Coaching dan Counseling
Dra. Elia Daryati R., Psi., M.Si
Nadiarani Anindita, S.Psi., M.A.
coaching
Lebih tepat diterjemahkan sebagai MEMBINA
MEMBINA
Proses mengarahkan yang
dilakukan seorang manajer
Memberikan
orientasi kepada
seorang karyawan
tentang realitas di
tempat kerja dan
membantu
mengatasi
hambatan dalam
mencapai prestasi
yang optimum
COUNSELING
• Lebih tepat dikatakan sebagai
MEMBIMBING
MEMBIMBING
PROSES PEMBERIAN
DUKUNGAN OLEH MANAJER
Membantu seorang
karyawan mengatasi
masalah pribadi di
tempat kerja atau
masalah yang muncul
akibat perubahan
organisasi yang
berdampak pada
prestasi kerja.
Membina dan Membimbing merupakan
kumpulan dari berbagai keterampilan, ATAU
merupakan kombinasi yang saling terkait
KETERAMPILAN
Mendengarkan, Menunjukkan Empati, Bertanya,
Memberikan informasi, dan Menyusun Rencana
Kerja
Seorang Manajer Yang Baik……
• Dapat memulai sesi pembimbingan (counseling), dan pada saat yang
sama, menyadari perlunya berpindah ke pembinaan atau sebaliknya,
berpindah dari pembinaan ke pembimbingan.
• Membantu karyawan mencapai prestasi terbaiknya dengan cara
memonitor dan mengawasi kinerjanya BUKAN hanya diakhir kegiatan,
tetapi selama proses kerja berlangsung. Mengawasi di sini bukan
berarti melihat terusmenerus, namun melalui pendelegasian
pekerjaan secara tepat.
• Dapat membantu karyawan agar mereka siap menerima pekerjaan
atau penugasan yang memerlukan keterampilan baru. Manajer yang
baik tahu bagaimana cara mengarahkan dan memberikan dukungan,
umpan balik, serta memberikan pelatihan agar karyawan mampu
mencapai prestasi yang diharapkan
BEFORE GOING TO THE NEXT
SLIDE
• Selanjutnya akan ada kuis kecil untuk melihat
apakah Bapak/Ibu termasuk dalam
karakteristik pembina yang efektif atau
karakteristik pembimbing yang efektif.
• Jawab jujur sesuai dengan karakteristik
Bapak/Ibu ya, have fun!
KARAKTERISTIK PEMBINA YANG EFEKTIF
Jarang = 1 kadang-kadang = 2 3 = Hampir selalu
Sebagai seorang pembina, saya :
1. Memberikan penugasan yang meningkatkan kemampuan karyawan.
2. Memberikan gambaran tentang tingkat manajemen yang lebih atas dan juga
gambaran tentang pelanggan.
3. Memberikan kebebasan kepada karyawan dalam melaksanakan tugas-
tugasnya.
4. Menetapkan standar pencapaian
5. Memberikan orientasi kepada karyawan tentang nilai-nilai dan strategi bisnis
perusahaan
6. Memberikan tanggung jawab kepada karyawan
7. Berusaha agar karyawan tidak merasa tertekan
8. Membesarkan hati karyawan pada saat mereka ragu-ragu atau pada saat
menerima penugasan baru atau sulit.
9. Memberikan informasi tentang visi, produk, dan sasaran perusahaan
10.Menetapkan standar prestasi dan prioritasnya dengan jelas.
LANJUTAN …..
11.Memberikan kesempatan kepada karyawan untuk membangun rasa saling
percaya.
12.Memberikan pelatihan dan dukungan apabila diperlukan
13.Mendengarkan pemikiran-pemikiran karyawan walaupun tidak sejalan dengan
pikiran saya.
14.Menjadikan karyawan sebagai rekan kerja yang penting bagi keberhasilan
perusahaan
15.Berperan sebagai contoh yang baik
16.Memfasilitasi karyawan agar tidak putus asa
17.Tidak menunjukkan keragu-raguan atau kekhawatiran saya depan karyawan.
18.Menjelaskan latar belakang suatu keputusan dan prosedurnya, bahkan
berupaya memberikan penjelasan terlebih dahulu, bila dimungkinkan
19.Memberikan umpan balik kepada karyawan tentang prestasi kerjanya
20.Memberikan penghargaan kepad karyawan yang memang berhak
memperolehnya.
