Auliya Rahma Andiani
Dwi Sulistiani Kusuma
Elga Rifdah Syarifah
Nadhira Az-zahra
Salma Kaltsum Kayana
Zhafirah Yumna
Apa itu awan???
Awan adalah sekumpulan tetesan
air/kristal es di dalam atmosfer yang
terjadi karena pengembunan/pemadatan
uap air yang terdapat dalam udara
setelah melampaui keadaan jenuh
• Udara di sekeliling kita banyak
mengandung uap air.
• partikel-partikel air (aerosol)
terangkat ke langit. Aerosol ini
berfungsi sebagai perangkap air
• Aerosol akan membentuk titik-titik
air.
• Aerosol naik ke atmosfer, dan bila
sejumlah besar udara terangkat ke
lapisan yang lebih tinggi, maka ia
akan mengalami pendinginan dan
selanjutnya mengembun.
• Kumpulan titik-titik air hasil dari uap
air dalam udara yang mengembun
inilah yang terlihat sebagai awan.
Makin banyak udara yang
mengembun, makin besar awan yang
terbentuk.
Jenis-jenis Awan Menurut
Morfologinya
Pembagian awan ini berdasarkan bentuk
permukaan nya yakni :
Awan Stratus adalah awan yang berlapis-lapis
dan merata.
Awan Cumulus adalah awan yang bergumpalgumpal atau bertumpuk-tumpuk, puncaknya
bundar-bundar tetapi dasarnya rata.
Awan Cirrus adalah awan yang tampak
seperti bulu burung. Letaknya sangat tinggi,
sehingga terdiri atas kristal-kristal es yang halus
berwarna putih bersih.
Jenis-jenis Awan Menurut
Ketinggiannya
Awan Tinggi

Awan Sedang

Awan Rendah
• Terdapat pada ketinggian antara 6-12 Km.
• Awan jenis ini selalu terdiri atas kristal-kristal
es karena pengaruh letaknya yang tinggi
dan bersuhu dingin.
• Ada 3 macam awan yang digolongkan
sebagai awan tinggi :
1. Awan Cirrus
2. Awan Cirrocumulus
3. Awan Cirrostratus
•
•
•
•
•

Berstruktur seperti serat
Mirip bulu burung
Tidak menimbulkan hujan
Berwarna putih dengan pinggiran tidak jelas.
Tanpa bayangan sendiri.
Awan Cirrocumulus
• Awan ini sering terlihat seperti serpihan kecil
atau massa bulatan awan yang sangat kecil
• Bercampur salju
• Tipis
• Berwarna putih tanpa bayangan
• Deretannya hampir teratur
• Bentuknya mirip dengan stratocumulus dan
altocumulus, namun dengan bulatanbulatan yang lebih kecil dibandingkan
kedua awan tersebut jika di lihat dari
permukaan.
Awan Cirrostratus
• Bentuknya seperi kelambu putih halus yang
menutupi seluruhh langit
• Terlihat seperti anyaman tidak teratur
• Menimbulkan halo (lingkaran bercahaya)
• Terjadi pada musim kemarau
• Kadang-kadang terjadi hujan yang tidak
sampai ke permukaan bumi (virga), seolaholah cerah di permukaan.
Cirrus

Cirrocomulus

Cirrostratus
Awan Sedang
• Pada kawasan tropis, awan ini terletak pada
ketinggian 2 – 8 km.
• Pada kawasan iklim sedang terletak pada
ketinggian 2 – 7 km.
• Pada kawasan kutub terletak pada
ketinggian 2 – 4 km.
• Ada 2 macam awan yang termasuk dalam
kelompok awan sedang atau menengah,
yakni:
1. Altocumulus
2. Altostratus
Awan Altocumulus
• Awan ini kecil – kecil, tapi jumlahnya banyak.
• Awan alto cumulus berwarna kelabu atau putih
dilihat pada waktu senja.
• Biasanya berbentuk seperti bola yang agak tebal.
• Awan ini bergerombol dan sering berdekatan
sehingga tampak saling bergandengan
• Tiap – tiap elemen nampak jelas tersisih antara
satu sama lain dengan warna keputihan dan
kelabu yang membedakannya dengan Cirro
Cumulus
Awan Altostratus
• Awan alto stratus berwarna kekelabuan dan
meliputi hampir keseluruhan langit.
• Awan ini menghasilkan hujan apabila cukup
tebal. Awan – awan di atas terbentuk pada
waktu senja dan malam hari dan
menghilang apabila matahari terbit di awal
pagi.
Awan Altocumulus

