Amalia Senja,
S.Kep.,Ns.,M.Kep
ASKEP POST PARTUM
#
Definisi
Periode post partum adalah waktu penyembuhan dan
perubahan, waktu kembali pd keadaan tdk hamil, serta
penyesuaian thdp hadirnya anggota klg baru.
Asuhan keperawatan pd masa post partum dibagi 3 periode:
1. Immediate postpartum: masa 24 jam postpartum
2. Early postpartum: masa pd minggu pertama postpartum
3. Late postpartum: masa pd minggu kedua sampai dgn minggu
keenam postpartum
#
Pendahuluan
Masa nifas atau masa puerperium adalah masa setelah
partus selesai, dan berakhir setelah kira – kira 6 minggu.
Masa nifas (puerperium) adalah masa yang dimulai setelah
kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat – alat kandungan
kembali seperti keadaan sebelum hamil
#
Perubahan Sistem Reproduksi
1. Involusi Uterus
Involusi uterus atau pengerutan uterus mrpkan suatu
proses kembalinya uterus ke keadaan sebelum hamil
Uterus ibu yg baru melahirkan masih membesar, jika
diraba dari luarTFU kira – kira 1 jari bawah pusat
Hari kedua uterus masih membesar dan setelah itu
berangsur – angsur menjadi kecil
Hari ketiga kira- kira 2 – 3 jari bawah pusat
#
Lanjutan Uterus…..
Hari kelima pada pertengahan antara pusat dan simphysis
Hari ketujuh kira – kira 2 atau 3 jari diatas simphysis
Hari kesembilan kira – kira 1 jari diatas simphysis
Pada hari kesepuluh, biasanya uterus dari luar tidak
teraba lagi.
Jika sampai 2 minggu setelah melahirkan uterus blm juga
masuk panggul Sub Involusi
#
Lanjutan Uterus…..
Sub involusi adalah kegagalan uterus untuk kembali pada
keadaan tidak hamil
Penyebab paling sering adalah tertahannya pragmen plasenta,
infeksi dan perdarahan lanjut.
Penanganan diberikan antibiotik jika terjadi infeksi dan
uterotonika untuk memperbaiki kontraksi.
#
2. Kontraksi Uterus
Kontraksi uterus terus meningkat setelah bayi keluar, yg
mrpkan respon dari penurunan volume intrauterin yg
sangat besar.
Upaya untuk mempertahankan kontraksi uterus selama
masa awal nifas biasanya dilakukan dgn suntikan
oksitoksin secara IV atau IM setelah plasenta lahir. Dapat
juga dilakukan inisiasi menyusui dini (IMD) dimana
membiarkan bayi dipayudara ibu segera setelah lahir
#
3.Afterpains
Dlm minggu pertama setelah bayi lahir, mgkn ibu
mengalami kram / mulas pd abdomen yg berlangsung
sebentar Afterpains
Timbul karena kontraksi uterus yg mendorong gumpalan
darah dan jaringan yg terkumpul didalam uterus.
Kram/ mulas akan lebih terasa pada saat menyusui bayi
stimulasi / rangsangan putting menimbulkan reflek
pd uterus.
#
4. Lochia
Lochia adalah darah dan cairan yg keluar dari vagina
selama masa nifas.
Lochia mempunyai bau amis (anyir), dan volumenya
berbeda – beda untuk setiap ibu
Lochia mengalami perubahan karena proses involusi,
mula – mula berwarna merah, kemudian berubah
merah tua sampai berwarna kekuningan atau keputih -
putihan
#
Jenis – jenis Lochia:
 Lochia Rubra (Cruenta), mrpkan cairan bercampur darah, sisa2
penebalan dinding rahim (desidua) dan sisa2 penanaman plasenta
(selaput ketuban), berbau amis. Lochia rubra berwarna kemerah-
merahan dan keluar selama 2 hari pasca persalinan
 Lochia sanguinolenta, berisi darah dan lendir, warna merah
kuning, terjadi pd hari ke 3-7 pasca persalinan
 Lochia Serosa, lochia ini mengandung cairan, darah dgn jumlah
darah yg lebih sedikit serta robekan / laserasi plasenta. Berwarna
kecoklatan / kekuningan, keluar hari ke 7 – 14 pasca persalinan
#
Lochia Alba: cairan putih yang terjadi 2 minggu pasca
persalinan.
Lochia Purulenta: terjadi karena infeksi, keluar cairan
seperti nanah berbau busuk
Lochiotosis: lochia tidak lancar keluarnya.
#
5.Vagina & Perineum
Pd minggu ke 3, vagina mengecil dan timbul kembali
rugae (lipatan atau kerutan).
Perineum menjadi agak bengkak/ edema/ memar dan
mungkin ada luka jahitan bekas robekan atau episiotomi.
