TEORI DAN PSIKOLOGI
BELAJAR
TEORI HUMANISME
HIERARCHY OF NEEDS (TINGKATAN KEBUTUHAN)
OLEH:
NURUL MU’MININ MZ
PENGAMPU:
Dr. MUHAMMAD NUR WANGID

Sejarah

Hierarchy of needs

Tokoh

Ciri-ciri

Implementasi
TEORI HUMANISME
HIERARCHY OF NEEDS (TINGKATAN KEBUTUHAN)
OLEH:
NURUL MU’MININ MZ
PENGAMPU:
Dr. MUHAMMAD NUR WANGID

Sejarah

Hierarchy of needs

Tokoh

Ciri-ciri

Implementasi
Terlahir dari rasa ketidakpuasan terhadap psikologi
behavioristik dan psikoanalisis, beberapa ahli psikologi
Amerika pada awal abad ke-20 membentuk sebuah
gerakan baru yang menggunakan fenomenologi dan
eksistensialisme sebagai konsep filosofis serta manusia
dan ciri-ciri eksistensialnya sebagai fokus kajian.
Gerakan ini yang kemudian dikenal dengan nama
psikologi humanistik.
Psikologi humanistik merupakan pendekatan yang
multifaset terhadap pengalaman dan tingkah laku
manusia, yang memusatkan perhatian pada keunikan
dan aktiualisasi diri manusia.
MENU
Psikologi humanistik lahir sebagai sebuah gerakan
perlawanan terhadap psikologi yang dominan yang oleh
beberapa ahli disebut “psikologi robot”, karena
mereduksi manusia itu sendiri dalam kajiannya. Faham
psikologi lama hanya mengkaji manusia dalam hal-hal
sekunder dan periperal, namun mengabaikan hal-hal
yang primer dan esensial.

MENU
John Cohen, seorang guru besar psikologi di Universitas
Manchester, mengatakan bahwa “subjek studi psikologi
tidak lain adalah manusia; psikologi bukanlah bagian
dari fisiologi. Langkah pertama kita karenanya haruslah
mempelajari apa yang khas pada manusia.”

MENU
Tokoh-tokoh Aliran Humanisme
Abraham Maslow mengatakan bahwa psikologi
humanistik adalah hasil karya orang banyak, dan
tidak ada nama besar seseorang yang digunakan
untuk mengkarakterisasinya.
Namun, beberapa orang yang memiliki peran
penting dalam aliran psikologi humanisme ini
dapat kita lihat sebagai berikut:

MENU
Lahir: 1 April 1908 di
Brooklyn, New York
Meninggal: 8 Juli 1970 di
California
Kebangsaan: Amerika
Istri: Bertha
Ia awalnya berkuliah
hukum, namun pada
akhirnya memilih untuk
mempelajari psikologi dan
lulus dari Universitas
Wisconsin. Memperoleh
gelar Bachelor pada tahun
1930, master 1931, Ph.D
1934, dan profesor 1951.
MENU

Abraham H
Maslow
Lahir: 8 Januari 1902 di
Illionis, Amerika Serikat
Meninggal: 4 Februari 1987
di San Diego, California
Kebangsaan: Amerika
Rogers adalah seorang
psikolog yang terkenal
dengan pendekatan terapi
klinis, Rogers juga
mengutarakan prinsipprinsip belajar yang
humanistik.

MENU

Carl R.
Rogers
Ciri-ciri Aliran Humanisme
Psikologi humanistik memberikan perhatian
khusus terhadap ciri manusia yang dikatakan
unik dan membedakannya dengan hewan,
yang
dalam
behaviorisme
justru
menekankan
kesinambungan
manusia
dengan dunia hewan.

