Dokumen tersebut membahas tentang karbohidrat, termasuk definisi, jenis (monosakarida, oligosakarida, polisakarida), contoh jenis karbohidrat, sifat kimia, dan peran karbohidrat dalam tubuh.
Secara sederhana dapatdiartikan bahwa
karbohidrat ialah suatu senyawa yang
terdiri dari molekul-molekul karbon (C),
hydrogen (H) dan oksigen (O) atau
karbon dan hidrat (H₂O) sehingga
dinamaka
karbo-hidrat.
Dalam
tumbuhan senyawa ini dibentuk melaui
proses fotosintesis antara air (H₂O)
dengan karbondioksida (CO₂) dengan
bantuan
sinar
matahari
(UV)
menghasilkan senyawa sakarida dengan
rumus empiris adalah (CH₂O)n. Melihat
rumus empiris tersebut, maka senyawa
ini dapat diduga sebagai ”hidrat dari
karbon”, sehingga disebut karbohidrat.
Monosakarida
Monosakarida sering jugadisebut gula sedrhana (simple sugar).
Karena monosakarida hanya terdiri dari satu unit polihidroksi
aldehid atau keton. Monosakarida yang paling banyak ditemukan
dalam tubuh organisme adalah monosakarida yang dibangun
dengan 6 (enam) atom C yang dikenal sebagai Glukosa. Glukosa
merupakan sumber tenaga utama bagi makhluk hidup. Glukosa
diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan.
Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel
otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang
menyimpannya sebagai glikogen
Triosa
• Gliseraldehida
Tersebar sebagaifosfat tepatnya di 3fosfat di tengah glikolisis
• Dihidroksiaseton
Tersebar sebagai fosfat tepatnya di 1fosfat di tengah glikolisis
7.
He k so s a
• Fruktosa
Fruktosa atau levulosa, adalah gula paling
manis. Fruktosa terdapat pada madu, buah,
nektar bunga, dan juga sayur. Sepertiga dari
gula madu terdiri atas fruktosa. Fruktosa
juga banyak terkandung dalam sirup jagung
yang banyak digunakan dalam proses
pembuatan minuman ringan yang banyak
dijual
8.
Heksosa
• Galaktosa
Tidak sepertiglukosa dan fruktosa yang dapat
dengan mudah dijumpai secara bebas di alam,
umumnya berikatan dengan glukosa dalam
bentuk laktosa, yaitu gula yang terdapat dalam
susu. Galaktosa mempunyai rasa kurang manis
jika dibandingkan dengan glukosa dan kurang
larut dalam air. Seperti halnya glukosa,
galaktosa juga merupakan gula pereduksi.
9.
Heksosa
• Glukosa
Glukosa dinamakanjuga dekstrosa.Glukosa di
alam terdapat dalam sayur, buah, sirup jagung,
sari pohon, dan dengan fruktosa berada dalam
madu. Darah manusia normal mengandung glukosa
dalam jumlah atau konsentrasi yang tetap,
yaitu antara 70-100 mg tiap 100 ml darah.
Glukosa darah dapat bertambah setelah kita
makan makanan sumber karbohodrat, namun kirakira 2 jam setelah itu, jumlah glukosa darah
akan kembali ke keadaan semula. Pada orang
yang menderita diabetes melitus atau kencing
manis, jumlah glukosa darah lebih besar dari
130 mg/100 ml darah
10.
Oligosakarida
Terdiri atas 2-10monosakarida
yang saling berkaitan.
Kebanyakan oligosakarida di alam
terbentuk dari dua monosakarida
(disakarida). Ikatan kovalen
antarmonosakarida disebut ikatan
glikosida
11.
Disakarida
Disakarida adalah suatukarbohidrat yang
jika dihidrolisis menghasilkan dua molekul
monosakarida. Beberapa contoh disakarida
adalah sebagai berikut:
1. Maltosa : glukosa + glukosa
2. Sukrosa : fruktosa + glukosa
3. Laktosa : galaktosa + glukosa
4. Selobiosa
12.
Maltosa
Maltosa dapat diperolehsebanyak 81% dari
hidrolisis pati dengan menggunakan enzim
amilase. Maltosa terbuntuk dalam setiap
pemecahan pati, seperti yang terjadi pada
tumbuh-tumbuhan berkecambah,
sedangkan didalam usus manusia terjadi
pada saat pencernaan pati
13.
Sukrosa (Sakarosa)
Sukrosa biasadikenal sebagai gula
meja, dapat diperoleh dari tanaman
sugar cane dan sugar beet
(kentang/umbi manis). Gula pasir
yang mengandung 99% sukrosa
dibuat dari kedua macam bahan
makanan tersebut melalui proses
penyulingan dan kristalisasi.
14.