Perhatikan tanda2 infeksi pd luka episiotomi seperti
nyeri, merah, panas, bengkak atau keluar cairan
Penyembuhan luka berlangsung 2-3 minggu
#
Perubahan Sistem Kardiovaskuler
Kehilangan darah selama persalinan 400 – 500 cc (partus
normal), SC 700 – 1000 cc
Kadar Hb dan Ht dlm 2 hari pertama pasca partum
mengalami perubahan perubahan volume darah, SDP
(15.000 – 20.000)
Berkeringat banyak mekanisme tubuh unt mereduksi
cairan yg bertahan selama kehamilan, dikeluarkan
melalui kulit
Denyut jantung, volume sekuncup dan curah jantung
meningkat selama 30-60 menit pasca partum sirkulasi
umum
#
Perubahan Sistem Perkemihan
Peningkatan kapasitas kandung kemih setelah bayi lahir,
trauma akibat lahir dan efek anestesi yg menghambat
fungsi neural menyebabkan keinginan berkemih
menurun Distensi kandung kemih
Saluran kemih kembali normal dlm waktu 2-8 minggu,
tergantung pada:
- Keadaan status sebelum persalinan
- Lamanya partus kala II
- Besarnya tekanan kepala yg menekan pd saat persalinan
#
Perubahan Sistem
Pencernaan
Konstipasi sering terjadi pd ibu setelah melahirkan
makanan padat dan kurang serat selama persalinan,
penggunaan tenaga pd kala I persalinan menurunkan
tonus otot2 abdomen, takut untuk BAB karena nyeri pd
luka episiotomi
Fungsi usus besar akan kembali normal pd akhir mingu
pertama nafsu makan bertambah & rasa tidak nyaman
perineum menurun.
#
Perubahan Dinding
Abdomen
Pada hari pertama setelah melahirkan, abdomen akan tampak
menonjol seperti masih hamil
Dlm 2 minggu pasca melahirkan abdomen akan rileks
Dinding abdomen kembali ke keadaan sebelum hamil sekitar 6
minggu
Diastesis rektus abdominalis (DRA): suatu pemisahan otot2
dinding abdomen, bisa terjadi selama kehamilan terutama pd ibu
dgn tonus otot abdomen buruk
Garis2 striae/ guratan2 pd perut meregangnya dan pecahnya
serabut elastis kulit, secara bertahap akan memudar tetapi masih
tampak
#
Perubahan Sistem Integumen
Perubahan aktivitas melanin pd kehamilan yg
menyebabkan hiperpigmentasi pd putting susu, areola
dan linea nigra secara berangsur – angsur menurun
setelah persalinan
Rambut halus yg tumbuh lebat pd waktu hamil akan
menghilang setelah persalinan
#
Perubahan Sistem Muskuloskleletal
Sebagian besar wanita melakukan ambulasi
(bisa berjalan) 4 - 8 jam post partum
Ambulasi dini dianjurkan untuk menghindari
komplikasi, meningkatkan involusi
Kaki belum mengalami perubahan yg berarti
membutuhkan sandal dan sepatu yg lebih
besar
#
Perubahan Sistem
Endokrin
Selama kehamilan payudara disiapkan untuk laktasi
Pembesaran payudara terjadi dgn adanya penambahan
sistem vaskuler dan limfatik sekitar mamae
Colostrum, cairan payudara yg keluar sebelum
produksi susu terjadi pd trimester III dan minggu
pertama post partum
#
Perubahan TTV
Suhu tubuh: pd 24 jam pertama mgkn meningkat 38º C
meningkat kerja otot, dehidrasi dan perubahan
hormonal.Jika mencapai 38º C pd hari ke 2 sampai
berikutnya adanya infeksi
Nadi: 6-7 jam pasca partum sering ditemukan bradikardi
50 – 70 x/ mnt dan dpt berlangsung 6-10 hari pasca
partum penurunan usaha jantung, penurunan volume
darah dan peningkatan stroke volume
#
Tekanan darah: selama beberapa jam setelah melahirkan
ibu dpt mengalami hipotensi orthostatik (penurunan 20
mmHg) yg ditandai pusing segera setelah berdiri 46
jam pertama
Pernafasan: respirasi lambat/ normal ibu dlm
keadaan istirahat/ pemulihan, jika pernafasan cepat
(>30x/mnt) tanda2 syok
#
Perubahan Psikologis Post Partum
1. Ikatan antara Ibu – Bayi (BondingAttachment)
 Istilah Attacment (kasih sayang) dan bonding (ikatan) menjelaskan
persatuan/ pertalian antara orang tua dan anak
 Kondisi yg dpt mempengaruhi ikatan ibu dan anak:
1. Kesehatan emosional ortu (termasuk kemampuan unt
mempercayai orang lain)
