Aden Bayu Alfiansyah / 202103002 / Aviasi 4
MATERIAL
REQUIREMENT
PLANNING
1
Struktur Presentasi
Pengertian MRP memperkenalkan topik presentasi yaitu material requierement planning
Masalah serta Solusi
menjelaskan masalah yang sering terjadi dalam manajemen persediaan serta
solusinya
Sebab Akibat menjelaskan sebab-sebab yang menjadi akar dari masalah persediaan,
Perbandingan membandingkan MRP dengan metode tradisional dalam manajemen persediaan.
Kerugian serta Keuntungan menyajikan kerugian dan keuntungan yang terkait dengan penggunaan MRP.
Langkah Langkah atau
Demonstrasi
menyajikan langkah-langkah MRP secara kronologis.
Kesimpulan menyimpulkan presentasi dengan merangkum kembali konsep MRP,
2
Material Requirement Planning (MRP) adalah sebuah metode perencanaan yang
digunakan dalam manajemen persediaan untuk mengatur kebutuhan material yang
diperlukan dalam proses produksi. MRP sendiri diartikan sebagai sistem
perencanaan yang menggunakan informasi tentang permintaan pelanggan, jadwal
produksi, dan inventaris persediaan untuk menghitung kebutuhan material secara
akurat.
Tujuan utama dari MRP adalah untuk membantu perusahaan mengelola persediaan
mereka dengan lebih efisien. Dengan menggunakan MRP, perusahaan dapat
mencapai beberapa tujuan, antara lain:
1. Mengoptimalkan persediaan
2. Menjamin ketersediaan material
3. Mengurangi biaya persediaan
PENGERTIAN MRP
3
Biaya Tinggi
Akibat
Persediaan
MASALAH
4
Ketidakcocokan
Antara Pasokan
dan Permintaan
Salah satu masalah yang sering
terjadi dalam manajemen
persediaan adalah
ketidakcocokan antara pasokan
yang tersedia dan permintaan
pelanggan. Jika persediaan
tidak sesuai dengan
permintaan, perusahaan dapat
menghadapi kekurangan atau
kelebihan persediaan.
Ketidakpastian
Persediaan
Masalah lain yang sering terjadi
adalah ketidakpastian
persediaan. Ketidakmampuan
memperkirakan persediaan
dengan akurat dapat
mengakibatkan kesulitan dalam
mengatur pasokan material
yang tepat pada waktu yang
tepat. Hal ini dapat
menyebabkan keterlambatan
produksi, biaya tambahan, dan
gangguan pada rantai pasokan.
Jika perusahaan memiliki
persediaan yang berlebihan,
biaya penyimpanan,
pengangkutan, dan risiko
penurunan nilai persediaan
akan meningkat. Di sisi lain, jika
persediaan terlalu sedikit,
perusahaan dapat menghadapi
keterlambatan produksi,
kehilangan pelanggan, atau
biaya tambahan untuk
mendapatkan persediaan
dengan cepat.
Perencanaan persediaan
yang lebih efisien
MRP membantu perusahaan dalam
melakukan perencanaan persediaan yang
lebih efisien dengan mengintegrasikan
data permintaan pelanggan, jadwal
produksi, dan informasi inventaris. Hal ini
memungkinkan perusahaan untuk
mengidentifikasi kebutuhan material
secara akurat dan membuat jadwal
pembelian atau produksi yang optimal.
SOLUSI
5
Mengurangi biaya persediaan dan
meningkatkan layanan pelanggan
Dengan menggunakan MRP, perusahaan dapat mengurangi biaya persediaan
dengan menghindari persediaan berlebihan atau kekurangan yang tidak perlu.
Selain itu, MRP membantu meningkatkan layanan pelanggan dengan
memastikan ketersediaan produk yang tepat waktu sesuai permintaan.
