KARBOHIDRAT
FRD’13

Disusun oleh :
Anis Sugiarti
133224009
Rijalul Haq
133224019
Dita Puji Issriza 133224023
Secara sederhana dapat diartikan bahwa
karbohidrat ialah suatu senyawa yang
terdiri dari molekul-molekul karbon (C),
hydrogen (H) dan oksigen (O) atau
karbon dan hidrat (H₂O) sehingga
dinamaka
karbo-hidrat.
Dalam
tumbuhan senyawa ini dibentuk melaui
proses fotosintesis antara air (H₂O)
dengan karbondioksida (CO₂) dengan
bantuan
sinar
matahari
(UV)
menghasilkan senyawa sakarida dengan
rumus empiris adalah (CH₂O)n. Melihat
rumus empiris tersebut, maka senyawa
ini dapat diduga sebagai ”hidrat dari
karbon”, sehingga disebut karbohidrat.
Monosakarida

Berdasarkan
kompleksitasnya

Oligosakarida

Polisakarida
Monosakarida
Monosakarida sering juga disebut gula sedrhana (simple sugar).
Karena monosakarida hanya terdiri dari satu unit polihidroksi
aldehid atau keton. Monosakarida yang paling banyak ditemukan
dalam tubuh organisme adalah monosakarida yang dibangun
dengan 6 (enam) atom C yang dikenal sebagai Glukosa. Glukosa
merupakan sumber tenaga utama bagi makhluk hidup. Glukosa
diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan.
Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel
otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang
menyimpannya sebagai glikogen
Penggolongan Monosakarida dari
Jumlah Atom C
• Triosa (C3H6O3) : Gliseraldehida,
Dihidroksiaseton
• Tetrosa (C4H8O4): Eritrosa
• Pentosa (C5H10O5): Arabinosa
• Heksosa (C6H12O6): Fruktosa,
Galaktosa, Glukosa, Mannosa
Triosa
• Gliseraldehida
Tersebar sebagai fosfat tepatnya di 3fosfat di tengah glikolisis

• Dihidroksiaseton
Tersebar sebagai fosfat tepatnya di 1fosfat di tengah glikolisis
He k s o s a
• Fruktosa
Fruktosa atau levulosa, adalah gula paling
manis. Fruktosa terdapat pada madu, buah,
nektar bunga, dan juga sayur. Sepertiga dari
gula madu terdiri atas fruktosa. Fruktosa
juga banyak terkandung dalam sirup jagung
yang banyak digunakan dalam proses
pembuatan minuman ringan yang banyak
dijual
Heksosa
• Galaktosa
Tidak seperti glukosa dan fruktosa yang dapat
dengan mudah dijumpai secara bebas di alam,
umumnya berikatan dengan glukosa dalam
bentuk laktosa, yaitu gula yang terdapat dalam
susu. Galaktosa mempunyai rasa kurang manis
jika dibandingkan dengan glukosa dan kurang
larut dalam air. Seperti halnya glukosa,
galaktosa juga merupakan gula pereduksi.
Heksosa
• Glukosa
Glukosa dinamakan juga dekstrosa.Glukosa di
alam terdapat dalam sayur, buah, sirup jagung,
sari pohon, dan dengan fruktosa berada dalam
madu. Darah manusia normal mengandung glukosa
dalam jumlah atau konsentrasi yang tetap,
yaitu antara 70-100 mg tiap 100 ml darah.
Glukosa darah dapat bertambah setelah kita
makan makanan sumber karbohodrat, namun kirakira 2 jam setelah itu, jumlah glukosa darah
akan kembali ke keadaan semula. Pada orang
yang menderita diabetes melitus atau kencing
manis, jumlah glukosa darah lebih besar dari
130 mg/100 ml darah
Oligosakarida
Terdiri atas 2-10 monosakarida
yang saling berkaitan.