2. Sistem dukungan sosial yg meliputi pasangan hidup, klg dan
teman
3. Suatu tingkat keterampilan dlm berkomunikasi dan dlm
memberi asuhan yg kompeten
4. Kedekatan orang tua dgn bayi
5. Kecocokan ortu - bayi
#
Perubahan psikologis pd masa nifas
terjadi karena:
- Pengalaman selama persalinan
-Tanggung jawab peran sebagai ibu
- Adanya anggota keluarga baru
(bayi)
- Peran baru sebagai ibu bagi bayi
#
Adaptasi (Penyesuaian)
Maternal
Menurut Reva Rubin (1963), seorang ibu yg baru melahirkan
mengalami 3 fase penyesuaian:
1. FaseTaking In
 Fase ini merupakan periode ketergantungan dimana ibu
mengharapkan segala kebutuhannya dipenuhi orang lain
 Berlangsung 1 - 2 hari setelah melahirkan, fokus perhatian ibu pd
dirinya sendiri
 Ibu menunjukkan kebahagiaan/ kegembiraan yg sangat dan senang
menceritakan pengalaman melahirkan
#
 Ibu lebih mudah tersinggung dan cenderung pasif terhadap
lingkungannya faktor kelelahan
 Pemberian ekstra makanan unt proses pemulihan
2. FaseTaking Hold
 Berlangsung 3 – 10 hari setelah melahirkan
 Ibu sudah mulai menunjukkan kepuasan (terfokus pd bayi)
 Ibu mulai tertarik melakukan pemeliharaan dan perawatan pd bayi
dan dpt menerima penkes
 Ibu berespon dgn semangat unt memperoleh kesempatan belajar
dan berlatih cara perawatan bayi
#
3. Fase Letting Go
Fase ini fase menerima tanggung jawab akan peran
barunya yg berlangsung setelah 10 hari pasca melahirkan
Ibu mulai menyesuaikan diri dengan ketergantungan
bayinya
Keinginan unt merawat diri dan bayi meningkat
Hubungan dgn pasangan memerlukan penyesuaian dgn
kehadiran anggota baru (bayi)
#
Adaptasi (Penyesuaian)
Ayah
Ayah mengalami 3 tahap proses selama 3 minggu
pertama bayi baru lahir
-Tahap I: pengalaman bagaimana rasanya
nanti membawa bayinya kerumah
-Tahap II: realitas yg tidak menyangka
menjadi ayah baru, karena mungkin menjadi
anggota keluarga yg terlupakan
-Tahap III: keputusan yg dilakukan dgn sadar
unt lebih aktif terlibat dlm kehidupan bayinya.
#
Adaptasi Keluarga
Sibling
Harus menerima peran
baru jika saudaranya lahir
Perasaan cemburu
Prilaku bervariasi
Sibling yang dipersiapkan
sejak kehamilanPrilaku
attachement (+)
#
Post Partum Blues
Post partum blues (baby blues) adalah depresi sesudah melahirkan
gangguan psikologis
Dialami 50 – 70 % wanita, penyebab tidak jelas
Gejala2 post partum blues:
- Reaksi depresi
- Sering menangis
- Mudah tersinggung
- Cenderung menyalahkan diri sendiri
- Gangguan tidur dan gangguan nafsu makan
- Kelelahan
- Mudah sedih
#
- Cepat marah
- Mood cepat berubah
- Perasaan terjebak, marah kpd
pasangan dan bayi
- Sangat pelupa
#
Faktor – faktor Penyebab Post Partum
Blues
Faktor hormonal, perubahan hormon esterogen dan progesteron
Ketidaknyamanan fisik yg dialami
Ketidakmampuan beradaptasi terhadap perubahan fisik dan
emosional
Faktor umur dan paritas (jumlah anak)
Pengalaman proses kehamilan dan persalinan
Latar belakang psikososial
Kecukupan dukungan dari lingkungannya
Stress dlm klga
Perubahan peran yg dialami ibu
Problem anak
#
Cara Mengatasi Post Partum Blues
Komunikasikan segala permasalahan
Bicarakan rasa cemas yg dialami
Bersikap tulus dan ikhlas menerima aktivitas dan peran baru
Bersikap fleksibel dan tidak terlalu ferfeksionis dlm mengurus bayi
Kebutuhan istirahat harus terpenuhi
Berolahraga ringan
Bergabung dengan kelompok ibu2 baru
Dukungan tenaga kes
Dukungan suami, klg dan teman
Konsultasi pd dokter atau orang profesional
#
Tujuan Asuhan Post Partum
Melakukan pencegahan, diagnosa dini dan pengobatan
komplikasi pada ibu
Merujuk ibu ke asuhan tenaga ahli bilamana perlu
Mendukung dan memperkuat keyakinan diri ibu dan
memungkinkan ibu melaksanakan peran ibu dlm situasi
keluarga
Imunisasi ibu terhadap tetanus
Mendorong agar melaksanakan metode yg sehat ttg
