Lautan di Dunia
• 1. Samudera Pasifik
• 2. Samudera Atlantik
• 3. Samudera Hindia
• 4. Samudera Artik
Lautan di Dunia
KLASIFIKASI LAUT Menurut Terjadinya
• 1. Laut Transgresna : Laut Genangan, terjadi karena perubahan
permukaan Laut pada jaman Glasial.
– Contoh : Dangkalan Sunda ( L. Jawa, L Natuna, Sel Malaka, Sel
SUnda
– Contoh : Dangkalan Sahul ( L Arafuru)
– Contoh : Laut Utara
• 2. Laut Ingresi: Laut dalam dimana dasar laut mengalami
pemerosotan akibat tenaga tektonik.
– Contoh: Laut Jepang, Laut Sulawesi, Laut Banda
3. Laut Regresi : Laut yang mengalami Penyempitan akibat
pendangkalan
Contoh : Laut Jawa, Selat malaka
KEPULAUAN INDONESIA
Samuder
a
Pasifik
Samuder
a
Hindia
Paparan
Sunda
Paparan
Sahul
Klasifikasi Laut di Dunia Menurut Letaknya
1.Laut Tepi, yaitu laut yang terdapat di tepi/pinggir benua, contoh
laut jepang, Laut Kuning, Laut Utara, Laut Arab
2.Laut Pedalaman, yaitu laut yang terdapat
ditengah benua seperti laut hitam, laut Mati, laut kaspia.
3. Laut pertengahan, yaitu laut yang terapit oleh
dua pulau/benua atau lebih seperti laut-laut di
Indonesia, Laut Mediterania, Laut Merah.
Klasifikasi Laut menurut Zona
Kedalamannya/kemampuan cahaya matahari
menembus dasar laut,
–Wilayah laut pasang surut (litoral)
–Wilayah laut dangkal(Neritis)
–Wilayah laut dalam (batyal)
–Wilayah laut sangat dalam (abysal)
Zona Laut
1. Morfologi dasar laut dibedakan menjadi:
• Tepi benua (continental margin); morfologi yang
terletak dekat pantai yang benuanya menurun ke
cekungan dasar laut. Morfologi ini dapat dibedakan
menjadi tiga wilayah, yaitu:
a. Paparan benua (continental shelf), daerah yang
mempunyai lereng landai (kemiringan kuranng
dari 1°) dan berbatasan langsung dengan daratan.
Bagian ini biasanya memiliki kedalaman
maksimum antara 100 – 200 meter dan lebar.
b. Lereng benua (continental slope)
Merupakan bagian dasar laut yang
menurun tajam dan curam ke arah dasar
laut sampai kedalaman antara 50 – 70 km.
antara 200-3000 meter dengan kemiringan
antara 3° sampai dengan 6°.
c. Continental rise
Merupakan daerah yang mempunyai lereng
yang perlahan-lahan menjadi dasar lautan.
Dasar laut dalam (deep sea
bottom)
Merupakan morfologi dasar laut yang meiliki
kedalaman antara 3.000-6.000 meter dan
meliputi lebih dari 75 % daerah dasar laut.
Bentukan yang ada ada daerah ini antara
lain:
• Abysal plain (dataran abisal)
• Trog (palung)
• Punggungan samudera(oceanic ridge)
• Gunung laut (seamount)
• Punggung bukit ( abysal hill)
Gerakan air laut
• Berdasarkan penyebabnya/material yang
mengalam pergerakan, gerakan air laut
dapat disebabkan oleh angin, suhu dan gaya
tarik antara bulan dan matahari..
Berdasarkan material yang mengalami
gerakan , gerakan air laut dapat dibedakan
atas gerakan air laut yang disertai masa
airnya.
• Secara umum , gerakan air laut meliputi
gelombang, arus dan pasang surut.
• Gelombang; merupakan gerakan naik
turunnya air laut yang tidak disertai
perpindahan massa airnya. Pada umumnya,
gelombang laut dipengaruhi oleh beberapa
faktor, antara lain:
– kecepatan angin
– lama angin bertiup
– luas daerah tempat angin bertup
- kedalaman air laut dan Kekuatan Gempa
tsu : pelabuhan
nami : ombak
Gelombang Laut
Arus Laut
• Arus; merupakan gerakan massa air laut dari
suatu tempat ke tempat lain dengan disertai
perpindahan massa airnya
• Berdasarkan suhunya, arus laut dapat dibedakan
sebagai berikut:
– Arus panas, yaitu arus dengan suhu air yang lebih
panas daripada suhu air laut yang didatanginya
– Arus dingin, yaitu arus dengan suhu air lebih dingin
daripada suhu air laut yang didatanginya.
• Arus Laut yang Membentuk Pusaran
• Dikenal dengan sebutan Samudera bermuda
Berdasarkan faktor penyebabnya, arus dapat
dibedakan sebagai berikut:
1) Arus tetap
2) Arus kompensasi
3) Arus setengah tahunan (musiman)
4) Arus vertikal
5) Arus atas dan arus bawah
• Berdasarkan Penyebabnya:
• Arus laut yang disebabkan oleh Angin.