Kebanyakan oligosakarida di alam
terbentuk dari dua monosakarida
(disakarida). Ikatan kovalen
antarmonosakarida disebut ikatan
glikosida
Disakarida
Disakarida adalah suatu karbohidrat yang
jika dihidrolisis menghasilkan dua molekul
monosakarida. Beberapa contoh disakarida
adalah sebagai berikut:
1. Maltosa : glukosa + glukosa
2. Sukrosa : fruktosa + glukosa
3. Laktosa : galaktosa + glukosa
4. Selobiosa
Maltosa
Maltosa dapat diperoleh sebanyak 81% dari
hidrolisis pati dengan menggunakan enzim
amilase. Maltosa terbuntuk dalam setiap
pemecahan pati, seperti yang terjadi pada
tumbuh-tumbuhan berkecambah,
sedangkan didalam usus manusia terjadi
pada saat pencernaan pati
Sukrosa (Sakarosa)
Sukrosa biasa dikenal sebagai gula
meja, dapat diperoleh dari tanaman
sugar cane dan sugar beet
(kentang/umbi manis). Gula pasir
yang mengandung 99% sukrosa
dibuat dari kedua macam bahan
makanan tersebut melalui proses
penyulingan dan kristalisasi.
Laktosa
Laktosa biasa disebut juga gula susu. Laktosa
merupakan jenis disakarida alami kedua setelah
sukrosa yang kelimpahannya di alam paling besar.
Laktosa merupakan gula yang terdapat di dalam ASI
dan pada hewan menyusui. Laktosa adalah gula
yang memiliki rasa paling tidak manis dan sangat
susah untuk larut dibanding sakarida lainnya. Hasil
sampingan produksi keju juga ditemukan laktosa
Gula Inversi
Gula inversi adalah hasil campuran fruktosa dan
glukosa yang sama banyak. Gula inversi lebih
manis daripada sukrosa. Pada konsentrasi tinggi,
gula inversi tidak mengkristal sehingga cocok
untuk digunakan untuk sirup, kembang gula, dan
selai. Gula inversi alami dapat ditemukan dalam
masu dan hasil dari hidrolisis sukrosa dengan
menggunakan katalis atau menmbahkan asam.
Selobiosa
Selobiosa merupakan disakarida
yang kelimphannya di alam cukup
banyak setelah sukrosa dan laktosa.
Selobiosa didpatkan dari hidrolisis
selulosa. Sifat kimia dan strukturnya
hampir mirip dengan sifat-sifat kimia
dan struktur dari maltose. Rayap dan
hewan pemamah biak memiliki
bakteriyang dapat menghasilkan
enzim selulosa dan menggunakan
selulosa sebagai sumber glukosa
Rafinosa
Rafinosa adalah suatu trisakarida yang
tersebar pada tumbuh-tumbuhan. Rafinosa
dapat diperoleh dari molase (gula tetes tebu).
Terdiri atas tiga molekul monosakarida yang
berikatan, yaitu atom karbon 1 pada galaktosa
berikatan dengan atom karbon 6 pada glukosa,
selanjutnya atom karbon 1 pada glukosa
berikatan dengan atom karbon 2 pada
fruktosa. Apabila dihidrolisis sempurna,
rafinosa akan menghasilkan galaktosa, glukosa
dan fruktosa.
Merupakan pentasakarida dari tumbuhan
yang terdiri dari 3 molekul galaktosa, 1
molekul glukosa, dan 1 molekul fruktosa
Stakiosa
Stakiosa merupakan tetrasakarida yang
terdiri atas 2 molekul galaktosa, 1 molekul
glukosa, 1 molekul fruktosa. Stakiosa dapat
ditemukan pada kacang-kacangan. Gula
rafinosa dan stakiosa sukar diserap dalam
proses pencernaan, dapat menyebabkan
terjadinya fermentasi dan pembentukan gas
di dalam perut
Polisakarida

Polisakarida merupakan senyawa polimer yang
terdiri dari ratusan bahkan sampai ribuan
molekul monosakarida. Polisakarida merupakan
polimer yang terbentuk di alam. Ada tiga jenis
polisakarida yang paling banyak ditemukan,
yaitu selulosa, pati (starch), dan glikogen.
Sleulosa dan pati dihasilkan dalam tanaman dan
terbentuk dari karbondioksida dan air melalui
proses fotosintesis. Sedangkan glikogen
terdapat dalam tubuh manusia dan binatang
sebagai cadangan energi.
