KONSEP POLITIK (1)
MASYARAKAT 
• Masyarakat adalah merupakan salah satu bentuk 
asosiasi. Ia mencakup semua hubungan dan kelompok di 
dalam suatu wilayah. 
• Menurut Robert Mc Iver dalam bukunya “the web of 
government” masyarakat adalah suatu sistem hubungan-hubungan 
yang ditata. 
• Sedangkan menurut Harold J. Laski mengemukakan 
masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup 
bersama dan bekerjasama untuk mencapai terkabulnya 
keinginan-keinginan bersama. 
• Dengan demikian masyarakat adalah mencakup semua 
hubungan kelompok dalam suatu wilayah.
• Penduduk adalah merupakan seseorang atau 
sekelompok orang yang karena keberadaannya dalam 
wilayah tertentu, diwajibkan untuk memenuhi segenap 
ketentuan perundangan yang berlaku dalam wilayah 
tersebut. 
• Rakyat = penduduk = people dalam hal ini diartikan 
sebagai sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh 
suatu rasa persamaan dan bersama-sama mendiami 
wilayah tertentu. Bagi terbentuknya suatu negara rakyat 
ini merupakan unsur yang essensial. Rakyat adalah lebih 
dulu daripada negara, negara didirikan dengan tujuan 
untuk menyelenggarakan kepentingan rakyat.
• Dalam mengamati masyarakat, khususnya 
masyarakat Barat, Harold Laswell memperinci 8 
nilai, yaitu: 
1) Kekuasaan 
2) Pendidikan/Penerangan (enlightenment) 
3) Kekayaan (wealth) 
4) Kesehatan (Well-being) 
5) Keterampilan (Skill) 
6) Kasih Sayang (affection) 
7) Kejujuran (rectitude) dan Keadilan 
(rechtschapenheid) 
8) Keseganan (respect)
Negara 
• Negara adalah asosiasi yang 
menyelenggarakan penertiban di dalam suatu 
masyarakat dalam suatu wilayah, dengan 
berdasarkan pada sistem hukum yang 
diselenggarakan oleh suatu pemerintah yang 
untuk maksud tersebut diberikan kekuasaan 
untuk memaksa ( Robert McIver). 
• Negara menurut Max Weber adalah 
masyarakat yang mempunyai organisasi yang 
digunakan untuk kekerasaan fisik secara sah 
dalam suatu wilayah tertentu; tentu dengan 
catatan bahwa pengaturan itu dilakukan atas 
nama masyarakat.
• Negara menurut Robert H. Soltau adalah 
instansi atau pihak berwenang yang mengatur 
atau mengendalikan persoalan-persoalan 
bersama atas nama masyarakat. 
• Negara dapat diartikan juga sebagai suatu 
organisasi publik dalam skala besar dengan 
karakteristik yang khas yang memiliki otoritas 
dalam pembuatan kebijakan publik yang 
memiliki daya pengaruh ke seluruh 
masyarakatnya.
Pertumbuhan negara ada 4 fase 
yaitu: 
• Fase Genoot Chap yaitu fase orang-orang mulai 
berkelompok dan menggabungkan diri untuk mencaapi 
kepentingan bersama, dasar pengelompokan ini 
didasarkan pada adanya persamaan kepntingan, 
pimpinan kelompok sudah ada, 
• Fase Reich adalah fase orang-orang yang berkelompok 
dan menggabungkan diri setelah memiliki kesadaran hak 
milik atas tanah, 
• Fase Staat yaitu fase ini kesadaran hidup bernegara 
mulai tumbuh karena sadar kehidupan berkelompok 
memerlukan perangkat hukum untuk mengatur 
kehidupan mereka, 
• Fase Democratische Natie Dictatuur yaitu fase ini 
tumbuh kesadaran akan demokrasi nasional dan 
kesadaran akan adanya kedaulatan rakyat.
