DEFINISI Gagal
Jantung
ETIOLOGI
Gagal Jantung
PATOFISIOLOGI
Gagal Jantung
GEJALA KLINIS
Gagal Jantung
PENGOBATAN
Gagal Jantung
PENCEGAHAN
Gagal Jantung
GAGAL JANTUNG adalah keadaan
patofisiologik dimana jantung
sebagai pemompa darah tidak
mampu memenuhi kebutuhan
darah untuk metabolisme jaringan.
Sumber : Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit edisi 6. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
Ada beberapa penyebab gagal jantung,
diantaranya :
1. Disfungsi miokard (AMI) miokarditis
2. Beban tekanan yang berlebihan
3. Beban sistolik yang berlebihan
4. Peningkatan kebutuhan metabolisme
5. Beban volume yang berlebihan
6. Kelainan otot jantung
Sumber : Patofisiologi EGC Buku kedokteran edisi 4. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
Ada beberapa penyebab gagal jantung,
diantaranya :
7. Arteriosklerosis koroner
8. Hipertensi sistemik/pulmonal
9. Peradangan dan penyakit miokardium
10. Penyakit jantung (stenosis katup AV, stenosis
katup temponade perikardium, perikarditis
konstruktif)
11. Faktor sistemik (hipoksia, anemia)
Sumber : Patofisiologi EGC Buku kedokteran edisi 4. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
Sumber : Patofisiologi EGC Buku kedokteran edisi 4. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
GAGAL JANTUNG KIRI GAGAL JANTUNG KANAN
Gangguan daya pompa
Volume dan tekanan akhir Ventrikel kiri
meningkat
Tekanan atrium kiri meningkat
Volume dan tekanan dalam vena pulmonari
meningkat
Kongesti vaskuler pulmonal
Edema Pulmonari
Gagal Jantung
Gagal ventrikel kiri,Hambatan daya pompa
ventrikel kanan
Volume dan tekanan akhir Ventrikel kanan
meningkat
Kenaikan tekanan atrium kanan
Hambatan aliran darah dalam vena cava ke
jantung
Hepatomegali
Pembengkakan sistemik
Edema dependen & ascites
Gagal Jantung
Sumber: Patofisiologi untuk Keperawatan (www.infopenyakit.com)
Sumber : Patofisiologi EGC Buku kedokteran edisi 4. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
 Nafas pendek
 Kelelahan
 Dispnea (Sesak nafas)
 Ortopnea
 Dispnea Nokturnal Paroksismal (PND)
 Anoreksia
 Indigesti
 Batuk-batuk
Sumber : Patofisiologi EGC Buku kedokteran edisi 4. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
 Kehilangan nafsu makan
 Penurunan berat badan
secara drastis
http://informasitips.com/anorexia-nervosa-
kelainan-gangguan-pola-makan-seseorang
Sumber :
http://repository.usu.ac.id/bitstream/12
3456789/34923/4/Chapter%20II.pdf
1. Pengobatan Medis
o Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACEI)
o Angiotensin Receptor Blocker (ARB)
o Diuretik
o Antagonis Aldosteron
o Glikosida jantung
Digoksin
Digitoksin, dan Folia DigitalisAntagonis
Aldosteron
http://eprints.undip.ac.id/37805/1/Shila_Lupiyatama_G2A008177_Lap.KTI.pdf
2. Terapi Bedah dan Transplantasi Jantung
o Bila terapi medis tidak menolong
o Sebagai alternatif lain
Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/34923/4/Chapter%20II.pdf
1. Pencegahan PRIMORDIAL
2. Pencegahan PRIMER
3. Pencegahan SEKUNDER
4. Pencegahan TERSIER
Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/34923/4/Chapter%20II.pdf
 Ditujukan untuk masyarakat dimana belum tampak
adanya resiko gagal jantung
 Bertujuan memelihara kesehatan setiap orang yang
sehat
 Dapat dilakukan dengan :
- mengkomsumsi makanan sehat
- tidak merokok
- berolah raga secara teratur
- meghindari stress
- memelihara lingkungan hidup yang sehat
Sumber : http://www.psychologymania.com/2012/10/pencegahan-gagal-jantung.html
 Ditujukan pada masyarakat yang sudah menunjukkan
adanya faktor risiko gagal jantung
 Dapat dilakukan dengan :
- membatasi konsumsi makanan yang mengandung kadar
garam tinggi
- mengurangi makanan yang mengandung kolesterol tinggi
- mengontrol berat badan dengan membatasi kalori dalam
makanan sehari-hari
- menghindari rokok dan alkohol.