Selulosa
Selulosa merupakan komponen utama kayu
dan serat tanaman, sedangkan katun yang
berasal dari kapas merupakan selulosa murni.
Selulosa tidak larut dalam air, bersifat kenyal,
dan bukan merupakan karbohidrat pereduksi.
Selulosa umumnya terdiri dari sekitar 3.105
satuan monomer dan mempunyai berat
molekul bekisar dari 250.00 sampai lebih dari
1.000.000 g/mol dan rumus molekulnya
(C5H10O5)n
Pat i (st ar ch)
Pati merupakan cadangan karbohidrat bagi
tanaman. Sumber utama pati adalah beras,
singkong, gandum, jagung, ketel, umbi dan
lain-lain. Molekul pati umumnya terdiri dari
20% amilosa dan 80% amilopektin. Amilosa
dibentuk dari satuan disakarida-maltose.
Amilopektin berbentuk rantai cabang.
Glikogen
Glikogen merupakan jenis polisakarida yang
strukturnya mirip dengan amilopektin, tetapi dengan
tingkat percabangan yang lebih banyak daripada
percabangan dalam amilopektin. Glikogen memiliki
arti penting bagi kehidupan manusia dan binatang,
yaitu sebagai cadangan energi bagi tubuhnya. Glikogen
akan segera digunakan sebagai energi pada saat
diantara dua waktu makan atau waktu manusia
berpuasa. Glikogen banyak disimpan pada hati dan
jaringan otot yang jarang digunakan untuk bergerak
atau beraktivitas
Si f at Ki m a
i
Berhubungan dg gugus fungsi (gugus –OH, aldehida & keton)
(1) Sifat Mereduksi
Monosakarida & disakarida dapat mereduksi pada suasana BASA,
Sifat reduktor u/ identifikasi KH & analisis kuantitatif
Sifat mereduksi krn aldehida / keton bebas dlm KH
(2) Pembentukan Furfural
Dlm lar. asam encer yg dipanaskan, monosakarida masih bersifat
stabil . Bila dipanaskan dg asam kuat pekat, monosakarida berubah
mjd furfural / derivatnya, mll reaksi dehidrasi / pelepasan molekul air
dari senyawa
(3) Pembentukan Osazon
KH (punya gugus aldehida/keton bebas) + fenilhidrazin
osazon (kristal & ttk lebur spesifik)
(4) Pembentukan Ester
Gugus hidroksil KH+ asam
ester
Monosakarida + ATP
α –D-glukosa-6-fosfat & α –D-fruktosa-1,6difosfat
Proses esterifikasi dg asam fosfat dlm tubuh : proses FOSFORILASI
Sifat Kimia
(5) Isomerasi
Monosakarida + basa encer
tidak stabil
(glukosa + basa encer
fruktosa + manosa)
Keadaan keseimbangan antara glukosa, fruktosa &
manosa TRANFORMASI LOBRY DE BRUIN VAN
ECKENSTEIN
(mll proses enolisasi)
(6) Pembentukan Glikosida
Glukosa + metilalkohol senyawa asetal
(GLIKOSIDA) yaitu gugus metil + monosakarida &
gugus –OH yg bereaksi (gugus –OH GLIKOSIDIK)
Peran atau Fungsi Karbohidrat :
1. Fungsi Karbohidrat Sebagai Sumber Energi
Fungsi utama karbohidrat adalah menyediakan energi bagi
tubuh.Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi
seluruh penduduk dunia karena relatif terjangkau dan
mudah didapatkan. Setiap gram karbohidrat menghasilkan
4 kkal. Keberadaan karbohidrat di dalam tubuh, sebagian
ada pada sirkulasi darah sebagai glukosa untuk keperluan
energi, sebagian terdapat pada hati dan jaringan otot
sebagai glikogen, dan sebagian lagi sisanya diubah menjadi
lemak untuk kemudian disimpan sebagai cadangan energi di
dalam jaringan lemak. Kegemukan adalah salah satu akibat
dari terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat.