Terjadinya negara: 
• Secara sekunder, asal negara selalu 
dihubungkan dengan negara yang telah ada 
sebelumnya, dilihat dari sudut pandangan ini 
masalah pengakuan de fakto dan de yure 
merupakan unsur penting bagi suatu negara, 
• Secara primer melalui pendekatan-pendekatan; 
secara faktual (pendekatan sejarah, 
proklamasi, penyerahan) dan pendekatan teoris 
( teori ketuhanan, teori perjanjian dan teori 
kekuasaan)
• Sifat dan Hakekat negara menurut Prof. Miriam 
Budiarjo adalah; sifat memaksa, monopoli dan 
mencakup semua. 
• Negara mempunyai 2 tugas : 
 a.Mengendalikan dan mengatur gejal-gejala 
kekuasaan yang asocial. 
 b.Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan 
manusia dan golongan ke arah tercapainya 
tujuan dari masyarakat.
• Unsur-unsur negara : 
a.Wilayah 
b.Penduduk 
c.Pemerintahan 
d.Kedaulatan
Kekuasaan 
• Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau 
sekelompok orang untuk mempengaruhi 
tingkah laku seseorang atau sekelompok orang 
lainnya sehingga orang atau kelompok itu 
bertingkah laku sesuai dengan keinginan atau 
tujuan pihak yang memiliki kemampuan. 
• William Robson menerangkan bahwa 
kekuasaan adalah usaha dan perjuangan yang 
dilakukan orang atau sekelompok orang untuk 
mempengaruhi fihak lain atau mereka yang 
menentang keinginannya agar sukarela atau 
secara paksa dapat memberikan respon positif 
bagi keinginan dan tujuannya.
• Sedangkan menurut Robert M. MacIver bahwa kekuasaan 
sosial itu adalah kemampuan pengendalian perilaku orang lain 
secara langsung ataupun tidak langsung. Secara langsung 
dilakukan dengan bentuk perintah yang memaksa sedangakn 
secara tidak langsung berupa penggunaan segala infrastruktur 
kekuasaan yang dapat dilakukan melalui proses rekayasa 
• Secara umum dapat diartikan sebagai suatu kemampuan yang 
terdapat dalam diri manusia atau sekelompok manusia yang 
dapat mempengaruhi tingkah laku orang atau sekompok 
orang lain dalam interaksinya sehingga hasil dari interaksi yang 
dilakukan secara aktif ini dapat menimbulkan hasil yang sesuai 
dengan tujuan dan keinginan yang terdapat pada orang atau 
kelompok orang yang berkuasa. 
• Jadi kekuasaan itu pada intinya merupakan gejala masyarakat 
yang muncul dalam berbagai bentuk yang kondusif dalam 
kehidupan bersama
• Ketertarikan seseorang akan kekuasaan 
berasal dari keinginan dan tujuan yang dengan 
konsisten ingin dicapainya. Sebagai 
konsekuensinya dia atau mereka akan 
berusaha dengan memaksakan kemauannya 
itu kepada fihak lain. Daya paksa ini dilakukan 
dengan cara mengendalikan orang lain dengan 
mengutamakan keselamatan dirinya
Bentuk-bentuk kekuasaan 
menurut Boulding 
• Disimbolkan dengan “the Stick” artinya suatu benda yang 
memiliki paksaan. Simbol ini berada pada tangan pemerintah 
dalam rangka perlindungan atas keamanan dan stabilitas 
negara dan rakyatnya. Simbol ini secara kelembagan melekat 
pada kelembagaan militer. 
• ‘Exchange power” (the Deal), bentuk ini lebih umum dan lebih 
efektif pengaruhnya daripada bentuk kekuasaan yang pertama, 
karena bentuk ini memiliki kekuasaan yang sudah memiliki 
dasar kesepakatan atas jasa yang diberikan dan imbalan yang 
akan diterima. Misalnya penugasn prajurit militer dalam medan 
latihan atau perang yang keberhasilannya akn mendapatkan 
tanda jasa imbalan berupa kenaikan pangkat. 
