BAB 3
Budidaya dan wirausaha tanaman hias
Nama : Tika fatmala
Kelas : x keperawatan
A. Mengenal produk budidaya
tanaman hias
1. Jenis tanaman hias
Tanama hias adalah tanaman yang sengaja
ditanam untuk dekorasi. Tanaman hias dapat juga
befungsi sebagai pelindung atau penutup tanah.
Berdasarkan bagian-bagian tanaman,tanaman hias
dikelompokan menjadi tanaman hias daun,tanaman
hias bunga,taman hias buah,dan tanaman hias akar.
Tanaman hias mencakup semua tumbuhan,baik
berbentuk terna,merambat,semak,perdu,ataupun
pohon,yang sengaja ditanam,kebun rumah,penghias
ruangan,upacara,komponen riasan/busana,atau
sebagai komponen karangan bunga.
Jenis-jenis tanaman hias
• Tanaman hias daun
• Tanaman hias bunga
• Tanaman hias buah
• Tanaman hias akar
Pengertian tanaman hias daun dan
tanaman hias bunga
• Tanaman hias daun
tanaman hias yang memiliki bentuk daun yang
indah dan unik
• Tanaman hias bunga
tanaman hias yang memiliki bentuk, warna,
dan aroma bunga yang menarik
Berdasarkan ketinggian dari permukaan laut ,
suatu wilayah di kelompokan menjadi wilayah
dataran rendah (<400 m dpl), dataran sedang
(400-700 dpl) dan dataran tinggi (<700 dpl)
• BERIKUT INI ADALAH DESKRIPSI BEBERAPA
TANAMAN HIAS DAUN DAN BUNGGA
1. ANGGREK
Anggrek merupakan slah satu jenis tanaman hias bunga yang
banyak di budi dayakan .
beberapa jenis anggrek yang sering di budidayakan adalah
Dendrobium,phalaenopsi, cattleya,dan vanda. Dendrobium
adalah anggrek yang banyak diminati karena memiliki warna
bunga yang menarik,jumlah kuntum bunga yang banyak
dalam satu tangkai ,dan vase hidup yang lama. Dendrobium
memiliki sifat epifit atau hidup yang menumpang pada pohon
orang lain tetapi tidak merugikan pohon yang di tumpanginya.
Anggrek Dendrobium berkembang biak dengan mengunakan
biji atau anakan .
2. Adenium (Adenium sp.)
Tanaman hias adenium sangat cocok di tanam di dataran
rendah, namun masih dapat di tanam dengan ketinggian
700m di atas permukaan laut. Adenium memiliki batang
sukulen. Tanaman yang sering di sebut kamboja jepang ini
memiliki banyak variasi bunga seperti merah, ungu, pink, dan
putih , serta variasi motif bunga berupa garis atau setrip dan
bercak-bercak. Keindahan lainnya terletak pada bonggol atau
percabangan yang dapat di bentuk bonsai.
3. Aglonema (aglonema sp.)
Aglonema atau sri rejeki merupakan tanaman hias daun dari
famili araceae yang hidup di daerah tropis hingga tropis
basah. Aglonema termasuk tanaman monokotil berakar
serabut dan berbentuk silinder. Termasuk tanaman yang
memiliki batang yang berbuku. Beberapa jenis aglonema
diketahui bersifat protology-nuous. Beberapa aksesi
menujukan terdapatnya buah dengan embrio fertil yang
banyak di temukan secara alami. Biji-biji ini adalah biji
apomiktif yang berasal dari organ somatis selain ovum pada
bunga betina yang berkembang membentuk biji fertil
4. Anthurium (anthurium sp.)
Anthurium atau kuping gajah merupakan salah satu
komoditas tanaman hias dari famili araceae.
Anthurium di bagi menjadi dua kelompok , anthurum
bunga dan anthurium daun. Kelompok anthurium
bunga di bagi menjadi dua tipe yaitu, tipe bunga
potong dan tipe bunga pot. Anthurium dapat
tumbuh dengan baik di daerah tropis. Termasuk
tanaman yang mempunyai batan yang berbuku-
buku. Dan anthurium merupakan tanaman tahunan.