Laktosa
Laktosa biasa disebutjuga gula susu. Laktosa
merupakan jenis disakarida alami kedua setelah
sukrosa yang kelimpahannya di alam paling besar.
Laktosa merupakan gula yang terdapat di dalam ASI
dan pada hewan menyusui. Laktosa adalah gula
yang memiliki rasa paling tidak manis dan sangat
susah untuk larut dibanding sakarida lainnya. Hasil
sampingan produksi keju juga ditemukan laktosa
15.
Gula Inversi
Gula inversiadalah hasil campuran fruktosa dan
glukosa yang sama banyak. Gula inversi lebih
manis daripada sukrosa. Pada konsentrasi tinggi,
gula inversi tidak mengkristal sehingga cocok
untuk digunakan untuk sirup, kembang gula, dan
selai. Gula inversi alami dapat ditemukan dalam
masu dan hasil dari hidrolisis sukrosa dengan
menggunakan katalis atau menmbahkan asam.
16.
Selobiosa
Selobiosa merupakan disakarida
yangkelimphannya di alam cukup
banyak setelah sukrosa dan laktosa.
Selobiosa didpatkan dari hidrolisis
selulosa. Sifat kimia dan strukturnya
hampir mirip dengan sifat-sifat kimia
dan struktur dari maltose. Rayap dan
hewan pemamah biak memiliki
bakteriyang dapat menghasilkan
enzim selulosa dan menggunakan
selulosa sebagai sumber glukosa
17.
Rafinosa
Rafinosa adalah suatutrisakarida yang
tersebar pada tumbuh-tumbuhan. Rafinosa
dapat diperoleh dari molase (gula tetes tebu).
Terdiri atas tiga molekul monosakarida yang
berikatan, yaitu atom karbon 1 pada galaktosa
berikatan dengan atom karbon 6 pada glukosa,
selanjutnya atom karbon 1 pada glukosa
berikatan dengan atom karbon 2 pada
fruktosa. Apabila dihidrolisis sempurna,
rafinosa akan menghasilkan galaktosa, glukosa
dan fruktosa.
18.
Merupakan pentasakarida daritumbuhan
yang terdiri dari 3 molekul galaktosa, 1
molekul glukosa, dan 1 molekul fruktosa
19.
Stakiosa
Stakiosa merupakan tetrasakaridayang
terdiri atas 2 molekul galaktosa, 1 molekul
glukosa, 1 molekul fruktosa. Stakiosa dapat
ditemukan pada kacang-kacangan. Gula
rafinosa dan stakiosa sukar diserap dalam
proses pencernaan, dapat menyebabkan
terjadinya fermentasi dan pembentukan gas
di dalam perut
20.
Polisakarida
Polisakarida merupakan senyawapolimer yang
terdiri dari ratusan bahkan sampai ribuan
molekul monosakarida. Polisakarida merupakan
polimer yang terbentuk di alam. Ada tiga jenis
polisakarida yang paling banyak ditemukan,
yaitu selulosa, pati (starch), dan glikogen.
Sleulosa dan pati dihasilkan dalam tanaman dan
terbentuk dari karbondioksida dan air melalui
proses fotosintesis. Sedangkan glikogen
terdapat dalam tubuh manusia dan binatang
sebagai cadangan energi.
21.
Selulosa
Selulosa merupakan komponenutama kayu
dan serat tanaman, sedangkan katun yang
berasal dari kapas merupakan selulosa murni.
Selulosa tidak larut dalam air, bersifat kenyal,
dan bukan merupakan karbohidrat pereduksi.
Selulosa umumnya terdiri dari sekitar 3.105
satuan monomer dan mempunyai berat
molekul bekisar dari 250.00 sampai lebih dari
1.000.000 g/mol dan rumus molekulnya
(C5H10O5)n
22.
Pat i (star ch)
Pati merupakan cadangan karbohidrat bagi
tanaman. Sumber utama pati adalah beras,
singkong, gandum, jagung, ketel, umbi dan
lain-lain. Molekul pati umumnya terdiri dari
20% amilosa dan 80% amilopektin. Amilosa
dibentuk dari satuan disakarida-maltose.
Amilopektin berbentuk rantai cabang.
23.
Glikogen
Glikogen merupakan jenispolisakarida yang
strukturnya mirip dengan amilopektin, tetapi dengan
tingkat percabangan yang lebih banyak daripada
percabangan dalam amilopektin. Glikogen memiliki
arti penting bagi kehidupan manusia dan binatang,
yaitu sebagai cadangan energi bagi tubuhnya. Glikogen
akan segera digunakan sebagai energi pada saat
diantara dua waktu makan atau waktu manusia
berpuasa. Glikogen banyak disimpan pada hati dan
jaringan otot yang jarang digunakan untuk bergerak
atau beraktivitas
24.
