Geografi pertama kali ditemukan oleh Eratothenes
 Geo
= bumi
 Grapein = tulisan




Geografi adalah lukisan atau tulisan tentang bumi
IGI di Semarang tahun 1989


Geografi adalah yang
mengkaji persamaan dan
perbedaan fenomena di
geosfer (muka bumi)
dengan sudut pandang
kelingkungan(ekologis) dan
kewilayahan(regional)
dalam konteks
keruangan(space)

Bintarto


Geografi adalah ilmu
pengetahuan yang mencitra,
menerangkan sifat bumi,
menganalisa keadaan alam
dan penduduk, serta
mempelajari corak khas
mengenai kehidupan dan
berusaha mencari fungsi dari
unsur bumi dalam ruang dan
waktu
ASPEK
GEOGRAFI

ASPEK
FISIK

ASPEK
SOSIAL

Litosfer
Hidrosfer
Atmosfer
Biosfer
Antroposfer

Sosial
Ekonomi
Budaya
ASPEK FISIK


ASPEK SOSIAL

berhubungan dengan
gejala alam di
permukaan bumi, yaitu
pelapisan yang terdapat
diatas permukaan bumi
yang meliputi fenomena
litosfer, hidrosfer,
biosfer, dan antroposfer.

Aspek
sosial
berhubungan
dengan kegiatan manusia secara
sosial, ekonomi, dan budaya.
Aspek ini menitikberatkan pada
kajian manusia dari karakteristik
perilakunya.
Pada
aspek
ini
manusia
dipandang sebagai fokus utama
dari kajian geografi dengan
memperhatikan pola penyebaran
manusia dalam ruang dan kaitan
perilaku
manusia
dengan
lingkungannya.
ASPEK FISIK
Pendekatan
Geografi

1.
Pendekatan
Keruangan

2.
Pendekatan
Ekologi

3.
Pendekatan
Kompleks
Wilayah
Pendekatan geografi dapat diartikan sebagai
suatu metode atau analisis untuk memahami
berbagai gejala dan fenomena geosfer.
Pendekatan Keruangan
Upaya dalam mengkaji persamaan dan perbedaan
fenomena geosfer dalam ruang. Yang perlu diperhatikan
adalah persebaran penggunaan ruang dan penyediaan
ruang yang akan dimanfaatkan
(Cara pandang yang menekankan pada eksistensi ruang
seperti struktur keruangan dan proses keruangan)
Pendekatan Kelingkungan (ekologi)
Upaya mengkaji fenomena geosfer khususnya terhadap
interaksi antara organisme hidup dengan lingkungannya,
termasuk dengan organisme hidup yang lain
(Cara pandang yang berprinsip ekologi)
Pendekatan Kompleks Wilayah
Upaya dalam mengkaji fenomena geosfer dengan
menggunakan pendekatan keruangan dan ekologi
Contoh Pendekatan Ekologi


Dasar untuk menjelaskan berbagai fenomena geografi
Prinsip Persebaran
Gejala atau fenomena geosfer yang tersebar tidak
merata di permukaan bumi, seperti : bentang alam,
tumbuhan, dan hewan
Prinsip Interelasi
Suatu hubungan saling terkait dalam ruang antara gejala
yang satu dengan yang lain
Prinsip Korologi
Pengkajian gejala atau fenomena geografi secara
menyeluruh dalam ruang
Prinsip Deskripsi
Penjelasan lebih rinci mengenai gejala-gejala yang
diselidiki
Lokasi : Letak suatu objek terhadap objek yang lain yang akan berpengaruh
terhadap nilai objek tersebut
Jarak: Jarak dapat mempengaruhi lamanya waktu yang dibutuhkan dalam
hubungan antar tempat
Keterjangkauan: kemudahan atau ketersediaan sarana dan prasarana
penghubung antar wilayah, seperti : transportasi dan komunikasi
Pola: Pola keruangan baik bersifat alami maupun fenomena sosial budaya
Morfologi: bentuk muka bumi
Aglomerasi : Gejala geografi yang mengelompok
Nilai kegunaan: Nilai guna suatu tempat yang berbeda jika dilihat dari
fungsinya
Interaksi atau Interdependensi: Hubungan timbal balik antara manusia dan
lingkungan yang akan menimbulkan pergerakan manusia, barang, dan
gagasan
Diferensiasi Areal : Fenomena yang berbeda antara satu tempat dengan
tempat yang lain
Keterkaitan ruangan: derajat keterkaitan antar wilayah baik alam maupun
sosial
Keterkaitan antara fenomena yang satu dengan
yang lain

