1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Sumber: www.allthingsbeautiful.com 
5 Mutasi
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Mutasi 
Pengertian Macam-Macam Penyebab Dampak 
Jenis Sel yang 
Mengalaminya Cara Terjadinya Perubahan pada 
Bahan Genetiknya 
Mutasi 
Somatis 
Mutasi 
Germinal 
Mutasi 
Alami 
Mutasi 
Buatan 
Mutasi 
Gen 
Mutasi 
Kromosom 
Mutagen Kimia 
Mutagen Fisika 
Mutagen Biologi 
memiliki 
• Resistensi Abiotik pada 
Bakteri 
• Terbentuknya Produsen 
Antibiotik yang Lebih 
Baik 
• Resistensi Sel Sabit 
terhadap Malaria 
• Meningkatkan 
Keanekaragaman 
Genetika 
dibedakan berdasarkan 
meliputi meliputi dibagi menjadi 
terdiri atas
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
MMuuttaassii 
AA.. PPeennggeerrttiiaann MMuuttaassii 
BB.. MMaaccaamm--MMaaccaamm MMuuttaassii 
CC.. PPeennyyeebbaabb MMuuttaassii 
DD.. DDaammppaakk MMuuttaassii
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
AA.. PPeennggeerrttiiaann MMuuttaassii 
Merupakan perubahan fisik yang terjadi pada bahan-bahan 
genetik (kromosom dan DNA), dapat berupa perubahan struktur, 
susunan, ataupun jumlah kromosom serta DNA. 
Proses terjadinya MUTAGENESIS 
Individu yang 
mengalami MUTAN 
Alasan 
mempelajari 
Mutasi dapat menguntung-kan 
atau merugikan 
Mutasi penting bagi para ahli 
genetika 
Mutasi penting sebagai sa-lah 
satu sumber utama va-riasi 
genetik
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Orang ini memiliki enam jari kaki. Ciri 
itu terbentuk karena berubahnya gene-tik 
orang tersebut. Gen-gen dapat 
mengalami mutasi menghasilkan ciri 
abnormal seperti pada gambar. 
Sumber : Gater, 2002 : 190
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
BERDASARKAN JENIS SEL YANG 
MENGALAMINYA 
MUTASI SOMATIS MUTASI GERMINAL 
Mutasi somatis adalah mutasi 
yang terjadi pada sel-sel tubuh 
(somatis) selama proses 
pembelahan sel. 
Mutasi somatis tidak akan 
diwariskan pada keturunannya. 
Contoh: terjadinya sel kanker 
Mutasi yang terjadi pada sel-sel 
kelamin (gamet). 
Mutasi germinal 
mengakibatkan perubahan 
genetik pada gamet. 
BB.. MMaaccaamm--MMaaccaamm MMuuttaassii
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
BERDASARKAN CARA TERJADINYA 
MUTASI ALAMI MUTASI BUATAN 
• Peristiwa perubahan materi genetik 
makhuk hidup yang sengaja dilakukan 
manusia dengan tujuan-tujuan tertentu. 
• Mutasi buatan biasanya dilakukan 
dengan cara memberikan agen 
penyebab mutasi (mutagen). 
• Disebut juga mutasi induksi. 
• Mutasi yang terjadi akibat adanya 
kesalahan alami dalam proses 
duplikasi atau replikasi DNA. 
• Disebut juga mutasi spontan. 
• Faktor yang memicu: sinar kosmik, 
ultraviolet, bahan radioaktif, & bahan-bahan 
kimia.
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Terjadinya suatu mutasi 
Gen pada 
kromosom 
Bagian DNA yang 
menyusun gen 
Pola pasangan-pasangan 
basa pada 
DNA 
Mutasi mengubah 
bagian basa 
Urutan baru pasangan-pasangan 
basa membentuk 
suatu pesan baru karena 
gennya berubah
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
MUTASI BERDASARKAN PERUBAHAN PADA BAHAN 
GENETIKNYA 
Adalah perubahan urutan satu atau dua pasang basa DNA 
yang menyusun gen. Tipe mutasi gen ada 2, yaitu substitusi 
basa dan pergeseran rangka. 
MACAMNYA: 
Berdasarkan 
perubahan nukleotida 
Transisi Transversi 
Merupakan substitusi 
antarbasa sejenis. 
Merupakan substitusi 
antarbasa yang tidak 
sejenis.
