KEPEMIMPINAN
PENDIIDKAN
Oleh :
Linda Fathirahma 142151004
Dzikri Nashrul Fauzi 142151021
Didik Syam Nugraha 142151022
Pengertian
 Kepemimpinan berarti kemampuan dan kesiapan yang dimiliki oleh seseorang
untuk dapat mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakan,
mengarahkan, dan kalau perlu memaksa orang atau kelompok agar menerima
pengaruh tersebut dan selanjutnya berbuat sesuatu yang dapat membantu
tercapainya sesuatu tujuan tertentu yang telah ditetapkan.
Fungsi
 Fungsi Pemimpin Pendidikan
1. Membantu terciptanya suasana persaudaraan, kerjasama dan penuh rasa
kebebasan
2. Membantu kelompok untuk mengorganisasikan diri atau menetapkan
prosedur kerja
3. Bertanggungjawab dalam mengambil keputusan bersama dengan kelompok
4. Bertanggungjawab dalam mengembangkan dan mempertahankan eksistensi
organisasi
Tipe-tipe Kepemimpinan
1. Tipe Otoriter : pemimpin yang bertindak sebagai diktator terhadap anggota-
anggota kelompoknya
2. Tipe Laissez-faire : pemimpin tidak memberikan kepemimpinannya, dia
membiarkan bawahannya sekehendaknya
3. Tipe Demokratis : Pemimpin bukan sebagai diktator melainkan sebagai
pemimpin ditengah-tengah anggota kelompoknya
4. Tipe pseudo-demokratis : tipe pemimpin yang hampir sama dengan tipe
demokratis tetapi disebut demokrasi semu atau manipulasi diplomatik yang
artinya hanya tampaknya saja bersikap demokratis padahal sebenarnya dia
bersikap otokratis.
Syarat-syarat Pemimpin
1. Rendah Hati dan sederhana
2. Bersifat suka menolong
3. Sabar dan memiliki kestabilan emosi
4. Percaya kepada diri sendiri
5. Jujur, adil dan dapat dipercaya
6. Keahlian dalam jabatan
Keterampilan yang perlu dimiliki
Pemimpin Pendidikan
1. Keterampilan dalam memimpin
2. Keterampilan dalam hubungan insani
3. Keterampilan dalam proses kelompok
4. Keterampilan dalam administrasi personil
5. Keterampilan dalam menilai
Hasil Observasi ke SMAN 6 Tasikmalaya
Curiculum Vitae Narasumber
Nama : Drs. H. Nandang Tarmini, M.Pd.
TTL : Tasikmalaya, 8 April 1962
Alamat : Perum Bumi Asri RT 04 RW 07 Parakannyasag Indihiang
kota Tasikmalaya
Riwayat Pendidikan : SPG (Sekolah Pendidikan Guru)
IKIP – Pendidikan Bahasa Indonesia ( D1)
UNSIL – Pendidikan Bahasa Indonesia (S1)
UNIGAL – Pendidikan Bahasa Indonesia (S2)
Bagaimana proses menjadi kepala sekolah?
Ketika sekolah di SPG langsung ditempatkan jadi guru dan
lanjut ke D1, S1, S2.
Pernah guru di SD, SMP, SMA. Di SMP daerah galunggung
pernah menjadi kepala sekolah yang diangkat oleh yayasan,
lalu menjadi guru SMA dan diangkat menjadi kepala sekolah.
Menjadi kepala sekolah tidak dengan cara langsung,
melainkan proses penyeleksian yang diselenggarakan oleh
pemerintah.
Apa Peran Kepala Sekolah?
 Sebagai Managerial atau memanage jalannya sekolah.
 Mengurus atau mengatur pelaksanaan sekolah.
 Mengatur Para siswa.
 Memberikan contoh kepribadian, tauladan.
 Sebagai social / hubungan dengan luar / instansi luar masyaratkat.
 Sebagai kewirausahaan
 Dalam kewirausahaan maksudnya :
 Harus memiliki motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan
 Komitmen yang kuat
Apakah Kepala sekolah mengatur sendiri?
Tidak
 Kepala sekolah di bantu oleh wakasek yang terdiri dari :
 Wakasek urusan kurikulum
 Wakasek urusan kesiswaan
 Wakasek urusan Sarana dan prasarana
 Wakasek urusan Humas
Tipe dan syarat-syarat
Kepala Sekolah
 Semua tipe dianggap baik menurut situasi dan kondisi, hanya kebanyakan tipe
yang digunakan oleh beberapa kepala sekolah yaitu menggunakan tipe
demokratis.
 Syarat-syarat menjadi kepala sekolah antara lain :
 Berawal dari guru yang professional
 Memiliki energy untuk siswanya / dapat mempengaruhi siswanya
Ciri-ciri Kepala Sekolah yang profesional
1. Kejujuran
2. Kompetensi yang tinggi
3. Harapan yang tinggi
4. Standar kualitas yang tinggi
5. Motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan
6. Integritas yang tinggi
7. Komitmen yang kuat
8. Etika kepemimpinan yang luhur
9. Kecintaan terhadap profesinya
10. Kemampuan untuk berfikir strategis
11. Memiliki pandangan jauh kedepan
TERIMAKASIH 

Kepemimpinan pendiidkan

  • 1.
