TUGAS TERSTRUKTUR
KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. K
DENGAN HIPERTENSI DI RUANG DAHLIA
RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARJO
PURWOKERTO

DISUSUN OLEH :
ROSANA NURWULANDARI
G1B207012

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN
JURUSAN KEPERAWATAN
PURWOKERTO
2008
FORMAT PENGKAJIAN
KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH
Nama Mahasiswa
Tanggal/jam
Tempat

: Rosana Nurwulandari
: 01 September 2008
: Ruang Dahlia RSMS Purwokerto

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. K
DENGAN HIPERTENSI DI RUANG DAHLIA
RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARJO
PURWOKERTO

I.

IDENTITAS
A. PASIEN
Nama

: Ny. K

Umur

: 74 tahun

Agama

: Islam

Status perkawinan : Janda
Pendidikan

: SD

Pekerjaan

: IRT

Alamat

: Dukuhwaluh RT 01/RW II Purwokerto

Suku Bangsa

: Jawa

Diagnosa Medis : Hipertensi
Nomor RM

: 01-70-87

Tanggal Masuk

: 29-08-08

B. PENANGGUNG JAWAB
Nama

: Tn. I

Umur

: 53 tahun

Pendidikan

: SMP

Pekerjaan

: Wiraswasta

Alamat

: Mersi

Hubungan

: Anak pasien
C. Keluhan Utama
Pusing Kepala
Keluhan tambahan :
Mual, tidak nafsu makan, ekstremitas kanan tidak bisa digerakkan.

D. Riwayat Penyakit Dahulu
Pasien mempunyai riwayat penyakit jantung sejak beberapa tahun yang
lalu. Pada empat tahun yang lalu pasien mengalami kelemahan pada
ekstremitas sebelah kanannya hingga saat ini.

E. Riwayat Penyakit Keluarga
Didalam keluarga pasien tidak ada yang mengalami penyakit seperti yang
dialami oleh pasien maupun penyakit menular seperti TBC ataupun
penyakit keturunan seperti jantung dan DM.
Genogram :

Keterangan :
: Laki-laki
: Perempuan
: Pasien
: Meninggal
: Tinggal dalam satu rumah
: Menikah
: Hubungan keluarga
: Menderita penyakit yang sama dengan passien