pemberian makan bayi dan peningkatan pengembangan
hub antara ibu dan bayi yg baik
#
Tujuan Asuhan Post Partum Menurut
Buku Acuan Nasional Pelayanan Kes
Maternal & Neonatal, 2006
Menjaga kes ibu dan bayi baik fisik
maupun psikologis
Mendeteksi masalah, mengobati atau
merujuk bila terjadi komplikasi pd
ibu dan bayi
Memberikan penkes ttg perawatan
kes diri, nutrisi, KB dan perawatan
bayi
Memberikan pelayanan KB
#
Pengkajian
a. Riwayat Kesehatan
 Keluhan yg dirasakan ibu saat ini
 Adakah kesulitan atau ggn dlm pemenuhan kebutuhan
sehari – hari, misalnya pola makan, eliminasi, mobilisasi
 Riwayat persalinan: komplikasi, laserasi, episiotomi
 Obat/ suplemen yg dikomsumsi
 Perasaan ibu berkaitan dgn kelahiran bayi, penerimaan
terhadap peran
#
Lanjutan Riwayat Kes…
 Adakah kesulitan dlm pemberian ASI
dan perawatan bayi sehari – hari
Bgm rencana menyusui (ASI ekslusif/
tdk), rencana merawat bayi dirumah
(dilakukan sendiri/ dibantu orang tua/
mertua)
Bgm dukungan suami atau klg
terhadap ibu
Pengetahuan ibu ttg nifas
#
Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum, kesadaran
TTV
-TD, Nadi, Suhu, RR
Payudara:
- pembesaran,
- Putting susu (menonjol/ mendatar,
adakah nyeri atau lecet pd putting),
- ASI/ kolostrum sudah keluar, adakah
pembengkakan, radang atau benjolan
abnormal
#
Lanjutan Pemeriksaan Fisik…
Abdomen:TFU, kontraksi uterus
Eliminasi: Kandung kemih: kosong/ penuh
BAB: konstipasi, takut sakit
Genitalia/ perineum:
- pengeluaran lochea (jenis, jmlh, warna, bau)
- Oedem
- kebersihan perineum
- Hemoroid pd anus
- Luka episiotomi: tanda2 REEDA (Redness, Edema,
Echymosis, Discharge,Approximate)
#
Lanjutan Pemeriksaan Fisik…..
Ekstremitas bawah: pergerakan,
gumpalan darah pd otot kaki
(tromboplebitis/ tromboemboli) yg
menyebabkan nyeri, edema, Homan’s
sign (+), varices
Istirahat/ tidur: lama, penyebab
Psikososial: sikap, kemampuan, tingkat
kelelahan
#
PEMERIKSAAN LABORATORIUM
Darah : Hemoglobin dan
Hematokrit 12-
24 jam post partum (jika Hb <
10 g%
dibutuhkan suplemen FE),
eritrosit,
leukosit,Trombosit.
Klien dengan Dower Kateter
diperlukan
culture urine.
#
Diagnosa Keperawatan
Risiko tinggi infeksi b/d trauma jalan lahir pd jaringan
Konstipasi atau retensi urin b/d nyeri setelah persalinan,
trauma jalan lahir
Ggn pola tidur b/d proses persalinan yg lama, perawatan bayi
dan rutinitas dirumah sakit
Nyeri b/d involusi rahim, trauma perineum, episiotomi,
hemoroid, pembengkakan payudara
Risiko tinggi cidera b/d perdarahan pasca partum, efek
anestesi
#
Lanjutan Dx Keperawatan…
Proses menyusui tidak efektif b/d nyeri,
pengaturan posisi bayi
Kecemasan b/d stress perubahan struktur
klrg & transisi kemasa orang tua
Isolasi sosial b/d kebutuhan merawat bayi
Risiko terjadinya hemoragia b/d atonia
uteri atau trauma
Kurang perawatan diri (personal higiene)
b/d keletihan
#
Intervensi Keperawatan
Mencegah Infeksi
- Mempertahankan lingkungan yg bersih
- Mengganti tampon/ pembalut sesering mungkin
- Perawatan luka episiotomi/ laserasi
- Cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan
Mencegah distensi kandung kemih
- Membantu ibu kekamar mandi/ berkemih di bedpan
- Mendengarkan air mengalir/ merendam tangan diair hangat
atau memercik air kebagian perineum
#
Lanjutan Intervensi
Keperawatan……
Memberi rasa nyaman
- Kompres hangat
-Teknik relaksasi, distraksi
- Sitz bath:
Sitz bath merupakan metode mandi di mana pinggul dan pantat
direndam di dalam air hangat dengan suhu 40oC untuk mendapatkan
efek terapeutik uap hangat pada perianal dan anal.
- analgetik
 Istirahat, ambulasi dan Latihan fisik
- Menggosok2 punggung
- Memberi obat tidur jika perlu
- Menyesuaikan kegiatan RS
- Senam pasca partum
#
Lanjutan Intervensi
Keperawatan..
