Hipotiroidisme adalah defisiensi produksi hormon tiroid yang dapat dibedakan menjadi primer, sekunder, dan tersier, dengan penyebab yang bervariasi seperti defek kongenital dan autoimun. Gejala klinis termasuk penurunan metabolisme, letargi, dan miksedema, dengan diagnosis tergantung pada kadar T4 dan TSH. Terapi dengan l-thyroxine penting untuk mengembalikan fungsi metabolik yang normal, dan keterlambatan diagnosis dapat mengakibatkan hambatan pertumbuhan serta gangguan perkembangan.