• “The Kiss” lebih diarahkan pada pembentukan kewajiban yang 
disimbolkan dengan loyalitas, respek dan komitmen. Bentuk ini 
mudah dijelaskan dalam hubungan individual antara seseorang 
dengan orang lain atas dasar relasi emosional. Kelembagaan 
sosial keagamaan juga dapat memberikan gambaran bentuk 
kekuasan ini.
Konsep Politik
Konsep Politik

Konsep Politik

  • 1.
  • 2.
    MASYARAKAT • Masyarakatadalah merupakan salah satu bentuk asosiasi. Ia mencakup semua hubungan dan kelompok di dalam suatu wilayah. • Menurut Robert Mc Iver dalam bukunya “the web of government” masyarakat adalah suatu sistem hubungan-hubungan yang ditata. • Sedangkan menurut Harold J. Laski mengemukakan masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup bersama dan bekerjasama untuk mencapai terkabulnya keinginan-keinginan bersama. • Dengan demikian masyarakat adalah mencakup semua hubungan kelompok dalam suatu wilayah.
  • 3.
    • Penduduk adalahmerupakan seseorang atau sekelompok orang yang karena keberadaannya dalam wilayah tertentu, diwajibkan untuk memenuhi segenap ketentuan perundangan yang berlaku dalam wilayah tersebut. • Rakyat = penduduk = people dalam hal ini diartikan sebagai sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persamaan dan bersama-sama mendiami wilayah tertentu. Bagi terbentuknya suatu negara rakyat ini merupakan unsur yang essensial. Rakyat adalah lebih dulu daripada negara, negara didirikan dengan tujuan untuk menyelenggarakan kepentingan rakyat.
  • 4.
    • Dalam mengamatimasyarakat, khususnya masyarakat Barat, Harold Laswell memperinci 8 nilai, yaitu: 1) Kekuasaan 2) Pendidikan/Penerangan (enlightenment) 3) Kekayaan (wealth) 4) Kesehatan (Well-being) 5) Keterampilan (Skill) 6) Kasih Sayang (affection) 7) Kejujuran (rectitude) dan Keadilan (rechtschapenheid) 8) Keseganan (respect)
  • 5.
    Negara • Negaraadalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban di dalam suatu masyarakat dalam suatu wilayah, dengan berdasarkan pada sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah yang untuk maksud tersebut diberikan kekuasaan untuk memaksa ( Robert McIver). • Negara menurut Max Weber adalah masyarakat yang mempunyai organisasi yang digunakan untuk kekerasaan fisik secara sah dalam suatu wilayah tertentu; tentu dengan catatan bahwa pengaturan itu dilakukan atas nama masyarakat.
  • 6.
    • Negara menurutRobert H. Soltau adalah instansi atau pihak berwenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama atas nama masyarakat. • Negara dapat diartikan juga sebagai suatu organisasi publik dalam skala besar dengan karakteristik yang khas yang memiliki otoritas dalam pembuatan kebijakan publik yang memiliki daya pengaruh ke seluruh masyarakatnya.
  • 7.
    Pertumbuhan negara ada4 fase yaitu: • Fase Genoot Chap yaitu fase orang-orang mulai berkelompok dan menggabungkan diri untuk mencaapi kepentingan bersama, dasar pengelompokan ini didasarkan pada adanya persamaan kepntingan, pimpinan kelompok sudah ada, • Fase Reich adalah fase orang-orang yang berkelompok dan menggabungkan diri setelah memiliki kesadaran hak milik atas tanah, • Fase Staat yaitu fase ini kesadaran hidup bernegara mulai tumbuh karena sadar kehidupan berkelompok memerlukan perangkat hukum untuk mengatur kehidupan mereka, • Fase Democratische Natie Dictatuur yaitu fase ini tumbuh kesadaran akan demokrasi nasional dan kesadaran akan adanya kedaulatan rakyat.
  • 8.