Awan Altostratus
Awan Rendah
Ketinggiannya kurang dari 2 km
Terdapat 3 macam awan yang berada di posisi
ini, yakni :
1. Awan Stratokumulus
2. Awan Stratus
3. Awan Nimbostratus
Awan Stratokumulus
• Berbentuk seperti bola – bola yang sering
menutupi seluruh langit sehingga tampak
seperti gelombang.
• Lapisannya tipis dan tidak menghasilkan
hujan.
• Berwarna kelabu / putih yang terjadi pada
petang dan senja apabila atmosfer stabil.
Awan Stratus
•
•
•
•
•

Awan ini cukup rendah dan sangat luas.
Dapat menimbulkan hujan es.
Tingginya di bawah 2000 m.
Lapisannya melebar seperti kabut dan berlapis.
Merupakan awan yang paling dekat dengan
permukaan tanah.
• Lapisan abu-abu dengan dasar serba sama
yang cerah, kadang-kadang terjadi hujan
gerimis.
• Biasanya awan stratus ada yang menutupi
puncak gunung yang tidak terlalu tinggi
(kurang dari 300 m).
• Jika awan stratus menyentuh tanah akan
terbentuk kabut.
Awan Nimbostratus
• Bentuknya tidak menentu dengan pinggir
compang – camping.
• Menimbulkan hujan atau salju.
• Berwarna putih kegelapan yang
penyebarannya di langit cukup luas.
• Disebut awan gangguan.
Awan yang terjadi karena udara
naik
• Awan yang terjadi karena udara naik terletak
pada ketinggian 500 m – 1500 m. Awan yang
tergolong awan ini, yaitu :
1. Cumulus : awan bergumpal-gumpal dasarnya
rata, biasa muncul pada siang hari.
2. Cumulo nimbus : awan yang bergumpalgumpal luas dan biasanya akan berubah
menjadi hujan dan sering terjadi angin ribut.
Awan Cumulus

Awan
Cumolonimbus
altostratus (mid-level blanket)
above cumulus (low, puffy cotton-balls)
KABUT
Apa itu kabut ?
Pengertian Kabut
Kabut adalah titik-titk air yang merupakan hasil
kondensasi atau sublimasi dari uap air yang
terapung-apung di atmosfer dekat permukaan
tanah. Kabut terbentuk ketika udara panas yang
lembab bertemu dengan udara dingin.
Macam-macam Kabut
1. Kabut Industri : kabut berwarna kehitaman
yang terjadi di atas kota-kota industri, akibat
adanya asap dari pabrik-pabrik.
2. Kabut Adveksi : kabut yang terjadi karena
pengaruh udara panas, mengandung uap air,
mengalir menjumpai daerah dingin sehingga
terjadi kondensasi dan membetuk kabut
3. Kabut Sawah : Kabut yang terjadi pada malam
atau pagi pada cuaca terang dan udara dingin
melalui sungai, selokan, atau sawah
4. Kabut Pendinginan : kabut yang terjadi pada
malam hari dan udara terang karena
pendinginan lapisan yang terjadi mencapai
lembab relatif 100 %
Perbedaan awan dan kabut
• Awan terbentuk dari penguapan perairan
karena terkena panas matahari yang
kemudian mengumpul di atmosfer (troposfer).
Sedangkan kabut adalah uap air sebagai hasil
kondensasi yang dekat dengan tanah yang
terjadi karena peristiwa pemanasan atau
pendinginan udara.
• Awan umumnya bergerak mengikuti arah
angin dengan kecepatan tertentu. Sedangkan
Kabut umumnya konstran dan bergerak
dengan kecepatan yang lebih lambat dari
awan.
• Awan berada di atas permukaan tanah.
Sedangkan kabut berada di permukaan tanah.
Sekian
dan
Tebaklah gambar di bawah ini!

