SlideShare a Scribd company logo
1 of 52
Produktif
Administrasi Perkantoran
Arsip berdasarkan bahasa Yunani : Archium, peti untuk
menyimpan sesuatu
Berdasarkan bahasa Latin: Felum (bundel) yang artinya
tali/benanng
-bahasa Inggris : yaitu archive yang berarti warkat
-bahasa Belanda : yaitu archief yang berarti warkat
-bahasa Jerman : archivalen yang berarti warkat
Pengertian ARSIP &
KEARSIPAN
ARSIP MENURUR THE LIANG GIE
Warkat yang disimpan secara
teratur dan terencana karena
mempunyai suatu kegunaan,
dalam rangka pelaksanaan
kehidupan kebangsaan.
PENGERTIAN
KEARSIPAN
Kearsipan Adalah suatu proses kegiatan mulai
dari penerimaan, pengumpulan, pengaturan,
pemeliharaan, dan pemyimpanan warkat
menurut sistem tertentu, sehingga bila
diperlukan dapat ditemukan dengan cepat
dan mudah
Jenis-Jenis ARSIP
Berdasarkan
Fungsinya
Berdasarkan
Pemiliknya
Berdasarkan
Bentuk
Fisiknya
NEXT
Jenis Arsip Berdasarkan
Bentuk Fisiknya
1.Arsip yang berbentuk lembaran.
Contoh : Surat, Kuitansi, Faktur
2.Arsip yang tidak berbentuk
lembaran. Contoh : Disket,
Flasdisk, mikro film, CD
Menu
Jenis Arsip Berdasarkan Masalahnya
a. Financial Record : Arsip yang berisi catatan mengenai masalah
keuangan. Contoh : Kuitansi, giro, cek, dan kartu kredit
b. Invetory Record : Arsip yang berhubungan dengan masalah barang
inventaris. Contoh : Tentang jumlah barang, merek, ukuran dan
harga
c. Personal Record : Arsip yang berhubungan dengan masalah
kepegawaian. Contoh : CV, surat lamaran kerja, absensi, dan surat
keputusan
d. Sales Record : Arsip yang berhubungan dengan masalah penjualan.
Contoh : daftar nama agen
e. Production Record : Arsip yang berhubungan dengan masalah
Produksi. Contoh : ttg jenis bahan baku, alat yang digunakan,
kualitas barang
Menu
Jenis Arsip Berdasarkan Sifatnya
1. Arsip Tidak Penting, yaitu arsip yang hanya mempunyai kegunaan
informasi. Contoh : Surat undangan, surat pemberitahuan
2. Arsip Biasa, yaitu arsip yang semula penting, akhirnya tidak berguna
lagi pada saat arsip yang diinformasikan itu berlalu. Contoh: surat
lamaran kerja, surat tagihan
3. Arsip Penting, yaitu arsip yg ada hubungannya dengan masa lalu dan
masa yang akan datang, sehingga perlu disimpan dalam waktu yg
lama. Contoh: surat perjanjian dan surat kontrak
4. Arsip sangat penting (vital), yaitu arsip yg dijadikan alat pengingat
selama-lamanya (bernilai sejarah/ilmiah). Contoh: naskah proklamasi,
surat keputusan hasil penelitian ilmiah
5. Arsip Rahasia, yaitu arsip yg hanya boleh diketahui oleh orang
tertentu saja dalam organisasi. Contoh: hasil penilaian pegawai,
strategi pemasaran
Menu
Jenis Arsip Berdasarkan Fungsinya
1. Arsip Dinamis, yaitu arsip yang dipergunakan secara langsung
dalam perencanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan
dam administrasi negara.
Arisp dinamis dibedakan sbb :
• Arsip Aktif : arsip yang dipergunakan secara terus
menerus.
• Arsip semi aktif : arsip yang frekuensi penggunaanya
sudah menurun, tetapi kadang-kadang masih diperlukan
• Arsip inaktif : arsip dinamis yang sudah jarang digunakan
2. Arsip Statis, yaitu arsip yang tidak dipergunakan secara
langsung dalam perencanaan, penyelenggaraan kehidupan
kebangsaan dam administrasi negara
Menu
1. Nilai Penerangan, yaitu arsip yang hany mempunyai kegunaan
sebagai bahan informasi, pemberitahuan. Contoh: surat
pengumuman
2. Nilai Yuridis, yaitu arsip yang digunakan sebagai bahan/alat
pembuktian dalam peristiwa hukum. Contoh: akta kelahiran,
surat perjanjian
3. Nilai Historis, yaitu yang dapat menggambarkan suatu
kejadian/peristiwa dari masa lampau. Contoh: teks proklamasi
4. Nilai Ilmiah, yaitu Arsip yg digunakan untuk pengembangan ilmu
pengetahuan dan penyelidikan. Contoh: hasil karya tulis
5. Nilai Guna Fiskal, yaitu arsip yang mempunyai kegunaan dalam
bidang keuangan. Contoh: kuitansi dan bukti pembayaran pajak
NILAI GUNA ARSIP
Menu
Tujuan Kearsipan
1. Agar arsip terpelihara dengan baik,
teratur, dan aman
2. Agar mudah ditemukan kembali
3. Utk menghemat tempat penyimpanan
4. Utk menjaga kerahasiaan arsip
5. Utk menjaga Kelestarian arsip
Tiga cara dalam Penyimpanan Arsip
Pengarsipan Horizontal, yaitu penempatan/penyimpanan
arsip/dokumen dilakukan secara mendatar, dimana arsip
saling bertumpuk pada rak/laci
Pengarsipan Vertikal, yaitu penempatan/penyimpanan
arsip/dokumen dilakukan secara tegak lurus diman arsip
disusun berderet kebelakang
Pengarsipan Lateral, yaitu penempatan/penyimpanan
arsip/dokumen dilakukan secara berdiri diman arsip
disusun berderet menyamping
1. Filling Cabinet: Lemari arsip yg terdiri
dari beberapa laci
2. Lemari Arsip : Lemari tempat menyimpan
arsip dalam berbagai bentuk arsip
3. Rak Arsip : Lemari tanpa pintu tempat
menyimpan arsip yang disusun secara
lateral (menyamping)
4. Rotary (alat Penyimpanan Berputar)
• Stopmap Folio: Map yg terdapat daun
penutup pada setiap sisinya
• Map Snelhecter: Map yang mempunyai
penjepit ditengah map
• Folder: map tanpa dilengkapi dengan daun
penutup
6. Guide : lembaran kertas tebal/karton yg
digunakan sbg penunjuk/pemisah dalam
penyimpanan arsip
7. Ordner : Map besar dengan ukuran punggung
sekitar 5cm yg didlmnya trdpt besi penjepit
8. Stapler : Alat yg digunakan untuk menyatukan
kertas
9. Perforator : alat utk melubangi kertas/kartu
10. Numerator : alat utk membubuhkan nomor
pada lembaran dokumen
11. Label : alat yg digunakan utk mberi judul pd
map/folder
12. Alat penyimpanan khusus
JENIS PERLENGKAPAN
KEARSIPAN
PENGURUSAN/PENANGANAN
SURAT
d)Penyortiran dilakukan sebelum
dikirimkan/didistribusikan pada unit yang
berkepentingan atas surat tsb
e) Penyortiran dilakukan sebelum pembukaan
sampul surat
f) Surat diteliti menurut sumber surat dan cara
pengiriman surat
2. Pembagian Surat
Setelah surat disortir dan diteliti cara
pengirimannya, selanjutnya adalah dengan
pembagian surat
Kegiatan dalam pencatatan surat meliputi
hal-hal sbb :
a) Membuka dan membaca isi surat, serta
menuliskan pokok surat
b) Memeriksa lampiran, apakah sesuai dengan
jumlah terlampir
c) Membubuhkan tanggal dan paraf penerima
surat
d) Mengagendakan surat masuk ke dalam buku
agenda tunggal atau buku agenda kembar
BUKU AGENDA
Suatu buku yang digunakan untuk mencatat surat masuk
dan keluar dalam satu tahun.
Tiga macam buku agenda :
1. Buku agenda tunggal/campuran : Buku agenda yang
digunakan utk mencatat surat masuk dan keluar
sekaligus secara berurutan
2. Buku agenda berpasangan : Buku agenda yg
digunakan utk mencatat surat masuk sebelah kiri
dan surat keluar pada halmn sblh kanan
3. Buku agenda kembar : Pencatatan surat masuk
dicatat pd buku agenda surat keluar dan surat
masuk dicatat pada buku agenda surat keluar
secara terpisah
• Buku yang dipergunakan untuk mengantarkan
surat sekaligus sebagai tanda terima surat
 Kartu yang dipergunakan untuk mencatat surat
yang akan disimpan, terbagi menurut kode-kode
surat dengan nomor urutnya masing-masing
LEMBAR DISPOSISI
Paraf kecil dari petugas yang bertanggung jawab untuk meneliti suart
keluar yang baru di ketik sebelum ditanda tangani oleh pimpinan
 Perintah/instruksi pimpinan secara tertulis
dan singkat kepada bawahannya yang
berkaitan dengan penyelesaian isi surat
masuk
KARTU KENDALI
Berfungsi sebagau pencatatan, penyampaian, penemuan kembali sekaligus
sebagai alat penyerahan arsip
Kartu kendali ada 3 warna : putih, kuning dan merah
LEMBAR PENGANTAR
Lembar isian untuk mencatat surat yang memuat lebih dari satu
masalah, sebagai alat penunjuk tempat penyimpanan surat
 Lembar yang digunakan untuk menyampaikan
surat sebagai pengganti buku ekspedisi
LEMBAR PINJAM ARSIP (OUT
SLIP)
1. Lembar pinjam arsip adalah lembaran/formulir yang
digunakan untuk mencatat setiap peminjaman arsip
Kegunaan dari lembar pinjam arsip :
a. Sbg bahan bukti adanya peminjaman arsip
b. Sbg ingatan utk mengetahui siapa dan kapan batas waktu
pengambilan arsip yang dipinjem
c. Sbg tanda bhwa arsip yg dimaksud sedang dipinjam
d. Mencegah terjadinya kehilangan arsip krna peminjamannya
yang tidak dikembalikan
e. Sbg dasar untuk melakukan penilaian suatu arsip
Lembar pinjam arsip dibuat rangkap 3 antara lain :
1. Lembar ke-1 untuk ditempatkan pd tempat
penyimpanan arsip yg disimpan, sbg tanda bahwa
arsip tsb sedang dipinjam
2. Lembar ke-2 untuk peminjam arsip sbg bukti
peminjaman
3. Lembar ke-3 untuk petugas arsip (arsiparis) yang
disimpan pada tickler file sebagai bahan ingatan
Map Pengganti (Out Folder) dan
Buku Arsip