F. Riwayat Kesehatan sekarang
Pasien baru datang ke IGD tanggal 29-08-08 dengan keluhan tadi pagi
mendadak badan lemes, les-lesan, pusing muter-muter, muntah, mual,
kedua kaki oedema.
Pada saat dilakukan pengkajian pada tanggal 01-09-08, pasien mengeluh
masih pusing kepala, mual, tidak nafsu makan, ekstremitas kanan
mengalami kelemahan. Pasien terpasang infuse IVFD RL ditangan kiri 20
tts/mnt dan selang kateter (DC). Pasien mendapatkan therapy injeksi
Cefotaxim 2 x 1 gr disuntikan IV dan Rantin 3 x 50 mg disuntikan IV.
G. Pola Kesehatan Fungsional ( Gordon ) dengan pendekatan subyektif dan
obyektif
1. Pola Persepsi kesehatan dan manajemen kesehatan
DS : Pasien mengatakan bahwa dia sudah tahu tentang nama
penyakitnya tetapi pasien tidak tahu apa itu hipertensi
DO : Pasien tidak bisa menjawab ketika ditanya tentang apa itu
hipertensi
2. Pola Nutrisi
DS : Pasien mengatakan mual dan tidak nafsu makan
DO : Pasien terlihat lemah, terbaring ditempat tidur, pasien tidak
pernah menghabiskan porsi makannya. Pasien hanya makan empat
sendok makan saja.
3. Pola Aktifitas
DS : Pasien mengatakan pusing, lemas dan tidak bertenaga
DO : Pasien terlihat lemah, terbaring ditempat tidur, dengan tangan
kanan terpasang infuse IVFD RL 20 tts/mnt dan selang kateter (DC).
Pasien juga tidak mampu untuk melakukan aktifitas secara mandiri,
seperti mandi maupun bangun dari tempat tidur harus dibantu oleh
orang lain. Pasien tidak bisa mengangkat tangan kanannya melebihi
kepala, pasien dapat mengangkat kaki sebelah kanannya dengan sangat
lambat dan hanya mampu mengangkat 300 saja.
4. Pola Eliminasi
DS : Pasien mengatakan BAK langsung keluar lewat selang.
DO : Pasien terpasang selang kateter (DC), urin produktif warna
kuning encer bau khas urin.
5. Pola Istirahat
DS : Pasien mengatakan bisa istirahat
DO : Pasien terlihat cukup tidur
6. Pola Persepsi Kognitif
DS : Pasien mengatakan tidak mengalami masalah pada kelima panca
inderanya
DO : Kelima panca indera pasien dapat berfungsi dengan baik hanya
saja fungsinya sudah mulai menurun.
7. Pola Hubugan peran
DS : Pasien mengatakan bahwa dia adalah seorang ibu bagi anakanaknya, nenek bagi cucunya, dan buyut bagi cicitnya, hanya saja saat
ini pasien tidak dapat menjalankan fungsinya sebagai seorang ibu,
nenek maupun buyutnya.
DO : Pasien berada di rumah sakit dengan ditunggui oleh anakanaknya dan cucunya.
8. Pola konsep diri
DS : Pasien mengatakan dia paham terhadap identitas dirinya bahwa
dirinya adalah seorang perempuan yang menjadi ibu dari anakanaknya, nenek bagi cucu-cucunya dan buyut bagi cicit-cicitnya.
DO : Pasien terlihat sangat mencintai oleh anak-anaknya dan cucucucunya
9. Pola Stress-Koping
DS : Pasien mengatakan jika dia mempunyai masalah, dia biasa
mengungkapkan masalahnya dengan keluarganya untuk bersama-sama
dicari pemecahan masalahnya
DO : Pasien terbuka tentang masalah kesehatan yang sedang
dihadapinya dengan keluarganya
10. Pola Sexualitas
DS : Pasien mengatakan dia adalah seorang janda yang sudah tidak
punya suami lagi
DO : Pasien terbaring lemah ditempat tidur dengan anak dan cucunya
menunggu disebelah tempat tidurnya
11. Pola Kepercayaan dan nilai
DS : Pasien mengatakan beragama Islam, hanya saja selama sakit
pasien tidak dapat menjalankan Sholat lima waktu
DO : Pasien tidak dapat turun dari tempat tidur, pasien berdoa untuk
kesembuhannya dengan berbaring

H. Pemeriksaan Fisik
1. Penampilan umum : keadaan umum pasien lemah
2. TB : 150 cm, BB : 60 Kg
3. Kesadaran : composmenthis
4. Tanda Vital : TD 220/1100 mmHg, Nadi 80 x/mnt, R 26 x/mnt, S
36,5°C
5. Kepala: Rambut panjang, agak kusut dan sudah beruban.
6. Mata : konjungtiva : tidak anemis, sclera tidak ikterik, refflek terhadap
cahaya baik
7. Hidung : tidak ada polip, tidak ada massa, fungsi penciuman baik
8. Leher : Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, terdapat peningkatan
JVP 5 cm.
9. Mulut : tidak ada stomatitis, gigi sudah ada yang tanggal, bibir kering.
10. Dada (jantung/paru) : Bentuk dada asimetris, dada sebelah kiri lebih
cembung daripada sebelah kanan suara jantung regular dan tidak ada
gallop, suara paru vesikuler dan tidak terdengar wheezing maupun
ronkhi, suara nafas terdengar sama kiri dan kanan.
11. Payudara : Bentuk simetris kiri dan kanan dan sudah mengkisut,
massa : tidak ditemukan massa di payudara
12. Abdomen : cembung, terdapat pembesaran hepar 2 BACD, tidak ada
asites, nyeri tekan episgastrium, perkusi : timpani
13. Genitalia : agak kotor, terdapat sedikit keputihan, tidak ada kelainan,
terpasang selang kateter (DC)
14. Ekstremitas : oedem : terdapat oedema pada ekstremitas bawah
sebelah kanan