MENU
4 (empat) ciri psikologi yang berorientasi humanistik, sebagai
berikut:
 Memusatkan perhatian pada person yang mengalami dan
berfokus pada pengalaman sebagai fenomenon primer dalam
mempelajari manusia.
 Menekankan pada kualitas-kualitas yang khas manusia, seperti
memilih, kreativitas, menilai, dan realisasi diri, sebagai lawan
dari pemikiran tentang manusia yang mekanistik dan
reduksionistik.
 Menyandarkan diri pada kebermaknaan dalam memilih
masalah-masalah yang akan dipelajari dan prosedur-prosedur
penelitian yang akan digunakan, serta menentang penekanan
yang berlebihan pada objektivitas yang mengorbankan
signifikansi.
 Memberikan perhatian penuh dan meletakkan nilai yang tinggi
pada kemuliaan dan martabat manusia serta tertarik pada
perkembangan potensi yang inheren pada setiap individu.
Memang individu sebagaimana dia menemukan dirinya sendiri
serta dalam hubungannya dengan individu-individu lain dan
dengan kelompok-kelompok sosial.
MENU
HIERARCHY OF NEEDS
Abraham Maslow menggambarkan ada 5 (lima)
kebutuhan dasar yang dimiliki oleh setiap
manusia.
 Variasi kebutuhan ini dipandang tersusun secara
berjenjang (hirarki).
 Setiap jenjang akan terpenuhi apabila jenjeng
sebelumnya telah (relatif) terpuaskan.

PIRAMIDA KEBUTUHAN
Kebutuhan Fisiologis
Kebutuhan
fisiologis
bersifat
neostatik (menjaga keseimbangan
unsur fisik)
 Contohnya seperti makan, minum,
kebutuhan
protein,
vitamin,
istirahat, seksual, dll.
 Kebutuhan ini dipandang sebagai
kebutuhan yang paling mendasar
serta paling penting dibanding
dengan kebutuhan lainnya.


Rasa Aman
Kebutuhan Keamanan (safety)
Setelah kebutuhan fisiologis relatif
dapat terpenuhi dengan baik, maka
selanjutnya
yang
dibutuhkan
manusia adalah kebutuhan akan
rasa aman.
 Kebutuhan fisiologis dan keamanan
merupakan
dua
hal
yang
dibutuhkan
untuk
mempertahankan diri.
 Kebutuhan
fisiologis digunakan
untuk bertahan dalam jangka
pendek, dan kebutuhan keamanan
digunakan untuk bertahan dalam
jangka panjang.


Cinta dan
Dimiliki
Kebutuhan Cinta dan Dimiliki
(love and belonging)

Manusia sebagai makhluk sosial
yang membutuhkan orang lain
dalam kehidupan.
 Manusia
sangat peka dengan
kesendirian, diasingkan, ditolak di
masyarakat, kehilangan cinta dan
kehilangan sahabat.


Harga Diri
Kebutuhan Akan Harga Diri (esteem)
Setiap
manusia
tentunya
menginginkan
untuk
dihargai
dalam kehidupan bermasyarakat.
 Dihargai dan menghargai orang lain
merupakan
hal
yang
sangat
penting.
 Kepuasan akan kebutuhan harga
diri memunculkan rasa percaya diri,
sebaliknya jika hal tersebut tidak
terpenuhi dapat menimbulkan rasa
rendah diri.


Aktualisasi
Diri
Kebutuhan Aktualisasi Diri
(self actualization)

Setelah semua kebutuhan diatas
relatif dapat terpenuhi dengan baik,
selanjutnya manusia membutuhkan
apa yang dinamakan dengan
aktualisasi diri.
 Kebutuhan akan berbagai macam
hal yang dapat dilakukan oleh
manusia, aplikasi bakat dan potensi
yang dimiliki dengan maksimal.
 Seorang
yang berbakat pelukis
tentunya ingin melukis, penyanyi
ingin bernyanyi, penyair ingin
menulis, dsb.


Menu
Implementasi dalam Pembelajaran
Penerapan aliran psikologi humanistik dalam
kegiatan pembelajaran dapat dilihat sebagai
berikut:

MENU
Cooperative Learning
Prinsip metode ini adalah siswa belajar dari
dan
dengan
teman-temannya
untuk
mencapai suatu tujuan belajar dengan secara
penuh
bertanggungjawab
atas
hasil
pembelajaran yang dicapai.

MENU
Collaborative Learning
Pembelajaran kolaboratif menekankan pada
pembelajaran merupakan proses yang aktif.
Pembelajaran memerlukan tantangan yang
akan membuka wawasan para siswa untuk
aktif berinteraksi dengan temannya. Siswa
ditantang ketika mengalami perbedaan
perspektif
dan
memerlukan
satu
kemampuan untuk mempertahankan ideidenya.
MENU
Competitive Learning
Prinsip pembelajaran ini adalah memfasilitasi
siswa untuk saling berkompetisi dengan
temannya mencapai hasil yang terbaik.
Kompetisi dapat dilakukan secara individual
ataupun kelompok.

