Dhanar Intan Surya Saputra, M.Kom 
STMIK AMIKOM PURWOKERTO 
2014
 Histogram adalah grafik yang menunjukkan 
frekuensi kemunculan setiap nilai gradasi 
warna. 
 Bila digambarkan pada koordinat kartesian 
maka sumbu X (absis) menunjukkan tingkat 
warna dan sumbu Y (ordinat) menunjukkan 
frekuensi kemunculan.
 Histogram citra adalah grafik yang 
menggambarkan penyebaran nilai-nilai 
intensitas piksel dari suatu citra atau bagian 
tertentu di dalam citra. 
 Dari sebuah histogram dapat diketahui 
frekuensi kemunculan nisbi (relatif) dari 
intensitas pada citra tersebut. 
 Histogram juga dapat menunjukkan banyak hal 
tentang kecerahan (brightness) dan kontras 
(contrast) dari sebuah citra. 
 Karena itu, histogram adalah alat bantu yang 
berharga dalam pekerjaan pengolahan citra baik 
secara kualitatif maupun kuantitatif.
 Histogram untuk citra keabuan
 Citra RGB 24-bit memiliki 3 buah histogram :
 Puncak histogram menunjukkan intensitas pixel 
yang menonjol. 
 Lebar dari puncak menunjukkan rentang 
kontras dari gambar. Citra yang mempunyai 
kontras terlalu terang (overexposed) atau terlalu 
gelap (underexposed) memiliki histogram yang 
sempit. Histogramnya terlihat hanya 
menggunakan setengah dari daerah derajat 
keabuan. 
 Citra yang baik memiliki histogram yang 
mengisi daerah derajat keabuan secara penuh 
dengan distribusi yang merata pada setiap nilai 
intensitas piksel.
 Manfaat Histogram 
 Sebagai indikasi visual untuk menentukan skala 
keabuan yang tepat sehingga diperoleh kualitas 
citra yang diinginkan. 
* Contoh : pengubahan kontras, kecemerlangan 
 Untuk pemilihan batas ambang (threshold) 
* Contoh : proses segmentasi citra 
(memisahkan objek dari latar belakangnya)s
Diketahui sebuah citra grayscale dengan ukuran 10x10 
pixel dan mempunyai kedalaman (bit depth) 3 bit 
sebagai berikut : 
1 1 1 3 1 4 4 4 1 0 
3 5 3 5 5 5 5 7 7 0 
0 0 0 2 2 6 6 6 6 6 
5 5 4 4 4 4 4 4 7 3 
2 2 0 0 0 0 1 1 1 1 
7 5 5 5 7 7 7 6 3 3 
3 3 3 3 3 3 3 3 7 5 
5 5 5 5 5 5 5 5 2 3 
0 0 0 0 0 0 4 4 4 4 
3 3 3 3 3 1 1 1 6 2
Untuk menggambar kurva histogram dari citra tersebut, 
pertama buatlah tabel frekuensi dari kemunculan setiap 
warna seperti berikut : 
Warna (x) 0 1 2 3 4 5 6 7 
Jumlah (y) 15 12 6 20 13 19 7 8
Diketahui sebuah citra grayscale dengan ukuran 10x10 
pixel dan mempunyai kedalaman (bit depth) 3 bit 
sebagai berikut : 
1 1 1 3 1 4 4 4 1 0 
3 5 3 5 5 5 5 7 7 0 
0 0 0 2 2 6 6 6 6 6 
5 5 4 4 4 4 4 4 7 3 
2 2 0 0 0 0 1 1 1 1 
7 5 5 5 7 7 7 6 3 3 
3 3 3 3 3 3 3 3 7 5 
5 5 5 5 5 5 5 5 2 3 
0 0 0 0 0 0 4 4 4 4 
3 3 3 3 3 1 1 1 6 2
Untuk menggambar kurva histogram dari citra tersebut, 
pertama buatlah tabel frekuensi dari kemunculan setiap 
warna seperti berikut : 
Warna (x) 0 1 2 3 4 5 6 7 
Jumlah (y) 15 12 6 20 13 19 7 8
Kemudian, gambarlah histogramnya dalam koordinat 
kartesian pada sumbu x dan sumbu y. 
