Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 1 Karangtengah
Mata Pelajaran : IPA
Kelas/Semester : VII/1
Topik : Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan
Sub Topik : Perubahan Lingkungan dan Pencemaran
Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2 kali pertemuan)
A. KOMPETENSI DASAR
1) 1.1.Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi,
kehidupan dalam ekosistem dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam
pengamalan ajaran agama yang dianutnya
2) 2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah(memiliki rasa ingin tahu: obeyektif; jujur;teliti; cermat; tekun;
hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif; dan peduli lingkungan) dalam
aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan,
dan berdiskusi
3) 2.3 Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas sehari-hari
4) 3.9 Mendiskripsikan pencemaran dan dampaknya bagi makhluk hidup
5) 3.10 Mendiskripsikan tentang penyebab terjadinya pemanasan global dan dampaknya bagi
ekosistem
B. INDIKATOR
1. Menjelaskan dengan kalimat sendiri dampak pencemaran air, tanah, dan udara terhadap
ekosistem dan keberlangsungan kehidupan manusia.
2. Menjelaskan upaya yang dapat dilakukan manusia untuk mengurangi dan mencegah pencemaran
air, tanah, dan udara.
3. Memisahkan jenis-jenis sampah padat kedalam sampah organik dan anorganik
4. Terampil mengolah sampah organik menjadi pupuk.
5. Memiliki rasa ingin tahu, bertanggungjawab, dan peduli lingkungan
6. Melakukan refleksi berdasarkan data bahwa budaya hidup bersih merupakan bagian dari
keimanan
7. Menjelaskan konsep pemanasan global
8. Menyebutkan tiga faktor adanya pemanasan global
9. Mempresentasikan hasil proyek “bagaimana pemanasan global mempengaruhi ekosistem?”
10. Memiliki rasa ingin tahu, teliti, jujur, tanggung jawab, dan menghargai perbedaan pendapat
11. Menjaga lingkungan dengan mengurangi kegiatan yang dapat menyebabkan pemanasan global
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui kajian berita dan pustaka siswa dapat menjelaskan akibat kegiatan manusia terhadap
pencemaran air, tanah, dan udara.
2. Melalui kajian berita dan pustaka siswa dapat menjelaskan dengan kalimat sendiri dampak
pencemaran air, tanah, dan udara terhadap ekosistem dan keberlangsungan kkehidupan manusia.
3. Melalui diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan upaya yang dapat dilakukan manusia untuk
mengurangi dan mencegah pencemaran air, tanah, dan udara.
4. Mengembangkan keterampilan untuk memisahkan jenis-jenis sampah padat kedalam sampah
organik dan anorganik
5. Mengembangkan keterampilan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk melalui
penugasan
6. Mengembangkan perilaku rasa ingin tahu, bertanggungjawab, dan peduli lingkungan melalui
diskusi.
7. Mengembangkan perilakubudaya hidup bersih dalam upaya mengamalkan perintah Allah swt
melalui refleksi.
8. Melalui diskusi siswa dapat menjelaskan pemanasan global
9. Melalui diskusi siswa dapat menjelaskan mekanisme dan dampak pemanasan global Melalui
presentasi hasil diskusi siswa dapat mengembangkan keterampilan berbicara
10. Melalui diskusi kelompok siswa dapat mengembangkan perilaku rasa ingin tahu, teliti, jujur,
tanggung jawab, dan menghargai perbedaan pendapat
D. MATERI
1. Pencemaran lingkungan
2. Pencemaran lingkungan didefinisikan sebagai masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat,
energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh
kegiatyan manusia atau proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat
tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang, atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai
dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982).
Zat atau bahan nyang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan disebut polutan.
3. Pencemaran air
Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lainnya kevdalam
air sehingga menyebabkan kualitas air terganggu.
4. Pencemaran udara
Pencemaran udara disebabkan oleh asap buangan, misalnya gas CO2, hasil pembakaran, SO, SO2,
CFC dan asap rokok.
5. Pemanasan global adalah indikasi naiknya suhu permukaan bumi secara global terhadap suhu
normal pada kurun waktu tertentu
Perubahan iklim global adalah perubahan unsur-unsur iklim secara global terhadap iklim normal
Penyebab pemanasan global adalah gas-gas rumah kaca yaitu antara lain; karbondioksida (CO2),
metana (CH4), Nitroksida (N2O), Hidrofluorokarbon (HFC), Perfluorokarbon (PFC),
Sulfurheksafluorida (SF6), dll.
Penyebab pemanasan global yang paling besar adalah (CO2), (CH4), NO dari pupuk dan CFC yang
biasa digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan
E. PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN
Pendekatan : Scientific
Metode : Diskusi kelompok dan praktik
Model : PBL
F. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER BPEMBELAJARAN
Media : Artikel, Gambar, Data-data dan berita, computer, LCD
Alat : Tong, Tanah, stater
Sumber Belajar : Buku Pegangan siswa, internetBuku IPA SMP kelas VII Puskurbuk 2013,
LKSpemanasan global, Data-data dan gambar tentang pemanasan global
G. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama (2 JP)
Kegiatan
Langkah-langkah
model PBL
Deskripsi kegiatan
Alokasi
waktu
Pendahuluan Menciptakan
situasi (stimulasi)
Pemusatan perhatian :
Guru perlihatkan gambar-gambar
pencemaran lingkungan, guru
mengajukan pertanyaan seperti :
 Apabila sungai nampak seperti itu,
kira-kira apa yang terjadi pada ikan
dan makhluk hidup lain?
 Siapa/apa penyebab adanya
pencemaran seperti pada gambar?