ka +

- ki
-

Turgor kulit cukup, kulit kering
Homan sign (-)
15. Refleks patella positif

I. Pemeriksaan Penunjang
1. Laboratorium
Tanggal
29-08-08

Jenis Pemeriksaan

Hasil

Nilai Normal

Hemoglobin

12,5

L14-18 P13-16 g/dl

Lekosit

10500

5000-10000 /ul

Hematokrit

35

P40-48 W37-43%

Eritrosit

4,27

P4,5-5,5 W4-5 jt/ul

Trombosit

228.000

150000-400000

MCV

82,3

80-97 fl
MCH

26-32 pgr

MCHC

35,6

31-36%

Basofil

0

0-1 %

Eosinofil

0

1-4 %

Batang

0

2-5 %

Segmen

84

40-70 %

Limfosit

13

19-48 %

Monosit

3

3-9 %

SGOT/AST

34

L17-59, P 14-36 ul/l

SGPT/ALT

29

L 21-72, P 9-52 ul/l

Ureum Darah

20,7

L9-20, P7-17 mg/dl

Kreatinin Darah

1,12

L0,8-1,5P0,7-1,2 mg/dl

Glukosa Sewaktu

144

≤ 200 ul/l

Natrium

144

137-145 mmol/l

Kalium

3,3

3,5-5,1 mmol/l

Klorida

110

98-107 mmol/l

Kalsium

9,4

8,6-10,4 mg/dl

Kolesterol Total

217

≤ 200 mg/dl

Trigliserida

82

≤ 150 mg/dl

Kolesterol HDL

49,5

≤ 40 mg/dl

Kolesterol LDL

151,3

100-129 mg/dl

Asam Urat

30-08-08

29,3

3,7

L3,5-8.5P2,5-6,2 mg/dl

2. Pemeriksaan EKG (29-08-08)
Hasilnya sinus rytem
J. Terapi (01-09-08)

Therapy

Dosis

Cara Pemberian

Cefotaxim

2 x 1 gr

Disuntikan IV

Rantin

2 x 50 mg

Disuntikan IV

Amdixal

1 x 5 mg

Oral

Cedocard

3 x 1 mg

Oral

Captopril

2 x 12,5 mg

Oral

Hedix

3x1

Oral
II.

ANALISA DATA
Nama Pasien : Ny. K
Ruang
: Ruang Dahlia

Tanggal
01-09-08

Data

Problem

DS : Pasien mengatakan Penurunan
kepalanya

pusing

Etiologi
curah Perubahan

dan jantung

badannya terasa lemah

sekuncup jantung :
preload

DO : Pasien terbaring di
tempat tidur, pasien terlihat
lemah, JVP meningkat 5 cm,
tekanan
mmhg,

darah
nadi

220/110
80

x/mnt,

edema pada kaki kanan
01-09-08

DS : Pasien mengatakan Nausea

Biofisik

mual dan tidak nafsu makan

pembesaran hati

DO : Pasien terlihat lemah
terbaring di tempat tidur,
pasien tidak menghabiskan
diit makanan yang diberikan,
perut kembung, nyeri tekan
episgastrik, dan hepar teraba
2 jari BACD
01-09-08

DS : Pasien mengatakan Kerusakan

Kerusakan

badannya

muskuloskleletal

lemah,

tidak mobilitas fisik

bertenaga dan ekstremitas
sebelah kanan sulit untuk
digerakan terutama kakinya
DO : Pasien tidak bisa
mengangkat

tangan

kanannya melebihi kepala,

dan neuromuskuler

:
pasien

dapat

kaki

mengangkat

sebelah

kanannya

dengan sangat lambat dan
hanya mampu mengangkat
300 saja.
01-09-08

DS : Pasien mengatakan Kurang

Tidak

familiar

tidak tahu tentang apa itu pengatahuan

dengan

sumber

hipertensi

informasi

DO:

Pasien

menjawab

tidak

ketika

bisa

ditanya

tentang hipertensi

III.

PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN :

1. Penurunan curah jantung berhubungan dengan perubahan sekuncup jantung :
preload
2. Nausea berhubungan dengan biofisik : pembesaran hati
3. Kerusakan mobilitas fisik berhubungan dengan kerusakan muskuloskleletal
dan neuromuskuler
4. Kurang pengetahuan berhubungan dengan tidak familiar dengan sumber
informasi
DISCHARGE PLANNING

1.

Minum obat secara teratur sesuai dengan petunjuk yang sudah dianjurkan serta
memperhatikan 5 benar yaitu :
Benar nama (orang yang akan minum obat sesuai dengan yang tertera di obat)
Benar dosis (dosis yang akan diminum sesuai dengan dosis yang dianjurkan)
Benar waktu (waktu pemberian obat sesuai dengan waktu yang dianjurkan)
Benar cara masuk (cara minum obat susuai dengan yang dianjurkan)
Benar obat (obat yang akan diminum sesuai dengan yang dianjurkan)

2.

Rajin mengontrolkan kesehatan pasien kepada tenaga kesehatan (Rumah Sakit,
Puskesmas) setiap kali obat habis.

3.

Lakukan aktivitas secara bertahap seperti mandi dengan seka kemudian jika
sudah cukup mampu/kuat baru mandi di kamar mandi.

4.

Hiduplah dengan pola hidup sehat :
a. Makan makanan empat sehat lima sempurna tetapi yang mengandung rendah
garam dan rendah kolesterol serta perbanyak makan buah dan sayuran.
b. Rajin berolah raga setiap hari, minimal jalan sehat selama 30 menit sehari
c. Usahakan untuk dapat mempertahankan berat badan yang ideal (cegah
kegemukan)
d. Usahakan tidur nyenyak minimal 6 jam sehari agar meredam stress. Atau
usahakan tidur semu (tiduran, tidak bergerak, pejamkan mata, usahakan
melepas semua masalah)
e. Meninggalkan kebiasaan lama yang buruk, seperti : merokok, minumminuman keras, terlalu banyak pikiran/stress, makan makanan yang asin,
minum kopi, dll

