dr.	Fadel	Muhammad	Garishah	
Program	Internsip	Dokter	Indonesia	
Departemen	Kesehatan	
Republik	Indonesia	
Review	Sindroma	Koroner	Akut
Penyakit	Jantung	Iskemik	
Ischemic	Heart	
Diseases	
Chronic	
Coronary	Artery	
Disease	
Acute	Coronary	
Syndrome
Penyakit	Jantung	Iskemik	
Penyakit	
Jantung	Iskemik	
Penyakit	
Jantung	Koroner	
Sindroma	
Koroner	Akut
Penyakit	Jantung	
Iskemik	
Penyakit	Jantung	
Koroner	
Angina	Pektoris	
Stabil	
Sindroma	Koroner	
Akut	
Angina	Pektoris	Tidak	
Stabil	
Infark	Miokard	Tanpa	
Elevasi	Segmen	ST	
(NSTEMI)	
Infark	Miokard	
Dengan	Elevasi	
Segmen	ST	(STEMI)
Sindroma	Koroner	Akut	
Angina	
Perubahan	
EKG	Non	
ST	Elevasi	
Angina	
Tidak	
Stabil	
Angina	
Perubahan	
EKG	Non	
ST	Elevasi	
Biomarker	
Jantung	
Infark	
Miokard	
Non	ST	
Elevasi	
Angina	
Perubahan	
EKG	ST	
Elevasi	
Biomarker	
Jantung	
Infark	
Miokard	
ST	Elevasi
Penyakit	Jantung	Iskemik	
¨  SKA	merupakan	sekumpulan	gejala	dan	tanda	
yang	merujuk	pada	penyumbatan	arteri	koroner	
secara	akut	yang	menyebabkan	infarknya	sel-sel	
miokard	
¨  PJK	bersifat	kronis,	nyeri	dada	bersifat	intermiten	
dan	dapat	membaik	dengan	isDrahat,	hal	tersebut	
dikarenakan	sel-sel	otot	jantung	beradaptasi	
dengan	penyempitan	pembuluh	koroner	yang	
semakin	bertambah	seKap	tahunnya
Faktor	Risiko	
¨  Dislipidemia,	
¨  Merokok	
¨  Hipertensi,		
¨  DM,		
¨  Riwayat	CAD,		
¨  Usia	(laki-laki	>	45,	perempuan	>55	tahun),		
¨  Gaya	hidup	(obesitas,	kurang	akKvitas	fisik,	diet	Knggi	
lemak),		
¨  Kelainan	sistem	koagulasi,		
¨  Inflamasi	kronis,		
¨  Berbagai	risiko	geneKk.
Aterosklerosis	 CHAPTER 11 Blood Vessels 501
LDL
Lumen
Endothelium
Intima
Internal
elastic
membrane
Media
LDL Cytokines
(e.g., IL-1, MCP-1)
+
Oxidized LDL
Macrophage
Lipid
uptake
Foam
cells
Cytokines/Growth Factors
Smooth muscle cells
Migration of
smooth muscle
cells
Extracellular lipids
and necrotic cells
Proliferation of
smooth muscle
cells
Extracellular
matrix synthesis
Endothelial Injury/Dysfunction
Hyperlipidemia, Hypertension,
Smoking, Toxins, Hemodynamic
factors, Immune reactions, Viruses
Normal vessel Progressive development of
artherosclerotic plaque
Monocyte adhesion and
emigration into intima
Recruitment of smooth
muscle cell precursors
Cholesterol efflux via HDL
LDL
Proses	Aterosklerosis	dan	Trombosis	Akut	
)
e
-
n.
a
-
e
s
s,
s
f
s
n
s,
y
-
n
-
s
-
c
s
al
r
-
al
Smooth muscle cells
T-lymphocyte
Macrophage
A
B
C
D
A. Aterosklerosis	
B. Ruptur	Plak	–	
Trombosis	
C. Trombosis	
Arterial	
D. Fibrinolisis	
Trombus
Anatomi
Anamnesis	
¨  Angina	merupakan	manifestasi	nyeri	alih	akibat	iskemia	
miokardium	yang	digambarkan	rasa	tertekan	atau	berat	
daerah	retrosternal,	menjalar	ke	lengan	kiri,	rahang,	
interskapula,	bahu	dan	epigastrium,	berlangsung	20	menit	
atau	lebih.		
¨  Keluhan	disertai	gejala	penyerta	keringat	dingin	
(diaforesis),	mual,	muntah,	nyeri	abdominal,	sesak	napas	
hingga	sinkop.	
¨  Riwayat	penyakit	dulu	seperK	diabetes,	darah	Knggi,	
hiperkolesterolemia,	stroke,	penyumbatan	pembuluh	
perifer	lain,	akKvitas	fisik,	merokok
Pemeriksaan	Fisik	
¨  Levine’s	Sign	
¨  Diaforesis	
¨  Obese	(?)	
