TIM IMUN & HEMATOLOGI
MELAKUKAN TEST RUMPLE LEED
Deskripsi
Pemeriksaan penunjang untuk klien dengan DHF (Dengue Hemoragic Fever) dengan cara
menetapkan tekanan darah klien sebelumnya.
Tujuan
a. Membantu memberikan pedoman untuk diagnosis DHF secara dini
b. Mengetahui tanda-tanda perdarahan yang sering terjadi seperti : petekie
NO KOMPONEN RASIONAL
1. Pengkajian
ď‚· Cek kembali program medic
ď‚· Kaji TTV pada medical
record klien
ď‚· Cek hasil pemeriksaan
laboratorium darah lengkap
(terutama Hb, Ht, leukosit
dan trombosit)
ď‚· Mencegah terjadi kesalahan
prosedur
ď‚· Leukosit dapat normal atau turun
dengan dominasi sel neutrofil. Pada
saat demam sel limfosit meningkat
secara relative. Penurunan
trombosit terjadi sebelum ada
peningkatan hematokrit (hari ke-3
s/d ke-7)
ď‚· Hematokrit meningkat indicator
terjadinya perembesan plasma
2. Diagnosa Keperawatan
ď‚· Gangguan rasa nyaman b.d
prosedur
ď‚· Hipertermie b.d proses
infeksi
ď‚· Resti syok hipovolemik b.d
peningkatan permebilitas
kapiler dan perembesan
plasma
ď‚· Kecemasan b.d tindakan yang
akan dilakukan
ď‚· Prosedur menimbulkan nyeri
ď‚· Destruksi eritrosit akibat infeksi
plasmodium dan reaksi alergi
terhadap zat pirogen dapat
menimbulkan demam
ď‚· Peningkatan permeabilitas kapiler
menyebabkan perpindahan cairan
dari intravascular ke akstravaskular
ď‚· Perawat dapat membantu
mengurangi kecemasan klien
3. Perencanaan
Persiapan alat :
ď‚· Tensi meter dan mansetnya
ď‚· Stetoskop
ď‚· Alat tulis
Persiapan klien :
ď‚· Jelaskan prosedur yang akan
dilakukan
ď‚· Menentukan keakuratan data
ď‚· Membantu klien lebih kooperatif
selama prosedur
TIM IMUN & HEMATOLOGI
4. Pelaksanaan
ď‚· Mencuci tangan
ď‚· Klien dalam posisi baring
terlentang
ď‚· Mengukur tekanan darah
klien
ď‚· Menghitung batas tekanan
yang akan dipertahankan
(MAP)
ď‚· 1 Sistole + 2 Diastole = x mmHg
3
ď‚· Memompa kembali manset
pada batas “x” mmHg dan
pertahankan selama 5 menit
ď‚· Menurunkan tekanan secara
perlahn-lahan dan membuka
manset
ď‚· Perhatikan timbulnya petekie
pada kulit dibawah lengan
bawah bagian medial pada
sepertiga proksimal
ď‚· Membaca hasil tes :
positif/negative
ď‚· Uji dinyatakan positif apabila
pada 1 inci persegi (2,8 x 2,8
cm) didapat lebih dari 20
petekie.
ď‚· Merapikan klien
ď‚· Mencegah transmisi microorganism
ď‚· Memudahkan melakukan
pengukuran
ď‚· Menentukan batas MAP
ď‚· Merupakan manifestasi klinik dari
perdarahan
ď‚· Memberikan klien rasa nyaman
5. Evaluasi
ď‚· Perhatikan adanya petekie
setelah dilakukan test
ď‚· Observasi tanda-tanda vital
ď‚· Kaji tanda-tanda perdarahan
ď‚· Merupakan manifestasi klinik dari
perdarahan
6. Dokumentasi
Catat :
ď‚· Tanggal dan waktu test
dilakukan
ď‚· Hasil test (positif atau
negative)
ď‚· Pencatatan merupakan aspek legal
dalam keperawatan

Melakukan test rumple leed

  • 1.
    TIM IMUN &HEMATOLOGI MELAKUKAN TEST RUMPLE LEED Deskripsi Pemeriksaan penunjang untuk klien dengan DHF (Dengue Hemoragic Fever) dengan cara menetapkan tekanan darah klien sebelumnya. Tujuan a. Membantu memberikan pedoman untuk diagnosis DHF secara dini b. Mengetahui tanda-tanda perdarahan yang sering terjadi seperti : petekie NO KOMPONEN RASIONAL 1. Pengkajian ď‚· Cek kembali program medic ď‚· Kaji TTV pada medical record klien ď‚· Cek hasil pemeriksaan laboratorium darah lengkap (terutama Hb, Ht, leukosit dan trombosit) ď‚· Mencegah terjadi kesalahan prosedur ď‚· Leukosit dapat normal atau turun dengan dominasi sel neutrofil. Pada saat demam sel limfosit meningkat secara relative. Penurunan trombosit terjadi sebelum ada peningkatan hematokrit (hari ke-3 s/d ke-7) ď‚· Hematokrit meningkat indicator terjadinya perembesan plasma 2. Diagnosa Keperawatan ď‚· Gangguan rasa nyaman b.d prosedur ď‚· Hipertermie b.d proses infeksi ď‚· Resti syok hipovolemik b.d peningkatan permebilitas kapiler dan perembesan plasma ď‚· Kecemasan b.d tindakan yang akan dilakukan ď‚· Prosedur menimbulkan nyeri ď‚· Destruksi eritrosit akibat infeksi plasmodium dan reaksi alergi terhadap zat pirogen dapat menimbulkan demam ď‚· Peningkatan permeabilitas kapiler menyebabkan perpindahan cairan dari intravascular ke akstravaskular ď‚· Perawat dapat membantu mengurangi kecemasan klien 3. Perencanaan Persiapan alat : ď‚· Tensi meter dan mansetnya ď‚· Stetoskop ď‚· Alat tulis Persiapan klien : ď‚· Jelaskan prosedur yang akan dilakukan ď‚· Menentukan keakuratan data ď‚· Membantu klien lebih kooperatif selama prosedur
  • 2.
    TIM IMUN &HEMATOLOGI 4. Pelaksanaan  Mencuci tangan  Klien dalam posisi baring terlentang  Mengukur tekanan darah klien  Menghitung batas tekanan yang akan dipertahankan (MAP)  1 Sistole + 2 Diastole = x mmHg 3  Memompa kembali manset pada batas “x” mmHg dan pertahankan selama 5 menit  Menurunkan tekanan secara perlahn-lahan dan membuka manset  Perhatikan timbulnya petekie pada kulit dibawah lengan bawah bagian medial pada sepertiga proksimal  Membaca hasil tes : positif/negative  Uji dinyatakan positif apabila pada 1 inci persegi (2,8 x 2,8 cm) didapat lebih dari 20 petekie.  Merapikan klien  Mencegah transmisi microorganism  Memudahkan melakukan pengukuran  Menentukan batas MAP  Merupakan manifestasi klinik dari perdarahan  Memberikan klien rasa nyaman 5. Evaluasi  Perhatikan adanya petekie setelah dilakukan test  Observasi tanda-tanda vital  Kaji tanda-tanda perdarahan  Merupakan manifestasi klinik dari perdarahan 6. Dokumentasi Catat :  Tanggal dan waktu test dilakukan  Hasil test (positif atau negative)  Pencatatan merupakan aspek legal dalam keperawatan