WAIT TO LEARN!!!
321
NEXT
AWAN
CONTINUECANCEL
• Awan adalah massa yang dapat dilihat dari tetesan air atau kristal beku tergantung di
atmosfer di atas permukaan bumi atau permukaan planet lain. Awan juga massa terlihat yang
tertarik oleh gravitasi, seperti massa materi dalam ruang yang disebut awan antar bintang dan
nebula. Awan dipelajari dalam ilmu awan atau fisika awan, suatu cabang meteorologi.
• Di Bumi substansi biasanya presipitasi uap air. Dengan bantuan partikel higroskopis udara
seperti debu dan garam dari laut, tetesan air kecil terbentuk pada ketinggian rendah dan
kristal es pada ketinggian tinggi bila udara didinginkan jadi jenuh oleh konvektif lokal atau
lebih besar mengangkat non-konvektif skala.
• Pada beberapa soal, awan tinggi mungkin sebagian terdiri dari tetesan air superdingin.
Tetesan dan kristal biasanya diameternya sekitar 0,01 mm (0,00039 in). Paling umum dari
pemanasan matahari di siang hari dari udara pada tingkat permukaan, angkat frontal yang
memaksa massa udara lebih hangat akan naik lebih keatas dan mengangkat orografik udara di
atas gunung. Ketika udara naik , mengembang sehingga tekanan berkurang.
• Proses ini mengeluarkan energi yang menyebabkan udara dingin. Ketika dikelilingi oleh
milyaran tetesan lain atau kristal mereka menjadi terlihat sebagai awan. Dengan tidak adanya
inti kondensasi, udara menjadi jenuh dan pembentukan awan terhambat. dalam awan padat
memperlihatkan pantulan tinggi (70% sampai 95%) di seluruh awan terlihat berbagai panjang
gelombang, sehingga tampak putih, di atas.
• Tetesan embun (titik-titik air) cenderung efisien menyebarkan cahaya, sehingga intensitas
radiasi matahari berkurang dengan kedalaman arah ke gas, maka warna abu-abu atau bahkan
gelap kadang-kadang tampak di dasar awan. Awan tipis mungkin tampak telah memperoleh
warna dari lingkungan mereka atau latar belakang dan awan diterangi oleh cahaya non-putih,
seperti saat matahari terbit atau terbenam, mungkin tampak berwarna sesuai. Awan terlihat
lebih gelap di dekat-inframerah karena air menyerap radiasi matahari pada saat- panjang
gelombang .
CONTINUE
• PROSES PEMBENTUKAN AWAN
• Udara selalu mengandung uap air. Apabila uap air ini meluap menjadi titik-
titik air, maka terbentuklah awan. Peluapan ini bisa terjadi dengan dua cara:
• Apabila udara panas, lebih banyak uap terkandung di dalam udara karena air
lebih cepat menyengat. Udara panas yang sarat dengan air ini akan naik
tinggi, hingga tiba di satu lapisan dengan suhu yang lebih rendah, uap itu
akan mencair dan terbentuklah awan, molekul-molekul titik air yang tak
terhingga banyaknya.
• Suhu udara tidak berubah, tetapi keadaan atmosfer lembap. Udara makin
lama akan menjadi semakin tepu dengan uap air.
• Apabila awan telah terbentuk, titik-titik air dalam awan akan menjadi
semakin besar dan awan itu akan menjadi semakin berat, dan perlahan-lahan
daya tarik bumi menariknya ke bawah. Hingga sampai satu titik dimana
titik-titik air itu akan terus jatuh ke bawah dan turunlah hujan.
• Jika titik-titik air tersebut bertemu udara panas, titik-titik itu akan menguap
dan awan menghilang. Inilah yang menyebabkan itu awan selalu berubah-
ubah bentuknya. Air yang terkandung di dalam awan silih berganti menguap
dan mencair. Inilah juga yang menyebabkan kadang-kadang ada awan yang
tidak membawa hujan.