2. Standar budidaya tanaman hias
Tanaman hias kini telah menjadi komoditas
perdagangan internasional. Berbagai negara seperti
Belanda dan Italia memanfaatkan tanaman hias
sebagai penghasilan devisa. Melalui Departemen
Pertanian telah menerbitkan dokumen norma
budidaya yang baik dan benar
(Good Agricultural Practies = GAP). Pedoman GAP
tanaman hias mencakup hal-hal berikut.
• Prinsip traceability (suatu produk yang dapat dikrtahui asal usulnya)
• Lahan atau pemilihan lokasi
• Penggunaan benih dan varietas tanaman
• Penanaman
• Pemupukan (jenis,penggunaan,penyimpanan,kompetensi dan
catatan)
• Perlindungan tanaman
(pestisida,penggunaan,pencatatan,penyimpanan,pembuangan,dan
analisis residu)
• Pengelolaan/pemeliharaan tanaman
• Penanganan pasca panen
• Keselamatan dan kesehatan kerja
• Fasilitan sanitari
• Tempat pembuangan limbah.
B. Sarana budidaya tanaman hias
Sarana produksi yang diperlukan dalam budidaya
tanaman hias hampir sama dengan tanaman pangan.
Tanaman pangan umumnya di budidayakan dalam
lahan yang terhampar, sedangkan tanaman hias
umumnya dibudidayakan dalam polibag atau pot.
Berikut ini adalah bahan untuk budidaya tanaman
hias
• Benih atau bibit
• Media tanam
• Pupuk
• Zat pengatur tumbuh
• Mulsa plastik (plastik penutup media tanam)
• Sungkup (plastik penutup bunga/daun)
• Polybag atau pot
C. Proses dan alat budidaya tanaman
hias
1. Persiapan lahan / media tanam
Budidaya tanaman hias dapat dilakukan di dalam
pot(polybag) atau dalam hamparan lahan . Tanah
yang subur sangat di perlukan dalam hal ini, jika
perlu ditambah pupuk kandang . Kandang-kandang
budidaya tanaman hias dilkukan ditempat yang
dinaungi dengan peranet atau plastik.
2. Pembibitan
Persiapan benih/bibit merupakan hal yang penting
dalam budidaya tanaman hias. Perbanyakan bahan
tanaman hias dapat dilakukan dengan melalui
perbanyakan seksual dengan menggunakan biji dan
perbanyakan vegetaif dengan menggunakan organ
vegetatif.
Perbanyakan seksual
Perbanyakan dilakukan melalui biji yang merupakan hasil
pembuahan gamet betina oleh gamet jantan yang
didahului yang didahului oleh penyerbukan. Biji yang
akan dijadikan benih sebaiknya dari induk yang sehat.
Sebelum ditanam biji di semai terlebih dahulu. Sebaiknya
persemaian dilakukan di tanah yang gembur dan
terlindung dari panas matahari. Persemaian benih juga
dilakukan di bak plastik atau ,tray atau pot plastik. Media
semai yang digunakan adalah tanah yang dicampur
dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:2.
selama persemaian tanah harus di jaga kelembapannya.
Perbanyakan vegetatif
Perbanyakan menggunakan organ-organ vegetatif.
Perbanyakan vegetatif dapat secara alami maupun
buatan. Perbanyakan vegetatif dapat menggunakan
organ akar,batang,daun,tunas,sulur dan umbi.
Perbanyakan vegetatif buatan pada tanaman hias
dilakukan melalui
stek,perundukan,okulasi,penyambungan.
• Stek
Perbanyakan dengan menggunakan bagian
akar,batang,dan daun. Contoh tanaman cocor bebek,
begonia,sirih,mawar dan puring.
• Perundukan
Perbanyakan dengan cara menundukan bagian tanaman
ketanah sehingga menginduksi munculnya akar. Contoh
tanaman melati dan alamanda.
• Penyambungan (grafting)
penyambungan, merupakan penggabungan dua tanaman
yang berlainan sehingga tumbuh menjadi tanaman baru.
Contoh tanaman mawar dan adenium.