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Substitusi basa dibedakan 
secara fungsional 
SILENT 
MUTATIONS 
MISSENSE 
MUTATIONS 
NONSENSE 
MUTATIONS 
Perubahan urutan 
nukleotida pada 
kodon triplet yang 
tidak mengubah 
asam amino. 
Perubahan urutan 
basa yang meng-hasilkan 
perubahan 
pada mRNA yang 
menerjemahkannya 
menjadi asam ami-no 
yang berbeda. 
Mutasi yang 
menggantikan 
kodon suatu asam 
amino dengan satu 
atau tiga kodon 
’stop’. 
Contoh: terjadinya penyakit 
sickle-cell anemia (anemia 
sel sabit) dan Epidermolysis 
bullosa
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Fotomikrograf sel-sel darah merah 
a. Sel darah merah 
normal 
b. Sel darah merah 
sabit 
Sumber: Bradfield, 2002 : 68
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Terjadi apabila ada penambahan (adisi/insersi) atau 
pengurangan (delesi) satu atau beberapa pasangan 
basa dari suatu kodon. 
MACAMNYA: 
Mutasi Pergeseran Rangka 
DELESI 
INSERSI 
Kehilangan atau pengurangan 
nukleotida akibat basa nitrogen 
terlepas dari ikatannya 
Terjadi penambahan nukleotida (basa nitrogen) 
dalam potongan DNA yang memengaruhi selu-ruh 
urutan asam amino. Sebab: penyisipan basa 
nitrogen baru atau duplikasi nitrogen.
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
1. DELESI Hilangnya sebagian segmen kromosom 
karena patah. 
Delesi 
2. DUPLIKASI Sebagian segmen kromosom mengalami 
penggandaan. 
Duplikasi
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
3. INVERSI 
Peristiwa pembalikan sebagian segmen 
kromosom sehingga menyebabkan per-pindahan 
lokus suatu gen. 
Inversi 
4. TRANSLOKASI Patahan segmen kromosom berpindah 
ke kromosom lain yang bukan homolog-nya. 
Translokasi
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Perubahan Jumlah Kromosom 
EUPLOIDI 
Perubahan jumlah seperangkat genom (seluruh set kromosom) 
sehingga jumlahnya merupakan kelipatan set haploidnya. 
MONOPLOID 
Hanya terdapat satu set kromosom (n). 
Contoh: lebah madu jantan yang terben-tuk 
dari proses partenogenesis. 
DIPLOID 
TRIPLOID 
Memiliki tiga set kromosom (3n). 
Biasanya bersifat steril. 
Contoh: spesies buah-buahan tanpa biji. 
TETRAPLOID 
Memiliki empat set kromosom (4n). 
Pada umumnya subur (fertil). 
POLIPLOID Memiliki lebih dari dua set kromosom. 
Umumnya pada tumbuhan, pada manusia 
dan Mammalia bersifat letal
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Contoh hasil mutasi 
Anggur tanpa biji Semangka tanpa biji
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
NULISOMI 
MONOSOMI 
TRISOMI 
TETRASOMI 
SINDROM TURNER 
ANEUPLOIDI 
AUTOSOM 
ANEUPLOIDI 
GONOSOM 
ANEUPLOIDI 
Perubahan jumlah kromosom dalam satu perangkat atau satu genom kromosom. Jumlah 
kromosom tidak seimbang. Dapat disebabkan oleh peristiwa non-disjunction atau anafase lag. 
Kromosom 2n–2 
Kromosom 2n–1 
Kromosom 2n+1 
Kromosom 2n+2 
SINDROM DOWN 
SINDROM PATAU 
SINDROM EDWARD 
SINDROM 
KLINEFELTER 
SINDROM JACOB 
SINDROM TRIPLE - X
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
SINDROM TURNER 
Ditemukan oleh H.H Turner pada 1938. 
Mengalami monosomi (kehilangan satu kromosom X). 
Rumus kromosom: 45,X0. 
Penderitanya perempuan. 
Perempuan penderita sindrom Turner 
Sindrom Turner (45,X0)
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
SINDROM KLINEFELTER 
Ditemukan oleh H.F. Klinefelter pada tahun 1942. 
Kelebihan satu kromosom X (trisomi) pada gonosom. 
Penderita laki-laki dengan rumus kromosom 47, XXY. 
Laki-laki penderita sindrom Klinefelter 
Sindrom Klinefelter (47,XXY)
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
SSIINNDDRROOMM EEDDWWAARRDD 
Mengalami gagal berpisah pada kromosom 16,17, dan 18. 