CONTINUE
• Awan dapat dibedakan menurut, ketinggian,dan ketebalan.
• Contoh Gambar :
CONTINUE
• Tabel batas ketinggian awan
Daerah
Awan
Daerah Kutub Daerah Sedang Daerah Tropis
Rendah Dari permukaan
bumi – 2 km
Dari permukaan bumi – 2
km
Dari permukaan bumi – 2
km
Menengah 2 – 4 km 2 – 7 km 2 – 8 km
Tinggi 3 – 8 km 5 – 13 km 6 – 18 km
GO TO THE
CHAPTER
GO TO THE
EXPLAIN
TEKAN DAN PILIH
C.AWAN RENDAH
A.AWAN TINGGI B. AWAN TENGAH
D.AWAN
TAMBAHAN
• CIRRUS
Cirrus merupakan awan yang berbentuk tipis namun
bisa tebal jika berkumpul. Awan ini memiliki air
yang sangat dingin namun hanya menimbulkan
hujan pada malam hari.Tapi curah hujannya begitu
sedikit
Contoh Gambar :
NEXT
• CIRROCUMULUS
Cirrocumulus adalah awan berbentuk seperti kapas.
Awan ini tidak pernah hujan. Namun jika awan ini
hujan maka hujannya akan menguap kembali (virga)
Contoh Gambar :
NEXTPREVIOUS
• CIRROSTRATUS
Cirrostratus memiliki air yang dingin sehingga dapat
membuat pelangi sehabis hujan. Awan ini juga
disebut kembaran awan cirrocumulus tapi lebih tipis
Contoh Gambar :
BACKPREVIOUS
• ALTOCUMULUS
Berdasarkan menurut ketinggiannnya awan ini berada
di ketinggian 7,000 kaki dari permukaan tanah. Awan
ini juga hampir membuat turbulensi bagi pesawat yang
melintasnnya jika awan ini terlalu tebal.
Contoh Gambar :
NEXT
• ALTOSTRATUS
Altostratus merupakan awan yang sering muncul pada
pagi dan malam hari. Awan ini cukup agak tinggi namun
pada malam hari sering mengelilingi bulan.
Contoh Gambar :
PREVIOUS BACK
• CUMULONIMBUS
Awan cumulonimbus sudah banyak dikenal orang.
Awan badai yang tumbuh secara vertikal ini sangat
berbahaya dengan petir dan ketebalannya bagi
pesawat yang melintas.
Contoh Gambar :
NEXT
• NIMBOSTRATUS
Awan ini juga sama menimbulkan langit gelap dengan
awan cumulonimbus namun hanya menimbulkan
gerimis dan tidak menimbulkan petir.
Contoh Gambar :
NEXTPREVIOUS
• STRATUS
Stratus adalah awan yang terbentuk karena udara
panas.Stratus menimbulkan gerimis namun awan ini
terlihat agak tebal dan sering tersambung ke awan lain
Awan ini miring 200
sehingga agak diagonal
Contoh Gambar :
NEXTPREVIOUS
• STRATOCUMULUS
Stratocumulus sangat mirip dengan awan stratus
namun perbedaannya adalah stratocumulus sangat rata
sementara stratus begitu bergelombang.Ketinggian
awan ini setara dengan ketinggian awan cumulus.
Contoh Gambar :
NEXTPREVIOUS
• CUMULUS
Cumulus juga awan vertikal seperti cumulonimbus
tapi perbedaanya adalah cumulus begitu kecil
sementara cumulonimbus begitu sangat besar.Namun
awan ini berbentuk agak horizontal karena begitu
kecil
Contoh Gambar :
BACKPREVIOUS
• MAMMATUS
Mammatus berbentuk seperti gelembung di bawah
awan. Seperti awan cirrus,awan ini juga memiliki
kristal es. Induk awan ini adalah,cumulonimbus,
cirrocumulus,altocumulus,altostratus, stratocumulus
Contoh Gambar :
NEXT
• LENTICULAR
Lenticular berbentuk seperti UFO atau pancake ini
terbentuk dari beberapa kumpulan awan yang melintas
penghalang dan membentuk awan ini.Awan ini biasa
terbentuk di gunung dan daratan tinggi.