Yang memberikan,

Rosana Nurwulandari

Yang menerima,

Ny. K

Askep hipertensi

  • 1.
    TUGAS TERSTRUKTUR KEPERAWATAN MEDIKALBEDAH ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. K DENGAN HIPERTENSI DI RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO DISUSUN OLEH : ROSANA NURWULANDARI G1B207012 DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN JURUSAN KEPERAWATAN PURWOKERTO 2008
  • 2.
    FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN MEDIKALBEDAH Nama Mahasiswa Tanggal/jam Tempat : Rosana Nurwulandari : 01 September 2008 : Ruang Dahlia RSMS Purwokerto ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. K DENGAN HIPERTENSI DI RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO I. IDENTITAS A. PASIEN Nama : Ny. K Umur : 74 tahun Agama : Islam Status perkawinan : Janda Pendidikan : SD Pekerjaan : IRT Alamat : Dukuhwaluh RT 01/RW II Purwokerto Suku Bangsa : Jawa Diagnosa Medis : Hipertensi Nomor RM : 01-70-87 Tanggal Masuk : 29-08-08 B. PENANGGUNG JAWAB Nama : Tn. I Umur : 53 tahun Pendidikan : SMP Pekerjaan : Wiraswasta Alamat : Mersi Hubungan : Anak pasien
  • 3.
    C. Keluhan Utama PusingKepala Keluhan tambahan : Mual, tidak nafsu makan, ekstremitas kanan tidak bisa digerakkan. D. Riwayat Penyakit Dahulu Pasien mempunyai riwayat penyakit jantung sejak beberapa tahun yang lalu. Pada empat tahun yang lalu pasien mengalami kelemahan pada ekstremitas sebelah kanannya hingga saat ini. E. Riwayat Penyakit Keluarga Didalam keluarga pasien tidak ada yang mengalami penyakit seperti yang dialami oleh pasien maupun penyakit menular seperti TBC ataupun penyakit keturunan seperti jantung dan DM. Genogram : Keterangan : : Laki-laki : Perempuan : Pasien : Meninggal
  • 4.
    : Tinggal dalamsatu rumah : Menikah : Hubungan keluarga : Menderita penyakit yang sama dengan passien F. Riwayat Kesehatan sekarang Pasien baru datang ke IGD tanggal 29-08-08 dengan keluhan tadi pagi mendadak badan lemes, les-lesan, pusing muter-muter, muntah, mual, kedua kaki oedema. Pada saat dilakukan pengkajian pada tanggal 01-09-08, pasien mengeluh masih pusing kepala, mual, tidak nafsu makan, ekstremitas kanan mengalami kelemahan. Pasien terpasang infuse IVFD RL ditangan kiri 20 tts/mnt dan selang kateter (DC). Pasien mendapatkan therapy injeksi Cefotaxim 2 x 1 gr disuntikan IV dan Rantin 3 x 50 mg disuntikan IV. G. Pola Kesehatan Fungsional ( Gordon ) dengan pendekatan subyektif dan obyektif 1. Pola Persepsi kesehatan dan manajemen kesehatan DS : Pasien mengatakan bahwa dia sudah tahu tentang nama penyakitnya tetapi pasien tidak tahu apa itu hipertensi DO : Pasien tidak bisa menjawab ketika ditanya tentang apa itu hipertensi 2. Pola Nutrisi DS : Pasien mengatakan mual dan tidak nafsu makan DO : Pasien terlihat lemah, terbaring ditempat tidur, pasien tidak pernah menghabiskan porsi makannya. Pasien hanya makan empat sendok makan saja. 3. Pola Aktifitas DS : Pasien mengatakan pusing, lemas dan tidak bertenaga
  • 5.
    DO : Pasienterlihat lemah, terbaring ditempat tidur, dengan tangan kanan terpasang infuse IVFD RL 20 tts/mnt dan selang kateter (DC). Pasien juga tidak mampu untuk melakukan aktifitas secara mandiri, seperti mandi maupun bangun dari tempat tidur harus dibantu oleh orang lain. Pasien tidak bisa mengangkat tangan kanannya melebihi kepala, pasien dapat mengangkat kaki sebelah kanannya dengan sangat lambat dan hanya mampu mengangkat 300 saja. 4. Pola Eliminasi DS : Pasien mengatakan BAK langsung keluar lewat selang. DO : Pasien terpasang selang kateter (DC), urin produktif warna kuning encer bau khas urin. 5. Pola Istirahat DS : Pasien mengatakan bisa istirahat DO : Pasien terlihat cukup tidur 6. Pola Persepsi Kognitif DS : Pasien mengatakan tidak mengalami masalah pada kelima panca inderanya DO : Kelima panca indera pasien dapat berfungsi dengan baik hanya saja fungsinya sudah mulai menurun. 