GEOLOGI KELAUTAN
Ilmu yang mempelajari berbagai
fenomena geologi di lingkungan laut /
samodera, meliputi aspek fisik, kimiawi
dan biologi.
Berbagai fenomena geologi di
lingkungan marin dipelajari juga dalam
Oseanografi.
• 1. Sifat-sifat kimia dan sifat-sifat fisik air laut.
• 2. Sebaran temperatur dan salinitas air laut.
• 3. Gerakan air laut
• 4. Interaksi atmosfer dan hidrooseonosfer
• 5. Morfologi lantai samodera
• 6. Biota laut (termasuk fosil )
• 7. Sedimentologi marin
• 8. Erosi pantai dan dasar laut
• 9. Perubahan muka air laut
• Hal-hal yang dipelajari dalam geologi kelautan
adalah yang menyangkut “Physical
Oceanography”.
Lingkungan Marin
Berdasarkan sifat dan karakteristiknya, perairan
marin dapat dibedakan yaitu :
1. Samodera (Ocean)
2. Laut (Sea)
Samodera (Ocean)
Mempunyai ciri-ciri :
1. Samodera dipisahkan dari benua oleh adanya
rangkaian kepulauan (archipelago) atau oleh
punggungan bawah muka air (dremple)
2. Salinitas / Kadar garam rerata 3,5 %
3. Merupakan satu kesatuan arus laut (current)
dengan susunan arus laut tertutup.
4. Mempunyai kedalaman rerata 3800 meter
Samodera-samodera di dunia
1. Samodera Pasifik
2. Samodera Atlantik
3. Samodera India
4. Samodera Artika ?
5. Samodera Antartika ?
Luas dan Kedalaman Samodera
1. Samodera Pasifik
- Luas : 180 Juta km persegi
- Kedalaman rerata : 4.030 m
- Kedalaman maks : 10.550. m
2. Samodera Atlantik
- Luas : 107 juta km persegi
- Kedalaman rerata : 3.330 m
- Kedalaman maks : 8.750 m
3. Samodera India
- Luas : 75 juta km persegi
- Kedalaman rerata : 3.900 m
- Kedalaman maks : 7.450 m
Samodera secara fisik merupakan lempeng
(plate), yang disebut lempeng samodera.
Konfigurasi morfologi dasar Samodera sangat di
pengaruhi oleh dinamika lempeng samodera.
Batas lempeng samodera membentuk morfologi
berupa rendahan (basin) maupun tinggian
(punggungan).
Batas lempeng konvergen umumnya berupa
palung ( trench).
Batas lempeng divergen umumnya berupa
punggungan tengah samodera (mid oceanic
ridge).
Batas lempeng transform memberikan
kenampakan morfologi dasar laut berupa
“submarine canyon” dan “seamount valleys”
LAUT (SEAS)
Merupakan perairan yang terletak di tepi
samodera, diantara samodera dan benua atau
benua dan benua, serta berada di pedalaman
benua.
Macam- macam laut :
1. Laut Tepi (Marginal Sea)
Merupakan laut dengan kedalaman berkisar
100 sampai 200 meter dan terletak di tepi
benua, dipisahkan dari samodera oleh
rangkaian kepulauan (archipelago).
Laut tepi lazim disebut sebagai paparan
(shelf).
Contoh :
a. Laut Jawa, di tepi benua Asia dan dipisahkan
dari samodera India oleh Kepulauan
Indonesia ( P, Jawa, P. Sumatera dan Kep.
Nusatenggara)
b. Laut Cina Selatan, di tepi benua Asia dan
dipisahkan dari Samodera Pasifik oleh
Kepulauan Filipina.
c. Laut Jepang, di tepi benua Asia dan
dipisahkan dari samodera Pasifik oleh
Kepulauan Jepang.
d. Laut Utara, di tepi benua Eropa dan
dipisahkan dari Samodera Atlantik oleh
Kepulauan Britania Raya.
Genesa laut tepi ini secara tektonik menempati
pada unsur tektonik busur belakang (back
arc).
Aplikasi sumberdaya alam yang terkandung di
laut tepi adalah potensial terdapatnya
hidrokarbon.
2. Laut Tengah (Mediteran Sea)
Merupakan laut dengan kedalaman > 1000
meter dan terletak antara benua dengan
samodera atau antara benua dengan benua
yang dihubungkan oleh selat.
Contoh:
a. Laut Tengah
Dipisahkan dari Samodera Atlantik oleh
Selat Gibraltar.
b. Laut Merah (Red Sea)
Dipisahkan dari Samodera India oleh
Selat Ogaden.
c. Laut Parsi ( Persia Sea)
Dipisahkan dari Samodera India oleh
Selat Hormus.
Genesa Laut Tengah secara tektonik akibat batas
lempeng divergen maupun transform.
3. Laut Pedalaman (Interior Sea)
Merupakan laut dengan kedalaman > 200
meter, dan terletak di pedalaman / tengah
benua.
Contoh :
a. Laut Kaspi
Terletak di tengah benua Asia, di sekitar
negara-negara Asia Tengah.
b. Laut Mati (Death Sea)
Berada di tengah Benua Asia, di
sekitar negara-negara Timur Tengah.
Genesa Laut Pedalaman akibat batas lempeng
transform.
Salah satu cirinya mempunyai kadar garam yang
sangat tinggi.
Geologi laut 1

Geologi laut 1

  • 1.