Si f atKi m a
i
Berhubungan dg gugus fungsi (gugus –OH, aldehida & keton)
(1) Sifat Mereduksi
Monosakarida & disakarida dapat mereduksi pada suasana BASA,
Sifat reduktor u/ identifikasi KH & analisis kuantitatif
Sifat mereduksi krn aldehida / keton bebas dlm KH
(2) Pembentukan Furfural
Dlm lar. asam encer yg dipanaskan, monosakarida masih bersifat
stabil . Bila dipanaskan dg asam kuat pekat, monosakarida berubah
mjd furfural / derivatnya, mll reaksi dehidrasi / pelepasan molekul air
dari senyawa
(3) Pembentukan Osazon
KH (punya gugus aldehida/keton bebas) + fenilhidrazin
osazon (kristal & ttk lebur spesifik)
(4) Pembentukan Ester
Gugus hidroksil KH+ asam
ester
Monosakarida + ATP
α –D-glukosa-6-fosfat & α –D-fruktosa-1,6difosfat
Proses esterifikasi dg asam fosfat dlm tubuh : proses FOSFORILASI
25.
Sifat Kimia
(5) Isomerasi
Monosakarida+ basa encer
tidak stabil
(glukosa + basa encer
fruktosa + manosa)
Keadaan keseimbangan antara glukosa, fruktosa &
manosa TRANFORMASI LOBRY DE BRUIN VAN
ECKENSTEIN
(mll proses enolisasi)
(6) Pembentukan Glikosida
Glukosa + metilalkohol senyawa asetal
(GLIKOSIDA) yaitu gugus metil + monosakarida &
gugus –OH yg bereaksi (gugus –OH GLIKOSIDIK)
26.
Peran atau FungsiKarbohidrat :
1. Fungsi Karbohidrat Sebagai Sumber Energi
Fungsi utama karbohidrat adalah menyediakan energi bagi
tubuh.Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi
seluruh penduduk dunia karena relatif terjangkau dan
mudah didapatkan. Setiap gram karbohidrat menghasilkan
4 kkal. Keberadaan karbohidrat di dalam tubuh, sebagian
ada pada sirkulasi darah sebagai glukosa untuk keperluan
energi, sebagian terdapat pada hati dan jaringan otot
sebagai glikogen, dan sebagian lagi sisanya diubah menjadi
lemak untuk kemudian disimpan sebagai cadangan energi di
dalam jaringan lemak. Kegemukan adalah salah satu akibat
dari terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat.
27.
2. Fungsi KarbohidratSebagai Pemberi Rasa Manis
Pada Makanan
Fungsi karbohidrat berikutnya adalah memberi rasa manis
pada makanan, khususnya monosakarida dan disakarida.
Gula tidak mempunyai rasa manis yang sama, dan
Fruktosa adalah jenisgula yang paling manis.
3. Fungsi Karbohidrat Sebagai Penghemat Protein
Bila kebutuhan karbohidrat makanan tidak mencukupi,
maka protein akan digunakan sebagai cadangan makanan
untuk memenuhi kebutuhan energi dan mengalahkan
fungsi utamanya sebagai zat pembangun. Hal ini berlaku
sebaliknya, jika kebutuhan karbohidrat tercukupi, maka
protein hanya akan menjalankan fungsi utamanya sebagai
zat pembangun.
28.
4. Fungsi KarbohidratSebagai Pengatur Metabolisme
Lemak
Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang
tidak sempurna.
5. Fungsi Karbohidrat Untuk Membantu Pengeluaran
Feses
Karbohidrat dapat membantu proses pengeluaran feses
dengan cara mengatur peristaltik usus, hal ini dapat
didapat dari selulosa dalam serat makanan yang berfungsi
mengatur peristaltik usus. Serat pada makanan dapat
membantu mencegah kegemukan, kanker usus besar,
diabetes mellitus, dan jantung koroner yang berkaitan
dengan kolesterol tinggi. Laktosa yang terdapat pada susu
dapat membantu penyerapan kalsium. Keberadaannya
yang tinggal lebih lama dalam saluran cerna memberikan
keuntungan karena menyebabkan pertumbuhan bakteri
baik.
29.
Daftar Pustaka
S. Riswiyanto,M.Si. 2009. Kimia Organik.
Jakarta : Erlangga
http://jurnalkarbohidrat.blogspot.com/2012/
07/pengertian-dan-fungsi-karbohidrat.html (diakses
tanggal 15 November 2013)
http://jurnalkarbohidrat.blogspot.com/2012/
09/mengenal-jenis-jenis-karbohidrat.html (diakses
tanggal 15 November 2013)
http://cuthasnani.blogspot.com/2012/05/mo
nosakarida.html (diakses tanggal 15 November
2013)