Sumber : http://www.psychologymania.com/2012/10/pencegahan-gagal-jantung.html
 Ditujukan pada orang yang sudah terkena gagal
jantung
 Bertujuan untuk mencegah gagal jantung berlanjut ke
stadium yang lebih berat
 Dapat dilakukan dengan :
- diagnosa gagal jantung
- tindakan pengobatan dengan tetap
mempertahankan gaya hidup
- mengindari faktor resiko gagal jantung
Sumber : http://www.psychologymania.com/2012/10/pencegahan-gagal-jantung.html
 Ditujukan pada masyarakat yang sudah mengidap
gagal jantung parah
 Bertujuan untuk mencegah terjadinya komplikasi
yang lebih berat atau kematian
Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/34923/4/Chapter%20II.pdf
Sumber: Kamus Kedokteran
• Anorexia : tidak ada atau hilangnya selera makan
• Hipoksia : kondisi kekurangan oksigen pada
jaringan tubuh yang terjadi akibat pengaruh
perbedaan ketinggian
• Dispnea noktural paroksimal (PND) : mendadak
terbangun karena dispnea, dipicu oleh timbulnya
edema paru pada interstisial
Sumber: Kamus Kedokteran
• Emboli (embolus) : bekuan darah atau sumbatan lain
(misalnya fragmen udara atau fragmen kalsium) yang
terbawa oleh darah dari satu pembuluh darah dan
terdesak ke dalam pebuluh yang lebih kecil sehingga
menyumbat sirkulasi darah
• Kongesti : akumulasi abnormal atau berlebihan dari
cairan tubuh
• Stenosis : penyempitan secara abnormal
• Atrofi : penyusutan suatu sel, jaringan, organ, atau
bagian tubuh
Sumber: Kamus Kedokteran
gagal jantung (Heart Failure)

gagal jantung (Heart Failure)

  • 2.
    DEFINISI Gagal Jantung ETIOLOGI Gagal Jantung PATOFISIOLOGI GagalJantung GEJALA KLINIS Gagal Jantung PENGOBATAN Gagal Jantung PENCEGAHAN Gagal Jantung
  • 3.
    GAGAL JANTUNG adalahkeadaan patofisiologik dimana jantung sebagai pemompa darah tidak mampu memenuhi kebutuhan darah untuk metabolisme jaringan. Sumber : Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit edisi 6. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
  • 4.
    Ada beberapa penyebabgagal jantung, diantaranya : 1. Disfungsi miokard (AMI) miokarditis 2. Beban tekanan yang berlebihan 3. Beban sistolik yang berlebihan 4. Peningkatan kebutuhan metabolisme 5. Beban volume yang berlebihan 6. Kelainan otot jantung Sumber : Patofisiologi EGC Buku kedokteran edisi 4. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
  • 5.
    Ada beberapa penyebabgagal jantung, diantaranya : 7. Arteriosklerosis koroner 8. Hipertensi sistemik/pulmonal 9. Peradangan dan penyakit miokardium 10. Penyakit jantung (stenosis katup AV, stenosis katup temponade perikardium, perikarditis konstruktif) 11. Faktor sistemik (hipoksia, anemia) Sumber : Patofisiologi EGC Buku kedokteran edisi 4. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
  • 6.
    Sumber : PatofisiologiEGC Buku kedokteran edisi 4. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
  • 7.
    GAGAL JANTUNG KIRIGAGAL JANTUNG KANAN Gangguan daya pompa Volume dan tekanan akhir Ventrikel kiri meningkat Tekanan atrium kiri meningkat Volume dan tekanan dalam vena pulmonari meningkat Kongesti vaskuler pulmonal Edema Pulmonari Gagal Jantung Gagal ventrikel kiri,Hambatan daya pompa ventrikel kanan Volume dan tekanan akhir Ventrikel kanan meningkat Kenaikan tekanan atrium kanan Hambatan aliran darah dalam vena cava ke jantung Hepatomegali Pembengkakan sistemik Edema dependen & ascites Gagal Jantung Sumber: Patofisiologi untuk Keperawatan (www.infopenyakit.com)
  • 8.