25 
20 
15 
10 
5 
0 
Histogram 
0 2 4 6 8
Biasanya jumlah pixel pada citra sangat besar (dapat 
mencapai ribuan) sehingga bila ditampilkan pada layar 
dapat melebihi batas layar yang diizinkan. 
Untuk kebutuhan tampilan pada layar, sebelum 
penggambaran histogram, biasanya proses normalisasi 
dilakukan terlebih dahulu. 
Hal ini dilakukan agar tampilan histogram pada layar 
tidak melebihi batas.
Bagaimana bila histogram tersebut dilakukan 
normalisasi ? 
Jumlah seluruh pixel N = 100. 
Maka untuk data tersebut dimodifikasi menjadi : 
Warna (x) 0 1 2 3 4 5 6 7 
Jumlah (y) 15 12 6 20 13 19 7 8 
y/N 0,15 0,12 0,06 0,20 0,13 0,19 0,07 0,08
Kemudian, gambarlah histogramnya dalam koordinat 
kartesian pada sumbu x dan sumbu y. 
0.50 
0.40 
0.30 
0.20 
0.10 
0.00 
Histogram 
0 2 4 6 8
Diketahui sebuah citra grayscale dengan ukuran 10x10 pixel dan 
mempunyai kedalaman (bit depth) 3 bit sebagai berikut : 
0 1 1 3 1 4 4 4 1 0 
3 5 3 5 5 5 5 7 7 0 
0 0 0 2 2 6 6 6 6 6 
5 5 4 3 4 4 4 4 7 3 
2 2 0 0 0 0 6 1 1 1 
7 5 1 5 7 1 1 6 0 3 
3 3 3 3 3 3 3 3 7 5 
5 5 5 5 5 5 5 5 2 3 
1 0 0 0 1 1 4 4 4 4 
3 0 0 3 3 1 1 7 6 2 
Buatlah Kurva Histogramnya, dengan dua skala yaitu skala standar dan 
skala N = 200 ! 
Tugas dikumpulkan sebelum UTS ke email : 
dhanarsaputra@amikompurwokerto.ac.id 
Dengan Subject : Tugas TI_Kelas(kelasAnda)
Materi dapat di download di : 
www.slideshare.net/dhanarful 
Sekian 
  


Chap 6 histogram dan operasi dasar

  • 1.
    Dhanar Intan SuryaSaputra, M.Kom STMIK AMIKOM PURWOKERTO 2014
  • 2.
     Histogram adalahgrafik yang menunjukkan frekuensi kemunculan setiap nilai gradasi warna.  Bila digambarkan pada koordinat kartesian maka sumbu X (absis) menunjukkan tingkat warna dan sumbu Y (ordinat) menunjukkan frekuensi kemunculan.
  • 3.
     Histogram citraadalah grafik yang menggambarkan penyebaran nilai-nilai intensitas piksel dari suatu citra atau bagian tertentu di dalam citra.  Dari sebuah histogram dapat diketahui frekuensi kemunculan nisbi (relatif) dari intensitas pada citra tersebut.  Histogram juga dapat menunjukkan banyak hal tentang kecerahan (brightness) dan kontras (contrast) dari sebuah citra.  Karena itu, histogram adalah alat bantu yang berharga dalam pekerjaan pengolahan citra baik secara kualitatif maupun kuantitatif.
  • 5.
     Histogram untukcitra keabuan
  • 6.
     Citra RGB24-bit memiliki 3 buah histogram :
  • 7.
     Puncak histogrammenunjukkan intensitas pixel yang menonjol.  Lebar dari puncak menunjukkan rentang kontras dari gambar. Citra yang mempunyai kontras terlalu terang (overexposed) atau terlalu gelap (underexposed) memiliki histogram yang sempit. Histogramnya terlihat hanya menggunakan setengah dari daerah derajat keabuan.  Citra yang baik memiliki histogram yang mengisi daerah derajat keabuan secara penuh dengan distribusi yang merata pada setiap nilai intensitas piksel.
  • 12.
     Manfaat Histogram  Sebagai indikasi visual untuk menentukan skala keabuan yang tepat sehingga diperoleh kualitas citra yang diinginkan. * Contoh : pengubahan kontras, kecemerlangan  Untuk pemilihan batas ambang (threshold) * Contoh : proses segmentasi citra (memisahkan objek dari latar belakangnya)s
  • 13.
