KONSEP, TEORI dan CONTOH
DISUSUN OLEH : 
• ELAWATI 
• DWI KUSUMA NINGRUM 
• NURAIDA 
• YULIANA 
• SUBHAN
RUMUSAN MASALAH 
1. Bagaimana konsep dasar penelitian tindakan kelas? 
2. Apa pengertian Penelitian Tindakan Kelas? 
3. Apa saja tujuan dan manfaat Penelitian Tindakan Kelas? 
4. Bagaimana karakteristik dan perbedaan antara PTK dan 
Penelitian Formal 
5. Bagaimana tahapan-tahapan Penelitian Tindakan Kelas secara 
garis besar?
TUJUAN 
1. Mahasiswa mengetahui memahami konsep dasar Penelitian Tindakan 
Kelas. 
2. Mahasiswa mengetahui tujuan Penelitian Tindakan Kelas. 
3. Mahasiswa mengetahui dan memahami manfaat Penelitian Tindakan 
Kelas. 
4. Mahasiswa dapat memahami karakteristik dan perbedaan penelitian 
tindakan kelas dengan penelitian formal. 
5. Mahasiswa dapat memahami tahap – tahap Penelitian Tindakan 
Kelas.
KONSEP DASAR 
(KEMMIS & MC TAGGART) 
penelitian tindakan 
•adalah suatu bentuk penelitian refleksi diri 
yang dilakukan oleh para partisipan dalam 
situasi-situasi sosial (termasuk pendidikan) 
untuk memperbaiki praktik yang dilakukan 
sendiri.
KONSEP DASAR SUHARSIMI (2002) 
Penelitian 
•kegiatan mencermati suatu obyek dengan menggunakan cara dan 
metodologi tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang 
bermanfaat dalam memecahkan suatu masalah. 
Tindakan 
•sesuatu gerak kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan 
tertentu. Tindakan yang dilaksanakan dalam PTK berbentuk suatu 
rangkaian siklus kegiatan. 
Kelas 
•sekelompok siswa yang dalam waktu yang sama, menerima 
pelajaran yang sama dari guru yang sama pula.
SASARAN PTK 
1. Siswa, 
2. Guru, 
3. Materi pelajaran, 
4. Peralatan atau sarana pendidikan, 
5. Hasil pembelajaran, 
6. Lingkungan, 
7. Pengelolaan.
PERMASALAHAN PTK 
1. Masalah belajar siswa di sekolah 
2. Pengembangan profesionalisme guru dalam rangka peningkatan 
mutu perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi program dan 
hasil pembelajaran. 
3. Pengelolaan dan pengendalian 
4. Penanaman dan pengembangan sikap serta nilai-nilai 
5. Sistem assesment atau evaluasi proses dan hasil pembelajaran 
6. Masalah kurikulum
PENGERTIAN PTK 
a. Penelitian, menunjukkan pada suatu kegiatan mencermati suatu objek 
dengan mengunakan cara dan aturan metodologi tertentu 
b. Tindakan, menunjukkan pada suau gerak kegiatan yang sengaja dilakukan 
dalam tujuan terteentu. 
c. Kelas, dalam hal ini kelas adalah sekelompok siswa yang dalam 
waktu yang sama, menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama 
pula.
TUJUAN PTK (DEPDIKNAS 2004) 
A. Peningkatan atau perbaikan terhadap kinerja belajar siswa di sekolah 
B. Peningkatan atau perbaikan terhadap mutu proses pembelajaran di kelas 
C. Peningkatan atau perbaikan terhadapa kualitas penggunaan media, alat 
bantu belajar, dan sumber belajar lainnya. 
D. Peningkatan atau perbaikan terhadap kualitas prosedur dan alat evaluasi 
yang digunakan untuk mengukur dan proses dan hasil belajar siswa. 
E. Peningkatan atau perbaikan terhadap masalah-masalah pendidikan anak di 
sekolah. 
F. Peningkatan dan perbaikan terhadap kualitas penerapan kurikulum dan 
pengembangan kompetensi siswa di sekolah.