Membantu mengoptimalkan
pasokan dan permintaan
Dengan menggunakan MRP, perusahaan
dapat mengoptimalkan pasokan dan
permintaan dengan memastikan bahwa
persediaan yang diperlukan tersedia
pada waktu yang tepat. MRP
memperhitungkan faktor-faktor seperti
waktu pemesanan, waktu pengiriman,
dan waktu produksi
MRP ON
IMAGE
6
PERBEDAAN
7
PERBEDAAN METODE TRADISIONAL MRP
Penggunaan
Teknologi
Tidak menggunakan perangkat
lunak khusus
Menggunakan perangkat lunak khusus
untuk perencanaan persediaan
Data yang
Digunakan
Estimasi manual berdasarkan
pengalaman
Menggunakan data yang akurat tentang
permintaan pelanggan, jadwal produksi, dan
inventaris persediaan
Ketepatan
Perencanaan
Lebih subjektif dan kurang
akurat
Lebih akurat karena menghitung kebutuhan
material secara sistematis berdasarkan data
aktual
Efisiensi
Operasional
Kemungkinan adanya kelebihan
atau kekurangan persediaan
Mampu mengelola persediaan dengan lebih
efisien
Penghematan
Biaya
Potensial biaya tinggi akibat
persediaan berlebihan atau
kekurangan
Mengurangi biaya yang terkait dengan
persediaan berlebihan, penyimpanan yang
tidak efisien
Pelayanan
Pelanggan
Tidak terkoordinasi dengan baik
dan kemungkinan
keterlambatan pengiriman
Meningkatkan layanan pelanggan dengan
pengiriman tepat waktu dan pemenuhan
permintaan yang lebih baik
SEBAB AKIBAT MRP
8
SEBAB
1. Perubahan permintaan pelanggan: Perubahan dalam permintaan pelanggan dapat menyebabkan
masalah persediaan.
2. Ketidakmampuan memperkirakan persediaan dengan akurat: Jika perusahaan tidak memiliki sistem yang
efektif untuk memperkirakan persediaan dengan akurat, mereka dapat menghadapi masalah persediaan.
AKIBAT
1. Persediaan berlebihan atau kekurangan: Salah satu akibat dari masalah persediaan adalah persediaan
yang berlebihan atau kekurangan.
2. Biaya tinggi untuk penyimpanan dan pengangkutan persediaan: Masalah persediaan yang tidak efisien
dapat mengakibatkan biaya tinggi untuk penyimpanan dan pengangkutan persediaan.
KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN
Kerugian MRP
•Membutuhkan investasi awal dalam perangkat
lunak dan pelatihan
•Ketergantungan pada akurasi data dan sistem
informasi yang andal
Keuntungan MRP
•Pengurangan persediaan berlebihan dan
kekurangan
•Pengurangan biaya persediaan dan
meningkatkan kepuasan pelanggan
•Meningkatkan efisiensi operasional
TAHAPAN DARI MRP
9
NETTING OFFSETTING
LOTTING EXPLOSION
Pertama, langkah netting dilakukan dengan membandingkan kebutuhan bruto (permintaan pelanggan dan
jadwal produksi) dengan persediaan yang tersedia. Hasilnya adalah kebutuhan netto yang sebenarnya.
Selanjutnya, langkah lotting melibatkan pengelompokan pesanan ke dalam jumlah atau ukuran lot tertentu
untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya dan mengoptimalkan proses produksi. Setelah itu, langkah
offsetting dilakukan untuk menyesuaikan jadwal produksi dengan waktu yang diperlukan untuk memperoleh
material. Terakhir, langkah explosion melibatkan perhitungan ulang kebutuhan material untuk setiap
komponen berdasarkan struktur produk yang ditentukan.
Sebagai contoh sederhana, perusahaan manufaktur menggunakan MRP untuk memenuhi permintaan
pelanggan sebanyak 100 unit produk dalam satu bulan. Berdasarkan jadwal produksi, dibutuhkan waktu 2
minggu untuk memproduksi setiap unit produk. Dengan memanfaatkan MRP, perusahaan akan
mengidentifikasi kebutuhan untuk memproduksi tambahan 50 unit guna memenuhi permintaan pelanggan.
MRP akan menghasilkan rencana produksi yang optimal dan memastikan persediaan yang cukup tersedia
saat diperlukan.
Dalam kesimpulan, MRP (Material Requirement Planning) adalah sebuah sistem
perencanaan yang penting dalam manajemen persediaan. MRP membantu perusahaan
mengelola persediaan dengan lebih efisien, memastikan ketersediaan material yang
tepat pada waktu yang dibutuhkan, dan memenuhi permintaan pelanggan dengan baik.
Dengan menggunakan perangkat lunak khusus dan data yang akurat, MRP dapat
mengatasi masalah ketidakcocokan antara pasokan dan permintaan, ketidakpastian
persediaan, serta biaya tinggi akibat persediaan berlebihan atau kekurangan. Meskipun
MRP membutuhkan investasi awal dan ketergantungan pada akurasi data, manfaatnya
termasuk pengurangan persediaan berlebihan dan kekurangan, pengurangan biaya
persediaan, dan peningkatan kepuasan pelanggan.