Contoh Gambar :
PREVIOUS NEXT
• TUBA
Tuba adalah awan yang menumpang di awan cumulus
dan cumulonimbus.Awan ini merupakan awan tornado
yang terbentuk karena udara dingin berada di atas
udara panas.Tornado yang dihasilkan awan ini mengh-
asilkan angin yang cukup kencang dan berbahaya.
Contoh Gambar :
PREVIOUS NEXT
• PILUS
Pilus adalah awan langka berwarna-warni.Induk awan
ini adalah nimbostratus dan cumulonimbus.Awan ini
tidak terbentuk dari penguapan air melainkan pantulan
lurus air dengan cahaya matahari dan bulan.Awan ini
sangat jarang terlihat.
Contoh Gambar :
PREVIOUS
GO TO
INFORMATION
BACK
• INFORMASI TAMBAHAN
1.Pada awan tambahan tidak ada fenomena hujan
2. Awan tuba tidak menghasilkan hujan tetapi dapat
menghasilkan badai petir
3. Awan lenticular tidak memiliki induk meski ia
adalah awan tambahan
4. Pada awan muatan positif lebih ringan dibanding
negatif. Gambar Penjelas:
NEXT PAGE
• PERINGATAN
1. Jangan berteduh dibawah pohon di saat hujan karena
pohon banyak mengandung listrik positif.
2. Saat turun kabut (awan katabatic) jangan nyalakan
ponsel. Karena kabut mengandung radiasi terhadap
benda mengandung listrik.
3. Pada saat tornado berjalan, jangan coba coba mengejarnya
karena jalur tornado bisa berubah secara drastis.
4. Bencana seperti tornado,badai api,badai salju,
gelombang panas dan topan jarang terjadi di letak
geografis daerah berdekatan khatulistiwa (tropis)
THE LAST PAGE
Awan

Awan

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    • Awan adalahmassa yang dapat dilihat dari tetesan air atau kristal beku tergantung di atmosfer di atas permukaan bumi atau permukaan planet lain. Awan juga massa terlihat yang tertarik oleh gravitasi, seperti massa materi dalam ruang yang disebut awan antar bintang dan nebula. Awan dipelajari dalam ilmu awan atau fisika awan, suatu cabang meteorologi. • Di Bumi substansi biasanya presipitasi uap air. Dengan bantuan partikel higroskopis udara seperti debu dan garam dari laut, tetesan air kecil terbentuk pada ketinggian rendah dan kristal es pada ketinggian tinggi bila udara didinginkan jadi jenuh oleh konvektif lokal atau lebih besar mengangkat non-konvektif skala. • Pada beberapa soal, awan tinggi mungkin sebagian terdiri dari tetesan air superdingin. Tetesan dan kristal biasanya diameternya sekitar 0,01 mm (0,00039 in). Paling umum dari pemanasan matahari di siang hari dari udara pada tingkat permukaan, angkat frontal yang memaksa massa udara lebih hangat akan naik lebih keatas dan mengangkat orografik udara di atas gunung. Ketika udara naik , mengembang sehingga tekanan berkurang. • Proses ini mengeluarkan energi yang menyebabkan udara dingin. Ketika dikelilingi oleh milyaran tetesan lain atau kristal mereka menjadi terlihat sebagai awan. Dengan tidak adanya inti kondensasi, udara menjadi jenuh dan pembentukan awan terhambat. dalam awan padat memperlihatkan pantulan tinggi (70% sampai 95%) di seluruh awan terlihat berbagai panjang gelombang, sehingga tampak putih, di atas. • Tetesan embun (titik-titik air) cenderung efisien menyebarkan cahaya, sehingga intensitas radiasi matahari berkurang dengan kedalaman arah ke gas, maka warna abu-abu atau bahkan gelap kadang-kadang tampak di dasar awan. Awan tipis mungkin tampak telah memperoleh warna dari lingkungan mereka atau latar belakang dan awan diterangi oleh cahaya non-putih, seperti saat matahari terbit atau terbenam, mungkin tampak berwarna sesuai. Awan terlihat lebih gelap di dekat-inframerah karena air menyerap radiasi matahari pada saat- panjang gelombang . CONTINUE
  • 4.