Mengatasi kecemasan
- Dorong ibu unt mengungkapkan
perasaannya
- Libatkan suami dan klg unt
memberikan dukungan
- Beri penkes sesuai kebutuhan
#
ThAnK - U

Askep post partum

  • 1.
  • 2.
    # Definisi Periode post partumadalah waktu penyembuhan dan perubahan, waktu kembali pd keadaan tdk hamil, serta penyesuaian thdp hadirnya anggota klg baru. Asuhan keperawatan pd masa post partum dibagi 3 periode: 1. Immediate postpartum: masa 24 jam postpartum 2. Early postpartum: masa pd minggu pertama postpartum 3. Late postpartum: masa pd minggu kedua sampai dgn minggu keenam postpartum
  • 3.
    # Pendahuluan Masa nifas ataumasa puerperium adalah masa setelah partus selesai, dan berakhir setelah kira – kira 6 minggu. Masa nifas (puerperium) adalah masa yang dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat – alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil
  • 4.
    # Perubahan Sistem Reproduksi 1.Involusi Uterus Involusi uterus atau pengerutan uterus mrpkan suatu proses kembalinya uterus ke keadaan sebelum hamil Uterus ibu yg baru melahirkan masih membesar, jika diraba dari luarTFU kira – kira 1 jari bawah pusat Hari kedua uterus masih membesar dan setelah itu berangsur – angsur menjadi kecil Hari ketiga kira- kira 2 – 3 jari bawah pusat
  • 5.
    # Lanjutan Uterus….. Hari kelimapada pertengahan antara pusat dan simphysis Hari ketujuh kira – kira 2 atau 3 jari diatas simphysis Hari kesembilan kira – kira 1 jari diatas simphysis Pada hari kesepuluh, biasanya uterus dari luar tidak teraba lagi. Jika sampai 2 minggu setelah melahirkan uterus blm juga masuk panggul Sub Involusi
  • 6.
    # Lanjutan Uterus….. Sub involusiadalah kegagalan uterus untuk kembali pada keadaan tidak hamil Penyebab paling sering adalah tertahannya pragmen plasenta, infeksi dan perdarahan lanjut. Penanganan diberikan antibiotik jika terjadi infeksi dan uterotonika untuk memperbaiki kontraksi.
  • 7.
    # 2. Kontraksi Uterus Kontraksiuterus terus meningkat setelah bayi keluar, yg mrpkan respon dari penurunan volume intrauterin yg sangat besar. Upaya untuk mempertahankan kontraksi uterus selama masa awal nifas biasanya dilakukan dgn suntikan oksitoksin secara IV atau IM setelah plasenta lahir. Dapat juga dilakukan inisiasi menyusui dini (IMD) dimana membiarkan bayi dipayudara ibu segera setelah lahir
  • 8.
    # 3.Afterpains Dlm minggu pertamasetelah bayi lahir, mgkn ibu mengalami kram / mulas pd abdomen yg berlangsung sebentar Afterpains Timbul karena kontraksi uterus yg mendorong gumpalan darah dan jaringan yg terkumpul didalam uterus. Kram/ mulas akan lebih terasa pada saat menyusui bayi stimulasi / rangsangan putting menimbulkan reflek pd uterus.
  • 9.
    # 4. Lochia Lochia adalahdarah dan cairan yg keluar dari vagina selama masa nifas. Lochia mempunyai bau amis (anyir), dan volumenya berbeda – beda untuk setiap ibu Lochia mengalami perubahan karena proses involusi, mula – mula berwarna merah, kemudian berubah merah tua sampai berwarna kekuningan atau keputih - putihan
  • 10.
    # Jenis – jenisLochia:  Lochia Rubra (Cruenta), mrpkan cairan bercampur darah, sisa2 penebalan dinding rahim (desidua) dan sisa2 penanaman plasenta (selaput ketuban), berbau amis. Lochia rubra berwarna kemerah- merahan dan keluar selama 2 hari pasca persalinan  Lochia sanguinolenta, berisi darah dan lendir, warna merah kuning, terjadi pd hari ke 3-7 pasca persalinan  Lochia Serosa, lochia ini mengandung cairan, darah dgn jumlah darah yg lebih sedikit serta robekan / laserasi plasenta. Berwarna kecoklatan / kekuningan, keluar hari ke 7 – 14 pasca persalinan
  • 11.
    # Lochia Alba: cairanputih yang terjadi 2 minggu pasca persalinan. Lochia Purulenta: terjadi karena infeksi, keluar cairan seperti nanah berbau busuk Lochiotosis: lochia tidak lancar keluarnya.
  • 12.
    # 5.Vagina & Perineum Pdminggu ke 3, vagina mengecil dan timbul kembali rugae (lipatan atau kerutan). Perineum menjadi agak bengkak/ edema/ memar dan mungkin ada luka jahitan bekas robekan atau episiotomi. Perhatikan tanda2 infeksi pd luka episiotomi seperti nyeri, merah, panas, bengkak atau keluar cairan Penyembuhan luka berlangsung 2-3 minggu
  • 13.