Pengantar dan dasar dasar geografi

  • 3.
    Geografi pertama kaliditemukan oleh Eratothenes  Geo = bumi  Grapein = tulisan   Geografi adalah lukisan atau tulisan tentang bumi
  • 4.
    IGI di Semarangtahun 1989  Geografi adalah yang mengkaji persamaan dan perbedaan fenomena di geosfer (muka bumi) dengan sudut pandang kelingkungan(ekologis) dan kewilayahan(regional) dalam konteks keruangan(space) Bintarto  Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mencitra, menerangkan sifat bumi, menganalisa keadaan alam dan penduduk, serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu
  • 5.
  • 6.
    ASPEK FISIK  ASPEK SOSIAL berhubungandengan gejala alam di permukaan bumi, yaitu pelapisan yang terdapat diatas permukaan bumi yang meliputi fenomena litosfer, hidrosfer, biosfer, dan antroposfer. Aspek sosial berhubungan dengan kegiatan manusia secara sosial, ekonomi, dan budaya. Aspek ini menitikberatkan pada kajian manusia dari karakteristik perilakunya. Pada aspek ini manusia dipandang sebagai fokus utama dari kajian geografi dengan memperhatikan pola penyebaran manusia dalam ruang dan kaitan perilaku manusia dengan lingkungannya.
  • 7.
  • 8.
  • 9.
    Pendekatan geografi dapatdiartikan sebagai suatu metode atau analisis untuk memahami berbagai gejala dan fenomena geosfer.
  • 10.
    Pendekatan Keruangan Upaya dalammengkaji persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dalam ruang. Yang perlu diperhatikan adalah persebaran penggunaan ruang dan penyediaan ruang yang akan dimanfaatkan (Cara pandang yang menekankan pada eksistensi ruang seperti struktur keruangan dan proses keruangan) Pendekatan Kelingkungan (ekologi) Upaya mengkaji fenomena geosfer khususnya terhadap interaksi antara organisme hidup dengan lingkungannya, termasuk dengan organisme hidup yang lain (Cara pandang yang berprinsip ekologi) Pendekatan Kompleks Wilayah Upaya dalam mengkaji fenomena geosfer dengan menggunakan pendekatan keruangan dan ekologi
  • 13.
  • 14.
     Dasar untuk menjelaskanberbagai fenomena geografi
  • 15.
    Prinsip Persebaran Gejala ataufenomena geosfer yang tersebar tidak merata di permukaan bumi, seperti : bentang alam, tumbuhan, dan hewan Prinsip Interelasi Suatu hubungan saling terkait dalam ruang antara gejala yang satu dengan yang lain Prinsip Korologi Pengkajian gejala atau fenomena geografi secara menyeluruh dalam ruang Prinsip Deskripsi Penjelasan lebih rinci mengenai gejala-gejala yang diselidiki
  • 21.
    Lokasi : Letaksuatu objek terhadap objek yang lain yang akan berpengaruh terhadap nilai objek tersebut Jarak: Jarak dapat mempengaruhi lamanya waktu yang dibutuhkan dalam hubungan antar tempat Keterjangkauan: kemudahan atau ketersediaan sarana dan prasarana penghubung antar wilayah, seperti : transportasi dan komunikasi Pola: Pola keruangan baik bersifat alami maupun fenomena sosial budaya Morfologi: bentuk muka bumi Aglomerasi : Gejala geografi yang mengelompok Nilai kegunaan: Nilai guna suatu tempat yang berbeda jika dilihat dari fungsinya Interaksi atau Interdependensi: Hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan yang akan menimbulkan pergerakan manusia, barang, dan gagasan Diferensiasi Areal : Fenomena yang berbeda antara satu tempat dengan tempat yang lain Keterkaitan ruangan: derajat keterkaitan antar wilayah baik alam maupun sosial
  • 31.
    Keterkaitan antara fenomenayang satu dengan yang lain