MANFAAT PTK 
a) Menghasilkan laporan-laporan PTK yang dapat dijadikan bahan panduan bagi 
para pendidik (guru) untuk meningkatkan kulitas pembelajaran. 
b) Menumbuh kembangkan kebiasaan, budaya, dan atau tradisi meneliti dan 
menulis artikel ilmiah di kalangan pendidik. 
c) Mewujudkan kerja sama pendidik dalam satu sekolah atau beberapa sekolah 
d) Meningkatkan kemampuan pendidik dalam upaya menjabarkan kurikulum atau 
program pembelajaran yang sesuai 
e) Memupuk dan meningkatkan keterlibatan, ketertarikan dan kenyamanan siswa 
dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas. 
f) Mendorong terwujudnya proses pembelajaran yang menarik, menantang, 
nyaman, menyenangkan
KARAKTERISTIK PTK (DIKNAS) 
A. PTK merupakan kegiatan yang berupaya memecahkan masalah pembelajaran, 
dengan dukungan ilmiah. 
B. PTK merupakan bagian penting upaya pengembangan profesi guru melalui aktivitas 
berpikir kritis dan siste matis serta membelajarkan guru untuk menulis dan 
membuat catatan. 
C. Persoalan yang dipermasalahkan dalam PTK berasal dari adanya permasalahan 
nyata dan aktual (yang terjadi saat ini) dalam pembelajaran di kelas. 
D. PTK dimulai dari permasalahan yang sederhana, nyata, jelas, dan tajam mengenai 
hal-hal yang terjadi di dalam kelas. 
E. Adanya kolaborasi (kerjasama) antara praktisi (guru dan kepala sekolah) dengan 
peneliti dalam hal pemahaman, kesepakatan tentang permasalahan, pengambilan 
keputusan yang akhirnya melahirkan kesamaan tentang tindakan (action).
KARAKTERISTIK PTK 
Bastowi & Suwandi, 2008: 
A. Penelitian tindakan kelas sifatnya situsional 
B. Penelitian tindakan kelas merupakan upaya kolaboratif antara guru dan peserta 
didiknya 
C. Penelitian tindakan kelas bersifat self evaluative 
D. Penelitian tindakan kelas bersifat luwes dan menyesuaikan. 
E. Penelitian tindakan kelas terutama memanfaatkan data pengamatan dan perilaku 
empirik. 
F. Ketetatan ilmiah penelitian tindakan kelas memang agak longgar.
PERBEDAAN ANTARA PENELITIAN TINDAKAN 
KELAS DENGAN PENELITIAN FORMAL 
(Wijaya Kusumah, 2010) 
NO KETENTUAN PENELITIAN FORMAL PTK 
1 Pelaku Dilakukan oleh orang lain 
Dilakukan oleh guru yang 
bersangkutan 
2 Sample Harus Representatif Tidak harus representatif 
3 Instrumen Harus valid dan Reliabel Tidak harus valid dan Reliabel 
4 Statistik Analisis statistik yang baik 
Tidak harus menggunakan 
statistik 
5 Hipotesis Hipotesis harus jelas Tidak mensyaratkan hipotesis 
6 Teori 
Harus berdasarkan teori 
yang sudah ada 
Teori tidak terlalu berpengaruh 
7 Fungsi Menguji Teori 
Memperbaiki praktik 
pembelajaran secara langsung
ASAS-ASAS PENELITIAN TINDAKAN KELAS 
A. Asas reflektif, 
B. Asas kolaboratif, 
C. Asas resiko
PRINSIP-PRINSIP PENELITIAN TINDAKAN KELAS 
a. Tidak mengganggu pekerjaan utama guru yaitu mengajar 
b. Metode pengumpulan data yang digunakan tidak menuntut waktu yang 
lama, sehingga berpeluang menggangu proses pembelajaran. 
c. Metodologi yang digunakan harus terencana secara cermat dan taat 
azas PTK. 
