Siswa dapat:
 Menganalisis upaya pemajuan, penghormatan dan
penegakan hak asasi manusia (HAM).
 Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan,
penghormatan, dan penegakan HAM di Indonesia.
 Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan
internasional HAM.
PENGERTIAN HAM
HAM adalah hak dasar yang dimiliki
manusia sebagai anugrah Tuhan
yang melekat pada setiap diri
manusia sejak lahir
Hak asasi
ekonomi

Hak asasi politik

Jenis HAM

Hak asasi sosial
dan kebudayaan

Hak asasi hukum
Peran serta dalam upaya pemajuan,
penghormatan, dan penegakan
HAM

Pemerintah

Membentuk
Komnas HAM

Masyarakat

Melaporkan apabila
terjadi pelanggaran HAM
ke Komnas HAM
Mengembangkan sikap
solidaritas untuk
membantu korban
pelanggaran HAM
Memberikan apresiasi
terhadap upaya
penanganan pelanggaran
HAM

LSM

Memberikan
bantuan hukum
terhadap para
korban
kejahatan HAM
Dilakukan dengan 2 (dua) pendekatan yaitu :
1. Pencegahan

Upaya untuk menciptakan
kondisi yang semakin kondusif
bagi pemajuan, penghormatan
dan penegakan HAM

2. Penindakan

Upaya menangani kasus
pelanggaran HAM berdasarkan
ketentuan hukum yang berlaku
Upaya pemajuan, penghormatan, dan penagakan HAM di Indonesia

Pencegahan

1. Mengeluarkan perundangundangan HAM
2. Menciptakan Komnas HAM
3. Pelaksanaan
pendidikan
HAM kepada masyarakat
melalui pendidikan HAM di
keluarga, sekolah, dan
masyarakat

Penindakan

1. Pelayanan konsultasi bagi
masyarakat yang menghadapi
kasus pelanggaran HAM
2. Penerimaan pengaduan dari
korban pelanggaran HAM
3. Pencarian fakta yang berkaitan
dengan peristiwa dalam
masyarakat yang patut diduga
merupakan pelanggaran HAM
4. Penyelesaian perkara melalui
perdamaian
5. Penyelesaian perkara
pelanggaran HAM berat melalui
pengadilan
Instrumen / dasar hukum yang mengatur
hak asasi manusia di Indonesia
• Pembukaan UUD 1945
• UUD 1945 pasal 27 s.d. 34
• UUD 1945 Bab XA tentang “Hak Asasi Manusia”
pasal 28A s.d. 28J
• Ketetapan MPR No. XVII/MPR/1988 tentang
HAM
• UU No. 39 tahun 1999 tentang HAM
• UU No. 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan
menyampaikan pendapat di muka umum
• Dan sebagainya.
Beberapa Kasus pelanggaran HAM yang pernah terjadi
di Indonesia :

• Pembunuhan massal mereka yang dituduh

• Kasus Marsinah
• Kasus Tanjung Priok
• Kasus Timor Timur

Yang telah di proses di
Pengadilan HAM

•
•
•
•
•
•
•
•
•

terlibat PKI tahun 1965
Kasus Tanjung Priok (1984)
Penembakan Misterius (1984)
Kasus Aktivis Buruh Marsinah (1993)
Kerusuhan di berbagai Kota (14 Mei 1998)
Kasus Tri Sakti (11 Mei 1998)
Kasus Semanggi I (13-14 Mei 1998)
Kasus Semanggi II (23-24 November 1999)
Kasus Timor Timur paska jajak pendapat 1999
Kasus Aceh, Papua, Maluku, Sampit, Poso, dsb.
INSTRUMEN HUKUM DAN
PERADILAN
INTERNASIONAL HAM
Instrumen atau Dasar Hukum
HAM
• PBB mencetuskan Universal Declaration
of Human Rights (Deklarasi Umum Hak
Asasi Manusia = DUHAM PBB), yaitu
pernyataan sedunia tentang hak-hak asasi
manusia
No
1.

2.

3.