• Penanaman
penanaman dilakukan jika lahan tanaman sudah
gembur. Penanama sebaiknya dilakukan di pagi dan
sore hari. Bibit ditanam dalam lubang tanam dengan
ukuran yang sesuai untuk setiap jenis tanaman hias.
• Pemupukan
pemupukan adalah penambahan unsur hara untuk
mencukupi kebutuhan tanaman . Jenis pupuk yang
digunakan berupa pupuk organik atau anorganik
• Pemeliharaan
a. penyulaman , yaitu penanaman kembali tanaman
yang mati,rusak atau pertumbuhannya tidak normal.
b. penyiraman , disesuaikan dengan kondisi tanaman.
Penyiraman dapat dilakukan pagi dan sore hari
c. pembumbuhan , dilakukan untuk memperbaiki
aerasi tanah (udara dalam tanam bergantian dengan
udara di atmosfer)
d. penyiangan , membersihkan gulma yang
mengganggua pertumbuhan tanaman.
• Pengendalian OPT
Pengendalian organisme pengganggu (OPT)
dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan
organisme yang mengganggu pertumbuhan,produksi
dan kualitas hasil tanaman.
• Panen dan pascapanen
panen dan pasca panen harus dilakukan dengan hati-
hati agar kehilangan hasil dan penurunan kualitas
hasil panen dapat di hindari. Pascapanen tanaman
hias disesuaikan dengan produk budidayanya.
A. Tanaman hias daun
B. Bunga potong
C. Tanaman dalam pot
Alat yang digunakan untuk budidaya tanaman hias di
kebundan pekarangan maupun di pot hampir sama, yaitu
seperti berikut.
1. Kebun/pekarangan
a. cangkul untuk membuat bedengan
b. garpu untuk mengemburkan tanah
c. kored untuk membersihkan gulma
d. gembor untuk menyiram tanaman
2. Pot
a. Cangkul untuk mengaduk atau untuk
menggemburkan median tanam
b. Skop untuk memasukkan median tanam kedalam
wadah
c. Gembor untuk menyiram tanaman
D. Cara merancang budidaya tanaman
hias
• 1. memilih jenis tanaman budidaya
• 2. perencanaan proses budidaya
keputusan pemilihan jenis tanaman yang akan
dibudidayakan dibuat setelah dilakukan penelitian
tentang kondisi tanah,iklim,potensi tanama hias
didaerah tersebut, peluang pasar dan peluang
pengelolahannya. Tahap selanjutnya adalah membuat
rancangan proses budidaya yang akan dilakukan,
dimulai dengan persiapan lahan hingga panen.
• 3. Pelaksanaan dan evaluasi budidaya tanaman hias
E. Pengemasan dan perawatan hasil
budidaya tanaman hias
• Produk hasil budidaya tanaman hias dapat
dikelompokan sebagai tanaman hasil pot (poy plant)
dan tanaman hias potongan (cut flower) berupa
daun dan bunga, tanman hias tanaman, serta bunga
tabur dan bunga ronce, hias daun dan tanaman hias
bunga.pengemasan juga memiliki tujuan untuk
meninggkatkan nilai tambah produk hasil budidaya
tanaman hias sangat penting.
F. Wirusaha di bidang tanaman hias
• stimulus dan motivasi berwirausaha
dibidang budidaya tanaman hias.
hobi dalam budidaya tanaman dapat
dijadikan peluang wirausaha yang
menguntungkan. Wirausaha budidaya
tanaman dapat dimulai dari skala rumahan
dengan modal kecil.
• Dasar kewirausahaan
Wirausaha berasal dari kata wira dan usaha. Arti kata
wira adalah pejuang,utama, gagah,
berani,teladan,dan jujur. Arti kata usaha adalah
kegiatan yang dilakukan. Pengertian wirausaha
adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali
produk baru, menentukan cara produksi
baru,menyusun kegiatan untuk mengadakan produk
baru, mengatur permodalan serta memasarkannya.
Pelaku wirausaha disebut wirausahawan atau
entrepreneur
• Karakter dan sikap kewirausahaan
 Percaya diri (self confidence)
 Berorientasi tugas dan hasil
 Keberanian mengambil resiko
 Kepemimpinan
 Berorientasi ke masa depan
Percaya diri (self confidence)
Merupakan panduan dari sikap dan keyakinan dalam
menghadapi tugas yang bersifat internal,sangat relatif dan
dan dinamis.