d. Masalah yang diteliti adalah masalah pembelajaran dikelas yang cukup 
merisaukan guru dan guru memiliki komitmen untuk mencari solusinya 
e. Guru harus konsisten terhadap etika pekerjaannya dan mengindahkan 
tata krama organisasi. Masalh yang diteliti sebaiknya diketahui oleh 
pimpinan sekolah dan guru sejawat sehingga hasilnya cepat 
tersosialisasi 
f. Masalah tidak hanya berfokus pada konteks kelas, melainkan dalam 
perspektif misi sekolah secara keseluruhan
MODEL-MODEL PTK 
1. Model Kurt Lewin (1946) 
2. Model Kemmis & Mc Taggart (1990) 
3. Model John Eliot
MODEL KURT LEWIN 
Tahap-tahap: 
1. Planning (Rencana) 
2. Action (Tindakan) 
3. Obsevation (Pengamatan) 
4. Reflection (Refleksi) 
Planning 
Action 
Observation 
Reflection 
back
MODEL KEMMIS DAN MC TAGGART 
back
MODEL JOHN ELIOT 
PELAKSANAAN 
PERENCANAAN PENGAMATAN 
SIKLUS 1 
REFLEKSI 
PELAKSANAAN 
PERENCANAAN PENGAMATAN 
SIKLUS 2 
REFLEKSI
JENIS – JENIS PTK 
1. PTK diagnostik 
2. PTK partisipan 
3. PTK empiris 
4. PTK eksperimental
SISTEMATIKA PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK)
LANGKAH-LANGKAH PTK 
1. Mengidentifikasi dan merumuskan masalah 
2. Manganalisis masalah 
3. Merumuskan hipotesis tindakan. 
4. Membuat rencana tindakan dan pemantauannya 
5. Melaksanakan tindakan dan mengamatinya 
6. Mengelola dan menafsirkan data 
7. Melaporkan Hasil
KELEBIHAN DAN KETERBATASAN PTK 
kelebihan 
• Adanya kerjasama 
(guru, siswa, ahli 
peneliti dari LPTK) 
• Menghasilkan 
kreativitas serta inovasi 
• Hasil penelitian lebih 
valid & reliable. 
• Hasil dapat langsung 
diterapkan 
keterbatasan 
• Guru cenderung 
konvensional 
• Hasilnya tidak bersifat 
universal atau secara 
umum 
• Penelitiannya bersifat 
kondisional dan 
situasional
KESIMPULAN 
• Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan suatu bentuk 
penelitian yang melekat pada guru, yaitu mengangkat masalah-masalah 
aktual yang dialami oleh guru di lapangan. 
• PTK mengatasi berbagai persoalan nyata guna memperbaiki 
atau meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas. 
• PTK berbeda dengan penelitian formal dan mempunyai prinsip-prinsip 
yang harus diperhatikan oleh guru. 
• PTK model John Eliot lebih detil dan terperinci dibandingkan 
PTK model Kurt Lewin dan Model Kemmis & Mc Taggart.
CONTOH PTK 
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA KONSEP 
PERUBAHAN PADA BENDA DENGAN MENGGUNAKAN METODA 
DEMONTRASI 
MUHAMAD YUSUF, S.Pd.
JUDUL-JUDUL PTK LAIN 
• PENINGKATAN KEMAMPUAN BERCERITERA MELALUI PEMBELAJARAN PICTURE 
AND PICTURE CONTEKSTUAL PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS VIII SLB 
NEGERI SURAKARTA 
Oleh : Abdullah 
• PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI DAN MEDIA NYATA UNTUK MENINGKATKAN 
MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG STRUKTUR AKAR PADA SISWA KELAS 
IVSD NEGERI TAWANG 02 SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2012/ 2013 
Oleh : Heni Kartikawati 
• UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEMAHAMAN KONSEP 
KOPERASI DENGAN METODE KWL (KNOW, WANT, LEARNED) SEMESTER I 
KELAS IV SDN JURON 01 KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 
PELAJARAN 2012/2013 
Oleh : Katiyo 
• PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG BAGIAN-BAGIAN 
TUMBUHAN MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA 
SISWA KELAS IV SD NEGERI KEMASAN 02 SEMESTER I TAHUN 
PELAJARAN2012/2013 
Oleh : Siswanto 
• UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PERMAINAN 
KARTU MODEL WEBBING MATA PELAJARAN IPA KELAS II SD NEGERI PALUR 03 
KEC. MOJOLABAN KAB.SUKOHARJO TAHUN 2012/2013 
Oleh : Sri Handayani
Konsep teori dan contoh PTK

Konsep teori dan contoh PTK

  • 1.