2. Fungsi Karbohidrat Sebagai Pemberi Rasa Manis
Pada Makanan
Fungsi karbohidrat berikutnya adalah memberi rasa manis
pada makanan, khususnya monosakarida dan disakarida.
Gula tidak mempunyai rasa manis yang sama, dan
Fruktosa adalah jenisgula yang paling manis.
3. Fungsi Karbohidrat Sebagai Penghemat Protein
Bila kebutuhan karbohidrat makanan tidak mencukupi,
maka protein akan digunakan sebagai cadangan makanan
untuk memenuhi kebutuhan energi dan mengalahkan
fungsi utamanya sebagai zat pembangun. Hal ini berlaku
sebaliknya, jika kebutuhan karbohidrat tercukupi, maka
protein hanya akan menjalankan fungsi utamanya sebagai
zat pembangun.
4. Fungsi Karbohidrat Sebagai Pengatur Metabolisme
Lemak
Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang
tidak sempurna.
5. Fungsi Karbohidrat Untuk Membantu Pengeluaran
Feses
Karbohidrat dapat membantu proses pengeluaran feses
dengan cara mengatur peristaltik usus, hal ini dapat
didapat dari selulosa dalam serat makanan yang berfungsi
mengatur peristaltik usus. Serat pada makanan dapat
membantu mencegah kegemukan, kanker usus besar,
diabetes mellitus, dan jantung koroner yang berkaitan
dengan kolesterol tinggi. Laktosa yang terdapat pada susu
dapat membantu penyerapan kalsium. Keberadaannya
yang tinggal lebih lama dalam saluran cerna memberikan
keuntungan karena menyebabkan pertumbuhan bakteri
baik.
Daftar Pustaka
S. Riswiyanto, M.Si. 2009. Kimia Organik.
Jakarta : Erlangga
http://jurnalkarbohidrat.blogspot.com/2012/
07/pengertian-dan-fungsi-karbohidrat.html (diakses
tanggal 15 November 2013)
http://jurnalkarbohidrat.blogspot.com/2012/
09/mengenal-jenis-jenis-karbohidrat.html (diakses
tanggal 15 November 2013)
http://cuthasnani.blogspot.com/2012/05/mo
nosakarida.html (diakses tanggal 15 November
2013)

Karbohidrat (2)

  • 1.
    KARBOHIDRAT FRD’13 Disusun oleh : AnisSugiarti 133224009 Rijalul Haq 133224019 Dita Puji Issriza 133224023
  • 2.
    Secara sederhana dapatdiartikan bahwa karbohidrat ialah suatu senyawa yang terdiri dari molekul-molekul karbon (C), hydrogen (H) dan oksigen (O) atau karbon dan hidrat (H₂O) sehingga dinamaka karbo-hidrat. Dalam tumbuhan senyawa ini dibentuk melaui proses fotosintesis antara air (H₂O) dengan karbondioksida (CO₂) dengan bantuan sinar matahari (UV) menghasilkan senyawa sakarida dengan rumus empiris adalah (CH₂O)n. Melihat rumus empiris tersebut, maka senyawa ini dapat diduga sebagai ”hidrat dari karbon”, sehingga disebut karbohidrat.
  • 3.
  • 4.
    Monosakarida Monosakarida sering jugadisebut gula sedrhana (simple sugar). Karena monosakarida hanya terdiri dari satu unit polihidroksi aldehid atau keton. Monosakarida yang paling banyak ditemukan dalam tubuh organisme adalah monosakarida yang dibangun dengan 6 (enam) atom C yang dikenal sebagai Glukosa. Glukosa merupakan sumber tenaga utama bagi makhluk hidup. Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan. Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang menyimpannya sebagai glikogen
  • 5.
    Penggolongan Monosakarida dari JumlahAtom C • Triosa (C3H6O3) : Gliseraldehida, Dihidroksiaseton • Tetrosa (C4H8O4): Eritrosa • Pentosa (C5H10O5): Arabinosa • Heksosa (C6H12O6): Fruktosa, Galaktosa, Glukosa, Mannosa
  • 6.