Implementasi MRP menjadi penting dalam manajemen persediaan untuk meningkatkan
efisiensi operasional, menghindari kerugian, serta meningkatkan kepuasan pelanggan
melalui pengadaan dan pengelolaan persediaan yang efisien.
KESIMPULAN
10
CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including
icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik
THANKS!
11

Material Requirement planning

  • 1.
    Aden Bayu Alfiansyah/ 202103002 / Aviasi 4 MATERIAL REQUIREMENT PLANNING 1
  • 2.
    Struktur Presentasi Pengertian MRPmemperkenalkan topik presentasi yaitu material requierement planning Masalah serta Solusi menjelaskan masalah yang sering terjadi dalam manajemen persediaan serta solusinya Sebab Akibat menjelaskan sebab-sebab yang menjadi akar dari masalah persediaan, Perbandingan membandingkan MRP dengan metode tradisional dalam manajemen persediaan. Kerugian serta Keuntungan menyajikan kerugian dan keuntungan yang terkait dengan penggunaan MRP. Langkah Langkah atau Demonstrasi menyajikan langkah-langkah MRP secara kronologis. Kesimpulan menyimpulkan presentasi dengan merangkum kembali konsep MRP, 2
  • 3.
    Material Requirement Planning(MRP) adalah sebuah metode perencanaan yang digunakan dalam manajemen persediaan untuk mengatur kebutuhan material yang diperlukan dalam proses produksi. MRP sendiri diartikan sebagai sistem perencanaan yang menggunakan informasi tentang permintaan pelanggan, jadwal produksi, dan inventaris persediaan untuk menghitung kebutuhan material secara akurat. Tujuan utama dari MRP adalah untuk membantu perusahaan mengelola persediaan mereka dengan lebih efisien. Dengan menggunakan MRP, perusahaan dapat mencapai beberapa tujuan, antara lain: 1. Mengoptimalkan persediaan 2. Menjamin ketersediaan material 3. Mengurangi biaya persediaan PENGERTIAN MRP 3
  • 4.
    Biaya Tinggi Akibat Persediaan MASALAH 4 Ketidakcocokan Antara Pasokan danPermintaan Salah satu masalah yang sering terjadi dalam manajemen persediaan adalah ketidakcocokan antara pasokan yang tersedia dan permintaan pelanggan. Jika persediaan tidak sesuai dengan permintaan, perusahaan dapat menghadapi kekurangan atau kelebihan persediaan. Ketidakpastian Persediaan Masalah lain yang sering terjadi adalah ketidakpastian persediaan. Ketidakmampuan memperkirakan persediaan dengan akurat dapat mengakibatkan kesulitan dalam mengatur pasokan material yang tepat pada waktu yang tepat. Hal ini dapat menyebabkan keterlambatan produksi, biaya tambahan, dan gangguan pada rantai pasokan. Jika perusahaan memiliki persediaan yang berlebihan, biaya penyimpanan, pengangkutan, dan risiko penurunan nilai persediaan akan meningkat. Di sisi lain, jika persediaan terlalu sedikit, perusahaan dapat menghadapi keterlambatan produksi, kehilangan pelanggan, atau biaya tambahan untuk mendapatkan persediaan dengan cepat.
  • 5.
    Perencanaan persediaan yang lebihefisien MRP membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan persediaan yang lebih efisien dengan mengintegrasikan data permintaan pelanggan, jadwal produksi, dan informasi inventaris. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi kebutuhan material secara akurat dan membuat jadwal pembelian atau produksi yang optimal. SOLUSI 5 Mengurangi biaya persediaan dan meningkatkan layanan pelanggan Dengan menggunakan MRP, perusahaan dapat mengurangi biaya persediaan dengan menghindari persediaan berlebihan atau kekurangan yang tidak perlu. Selain itu, MRP membantu meningkatkan layanan pelanggan dengan memastikan ketersediaan produk yang tepat waktu sesuai permintaan. Membantu mengoptimalkan pasokan dan permintaan Dengan menggunakan MRP, perusahaan dapat mengoptimalkan pasokan dan permintaan dengan memastikan bahwa persediaan yang diperlukan tersedia pada waktu yang tepat. MRP memperhitungkan faktor-faktor seperti waktu pemesanan, waktu pengiriman, dan waktu produksi
  • 6.
  • 7.