Negara
Rwanda tahun
1994

Peristiwa / Kejadian

Kolonel T. Renzaho bekasa walokota
Rwanda melakukan pembantaian terhadap
ribuan etnis Tutsi dan Hutu yag berhaluan
moderat selama 100 hari
Bosnia
Serbia bertanggung jawab atas pembunuhan
massal (genoside) terhadap warga muslim
Bosnia selama perang berlangsung dari
tahun 1992 – 1995.
Jerman tahun 1923 Adolf Hitler menumpas lawan politiknya
secara masal, berbagai kejahatan
kemanusian dilakukan seperti pembasmian
orang-orang Yahudi dan penyerbuan ke
Austria, Cekos-lovakia (1938) dan Polandia
(1939)
PERADILAN HAM INTERNASIONAL

Perlindungan dan penegakan HAM
Internasional dapat dilakukan melalui
lembaga Internasional seperti :
1. Komisi HAM PBB (The United Nations
Commission on Human Rights)
2. Mahkamah Internasional (International
Criminal Court)
Mahkamah Internasional/International
Criminal Court (ICC) merupakan peradilan
HAM Internasional yang berwenang
mengadili para pelaku kejahatan:
SANKSI PELANGGARAN HAM
INTERNASIONAL

Perseorangan

Negara
►

Perseorangan yang dianggap bertanggung jawab terhadap
terjadinya pelanggaran HAM dan sanksinya berupa
hukuman tertentu
Contoh pelaksanaan pengadilan HAM Internasional :
• Tahun 1987, Klaus Barbie (mantan komandan polisi
rahasia Nazi Jerman) dijatuhi hukuman seumur hidup
karena melakukan penyiksaan dan pembantain orangorang Yahudi dan partisan Perancis.
• Biljana Plavsic (Mantan Presiden Bosnia-Serbia)
dihukum 13 tahun karena didakwa sebagai penyebab
tewasnya ratusan etnis muslim Bosnia pada masa
pemerintahannya.
►

Negara yang dianggap kinerjanya kurang baik atau buruk
dalam upaya penegakan HAM, adapun sanksinya berupa :
a.
b.
c.
d.
e.

Embargo penjualan senjata
Penarikan duta besar oleh pemerintah berbagai
negara/ masyarakat internasional.
Penghentian semua bantuan
Pemutusan hubungan diplomatik oleh pemerintah
berbagai negara/masyarakat internasional.
Embargo perdagangan
Kejahatan Genoside :
Setiap perbuatan yang dilakukan untuk
menghancurkan atau memusnahkan
kelompok etnis atau kelompok agama
dengan cara membunuh anggota kelompok
Kejahatan Kemanusiaan :

Serangan terhadap penduduk sipil,
berupa :
pembunuhan; perbudakan; pengusiran
atau pemindahan secara paksa; perampasan
kemerdekaan; penyiksaan; perkosaan;
perbudakan seksual; pelacuran secara paksa;
pemaksaan kehamilan; pemandulan atau
sterilisasi secara paksa; dan penganiayaan
terhadap kelompok tertentu
Ham