Kelebihan satu kromosom (trisomi). 
Rumus kromosom: laki-laki = 47,XY + 18; perempuan: 47,XX + 18. 
Bayi penderita sindrom Edward
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
SINDROM PATAU 
Memiliki 47 kromosom (45 autosom dan 2 gonosom) atau trisomi. 
Gagal berpisah pada kromosom 13, 14, atau 15. 
Rumus kromosom: laki-laki = 47,XY + 13; perempuan : 47,XX + 13. 
Bayi penderita sindrom Patau
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
SINDROM DOWN 
Mengalami retardasi mental dan struktur serta wajah yang khas. 
Gagal berpisah pada kromosom 21. 
Rumus kromosom: laki-laki = 47,XY + 21; perempuan: 47,XX + 21. 
Seorang anak penderita sindrom Down
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Peristiwa gagal berpisah pada kromosom 21 yang menyebabkan sindrom Down 
Sel diploid dalam ovari dengan pasangan kromosom 
homolog (satu pasang kromosom no. 21) 
Meiosis 
Fertilisasi 
Ovum mengandung 
dua kromosom 
nomor 21 
Ovum tanpa 
kromosom 
nomor 21 
Sperma 
dengan satu 
kromosom 
nomor 21 
Sperma 
dengan satu 
kromosom 
nomor 21 
Zigot dengan tiga 
kromosom nomor 21 
(trisomi 21) 
Zigot dengan hanya satu 
kromosom nomor 21 
(monosomi 21) 
Sindrom Down Letal
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Analog basa 
Secara struktural menyerupai purin dan 
pirimidin, bergabung dalam DNA untuk 
menggantikan basa nitrogen normal sela 
ma proses replikasi DNA. 
Contoh: bromourasil (menyerupai timin) 
dan aminopurin (menyerupai adenin) 
Bahan kimia 
pengubah struktur 
dan komponen 
pasangan basa 
Menyebabkan modifikasi kimiawi basa 
purin dan pirimidin, yaitu dengan 
mengubah komponen ikatan hidrogen-nya. 
Contoh: asam nitrit yang meng-ubah 
sitosin menjadi urasil dan nitroso-guanidin 
Agen pengubah 
struktur DNA 
Contoh: NAAAF (menyebabkan basa ti-dak 
dapat disandi), psoralen (menyebab 
kan benang-benang DNA mengalami 
persilangan, dan peroksida (menyebab 
kan benang DNA putus) 
CC.. PPeennyyeebbaabb MMuuttaassii
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Radiasi 
Ultraviolet (UV) 
Berperan sebagai mikrobisida 
sesuatu yang dapat membu-nuh 
kuman/bakteri. Sinar UV 
diserap DNA  basa pirimi-din 
yang berdekatan dalam 1 
benang DNA membentuk ikat-an 
kovalen bersama  dapat 
mengganggu replikasi DNA. 
Radiasi Pengion 
Contoh: sinar-X dan gama 
Memiliki lebih banyak energi 
dan kekuatan penetrasi 
diban-dingkan radiasi UV 
Menyebabkan kerusakan sel-sel 
dan organisme terutama 
dalam pembentukan radikal 
bebas air. 
Menyebabkan kerusakan DNA 
dan protein yang mengakibat-kan 
kerusakan organel sel.
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Terbentuknya ikatan kovalen antartimin pada salah 
satu pita DNA akibat terkena radiasi UV 
Sumber: Wrensch dan Downhower, 1992 : 371
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
Berupa bahan genetik (contoh: asam nukleat) yang 
dibawa virus atau bakteri. 
Memiliki kemampuan mengubah kondisi DNA sel suatu 
organisme sehingga terjadi mutasi. 
Contoh virus: 
Bakteriofag, virus rubella, Cytomegalovirus, dan virus 
hepatitis. 
Contoh bakteri: 
Agrobacterium ® dapat menyebabkan tumor pada 
tumbuhan tertentu.
1 
2 
3 
4 
5 
6 
7 
DD.. DDaammppaakk MMuuttaassii 
RESISTANSI ANTIBIOTIK PADA BAKTERI 
TERBENTUKNYA PRODUSEN ANTIBIOTIK YANG LEBIH EFEKTIF 
RESISTANSI SEL SABIT TERHADAP MALARIA 
MENINGKATKAN KEANEKARAGAMAN GENETIK 
Mutasi pada bakteri dapat mendorong terjadinya resistansi 
terhadap antibiotik

Buku xii bab 5

  • 1.