KARAKTERISTIK PEMBIMBING YANG EFEKTIF
JARANG = 1 KADANG-KADANG = 2 HAMPIR SELALU = 3
Sebagai seorang pembimbing, saya:
1. Menunjukkan perhatian kepada setiap karyawan
2. Menyimpan rahasia
3. Tidak mendominasi
4. Membangun rasa bangga pada diri karyawan
5. Membantu karyawan yang sedang merasa tidak baik
6. Memberikan dukungan kepada karyawan yang sedang melakukan
tugas berat dan beresiko tinggi
7. Menggali perasaan, pemikiran, maupun usulan pemecahan masalah
dari para karyawan
8. Membantu karyawan untuk memahami akibat dari keputusan yang
diambilnya.
9. Dapat diajak bicara dan juga dihubungi
10.Berempati terhadap perasaan karyawan
11. Membantu karyawan menetapkan prioritasnya
12. Bertanya dengan pertanyaan terbuka
13. Memberikan perhatian penuh pada diskusi dengan karyawan
14.Membuat karyawan memiliki rasa percaya diri pada kemampuannya
15. Memberikan kesempatan pada karyawaan untuk mengekspresikan
perasaannya.
16. Memperhatikan keinginan, keterampilan, dan nilai-nilai karyawan
pada saat mendelegasikan pekerjaan
17. Memperhatikan sasaran pribadi karyawan pada saat membicarakan
peluang karirnya.
18. Memperlakukan karyawan secara profesional
19. Tidak bersikap sebagai yang paling tahu pada saat menyelesaikan
suatu maslah
20. Mengatasi perasaan saya sendiri sehingga tidak berpengaruh di
tempat kerja
RESULT
• 20 – 35 (kurang)
• 36 - 50 (cukup)
• 51 – ke atas (baik)
PADA KONDISI APA PEMBINAAN DILAKUKAN ?
1. Orientasi dan pelatihan bagi karyawan baru
2. Mengajarkan keterampilan yang dituntut oleh pekerjaan yang baru
3. Karyawan tidak melaksanakan komitmentnya
4. Karyawan terlibat konflik dengan teman sekerja
5. Diperlukan sedikit perbaikan pada prestasi kerja
6. Kondisi bisnis dan sasaran perusahaan berubah
7. Memerlukan anggota baru dan anggota kelompok lainnya yang tidak memahami
visi, gaya, peran, maupun sasaran Anda
8. Banyak konflik yang terjadi antara karyawan dan pelanggan
9. Karyawan memerlukan bantuan dalam menetapkan prioritas
10.Suatu kegiatan yang menuntut pelaksanaan tindak lanjut
11.Terdapat ketidaktepatan tindakan karyawan pada pekerjaannya
12.Karyawan ingin menetapkan prestasinya
13.Karyawan memerlukan motivasi untuk meningkatkan prestasinya
PADA SAAT KAPAN PEMBIMBINGAN DIPERLUKAN ???
1. Terjadi perubahan organisasi
2. Terjadinya P H K
3. Mengalami penurunan gaji, status, maupun jabatan
4. Terjadi pembekuan gaji
5. Karyawan merasa mengalami hambatan karier
6. Karyawan merasa tidak mendapat kesempatan di dalam organisasi
7. Karyawan merasa kecewa dengan Anda sebagai atasannya
8. Karyawan merasa kecewa dengan tugas kerjanya
9. Karyawan merasa konflik dengan rekan kerjanya
10.Karyawan merasa stres, jenuh, atau terlalu banyak tanggung jawab
11.Karyawan merasa bimbang dengan kemampuannya
12.Karyawan mencoba menghindar saat menerima tugas baru
13.Karyawan mempunyai masalah pribadi yang mempengaruhi prestasinya
14.Karyawan sedang mengalami kegagalan, dll
Penyebab Munculnya Masalah Kinerja
Kurang Terampil
Kurang Termotivasi
Kekurangan Sumber Daya
Masalah Pribadi Yang Dapat Mempengaruhi
Prestasi Kerja
 Depresi
 Kesedihan
 Perselisihan
 Ketergantungan
Setelah ini silahkan kerjakan tugas pada materi
post-test, tugas individu ini dikerjakan dengan
diketik dan akan dibahas pada pertemuan
selanjutnya. Good luck....

Coaching dan counseling

  • 1.