    GEOLOGI KELAUTAN Ilmu yangmempelajari berbagai fenomena geologi di lingkungan laut / samodera, meliputi aspek fisik, kimiawi dan biologi.
  • 2.
    Berbagai fenomena geologidi lingkungan marin dipelajari juga dalam Oseanografi. • 1. Sifat-sifat kimia dan sifat-sifat fisik air laut. • 2. Sebaran temperatur dan salinitas air laut. • 3. Gerakan air laut • 4. Interaksi atmosfer dan hidrooseonosfer • 5. Morfologi lantai samodera • 6. Biota laut (termasuk fosil )
  • 3.
    • 7. Sedimentologimarin • 8. Erosi pantai dan dasar laut • 9. Perubahan muka air laut • Hal-hal yang dipelajari dalam geologi kelautan adalah yang menyangkut “Physical Oceanography”.
  • 4.
    Lingkungan Marin Berdasarkan sifatdan karakteristiknya, perairan marin dapat dibedakan yaitu : 1. Samodera (Ocean) 2. Laut (Sea)
  • 5.
    Samodera (Ocean) Mempunyai ciri-ciri: 1. Samodera dipisahkan dari benua oleh adanya rangkaian kepulauan (archipelago) atau oleh punggungan bawah muka air (dremple) 2. Salinitas / Kadar garam rerata 3,5 %
  • 6.
    3. Merupakan satukesatuan arus laut (current) dengan susunan arus laut tertutup. 4. Mempunyai kedalaman rerata 3800 meter
  • 7.
    Samodera-samodera di dunia 1.Samodera Pasifik 2. Samodera Atlantik 3. Samodera India 4. Samodera Artika ? 5. Samodera Antartika ?
  • 8.
    Luas dan KedalamanSamodera 1. Samodera Pasifik - Luas : 180 Juta km persegi - Kedalaman rerata : 4.030 m - Kedalaman maks : 10.550. m 2. Samodera Atlantik - Luas : 107 juta km persegi - Kedalaman rerata : 3.330 m - Kedalaman maks : 8.750 m
  • 9.
    3. Samodera India -Luas : 75 juta km persegi - Kedalaman rerata : 3.900 m - Kedalaman maks : 7.450 m
  • 10.
    Samodera secara fisikmerupakan lempeng (plate), yang disebut lempeng samodera. Konfigurasi morfologi dasar Samodera sangat di pengaruhi oleh dinamika lempeng samodera.
  • 11.
    Batas lempeng samoderamembentuk morfologi berupa rendahan (basin) maupun tinggian (punggungan). Batas lempeng konvergen umumnya berupa palung ( trench). Batas lempeng divergen umumnya berupa punggungan tengah samodera (mid oceanic ridge).
  • 12.
    Batas lempeng transformmemberikan kenampakan morfologi dasar laut berupa “submarine canyon” dan “seamount valleys”
  • 13.
    LAUT (SEAS) Merupakan perairanyang terletak di tepi samodera, diantara samodera dan benua atau benua dan benua, serta berada di pedalaman benua.
  • 14.
    Macam- macam laut: 1. Laut Tepi (Marginal Sea) Merupakan laut dengan kedalaman berkisar 100 sampai 200 meter dan terletak di tepi benua, dipisahkan dari samodera oleh rangkaian kepulauan (archipelago). Laut tepi lazim disebut sebagai paparan (shelf).
  • 15.
    Contoh : a. LautJawa, di tepi benua Asia dan dipisahkan dari samodera India oleh Kepulauan Indonesia ( P, Jawa, P. Sumatera dan Kep. Nusatenggara) b. Laut Cina Selatan, di tepi benua Asia dan dipisahkan dari Samodera Pasifik oleh Kepulauan Filipina.
  • 16.
    c. Laut Jepang,di tepi benua Asia dan dipisahkan dari samodera Pasifik oleh Kepulauan Jepang. d. Laut Utara, di tepi benua Eropa dan dipisahkan dari Samodera Atlantik oleh Kepulauan Britania Raya.
  • 17.
    Genesa laut tepiini secara tektonik menempati pada unsur tektonik busur belakang (back arc). Aplikasi sumberdaya alam yang terkandung di laut tepi adalah potensial terdapatnya hidrokarbon.
  • 18.
    2. Laut Tengah(Mediteran Sea) Merupakan laut dengan kedalaman > 1000 meter dan terletak antara benua dengan samodera atau antara benua dengan benua yang dihubungkan oleh selat. Contoh: a. Laut Tengah Dipisahkan dari Samodera Atlantik oleh Selat Gibraltar.
  • 19.
    b. Laut Merah(Red Sea) Dipisahkan dari Samodera India oleh Selat Ogaden. c. Laut Parsi ( Persia Sea) Dipisahkan dari Samodera India oleh Selat Hormus.
  • 20.
    Genesa Laut Tengahsecara tektonik akibat batas lempeng divergen maupun transform.
  • 21.
    3. Laut Pedalaman(Interior Sea) Merupakan laut dengan kedalaman > 200 meter, dan terletak di pedalaman / tengah benua. Contoh : a. Laut Kaspi Terletak di tengah benua Asia, di sekitar negara-negara Asia Tengah.
  • 22.
    b. Laut Mati(Death Sea) Berada di tengah Benua Asia, di sekitar negara-negara Timur Tengah. Genesa Laut Pedalaman akibat batas lempeng transform. Salah satu cirinya mempunyai kadar garam yang sangat tinggi.