1. Map Pengganti adalah jika surat yang dipinjam tdk hanya satu
surat, tetapi satu map yang berisikan surat-surat, maka perlu
dibuat satu map pengganti dan menempatkannya ditempat Map
yg dipinjam tadi.
2. Buku Arsip adalah Buku yang digunakan untuk mencatat
penyimpanan arsip
MACAM-MACAM SISTEM
PENYIMPANAN ARSIP
Sistem
Nomor
Sistem
Tanggal
Sistem
Abjad
NEXT
SISTEM ABJAD
1.Adalah Sistem penyimpanan dan penemuan
kembali arsip berdasarkan Abjad
2.Daftar Klasifikasi dlm sistem abjad dpt
diartikan sbg pengelompokkan arsip
berdasarkan nama orang/ badan /
organisasi, secara sistematis dan logis.
Menu
SISTEM TANGGAL
1. Adalah Sistem penyimpanan dan penemuan kembali arsip
berdasarkan hari, tanggal, bulan dan tahun
Menu
SISTEM TANGGAL
NO NAMA UNIT 1 UNIT 2 UNIT 3 KODE
1 10 Juli 2005 2005 Juli 10
2 15 Juli 2005 2005 Juli 15
3 20 Juli 2005 2005 Juli 20
Unit I Kode Laci
Unit II Kode Guide
Unit III Kode Folder
SISTEM SUBJEK
1. Adalah Sistem penyimpanan dan penemuan kmbali arsip yang disusun
berdasarkan pengelompokkan nama masalah/ subjek pada isi surat
2. Daftar Klasifikasi Subjek adalah daftar yang berisi tentang
pengelompokkan arsip berdasarkan masalah-masalah, secara
sistematis dan logis, serta disusun berjenjang dengan tanda-tanda
khusus yang berfungsi sebagai kode
3. Dalam menyusun daftar klasifikasi subjek, masalah yang dibagi
menjadi beberapa tingkatan ;
• Tingkat I : Masalah utama
• Tingkat II : Sub Masalah (Masalah yg lbh kecil dari masalah utama)
• Tingkat III : Sub-sun masalah (Masalah yg lbh kecil dari sub
masalah)
Menu
SISTEM WILAYAH
Menu
SISTEM NOMOR
Menu
Langkah Klasifikasi Arsip Menurut
Sistem Nomor Dewey
1. Seluruh arsip dibagi menjadi 10 bagian utama yang diberi
nomor ratusan mulai nomor (000-900)
2. Tiap bagian utama dibagi lagi menjadi 10 bagian dan diberi
kode puluhan (00-90)
3. Tiap bagian utama dibagi lagi menjadi 20 sub bagian dan
diberi kode satuan (0-9)
Menu
Contoh Sistem Nomor Dewey
Menu
OOO Personalia
1OO Keuangan
2OO Pemasaran
3OO Produksi
4OO Perlengkapan
5OO Pendidikan dan Latihan
6OO
Penelitian dan
Pengembangan
7OO Perjalanan Dinas
8OO Akomodasi
9OO Kesejahteraan
7OO Perjalanan Dinas
71O Perjalanan Dinas Presiden
72O Perjalanan Dinas Menteri ke Daerah
73O Perjalanan Dinas Pejabat Tinggi
74O Perjalanan dinas Para Pegawai
75O
Perjalanan Dinas Tamu
asing
76O Perjalanan Dinas Gubernur
77O Perjalanan Dinas Anggota DPRD I
78O
Perjalanan Dinas Ketua Lembaga
Tinggi Negara
79O
Perjalanan Dinas Pegawai ke Luar
negeri
Menu
79O 0 Perjalanan Dinas Pegawai ke Luar negeri
79O 1 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Amerika
79O 2 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Singapura
79O 3 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Malaysia
79O 4 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Thailand
79O 5 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Afrika
79O 6 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Vietnam
79O 7 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Arab Saudi
79O 8 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Mesir
79O 9 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Perancis
Kode Surat
Disimpan Dalam
Kode Laci Guide No. Folder
PD.P 790.0 700 790 0
PD.P.A 790.1 700 790 1
MENGIMPLEMENTASIKAN
SISTEM KEARSIPAN
Mengelola dan Menjaga Sistem Kearsipan
1. Tahap Penerimaan Surat
Hal-hal yang harus dilakukan dalam kegiatan
Penerimaan Surat :
• Menandatangani bukti pengiriman
• Memeriksa ketepatan alamat yg dituju, jika
surat salah harus segera dikembalikan
kepada petugas pengirim surat
• Menyampaikan surat kepada petugas
pencatat surat
PENGURUSAN DAN PENGENDALIAN
ARSIP
3. Tahap Pencatatan/Registrasi
Tujuan Pencatatan Surat :
• Untuk mengetahui surat apa saja yang diterima oleh
perusahaan setiap hari
• Untuk mengetahui perkiraan tentang jumlah surat
yang dterima setiap hari, setiap bulan dan setiap tahun
• Sebagai bukti tertulis tentang adanya surat yang
diterima dari perusahaan lain maupun dibuat oleh
perusahaan
• Agar tertib administrasi
4. Tahap Pendistribusian
adalah Tahap penyampaian surat kepada orang sesuai
dengan tujuan surat.
5. Tahap Penyimpanan dan Penemuan Kembali
PEMANFAATAN
ARSIP
Angka Kecermatan = Jumlah Arsip yang Tidak Ditemukan
x 100%
Jumlah Arsip yang Ditemukan
• Sistem penyimpanan yang baik, apabila angka
kecermatan tidak melebihi dari 0,5%
• Apabila angka kecermatan mencapai 3% atau lebih,
maka mengisyaratkan agar mengadakan perbaikan
pengelolaan arsip, yang mencakup sistem dan prosedur
penyimpanan, peralatan yang digunakan, keterampilan
petugas, prosedur pemakaian arsip, dan kebijakan
pemindahan dan pemusnahan arsip
Untuk dapat mengetahui berapa banyak arsip yang
diperlukan dapat ditemui, maka dapat digunakan rumus
Pengertian Penyusutan Arsip Menurut PP No. 34 Tahun 1979
sebagai berikut :
1) Memindahkan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit
kearsipan dalam lingkungan organisasi
2) Memusnahkan arsip sesuai dengan ketentuan yang
berlaku
3) Menyerahkan arsip statis dari unit kearsipan ke ANRI atau
BAD
PENYUSUTAN ARSIP
(Records Disposal)
Tujuan Penyusutan Arsip
1. Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Arsip
2. Menjamin tersedianya informasi dan (arsip) yang benar-benar
bernilai guna
3. Menjamin Keselamatan Bahan Pertanggungjawaban Nasional
TEKNIK PENYUSUTAN ARSIP
A. Berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA)
adalah Suatu daftar yang berisi tentang kebijakan
jangka penyimpanan arsip serta penetapan simpan
permanen dan musnah.
JRA disusun oleh suatu penitia yang terdiri dari para
pejabat yang memahami benar tentang kearsipan,
fungsi dan kegiatan organisasinya.
Contoh Jadwal Retensi Arsip
TEKNIK MEMBUAT
JADWAL RETENSI ARSIP
1. Inventarisasi, adalah
pendataan atau
pencatatan fisik
arsip (foto, film,
rekaman) maupun
nonfisik (jangka
waktu, jumlah,
volume arsip)
1 :
2 :
3 :
4 :
5 :
6 :
7 :
8 :
9 :
10 :
11 :
12 :
13 :
14 :
Didaftar Oleh :
Tanggal : 9 Maret 2011
Dea
-
FORMULIR INVENTARISAS ARSIP
filling cabinet
kertas
1 filling cabinet
3 tahun aktif, 7 tahun inaktif
Bagian Keuangan
12 kali/tahun
Frekuensi
Tahun Arsip
Surat Lamaran Kerja
Aryo Wibisono
Jln. Asia Afrika No.5 Jakarta Pusat
Kepegawaian
2010
Sistem Abjad
Surat Lamaran Kerja Tahun 2010
Keterangan
Tempat Simpan Duplikat
Format/Media
Volume
Saran Retensi
Tempat Simpan Duplikat
Sistem Penataan
Deskripsi
Nama Jenis Arsip
Penanggung Jawab
Alamat
Nama Unit Kerja
2. Penyusunan Daftar Jenis Arsip, yaitu Daftar yang
berisi tentang jenis-jenis arsip yang telah disimpan
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Berguna
Berguna
Surat Lamaran kerja
Surat cuti
Penting
Penting
Vital
Penting
Penting
Penting
Tidak Berguna
Tidak Berguna
Jenis Subjek
Rekap Kehadiran
Surat Pesanan
Akta Tanah
Data Penjualan
Proposal Kegiatan
Laporan Keuangan
Surat Undangan
Surat Tagihan
PENILAIAN ARSIP
• Menurut Betty R. Rick, Penilaian arsip adalah suatu pengujian
terhadap sekelompok data melalui daftar arsip dalam
menentukan nilai guna setiap series arsip organisasi
• Menurut F. Gerald Ham, Penilaian arsip adalah suatu proses
yang dilakukan oleh arsiparis untuk mengevaluasi seberapa
jauh arsip tersebut dapat memberikan sumbangan kepada
kebijakan perusahaan
Untuk melakukan penilaian arsip,
harus menggunakan rumus :
Angka Pemakaian = Jumlah Permintaan Surat (Pemakaian)
x 100%
Jumlah Arsip
• Suatu arsip dinilai baik, apabila :
a) Persentase angka pemakaian arsip tinggi (Minimum 15%)
b) Warkat yang disimpan dalam arsip masih mempunyai
manfaat (Bernilai)
c) Masih aktif membantu jalannya perusahaan
• Penilaian arsip dapat mempergunakan kriteria
penilaian ALFRED, yaitu :
a) Administrative Value
b)Legal Value
c) Financial Value
d)Research Value
e) Education Value
f) Documentary Value
Nilai ALFRED Berkisar antara 0% s.d 100% dengan
Penggolongan Arsip :
1) Arsip VITAL (90% s.d 100%)
2) Arsip PENTING (50% s.d 89%), arsip ini disimpan dalam file
aktif selama 5tahun dan di file inaktif selama 25tahun
3) Arsip BERGUNA (10% s.d 49%), arsip ini disimpan dalam file
aktif selama 2tahun dan di file inaktif selama 10tahun
4) Arsip TIDAK BERGUNA (0% s.d 9%), paling lama arsip ini
disimpan selama 3bulan di file aktif
4. Penentuan Nasib Akhir.
Hanya ada 2 pilihan: arsip disimpan permanen atau arsip
akan dimusnahkan
5. Penyusunan Konsep
6. Pengesahan
7. Pelatihan
8. Kontrol Penggunaan dan Penyempurnaan
t e r i m a k a s i h
t e r i m a k a s i h
t e r i m a k a s i h