Berorientasi tugas dan hasil
seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil adalah
orang yang mengutamakan nilai motif berprestasi,
berorientasi pada laba, ketenkunan dan kerja keras.
Keberanian mengambil resiko
Wirausaha adalah orang yang lebih menyukai usaha yang
lebih menantang untuk mencapai kesuksesan atau kegagalan
dari pada usaha yang kurang menantang.
Kepemimpinan
Seseorang wirausaha harus memiliki sifat kepemimpinan,
kepeloporan, dan keteladanan.
Berorientasi kemasa depan
Wirausaha harus memiliki perspektif dan pandangan kemasa
depan, kuncinya adalah dengan kemampuan untuk
menciptakan sesuatu yang baru dan berdeda dari yang ada
sekarang.
Keorisinalitas : kreatif dan inofatif
Ciri-ciri orang yang inofatif adalah :
 Tidak pernah puas dengan cara-cara yang dilakukan
 Selalu menuangkan imajinasi dalah pekerjaannya
 Selau ingin tampil berbeda
Syarat menjadi wirausahawan yang berhasil :
 Memiliki sifat metal yang positif
 Memiliki keahlian di bidangnya
 Mempunyai daya pikir yang kreatif
 Rajin mencoba hal-hal baru
 Memiliki semangat juang yang tinggi
 Mampu mengantisipasi berbagai resiko
• Faktor penyebab keberhasilan dan
kegagalan wirausaha
Gagal dalam melakukan sesuatu hal adalah bagian
proses untuk menuju kesuksesan. Kegagalan adalah
kesuksesan yang tertunda. Memulai sesuatu hal yang
baru pasti tidak mudah. Oleh karena itu
wirausahawan harus berani mengambil resiko yang
besar.
G. Membuat budidaya tanaman hias
• Persiapan bibit
• Persiapan media tanam
• Penanaman
• Pemupukan
• Pengairan
• Pengendalian OPT
• Panen dan pasca panen

KWU BUDIDAYA TANAMAN HIAS

  • 1.
    BAB 3 Budidaya danwirausaha tanaman hias Nama : Tika fatmala Kelas : x keperawatan
  • 2.
    A. Mengenal produkbudidaya tanaman hias 1. Jenis tanaman hias Tanama hias adalah tanaman yang sengaja ditanam untuk dekorasi. Tanaman hias dapat juga befungsi sebagai pelindung atau penutup tanah. Berdasarkan bagian-bagian tanaman,tanaman hias dikelompokan menjadi tanaman hias daun,tanaman hias bunga,taman hias buah,dan tanaman hias akar. Tanaman hias mencakup semua tumbuhan,baik berbentuk terna,merambat,semak,perdu,ataupun pohon,yang sengaja ditanam,kebun rumah,penghias ruangan,upacara,komponen riasan/busana,atau sebagai komponen karangan bunga.
  • 3.
    Jenis-jenis tanaman hias •Tanaman hias daun • Tanaman hias bunga • Tanaman hias buah • Tanaman hias akar
  • 4.
    Pengertian tanaman hiasdaun dan tanaman hias bunga • Tanaman hias daun tanaman hias yang memiliki bentuk daun yang indah dan unik • Tanaman hias bunga tanaman hias yang memiliki bentuk, warna, dan aroma bunga yang menarik
  • 5.
    Berdasarkan ketinggian daripermukaan laut , suatu wilayah di kelompokan menjadi wilayah dataran rendah (<400 m dpl), dataran sedang (400-700 dpl) dan dataran tinggi (<700 dpl)
  • 6.
    • BERIKUT INIADALAH DESKRIPSI BEBERAPA TANAMAN HIAS DAUN DAN BUNGGA
  • 7.
