COELANTERATA
Fikri Nur C. - 135080101111046
Suryanto - 135080101111118
Aji Sanjaya - 135080101111104
COELANTERATA
Coilos : Rongga Enteron : Usus
Hewan yang mempunyai sebuah rongga pencernaan makanan dengan
satu saluran tunggal dengan tentakel yang mengelilingi saluran
tersebut
Hydrozoa Schypozoa
CIRI-CIRI UMUM
• Kerangka tubuh coelenterata dari zat
kapur/tanduk dan kadang tidak berkerangka
• Habitat umumnya berada di Laut
• Menempel pada substrat karang
• Mulut dikelilingi oleh tentakel halus dan
dilanjutkan kesaluran pencernaan
• Struktur Tubuh
– Radial simetris
– Dipoblastik terdiri ektoderm dan endoderm
– Terdapat rongga (mesoglea) antara lapisan ektoderm
dan endoderm
DINDING TUBUH
• EKTODERMIC
(EPIDERMIS)
• ENDODERM
(GASTRODERMIS)
MERUPAKAN LAPISAN
PALING DALAM DAN
MEMBATASI RONGGA
PENCERNAAN
• MESOGLEA ANTARA
EPIDERMIS DAN
GASTRODERMIS
DINDING TUBUH
TERDIRI LIMA MACAM SEL
• SEL EPITEL
OTOT(epithelio-muscle
cells)
• SEL
INTERSTISIAL(intertitial
cells)
• SEL CNIDOCYTE
• SEL KELENJAR
LENDIR(mucus -secreting
cells)
• SEL SYARAF
INDERA(sensory nerve
cells)
SISTEM PERNAFASAN
• Sistem pernafasan pada coelentrata
berlangsung melalui seluruh organ tubuh
• Pertukaran gas terjadi secara difusi di seluruh
permukaan tubuh
• Sisa metabolisme dalam bentuk amonia juga
dibuang secara difusi melalui seluruh
permukaan tubuh
HYDROZOA
• Sebagian besar umum hidup di Laut, contoh
Obelia
• Terdapat spesies hidup di air tawar, contoh
Hydra
• Hidup menempel pada substrat pada fase
Polyp
• Pada fase Medusa sudah mulai berenang
Sel Syaraf
• Susunan syaraf sangat primitif,
sel – sel syaraf pada dinding
tubuh tidak mempunyai
sentral syaraf
• Sel syaraf berbentuk mirip
multipolar neuron, terletak
pada dasr sel epitel otot dekat
dan sejajar dengan mesoglea
• Sel indra panjang, langsing,
tegak lurus epidermis. Pangkal
sel indera berhubungan
dengan sel syaraf tersusun
seperti jala pada epidermis
dekat mesoglea.
SISTEM PENCERNAAN
• Makanan masuk mulut dengan bantuan tentakel
• Menuju Rongga Gastrovaskuler
• SEL PENCERNA OTOT MEMPUNYAI PSEUDOPODIA
UTK MENANGKAP DAN MENELAN PARTIKEL,
PENCERNAAN DILANJUTKAN KE SECARA
INTRASELULAR, DIDISTRIBUSIKAN KE SELURUH
TUBUH SECARA DIFUSI
• Sisa makanan yang tidak dicerna di buang melalui
mulut
SISTEM REPRODUKSI
Berkembang biak dengan aseksual dan seksual
1.Aseksual (vegetatif)
• Terjadi pada stadium polip,dengan jalan
pertunasan dan pembelahan
• Suatu tunas tumbuh dari dinding tubuh yang
menonjol keluar.diikuti perluasan rongga
gastrovaskuler,pada ujunggnya terbentuk mulut
dan tentakel.
• Tunas dilepaskan dari induknya dengan
menempel pada substrat.
2. Seksual (generatif)
• Terjadi pada stadium medusa
• Sel telur atau sperma sebagian besar berasal
dari sel intertisial yang menggelompok
sehingga membentuk ovari atau testes.