    • PROSES PEMBENTUKANAWAN • Udara selalu mengandung uap air. Apabila uap air ini meluap menjadi titik- titik air, maka terbentuklah awan. Peluapan ini bisa terjadi dengan dua cara: • Apabila udara panas, lebih banyak uap terkandung di dalam udara karena air lebih cepat menyengat. Udara panas yang sarat dengan air ini akan naik tinggi, hingga tiba di satu lapisan dengan suhu yang lebih rendah, uap itu akan mencair dan terbentuklah awan, molekul-molekul titik air yang tak terhingga banyaknya. • Suhu udara tidak berubah, tetapi keadaan atmosfer lembap. Udara makin lama akan menjadi semakin tepu dengan uap air. • Apabila awan telah terbentuk, titik-titik air dalam awan akan menjadi semakin besar dan awan itu akan menjadi semakin berat, dan perlahan-lahan daya tarik bumi menariknya ke bawah. Hingga sampai satu titik dimana titik-titik air itu akan terus jatuh ke bawah dan turunlah hujan. • Jika titik-titik air tersebut bertemu udara panas, titik-titik itu akan menguap dan awan menghilang. Inilah yang menyebabkan itu awan selalu berubah- ubah bentuknya. Air yang terkandung di dalam awan silih berganti menguap dan mencair. Inilah juga yang menyebabkan kadang-kadang ada awan yang tidak membawa hujan. CONTINUE
  • 5.
    • Awan dapatdibedakan menurut, ketinggian,dan ketebalan. • Contoh Gambar : CONTINUE
  • 6.
    • Tabel batasketinggian awan Daerah Awan Daerah Kutub Daerah Sedang Daerah Tropis Rendah Dari permukaan bumi – 2 km Dari permukaan bumi – 2 km Dari permukaan bumi – 2 km Menengah 2 – 4 km 2 – 7 km 2 – 8 km Tinggi 3 – 8 km 5 – 13 km 6 – 18 km GO TO THE CHAPTER GO TO THE EXPLAIN
  • 7.
    TEKAN DAN PILIH C.AWANRENDAH A.AWAN TINGGI B. AWAN TENGAH D.AWAN TAMBAHAN
  • 8.
    • CIRRUS Cirrus merupakanawan yang berbentuk tipis namun bisa tebal jika berkumpul. Awan ini memiliki air yang sangat dingin namun hanya menimbulkan hujan pada malam hari.Tapi curah hujannya begitu sedikit Contoh Gambar : NEXT
  • 9.
    • CIRROCUMULUS Cirrocumulus adalahawan berbentuk seperti kapas. Awan ini tidak pernah hujan. Namun jika awan ini hujan maka hujannya akan menguap kembali (virga) Contoh Gambar : NEXTPREVIOUS
  • 10.
    • CIRROSTRATUS Cirrostratus memilikiair yang dingin sehingga dapat membuat pelangi sehabis hujan. Awan ini juga disebut kembaran awan cirrocumulus tapi lebih tipis Contoh Gambar : BACKPREVIOUS
  • 11.
    • ALTOCUMULUS Berdasarkan menurutketinggiannnya awan ini berada di ketinggian 7,000 kaki dari permukaan tanah. Awan ini juga hampir membuat turbulensi bagi pesawat yang melintasnnya jika awan ini terlalu tebal. Contoh Gambar : NEXT
  • 12.