More Related Content

What's hot

3.4. menerapkan penanganan surat masuk
3.4. menerapkan penanganan surat masuk3.4. menerapkan penanganan surat masuk
3.4. menerapkan penanganan surat masukWawanGusniawan1
 
penataan arsip
penataan arsippenataan arsip
penataan arsipIna Wati
 
penyimpanan arsip Sistem tanggal
penyimpanan arsip Sistem tanggalpenyimpanan arsip Sistem tanggal
penyimpanan arsip Sistem tanggalAgus Yamàichà
 
Kearsipan Sistem Kronologi
Kearsipan Sistem KronologiKearsipan Sistem Kronologi
Kearsipan Sistem KronologiMarlinda
 
Penanganan surat masuk
Penanganan surat masukPenanganan surat masuk
Penanganan surat masukAnnisa240408
 
Contoh matrik jadwal pelaksanaan program
Contoh matrik jadwal pelaksanaan programContoh matrik jadwal pelaksanaan program
Contoh matrik jadwal pelaksanaan programImam Suyanto
 
Penyusunan daftar arsip
Penyusunan daftar arsipPenyusunan daftar arsip
Penyusunan daftar arsipWirta Full
 
Daftar klasifikasi arsip sistem subjek
Daftar klasifikasi arsip sistem subjek Daftar klasifikasi arsip sistem subjek
Daftar klasifikasi arsip sistem subjek Anugerah Dino Bhavati
 
3.6. menerapkan klasifikasi dan indeks arsip
3.6. menerapkan klasifikasi dan indeks arsip3.6. menerapkan klasifikasi dan indeks arsip
3.6. menerapkan klasifikasi dan indeks arsipWawanGusniawan1
 
Sistem kronologis atau sistem tanggal dalam kearsipan
Sistem kronologis atau sistem tanggal dalam kearsipanSistem kronologis atau sistem tanggal dalam kearsipan
Sistem kronologis atau sistem tanggal dalam kearsipanJeGe JankGoes
 
Analisis Jabatan Pengadministrasian Sarana dan Prasarana
Analisis Jabatan Pengadministrasian Sarana dan PrasaranaAnalisis Jabatan Pengadministrasian Sarana dan Prasarana
Analisis Jabatan Pengadministrasian Sarana dan PrasaranaSujud Marwoto
 
Ppt sistem geografis
Ppt sistem geografisPpt sistem geografis
Ppt sistem geografiseryeryey
 
Materi Etika Profesi ( SMK KELAS X)
Materi Etika Profesi ( SMK KELAS X)Materi Etika Profesi ( SMK KELAS X)
Materi Etika Profesi ( SMK KELAS X)Amelia Febiani
 
PRESERVASI PREVENTIF ARSIP MEDIA BARU
PRESERVASI PREVENTIF ARSIP MEDIA BARU PRESERVASI PREVENTIF ARSIP MEDIA BARU
PRESERVASI PREVENTIF ARSIP MEDIA BARU Tika Nafisah
 
3.9. menerapkan pemeliharaan arsip
3.9. menerapkan pemeliharaan arsip3.9. menerapkan pemeliharaan arsip
3.9. menerapkan pemeliharaan arsipWawanGusniawan1
 

What's hot (20)

3.4. menerapkan penanganan surat masuk
3.4. menerapkan penanganan surat masuk3.4. menerapkan penanganan surat masuk
3.4. menerapkan penanganan surat masuk
 
penataan arsip
penataan arsippenataan arsip
penataan arsip
 
penyimpanan arsip Sistem tanggal
penyimpanan arsip Sistem tanggalpenyimpanan arsip Sistem tanggal
penyimpanan arsip Sistem tanggal
 
Kearsipan Sistem Kronologi
Kearsipan Sistem KronologiKearsipan Sistem Kronologi
Kearsipan Sistem Kronologi
 
Arsip digital
Arsip digitalArsip digital
Arsip digital
 
Penanganan surat masuk
Penanganan surat masukPenanganan surat masuk
Penanganan surat masuk
 
Contoh matrik jadwal pelaksanaan program
Contoh matrik jadwal pelaksanaan programContoh matrik jadwal pelaksanaan program
Contoh matrik jadwal pelaksanaan program
 
Kearsipan 2.ppt
Kearsipan 2.pptKearsipan 2.ppt
Kearsipan 2.ppt
 
JF ARSIPARIS
JF ARSIPARISJF ARSIPARIS
JF ARSIPARIS
 
Penyusunan daftar arsip
Penyusunan daftar arsipPenyusunan daftar arsip
Penyusunan daftar arsip
 
Daftar klasifikasi arsip sistem subjek
Daftar klasifikasi arsip sistem subjek Daftar klasifikasi arsip sistem subjek
Daftar klasifikasi arsip sistem subjek
 
3.6. menerapkan klasifikasi dan indeks arsip
3.6. menerapkan klasifikasi dan indeks arsip3.6. menerapkan klasifikasi dan indeks arsip
3.6. menerapkan klasifikasi dan indeks arsip
 
Sistem kronologis atau sistem tanggal dalam kearsipan
Sistem kronologis atau sistem tanggal dalam kearsipanSistem kronologis atau sistem tanggal dalam kearsipan
Sistem kronologis atau sistem tanggal dalam kearsipan
 
Pengantar Kearsipan
Pengantar KearsipanPengantar Kearsipan
Pengantar Kearsipan
 
Analisis Jabatan Pengadministrasian Sarana dan Prasarana
Analisis Jabatan Pengadministrasian Sarana dan PrasaranaAnalisis Jabatan Pengadministrasian Sarana dan Prasarana
Analisis Jabatan Pengadministrasian Sarana dan Prasarana
 
Dana Kas Kecil
Dana Kas KecilDana Kas Kecil
Dana Kas Kecil
 
Ppt sistem geografis
Ppt sistem geografisPpt sistem geografis
Ppt sistem geografis
 
Materi Etika Profesi ( SMK KELAS X)
Materi Etika Profesi ( SMK KELAS X)Materi Etika Profesi ( SMK KELAS X)
Materi Etika Profesi ( SMK KELAS X)
 
PRESERVASI PREVENTIF ARSIP MEDIA BARU
PRESERVASI PREVENTIF ARSIP MEDIA BARU PRESERVASI PREVENTIF ARSIP MEDIA BARU
PRESERVASI PREVENTIF ARSIP MEDIA BARU
 
3.9. menerapkan pemeliharaan arsip
3.9. menerapkan pemeliharaan arsip3.9. menerapkan pemeliharaan arsip
3.9. menerapkan pemeliharaan arsip
 

Similar to Kearsipan

Peralatan Kearsipan.pdf
Peralatan Kearsipan.pdfPeralatan Kearsipan.pdf
Peralatan Kearsipan.pdfUNY
 
ptik-arsip-2.dkjwfkenkdnkehnclsdklsnlkenflen
ptik-arsip-2.dkjwfkenkdnkehnclsdklsnlkenflenptik-arsip-2.dkjwfkenkdnkehnclsdklsnlkenflen
ptik-arsip-2.dkjwfkenkdnkehnclsdklsnlkenflenUmmuFaizah4
 
Sistem Kearsipan Perhotelan dan Pariwisata
Sistem Kearsipan Perhotelan dan PariwisataSistem Kearsipan Perhotelan dan Pariwisata
Sistem Kearsipan Perhotelan dan PariwisataAde Ela Pratiwi
 
3.3. menerapkan prosedur penggunaan peralatan kearsipan
3.3. menerapkan prosedur penggunaan peralatan kearsipan3.3. menerapkan prosedur penggunaan peralatan kearsipan
3.3. menerapkan prosedur penggunaan peralatan kearsipanWawanGusniawan1
 
Pengertian arsip
Pengertian arsipPengertian arsip
Pengertian arsipMhd Habib
 
Slide Kearsipan, dilengkapi dengan peraturan mengindeks berdasarkan ARMA/Asos...
Slide Kearsipan, dilengkapi dengan peraturan mengindeks berdasarkan ARMA/Asos...Slide Kearsipan, dilengkapi dengan peraturan mengindeks berdasarkan ARMA/Asos...
Slide Kearsipan, dilengkapi dengan peraturan mengindeks berdasarkan ARMA/Asos...mayasofiana
 