    1. ANGGREK Anggrek merupakanslah satu jenis tanaman hias bunga yang banyak di budi dayakan . beberapa jenis anggrek yang sering di budidayakan adalah Dendrobium,phalaenopsi, cattleya,dan vanda. Dendrobium adalah anggrek yang banyak diminati karena memiliki warna bunga yang menarik,jumlah kuntum bunga yang banyak dalam satu tangkai ,dan vase hidup yang lama. Dendrobium memiliki sifat epifit atau hidup yang menumpang pada pohon orang lain tetapi tidak merugikan pohon yang di tumpanginya. Anggrek Dendrobium berkembang biak dengan mengunakan biji atau anakan .
  • 8.
    2. Adenium (Adeniumsp.) Tanaman hias adenium sangat cocok di tanam di dataran rendah, namun masih dapat di tanam dengan ketinggian 700m di atas permukaan laut. Adenium memiliki batang sukulen. Tanaman yang sering di sebut kamboja jepang ini memiliki banyak variasi bunga seperti merah, ungu, pink, dan putih , serta variasi motif bunga berupa garis atau setrip dan bercak-bercak. Keindahan lainnya terletak pada bonggol atau percabangan yang dapat di bentuk bonsai.
  • 9.
    3. Aglonema (aglonemasp.) Aglonema atau sri rejeki merupakan tanaman hias daun dari famili araceae yang hidup di daerah tropis hingga tropis basah. Aglonema termasuk tanaman monokotil berakar serabut dan berbentuk silinder. Termasuk tanaman yang memiliki batang yang berbuku. Beberapa jenis aglonema diketahui bersifat protology-nuous. Beberapa aksesi menujukan terdapatnya buah dengan embrio fertil yang banyak di temukan secara alami. Biji-biji ini adalah biji apomiktif yang berasal dari organ somatis selain ovum pada bunga betina yang berkembang membentuk biji fertil
  • 10.
    4. Anthurium (anthuriumsp.) Anthurium atau kuping gajah merupakan salah satu komoditas tanaman hias dari famili araceae. Anthurium di bagi menjadi dua kelompok , anthurum bunga dan anthurium daun. Kelompok anthurium bunga di bagi menjadi dua tipe yaitu, tipe bunga potong dan tipe bunga pot. Anthurium dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis. Termasuk tanaman yang mempunyai batan yang berbuku- buku. Dan anthurium merupakan tanaman tahunan.
  • 11.
    2. Standar budidayatanaman hias Tanaman hias kini telah menjadi komoditas perdagangan internasional. Berbagai negara seperti Belanda dan Italia memanfaatkan tanaman hias sebagai penghasilan devisa. Melalui Departemen Pertanian telah menerbitkan dokumen norma budidaya yang baik dan benar (Good Agricultural Practies = GAP). Pedoman GAP tanaman hias mencakup hal-hal berikut.
  • 12.
    • Prinsip traceability(suatu produk yang dapat dikrtahui asal usulnya) • Lahan atau pemilihan lokasi • Penggunaan benih dan varietas tanaman • Penanaman • Pemupukan (jenis,penggunaan,penyimpanan,kompetensi dan catatan) • Perlindungan tanaman (pestisida,penggunaan,pencatatan,penyimpanan,pembuangan,dan analisis residu) • Pengelolaan/pemeliharaan tanaman • Penanganan pasca panen • Keselamatan dan kesehatan kerja • Fasilitan sanitari • Tempat pembuangan limbah.
  • 13.
    B. Sarana budidayatanaman hias Sarana produksi yang diperlukan dalam budidaya tanaman hias hampir sama dengan tanaman pangan. Tanaman pangan umumnya di budidayakan dalam lahan yang terhampar, sedangkan tanaman hias umumnya dibudidayakan dalam polibag atau pot.
  • 14.
    Berikut ini adalahbahan untuk budidaya tanaman hias • Benih atau bibit • Media tanam • Pupuk • Zat pengatur tumbuh • Mulsa plastik (plastik penutup media tanam) • Sungkup (plastik penutup bunga/daun) • Polybag atau pot
  • 15.
    C. Proses danalat budidaya tanaman hias 1. Persiapan lahan / media tanam Budidaya tanaman hias dapat dilakukan di dalam pot(polybag) atau dalam hamparan lahan . Tanah yang subur sangat di perlukan dalam hal ini, jika perlu ditambah pupuk kandang . Kandang-kandang budidaya tanaman hias dilkukan ditempat yang dinaungi dengan peranet atau plastik.