  • 2.
    DISUSUN OLEH : • ELAWATI • DWI KUSUMA NINGRUM • NURAIDA • YULIANA • SUBHAN
  • 3.
    RUMUSAN MASALAH 1.Bagaimana konsep dasar penelitian tindakan kelas? 2. Apa pengertian Penelitian Tindakan Kelas? 3. Apa saja tujuan dan manfaat Penelitian Tindakan Kelas? 4. Bagaimana karakteristik dan perbedaan antara PTK dan Penelitian Formal 5. Bagaimana tahapan-tahapan Penelitian Tindakan Kelas secara garis besar?
  • 4.
    TUJUAN 1. Mahasiswamengetahui memahami konsep dasar Penelitian Tindakan Kelas. 2. Mahasiswa mengetahui tujuan Penelitian Tindakan Kelas. 3. Mahasiswa mengetahui dan memahami manfaat Penelitian Tindakan Kelas. 4. Mahasiswa dapat memahami karakteristik dan perbedaan penelitian tindakan kelas dengan penelitian formal. 5. Mahasiswa dapat memahami tahap – tahap Penelitian Tindakan Kelas.
  • 5.
    KONSEP DASAR (KEMMIS& MC TAGGART) penelitian tindakan •adalah suatu bentuk penelitian refleksi diri yang dilakukan oleh para partisipan dalam situasi-situasi sosial (termasuk pendidikan) untuk memperbaiki praktik yang dilakukan sendiri.
  • 6.
    KONSEP DASAR SUHARSIMI(2002) Penelitian •kegiatan mencermati suatu obyek dengan menggunakan cara dan metodologi tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang bermanfaat dalam memecahkan suatu masalah. Tindakan •sesuatu gerak kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu. Tindakan yang dilaksanakan dalam PTK berbentuk suatu rangkaian siklus kegiatan. Kelas •sekelompok siswa yang dalam waktu yang sama, menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama pula.
  • 7.
    SASARAN PTK 1.Siswa, 2. Guru, 3. Materi pelajaran, 4. Peralatan atau sarana pendidikan, 5. Hasil pembelajaran, 6. Lingkungan, 7. Pengelolaan.
  • 8.
    PERMASALAHAN PTK 1.Masalah belajar siswa di sekolah 2. Pengembangan profesionalisme guru dalam rangka peningkatan mutu perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi program dan hasil pembelajaran. 3. Pengelolaan dan pengendalian 4. Penanaman dan pengembangan sikap serta nilai-nilai 5. Sistem assesment atau evaluasi proses dan hasil pembelajaran 6. Masalah kurikulum
  • 9.
    PENGERTIAN PTK a.Penelitian, menunjukkan pada suatu kegiatan mencermati suatu objek dengan mengunakan cara dan aturan metodologi tertentu b. Tindakan, menunjukkan pada suau gerak kegiatan yang sengaja dilakukan dalam tujuan terteentu. c. Kelas, dalam hal ini kelas adalah sekelompok siswa yang dalam waktu yang sama, menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama pula.
  • 10.
    TUJUAN PTK (DEPDIKNAS2004) A. Peningkatan atau perbaikan terhadap kinerja belajar siswa di sekolah B. Peningkatan atau perbaikan terhadap mutu proses pembelajaran di kelas C. Peningkatan atau perbaikan terhadapa kualitas penggunaan media, alat bantu belajar, dan sumber belajar lainnya. D. Peningkatan atau perbaikan terhadap kualitas prosedur dan alat evaluasi yang digunakan untuk mengukur dan proses dan hasil belajar siswa. E. Peningkatan atau perbaikan terhadap masalah-masalah pendidikan anak di sekolah. F. Peningkatan dan perbaikan terhadap kualitas penerapan kurikulum dan pengembangan kompetensi siswa di sekolah.