Makalah kearsipan
Makalah kearsipanMakalah kearsipan
Makalah kearsipanNarendra
 
Makalah kearsipan
Makalah kearsipanMakalah kearsipan
Makalah kearsipanNarendra
 
Jenis jenis peralatan arsip
Jenis jenis peralatan arsipJenis jenis peralatan arsip
Jenis jenis peralatan arsipSeno Marsono
 
Mantab!!!
Mantab!!!Mantab!!!
Mantab!!!tif2a
 
arsip-dan-kearsipan-power-point.pptx
arsip-dan-kearsipan-power-point.pptxarsip-dan-kearsipan-power-point.pptx
arsip-dan-kearsipan-power-point.pptxririnakarimah
 
Peralatan dan sumber daya kearsipan
Peralatan dan sumber daya kearsipanPeralatan dan sumber daya kearsipan
Peralatan dan sumber daya kearsipanTirman Sutirman
 
2._pengelolaan arsip aktif.pdf
2._pengelolaan arsip aktif.pdf2._pengelolaan arsip aktif.pdf
2._pengelolaan arsip aktif.pdfssuser7ab672
 
Pencarian materi arsip aktip dan in aktip
Pencarian materi arsip aktip dan in aktipPencarian materi arsip aktip dan in aktip
Pencarian materi arsip aktip dan in aktipAsgrafo022019
 
Menentukan sistem kearsipan
Menentukan sistem kearsipanMenentukan sistem kearsipan
Menentukan sistem kearsipanAyuwa Zeeverchie
 

Similar to Kearsipan (20)

ARSIP DAN JENIS JENIS ARSIP
ARSIP DAN  JENIS JENIS ARSIPARSIP DAN  JENIS JENIS ARSIP
ARSIP DAN JENIS JENIS ARSIP
 
Peralatan Kearsipan.pdf
Peralatan Kearsipan.pdfPeralatan Kearsipan.pdf
Peralatan Kearsipan.pdf
 
ptik-arsip-2.dkjwfkenkdnkehnclsdklsnlkenflen
ptik-arsip-2.dkjwfkenkdnkehnclsdklsnlkenflenptik-arsip-2.dkjwfkenkdnkehnclsdklsnlkenflen
ptik-arsip-2.dkjwfkenkdnkehnclsdklsnlkenflen
 
Bahan kearsipan
Bahan kearsipanBahan kearsipan
Bahan kearsipan
 
Sistem Kearsipan Perhotelan dan Pariwisata
Sistem Kearsipan Perhotelan dan PariwisataSistem Kearsipan Perhotelan dan Pariwisata
Sistem Kearsipan Perhotelan dan Pariwisata
 
Kearsipan 3.pptx
Kearsipan 3.pptxKearsipan 3.pptx
Kearsipan 3.pptx
 
3.3. menerapkan prosedur penggunaan peralatan kearsipan
3.3. menerapkan prosedur penggunaan peralatan kearsipan3.3. menerapkan prosedur penggunaan peralatan kearsipan
3.3. menerapkan prosedur penggunaan peralatan kearsipan
 
Pengertian arsip
Pengertian arsipPengertian arsip
Pengertian arsip
 
Slide Kearsipan, dilengkapi dengan peraturan mengindeks berdasarkan ARMA/Asos...
Slide Kearsipan, dilengkapi dengan peraturan mengindeks berdasarkan ARMA/Asos...Slide Kearsipan, dilengkapi dengan peraturan mengindeks berdasarkan ARMA/Asos...
Slide Kearsipan, dilengkapi dengan peraturan mengindeks berdasarkan ARMA/Asos...
 
Makalah kearsipan
Makalah kearsipanMakalah kearsipan
Makalah kearsipan
 
Makalah kearsipan
Makalah kearsipanMakalah kearsipan
Makalah kearsipan
 
Kearsipan
KearsipanKearsipan
Kearsipan
 
Jenis jenis peralatan arsip
Jenis jenis peralatan arsipJenis jenis peralatan arsip
Jenis jenis peralatan arsip
 
Mantab!!!
Mantab!!!Mantab!!!
Mantab!!!
 
arsip-dan-kearsipan-power-point.pptx
arsip-dan-kearsipan-power-point.pptxarsip-dan-kearsipan-power-point.pptx
arsip-dan-kearsipan-power-point.pptx
 
Arsip
ArsipArsip
Arsip
 
Peralatan dan sumber daya kearsipan
Peralatan dan sumber daya kearsipanPeralatan dan sumber daya kearsipan
Peralatan dan sumber daya kearsipan
 
2._pengelolaan arsip aktif.pdf
2._pengelolaan arsip aktif.pdf2._pengelolaan arsip aktif.pdf
2._pengelolaan arsip aktif.pdf
 
Pencarian materi arsip aktip dan in aktip
Pencarian materi arsip aktip dan in aktipPencarian materi arsip aktip dan in aktip
Pencarian materi arsip aktip dan in aktip
 
Menentukan sistem kearsipan
Menentukan sistem kearsipanMenentukan sistem kearsipan
Menentukan sistem kearsipan
 

More from Aisyah Safitri Hayati

KELOMPOK 11 - EVALUASI PEMASARAN.pptx
KELOMPOK 11 - EVALUASI PEMASARAN.pptxKELOMPOK 11 - EVALUASI PEMASARAN.pptx
KELOMPOK 11 - EVALUASI PEMASARAN.pptxAisyah Safitri Hayati
 
KELOMPOK 10 - LAPORAN KEUANGAN USAHA.pptx
KELOMPOK 10 - LAPORAN KEUANGAN USAHA.pptxKELOMPOK 10 - LAPORAN KEUANGAN USAHA.pptx
KELOMPOK 10 - LAPORAN KEUANGAN USAHA.pptxAisyah Safitri Hayati
 
KELOMPOK 9 - PEMASARAN PRODUK USAHA (1).pptx
KELOMPOK 9 - PEMASARAN PRODUK USAHA (1).pptxKELOMPOK 9 - PEMASARAN PRODUK USAHA (1).pptx
KELOMPOK 9 - PEMASARAN PRODUK USAHA (1).pptxAisyah Safitri Hayati
 
KELOMPOK 8 - PERHITUNGAN BIAYA DAN KEUNTUNGAN.pptx
KELOMPOK 8 - PERHITUNGAN BIAYA DAN KEUNTUNGAN.pptxKELOMPOK 8 - PERHITUNGAN BIAYA DAN KEUNTUNGAN.pptx
KELOMPOK 8 - PERHITUNGAN BIAYA DAN KEUNTUNGAN.pptxAisyah Safitri Hayati
 
KELOMPOK 7 - MEDIA PROMOSI PEMASARAN.pptx
KELOMPOK 7 - MEDIA PROMOSI PEMASARAN.pptxKELOMPOK 7 - MEDIA PROMOSI PEMASARAN.pptx
KELOMPOK 7 - MEDIA PROMOSI PEMASARAN.pptxAisyah Safitri Hayati
 
KELOMPOK 6 - PERENCANAAN PRODUKSI.pptx
KELOMPOK 6 - PERENCANAAN PRODUKSI.pptxKELOMPOK 6 - PERENCANAAN PRODUKSI.pptx
KELOMPOK 6 - PERENCANAAN PRODUKSI.pptxAisyah Safitri Hayati
 
KELOMPOK 5 - SISTEM PRODUKSI PRODUK USAHA.pptx
KELOMPOK 5 - SISTEM PRODUKSI PRODUK USAHA.pptxKELOMPOK 5 - SISTEM PRODUKSI PRODUK USAHA.pptx
KELOMPOK 5 - SISTEM PRODUKSI PRODUK USAHA.pptxAisyah Safitri Hayati
 
KELOMPOK 4 - KEBUTUHAN & PERENCANAAN SDU.pptx
KELOMPOK 4 - KEBUTUHAN & PERENCANAAN SDU.pptxKELOMPOK 4 - KEBUTUHAN & PERENCANAAN SDU.pptx
KELOMPOK 4 - KEBUTUHAN & PERENCANAAN SDU.pptxAisyah Safitri Hayati
 
KELOMPOK 3 - DOKUMEN ADMNISTRASI USAHA.pptx
KELOMPOK 3 - DOKUMEN ADMNISTRASI USAHA.pptxKELOMPOK 3 - DOKUMEN ADMNISTRASI USAHA.pptx
KELOMPOK 3 - DOKUMEN ADMNISTRASI USAHA.pptxAisyah Safitri Hayati
 
KELOMPOK 2 - PELUANG USAHA DAN PERENCANAAN .pptx
KELOMPOK 2 - PELUANG USAHA DAN PERENCANAAN .pptxKELOMPOK 2 - PELUANG USAHA DAN PERENCANAAN .pptx
KELOMPOK 2 - PELUANG USAHA DAN PERENCANAAN .pptxAisyah Safitri Hayati
 
KELOMPOK 1 - DEFINISI KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHAAN.pptx
KELOMPOK 1 - DEFINISI KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHAAN.pptxKELOMPOK 1 - DEFINISI KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHAAN.pptx
KELOMPOK 1 - DEFINISI KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHAAN.pptxAisyah Safitri Hayati
 
AKSI NYATA PEMAHAMAN KURIKULUM MERDEKA_compressed (1).pdf
AKSI NYATA PEMAHAMAN KURIKULUM MERDEKA_compressed (1).pdfAKSI NYATA PEMAHAMAN KURIKULUM MERDEKA_compressed (1).pdf
AKSI NYATA PEMAHAMAN KURIKULUM MERDEKA_compressed (1).pdfAisyah Safitri Hayati
 
MATERI WORKSHOP IKM SMKN 31 JAKARTA.pdf
MATERI  WORKSHOP IKM SMKN 31 JAKARTA.pdfMATERI  WORKSHOP IKM SMKN 31 JAKARTA.pdf
MATERI WORKSHOP IKM SMKN 31 JAKARTA.pdfAisyah Safitri Hayati
 
MODUL AJAR PROSES BISNIS MANAJEMEN PERKANTORAN.pdf
MODUL AJAR PROSES BISNIS MANAJEMEN PERKANTORAN.pdfMODUL AJAR PROSES BISNIS MANAJEMEN PERKANTORAN.pdf
MODUL AJAR PROSES BISNIS MANAJEMEN PERKANTORAN.pdfAisyah Safitri Hayati
 