Ham

  • 2.
    Siswa dapat:  Menganalisisupaya pemajuan, penghormatan dan penegakan hak asasi manusia (HAM).  Menampilkan peran serta dalam upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM di Indonesia.  Mendeskripsikan instrumen hukum dan peradilan internasional HAM.
  • 4.
    PENGERTIAN HAM HAM adalahhak dasar yang dimiliki manusia sebagai anugrah Tuhan yang melekat pada setiap diri manusia sejak lahir
  • 5.
    Hak asasi ekonomi Hak asasipolitik Jenis HAM Hak asasi sosial dan kebudayaan Hak asasi hukum
  • 7.
    Peran serta dalamupaya pemajuan, penghormatan, dan penegakan HAM Pemerintah Membentuk Komnas HAM Masyarakat Melaporkan apabila terjadi pelanggaran HAM ke Komnas HAM Mengembangkan sikap solidaritas untuk membantu korban pelanggaran HAM Memberikan apresiasi terhadap upaya penanganan pelanggaran HAM LSM Memberikan bantuan hukum terhadap para korban kejahatan HAM
  • 8.
    Dilakukan dengan 2(dua) pendekatan yaitu : 1. Pencegahan Upaya untuk menciptakan kondisi yang semakin kondusif bagi pemajuan, penghormatan dan penegakan HAM 2. Penindakan Upaya menangani kasus pelanggaran HAM berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku
  • 9.
    Upaya pemajuan, penghormatan,dan penagakan HAM di Indonesia Pencegahan 1. Mengeluarkan perundangundangan HAM 2. Menciptakan Komnas HAM 3. Pelaksanaan pendidikan HAM kepada masyarakat melalui pendidikan HAM di keluarga, sekolah, dan masyarakat Penindakan 1. Pelayanan konsultasi bagi masyarakat yang menghadapi kasus pelanggaran HAM 2. Penerimaan pengaduan dari korban pelanggaran HAM 3. Pencarian fakta yang berkaitan dengan peristiwa dalam masyarakat yang patut diduga merupakan pelanggaran HAM 4. Penyelesaian perkara melalui perdamaian 5. Penyelesaian perkara pelanggaran HAM berat melalui pengadilan
  • 10.
    Instrumen / dasarhukum yang mengatur hak asasi manusia di Indonesia • Pembukaan UUD 1945 • UUD 1945 pasal 27 s.d. 34 • UUD 1945 Bab XA tentang “Hak Asasi Manusia” pasal 28A s.d. 28J • Ketetapan MPR No. XVII/MPR/1988 tentang HAM • UU No. 39 tahun 1999 tentang HAM • UU No. 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum • Dan sebagainya.
  • 11.
    Beberapa Kasus pelanggaranHAM yang pernah terjadi di Indonesia : • Pembunuhan massal mereka yang dituduh • Kasus Marsinah • Kasus Tanjung Priok • Kasus Timor Timur Yang telah di proses di Pengadilan HAM • • • • • • • • • terlibat PKI tahun 1965 Kasus Tanjung Priok (1984) Penembakan Misterius (1984) Kasus Aktivis Buruh Marsinah (1993) Kerusuhan di berbagai Kota (14 Mei 1998) Kasus Tri Sakti (11 Mei 1998) Kasus Semanggi I (13-14 Mei 1998) Kasus Semanggi II (23-24 November 1999) Kasus Timor Timur paska jajak pendapat 1999 Kasus Aceh, Papua, Maluku, Sampit, Poso, dsb.
  • 12.
  • 13.
    Instrumen atau DasarHukum HAM • PBB mencetuskan Universal Declaration of Human Rights (Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia = DUHAM PBB), yaitu pernyataan sedunia tentang hak-hak asasi manusia
  • 14.
    No 1. 2. 3. Negara Rwanda tahun 1994 Peristiwa /Kejadian Kolonel T. Renzaho bekasa walokota Rwanda melakukan pembantaian terhadap ribuan etnis Tutsi dan Hutu yag berhaluan moderat selama 100 hari Bosnia Serbia bertanggung jawab atas pembunuhan massal (genoside) terhadap warga muslim Bosnia selama perang berlangsung dari tahun 1992 – 1995. Jerman tahun 1923 Adolf Hitler menumpas lawan politiknya secara masal, berbagai kejahatan kemanusian dilakukan seperti pembasmian orang-orang Yahudi dan penyerbuan ke Austria, Cekos-lovakia (1938) dan Polandia (1939)
  • 15.
    PERADILAN HAM INTERNASIONAL Perlindungandan penegakan HAM Internasional dapat dilakukan melalui lembaga Internasional seperti : 1. Komisi HAM PBB (The United Nations Commission on Human Rights) 2. Mahkamah Internasional (International Criminal Court) Mahkamah Internasional/International Criminal Court (ICC) merupakan peradilan HAM Internasional yang berwenang mengadili para pelaku kejahatan:
  • 16.
  • 17.
    ► Perseorangan yang dianggapbertanggung jawab terhadap terjadinya pelanggaran HAM dan sanksinya berupa hukuman tertentu Contoh pelaksanaan pengadilan HAM Internasional : • Tahun 1987, Klaus Barbie (mantan komandan polisi rahasia Nazi Jerman) dijatuhi hukuman seumur hidup karena melakukan penyiksaan dan pembantain orangorang Yahudi dan partisan Perancis. • Biljana Plavsic (Mantan Presiden Bosnia-Serbia) dihukum 13 tahun karena didakwa sebagai penyebab tewasnya ratusan etnis muslim Bosnia pada masa pemerintahannya.
  • 18.
    ► Negara yang dianggapkinerjanya kurang baik atau buruk dalam upaya penegakan HAM, adapun sanksinya berupa : a. b. c. d. e. Embargo penjualan senjata Penarikan duta besar oleh pemerintah berbagai negara/ masyarakat internasional. Penghentian semua bantuan Pemutusan hubungan diplomatik oleh pemerintah berbagai negara/masyarakat internasional. Embargo perdagangan
  • 19.
    Kejahatan Genoside : Setiapperbuatan yang dilakukan untuk menghancurkan atau memusnahkan kelompok etnis atau kelompok agama dengan cara membunuh anggota kelompok
  • 20.
    Kejahatan Kemanusiaan : Seranganterhadap penduduk sipil, berupa : pembunuhan; perbudakan; pengusiran atau pemindahan secara paksa; perampasan kemerdekaan; penyiksaan; perkosaan; perbudakan seksual; pelacuran secara paksa; pemaksaan kehamilan; pemandulan atau sterilisasi secara paksa; dan penganiayaan terhadap kelompok tertentu