  • 11.
    MANFAAT PTK a)Menghasilkan laporan-laporan PTK yang dapat dijadikan bahan panduan bagi para pendidik (guru) untuk meningkatkan kulitas pembelajaran. b) Menumbuh kembangkan kebiasaan, budaya, dan atau tradisi meneliti dan menulis artikel ilmiah di kalangan pendidik. c) Mewujudkan kerja sama pendidik dalam satu sekolah atau beberapa sekolah d) Meningkatkan kemampuan pendidik dalam upaya menjabarkan kurikulum atau program pembelajaran yang sesuai e) Memupuk dan meningkatkan keterlibatan, ketertarikan dan kenyamanan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di kelas. f) Mendorong terwujudnya proses pembelajaran yang menarik, menantang, nyaman, menyenangkan
  • 12.
    KARAKTERISTIK PTK (DIKNAS) A. PTK merupakan kegiatan yang berupaya memecahkan masalah pembelajaran, dengan dukungan ilmiah. B. PTK merupakan bagian penting upaya pengembangan profesi guru melalui aktivitas berpikir kritis dan siste matis serta membelajarkan guru untuk menulis dan membuat catatan. C. Persoalan yang dipermasalahkan dalam PTK berasal dari adanya permasalahan nyata dan aktual (yang terjadi saat ini) dalam pembelajaran di kelas. D. PTK dimulai dari permasalahan yang sederhana, nyata, jelas, dan tajam mengenai hal-hal yang terjadi di dalam kelas. E. Adanya kolaborasi (kerjasama) antara praktisi (guru dan kepala sekolah) dengan peneliti dalam hal pemahaman, kesepakatan tentang permasalahan, pengambilan keputusan yang akhirnya melahirkan kesamaan tentang tindakan (action).
  • 13.
    KARAKTERISTIK PTK Bastowi& Suwandi, 2008: A. Penelitian tindakan kelas sifatnya situsional B. Penelitian tindakan kelas merupakan upaya kolaboratif antara guru dan peserta didiknya C. Penelitian tindakan kelas bersifat self evaluative D. Penelitian tindakan kelas bersifat luwes dan menyesuaikan. E. Penelitian tindakan kelas terutama memanfaatkan data pengamatan dan perilaku empirik. F. Ketetatan ilmiah penelitian tindakan kelas memang agak longgar.
  • 14.
    PERBEDAAN ANTARA PENELITIANTINDAKAN KELAS DENGAN PENELITIAN FORMAL (Wijaya Kusumah, 2010) NO KETENTUAN PENELITIAN FORMAL PTK 1 Pelaku Dilakukan oleh orang lain Dilakukan oleh guru yang bersangkutan 2 Sample Harus Representatif Tidak harus representatif 3 Instrumen Harus valid dan Reliabel Tidak harus valid dan Reliabel 4 Statistik Analisis statistik yang baik Tidak harus menggunakan statistik 5 Hipotesis Hipotesis harus jelas Tidak mensyaratkan hipotesis 6 Teori Harus berdasarkan teori yang sudah ada Teori tidak terlalu berpengaruh 7 Fungsi Menguji Teori Memperbaiki praktik pembelajaran secara langsung
  • 15.
    ASAS-ASAS PENELITIAN TINDAKANKELAS A. Asas reflektif, B. Asas kolaboratif, C. Asas resiko
  • 16.
    PRINSIP-PRINSIP PENELITIAN TINDAKANKELAS a. Tidak mengganggu pekerjaan utama guru yaitu mengajar b. Metode pengumpulan data yang digunakan tidak menuntut waktu yang lama, sehingga berpeluang menggangu proses pembelajaran. c. Metodologi yang digunakan harus terencana secara cermat dan taat azas PTK. d. Masalah yang diteliti adalah masalah pembelajaran dikelas yang cukup merisaukan guru dan guru memiliki komitmen untuk mencari solusinya e. Guru harus konsisten terhadap etika pekerjaannya dan mengindahkan tata krama organisasi. Masalh yang diteliti sebaiknya diketahui oleh pimpinan sekolah dan guru sejawat sehingga hasilnya cepat tersosialisasi f. Masalah tidak hanya berfokus pada konteks kelas, melainkan dalam perspektif misi sekolah secara keseluruhan
  • 17.