    PERBEDAAN 7 PERBEDAAN METODE TRADISIONALMRP Penggunaan Teknologi Tidak menggunakan perangkat lunak khusus Menggunakan perangkat lunak khusus untuk perencanaan persediaan Data yang Digunakan Estimasi manual berdasarkan pengalaman Menggunakan data yang akurat tentang permintaan pelanggan, jadwal produksi, dan inventaris persediaan Ketepatan Perencanaan Lebih subjektif dan kurang akurat Lebih akurat karena menghitung kebutuhan material secara sistematis berdasarkan data aktual Efisiensi Operasional Kemungkinan adanya kelebihan atau kekurangan persediaan Mampu mengelola persediaan dengan lebih efisien Penghematan Biaya Potensial biaya tinggi akibat persediaan berlebihan atau kekurangan Mengurangi biaya yang terkait dengan persediaan berlebihan, penyimpanan yang tidak efisien Pelayanan Pelanggan Tidak terkoordinasi dengan baik dan kemungkinan keterlambatan pengiriman Meningkatkan layanan pelanggan dengan pengiriman tepat waktu dan pemenuhan permintaan yang lebih baik
  • 8.
    SEBAB AKIBAT MRP 8 SEBAB 1.Perubahan permintaan pelanggan: Perubahan dalam permintaan pelanggan dapat menyebabkan masalah persediaan. 2. Ketidakmampuan memperkirakan persediaan dengan akurat: Jika perusahaan tidak memiliki sistem yang efektif untuk memperkirakan persediaan dengan akurat, mereka dapat menghadapi masalah persediaan. AKIBAT 1. Persediaan berlebihan atau kekurangan: Salah satu akibat dari masalah persediaan adalah persediaan yang berlebihan atau kekurangan. 2. Biaya tinggi untuk penyimpanan dan pengangkutan persediaan: Masalah persediaan yang tidak efisien dapat mengakibatkan biaya tinggi untuk penyimpanan dan pengangkutan persediaan. KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN Kerugian MRP •Membutuhkan investasi awal dalam perangkat lunak dan pelatihan •Ketergantungan pada akurasi data dan sistem informasi yang andal Keuntungan MRP •Pengurangan persediaan berlebihan dan kekurangan •Pengurangan biaya persediaan dan meningkatkan kepuasan pelanggan •Meningkatkan efisiensi operasional
  • 9.
    TAHAPAN DARI MRP 9 NETTINGOFFSETTING LOTTING EXPLOSION Pertama, langkah netting dilakukan dengan membandingkan kebutuhan bruto (permintaan pelanggan dan jadwal produksi) dengan persediaan yang tersedia. Hasilnya adalah kebutuhan netto yang sebenarnya. Selanjutnya, langkah lotting melibatkan pengelompokan pesanan ke dalam jumlah atau ukuran lot tertentu untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya dan mengoptimalkan proses produksi. Setelah itu, langkah offsetting dilakukan untuk menyesuaikan jadwal produksi dengan waktu yang diperlukan untuk memperoleh material. Terakhir, langkah explosion melibatkan perhitungan ulang kebutuhan material untuk setiap komponen berdasarkan struktur produk yang ditentukan. Sebagai contoh sederhana, perusahaan manufaktur menggunakan MRP untuk memenuhi permintaan pelanggan sebanyak 100 unit produk dalam satu bulan. Berdasarkan jadwal produksi, dibutuhkan waktu 2 minggu untuk memproduksi setiap unit produk. Dengan memanfaatkan MRP, perusahaan akan mengidentifikasi kebutuhan untuk memproduksi tambahan 50 unit guna memenuhi permintaan pelanggan. MRP akan menghasilkan rencana produksi yang optimal dan memastikan persediaan yang cukup tersedia saat diperlukan.
  • 10.
    Dalam kesimpulan, MRP(Material Requirement Planning) adalah sebuah sistem perencanaan yang penting dalam manajemen persediaan. MRP membantu perusahaan mengelola persediaan dengan lebih efisien, memastikan ketersediaan material yang tepat pada waktu yang dibutuhkan, dan memenuhi permintaan pelanggan dengan baik. Dengan menggunakan perangkat lunak khusus dan data yang akurat, MRP dapat mengatasi masalah ketidakcocokan antara pasokan dan permintaan, ketidakpastian persediaan, serta biaya tinggi akibat persediaan berlebihan atau kekurangan. Meskipun MRP membutuhkan investasi awal dan ketergantungan pada akurasi data, manfaatnya termasuk pengurangan persediaan berlebihan dan kekurangan, pengurangan biaya persediaan, dan peningkatan kepuasan pelanggan. Implementasi MRP menjadi penting dalam manajemen persediaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, menghindari kerugian, serta meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pengadaan dan pengelolaan persediaan yang efisien. KESIMPULAN 10
  • 11.
    CREDITS: This presentationtemplate was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik THANKS! 11