    # Perubahan Sistem Kardiovaskuler Kehilangandarah selama persalinan 400 – 500 cc (partus normal), SC 700 – 1000 cc Kadar Hb dan Ht dlm 2 hari pertama pasca partum mengalami perubahan perubahan volume darah, SDP (15.000 – 20.000) Berkeringat banyak mekanisme tubuh unt mereduksi cairan yg bertahan selama kehamilan, dikeluarkan melalui kulit Denyut jantung, volume sekuncup dan curah jantung meningkat selama 30-60 menit pasca partum sirkulasi umum
  • 14.
    # Perubahan Sistem Perkemihan Peningkatankapasitas kandung kemih setelah bayi lahir, trauma akibat lahir dan efek anestesi yg menghambat fungsi neural menyebabkan keinginan berkemih menurun Distensi kandung kemih Saluran kemih kembali normal dlm waktu 2-8 minggu, tergantung pada: - Keadaan status sebelum persalinan - Lamanya partus kala II - Besarnya tekanan kepala yg menekan pd saat persalinan
  • 15.
    # Perubahan Sistem Pencernaan Konstipasi seringterjadi pd ibu setelah melahirkan makanan padat dan kurang serat selama persalinan, penggunaan tenaga pd kala I persalinan menurunkan tonus otot2 abdomen, takut untuk BAB karena nyeri pd luka episiotomi Fungsi usus besar akan kembali normal pd akhir mingu pertama nafsu makan bertambah & rasa tidak nyaman perineum menurun.
  • 16.
    # Perubahan Dinding Abdomen Pada haripertama setelah melahirkan, abdomen akan tampak menonjol seperti masih hamil Dlm 2 minggu pasca melahirkan abdomen akan rileks Dinding abdomen kembali ke keadaan sebelum hamil sekitar 6 minggu Diastesis rektus abdominalis (DRA): suatu pemisahan otot2 dinding abdomen, bisa terjadi selama kehamilan terutama pd ibu dgn tonus otot abdomen buruk Garis2 striae/ guratan2 pd perut meregangnya dan pecahnya serabut elastis kulit, secara bertahap akan memudar tetapi masih tampak
  • 17.
    # Perubahan Sistem Integumen Perubahanaktivitas melanin pd kehamilan yg menyebabkan hiperpigmentasi pd putting susu, areola dan linea nigra secara berangsur – angsur menurun setelah persalinan Rambut halus yg tumbuh lebat pd waktu hamil akan menghilang setelah persalinan
  • 18.
    # Perubahan Sistem Muskuloskleletal Sebagianbesar wanita melakukan ambulasi (bisa berjalan) 4 - 8 jam post partum Ambulasi dini dianjurkan untuk menghindari komplikasi, meningkatkan involusi Kaki belum mengalami perubahan yg berarti membutuhkan sandal dan sepatu yg lebih besar
  • 19.
    # Perubahan Sistem Endokrin Selama kehamilanpayudara disiapkan untuk laktasi Pembesaran payudara terjadi dgn adanya penambahan sistem vaskuler dan limfatik sekitar mamae Colostrum, cairan payudara yg keluar sebelum produksi susu terjadi pd trimester III dan minggu pertama post partum
  • 20.
    # Perubahan TTV Suhu tubuh:pd 24 jam pertama mgkn meningkat 38º C meningkat kerja otot, dehidrasi dan perubahan hormonal.Jika mencapai 38º C pd hari ke 2 sampai berikutnya adanya infeksi Nadi: 6-7 jam pasca partum sering ditemukan bradikardi 50 – 70 x/ mnt dan dpt berlangsung 6-10 hari pasca partum penurunan usaha jantung, penurunan volume darah dan peningkatan stroke volume
  • 21.
    # Tekanan darah: selamabeberapa jam setelah melahirkan ibu dpt mengalami hipotensi orthostatik (penurunan 20 mmHg) yg ditandai pusing segera setelah berdiri 46 jam pertama Pernafasan: respirasi lambat/ normal ibu dlm keadaan istirahat/ pemulihan, jika pernafasan cepat (>30x/mnt) tanda2 syok
  • 22.
    # Perubahan Psikologis PostPartum 1. Ikatan antara Ibu – Bayi (BondingAttachment)  Istilah Attacment (kasih sayang) dan bonding (ikatan) menjelaskan persatuan/ pertalian antara orang tua dan anak  Kondisi yg dpt mempengaruhi ikatan ibu dan anak: 1. Kesehatan emosional ortu (termasuk kemampuan unt mempercayai orang lain) 2. Sistem dukungan sosial yg meliputi pasangan hidup, klg dan teman 3. Suatu tingkat keterampilan dlm berkomunikasi dan dlm memberi asuhan yg kompeten 4. Kedekatan orang tua dgn bayi 5. Kecocokan ortu - bayi
  • 23.