    MODEL-MODEL PTK 1.Model Kurt Lewin (1946) 2. Model Kemmis & Mc Taggart (1990) 3. Model John Eliot
  • 18.
    MODEL KURT LEWIN Tahap-tahap: 1. Planning (Rencana) 2. Action (Tindakan) 3. Obsevation (Pengamatan) 4. Reflection (Refleksi) Planning Action Observation Reflection back
  • 19.
    MODEL KEMMIS DANMC TAGGART back
  • 20.
    MODEL JOHN ELIOT PELAKSANAAN PERENCANAAN PENGAMATAN SIKLUS 1 REFLEKSI PELAKSANAAN PERENCANAAN PENGAMATAN SIKLUS 2 REFLEKSI
  • 21.
    JENIS – JENISPTK 1. PTK diagnostik 2. PTK partisipan 3. PTK empiris 4. PTK eksperimental
  • 22.
  • 23.
    LANGKAH-LANGKAH PTK 1.Mengidentifikasi dan merumuskan masalah 2. Manganalisis masalah 3. Merumuskan hipotesis tindakan. 4. Membuat rencana tindakan dan pemantauannya 5. Melaksanakan tindakan dan mengamatinya 6. Mengelola dan menafsirkan data 7. Melaporkan Hasil
  • 24.
    KELEBIHAN DAN KETERBATASANPTK kelebihan • Adanya kerjasama (guru, siswa, ahli peneliti dari LPTK) • Menghasilkan kreativitas serta inovasi • Hasil penelitian lebih valid & reliable. • Hasil dapat langsung diterapkan keterbatasan • Guru cenderung konvensional • Hasilnya tidak bersifat universal atau secara umum • Penelitiannya bersifat kondisional dan situasional
  • 25.
    KESIMPULAN • PenelitianTindakan Kelas (PTK) merupakan suatu bentuk penelitian yang melekat pada guru, yaitu mengangkat masalah-masalah aktual yang dialami oleh guru di lapangan. • PTK mengatasi berbagai persoalan nyata guna memperbaiki atau meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas. • PTK berbeda dengan penelitian formal dan mempunyai prinsip-prinsip yang harus diperhatikan oleh guru. • PTK model John Eliot lebih detil dan terperinci dibandingkan PTK model Kurt Lewin dan Model Kemmis & Mc Taggart.
  • 26.
    CONTOH PTK UPAYAMENINGKATKAN PRESTASI SISWA PADA KONSEP PERUBAHAN PADA BENDA DENGAN MENGGUNAKAN METODA DEMONTRASI MUHAMAD YUSUF, S.Pd.
  • 27.
    JUDUL-JUDUL PTK LAIN • PENINGKATAN KEMAMPUAN BERCERITERA MELALUI PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE CONTEKSTUAL PADA SISWA TUNAGRAHITA RINGAN KELAS VIII SLB NEGERI SURAKARTA Oleh : Abdullah • PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI DAN MEDIA NYATA UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG STRUKTUR AKAR PADA SISWA KELAS IVSD NEGERI TAWANG 02 SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2012/ 2013 Oleh : Heni Kartikawati • UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEMAHAMAN KONSEP KOPERASI DENGAN METODE KWL (KNOW, WANT, LEARNED) SEMESTER I KELAS IV SDN JURON 01 KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Oleh : Katiyo • PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA TENTANG BAGIAN-BAGIAN TUMBUHAN MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI KEMASAN 02 SEMESTER I TAHUN PELAJARAN2012/2013 Oleh : Siswanto • UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PERMAINAN KARTU MODEL WEBBING MATA PELAJARAN IPA KELAS II SD NEGERI PALUR 03 KEC. MOJOLABAN KAB.SUKOHARJO TAHUN 2012/2013 Oleh : Sri Handayani