ini jenis yang dikenal terbagi dalam laporan berkala dan laporan incidental. Laporan berkala meliputi : a. Laporan tengah tahunan dan laporan tahunan; b. Laporan data statistik; c. Laporan supervisi pendidikan; dan d. Laporan berkala lainnya. Laporan isidental adalah laporan yang perlu disampaikan berhubungan dengan adanya kasus atau permasalahan tertentu.
  • 4.
    C. Ruang LingkupLaporan Pendidikan Adapun ruang lingkup laporan pendidikan, khususnya untuk persekolahan meliputi tugas pokok lembaga pendidikan sekolah, yaitu : a. Program pengajaran; b. Kesiswaan; c. Kepegawaian; d. Keuangan; e. Peralatan pengajaran; f. Gedung dan perlengkapan sekolah; g. Surat-menyurat; h. Perpustakaan; i. Pembina kesiswaan; dan j. Hubungan sekolah dan masyarakat.
  • 5.
    D. Pengertian danFungsi Tata Usaha Sekolah Ditinjau dari sudut asal usul kata (etimologis), maka ADMINISTRASI berasal dari Bahasa Latin yaitu Ad+Ministrare. Ad berarti intensif, sedangkan Ministrare berarti melayani, membantu, dan memenuhi atau menyediakan (Husaini Usman, 2006).Menurut The Lian Gie (2000), tenaga tata usaha memiliki tiga peranan pokok yaitu: (1) melayani pelaksanaan pekerjaan-pekerjaan operatif untuk mencapai tujuan dari suatu organisasi, (2) menyediakan keterangan-keterangan bagi pucuk pimpinan organisasi itu untuk membuat keputusan atau melakukan tindakan yang tepat, dan (3) membantu kelancaran perkembangan organisasi sebagai suatu keseluruhan. • Pada kebanyakan literatur yang ada hampir senada, mengemukakan tentang istilah Tata Usaha sebagai maksud dari administrasi yang berasal dari bahasa Belanda, “administratie” (Liang Gie, 1977), Paul Mahieu dalam bukunya “De Administratie Organisatie der Onderneming”, merumuskan dalam administrative sebagai pendidikan catatan keterangn- keterangan secara tertulis agar kelak dapat dipergunakan. (Priata dkk, 1977). Tata usaha tidak hanya dalam hal tulis-menulis tetapi juga dalam hal keuangan, kepagawaian, dan bahkan perlengkapan. • Fungsi utama tata usaha sekolah adalah memberikan layanan administratif bagi beroperasinya sistem persekolahan. Layanan administratif yang dimaksud identik dengan istilah “administrative managemen” yang mulai dipakai di Amerika Serikat pada tahun tiga puluhan yaitu istilah dengan menggunakan untuk mencakup semua proses penyelenggaraan yang melancarkan pelaksanaan tugas puncak pimpinan dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan. (Priata dkk, 1977).
  • 6.
    E. Klasifikasi PekerjaanPetugas Tata Usaha Sekolah 1) Pencatat surat yang bertugas : a. Menerima surat penting dari penerima surat. b. Meneliti kelengkapan lampiran, jika ada. c. Membubuhkan stempel tanggal dan jam penerima pada surat. d. Mencatat surat-surat penting pada kartu kendali. e. Menyampaikan surat dan tiga rangkap kartu kendali yang telah diisi kepada pengarah surat. 2) Pengarah surat yang bertugas : a. Menerima dan meneliti surat-surat serta beserta kartu kendali (tiga rangkap dari Pencatat Surat) b. Menentukan kemana surat tersebut harus diarahkan dengan menuliskan pada kolom “pengolah” yang tercantum dalam kartu kendali. c. Menyampaikan surat beserta kartu kendali (rangkap tiga) kepada petugas tata usaha pengolah. d. Menerima kartu kendalo ke I (putih) dan ke II (biru) dari petugas tata usaha pengolah. e. Menyimpan kartu kendali ke II kepada piñata arsip.
  • 7.