7. Pola Hubugan peran DS : Pasien mengatakan bahwa dia adalah seorang ibu bagi anakanaknya, nenek bagi cucunya, dan buyut bagi cicitnya, hanya saja saat ini pasien tidak dapat menjalankan fungsinya sebagai seorang ibu, nenek maupun buyutnya. DO : Pasien berada di rumah sakit dengan ditunggui oleh anakanaknya dan cucunya. 8. Pola konsep diri DS : Pasien mengatakan dia paham terhadap identitas dirinya bahwa dirinya adalah seorang perempuan yang menjadi ibu dari anakanaknya, nenek bagi cucu-cucunya dan buyut bagi cicit-cicitnya.
  • 6.
    DO : Pasienterlihat sangat mencintai oleh anak-anaknya dan cucucucunya 9. Pola Stress-Koping DS : Pasien mengatakan jika dia mempunyai masalah, dia biasa mengungkapkan masalahnya dengan keluarganya untuk bersama-sama dicari pemecahan masalahnya DO : Pasien terbuka tentang masalah kesehatan yang sedang dihadapinya dengan keluarganya 10. Pola Sexualitas DS : Pasien mengatakan dia adalah seorang janda yang sudah tidak punya suami lagi DO : Pasien terbaring lemah ditempat tidur dengan anak dan cucunya menunggu disebelah tempat tidurnya 11. Pola Kepercayaan dan nilai DS : Pasien mengatakan beragama Islam, hanya saja selama sakit pasien tidak dapat menjalankan Sholat lima waktu DO : Pasien tidak dapat turun dari tempat tidur, pasien berdoa untuk kesembuhannya dengan berbaring H. Pemeriksaan Fisik 1. Penampilan umum : keadaan umum pasien lemah 2. TB : 150 cm, BB : 60 Kg 3. Kesadaran : composmenthis 4. Tanda Vital : TD 220/1100 mmHg, Nadi 80 x/mnt, R 26 x/mnt, S 36,5°C 5. Kepala: Rambut panjang, agak kusut dan sudah beruban. 6. Mata : konjungtiva : tidak anemis, sclera tidak ikterik, refflek terhadap cahaya baik 7. Hidung : tidak ada polip, tidak ada massa, fungsi penciuman baik
  • 7.
    8. Leher :Tidak ada pembesaran kelenjar tiroid, terdapat peningkatan JVP 5 cm. 9. Mulut : tidak ada stomatitis, gigi sudah ada yang tanggal, bibir kering. 10. Dada (jantung/paru) : Bentuk dada asimetris, dada sebelah kiri lebih cembung daripada sebelah kanan suara jantung regular dan tidak ada gallop, suara paru vesikuler dan tidak terdengar wheezing maupun ronkhi, suara nafas terdengar sama kiri dan kanan. 11. Payudara : Bentuk simetris kiri dan kanan dan sudah mengkisut, massa : tidak ditemukan massa di payudara 12. Abdomen : cembung, terdapat pembesaran hepar 2 BACD, tidak ada asites, nyeri tekan episgastrium, perkusi : timpani 13. Genitalia : agak kotor, terdapat sedikit keputihan, tidak ada kelainan, terpasang selang kateter (DC) 14. Ekstremitas : oedem : terdapat oedema pada ekstremitas bawah sebelah kanan ka + - ki - Turgor kulit cukup, kulit kering Homan sign (-) 15. Refleks patella positif I. Pemeriksaan Penunjang 1. Laboratorium Tanggal 29-08-08 Jenis Pemeriksaan Hasil Nilai Normal Hemoglobin 12,5 L14-18 P13-16 g/dl Lekosit 10500 5000-10000 /ul Hematokrit 35 P40-48 W37-43% Eritrosit 4,27 P4,5-5,5 W4-5 jt/ul Trombosit 228.000 150000-400000 MCV 82,3 80-97 fl
  • 8.
    MCH 26-32 pgr MCHC 35,6 31-36% Basofil 0 0-1 % Eosinofil 0 1-4% Batang 0 2-5 % Segmen 84 40-70 % Limfosit 13 19-48 % Monosit 3 3-9 % SGOT/AST 34 L17-59, P 14-36 ul/l SGPT/ALT 29 L 21-72, P 9-52 ul/l Ureum Darah 20,7 L9-20, P7-17 mg/dl Kreatinin Darah 1,12 L0,8-1,5P0,7-1,2 mg/dl Glukosa Sewaktu 144 ≤ 200 ul/l Natrium 144 137-145 mmol/l Kalium 3,3 3,5-5,1 mmol/l Klorida 110 98-107 mmol/l Kalsium 9,4 8,6-10,4 mg/dl Kolesterol Total 217 ≤ 200 mg/dl Trigliserida 82 ≤ 150 mg/dl Kolesterol HDL 49,5 ≤ 40 mg/dl Kolesterol LDL 151,3 100-129 mg/dl Asam Urat 30-08-08 29,3 3,7 L3,5-8.5P2,5-6,2 mg/dl 2. Pemeriksaan EKG (29-08-08) Hasilnya sinus rytem