SISTEM REPRODUKSI
Daur hidup Hydrozoa
SCYPHOZOA
• Scyphozoan berasal dari kata scyphos yang
berarti mangkok, sehingga sering disebut
ubur-ubur mangkok
• Jumlah tentakel 4 atau lebih
• Bentuk dominan medusa
• Bagian tepi tubuhnya mempunyai 8 buah
lekukan dan tidak bervelum
• Habitat di Laut, contoh Aurelia aurita
SISTEM PENCERNAAN
• Mulut terletak dibagian tengah diatas
manubrium yang pendek
• Entero (usus) bercabang menjadi 4 buah
gastric pouches yang berisi gastric filament
dan dilengkapi dengan nematocyst
SISTEM SYARAF
• Sistem saraf sederhana yang tersebar
berbentuk jala, berfungsi mengendalikan
gerakan dalam merespon rangsangan
• Gerak berdenyut dikendalikan oleh pusat
syaraf tepi lonceng, berjumlah 4-16
• Pusat syaraf terletak pada rhopalium pada
lapet yang berisi 2 lubang indera
SISTEM REPRODUKSI
• Reproduksi diocius,gonad pada epidermis.sel
telur dan sperma masuk ke dalam rongga
gastrovascular dan keluar melalui mulut.
• Telur menyangkut pada renda oral arm yang
berfungsi sebagai tempat pengeraman.
• Pembuahan terjadi di air laut/oral arm.
• Akan terjadi zygot – blastula – planula –
scyphistoma – storbia – ephyra - medusa
• Menempel didasar laut/menggantung pd batu
karang menjadi polip disebut scyphistoma
Daur hidup scypozoa
• HASIL PEMBUAHAN MENJADI BLASTULA –
GASTRULA - LARVA PLANULA - POLIP
SCYPHYSTOMA MELAKUKAN
STROBILA(PEMBELAHAN MELINTANG) -
MEGHASILKAN BAKAL MEDUSA(EPHYRA) -
KEMUDIAN AKAN MENJADI POLIP
TERIMA KASIH

COELENTERATA

  • 1.
    COELANTERATA Fikri Nur C.- 135080101111046 Suryanto - 135080101111118 Aji Sanjaya - 135080101111104
  • 2.
    COELANTERATA Coilos : RonggaEnteron : Usus Hewan yang mempunyai sebuah rongga pencernaan makanan dengan satu saluran tunggal dengan tentakel yang mengelilingi saluran tersebut Hydrozoa Schypozoa
  • 3.
    CIRI-CIRI UMUM • Kerangkatubuh coelenterata dari zat kapur/tanduk dan kadang tidak berkerangka • Habitat umumnya berada di Laut • Menempel pada substrat karang • Mulut dikelilingi oleh tentakel halus dan dilanjutkan kesaluran pencernaan • Struktur Tubuh – Radial simetris – Dipoblastik terdiri ektoderm dan endoderm – Terdapat rongga (mesoglea) antara lapisan ektoderm dan endoderm
  • 4.
    DINDING TUBUH • EKTODERMIC (EPIDERMIS) •ENDODERM (GASTRODERMIS) MERUPAKAN LAPISAN PALING DALAM DAN MEMBATASI RONGGA PENCERNAAN • MESOGLEA ANTARA EPIDERMIS DAN GASTRODERMIS
  • 5.
    DINDING TUBUH TERDIRI LIMAMACAM SEL • SEL EPITEL OTOT(epithelio-muscle cells) • SEL INTERSTISIAL(intertitial cells) • SEL CNIDOCYTE • SEL KELENJAR LENDIR(mucus -secreting cells) • SEL SYARAF INDERA(sensory nerve cells)
  • 6.
    SISTEM PERNAFASAN • Sistempernafasan pada coelentrata berlangsung melalui seluruh organ tubuh • Pertukaran gas terjadi secara difusi di seluruh permukaan tubuh • Sisa metabolisme dalam bentuk amonia juga dibuang secara difusi melalui seluruh permukaan tubuh
  • 7.