Apakah nama awan di atas?
Sebutkan jenis-jenis awan diatas!!1
cirrostratus (high blanket)
above altostratus (mid-level blanket)

Geografi awan

  • 2.
    Auliya Rahma Andiani DwiSulistiani Kusuma Elga Rifdah Syarifah Nadhira Az-zahra Salma Kaltsum Kayana Zhafirah Yumna
  • 3.
  • 4.
    Awan adalah sekumpulantetesan air/kristal es di dalam atmosfer yang terjadi karena pengembunan/pemadatan uap air yang terdapat dalam udara setelah melampaui keadaan jenuh
  • 5.
    • Udara disekeliling kita banyak mengandung uap air. • partikel-partikel air (aerosol) terangkat ke langit. Aerosol ini berfungsi sebagai perangkap air • Aerosol akan membentuk titik-titik air. • Aerosol naik ke atmosfer, dan bila sejumlah besar udara terangkat ke lapisan yang lebih tinggi, maka ia akan mengalami pendinginan dan selanjutnya mengembun. • Kumpulan titik-titik air hasil dari uap air dalam udara yang mengembun inilah yang terlihat sebagai awan. Makin banyak udara yang mengembun, makin besar awan yang terbentuk.
  • 6.
    Jenis-jenis Awan Menurut Morfologinya Pembagianawan ini berdasarkan bentuk permukaan nya yakni :
  • 7.
    Awan Stratus adalahawan yang berlapis-lapis dan merata.
  • 8.
    Awan Cumulus adalahawan yang bergumpalgumpal atau bertumpuk-tumpuk, puncaknya bundar-bundar tetapi dasarnya rata.
  • 9.
    Awan Cirrus adalahawan yang tampak seperti bulu burung. Letaknya sangat tinggi, sehingga terdiri atas kristal-kristal es yang halus berwarna putih bersih.
  • 10.
    Jenis-jenis Awan Menurut Ketinggiannya AwanTinggi Awan Sedang Awan Rendah
  • 11.
    • Terdapat padaketinggian antara 6-12 Km. • Awan jenis ini selalu terdiri atas kristal-kristal es karena pengaruh letaknya yang tinggi dan bersuhu dingin. • Ada 3 macam awan yang digolongkan sebagai awan tinggi : 1. Awan Cirrus 2. Awan Cirrocumulus 3. Awan Cirrostratus
  • 12.
    • • • • • Berstruktur seperti serat Miripbulu burung Tidak menimbulkan hujan Berwarna putih dengan pinggiran tidak jelas. Tanpa bayangan sendiri.
  • 13.
    Awan Cirrocumulus • Awanini sering terlihat seperti serpihan kecil atau massa bulatan awan yang sangat kecil • Bercampur salju • Tipis • Berwarna putih tanpa bayangan • Deretannya hampir teratur • Bentuknya mirip dengan stratocumulus dan altocumulus, namun dengan bulatanbulatan yang lebih kecil dibandingkan kedua awan tersebut jika di lihat dari permukaan.
  • 14.
    Awan Cirrostratus • Bentuknyaseperi kelambu putih halus yang menutupi seluruhh langit • Terlihat seperti anyaman tidak teratur • Menimbulkan halo (lingkaran bercahaya) • Terjadi pada musim kemarau • Kadang-kadang terjadi hujan yang tidak sampai ke permukaan bumi (virga), seolaholah cerah di permukaan.
  • 15.
  • 16.
    Awan Sedang • Padakawasan tropis, awan ini terletak pada ketinggian 2 – 8 km. • Pada kawasan iklim sedang terletak pada ketinggian 2 – 7 km. • Pada kawasan kutub terletak pada ketinggian 2 – 4 km. • Ada 2 macam awan yang termasuk dalam kelompok awan sedang atau menengah, yakni: 1. Altocumulus 2. Altostratus
  • 17.
    Awan Altocumulus • Awanini kecil – kecil, tapi jumlahnya banyak. • Awan alto cumulus berwarna kelabu atau putih dilihat pada waktu senja. • Biasanya berbentuk seperti bola yang agak tebal. • Awan ini bergerombol dan sering berdekatan sehingga tampak saling bergandengan • Tiap – tiap elemen nampak jelas tersisih antara satu sama lain dengan warna keputihan dan kelabu yang membedakannya dengan Cirro Cumulus
  • 18.
