Teori fungsionalisme struktural, terutama dari Emile Durkheim, menganggap masyarakat sebagai sistem yang terdiri dari lembaga-lembaga dengan fungsi masing-masing, serupa dengan organisme biologis. Fakta sosial, yang mencakup struktur dan pranata sosial, berfungsi sebagai paksaan eksternal yang membentuk perilaku individu dalam masyarakat. Pendekatan ini bertujuan untuk mencapai keteraturan sosial melalui pemahaman terhadap norma dan nilai dalam kelompok-kelompok masyarakat.