    • ALTOSTRATUS Altostratus merupakanawan yang sering muncul pada pagi dan malam hari. Awan ini cukup agak tinggi namun pada malam hari sering mengelilingi bulan. Contoh Gambar : PREVIOUS BACK
  • 13.
    • CUMULONIMBUS Awan cumulonimbussudah banyak dikenal orang. Awan badai yang tumbuh secara vertikal ini sangat berbahaya dengan petir dan ketebalannya bagi pesawat yang melintas. Contoh Gambar : NEXT
  • 14.
    • NIMBOSTRATUS Awan inijuga sama menimbulkan langit gelap dengan awan cumulonimbus namun hanya menimbulkan gerimis dan tidak menimbulkan petir. Contoh Gambar : NEXTPREVIOUS
  • 15.
    • STRATUS Stratus adalahawan yang terbentuk karena udara panas.Stratus menimbulkan gerimis namun awan ini terlihat agak tebal dan sering tersambung ke awan lain Awan ini miring 200 sehingga agak diagonal Contoh Gambar : NEXTPREVIOUS
  • 16.
    • STRATOCUMULUS Stratocumulus sangatmirip dengan awan stratus namun perbedaannya adalah stratocumulus sangat rata sementara stratus begitu bergelombang.Ketinggian awan ini setara dengan ketinggian awan cumulus. Contoh Gambar : NEXTPREVIOUS
  • 17.
    • CUMULUS Cumulus jugaawan vertikal seperti cumulonimbus tapi perbedaanya adalah cumulus begitu kecil sementara cumulonimbus begitu sangat besar.Namun awan ini berbentuk agak horizontal karena begitu kecil Contoh Gambar : BACKPREVIOUS
  • 18.
    • MAMMATUS Mammatus berbentukseperti gelembung di bawah awan. Seperti awan cirrus,awan ini juga memiliki kristal es. Induk awan ini adalah,cumulonimbus, cirrocumulus,altocumulus,altostratus, stratocumulus Contoh Gambar : NEXT
  • 19.
    • LENTICULAR Lenticular berbentukseperti UFO atau pancake ini terbentuk dari beberapa kumpulan awan yang melintas penghalang dan membentuk awan ini.Awan ini biasa terbentuk di gunung dan daratan tinggi. Contoh Gambar : PREVIOUS NEXT
  • 20.
    • TUBA Tuba adalahawan yang menumpang di awan cumulus dan cumulonimbus.Awan ini merupakan awan tornado yang terbentuk karena udara dingin berada di atas udara panas.Tornado yang dihasilkan awan ini mengh- asilkan angin yang cukup kencang dan berbahaya. Contoh Gambar : PREVIOUS NEXT
  • 21.
    • PILUS Pilus adalahawan langka berwarna-warni.Induk awan ini adalah nimbostratus dan cumulonimbus.Awan ini tidak terbentuk dari penguapan air melainkan pantulan lurus air dengan cahaya matahari dan bulan.Awan ini sangat jarang terlihat. Contoh Gambar : PREVIOUS GO TO INFORMATION BACK
  • 22.
    • INFORMASI TAMBAHAN 1.Padaawan tambahan tidak ada fenomena hujan 2. Awan tuba tidak menghasilkan hujan tetapi dapat menghasilkan badai petir 3. Awan lenticular tidak memiliki induk meski ia adalah awan tambahan 4. Pada awan muatan positif lebih ringan dibanding negatif. Gambar Penjelas: NEXT PAGE
  • 23.
    • PERINGATAN 1. Janganberteduh dibawah pohon di saat hujan karena pohon banyak mengandung listrik positif. 2. Saat turun kabut (awan katabatic) jangan nyalakan ponsel. Karena kabut mengandung radiasi terhadap benda mengandung listrik. 3. Pada saat tornado berjalan, jangan coba coba mengejarnya karena jalur tornado bisa berubah secara drastis. 4. Bencana seperti tornado,badai api,badai salju, gelombang panas dan topan jarang terjadi di letak geografis daerah berdekatan khatulistiwa (tropis) THE LAST PAGE