  • 16.
    2. Pembibitan Persiapan benih/bibitmerupakan hal yang penting dalam budidaya tanaman hias. Perbanyakan bahan tanaman hias dapat dilakukan dengan melalui perbanyakan seksual dengan menggunakan biji dan perbanyakan vegetaif dengan menggunakan organ vegetatif.
  • 17.
    Perbanyakan seksual Perbanyakan dilakukanmelalui biji yang merupakan hasil pembuahan gamet betina oleh gamet jantan yang didahului yang didahului oleh penyerbukan. Biji yang akan dijadikan benih sebaiknya dari induk yang sehat. Sebelum ditanam biji di semai terlebih dahulu. Sebaiknya persemaian dilakukan di tanah yang gembur dan terlindung dari panas matahari. Persemaian benih juga dilakukan di bak plastik atau ,tray atau pot plastik. Media semai yang digunakan adalah tanah yang dicampur dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1:2. selama persemaian tanah harus di jaga kelembapannya.
  • 18.
    Perbanyakan vegetatif Perbanyakan menggunakanorgan-organ vegetatif. Perbanyakan vegetatif dapat secara alami maupun buatan. Perbanyakan vegetatif dapat menggunakan organ akar,batang,daun,tunas,sulur dan umbi. Perbanyakan vegetatif buatan pada tanaman hias dilakukan melalui stek,perundukan,okulasi,penyambungan.
  • 19.
    • Stek Perbanyakan denganmenggunakan bagian akar,batang,dan daun. Contoh tanaman cocor bebek, begonia,sirih,mawar dan puring. • Perundukan Perbanyakan dengan cara menundukan bagian tanaman ketanah sehingga menginduksi munculnya akar. Contoh tanaman melati dan alamanda. • Penyambungan (grafting) penyambungan, merupakan penggabungan dua tanaman yang berlainan sehingga tumbuh menjadi tanaman baru. Contoh tanaman mawar dan adenium.
  • 20.
    • Penanaman penanaman dilakukanjika lahan tanaman sudah gembur. Penanama sebaiknya dilakukan di pagi dan sore hari. Bibit ditanam dalam lubang tanam dengan ukuran yang sesuai untuk setiap jenis tanaman hias. • Pemupukan pemupukan adalah penambahan unsur hara untuk mencukupi kebutuhan tanaman . Jenis pupuk yang digunakan berupa pupuk organik atau anorganik
  • 21.
    • Pemeliharaan a. penyulaman, yaitu penanaman kembali tanaman yang mati,rusak atau pertumbuhannya tidak normal. b. penyiraman , disesuaikan dengan kondisi tanaman. Penyiraman dapat dilakukan pagi dan sore hari c. pembumbuhan , dilakukan untuk memperbaiki aerasi tanah (udara dalam tanam bergantian dengan udara di atmosfer) d. penyiangan , membersihkan gulma yang mengganggua pertumbuhan tanaman.
  • 22.
    • Pengendalian OPT Pengendalianorganisme pengganggu (OPT) dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan organisme yang mengganggu pertumbuhan,produksi dan kualitas hasil tanaman. • Panen dan pascapanen panen dan pasca panen harus dilakukan dengan hati- hati agar kehilangan hasil dan penurunan kualitas hasil panen dapat di hindari. Pascapanen tanaman hias disesuaikan dengan produk budidayanya. A. Tanaman hias daun B. Bunga potong C. Tanaman dalam pot
  • 23.
    Alat yang digunakanuntuk budidaya tanaman hias di kebundan pekarangan maupun di pot hampir sama, yaitu seperti berikut. 1. Kebun/pekarangan a. cangkul untuk membuat bedengan b. garpu untuk mengemburkan tanah c. kored untuk membersihkan gulma d. gembor untuk menyiram tanaman 2. Pot a. Cangkul untuk mengaduk atau untuk menggemburkan median tanam b. Skop untuk memasukkan median tanam kedalam wadah c. Gembor untuk menyiram tanaman
  • 24.