    3) Piñata Arsip(Arsiparis) yang bertugas menerima kartu kendali ke II dari Pengarah dan menyimpan di dalam file kartu kendali. 4) Petugas Tata Usaha Pengolah bertugas : a. Menerima surat dan tiga rangkap kartu kendali dari Pengarah. b. Memaraf kartu kendali rangkap tiga pada kolom “paraf”. c. Mengembalikan karu kendali ke I dank e II kepada Pengarah. d. Menyimpan kartu kendali ke III (merah) di dalam file kartu kendali. e. Menyampaikan surat kepada Pengolah dengan dilampiri lembaran disposisi rangkap dua. f. Menerima kembali surat dari Pengolah dan meneruskannya kepada Pelaksana yang ditunjuk. 5) Pengolah/Pemimpin Pengolah yang bertugas : a. Menerima, membaca dan mempelajari surat yang diterima dari petugas tata usaha pengolah. b. Memberikan disposisi pada lembar disposisi. c. Menyampaikan surat dan satu lembar disposisi pengolah kepada petugas tata usaha pengolah untuk diteruskan kepada pelaksana yang ditunjuk untuk mengolahsurat tersebut. d. Menyimpan satu lembar disposisi sebagai alat kontrol (hal ini dilaksanakan oleh petugas tata usaha pengolah). 6) Pelaksana (sebagai pengolah) yang ditunjuk oleh pemimpin pengolah yang bertugas : a. Menerima surat yang telah dilampiri disposisi pengolah dari petugas tat usaha pengolah. b. Mempelajari dan memperoses surat selanjutnya sesuai dengan disposisi pimpinan pengolah. c. Menyampaikan hasil pengolahan kepada pimpinan pengolah dengan melalui petugas tata usaha pengolah.
  • 8.
    F. Mekanisme PengumpulanData Persekolahan Untuk sekolah dasar, jenis data yang harus dicatat meliputi : 1) Nomor Statistik Sekolah 2) Identitas yang mencakup nama, alamat status, tahun pendirian, dan waktu penyelenggaraan sekolah. 3) Murid dan kelas yang mengikuti EBTA/UAS taun ajaran yang lalu, pengiriman murid tingkat satu, murid baru tingkat satu menurut umur, tingkat, dan jenis kelamin, murid menurut agama, murid mengulang, dan kelas menurut tingkat. 4) Kepala Sekolah, guru, dan pegawai lainnya menurut status kepegawaian, jenis kelamin, ijizah tertinggi, jabatan/penugasan.
  • 9.
    F. Mekanisme PengumpulanData Persekolahan Untuk sekolah menengah, jenis data harus dicatat meliputi : 1) Nomor Statistik Sekolah 2) Identitas sekolah, SK status sekolah, kurikulum, waktu penyelenggaraan, dan tempat penyelenggaraan praktek. 3) Identitas penyelenggaraan sekolah swasta mencakup nama yayasan/penyelenggara, alamat, dan akte pendirian. 4) Kelas dan murid yang mencakup penerimaan murid baru tingkat I menurut asal sekolah, banyak kelas dan murid menurut program studi/jurusan/tingkat, murid mengulang menrut tingkat, murid agama dan tingkat, murid menurut tingkat dan tahun kelahiran, murid putus sekolah selama tahun ajaran.
  • 10.
    5) EBTA/UAS than….. : kewenangan menyelengarakan EBTA/UAS, SK Kanwil untuk kewenangan. Lulusan menurut jenis kelamin, dan rata-rata NEM/SKHUN tiap lulusan menurut jurusan. 6) Pegawai yang meliputi guru termasuk kepala sekolah, tenaga bukan guru yang tidak merangkap sebagai guru tetap dan tidak tetap. 7) Fasilitas meliputi banyak ruang menrut status kepemilikan, keadaan dan luasnya, luas tanah/persil yang dikuasai sekolah menurut status kepemilikan dan pengurusan, rata-rat biaya pemakaian tiap bulan dari listrik, telepon, PDAM dan gas, banyak perlengkapan sekolah.
  • 11.