    Terjadinya negara: •Secara sekunder, asal negara selalu dihubungkan dengan negara yang telah ada sebelumnya, dilihat dari sudut pandangan ini masalah pengakuan de fakto dan de yure merupakan unsur penting bagi suatu negara, • Secara primer melalui pendekatan-pendekatan; secara faktual (pendekatan sejarah, proklamasi, penyerahan) dan pendekatan teoris ( teori ketuhanan, teori perjanjian dan teori kekuasaan)
  • 9.
    • Sifat danHakekat negara menurut Prof. Miriam Budiarjo adalah; sifat memaksa, monopoli dan mencakup semua. • Negara mempunyai 2 tugas :  a.Mengendalikan dan mengatur gejal-gejala kekuasaan yang asocial.  b.Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan ke arah tercapainya tujuan dari masyarakat.
  • 10.
    • Unsur-unsur negara: a.Wilayah b.Penduduk c.Pemerintahan d.Kedaulatan
  • 11.
    Kekuasaan • Kekuasaanadalah kemampuan seseorang atau sekelompok orang untuk mempengaruhi tingkah laku seseorang atau sekelompok orang lainnya sehingga orang atau kelompok itu bertingkah laku sesuai dengan keinginan atau tujuan pihak yang memiliki kemampuan. • William Robson menerangkan bahwa kekuasaan adalah usaha dan perjuangan yang dilakukan orang atau sekelompok orang untuk mempengaruhi fihak lain atau mereka yang menentang keinginannya agar sukarela atau secara paksa dapat memberikan respon positif bagi keinginan dan tujuannya.
  • 12.
    • Sedangkan menurutRobert M. MacIver bahwa kekuasaan sosial itu adalah kemampuan pengendalian perilaku orang lain secara langsung ataupun tidak langsung. Secara langsung dilakukan dengan bentuk perintah yang memaksa sedangakn secara tidak langsung berupa penggunaan segala infrastruktur kekuasaan yang dapat dilakukan melalui proses rekayasa • Secara umum dapat diartikan sebagai suatu kemampuan yang terdapat dalam diri manusia atau sekelompok manusia yang dapat mempengaruhi tingkah laku orang atau sekompok orang lain dalam interaksinya sehingga hasil dari interaksi yang dilakukan secara aktif ini dapat menimbulkan hasil yang sesuai dengan tujuan dan keinginan yang terdapat pada orang atau kelompok orang yang berkuasa. • Jadi kekuasaan itu pada intinya merupakan gejala masyarakat yang muncul dalam berbagai bentuk yang kondusif dalam kehidupan bersama
  • 13.
    • Ketertarikan seseorangakan kekuasaan berasal dari keinginan dan tujuan yang dengan konsisten ingin dicapainya. Sebagai konsekuensinya dia atau mereka akan berusaha dengan memaksakan kemauannya itu kepada fihak lain. Daya paksa ini dilakukan dengan cara mengendalikan orang lain dengan mengutamakan keselamatan dirinya
  • 14.
    Bentuk-bentuk kekuasaan menurutBoulding • Disimbolkan dengan “the Stick” artinya suatu benda yang memiliki paksaan. Simbol ini berada pada tangan pemerintah dalam rangka perlindungan atas keamanan dan stabilitas negara dan rakyatnya. Simbol ini secara kelembagan melekat pada kelembagaan militer. • ‘Exchange power” (the Deal), bentuk ini lebih umum dan lebih efektif pengaruhnya daripada bentuk kekuasaan yang pertama, karena bentuk ini memiliki kekuasaan yang sudah memiliki dasar kesepakatan atas jasa yang diberikan dan imbalan yang akan diterima. Misalnya penugasn prajurit militer dalam medan latihan atau perang yang keberhasilannya akn mendapatkan tanda jasa imbalan berupa kenaikan pangkat. • “The Kiss” lebih diarahkan pada pembentukan kewajiban yang disimbolkan dengan loyalitas, respek dan komitmen. Bentuk ini mudah dijelaskan dalam hubungan individual antara seseorang dengan orang lain atas dasar relasi emosional. Kelembagaan sosial keagamaan juga dapat memberikan gambaran bentuk kekuasan ini.