MENU
TERIMAKASIH

MENU

Humanisme "Tingkatan Kebutuhan"

  • 1.
  • 2.
    TEORI HUMANISME HIERARCHY OFNEEDS (TINGKATAN KEBUTUHAN) OLEH: NURUL MU’MININ MZ PENGAMPU: Dr. MUHAMMAD NUR WANGID Sejarah Hierarchy of needs Tokoh Ciri-ciri Implementasi
  • 3.
    TEORI HUMANISME HIERARCHY OFNEEDS (TINGKATAN KEBUTUHAN) OLEH: NURUL MU’MININ MZ PENGAMPU: Dr. MUHAMMAD NUR WANGID Sejarah Hierarchy of needs Tokoh Ciri-ciri Implementasi
  • 4.
    Terlahir dari rasaketidakpuasan terhadap psikologi behavioristik dan psikoanalisis, beberapa ahli psikologi Amerika pada awal abad ke-20 membentuk sebuah gerakan baru yang menggunakan fenomenologi dan eksistensialisme sebagai konsep filosofis serta manusia dan ciri-ciri eksistensialnya sebagai fokus kajian. Gerakan ini yang kemudian dikenal dengan nama psikologi humanistik. Psikologi humanistik merupakan pendekatan yang multifaset terhadap pengalaman dan tingkah laku manusia, yang memusatkan perhatian pada keunikan dan aktiualisasi diri manusia. MENU
  • 5.
    Psikologi humanistik lahirsebagai sebuah gerakan perlawanan terhadap psikologi yang dominan yang oleh beberapa ahli disebut “psikologi robot”, karena mereduksi manusia itu sendiri dalam kajiannya. Faham psikologi lama hanya mengkaji manusia dalam hal-hal sekunder dan periperal, namun mengabaikan hal-hal yang primer dan esensial. MENU
  • 6.
    John Cohen, seorangguru besar psikologi di Universitas Manchester, mengatakan bahwa “subjek studi psikologi tidak lain adalah manusia; psikologi bukanlah bagian dari fisiologi. Langkah pertama kita karenanya haruslah mempelajari apa yang khas pada manusia.” MENU
  • 7.
    Tokoh-tokoh Aliran Humanisme AbrahamMaslow mengatakan bahwa psikologi humanistik adalah hasil karya orang banyak, dan tidak ada nama besar seseorang yang digunakan untuk mengkarakterisasinya. Namun, beberapa orang yang memiliki peran penting dalam aliran psikologi humanisme ini dapat kita lihat sebagai berikut: MENU
  • 8.
    Lahir: 1 April1908 di Brooklyn, New York Meninggal: 8 Juli 1970 di California Kebangsaan: Amerika Istri: Bertha Ia awalnya berkuliah hukum, namun pada akhirnya memilih untuk mempelajari psikologi dan lulus dari Universitas Wisconsin. Memperoleh gelar Bachelor pada tahun 1930, master 1931, Ph.D 1934, dan profesor 1951. MENU Abraham H Maslow
  • 9.
    Lahir: 8 Januari1902 di Illionis, Amerika Serikat Meninggal: 4 Februari 1987 di San Diego, California Kebangsaan: Amerika Rogers adalah seorang psikolog yang terkenal dengan pendekatan terapi klinis, Rogers juga mengutarakan prinsipprinsip belajar yang humanistik. MENU Carl R. Rogers
  • 10.
    Ciri-ciri Aliran Humanisme Psikologihumanistik memberikan perhatian khusus terhadap ciri manusia yang dikatakan unik dan membedakannya dengan hewan, yang dalam behaviorisme justru menekankan kesinambungan manusia dengan dunia hewan. MENU
  • 11.
    4 (empat) ciripsikologi yang berorientasi humanistik, sebagai berikut:  Memusatkan perhatian pada person yang mengalami dan berfokus pada pengalaman sebagai fenomenon primer dalam mempelajari manusia.  Menekankan pada kualitas-kualitas yang khas manusia, seperti memilih, kreativitas, menilai, dan realisasi diri, sebagai lawan dari pemikiran tentang manusia yang mekanistik dan reduksionistik.  Menyandarkan diri pada kebermaknaan dalam memilih masalah-masalah yang akan dipelajari dan prosedur-prosedur penelitian yang akan digunakan, serta menentang penekanan yang berlebihan pada objektivitas yang mengorbankan signifikansi.  Memberikan perhatian penuh dan meletakkan nilai yang tinggi pada kemuliaan dan martabat manusia serta tertarik pada perkembangan potensi yang inheren pada setiap individu. Memang individu sebagaimana dia menemukan dirinya sendiri serta dalam hubungannya dengan individu-individu lain dan dengan kelompok-kelompok sosial. MENU