    Sumber : PatofisiologiEGC Buku kedokteran edisi 4. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
  • 9.
     Nafas pendek Kelelahan  Dispnea (Sesak nafas)  Ortopnea  Dispnea Nokturnal Paroksismal (PND)  Anoreksia  Indigesti  Batuk-batuk Sumber : Patofisiologi EGC Buku kedokteran edisi 4. Sylvia A.Price, Lorraine M.Wilson
  • 10.
     Kehilangan nafsumakan  Penurunan berat badan secara drastis http://informasitips.com/anorexia-nervosa- kelainan-gangguan-pola-makan-seseorang Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/12 3456789/34923/4/Chapter%20II.pdf
  • 11.
    1. Pengobatan Medis oAngiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACEI) o Angiotensin Receptor Blocker (ARB) o Diuretik o Antagonis Aldosteron o Glikosida jantung Digoksin Digitoksin, dan Folia DigitalisAntagonis Aldosteron http://eprints.undip.ac.id/37805/1/Shila_Lupiyatama_G2A008177_Lap.KTI.pdf
  • 12.
    2. Terapi Bedahdan Transplantasi Jantung o Bila terapi medis tidak menolong o Sebagai alternatif lain Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/34923/4/Chapter%20II.pdf
  • 13.
    1. Pencegahan PRIMORDIAL 2.Pencegahan PRIMER 3. Pencegahan SEKUNDER 4. Pencegahan TERSIER Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/34923/4/Chapter%20II.pdf
  • 14.
     Ditujukan untukmasyarakat dimana belum tampak adanya resiko gagal jantung  Bertujuan memelihara kesehatan setiap orang yang sehat  Dapat dilakukan dengan : - mengkomsumsi makanan sehat - tidak merokok - berolah raga secara teratur - meghindari stress - memelihara lingkungan hidup yang sehat Sumber : http://www.psychologymania.com/2012/10/pencegahan-gagal-jantung.html
  • 15.
     Ditujukan padamasyarakat yang sudah menunjukkan adanya faktor risiko gagal jantung  Dapat dilakukan dengan : - membatasi konsumsi makanan yang mengandung kadar garam tinggi - mengurangi makanan yang mengandung kolesterol tinggi - mengontrol berat badan dengan membatasi kalori dalam makanan sehari-hari - menghindari rokok dan alkohol. Sumber : http://www.psychologymania.com/2012/10/pencegahan-gagal-jantung.html
  • 16.
     Ditujukan padaorang yang sudah terkena gagal jantung  Bertujuan untuk mencegah gagal jantung berlanjut ke stadium yang lebih berat  Dapat dilakukan dengan : - diagnosa gagal jantung - tindakan pengobatan dengan tetap mempertahankan gaya hidup - mengindari faktor resiko gagal jantung Sumber : http://www.psychologymania.com/2012/10/pencegahan-gagal-jantung.html
  • 17.
     Ditujukan padamasyarakat yang sudah mengidap gagal jantung parah  Bertujuan untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat atau kematian Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/34923/4/Chapter%20II.pdf
  • 18.
  • 19.
    • Anorexia :tidak ada atau hilangnya selera makan • Hipoksia : kondisi kekurangan oksigen pada jaringan tubuh yang terjadi akibat pengaruh perbedaan ketinggian • Dispnea noktural paroksimal (PND) : mendadak terbangun karena dispnea, dipicu oleh timbulnya edema paru pada interstisial Sumber: Kamus Kedokteran
  • 20.
    • Emboli (embolus): bekuan darah atau sumbatan lain (misalnya fragmen udara atau fragmen kalsium) yang terbawa oleh darah dari satu pembuluh darah dan terdesak ke dalam pebuluh yang lebih kecil sehingga menyumbat sirkulasi darah • Kongesti : akumulasi abnormal atau berlebihan dari cairan tubuh • Stenosis : penyempitan secara abnormal • Atrofi : penyusutan suatu sel, jaringan, organ, atau bagian tubuh Sumber: Kamus Kedokteran