    HYDROZOA • Sebagian besarumum hidup di Laut, contoh Obelia • Terdapat spesies hidup di air tawar, contoh Hydra • Hidup menempel pada substrat pada fase Polyp • Pada fase Medusa sudah mulai berenang
  • 8.
    Sel Syaraf • Susunansyaraf sangat primitif, sel – sel syaraf pada dinding tubuh tidak mempunyai sentral syaraf • Sel syaraf berbentuk mirip multipolar neuron, terletak pada dasr sel epitel otot dekat dan sejajar dengan mesoglea • Sel indra panjang, langsing, tegak lurus epidermis. Pangkal sel indera berhubungan dengan sel syaraf tersusun seperti jala pada epidermis dekat mesoglea.
  • 9.
    SISTEM PENCERNAAN • Makananmasuk mulut dengan bantuan tentakel • Menuju Rongga Gastrovaskuler • SEL PENCERNA OTOT MEMPUNYAI PSEUDOPODIA UTK MENANGKAP DAN MENELAN PARTIKEL, PENCERNAAN DILANJUTKAN KE SECARA INTRASELULAR, DIDISTRIBUSIKAN KE SELURUH TUBUH SECARA DIFUSI • Sisa makanan yang tidak dicerna di buang melalui mulut
  • 10.
    SISTEM REPRODUKSI Berkembang biakdengan aseksual dan seksual 1.Aseksual (vegetatif) • Terjadi pada stadium polip,dengan jalan pertunasan dan pembelahan • Suatu tunas tumbuh dari dinding tubuh yang menonjol keluar.diikuti perluasan rongga gastrovaskuler,pada ujunggnya terbentuk mulut dan tentakel. • Tunas dilepaskan dari induknya dengan menempel pada substrat.
  • 12.
    2. Seksual (generatif) •Terjadi pada stadium medusa • Sel telur atau sperma sebagian besar berasal dari sel intertisial yang menggelompok sehingga membentuk ovari atau testes. SISTEM REPRODUKSI
  • 14.
  • 15.
    SCYPHOZOA • Scyphozoan berasaldari kata scyphos yang berarti mangkok, sehingga sering disebut ubur-ubur mangkok • Jumlah tentakel 4 atau lebih • Bentuk dominan medusa • Bagian tepi tubuhnya mempunyai 8 buah lekukan dan tidak bervelum • Habitat di Laut, contoh Aurelia aurita
  • 16.
    SISTEM PENCERNAAN • Mulutterletak dibagian tengah diatas manubrium yang pendek • Entero (usus) bercabang menjadi 4 buah gastric pouches yang berisi gastric filament dan dilengkapi dengan nematocyst
  • 17.
    SISTEM SYARAF • Sistemsaraf sederhana yang tersebar berbentuk jala, berfungsi mengendalikan gerakan dalam merespon rangsangan • Gerak berdenyut dikendalikan oleh pusat syaraf tepi lonceng, berjumlah 4-16 • Pusat syaraf terletak pada rhopalium pada lapet yang berisi 2 lubang indera
  • 18.
    SISTEM REPRODUKSI • Reproduksidiocius,gonad pada epidermis.sel telur dan sperma masuk ke dalam rongga gastrovascular dan keluar melalui mulut. • Telur menyangkut pada renda oral arm yang berfungsi sebagai tempat pengeraman. • Pembuahan terjadi di air laut/oral arm. • Akan terjadi zygot – blastula – planula – scyphistoma – storbia – ephyra - medusa • Menempel didasar laut/menggantung pd batu karang menjadi polip disebut scyphistoma
  • 20.
    Daur hidup scypozoa •HASIL PEMBUAHAN MENJADI BLASTULA – GASTRULA - LARVA PLANULA - POLIP SCYPHYSTOMA MELAKUKAN STROBILA(PEMBELAHAN MELINTANG) - MEGHASILKAN BAKAL MEDUSA(EPHYRA) - KEMUDIAN AKAN MENJADI POLIP
  • 21.