  • 9.
    J. Terapi (01-09-08) Therapy Dosis CaraPemberian Cefotaxim 2 x 1 gr Disuntikan IV Rantin 2 x 50 mg Disuntikan IV Amdixal 1 x 5 mg Oral Cedocard 3 x 1 mg Oral Captopril 2 x 12,5 mg Oral Hedix 3x1 Oral
  • 10.
    II. ANALISA DATA Nama Pasien: Ny. K Ruang : Ruang Dahlia Tanggal 01-09-08 Data Problem DS : Pasien mengatakan Penurunan kepalanya pusing Etiologi curah Perubahan dan jantung badannya terasa lemah sekuncup jantung : preload DO : Pasien terbaring di tempat tidur, pasien terlihat lemah, JVP meningkat 5 cm, tekanan mmhg, darah nadi 220/110 80 x/mnt, edema pada kaki kanan 01-09-08 DS : Pasien mengatakan Nausea Biofisik mual dan tidak nafsu makan pembesaran hati DO : Pasien terlihat lemah terbaring di tempat tidur, pasien tidak menghabiskan diit makanan yang diberikan, perut kembung, nyeri tekan episgastrik, dan hepar teraba 2 jari BACD 01-09-08 DS : Pasien mengatakan Kerusakan Kerusakan badannya muskuloskleletal lemah, tidak mobilitas fisik bertenaga dan ekstremitas sebelah kanan sulit untuk digerakan terutama kakinya DO : Pasien tidak bisa mengangkat tangan kanannya melebihi kepala, dan neuromuskuler :
  • 11.
    pasien dapat kaki mengangkat sebelah kanannya dengan sangat lambatdan hanya mampu mengangkat 300 saja. 01-09-08 DS : Pasien mengatakan Kurang Tidak familiar tidak tahu tentang apa itu pengatahuan dengan sumber hipertensi informasi DO: Pasien menjawab tidak ketika bisa ditanya tentang hipertensi III. PRIORITAS DIAGNOSA KEPERAWATAN : 1. Penurunan curah jantung berhubungan dengan perubahan sekuncup jantung : preload 2. Nausea berhubungan dengan biofisik : pembesaran hati 3. Kerusakan mobilitas fisik berhubungan dengan kerusakan muskuloskleletal dan neuromuskuler 4. Kurang pengetahuan berhubungan dengan tidak familiar dengan sumber informasi
  • 12.
    DISCHARGE PLANNING 1. Minum obatsecara teratur sesuai dengan petunjuk yang sudah dianjurkan serta memperhatikan 5 benar yaitu : Benar nama (orang yang akan minum obat sesuai dengan yang tertera di obat) Benar dosis (dosis yang akan diminum sesuai dengan dosis yang dianjurkan) Benar waktu (waktu pemberian obat sesuai dengan waktu yang dianjurkan) Benar cara masuk (cara minum obat susuai dengan yang dianjurkan) Benar obat (obat yang akan diminum sesuai dengan yang dianjurkan) 2. Rajin mengontrolkan kesehatan pasien kepada tenaga kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas) setiap kali obat habis. 3. Lakukan aktivitas secara bertahap seperti mandi dengan seka kemudian jika sudah cukup mampu/kuat baru mandi di kamar mandi. 4. Hiduplah dengan pola hidup sehat : a. Makan makanan empat sehat lima sempurna tetapi yang mengandung rendah garam dan rendah kolesterol serta perbanyak makan buah dan sayuran. b. Rajin berolah raga setiap hari, minimal jalan sehat selama 30 menit sehari c. Usahakan untuk dapat mempertahankan berat badan yang ideal (cegah kegemukan) d. Usahakan tidur nyenyak minimal 6 jam sehari agar meredam stress. Atau usahakan tidur semu (tiduran, tidak bergerak, pejamkan mata, usahakan melepas semua masalah) e. Meninggalkan kebiasaan lama yang buruk, seperti : merokok, minumminuman keras, terlalu banyak pikiran/stress, makan makanan yang asin, minum kopi, dll Yang memberikan, Rosana Nurwulandari Yang menerima, Ny. K