¨  Hipertensi/Syok	
¨  Takikardia/Bradikardia/Aritmia	
¨  Takipneu	
¨  Peningkatan	SB	
¨  Bising	jantung	
¨  RBK	(edema	paru	akut)
Levine’s	sign
Elektrokardiografi	
¨  Le	Bundle	Branch	Block	baru	elevasi	segmen	ST	
persisten	
¨  depresi	segmen	ST	dengan	atau	tanpa	inversi	
gelombang	T	
¨  Ambang	elevasi	segmen	ST	yang	menjadi	patokan	
adalah	0,1	mV.
Lokasi	Infark	dari	EKG	
Sadapan	dengan	Deviasi	
Segmen	ST	
Lokasi	Iskemia	atau	Infark	
V1-V4	 Anterior	
V5-V6,	I,	aVL	 Lateral	
II,	III,	aVF	 Inferior	
V7-V9	 Posterior	
V3R,	V4R	 Ventrikel	Kanan
Biomarker	Jantung	
CKMB	 2-4	jam	pertama,	puncaknya	12-24	jam	
Troponin	I/T	 1	jam	pasca	serangan,	puncak	dalam	2-3	
hari,	troponin		I	menurun	pada	hari	ke-7,	
troponin	T	menurun	hingga	hari	ke-10
Penatalaksanaan	
¨  Tirah	baring	(ICU)	
¨  Oksigenasi	masker	8-10	LPM	
¨  Aspirin	loading	dose	160-320	mg	dikunyah,	maintenance	dose	
75-100	mg/hari	
¨  Penghambat	reseptor	ADP	
¤  Clopidogrel	loading	dose	300mg	dengan	maintenance	dose	75mg/hari	
¤  Ticarglerol	180	mg,	dengan	maintenance	dose	2	x	90mg/hari	
¨  Nitrogliserin	tablet	sublingual	5-10	mg,	diberikan	3	kali	berturut-
turut	dengan	jeda	5	menit.	TD	Sistolik	>	100	mmHg.	
¤  ISDN	2,5	–	15	mg	SL	
¤  Nitrogliserin	0,3-0,6	mg-1,5	mg	SL	
¤  Isosorbit	5	mononitrat	2	x	20	mg	PO
¨  Morfin	sulfat	1-5	mg	IV,	diulang	10-30	menit	bila	respon	terhadap	
nitrogliserin	sublingual	kurang	baik	
¨  AnKkoagulan		
¤  Fondaparinuks	2,5	mg/hari	SC	
¤  Enoksaparin	1mg/kg	dua	kali	sehari	
¤  Unfractonated	Heparin	loading	dose	60	IU/kg,	maintenance	12	U/kg	
selama	24-48	jam	dengan	target	aPTT	1,5-2	kali	nilai	kontrol	
¨  AnKremodelling	
¤  Captopril	2-3	x	6,25-50	mg/hari	
¨  StaKn		
¤  Sasaran	kolesterol	LDL	<	100	mg/dL	
¤  SimvastaKn	40	mg	
¤  ArtovastaKn	20	mg
Reperfusi	dan	Fibrinolisis	
Terapi	reperfusi	diindikasikan	untuk	semua	pasien	
dengan	gejala	yang	Kmbul	dalam	12	jam	dengan	elevasi	
segmen	ST	menetap	maupun	LBBB	baru.	
¨  Primary	Percutaneous	Coronary	IntervenKon	
¨  FibrinoliKk	
¤  FibrinoliKk	diberikan	sebelum	dilakukan	PCI	bila	Kdak	
dapat	dilakukkan	dalam	<	120	menit.		
¤  Streptokinase	1,5	juta	U	dalam	100	mL	D5%	atau	NaCl	
0,9%	dalam	30-60	menit	
¤  Alteplase	(tPA)	Bolus	15	mg	IV,	0,75mg/kg	dalam	30	menit,	
lanjut	0,5	mg/kg	dalam	60	menit
Manajemen	Jangka	Panjang	
¨  Mengendalikan	faktor	risiko	hipertensi,	diabetes,	
merokok	
¨  Aspirin	dosis	rendah	75-100mg/hari	
¨  Penghambat	ADP	kombinasi	aspirin	12	bulan	
¨  Profil	lipid	puasa	dikontrol	
¨  ACEI	untuk	mencegah	remodeling	
¨  Antagonis	aldosteron
Komplikasi	
¨  Gagal	Jantung	
¨  Syok	kardiogenik	
¨  Edema	paru	
¨  Aritmia	(SVT,	VT,	AV-Blok)	
¨  Ruptur	Kardiak	
¨  Ruptur	Septum	Ventrikel

Sindroma koroner akut