    KEPEMIMPINAN PENDIIDKAN Oleh : Linda Fathirahma142151004 Dzikri Nashrul Fauzi 142151021 Didik Syam Nugraha 142151022
  • 2.
    Pengertian  Kepemimpinan berartikemampuan dan kesiapan yang dimiliki oleh seseorang untuk dapat mempengaruhi, mendorong, mengajak, menuntun, menggerakan, mengarahkan, dan kalau perlu memaksa orang atau kelompok agar menerima pengaruh tersebut dan selanjutnya berbuat sesuatu yang dapat membantu tercapainya sesuatu tujuan tertentu yang telah ditetapkan.
  • 3.
    Fungsi  Fungsi PemimpinPendidikan 1. Membantu terciptanya suasana persaudaraan, kerjasama dan penuh rasa kebebasan 2. Membantu kelompok untuk mengorganisasikan diri atau menetapkan prosedur kerja 3. Bertanggungjawab dalam mengambil keputusan bersama dengan kelompok 4. Bertanggungjawab dalam mengembangkan dan mempertahankan eksistensi organisasi
  • 4.
    Tipe-tipe Kepemimpinan 1. TipeOtoriter : pemimpin yang bertindak sebagai diktator terhadap anggota- anggota kelompoknya 2. Tipe Laissez-faire : pemimpin tidak memberikan kepemimpinannya, dia membiarkan bawahannya sekehendaknya 3. Tipe Demokratis : Pemimpin bukan sebagai diktator melainkan sebagai pemimpin ditengah-tengah anggota kelompoknya 4. Tipe pseudo-demokratis : tipe pemimpin yang hampir sama dengan tipe demokratis tetapi disebut demokrasi semu atau manipulasi diplomatik yang artinya hanya tampaknya saja bersikap demokratis padahal sebenarnya dia bersikap otokratis.
  • 5.
    Syarat-syarat Pemimpin 1. RendahHati dan sederhana 2. Bersifat suka menolong 3. Sabar dan memiliki kestabilan emosi 4. Percaya kepada diri sendiri 5. Jujur, adil dan dapat dipercaya 6. Keahlian dalam jabatan
  • 6.
    Keterampilan yang perludimiliki Pemimpin Pendidikan 1. Keterampilan dalam memimpin 2. Keterampilan dalam hubungan insani 3. Keterampilan dalam proses kelompok 4. Keterampilan dalam administrasi personil 5. Keterampilan dalam menilai
  • 7.
    Hasil Observasi keSMAN 6 Tasikmalaya Curiculum Vitae Narasumber Nama : Drs. H. Nandang Tarmini, M.Pd. TTL : Tasikmalaya, 8 April 1962 Alamat : Perum Bumi Asri RT 04 RW 07 Parakannyasag Indihiang kota Tasikmalaya Riwayat Pendidikan : SPG (Sekolah Pendidikan Guru) IKIP – Pendidikan Bahasa Indonesia ( D1) UNSIL – Pendidikan Bahasa Indonesia (S1) UNIGAL – Pendidikan Bahasa Indonesia (S2)
  • 8.
    Bagaimana proses menjadikepala sekolah?
  • 9.
    Ketika sekolah diSPG langsung ditempatkan jadi guru dan lanjut ke D1, S1, S2. Pernah guru di SD, SMP, SMA. Di SMP daerah galunggung pernah menjadi kepala sekolah yang diangkat oleh yayasan, lalu menjadi guru SMA dan diangkat menjadi kepala sekolah. Menjadi kepala sekolah tidak dengan cara langsung, melainkan proses penyeleksian yang diselenggarakan oleh pemerintah.
  • 10.
  • 11.
     Sebagai Managerialatau memanage jalannya sekolah.  Mengurus atau mengatur pelaksanaan sekolah.  Mengatur Para siswa.  Memberikan contoh kepribadian, tauladan.  Sebagai social / hubungan dengan luar / instansi luar masyaratkat.  Sebagai kewirausahaan  Dalam kewirausahaan maksudnya :  Harus memiliki motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan  Komitmen yang kuat
  • 12.
    Apakah Kepala sekolahmengatur sendiri? Tidak  Kepala sekolah di bantu oleh wakasek yang terdiri dari :  Wakasek urusan kurikulum  Wakasek urusan kesiswaan  Wakasek urusan Sarana dan prasarana  Wakasek urusan Humas
  • 13.
    Tipe dan syarat-syarat KepalaSekolah  Semua tipe dianggap baik menurut situasi dan kondisi, hanya kebanyakan tipe yang digunakan oleh beberapa kepala sekolah yaitu menggunakan tipe demokratis.  Syarat-syarat menjadi kepala sekolah antara lain :  Berawal dari guru yang professional  Memiliki energy untuk siswanya / dapat mempengaruhi siswanya
  • 14.
    Ciri-ciri Kepala Sekolahyang profesional 1. Kejujuran 2. Kompetensi yang tinggi 3. Harapan yang tinggi 4. Standar kualitas yang tinggi 5. Motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan 6. Integritas yang tinggi 7. Komitmen yang kuat 8. Etika kepemimpinan yang luhur 9. Kecintaan terhadap profesinya 10. Kemampuan untuk berfikir strategis 11. Memiliki pandangan jauh kedepan
  • 15.