    1 2 3 4 5 6 7 Sumber: www.allthingsbeautiful.com 5 Mutasi
  • 2.
    1 2 3 4 5 6 7 Mutasi Pengertian Macam-Macam Penyebab Dampak Jenis Sel yang Mengalaminya Cara Terjadinya Perubahan pada Bahan Genetiknya Mutasi Somatis Mutasi Germinal Mutasi Alami Mutasi Buatan Mutasi Gen Mutasi Kromosom Mutagen Kimia Mutagen Fisika Mutagen Biologi memiliki • Resistensi Abiotik pada Bakteri • Terbentuknya Produsen Antibiotik yang Lebih Baik • Resistensi Sel Sabit terhadap Malaria • Meningkatkan Keanekaragaman Genetika dibedakan berdasarkan meliputi meliputi dibagi menjadi terdiri atas
  • 3.
    1 2 3 4 5 6 7 MMuuttaassii AA.. PPeennggeerrttiiaann MMuuttaassii BB.. MMaaccaamm--MMaaccaamm MMuuttaassii CC.. PPeennyyeebbaabb MMuuttaassii DD.. DDaammppaakk MMuuttaassii
  • 4.
    1 2 3 4 5 6 7 AA.. PPeennggeerrttiiaann MMuuttaassii Merupakan perubahan fisik yang terjadi pada bahan-bahan genetik (kromosom dan DNA), dapat berupa perubahan struktur, susunan, ataupun jumlah kromosom serta DNA. Proses terjadinya MUTAGENESIS Individu yang mengalami MUTAN Alasan mempelajari Mutasi dapat menguntung-kan atau merugikan Mutasi penting bagi para ahli genetika Mutasi penting sebagai sa-lah satu sumber utama va-riasi genetik
  • 5.
    1 2 3 4 5 6 7 Orang ini memiliki enam jari kaki. Ciri itu terbentuk karena berubahnya gene-tik orang tersebut. Gen-gen dapat mengalami mutasi menghasilkan ciri abnormal seperti pada gambar. Sumber : Gater, 2002 : 190
  • 6.
    1 2 3 4 5 6 7 BERDASARKAN JENIS SEL YANG MENGALAMINYA MUTASI SOMATIS MUTASI GERMINAL Mutasi somatis adalah mutasi yang terjadi pada sel-sel tubuh (somatis) selama proses pembelahan sel. Mutasi somatis tidak akan diwariskan pada keturunannya. Contoh: terjadinya sel kanker Mutasi yang terjadi pada sel-sel kelamin (gamet). Mutasi germinal mengakibatkan perubahan genetik pada gamet. BB.. MMaaccaamm--MMaaccaamm MMuuttaassii
  • 7.
    1 2 3 4 5 6 7 BERDASARKAN CARA TERJADINYA MUTASI ALAMI MUTASI BUATAN • Peristiwa perubahan materi genetik makhuk hidup yang sengaja dilakukan manusia dengan tujuan-tujuan tertentu. • Mutasi buatan biasanya dilakukan dengan cara memberikan agen penyebab mutasi (mutagen). • Disebut juga mutasi induksi. • Mutasi yang terjadi akibat adanya kesalahan alami dalam proses duplikasi atau replikasi DNA. • Disebut juga mutasi spontan. • Faktor yang memicu: sinar kosmik, ultraviolet, bahan radioaktif, & bahan-bahan kimia.
  • 8.
    1 2 3 4 5 6 7 Terjadinya suatu mutasi Gen pada kromosom Bagian DNA yang menyusun gen Pola pasangan-pasangan basa pada DNA Mutasi mengubah bagian basa Urutan baru pasangan-pasangan basa membentuk suatu pesan baru karena gennya berubah
  • 9.
    1 2 3 4 5 6 7 MUTASI BERDASARKAN PERUBAHAN PADA BAHAN GENETIKNYA Adalah perubahan urutan satu atau dua pasang basa DNA yang menyusun gen. Tipe mutasi gen ada 2, yaitu substitusi basa dan pergeseran rangka. MACAMNYA: Berdasarkan perubahan nukleotida Transisi Transversi Merupakan substitusi antarbasa sejenis. Merupakan substitusi antarbasa yang tidak sejenis.
  • 10.