    Awan Altostratus • Awanalto stratus berwarna kekelabuan dan meliputi hampir keseluruhan langit. • Awan ini menghasilkan hujan apabila cukup tebal. Awan – awan di atas terbentuk pada waktu senja dan malam hari dan menghilang apabila matahari terbit di awal pagi.
  • 19.
  • 20.
    Awan Rendah Ketinggiannya kurangdari 2 km Terdapat 3 macam awan yang berada di posisi ini, yakni : 1. Awan Stratokumulus 2. Awan Stratus 3. Awan Nimbostratus
  • 21.
    Awan Stratokumulus • Berbentukseperti bola – bola yang sering menutupi seluruh langit sehingga tampak seperti gelombang. • Lapisannya tipis dan tidak menghasilkan hujan. • Berwarna kelabu / putih yang terjadi pada petang dan senja apabila atmosfer stabil.
  • 22.
    Awan Stratus • • • • • Awan inicukup rendah dan sangat luas. Dapat menimbulkan hujan es. Tingginya di bawah 2000 m. Lapisannya melebar seperti kabut dan berlapis. Merupakan awan yang paling dekat dengan permukaan tanah. • Lapisan abu-abu dengan dasar serba sama yang cerah, kadang-kadang terjadi hujan gerimis. • Biasanya awan stratus ada yang menutupi puncak gunung yang tidak terlalu tinggi (kurang dari 300 m). • Jika awan stratus menyentuh tanah akan terbentuk kabut.
  • 23.
    Awan Nimbostratus • Bentuknyatidak menentu dengan pinggir compang – camping. • Menimbulkan hujan atau salju. • Berwarna putih kegelapan yang penyebarannya di langit cukup luas. • Disebut awan gangguan.
  • 24.
    Awan yang terjadikarena udara naik • Awan yang terjadi karena udara naik terletak pada ketinggian 500 m – 1500 m. Awan yang tergolong awan ini, yaitu : 1. Cumulus : awan bergumpal-gumpal dasarnya rata, biasa muncul pada siang hari. 2. Cumulo nimbus : awan yang bergumpalgumpal luas dan biasanya akan berubah menjadi hujan dan sering terjadi angin ribut.
  • 25.
  • 26.
    altostratus (mid-level blanket) abovecumulus (low, puffy cotton-balls)
  • 27.
  • 28.
    Pengertian Kabut Kabut adalahtitik-titk air yang merupakan hasil kondensasi atau sublimasi dari uap air yang terapung-apung di atmosfer dekat permukaan tanah. Kabut terbentuk ketika udara panas yang lembab bertemu dengan udara dingin.
  • 30.
    Macam-macam Kabut 1. KabutIndustri : kabut berwarna kehitaman yang terjadi di atas kota-kota industri, akibat adanya asap dari pabrik-pabrik. 2. Kabut Adveksi : kabut yang terjadi karena pengaruh udara panas, mengandung uap air, mengalir menjumpai daerah dingin sehingga terjadi kondensasi dan membetuk kabut
  • 31.
    3. Kabut Sawah: Kabut yang terjadi pada malam atau pagi pada cuaca terang dan udara dingin melalui sungai, selokan, atau sawah 4. Kabut Pendinginan : kabut yang terjadi pada malam hari dan udara terang karena pendinginan lapisan yang terjadi mencapai lembab relatif 100 %
  • 32.
    Perbedaan awan dankabut • Awan terbentuk dari penguapan perairan karena terkena panas matahari yang kemudian mengumpul di atmosfer (troposfer). Sedangkan kabut adalah uap air sebagai hasil kondensasi yang dekat dengan tanah yang terjadi karena peristiwa pemanasan atau pendinginan udara. • Awan umumnya bergerak mengikuti arah angin dengan kecepatan tertentu. Sedangkan Kabut umumnya konstran dan bergerak dengan kecepatan yang lebih lambat dari awan. • Awan berada di atas permukaan tanah. Sedangkan kabut berada di permukaan tanah.
  • 34.
  • 35.
    Tebaklah gambar dibawah ini! Apakah nama awan di atas?
  • 37.
  • 38.
    cirrostratus (high blanket) abovealtostratus (mid-level blanket)