    # Perubahan psikologis pdmasa nifas terjadi karena: - Pengalaman selama persalinan -Tanggung jawab peran sebagai ibu - Adanya anggota keluarga baru (bayi) - Peran baru sebagai ibu bagi bayi
  • 24.
    # Adaptasi (Penyesuaian) Maternal Menurut RevaRubin (1963), seorang ibu yg baru melahirkan mengalami 3 fase penyesuaian: 1. FaseTaking In  Fase ini merupakan periode ketergantungan dimana ibu mengharapkan segala kebutuhannya dipenuhi orang lain  Berlangsung 1 - 2 hari setelah melahirkan, fokus perhatian ibu pd dirinya sendiri  Ibu menunjukkan kebahagiaan/ kegembiraan yg sangat dan senang menceritakan pengalaman melahirkan
  • 25.
    #  Ibu lebihmudah tersinggung dan cenderung pasif terhadap lingkungannya faktor kelelahan  Pemberian ekstra makanan unt proses pemulihan 2. FaseTaking Hold  Berlangsung 3 – 10 hari setelah melahirkan  Ibu sudah mulai menunjukkan kepuasan (terfokus pd bayi)  Ibu mulai tertarik melakukan pemeliharaan dan perawatan pd bayi dan dpt menerima penkes  Ibu berespon dgn semangat unt memperoleh kesempatan belajar dan berlatih cara perawatan bayi
  • 26.
    # 3. Fase LettingGo Fase ini fase menerima tanggung jawab akan peran barunya yg berlangsung setelah 10 hari pasca melahirkan Ibu mulai menyesuaikan diri dengan ketergantungan bayinya Keinginan unt merawat diri dan bayi meningkat Hubungan dgn pasangan memerlukan penyesuaian dgn kehadiran anggota baru (bayi)
  • 27.
    # Adaptasi (Penyesuaian) Ayah Ayah mengalami3 tahap proses selama 3 minggu pertama bayi baru lahir -Tahap I: pengalaman bagaimana rasanya nanti membawa bayinya kerumah -Tahap II: realitas yg tidak menyangka menjadi ayah baru, karena mungkin menjadi anggota keluarga yg terlupakan -Tahap III: keputusan yg dilakukan dgn sadar unt lebih aktif terlibat dlm kehidupan bayinya.
  • 28.
    # Adaptasi Keluarga Sibling Harus menerimaperan baru jika saudaranya lahir Perasaan cemburu Prilaku bervariasi Sibling yang dipersiapkan sejak kehamilanPrilaku attachement (+)
  • 29.
    # Post Partum Blues Postpartum blues (baby blues) adalah depresi sesudah melahirkan gangguan psikologis Dialami 50 – 70 % wanita, penyebab tidak jelas Gejala2 post partum blues: - Reaksi depresi - Sering menangis - Mudah tersinggung - Cenderung menyalahkan diri sendiri - Gangguan tidur dan gangguan nafsu makan - Kelelahan - Mudah sedih
  • 30.
    # - Cepat marah -Mood cepat berubah - Perasaan terjebak, marah kpd pasangan dan bayi - Sangat pelupa
  • 31.
    # Faktor – faktorPenyebab Post Partum Blues Faktor hormonal, perubahan hormon esterogen dan progesteron Ketidaknyamanan fisik yg dialami Ketidakmampuan beradaptasi terhadap perubahan fisik dan emosional Faktor umur dan paritas (jumlah anak) Pengalaman proses kehamilan dan persalinan Latar belakang psikososial Kecukupan dukungan dari lingkungannya Stress dlm klga Perubahan peran yg dialami ibu Problem anak
  • 32.
    # Cara Mengatasi PostPartum Blues Komunikasikan segala permasalahan Bicarakan rasa cemas yg dialami Bersikap tulus dan ikhlas menerima aktivitas dan peran baru Bersikap fleksibel dan tidak terlalu ferfeksionis dlm mengurus bayi Kebutuhan istirahat harus terpenuhi Berolahraga ringan Bergabung dengan kelompok ibu2 baru Dukungan tenaga kes Dukungan suami, klg dan teman Konsultasi pd dokter atau orang profesional
  • 33.
    # Tujuan Asuhan PostPartum Melakukan pencegahan, diagnosa dini dan pengobatan komplikasi pada ibu Merujuk ibu ke asuhan tenaga ahli bilamana perlu Mendukung dan memperkuat keyakinan diri ibu dan memungkinkan ibu melaksanakan peran ibu dlm situasi keluarga Imunisasi ibu terhadap tetanus Mendorong agar melaksanakan metode yg sehat ttg pemberian makan bayi dan peningkatan pengembangan hub antara ibu dan bayi yg baik
  • 34.