• Arus Laut yang disebabkan oleh Pasang-surut.
• Arus Laut yang disebabkan beda tinggi permukaan Air laut
• Arus laut yang disebabkan oleh pengaruh daratan dan
Lautan
• Arus Laut yang disebabkan perbedaan kadar garam.
• Berdasarkan letaknya :
1) arus bawah, yaitu arus yang bergerak di
bawah permukaan air laut
2) arus atas, yaitu arus yang bergerak di
permukaan air laut.
Gambar: Arus laut dunia di
beberapa Samudera
Pasang Surut Air laut, terjadi akibat
adanya gaya tarik bulan dan
matahari, seperti gambar di bawah ini
Kualitas air laut
• Kualitas air laut dapat dilihat berdasarkan
parameter temperatur, salinitas dan kecerahan
(warna) air laut.
• Temperatur air laut
• Temperatur air laut ditentukan oleh radiasi
matahari. Karena itulah, temperatur air laut
cenderung berkurang sesuai dengan perubahan
kedalaman dan juga semakin berkurang apabila
semakin jauh dari ekuator.
2. Salinitas (kadar garam)
Salinitas adalah jumlah garam – garam
yang terkandung dalam setiap satu
kilogram air laut yang dinyatakan dengan
prose (%) atau promil. Salinitas di setiap
laut berbeda-beda.
• Faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan
kadar garam di setiap perairan laut adalah
sebagai berikut :
– Kadar penguapan
– Curah hujan
– Banyak sedikitnya air tawar yang masuk ke laut
– Banyak sedikitnya cairan es yang masuk ke
dalam laut
– Arus laut.
3. Kecerahan (warna) air laut
Warna air laut bergantung kepada zat
terlarut yang ada di dalamnya. Zat ini dapat
berupa : endapan dan organisme yang
hidup di dasar laut dan pengaruh
gelombang elektromagnetik dari matahari.
Warna air laut antara lain :
• Biru : disebabkan oleh sinar matahri yang
bergelombang pendek (biru) dipantulkan
lebih banyak daripada sinar lain
• Kuning : di dasar laut terdapat lumpur kuning
yang diangkut Sungai Kuning
(hoang-Ho)dari daratan Indo China.
• Hijau: terdapatnya lumpur hijau
• Putih: terdapat es
• Ungu: adanya organisme yang mngeluarkan
sinar-sinar fosfor
• Hitam: adanya lumpu tanah chernozem
• Merah: terdapatnya binatang-binatang kecil
berwarna merah.

Perairan Laut

  • 2.
    Lautan di Dunia •1. Samudera Pasifik • 2. Samudera Atlantik • 3. Samudera Hindia • 4. Samudera Artik
  • 3.
  • 4.
    KLASIFIKASI LAUT MenurutTerjadinya • 1. Laut Transgresna : Laut Genangan, terjadi karena perubahan permukaan Laut pada jaman Glasial. – Contoh : Dangkalan Sunda ( L. Jawa, L Natuna, Sel Malaka, Sel SUnda – Contoh : Dangkalan Sahul ( L Arafuru) – Contoh : Laut Utara • 2. Laut Ingresi: Laut dalam dimana dasar laut mengalami pemerosotan akibat tenaga tektonik. – Contoh: Laut Jepang, Laut Sulawesi, Laut Banda 3. Laut Regresi : Laut yang mengalami Penyempitan akibat pendangkalan Contoh : Laut Jawa, Selat malaka
  • 5.
  • 6.
    Klasifikasi Laut diDunia Menurut Letaknya 1.Laut Tepi, yaitu laut yang terdapat di tepi/pinggir benua, contoh laut jepang, Laut Kuning, Laut Utara, Laut Arab
  • 7.
    2.Laut Pedalaman, yaitulaut yang terdapat ditengah benua seperti laut hitam, laut Mati, laut kaspia.
  • 8.
    3. Laut pertengahan,yaitu laut yang terapit oleh dua pulau/benua atau lebih seperti laut-laut di Indonesia, Laut Mediterania, Laut Merah.
  • 9.
    Klasifikasi Laut menurutZona Kedalamannya/kemampuan cahaya matahari menembus dasar laut, –Wilayah laut pasang surut (litoral) –Wilayah laut dangkal(Neritis) –Wilayah laut dalam (batyal) –Wilayah laut sangat dalam (abysal)
  • 12.
    Zona Laut 1. Morfologidasar laut dibedakan menjadi: • Tepi benua (continental margin); morfologi yang terletak dekat pantai yang benuanya menurun ke cekungan dasar laut. Morfologi ini dapat dibedakan menjadi tiga wilayah, yaitu: a. Paparan benua (continental shelf), daerah yang mempunyai lereng landai (kemiringan kuranng dari 1°) dan berbatasan langsung dengan daratan. Bagian ini biasanya memiliki kedalaman maksimum antara 100 – 200 meter dan lebar.