  • 12.
    HIERARCHY OF NEEDS AbrahamMaslow menggambarkan ada 5 (lima) kebutuhan dasar yang dimiliki oleh setiap manusia.  Variasi kebutuhan ini dipandang tersusun secara berjenjang (hirarki).  Setiap jenjang akan terpenuhi apabila jenjeng sebelumnya telah (relatif) terpuaskan. 
  • 13.
  • 14.
    Kebutuhan Fisiologis Kebutuhan fisiologis bersifat neostatik (menjagakeseimbangan unsur fisik)  Contohnya seperti makan, minum, kebutuhan protein, vitamin, istirahat, seksual, dll.  Kebutuhan ini dipandang sebagai kebutuhan yang paling mendasar serta paling penting dibanding dengan kebutuhan lainnya.  Rasa Aman
  • 15.
    Kebutuhan Keamanan (safety) Setelahkebutuhan fisiologis relatif dapat terpenuhi dengan baik, maka selanjutnya yang dibutuhkan manusia adalah kebutuhan akan rasa aman.  Kebutuhan fisiologis dan keamanan merupakan dua hal yang dibutuhkan untuk mempertahankan diri.  Kebutuhan fisiologis digunakan untuk bertahan dalam jangka pendek, dan kebutuhan keamanan digunakan untuk bertahan dalam jangka panjang.  Cinta dan Dimiliki
  • 16.
    Kebutuhan Cinta danDimiliki (love and belonging) Manusia sebagai makhluk sosial yang membutuhkan orang lain dalam kehidupan.  Manusia sangat peka dengan kesendirian, diasingkan, ditolak di masyarakat, kehilangan cinta dan kehilangan sahabat.  Harga Diri
  • 17.
    Kebutuhan Akan HargaDiri (esteem) Setiap manusia tentunya menginginkan untuk dihargai dalam kehidupan bermasyarakat.  Dihargai dan menghargai orang lain merupakan hal yang sangat penting.  Kepuasan akan kebutuhan harga diri memunculkan rasa percaya diri, sebaliknya jika hal tersebut tidak terpenuhi dapat menimbulkan rasa rendah diri.  Aktualisasi Diri
  • 18.
    Kebutuhan Aktualisasi Diri (selfactualization) Setelah semua kebutuhan diatas relatif dapat terpenuhi dengan baik, selanjutnya manusia membutuhkan apa yang dinamakan dengan aktualisasi diri.  Kebutuhan akan berbagai macam hal yang dapat dilakukan oleh manusia, aplikasi bakat dan potensi yang dimiliki dengan maksimal.  Seorang yang berbakat pelukis tentunya ingin melukis, penyanyi ingin bernyanyi, penyair ingin menulis, dsb.  Menu
  • 19.
    Implementasi dalam Pembelajaran Penerapanaliran psikologi humanistik dalam kegiatan pembelajaran dapat dilihat sebagai berikut: MENU
  • 20.
    Cooperative Learning Prinsip metodeini adalah siswa belajar dari dan dengan teman-temannya untuk mencapai suatu tujuan belajar dengan secara penuh bertanggungjawab atas hasil pembelajaran yang dicapai. MENU
  • 21.
    Collaborative Learning Pembelajaran kolaboratifmenekankan pada pembelajaran merupakan proses yang aktif. Pembelajaran memerlukan tantangan yang akan membuka wawasan para siswa untuk aktif berinteraksi dengan temannya. Siswa ditantang ketika mengalami perbedaan perspektif dan memerlukan satu kemampuan untuk mempertahankan ideidenya. MENU
  • 22.
    Competitive Learning Prinsip pembelajaranini adalah memfasilitasi siswa untuk saling berkompetisi dengan temannya mencapai hasil yang terbaik. Kompetisi dapat dilakukan secara individual ataupun kelompok. MENU
  • 23.