    Triosa • Gliseraldehida Tersebar sebagaifosfat tepatnya di 3fosfat di tengah glikolisis • Dihidroksiaseton Tersebar sebagai fosfat tepatnya di 1fosfat di tengah glikolisis
  • 7.
    He k so s a • Fruktosa Fruktosa atau levulosa, adalah gula paling manis. Fruktosa terdapat pada madu, buah, nektar bunga, dan juga sayur. Sepertiga dari gula madu terdiri atas fruktosa. Fruktosa juga banyak terkandung dalam sirup jagung yang banyak digunakan dalam proses pembuatan minuman ringan yang banyak dijual
  • 8.
    Heksosa • Galaktosa Tidak sepertiglukosa dan fruktosa yang dapat dengan mudah dijumpai secara bebas di alam, umumnya berikatan dengan glukosa dalam bentuk laktosa, yaitu gula yang terdapat dalam susu. Galaktosa mempunyai rasa kurang manis jika dibandingkan dengan glukosa dan kurang larut dalam air. Seperti halnya glukosa, galaktosa juga merupakan gula pereduksi.
  • 9.
    Heksosa • Glukosa Glukosa dinamakanjuga dekstrosa.Glukosa di alam terdapat dalam sayur, buah, sirup jagung, sari pohon, dan dengan fruktosa berada dalam madu. Darah manusia normal mengandung glukosa dalam jumlah atau konsentrasi yang tetap, yaitu antara 70-100 mg tiap 100 ml darah. Glukosa darah dapat bertambah setelah kita makan makanan sumber karbohodrat, namun kirakira 2 jam setelah itu, jumlah glukosa darah akan kembali ke keadaan semula. Pada orang yang menderita diabetes melitus atau kencing manis, jumlah glukosa darah lebih besar dari 130 mg/100 ml darah
  • 10.
    Oligosakarida Terdiri atas 2-10monosakarida yang saling berkaitan. Kebanyakan oligosakarida di alam terbentuk dari dua monosakarida (disakarida). Ikatan kovalen antarmonosakarida disebut ikatan glikosida
  • 11.
    Disakarida Disakarida adalah suatukarbohidrat yang jika dihidrolisis menghasilkan dua molekul monosakarida. Beberapa contoh disakarida adalah sebagai berikut: 1. Maltosa : glukosa + glukosa 2. Sukrosa : fruktosa + glukosa 3. Laktosa : galaktosa + glukosa 4. Selobiosa
  • 12.
    Maltosa Maltosa dapat diperolehsebanyak 81% dari hidrolisis pati dengan menggunakan enzim amilase. Maltosa terbuntuk dalam setiap pemecahan pati, seperti yang terjadi pada tumbuh-tumbuhan berkecambah, sedangkan didalam usus manusia terjadi pada saat pencernaan pati
  • 13.
    Sukrosa (Sakarosa) Sukrosa biasadikenal sebagai gula meja, dapat diperoleh dari tanaman sugar cane dan sugar beet (kentang/umbi manis). Gula pasir yang mengandung 99% sukrosa dibuat dari kedua macam bahan makanan tersebut melalui proses penyulingan dan kristalisasi.
  • 14.
    Laktosa Laktosa biasa disebutjuga gula susu. Laktosa merupakan jenis disakarida alami kedua setelah sukrosa yang kelimpahannya di alam paling besar. Laktosa merupakan gula yang terdapat di dalam ASI dan pada hewan menyusui. Laktosa adalah gula yang memiliki rasa paling tidak manis dan sangat susah untuk larut dibanding sakarida lainnya. Hasil sampingan produksi keju juga ditemukan laktosa
  • 15.
    Gula Inversi Gula inversiadalah hasil campuran fruktosa dan glukosa yang sama banyak. Gula inversi lebih manis daripada sukrosa. Pada konsentrasi tinggi, gula inversi tidak mengkristal sehingga cocok untuk digunakan untuk sirup, kembang gula, dan selai. Gula inversi alami dapat ditemukan dalam masu dan hasil dari hidrolisis sukrosa dengan menggunakan katalis atau menmbahkan asam.
  • 16.