    Diketahui sebuah citragrayscale dengan ukuran 10x10 pixel dan mempunyai kedalaman (bit depth) 3 bit sebagai berikut : 1 1 1 3 1 4 4 4 1 0 3 5 3 5 5 5 5 7 7 0 0 0 0 2 2 6 6 6 6 6 5 5 4 4 4 4 4 4 7 3 2 2 0 0 0 0 1 1 1 1 7 5 5 5 7 7 7 6 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 7 5 5 5 5 5 5 5 5 5 2 3 0 0 0 0 0 0 4 4 4 4 3 3 3 3 3 1 1 1 6 2
  • 14.
    Untuk menggambar kurvahistogram dari citra tersebut, pertama buatlah tabel frekuensi dari kemunculan setiap warna seperti berikut : Warna (x) 0 1 2 3 4 5 6 7 Jumlah (y) 15 12 6 20 13 19 7 8
  • 15.
    Diketahui sebuah citragrayscale dengan ukuran 10x10 pixel dan mempunyai kedalaman (bit depth) 3 bit sebagai berikut : 1 1 1 3 1 4 4 4 1 0 3 5 3 5 5 5 5 7 7 0 0 0 0 2 2 6 6 6 6 6 5 5 4 4 4 4 4 4 7 3 2 2 0 0 0 0 1 1 1 1 7 5 5 5 7 7 7 6 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 7 5 5 5 5 5 5 5 5 5 2 3 0 0 0 0 0 0 4 4 4 4 3 3 3 3 3 1 1 1 6 2
  • 16.
    Untuk menggambar kurvahistogram dari citra tersebut, pertama buatlah tabel frekuensi dari kemunculan setiap warna seperti berikut : Warna (x) 0 1 2 3 4 5 6 7 Jumlah (y) 15 12 6 20 13 19 7 8
  • 17.
    Kemudian, gambarlah histogramnyadalam koordinat kartesian pada sumbu x dan sumbu y. 25 20 15 10 5 0 Histogram 0 2 4 6 8
  • 18.
    Biasanya jumlah pixelpada citra sangat besar (dapat mencapai ribuan) sehingga bila ditampilkan pada layar dapat melebihi batas layar yang diizinkan. Untuk kebutuhan tampilan pada layar, sebelum penggambaran histogram, biasanya proses normalisasi dilakukan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar tampilan histogram pada layar tidak melebihi batas.
  • 19.
    Bagaimana bila histogramtersebut dilakukan normalisasi ? Jumlah seluruh pixel N = 100. Maka untuk data tersebut dimodifikasi menjadi : Warna (x) 0 1 2 3 4 5 6 7 Jumlah (y) 15 12 6 20 13 19 7 8 y/N 0,15 0,12 0,06 0,20 0,13 0,19 0,07 0,08
  • 20.
    Kemudian, gambarlah histogramnyadalam koordinat kartesian pada sumbu x dan sumbu y. 0.50 0.40 0.30 0.20 0.10 0.00 Histogram 0 2 4 6 8
  • 21.
    Diketahui sebuah citragrayscale dengan ukuran 10x10 pixel dan mempunyai kedalaman (bit depth) 3 bit sebagai berikut : 0 1 1 3 1 4 4 4 1 0 3 5 3 5 5 5 5 7 7 0 0 0 0 2 2 6 6 6 6 6 5 5 4 3 4 4 4 4 7 3 2 2 0 0 0 0 6 1 1 1 7 5 1 5 7 1 1 6 0 3 3 3 3 3 3 3 3 3 7 5 5 5 5 5 5 5 5 5 2 3 1 0 0 0 1 1 4 4 4 4 3 0 0 3 3 1 1 7 6 2 Buatlah Kurva Histogramnya, dengan dua skala yaitu skala standar dan skala N = 200 ! Tugas dikumpulkan sebelum UTS ke email : dhanarsaputra@amikompurwokerto.ac.id Dengan Subject : Tugas TI_Kelas(kelasAnda)
  • 22.
    Materi dapat didownload di : www.slideshare.net/dhanarful Sekian   