    Coaching dan Counseling Dra.Elia Daryati R., Psi., M.Si Nadiarani Anindita, S.Psi., M.A.
  • 2.
    coaching Lebih tepat diterjemahkansebagai MEMBINA MEMBINA Proses mengarahkan yang dilakukan seorang manajer Memberikan orientasi kepada seorang karyawan tentang realitas di tempat kerja dan membantu mengatasi hambatan dalam mencapai prestasi yang optimum
  • 3.
    COUNSELING • Lebih tepatdikatakan sebagai MEMBIMBING MEMBIMBING PROSES PEMBERIAN DUKUNGAN OLEH MANAJER Membantu seorang karyawan mengatasi masalah pribadi di tempat kerja atau masalah yang muncul akibat perubahan organisasi yang berdampak pada prestasi kerja.
  • 4.
    Membina dan Membimbingmerupakan kumpulan dari berbagai keterampilan, ATAU merupakan kombinasi yang saling terkait KETERAMPILAN Mendengarkan, Menunjukkan Empati, Bertanya, Memberikan informasi, dan Menyusun Rencana Kerja
  • 5.
    Seorang Manajer YangBaik…… • Dapat memulai sesi pembimbingan (counseling), dan pada saat yang sama, menyadari perlunya berpindah ke pembinaan atau sebaliknya, berpindah dari pembinaan ke pembimbingan. • Membantu karyawan mencapai prestasi terbaiknya dengan cara memonitor dan mengawasi kinerjanya BUKAN hanya diakhir kegiatan, tetapi selama proses kerja berlangsung. Mengawasi di sini bukan berarti melihat terusmenerus, namun melalui pendelegasian pekerjaan secara tepat. • Dapat membantu karyawan agar mereka siap menerima pekerjaan atau penugasan yang memerlukan keterampilan baru. Manajer yang baik tahu bagaimana cara mengarahkan dan memberikan dukungan, umpan balik, serta memberikan pelatihan agar karyawan mampu mencapai prestasi yang diharapkan
  • 6.
    BEFORE GOING TOTHE NEXT SLIDE • Selanjutnya akan ada kuis kecil untuk melihat apakah Bapak/Ibu termasuk dalam karakteristik pembina yang efektif atau karakteristik pembimbing yang efektif. • Jawab jujur sesuai dengan karakteristik Bapak/Ibu ya, have fun!
  • 7.
    KARAKTERISTIK PEMBINA YANGEFEKTIF Jarang = 1 kadang-kadang = 2 3 = Hampir selalu Sebagai seorang pembina, saya : 1. Memberikan penugasan yang meningkatkan kemampuan karyawan. 2. Memberikan gambaran tentang tingkat manajemen yang lebih atas dan juga gambaran tentang pelanggan. 3. Memberikan kebebasan kepada karyawan dalam melaksanakan tugas- tugasnya. 4. Menetapkan standar pencapaian 5. Memberikan orientasi kepada karyawan tentang nilai-nilai dan strategi bisnis perusahaan 6. Memberikan tanggung jawab kepada karyawan 7. Berusaha agar karyawan tidak merasa tertekan 8. Membesarkan hati karyawan pada saat mereka ragu-ragu atau pada saat menerima penugasan baru atau sulit. 9. Memberikan informasi tentang visi, produk, dan sasaran perusahaan 10.Menetapkan standar prestasi dan prioritasnya dengan jelas.
  • 8.
    LANJUTAN ….. 11.Memberikan kesempatankepada karyawan untuk membangun rasa saling percaya. 12.Memberikan pelatihan dan dukungan apabila diperlukan 13.Mendengarkan pemikiran-pemikiran karyawan walaupun tidak sejalan dengan pikiran saya. 14.Menjadikan karyawan sebagai rekan kerja yang penting bagi keberhasilan perusahaan 15.Berperan sebagai contoh yang baik 16.Memfasilitasi karyawan agar tidak putus asa 17.Tidak menunjukkan keragu-raguan atau kekhawatiran saya depan karyawan. 18.Menjelaskan latar belakang suatu keputusan dan prosedurnya, bahkan berupaya memberikan penjelasan terlebih dahulu, bila dimungkinkan 19.Memberikan umpan balik kepada karyawan tentang prestasi kerjanya 20.Memberikan penghargaan kepad karyawan yang memang berhak memperolehnya.