MODUL AJAR PROFESI DALAM BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN (1).pdf
MODUL AJAR PROFESI DALAM BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN (1).pdfMODUL AJAR PROFESI DALAM BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN (1).pdf
MODUL AJAR PROFESI DALAM BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN (1).pdfAisyah Safitri Hayati
 
MODUL AJAR TEKNIK DASAR AKTIVITAS PERKANTORAN DI BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN...
MODUL AJAR TEKNIK DASAR AKTIVITAS PERKANTORAN DI BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN...MODUL AJAR TEKNIK DASAR AKTIVITAS PERKANTORAN DI BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN...
MODUL AJAR TEKNIK DASAR AKTIVITAS PERKANTORAN DI BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN...Aisyah Safitri Hayati
 
TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN MANAGEMEN PERKANTORAN DAN ALASANNNYA.docx
TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN MANAGEMEN PERKANTORAN DAN ALASANNNYA.docxTUJUAN PROGRAM KEAHLIAN MANAGEMEN PERKANTORAN DAN ALASANNNYA.docx
TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN MANAGEMEN PERKANTORAN DAN ALASANNNYA.docxAisyah Safitri Hayati
 
AKSI NYATA MERDEKA BELAJARAKSI NYATA MERDEKA BELAJAR.pptx
AKSI NYATA MERDEKA BELAJARAKSI NYATA MERDEKA BELAJAR.pptxAKSI NYATA MERDEKA BELAJARAKSI NYATA MERDEKA BELAJAR.pptx
AKSI NYATA MERDEKA BELAJARAKSI NYATA MERDEKA BELAJAR.pptxAisyah Safitri Hayati
 
“MENGAPA KURIKULUM PERLU BERUBAH” Oleh Azis Mustaqim, SE SMK Negeri 31 Jakar...
“MENGAPA KURIKULUM PERLU BERUBAH” Oleh  Azis Mustaqim, SE SMK Negeri 31 Jakar...“MENGAPA KURIKULUM PERLU BERUBAH” Oleh  Azis Mustaqim, SE SMK Negeri 31 Jakar...
“MENGAPA KURIKULUM PERLU BERUBAH” Oleh Azis Mustaqim, SE SMK Negeri 31 Jakar...Aisyah Safitri Hayati
 

More from Aisyah Safitri Hayati (20)

KELOMPOK 11 - EVALUASI PEMASARAN.pptx
KELOMPOK 11 - EVALUASI PEMASARAN.pptxKELOMPOK 11 - EVALUASI PEMASARAN.pptx
KELOMPOK 11 - EVALUASI PEMASARAN.pptx
 
KELOMPOK 10 - LAPORAN KEUANGAN USAHA.pptx
KELOMPOK 10 - LAPORAN KEUANGAN USAHA.pptxKELOMPOK 10 - LAPORAN KEUANGAN USAHA.pptx
KELOMPOK 10 - LAPORAN KEUANGAN USAHA.pptx
 
KELOMPOK 9 - PEMASARAN PRODUK USAHA (1).pptx
KELOMPOK 9 - PEMASARAN PRODUK USAHA (1).pptxKELOMPOK 9 - PEMASARAN PRODUK USAHA (1).pptx
KELOMPOK 9 - PEMASARAN PRODUK USAHA (1).pptx
 
KELOMPOK 8 - PERHITUNGAN BIAYA DAN KEUNTUNGAN.pptx
KELOMPOK 8 - PERHITUNGAN BIAYA DAN KEUNTUNGAN.pptxKELOMPOK 8 - PERHITUNGAN BIAYA DAN KEUNTUNGAN.pptx
KELOMPOK 8 - PERHITUNGAN BIAYA DAN KEUNTUNGAN.pptx
 
KELOMPOK 7 - MEDIA PROMOSI PEMASARAN.pptx
KELOMPOK 7 - MEDIA PROMOSI PEMASARAN.pptxKELOMPOK 7 - MEDIA PROMOSI PEMASARAN.pptx
KELOMPOK 7 - MEDIA PROMOSI PEMASARAN.pptx
 
KELOMPOK 6 - PERENCANAAN PRODUKSI.pptx
KELOMPOK 6 - PERENCANAAN PRODUKSI.pptxKELOMPOK 6 - PERENCANAAN PRODUKSI.pptx
KELOMPOK 6 - PERENCANAAN PRODUKSI.pptx
 
KELOMPOK 5 - SISTEM PRODUKSI PRODUK USAHA.pptx
KELOMPOK 5 - SISTEM PRODUKSI PRODUK USAHA.pptxKELOMPOK 5 - SISTEM PRODUKSI PRODUK USAHA.pptx
KELOMPOK 5 - SISTEM PRODUKSI PRODUK USAHA.pptx
 
KELOMPOK 4 - KEBUTUHAN & PERENCANAAN SDU.pptx
KELOMPOK 4 - KEBUTUHAN & PERENCANAAN SDU.pptxKELOMPOK 4 - KEBUTUHAN & PERENCANAAN SDU.pptx
KELOMPOK 4 - KEBUTUHAN & PERENCANAAN SDU.pptx
 
KELOMPOK 3 - DOKUMEN ADMNISTRASI USAHA.pptx
KELOMPOK 3 - DOKUMEN ADMNISTRASI USAHA.pptxKELOMPOK 3 - DOKUMEN ADMNISTRASI USAHA.pptx
KELOMPOK 3 - DOKUMEN ADMNISTRASI USAHA.pptx
 
KELOMPOK 2 - PELUANG USAHA DAN PERENCANAAN .pptx
KELOMPOK 2 - PELUANG USAHA DAN PERENCANAAN .pptxKELOMPOK 2 - PELUANG USAHA DAN PERENCANAAN .pptx
KELOMPOK 2 - PELUANG USAHA DAN PERENCANAAN .pptx
 
KELOMPOK 1 - DEFINISI KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHAAN.pptx
KELOMPOK 1 - DEFINISI KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHAAN.pptxKELOMPOK 1 - DEFINISI KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHAAN.pptx
KELOMPOK 1 - DEFINISI KEWIRAUSAHAAN DAN WIRAUSAHAAN.pptx
 
AKSI NYATA PEMAHAMAN KURIKULUM MERDEKA_compressed (1).pdf
AKSI NYATA PEMAHAMAN KURIKULUM MERDEKA_compressed (1).pdfAKSI NYATA PEMAHAMAN KURIKULUM MERDEKA_compressed (1).pdf
AKSI NYATA PEMAHAMAN KURIKULUM MERDEKA_compressed (1).pdf
 
MATERI WORKSHOP IKM SMKN 31 JAKARTA.pdf
MATERI  WORKSHOP IKM SMKN 31 JAKARTA.pdfMATERI  WORKSHOP IKM SMKN 31 JAKARTA.pdf
MATERI WORKSHOP IKM SMKN 31 JAKARTA.pdf
 
MODUL AJAR PROSES BISNIS MANAJEMEN PERKANTORAN.pdf
MODUL AJAR PROSES BISNIS MANAJEMEN PERKANTORAN.pdfMODUL AJAR PROSES BISNIS MANAJEMEN PERKANTORAN.pdf
MODUL AJAR PROSES BISNIS MANAJEMEN PERKANTORAN.pdf
 
MODUL AJAR PROFESI DALAM BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN (1).pdf
MODUL AJAR PROFESI DALAM BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN (1).pdfMODUL AJAR PROFESI DALAM BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN (1).pdf
MODUL AJAR PROFESI DALAM BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN (1).pdf
 
MODUL AJAR TEKNIK DASAR AKTIVITAS PERKANTORAN DI BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN...
MODUL AJAR TEKNIK DASAR AKTIVITAS PERKANTORAN DI BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN...MODUL AJAR TEKNIK DASAR AKTIVITAS PERKANTORAN DI BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN...
MODUL AJAR TEKNIK DASAR AKTIVITAS PERKANTORAN DI BIDANG MANAJEMEN PERKANTORAN...
 
TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN MANAGEMEN PERKANTORAN DAN ALASANNNYA.docx
TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN MANAGEMEN PERKANTORAN DAN ALASANNNYA.docxTUJUAN PROGRAM KEAHLIAN MANAGEMEN PERKANTORAN DAN ALASANNNYA.docx
TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN MANAGEMEN PERKANTORAN DAN ALASANNNYA.docx
 
AKSI NYATA TOPIK 1 -AISYAH.pdf
AKSI NYATA TOPIK 1 -AISYAH.pdfAKSI NYATA TOPIK 1 -AISYAH.pdf
AKSI NYATA TOPIK 1 -AISYAH.pdf
 
AKSI NYATA MERDEKA BELAJARAKSI NYATA MERDEKA BELAJAR.pptx
AKSI NYATA MERDEKA BELAJARAKSI NYATA MERDEKA BELAJAR.pptxAKSI NYATA MERDEKA BELAJARAKSI NYATA MERDEKA BELAJAR.pptx
AKSI NYATA MERDEKA BELAJARAKSI NYATA MERDEKA BELAJAR.pptx
 
“MENGAPA KURIKULUM PERLU BERUBAH” Oleh Azis Mustaqim, SE SMK Negeri 31 Jakar...
“MENGAPA KURIKULUM PERLU BERUBAH” Oleh  Azis Mustaqim, SE SMK Negeri 31 Jakar...“MENGAPA KURIKULUM PERLU BERUBAH” Oleh  Azis Mustaqim, SE SMK Negeri 31 Jakar...
“MENGAPA KURIKULUM PERLU BERUBAH” Oleh Azis Mustaqim, SE SMK Negeri 31 Jakar...
 