    1 2 3 4 5 6 7 Substitusi basa dibedakan secara fungsional SILENT MUTATIONS MISSENSE MUTATIONS NONSENSE MUTATIONS Perubahan urutan nukleotida pada kodon triplet yang tidak mengubah asam amino. Perubahan urutan basa yang meng-hasilkan perubahan pada mRNA yang menerjemahkannya menjadi asam ami-no yang berbeda. Mutasi yang menggantikan kodon suatu asam amino dengan satu atau tiga kodon ’stop’. Contoh: terjadinya penyakit sickle-cell anemia (anemia sel sabit) dan Epidermolysis bullosa
  • 11.
    1 2 3 4 5 6 7 Fotomikrograf sel-sel darah merah a. Sel darah merah normal b. Sel darah merah sabit Sumber: Bradfield, 2002 : 68
  • 12.
    1 2 3 4 5 6 7 Terjadi apabila ada penambahan (adisi/insersi) atau pengurangan (delesi) satu atau beberapa pasangan basa dari suatu kodon. MACAMNYA: Mutasi Pergeseran Rangka DELESI INSERSI Kehilangan atau pengurangan nukleotida akibat basa nitrogen terlepas dari ikatannya Terjadi penambahan nukleotida (basa nitrogen) dalam potongan DNA yang memengaruhi selu-ruh urutan asam amino. Sebab: penyisipan basa nitrogen baru atau duplikasi nitrogen.
  • 13.
    1 2 3 4 5 6 7 1. DELESI Hilangnya sebagian segmen kromosom karena patah. Delesi 2. DUPLIKASI Sebagian segmen kromosom mengalami penggandaan. Duplikasi
  • 14.
    1 2 3 4 5 6 7 3. INVERSI Peristiwa pembalikan sebagian segmen kromosom sehingga menyebabkan per-pindahan lokus suatu gen. Inversi 4. TRANSLOKASI Patahan segmen kromosom berpindah ke kromosom lain yang bukan homolog-nya. Translokasi
  • 15.
    1 2 3 4 5 6 7 Perubahan Jumlah Kromosom EUPLOIDI Perubahan jumlah seperangkat genom (seluruh set kromosom) sehingga jumlahnya merupakan kelipatan set haploidnya. MONOPLOID Hanya terdapat satu set kromosom (n). Contoh: lebah madu jantan yang terben-tuk dari proses partenogenesis. DIPLOID TRIPLOID Memiliki tiga set kromosom (3n). Biasanya bersifat steril. Contoh: spesies buah-buahan tanpa biji. TETRAPLOID Memiliki empat set kromosom (4n). Pada umumnya subur (fertil). POLIPLOID Memiliki lebih dari dua set kromosom. Umumnya pada tumbuhan, pada manusia dan Mammalia bersifat letal
  • 16.
    1 2 3 4 5 6 7 Contoh hasil mutasi Anggur tanpa biji Semangka tanpa biji
  • 17.
    1 2 3 4 5 6 7 NULISOMI MONOSOMI TRISOMI TETRASOMI SINDROM TURNER ANEUPLOIDI AUTOSOM ANEUPLOIDI GONOSOM ANEUPLOIDI Perubahan jumlah kromosom dalam satu perangkat atau satu genom kromosom. Jumlah kromosom tidak seimbang. Dapat disebabkan oleh peristiwa non-disjunction atau anafase lag. Kromosom 2n–2 Kromosom 2n–1 Kromosom 2n+1 Kromosom 2n+2 SINDROM DOWN SINDROM PATAU SINDROM EDWARD SINDROM KLINEFELTER SINDROM JACOB SINDROM TRIPLE - X
  • 18.
    1 2 3 4 5 6 7 SINDROM TURNER Ditemukan oleh H.H Turner pada 1938. Mengalami monosomi (kehilangan satu kromosom X). Rumus kromosom: 45,X0. Penderitanya perempuan. Perempuan penderita sindrom Turner Sindrom Turner (45,X0)
  • 19.
    1 2 3 4 5 6 7 SINDROM KLINEFELTER Ditemukan oleh H.F. Klinefelter pada tahun 1942. Kelebihan satu kromosom X (trisomi) pada gonosom. Penderita laki-laki dengan rumus kromosom 47, XXY. Laki-laki penderita sindrom Klinefelter Sindrom Klinefelter (47,XXY)
  • 20.