    Selobiosa Selobiosa merupakan disakarida yangkelimphannya di alam cukup banyak setelah sukrosa dan laktosa. Selobiosa didpatkan dari hidrolisis selulosa. Sifat kimia dan strukturnya hampir mirip dengan sifat-sifat kimia dan struktur dari maltose. Rayap dan hewan pemamah biak memiliki bakteriyang dapat menghasilkan enzim selulosa dan menggunakan selulosa sebagai sumber glukosa
  • 17.
    Rafinosa Rafinosa adalah suatutrisakarida yang tersebar pada tumbuh-tumbuhan. Rafinosa dapat diperoleh dari molase (gula tetes tebu). Terdiri atas tiga molekul monosakarida yang berikatan, yaitu atom karbon 1 pada galaktosa berikatan dengan atom karbon 6 pada glukosa, selanjutnya atom karbon 1 pada glukosa berikatan dengan atom karbon 2 pada fruktosa. Apabila dihidrolisis sempurna, rafinosa akan menghasilkan galaktosa, glukosa dan fruktosa.
  • 18.
    Merupakan pentasakarida daritumbuhan yang terdiri dari 3 molekul galaktosa, 1 molekul glukosa, dan 1 molekul fruktosa
  • 19.
    Stakiosa Stakiosa merupakan tetrasakaridayang terdiri atas 2 molekul galaktosa, 1 molekul glukosa, 1 molekul fruktosa. Stakiosa dapat ditemukan pada kacang-kacangan. Gula rafinosa dan stakiosa sukar diserap dalam proses pencernaan, dapat menyebabkan terjadinya fermentasi dan pembentukan gas di dalam perut
  • 20.
    Polisakarida Polisakarida merupakan senyawapolimer yang terdiri dari ratusan bahkan sampai ribuan molekul monosakarida. Polisakarida merupakan polimer yang terbentuk di alam. Ada tiga jenis polisakarida yang paling banyak ditemukan, yaitu selulosa, pati (starch), dan glikogen. Sleulosa dan pati dihasilkan dalam tanaman dan terbentuk dari karbondioksida dan air melalui proses fotosintesis. Sedangkan glikogen terdapat dalam tubuh manusia dan binatang sebagai cadangan energi.
  • 21.
    Selulosa Selulosa merupakan komponenutama kayu dan serat tanaman, sedangkan katun yang berasal dari kapas merupakan selulosa murni. Selulosa tidak larut dalam air, bersifat kenyal, dan bukan merupakan karbohidrat pereduksi. Selulosa umumnya terdiri dari sekitar 3.105 satuan monomer dan mempunyai berat molekul bekisar dari 250.00 sampai lebih dari 1.000.000 g/mol dan rumus molekulnya (C5H10O5)n
  • 22.
    Pat i (star ch) Pati merupakan cadangan karbohidrat bagi tanaman. Sumber utama pati adalah beras, singkong, gandum, jagung, ketel, umbi dan lain-lain. Molekul pati umumnya terdiri dari 20% amilosa dan 80% amilopektin. Amilosa dibentuk dari satuan disakarida-maltose. Amilopektin berbentuk rantai cabang.
  • 23.
    Glikogen Glikogen merupakan jenispolisakarida yang strukturnya mirip dengan amilopektin, tetapi dengan tingkat percabangan yang lebih banyak daripada percabangan dalam amilopektin. Glikogen memiliki arti penting bagi kehidupan manusia dan binatang, yaitu sebagai cadangan energi bagi tubuhnya. Glikogen akan segera digunakan sebagai energi pada saat diantara dua waktu makan atau waktu manusia berpuasa. Glikogen banyak disimpan pada hati dan jaringan otot yang jarang digunakan untuk bergerak atau beraktivitas
  • 24.