Recently uploaded

Refleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptx
Refleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptxRefleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptx
Refleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptxIrfanAudah1
 
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 PENDIDIKAN GURU PENGGERAK
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 PENDIDIKAN GURU PENGGERAKDEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 PENDIDIKAN GURU PENGGERAK
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 PENDIDIKAN GURU PENGGERAKirwan461475
 
Aksi nyata Malaikat Kebaikan [Guru].pptx
Aksi nyata Malaikat Kebaikan [Guru].pptxAksi nyata Malaikat Kebaikan [Guru].pptx
Aksi nyata Malaikat Kebaikan [Guru].pptxsdn3jatiblora
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...Kanaidi ken
 
442539315-ppt-modul-6-pend-seni-pptx.pptx
442539315-ppt-modul-6-pend-seni-pptx.pptx442539315-ppt-modul-6-pend-seni-pptx.pptx
442539315-ppt-modul-6-pend-seni-pptx.pptxHendryJulistiyanto
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN & ...
PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN & ...PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN & ...
PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN & ...Kanaidi ken
 
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptxDESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptxFuzaAnggriana
 
tugas 1 anak berkebutihan khusus pelajaran semester 6 jawaban tuton 1.docx
tugas 1 anak berkebutihan khusus pelajaran semester 6 jawaban tuton 1.docxtugas 1 anak berkebutihan khusus pelajaran semester 6 jawaban tuton 1.docx
tugas 1 anak berkebutihan khusus pelajaran semester 6 jawaban tuton 1.docxmawan5982
 
JAWAPAN BAB 1 DAN BAB 2 SAINS TINGKATAN 5
JAWAPAN BAB 1 DAN BAB 2 SAINS TINGKATAN 5JAWAPAN BAB 1 DAN BAB 2 SAINS TINGKATAN 5
JAWAPAN BAB 1 DAN BAB 2 SAINS TINGKATAN 5ssuserd52993
 
Lembar Observasi Pembelajaran di Kelas.docx
Lembar Observasi Pembelajaran di  Kelas.docxLembar Observasi Pembelajaran di  Kelas.docx
Lembar Observasi Pembelajaran di Kelas.docxbkandrisaputra
 
Materi Pertemuan Materi Pertemuan 7.pptx
Materi Pertemuan Materi Pertemuan 7.pptxMateri Pertemuan Materi Pertemuan 7.pptx
Materi Pertemuan Materi Pertemuan 7.pptxRezaWahyuni6
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase B
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase BModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase B
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase BAbdiera
 
Tugas 1 pembaruan dlm pembelajaran jawaban tugas tuton 1.docx
Tugas 1 pembaruan dlm pembelajaran jawaban tugas tuton 1.docxTugas 1 pembaruan dlm pembelajaran jawaban tugas tuton 1.docx
Tugas 1 pembaruan dlm pembelajaran jawaban tugas tuton 1.docxmawan5982
 
Tugas 1 ABK di SD prodi pendidikan guru sekolah dasar.docx
Tugas 1 ABK di SD prodi pendidikan guru sekolah dasar.docxTugas 1 ABK di SD prodi pendidikan guru sekolah dasar.docx
Tugas 1 ABK di SD prodi pendidikan guru sekolah dasar.docxmawan5982
 
Perumusan Visi dan Prakarsa Perubahan.pptx
Perumusan Visi dan Prakarsa Perubahan.pptxPerumusan Visi dan Prakarsa Perubahan.pptx
Perumusan Visi dan Prakarsa Perubahan.pptxadimulianta1
 
BAHAN SOSIALISASI PPDB SMA-SMK NEGERI DISDIKSU TP. 2024-2025 REVISI.pptx
BAHAN SOSIALISASI PPDB SMA-SMK NEGERI DISDIKSU TP. 2024-2025 REVISI.pptxBAHAN SOSIALISASI PPDB SMA-SMK NEGERI DISDIKSU TP. 2024-2025 REVISI.pptx
BAHAN SOSIALISASI PPDB SMA-SMK NEGERI DISDIKSU TP. 2024-2025 REVISI.pptxJamhuriIshak
 
Contoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdf
Contoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdfContoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdf
Contoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdfCandraMegawati
 
MATERI EKOSISTEM UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS
MATERI EKOSISTEM UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATASMATERI EKOSISTEM UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS
MATERI EKOSISTEM UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATASKurniawan Dirham
 
Kelompok 1_Karakteristik negara jepang.pdf
Kelompok 1_Karakteristik negara jepang.pdfKelompok 1_Karakteristik negara jepang.pdf
Kelompok 1_Karakteristik negara jepang.pdfCloverash1
 
11 PPT Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan dalam Masyarakat.pptx
11 PPT Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan dalam Masyarakat.pptx11 PPT Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan dalam Masyarakat.pptx
11 PPT Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan dalam Masyarakat.pptxMiftahunnajahTVIBS
 

Recently uploaded (20)

Refleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptx
Refleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptxRefleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptx
Refleksi Mandiri Modul 1.3 - KANVAS BAGJA.pptx.pptx
 
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 PENDIDIKAN GURU PENGGERAK
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 PENDIDIKAN GURU PENGGERAKDEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 PENDIDIKAN GURU PENGGERAK
DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 1.3 PENDIDIKAN GURU PENGGERAK
 
Aksi nyata Malaikat Kebaikan [Guru].pptx
Aksi nyata Malaikat Kebaikan [Guru].pptxAksi nyata Malaikat Kebaikan [Guru].pptx
Aksi nyata Malaikat Kebaikan [Guru].pptx
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...
 
442539315-ppt-modul-6-pend-seni-pptx.pptx
442539315-ppt-modul-6-pend-seni-pptx.pptx442539315-ppt-modul-6-pend-seni-pptx.pptx
442539315-ppt-modul-6-pend-seni-pptx.pptx
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN & ...
PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN & ...PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN & ...
PELAKSANAAN + Link2 Materi Pelatihan "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN & ...
 
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptxDESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
 
tugas 1 anak berkebutihan khusus pelajaran semester 6 jawaban tuton 1.docx
tugas 1 anak berkebutihan khusus pelajaran semester 6 jawaban tuton 1.docxtugas 1 anak berkebutihan khusus pelajaran semester 6 jawaban tuton 1.docx
tugas 1 anak berkebutihan khusus pelajaran semester 6 jawaban tuton 1.docx
 
JAWAPAN BAB 1 DAN BAB 2 SAINS TINGKATAN 5
JAWAPAN BAB 1 DAN BAB 2 SAINS TINGKATAN 5JAWAPAN BAB 1 DAN BAB 2 SAINS TINGKATAN 5
JAWAPAN BAB 1 DAN BAB 2 SAINS TINGKATAN 5
 
Lembar Observasi Pembelajaran di Kelas.docx
Lembar Observasi Pembelajaran di  Kelas.docxLembar Observasi Pembelajaran di  Kelas.docx
Lembar Observasi Pembelajaran di Kelas.docx
 
Materi Pertemuan Materi Pertemuan 7.pptx
Materi Pertemuan Materi Pertemuan 7.pptxMateri Pertemuan Materi Pertemuan 7.pptx
Materi Pertemuan Materi Pertemuan 7.pptx
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase B
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase BModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase B
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4 Fase B
 
Tugas 1 pembaruan dlm pembelajaran jawaban tugas tuton 1.docx
Tugas 1 pembaruan dlm pembelajaran jawaban tugas tuton 1.docxTugas 1 pembaruan dlm pembelajaran jawaban tugas tuton 1.docx
Tugas 1 pembaruan dlm pembelajaran jawaban tugas tuton 1.docx
 
Tugas 1 ABK di SD prodi pendidikan guru sekolah dasar.docx
Tugas 1 ABK di SD prodi pendidikan guru sekolah dasar.docxTugas 1 ABK di SD prodi pendidikan guru sekolah dasar.docx
Tugas 1 ABK di SD prodi pendidikan guru sekolah dasar.docx
 
Perumusan Visi dan Prakarsa Perubahan.pptx
Perumusan Visi dan Prakarsa Perubahan.pptxPerumusan Visi dan Prakarsa Perubahan.pptx
Perumusan Visi dan Prakarsa Perubahan.pptx
 
BAHAN SOSIALISASI PPDB SMA-SMK NEGERI DISDIKSU TP. 2024-2025 REVISI.pptx
BAHAN SOSIALISASI PPDB SMA-SMK NEGERI DISDIKSU TP. 2024-2025 REVISI.pptxBAHAN SOSIALISASI PPDB SMA-SMK NEGERI DISDIKSU TP. 2024-2025 REVISI.pptx
BAHAN SOSIALISASI PPDB SMA-SMK NEGERI DISDIKSU TP. 2024-2025 REVISI.pptx
 
Contoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdf
Contoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdfContoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdf
Contoh Laporan Observasi Pembelajaran Rekan Sejawat.pdf
 
MATERI EKOSISTEM UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS
MATERI EKOSISTEM UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATASMATERI EKOSISTEM UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS
MATERI EKOSISTEM UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS
 
Kelompok 1_Karakteristik negara jepang.pdf
Kelompok 1_Karakteristik negara jepang.pdfKelompok 1_Karakteristik negara jepang.pdf
Kelompok 1_Karakteristik negara jepang.pdf
 
11 PPT Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan dalam Masyarakat.pptx
11 PPT Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan dalam Masyarakat.pptx11 PPT Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan dalam Masyarakat.pptx
11 PPT Pancasila sebagai Paradigma Kehidupan dalam Masyarakat.pptx
 