  • 13.
    b. Lereng benua(continental slope) Merupakan bagian dasar laut yang menurun tajam dan curam ke arah dasar laut sampai kedalaman antara 50 – 70 km. antara 200-3000 meter dengan kemiringan antara 3° sampai dengan 6°. c. Continental rise Merupakan daerah yang mempunyai lereng yang perlahan-lahan menjadi dasar lautan.
  • 14.
    Dasar laut dalam(deep sea bottom) Merupakan morfologi dasar laut yang meiliki kedalaman antara 3.000-6.000 meter dan meliputi lebih dari 75 % daerah dasar laut. Bentukan yang ada ada daerah ini antara lain: • Abysal plain (dataran abisal) • Trog (palung) • Punggungan samudera(oceanic ridge) • Gunung laut (seamount) • Punggung bukit ( abysal hill)
  • 15.
    Gerakan air laut •Berdasarkan penyebabnya/material yang mengalam pergerakan, gerakan air laut dapat disebabkan oleh angin, suhu dan gaya tarik antara bulan dan matahari.. Berdasarkan material yang mengalami gerakan , gerakan air laut dapat dibedakan atas gerakan air laut yang disertai masa airnya.
  • 16.
    • Secara umum, gerakan air laut meliputi gelombang, arus dan pasang surut. • Gelombang; merupakan gerakan naik turunnya air laut yang tidak disertai perpindahan massa airnya. Pada umumnya, gelombang laut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain: – kecepatan angin – lama angin bertiup – luas daerah tempat angin bertup - kedalaman air laut dan Kekuatan Gempa
  • 17.
    tsu : pelabuhan nami: ombak Gelombang Laut
  • 18.
    Arus Laut • Arus;merupakan gerakan massa air laut dari suatu tempat ke tempat lain dengan disertai perpindahan massa airnya • Berdasarkan suhunya, arus laut dapat dibedakan sebagai berikut: – Arus panas, yaitu arus dengan suhu air yang lebih panas daripada suhu air laut yang didatanginya – Arus dingin, yaitu arus dengan suhu air lebih dingin daripada suhu air laut yang didatanginya.
  • 19.
    • Arus Lautyang Membentuk Pusaran • Dikenal dengan sebutan Samudera bermuda Berdasarkan faktor penyebabnya, arus dapat dibedakan sebagai berikut: 1) Arus tetap 2) Arus kompensasi 3) Arus setengah tahunan (musiman) 4) Arus vertikal 5) Arus atas dan arus bawah
  • 20.
    • Berdasarkan Penyebabnya: •Arus laut yang disebabkan oleh Angin. • Arus Laut yang disebabkan oleh Pasang-surut. • Arus Laut yang disebabkan beda tinggi permukaan Air laut • Arus laut yang disebabkan oleh pengaruh daratan dan Lautan • Arus Laut yang disebabkan perbedaan kadar garam.
  • 21.
    • Berdasarkan letaknya: 1) arus bawah, yaitu arus yang bergerak di bawah permukaan air laut 2) arus atas, yaitu arus yang bergerak di permukaan air laut.
  • 22.
    Gambar: Arus lautdunia di beberapa Samudera
  • 23.
    Pasang Surut Airlaut, terjadi akibat adanya gaya tarik bulan dan matahari, seperti gambar di bawah ini
  • 24.
    Kualitas air laut •Kualitas air laut dapat dilihat berdasarkan parameter temperatur, salinitas dan kecerahan (warna) air laut. • Temperatur air laut • Temperatur air laut ditentukan oleh radiasi matahari. Karena itulah, temperatur air laut cenderung berkurang sesuai dengan perubahan kedalaman dan juga semakin berkurang apabila semakin jauh dari ekuator.
  • 25.
    2. Salinitas (kadargaram) Salinitas adalah jumlah garam – garam yang terkandung dalam setiap satu kilogram air laut yang dinyatakan dengan prose (%) atau promil. Salinitas di setiap laut berbeda-beda.
  • 26.
    • Faktor-faktor yangmenyebabkan perbedaan kadar garam di setiap perairan laut adalah sebagai berikut : – Kadar penguapan – Curah hujan – Banyak sedikitnya air tawar yang masuk ke laut – Banyak sedikitnya cairan es yang masuk ke dalam laut – Arus laut.
  • 27.
    3. Kecerahan (warna)air laut Warna air laut bergantung kepada zat terlarut yang ada di dalamnya. Zat ini dapat berupa : endapan dan organisme yang hidup di dasar laut dan pengaruh gelombang elektromagnetik dari matahari.
  • 28.
    Warna air lautantara lain : • Biru : disebabkan oleh sinar matahri yang bergelombang pendek (biru) dipantulkan lebih banyak daripada sinar lain • Kuning : di dasar laut terdapat lumpur kuning yang diangkut Sungai Kuning (hoang-Ho)dari daratan Indo China. • Hijau: terdapatnya lumpur hijau
  • 29.
    • Putih: terdapates • Ungu: adanya organisme yang mngeluarkan sinar-sinar fosfor • Hitam: adanya lumpu tanah chernozem • Merah: terdapatnya binatang-binatang kecil berwarna merah.