    Si f atKi m a i Berhubungan dg gugus fungsi (gugus –OH, aldehida & keton) (1) Sifat Mereduksi Monosakarida & disakarida dapat mereduksi pada suasana BASA, Sifat reduktor u/ identifikasi KH & analisis kuantitatif Sifat mereduksi krn aldehida / keton bebas dlm KH (2) Pembentukan Furfural Dlm lar. asam encer yg dipanaskan, monosakarida masih bersifat stabil . Bila dipanaskan dg asam kuat pekat, monosakarida berubah mjd furfural / derivatnya, mll reaksi dehidrasi / pelepasan molekul air dari senyawa (3) Pembentukan Osazon KH (punya gugus aldehida/keton bebas) + fenilhidrazin osazon (kristal & ttk lebur spesifik) (4) Pembentukan Ester Gugus hidroksil KH+ asam ester Monosakarida + ATP α –D-glukosa-6-fosfat & α –D-fruktosa-1,6difosfat Proses esterifikasi dg asam fosfat dlm tubuh : proses FOSFORILASI
  • 25.
    Sifat Kimia (5) Isomerasi Monosakarida+ basa encer tidak stabil (glukosa + basa encer fruktosa + manosa) Keadaan keseimbangan antara glukosa, fruktosa & manosa TRANFORMASI LOBRY DE BRUIN VAN ECKENSTEIN (mll proses enolisasi) (6) Pembentukan Glikosida Glukosa + metilalkohol senyawa asetal (GLIKOSIDA) yaitu gugus metil + monosakarida & gugus –OH yg bereaksi (gugus –OH GLIKOSIDIK)
  • 26.
    Peran atau FungsiKarbohidrat : 1. Fungsi Karbohidrat Sebagai Sumber Energi Fungsi utama karbohidrat adalah menyediakan energi bagi tubuh.Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi seluruh penduduk dunia karena relatif terjangkau dan mudah didapatkan. Setiap gram karbohidrat menghasilkan 4 kkal. Keberadaan karbohidrat di dalam tubuh, sebagian ada pada sirkulasi darah sebagai glukosa untuk keperluan energi, sebagian terdapat pada hati dan jaringan otot sebagai glikogen, dan sebagian lagi sisanya diubah menjadi lemak untuk kemudian disimpan sebagai cadangan energi di dalam jaringan lemak. Kegemukan adalah salah satu akibat dari terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat.
  • 27.
    2. Fungsi KarbohidratSebagai Pemberi Rasa Manis Pada Makanan Fungsi karbohidrat berikutnya adalah memberi rasa manis pada makanan, khususnya monosakarida dan disakarida. Gula tidak mempunyai rasa manis yang sama, dan Fruktosa adalah jenisgula yang paling manis. 3. Fungsi Karbohidrat Sebagai Penghemat Protein Bila kebutuhan karbohidrat makanan tidak mencukupi, maka protein akan digunakan sebagai cadangan makanan untuk memenuhi kebutuhan energi dan mengalahkan fungsi utamanya sebagai zat pembangun. Hal ini berlaku sebaliknya, jika kebutuhan karbohidrat tercukupi, maka protein hanya akan menjalankan fungsi utamanya sebagai zat pembangun.
  • 28.
    4. Fungsi KarbohidratSebagai Pengatur Metabolisme Lemak Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak sempurna. 5. Fungsi Karbohidrat Untuk Membantu Pengeluaran Feses Karbohidrat dapat membantu proses pengeluaran feses dengan cara mengatur peristaltik usus, hal ini dapat didapat dari selulosa dalam serat makanan yang berfungsi mengatur peristaltik usus. Serat pada makanan dapat membantu mencegah kegemukan, kanker usus besar, diabetes mellitus, dan jantung koroner yang berkaitan dengan kolesterol tinggi. Laktosa yang terdapat pada susu dapat membantu penyerapan kalsium. Keberadaannya yang tinggal lebih lama dalam saluran cerna memberikan keuntungan karena menyebabkan pertumbuhan bakteri baik.
  • 29.
    Daftar Pustaka S. Riswiyanto,M.Si. 2009. Kimia Organik. Jakarta : Erlangga http://jurnalkarbohidrat.blogspot.com/2012/ 07/pengertian-dan-fungsi-karbohidrat.html (diakses tanggal 15 November 2013) http://jurnalkarbohidrat.blogspot.com/2012/ 09/mengenal-jenis-jenis-karbohidrat.html (diakses tanggal 15 November 2013) http://cuthasnani.blogspot.com/2012/05/mo nosakarida.html (diakses tanggal 15 November 2013)