Kearsipan

  • 2. Arsip berdasarkan bahasa Yunani : Archium, peti untuk menyimpan sesuatu Berdasarkan bahasa Latin: Felum (bundel) yang artinya tali/benanng -bahasa Inggris : yaitu archive yang berarti warkat -bahasa Belanda : yaitu archief yang berarti warkat -bahasa Jerman : archivalen yang berarti warkat Pengertian ARSIP & KEARSIPAN
  • 3. ARSIP MENURUR THE LIANG GIE Warkat yang disimpan secara teratur dan terencana karena mempunyai suatu kegunaan, dalam rangka pelaksanaan kehidupan kebangsaan.
  • 4. PENGERTIAN KEARSIPAN Kearsipan Adalah suatu proses kegiatan mulai dari penerimaan, pengumpulan, pengaturan, pemeliharaan, dan pemyimpanan warkat menurut sistem tertentu, sehingga bila diperlukan dapat ditemukan dengan cepat dan mudah
  • 6. Jenis Arsip Berdasarkan Bentuk Fisiknya 1.Arsip yang berbentuk lembaran. Contoh : Surat, Kuitansi, Faktur 2.Arsip yang tidak berbentuk lembaran. Contoh : Disket, Flasdisk, mikro film, CD Menu
  • 7. Jenis Arsip Berdasarkan Masalahnya a. Financial Record : Arsip yang berisi catatan mengenai masalah keuangan. Contoh : Kuitansi, giro, cek, dan kartu kredit b. Invetory Record : Arsip yang berhubungan dengan masalah barang inventaris. Contoh : Tentang jumlah barang, merek, ukuran dan harga c. Personal Record : Arsip yang berhubungan dengan masalah kepegawaian. Contoh : CV, surat lamaran kerja, absensi, dan surat keputusan d. Sales Record : Arsip yang berhubungan dengan masalah penjualan. Contoh : daftar nama agen e. Production Record : Arsip yang berhubungan dengan masalah Produksi. Contoh : ttg jenis bahan baku, alat yang digunakan, kualitas barang Menu
  • 8. Jenis Arsip Berdasarkan Sifatnya 1. Arsip Tidak Penting, yaitu arsip yang hanya mempunyai kegunaan informasi. Contoh : Surat undangan, surat pemberitahuan 2. Arsip Biasa, yaitu arsip yang semula penting, akhirnya tidak berguna lagi pada saat arsip yang diinformasikan itu berlalu. Contoh: surat lamaran kerja, surat tagihan 3. Arsip Penting, yaitu arsip yg ada hubungannya dengan masa lalu dan masa yang akan datang, sehingga perlu disimpan dalam waktu yg lama. Contoh: surat perjanjian dan surat kontrak 4. Arsip sangat penting (vital), yaitu arsip yg dijadikan alat pengingat selama-lamanya (bernilai sejarah/ilmiah). Contoh: naskah proklamasi, surat keputusan hasil penelitian ilmiah 5. Arsip Rahasia, yaitu arsip yg hanya boleh diketahui oleh orang tertentu saja dalam organisasi. Contoh: hasil penilaian pegawai, strategi pemasaran Menu
  • 9. Jenis Arsip Berdasarkan Fungsinya 1. Arsip Dinamis, yaitu arsip yang dipergunakan secara langsung dalam perencanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan dam administrasi negara. Arisp dinamis dibedakan sbb : • Arsip Aktif : arsip yang dipergunakan secara terus menerus. • Arsip semi aktif : arsip yang frekuensi penggunaanya sudah menurun, tetapi kadang-kadang masih diperlukan • Arsip inaktif : arsip dinamis yang sudah jarang digunakan 2. Arsip Statis, yaitu arsip yang tidak dipergunakan secara langsung dalam perencanaan, penyelenggaraan kehidupan kebangsaan dam administrasi negara Menu
  • 10. 1. Nilai Penerangan, yaitu arsip yang hany mempunyai kegunaan sebagai bahan informasi, pemberitahuan. Contoh: surat pengumuman 2. Nilai Yuridis, yaitu arsip yang digunakan sebagai bahan/alat pembuktian dalam peristiwa hukum. Contoh: akta kelahiran, surat perjanjian 3. Nilai Historis, yaitu yang dapat menggambarkan suatu kejadian/peristiwa dari masa lampau. Contoh: teks proklamasi 4. Nilai Ilmiah, yaitu Arsip yg digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelidikan. Contoh: hasil karya tulis 5. Nilai Guna Fiskal, yaitu arsip yang mempunyai kegunaan dalam bidang keuangan. Contoh: kuitansi dan bukti pembayaran pajak NILAI GUNA ARSIP Menu
  • 11. Tujuan Kearsipan 1. Agar arsip terpelihara dengan baik, teratur, dan aman 2. Agar mudah ditemukan kembali 3. Utk menghemat tempat penyimpanan 4. Utk menjaga kerahasiaan arsip 5. Utk menjaga Kelestarian arsip
  • 12. Tiga cara dalam Penyimpanan Arsip Pengarsipan Horizontal, yaitu penempatan/penyimpanan arsip/dokumen dilakukan secara mendatar, dimana arsip saling bertumpuk pada rak/laci Pengarsipan Vertikal, yaitu penempatan/penyimpanan arsip/dokumen dilakukan secara tegak lurus diman arsip disusun berderet kebelakang Pengarsipan Lateral, yaitu penempatan/penyimpanan arsip/dokumen dilakukan secara berdiri diman arsip disusun berderet menyamping
  • 13. 1. Filling Cabinet: Lemari arsip yg terdiri dari beberapa laci 2. Lemari Arsip : Lemari tempat menyimpan arsip dalam berbagai bentuk arsip 3. Rak Arsip : Lemari tanpa pintu tempat menyimpan arsip yang disusun secara lateral (menyamping) 4. Rotary (alat Penyimpanan Berputar)
  • 14. • Stopmap Folio: Map yg terdapat daun penutup pada setiap sisinya • Map Snelhecter: Map yang mempunyai penjepit ditengah map • Folder: map tanpa dilengkapi dengan daun penutup 6. Guide : lembaran kertas tebal/karton yg digunakan sbg penunjuk/pemisah dalam penyimpanan arsip 7. Ordner : Map besar dengan ukuran punggung sekitar 5cm yg didlmnya trdpt besi penjepit 8. Stapler : Alat yg digunakan untuk menyatukan kertas 9. Perforator : alat utk melubangi kertas/kartu 10. Numerator : alat utk membubuhkan nomor pada lembaran dokumen 11. Label : alat yg digunakan utk mberi judul pd map/folder 12. Alat penyimpanan khusus
  • 17. d)Penyortiran dilakukan sebelum dikirimkan/didistribusikan pada unit yang berkepentingan atas surat tsb e) Penyortiran dilakukan sebelum pembukaan sampul surat f) Surat diteliti menurut sumber surat dan cara pengiriman surat 2. Pembagian Surat Setelah surat disortir dan diteliti cara pengirimannya, selanjutnya adalah dengan pembagian surat
  • 18. Kegiatan dalam pencatatan surat meliputi hal-hal sbb : a) Membuka dan membaca isi surat, serta menuliskan pokok surat b) Memeriksa lampiran, apakah sesuai dengan jumlah terlampir c) Membubuhkan tanggal dan paraf penerima surat d) Mengagendakan surat masuk ke dalam buku agenda tunggal atau buku agenda kembar
  • 19. BUKU AGENDA Suatu buku yang digunakan untuk mencatat surat masuk dan keluar dalam satu tahun. Tiga macam buku agenda : 1. Buku agenda tunggal/campuran : Buku agenda yang digunakan utk mencatat surat masuk dan keluar sekaligus secara berurutan 2. Buku agenda berpasangan : Buku agenda yg digunakan utk mencatat surat masuk sebelah kiri dan surat keluar pada halmn sblh kanan 3. Buku agenda kembar : Pencatatan surat masuk dicatat pd buku agenda surat keluar dan surat masuk dicatat pada buku agenda surat keluar secara terpisah
  • 20. • Buku yang dipergunakan untuk mengantarkan surat sekaligus sebagai tanda terima surat  Kartu yang dipergunakan untuk mencatat surat yang akan disimpan, terbagi menurut kode-kode surat dengan nomor urutnya masing-masing
  • 21. LEMBAR DISPOSISI Paraf kecil dari petugas yang bertanggung jawab untuk meneliti suart keluar yang baru di ketik sebelum ditanda tangani oleh pimpinan  Perintah/instruksi pimpinan secara tertulis dan singkat kepada bawahannya yang berkaitan dengan penyelesaian isi surat masuk
  • 22. KARTU KENDALI Berfungsi sebagau pencatatan, penyampaian, penemuan kembali sekaligus sebagai alat penyerahan arsip Kartu kendali ada 3 warna : putih, kuning dan merah
  • 23. LEMBAR PENGANTAR Lembar isian untuk mencatat surat yang memuat lebih dari satu masalah, sebagai alat penunjuk tempat penyimpanan surat  Lembar yang digunakan untuk menyampaikan surat sebagai pengganti buku ekspedisi
  • 24. LEMBAR PINJAM ARSIP (OUT SLIP) 1. Lembar pinjam arsip adalah lembaran/formulir yang digunakan untuk mencatat setiap peminjaman arsip Kegunaan dari lembar pinjam arsip : a. Sbg bahan bukti adanya peminjaman arsip b. Sbg ingatan utk mengetahui siapa dan kapan batas waktu pengambilan arsip yang dipinjem c. Sbg tanda bhwa arsip yg dimaksud sedang dipinjam d. Mencegah terjadinya kehilangan arsip krna peminjamannya yang tidak dikembalikan e. Sbg dasar untuk melakukan penilaian suatu arsip
  • 25. Lembar pinjam arsip dibuat rangkap 3 antara lain : 1. Lembar ke-1 untuk ditempatkan pd tempat penyimpanan arsip yg disimpan, sbg tanda bahwa arsip tsb sedang dipinjam 2. Lembar ke-2 untuk peminjam arsip sbg bukti peminjaman 3. Lembar ke-3 untuk petugas arsip (arsiparis) yang disimpan pada tickler file sebagai bahan ingatan