    # Tujuan Asuhan PostPartum Menurut Buku Acuan Nasional Pelayanan Kes Maternal & Neonatal, 2006 Menjaga kes ibu dan bayi baik fisik maupun psikologis Mendeteksi masalah, mengobati atau merujuk bila terjadi komplikasi pd ibu dan bayi Memberikan penkes ttg perawatan kes diri, nutrisi, KB dan perawatan bayi Memberikan pelayanan KB
  • 35.
    # Pengkajian a. Riwayat Kesehatan Keluhan yg dirasakan ibu saat ini  Adakah kesulitan atau ggn dlm pemenuhan kebutuhan sehari – hari, misalnya pola makan, eliminasi, mobilisasi  Riwayat persalinan: komplikasi, laserasi, episiotomi  Obat/ suplemen yg dikomsumsi  Perasaan ibu berkaitan dgn kelahiran bayi, penerimaan terhadap peran
  • 36.
    # Lanjutan Riwayat Kes… Adakah kesulitan dlm pemberian ASI dan perawatan bayi sehari – hari Bgm rencana menyusui (ASI ekslusif/ tdk), rencana merawat bayi dirumah (dilakukan sendiri/ dibantu orang tua/ mertua) Bgm dukungan suami atau klg terhadap ibu Pengetahuan ibu ttg nifas
  • 37.
    # Pemeriksaan Fisik Keadaan umum,kesadaran TTV -TD, Nadi, Suhu, RR Payudara: - pembesaran, - Putting susu (menonjol/ mendatar, adakah nyeri atau lecet pd putting), - ASI/ kolostrum sudah keluar, adakah pembengkakan, radang atau benjolan abnormal
  • 38.
    # Lanjutan Pemeriksaan Fisik… Abdomen:TFU,kontraksi uterus Eliminasi: Kandung kemih: kosong/ penuh BAB: konstipasi, takut sakit Genitalia/ perineum: - pengeluaran lochea (jenis, jmlh, warna, bau) - Oedem - kebersihan perineum - Hemoroid pd anus - Luka episiotomi: tanda2 REEDA (Redness, Edema, Echymosis, Discharge,Approximate)
  • 39.
    # Lanjutan Pemeriksaan Fisik….. Ekstremitasbawah: pergerakan, gumpalan darah pd otot kaki (tromboplebitis/ tromboemboli) yg menyebabkan nyeri, edema, Homan’s sign (+), varices Istirahat/ tidur: lama, penyebab Psikososial: sikap, kemampuan, tingkat kelelahan
  • 40.
    # PEMERIKSAAN LABORATORIUM Darah :Hemoglobin dan Hematokrit 12- 24 jam post partum (jika Hb < 10 g% dibutuhkan suplemen FE), eritrosit, leukosit,Trombosit. Klien dengan Dower Kateter diperlukan culture urine.
  • 41.
    # Diagnosa Keperawatan Risiko tinggiinfeksi b/d trauma jalan lahir pd jaringan Konstipasi atau retensi urin b/d nyeri setelah persalinan, trauma jalan lahir Ggn pola tidur b/d proses persalinan yg lama, perawatan bayi dan rutinitas dirumah sakit Nyeri b/d involusi rahim, trauma perineum, episiotomi, hemoroid, pembengkakan payudara Risiko tinggi cidera b/d perdarahan pasca partum, efek anestesi
  • 42.
    # Lanjutan Dx Keperawatan… Prosesmenyusui tidak efektif b/d nyeri, pengaturan posisi bayi Kecemasan b/d stress perubahan struktur klrg & transisi kemasa orang tua Isolasi sosial b/d kebutuhan merawat bayi Risiko terjadinya hemoragia b/d atonia uteri atau trauma Kurang perawatan diri (personal higiene) b/d keletihan
  • 43.
    # Intervensi Keperawatan Mencegah Infeksi -Mempertahankan lingkungan yg bersih - Mengganti tampon/ pembalut sesering mungkin - Perawatan luka episiotomi/ laserasi - Cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan Mencegah distensi kandung kemih - Membantu ibu kekamar mandi/ berkemih di bedpan - Mendengarkan air mengalir/ merendam tangan diair hangat atau memercik air kebagian perineum
  • 44.
    # Lanjutan Intervensi Keperawatan…… Memberi rasanyaman - Kompres hangat -Teknik relaksasi, distraksi - Sitz bath: Sitz bath merupakan metode mandi di mana pinggul dan pantat direndam di dalam air hangat dengan suhu 40oC untuk mendapatkan efek terapeutik uap hangat pada perianal dan anal. - analgetik  Istirahat, ambulasi dan Latihan fisik - Menggosok2 punggung - Memberi obat tidur jika perlu - Menyesuaikan kegiatan RS - Senam pasca partum
  • 45.
    # Lanjutan Intervensi Keperawatan.. Mengatasi kecemasan -Dorong ibu unt mengungkapkan perasaannya - Libatkan suami dan klg unt memberikan dukungan - Beri penkes sesuai kebutuhan
  • 46.