  • 9.
    KARAKTERISTIK PEMBIMBING YANGEFEKTIF JARANG = 1 KADANG-KADANG = 2 HAMPIR SELALU = 3 Sebagai seorang pembimbing, saya: 1. Menunjukkan perhatian kepada setiap karyawan 2. Menyimpan rahasia 3. Tidak mendominasi 4. Membangun rasa bangga pada diri karyawan 5. Membantu karyawan yang sedang merasa tidak baik 6. Memberikan dukungan kepada karyawan yang sedang melakukan tugas berat dan beresiko tinggi 7. Menggali perasaan, pemikiran, maupun usulan pemecahan masalah dari para karyawan 8. Membantu karyawan untuk memahami akibat dari keputusan yang diambilnya. 9. Dapat diajak bicara dan juga dihubungi 10.Berempati terhadap perasaan karyawan
  • 10.
    11. Membantu karyawanmenetapkan prioritasnya 12. Bertanya dengan pertanyaan terbuka 13. Memberikan perhatian penuh pada diskusi dengan karyawan 14.Membuat karyawan memiliki rasa percaya diri pada kemampuannya 15. Memberikan kesempatan pada karyawaan untuk mengekspresikan perasaannya. 16. Memperhatikan keinginan, keterampilan, dan nilai-nilai karyawan pada saat mendelegasikan pekerjaan 17. Memperhatikan sasaran pribadi karyawan pada saat membicarakan peluang karirnya. 18. Memperlakukan karyawan secara profesional 19. Tidak bersikap sebagai yang paling tahu pada saat menyelesaikan suatu maslah 20. Mengatasi perasaan saya sendiri sehingga tidak berpengaruh di tempat kerja
  • 11.
    RESULT • 20 –35 (kurang) • 36 - 50 (cukup) • 51 – ke atas (baik)
  • 13.
    PADA KONDISI APAPEMBINAAN DILAKUKAN ? 1. Orientasi dan pelatihan bagi karyawan baru 2. Mengajarkan keterampilan yang dituntut oleh pekerjaan yang baru 3. Karyawan tidak melaksanakan komitmentnya 4. Karyawan terlibat konflik dengan teman sekerja 5. Diperlukan sedikit perbaikan pada prestasi kerja 6. Kondisi bisnis dan sasaran perusahaan berubah 7. Memerlukan anggota baru dan anggota kelompok lainnya yang tidak memahami visi, gaya, peran, maupun sasaran Anda 8. Banyak konflik yang terjadi antara karyawan dan pelanggan 9. Karyawan memerlukan bantuan dalam menetapkan prioritas 10.Suatu kegiatan yang menuntut pelaksanaan tindak lanjut 11.Terdapat ketidaktepatan tindakan karyawan pada pekerjaannya 12.Karyawan ingin menetapkan prestasinya 13.Karyawan memerlukan motivasi untuk meningkatkan prestasinya
  • 14.
    PADA SAAT KAPANPEMBIMBINGAN DIPERLUKAN ??? 1. Terjadi perubahan organisasi 2. Terjadinya P H K 3. Mengalami penurunan gaji, status, maupun jabatan 4. Terjadi pembekuan gaji 5. Karyawan merasa mengalami hambatan karier 6. Karyawan merasa tidak mendapat kesempatan di dalam organisasi 7. Karyawan merasa kecewa dengan Anda sebagai atasannya 8. Karyawan merasa kecewa dengan tugas kerjanya 9. Karyawan merasa konflik dengan rekan kerjanya 10.Karyawan merasa stres, jenuh, atau terlalu banyak tanggung jawab 11.Karyawan merasa bimbang dengan kemampuannya 12.Karyawan mencoba menghindar saat menerima tugas baru 13.Karyawan mempunyai masalah pribadi yang mempengaruhi prestasinya 14.Karyawan sedang mengalami kegagalan, dll
  • 15.
    Penyebab Munculnya MasalahKinerja Kurang Terampil Kurang Termotivasi Kekurangan Sumber Daya
  • 16.
    Masalah Pribadi YangDapat Mempengaruhi Prestasi Kerja  Depresi  Kesedihan  Perselisihan  Ketergantungan
  • 17.
    Setelah ini silahkankerjakan tugas pada materi post-test, tugas individu ini dikerjakan dengan diketik dan akan dibahas pada pertemuan selanjutnya. Good luck....