  • 26. Map Pengganti (Out Folder) dan Buku Arsip 1. Map Pengganti adalah jika surat yang dipinjam tdk hanya satu surat, tetapi satu map yang berisikan surat-surat, maka perlu dibuat satu map pengganti dan menempatkannya ditempat Map yg dipinjam tadi. 2. Buku Arsip adalah Buku yang digunakan untuk mencatat penyimpanan arsip
  • 28. SISTEM ABJAD 1.Adalah Sistem penyimpanan dan penemuan kembali arsip berdasarkan Abjad 2.Daftar Klasifikasi dlm sistem abjad dpt diartikan sbg pengelompokkan arsip berdasarkan nama orang/ badan / organisasi, secara sistematis dan logis. Menu
  • 29. SISTEM TANGGAL 1. Adalah Sistem penyimpanan dan penemuan kembali arsip berdasarkan hari, tanggal, bulan dan tahun Menu SISTEM TANGGAL NO NAMA UNIT 1 UNIT 2 UNIT 3 KODE 1 10 Juli 2005 2005 Juli 10 2 15 Juli 2005 2005 Juli 15 3 20 Juli 2005 2005 Juli 20 Unit I Kode Laci Unit II Kode Guide Unit III Kode Folder
  • 30. SISTEM SUBJEK 1. Adalah Sistem penyimpanan dan penemuan kmbali arsip yang disusun berdasarkan pengelompokkan nama masalah/ subjek pada isi surat 2. Daftar Klasifikasi Subjek adalah daftar yang berisi tentang pengelompokkan arsip berdasarkan masalah-masalah, secara sistematis dan logis, serta disusun berjenjang dengan tanda-tanda khusus yang berfungsi sebagai kode 3. Dalam menyusun daftar klasifikasi subjek, masalah yang dibagi menjadi beberapa tingkatan ; • Tingkat I : Masalah utama • Tingkat II : Sub Masalah (Masalah yg lbh kecil dari masalah utama) • Tingkat III : Sub-sun masalah (Masalah yg lbh kecil dari sub masalah) Menu
  • 33. Langkah Klasifikasi Arsip Menurut Sistem Nomor Dewey 1. Seluruh arsip dibagi menjadi 10 bagian utama yang diberi nomor ratusan mulai nomor (000-900) 2. Tiap bagian utama dibagi lagi menjadi 10 bagian dan diberi kode puluhan (00-90) 3. Tiap bagian utama dibagi lagi menjadi 20 sub bagian dan diberi kode satuan (0-9) Menu
  • 34. Contoh Sistem Nomor Dewey Menu OOO Personalia 1OO Keuangan 2OO Pemasaran 3OO Produksi 4OO Perlengkapan 5OO Pendidikan dan Latihan 6OO Penelitian dan Pengembangan 7OO Perjalanan Dinas 8OO Akomodasi 9OO Kesejahteraan 7OO Perjalanan Dinas 71O Perjalanan Dinas Presiden 72O Perjalanan Dinas Menteri ke Daerah 73O Perjalanan Dinas Pejabat Tinggi 74O Perjalanan dinas Para Pegawai 75O Perjalanan Dinas Tamu asing 76O Perjalanan Dinas Gubernur 77O Perjalanan Dinas Anggota DPRD I 78O Perjalanan Dinas Ketua Lembaga Tinggi Negara 79O Perjalanan Dinas Pegawai ke Luar negeri
  • 35. Menu 79O 0 Perjalanan Dinas Pegawai ke Luar negeri 79O 1 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Amerika 79O 2 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Singapura 79O 3 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Malaysia 79O 4 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Thailand 79O 5 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Afrika 79O 6 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Vietnam 79O 7 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Arab Saudi 79O 8 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Mesir 79O 9 Perjalanan Dinas Presiden pegawai ke Perancis Kode Surat Disimpan Dalam Kode Laci Guide No. Folder PD.P 790.0 700 790 0 PD.P.A 790.1 700 790 1
  • 36.
  • 38. 1. Tahap Penerimaan Surat Hal-hal yang harus dilakukan dalam kegiatan Penerimaan Surat : • Menandatangani bukti pengiriman • Memeriksa ketepatan alamat yg dituju, jika surat salah harus segera dikembalikan kepada petugas pengirim surat • Menyampaikan surat kepada petugas pencatat surat PENGURUSAN DAN PENGENDALIAN ARSIP
  • 39.
  • 40. 3. Tahap Pencatatan/Registrasi Tujuan Pencatatan Surat : • Untuk mengetahui surat apa saja yang diterima oleh perusahaan setiap hari • Untuk mengetahui perkiraan tentang jumlah surat yang dterima setiap hari, setiap bulan dan setiap tahun • Sebagai bukti tertulis tentang adanya surat yang diterima dari perusahaan lain maupun dibuat oleh perusahaan • Agar tertib administrasi 4. Tahap Pendistribusian adalah Tahap penyampaian surat kepada orang sesuai dengan tujuan surat. 5. Tahap Penyimpanan dan Penemuan Kembali
  • 41. PEMANFAATAN ARSIP Angka Kecermatan = Jumlah Arsip yang Tidak Ditemukan x 100% Jumlah Arsip yang Ditemukan • Sistem penyimpanan yang baik, apabila angka kecermatan tidak melebihi dari 0,5% • Apabila angka kecermatan mencapai 3% atau lebih, maka mengisyaratkan agar mengadakan perbaikan pengelolaan arsip, yang mencakup sistem dan prosedur penyimpanan, peralatan yang digunakan, keterampilan petugas, prosedur pemakaian arsip, dan kebijakan pemindahan dan pemusnahan arsip Untuk dapat mengetahui berapa banyak arsip yang diperlukan dapat ditemui, maka dapat digunakan rumus
  • 42. Pengertian Penyusutan Arsip Menurut PP No. 34 Tahun 1979 sebagai berikut : 1) Memindahkan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan dalam lingkungan organisasi 2) Memusnahkan arsip sesuai dengan ketentuan yang berlaku 3) Menyerahkan arsip statis dari unit kearsipan ke ANRI atau BAD PENYUSUTAN ARSIP (Records Disposal) Tujuan Penyusutan Arsip 1. Efisiensi dan Efektivitas Pengelolaan Arsip 2. Menjamin tersedianya informasi dan (arsip) yang benar-benar bernilai guna 3. Menjamin Keselamatan Bahan Pertanggungjawaban Nasional
  • 43. TEKNIK PENYUSUTAN ARSIP A. Berdasarkan Jadwal Retensi Arsip (JRA) adalah Suatu daftar yang berisi tentang kebijakan jangka penyimpanan arsip serta penetapan simpan permanen dan musnah. JRA disusun oleh suatu penitia yang terdiri dari para pejabat yang memahami benar tentang kearsipan, fungsi dan kegiatan organisasinya.
  • 45. TEKNIK MEMBUAT JADWAL RETENSI ARSIP 1. Inventarisasi, adalah pendataan atau pencatatan fisik arsip (foto, film, rekaman) maupun nonfisik (jangka waktu, jumlah, volume arsip) 1 : 2 : 3 : 4 : 5 : 6 : 7 : 8 : 9 : 10 : 11 : 12 : 13 : 14 : Didaftar Oleh : Tanggal : 9 Maret 2011 Dea - FORMULIR INVENTARISAS ARSIP filling cabinet kertas 1 filling cabinet 3 tahun aktif, 7 tahun inaktif Bagian Keuangan 12 kali/tahun Frekuensi Tahun Arsip Surat Lamaran Kerja Aryo Wibisono Jln. Asia Afrika No.5 Jakarta Pusat Kepegawaian 2010 Sistem Abjad Surat Lamaran Kerja Tahun 2010 Keterangan Tempat Simpan Duplikat Format/Media Volume Saran Retensi Tempat Simpan Duplikat Sistem Penataan Deskripsi Nama Jenis Arsip Penanggung Jawab Alamat Nama Unit Kerja
  • 46. 2. Penyusunan Daftar Jenis Arsip, yaitu Daftar yang berisi tentang jenis-jenis arsip yang telah disimpan No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berguna Berguna Surat Lamaran kerja Surat cuti Penting Penting Vital Penting Penting Penting Tidak Berguna Tidak Berguna Jenis Subjek Rekap Kehadiran Surat Pesanan Akta Tanah Data Penjualan Proposal Kegiatan Laporan Keuangan Surat Undangan Surat Tagihan
  • 47. PENILAIAN ARSIP • Menurut Betty R. Rick, Penilaian arsip adalah suatu pengujian terhadap sekelompok data melalui daftar arsip dalam menentukan nilai guna setiap series arsip organisasi • Menurut F. Gerald Ham, Penilaian arsip adalah suatu proses yang dilakukan oleh arsiparis untuk mengevaluasi seberapa jauh arsip tersebut dapat memberikan sumbangan kepada kebijakan perusahaan
  • 48. Untuk melakukan penilaian arsip, harus menggunakan rumus : Angka Pemakaian = Jumlah Permintaan Surat (Pemakaian) x 100% Jumlah Arsip • Suatu arsip dinilai baik, apabila : a) Persentase angka pemakaian arsip tinggi (Minimum 15%) b) Warkat yang disimpan dalam arsip masih mempunyai manfaat (Bernilai) c) Masih aktif membantu jalannya perusahaan
  • 49. • Penilaian arsip dapat mempergunakan kriteria penilaian ALFRED, yaitu : a) Administrative Value b)Legal Value c) Financial Value d)Research Value e) Education Value f) Documentary Value
  • 50. Nilai ALFRED Berkisar antara 0% s.d 100% dengan Penggolongan Arsip : 1) Arsip VITAL (90% s.d 100%) 2) Arsip PENTING (50% s.d 89%), arsip ini disimpan dalam file aktif selama 5tahun dan di file inaktif selama 25tahun 3) Arsip BERGUNA (10% s.d 49%), arsip ini disimpan dalam file aktif selama 2tahun dan di file inaktif selama 10tahun 4) Arsip TIDAK BERGUNA (0% s.d 9%), paling lama arsip ini disimpan selama 3bulan di file aktif
  • 51. 4. Penentuan Nasib Akhir. Hanya ada 2 pilihan: arsip disimpan permanen atau arsip akan dimusnahkan 5. Penyusunan Konsep 6. Pengesahan 7. Pelatihan 8. Kontrol Penggunaan dan Penyempurnaan
  • 52. t e r i m a k a s i h t e r i m a k a s i h t e r i m a k a s i h

Editor's Notes

  1. 12/2/2021