    D. Cara merancangbudidaya tanaman hias • 1. memilih jenis tanaman budidaya • 2. perencanaan proses budidaya keputusan pemilihan jenis tanaman yang akan dibudidayakan dibuat setelah dilakukan penelitian tentang kondisi tanah,iklim,potensi tanama hias didaerah tersebut, peluang pasar dan peluang pengelolahannya. Tahap selanjutnya adalah membuat rancangan proses budidaya yang akan dilakukan, dimulai dengan persiapan lahan hingga panen. • 3. Pelaksanaan dan evaluasi budidaya tanaman hias
  • 25.
    E. Pengemasan danperawatan hasil budidaya tanaman hias • Produk hasil budidaya tanaman hias dapat dikelompokan sebagai tanaman hasil pot (poy plant) dan tanaman hias potongan (cut flower) berupa daun dan bunga, tanman hias tanaman, serta bunga tabur dan bunga ronce, hias daun dan tanaman hias bunga.pengemasan juga memiliki tujuan untuk meninggkatkan nilai tambah produk hasil budidaya tanaman hias sangat penting.
  • 26.
    F. Wirusaha dibidang tanaman hias • stimulus dan motivasi berwirausaha dibidang budidaya tanaman hias. hobi dalam budidaya tanaman dapat dijadikan peluang wirausaha yang menguntungkan. Wirausaha budidaya tanaman dapat dimulai dari skala rumahan dengan modal kecil.
  • 27.
    • Dasar kewirausahaan Wirausahaberasal dari kata wira dan usaha. Arti kata wira adalah pejuang,utama, gagah, berani,teladan,dan jujur. Arti kata usaha adalah kegiatan yang dilakukan. Pengertian wirausaha adalah orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru,menyusun kegiatan untuk mengadakan produk baru, mengatur permodalan serta memasarkannya. Pelaku wirausaha disebut wirausahawan atau entrepreneur
  • 28.
    • Karakter dansikap kewirausahaan  Percaya diri (self confidence)  Berorientasi tugas dan hasil  Keberanian mengambil resiko  Kepemimpinan  Berorientasi ke masa depan
  • 29.
    Percaya diri (selfconfidence) Merupakan panduan dari sikap dan keyakinan dalam menghadapi tugas yang bersifat internal,sangat relatif dan dan dinamis. Berorientasi tugas dan hasil seseorang yang selalu mengutamakan tugas dan hasil adalah orang yang mengutamakan nilai motif berprestasi, berorientasi pada laba, ketenkunan dan kerja keras. Keberanian mengambil resiko Wirausaha adalah orang yang lebih menyukai usaha yang lebih menantang untuk mencapai kesuksesan atau kegagalan dari pada usaha yang kurang menantang.
  • 30.
    Kepemimpinan Seseorang wirausaha harusmemiliki sifat kepemimpinan, kepeloporan, dan keteladanan. Berorientasi kemasa depan Wirausaha harus memiliki perspektif dan pandangan kemasa depan, kuncinya adalah dengan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berdeda dari yang ada sekarang.
  • 31.
    Keorisinalitas : kreatifdan inofatif Ciri-ciri orang yang inofatif adalah :  Tidak pernah puas dengan cara-cara yang dilakukan  Selalu menuangkan imajinasi dalah pekerjaannya  Selau ingin tampil berbeda Syarat menjadi wirausahawan yang berhasil :  Memiliki sifat metal yang positif  Memiliki keahlian di bidangnya  Mempunyai daya pikir yang kreatif  Rajin mencoba hal-hal baru  Memiliki semangat juang yang tinggi  Mampu mengantisipasi berbagai resiko
  • 32.
    • Faktor penyebabkeberhasilan dan kegagalan wirausaha Gagal dalam melakukan sesuatu hal adalah bagian proses untuk menuju kesuksesan. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Memulai sesuatu hal yang baru pasti tidak mudah. Oleh karena itu wirausahawan harus berani mengambil resiko yang besar.
  • 33.
    G. Membuat budidayatanaman hias • Persiapan bibit • Persiapan media tanam • Penanaman • Pemupukan • Pengairan • Pengendalian OPT • Panen dan pasca panen