    1 2 3 4 5 6 7 SSIINNDDRROOMM EEDDWWAARRDD Mengalami gagal berpisah pada kromosom 16,17, dan 18. Kelebihan satu kromosom (trisomi). Rumus kromosom: laki-laki = 47,XY + 18; perempuan: 47,XX + 18. Bayi penderita sindrom Edward
  • 21.
    1 2 3 4 5 6 7 SINDROM PATAU Memiliki 47 kromosom (45 autosom dan 2 gonosom) atau trisomi. Gagal berpisah pada kromosom 13, 14, atau 15. Rumus kromosom: laki-laki = 47,XY + 13; perempuan : 47,XX + 13. Bayi penderita sindrom Patau
  • 22.
    1 2 3 4 5 6 7 SINDROM DOWN Mengalami retardasi mental dan struktur serta wajah yang khas. Gagal berpisah pada kromosom 21. Rumus kromosom: laki-laki = 47,XY + 21; perempuan: 47,XX + 21. Seorang anak penderita sindrom Down
  • 23.
    1 2 3 4 5 6 7 Peristiwa gagal berpisah pada kromosom 21 yang menyebabkan sindrom Down Sel diploid dalam ovari dengan pasangan kromosom homolog (satu pasang kromosom no. 21) Meiosis Fertilisasi Ovum mengandung dua kromosom nomor 21 Ovum tanpa kromosom nomor 21 Sperma dengan satu kromosom nomor 21 Sperma dengan satu kromosom nomor 21 Zigot dengan tiga kromosom nomor 21 (trisomi 21) Zigot dengan hanya satu kromosom nomor 21 (monosomi 21) Sindrom Down Letal
  • 24.
    1 2 3 4 5 6 7 Analog basa Secara struktural menyerupai purin dan pirimidin, bergabung dalam DNA untuk menggantikan basa nitrogen normal sela ma proses replikasi DNA. Contoh: bromourasil (menyerupai timin) dan aminopurin (menyerupai adenin) Bahan kimia pengubah struktur dan komponen pasangan basa Menyebabkan modifikasi kimiawi basa purin dan pirimidin, yaitu dengan mengubah komponen ikatan hidrogen-nya. Contoh: asam nitrit yang meng-ubah sitosin menjadi urasil dan nitroso-guanidin Agen pengubah struktur DNA Contoh: NAAAF (menyebabkan basa ti-dak dapat disandi), psoralen (menyebab kan benang-benang DNA mengalami persilangan, dan peroksida (menyebab kan benang DNA putus) CC.. PPeennyyeebbaabb MMuuttaassii
  • 25.
    1 2 3 4 5 6 7 Radiasi Ultraviolet (UV) Berperan sebagai mikrobisida sesuatu yang dapat membu-nuh kuman/bakteri. Sinar UV diserap DNA  basa pirimi-din yang berdekatan dalam 1 benang DNA membentuk ikat-an kovalen bersama  dapat mengganggu replikasi DNA. Radiasi Pengion Contoh: sinar-X dan gama Memiliki lebih banyak energi dan kekuatan penetrasi diban-dingkan radiasi UV Menyebabkan kerusakan sel-sel dan organisme terutama dalam pembentukan radikal bebas air. Menyebabkan kerusakan DNA dan protein yang mengakibat-kan kerusakan organel sel.
  • 26.
    1 2 3 4 5 6 7 Terbentuknya ikatan kovalen antartimin pada salah satu pita DNA akibat terkena radiasi UV Sumber: Wrensch dan Downhower, 1992 : 371
  • 27.
    1 2 3 4 5 6 7 Berupa bahan genetik (contoh: asam nukleat) yang dibawa virus atau bakteri. Memiliki kemampuan mengubah kondisi DNA sel suatu organisme sehingga terjadi mutasi. Contoh virus: Bakteriofag, virus rubella, Cytomegalovirus, dan virus hepatitis. Contoh bakteri: Agrobacterium ® dapat menyebabkan tumor pada tumbuhan tertentu.
  • 28.
    1 2 3 4 5 6 7 DD.. DDaammppaakk MMuuttaassii RESISTANSI ANTIBIOTIK PADA BAKTERI TERBENTUKNYA PRODUSEN ANTIBIOTIK YANG LEBIH EFEKTIF RESISTANSI SEL SABIT TERHADAP MALARIA MENINGKATKAN KEANEKARAGAMAN GENETIK Mutasi pada bakteri dapat mendorong terjadinya resistansi terhadap antibiotik