Guru menyampaikan tujuan dan manfaat
mempelajari pencemaran lingkungan
10 menit
Kegiatan inti Pembahasan
tugas dan
identifikasi
masalah
 Menyampaikan informasi tentang
kegiatan yang akan dilakukan yaitu
memecahkan masalah berkaitan dengan
pencemaran lingkungan disungai
50 menit
Mengorganisasi
siswa
Membimbing
penyelidikan
siswa secara
mandiri maupun
kelompok
Mengembangkan
dan menyajikan
hasil karya
Menganalisis dan
mengevaluasi
proses
pemecahan
masalah
ciliwung seperti pada artikel.
 Siswa membentuk kelompok menjadi 5
kelompok belajar sesuai arahan guru
dengan mempertimbangkan kemampuan
akademik, gender, dan ras.
 Siswa berdiskusi kelompok untuk
mengkaji LKS (tentang Sungai Ciliwung
Tercemar Limbah B3) dan
mengidentifikasi penyebab pencemaran
lingkungan
 Siswa menjawab pertanyaan pada LKS
dan menyajikan dalam laporan tertulis
 Siswa menyajikan laporan pembahasan
hasil temuan, menarik kesimpulan di
depan kelas
 Siswa mempresentasikan hasil diskusi
 Siswa dibimbing guru melakukan analisis
terhadap pemecahan masalah yang telah
ditemukan siswa
 Siswa menemukan salah satu pemecahan
masalah pencemaran
 Siswa menemukan cara untuk mengolah
sampah dan memanfaatkan kembali
 Membuat kesimpulan tentang
pencemaran lingkungan, dampak, dan
penanggulangannya
Penutup  Siswa dan guru mereview hasil diskusi
 Guru memberikan penghargaan pada
Kelompok yang kinerjanya baik
 Guru melakukan evaluasi hasil belajar
mengenai materi yang telah dipelajari
siswa
20 menit
Pertemuan ke 2 (2 JP)
Kegiatan Langkah-langkah
(PBL)
Deskripsi kegiatan Waktu
Pendahuluan Menciptakan
situasi (stimulasi)
Pemusatan perhatian
 Guru memperlihatkan beberapa
gambar dan bencana akibat pemanasan
global
 Guru member beberapa pertanyaan
misalnya:
Gambar apakah ini?
Apa yang menyebabkannya?
Mengapa bias terjadi?
Apakah kalian tahu sekarang musim
hujan atau kemarau?
10 menit
Seharusnya sekarang musim hujan atau
kemarau?
Mengapa bias terjadi?
Guru menyampaikan tujuan dan
manfaat mempelajari pemanasan
global
Inti Orientasi siswa
pada masalah
Mengorganisir
siswa pada
masalah
Membimbing
penyelidikan
siswa secara
mandiri atau
kelompok
Mengembangkan
dan menyajikan
hasil karya
Menganalisis dan
mengevaluasi
proses
pemecahan
masalah
Siswa menyimak beberapa masalah yang
disampaikan guru tentang iklim, banjir dan
peningkatan permukaan laut
Siswa diminta memberi tanggapan dan
pendapat terhadap masalah tersebut
Guru menyampaiakan tujuan
pembelajaran dan menjelaskan
pembelajaran yang akan dilaksanakan
Siswa membentuk kelompok belajar sesuai
dengan arahan guru
Siswa menerima LKS dari guru tentang
pemanasan global
Siswa melakukan penyelidikan sesuai LKS
dan berdiskusi dalam kelompok mencari
solusi terkait masalah yang diidentifikasi
Guru memfasilitasi dan membimbing
kelompok belajar berdiskusi untuk
menjawab permasalahan aktual yang ada
di lingkungan
Iswa
Siswa menjawab LKS dan menyajikannya
dalam laporan tertulis
Siswa menyajikan laporan dan temuan
melalui presentasi
Guru membimbing siswa merangkum hasil
kesimpulan setelah melalui diskusi
50 meni
Penutup Siswa dan guru mereview semua hasil
pembahasan
Guru memberikan penghargaan kelompok
terbaik dan memotivasi kelompok yang
belum maksimal
Guru memberi tugas proyek secara
berkelompok dan tugas mandiri berpikir
kritis
20 menit
H. PENILAIAN
1. Metode dan bentuk instrumen
Metode Bentuk instrumen
Sikap Lembar pengamatan ranah afektif dalam diskusi
Portofolio Lembar soal tugas proyek
Tes tertulis Tes uraian dan Lembar tes tertulis pilihan ganda
Penilaian proyek Lembar soal tugas proyek
2. Contoh instrumen
Terlampir
KLAS : VII .... K
SEM : 1 (satu ) E 1 = tidak pernah
Materi : Pengukuran Massa L 2= pernah
KKM = 75 O 3= sering
Tgl Pelaksanaan : M
P
O
K
1 A
2 B
3 C
4 ... DST
Jumlah
skor
NILAI
Skor 1 s/d 3
LEMBAR PENILAIAN RANAH AFEKTIF DALAM DISKUSI
Melakukan :
Mengajukkan
pertanyaan
Menjawabpertanyaan
Mengemukakangagasan
sesuaitopikyang
dibahasMenanggapigagasan
dengansikapsantun
Memberikansolusi
NO Nama Peserta Didik
I. INSTRUMEN SOAL PENGETAHUAN
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan pencemaran lingkungan?
2. Berilah 3 upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan yang dapat dilakukan sehari-hari?
3. Apa akibatnya apabila penduduk (seperti pada gambar) menggunakan air sungai ciliwung untuk
keperluan sehari-hari?
4. Perhatikan gambar di bawah ini!
Menurutmu, adakah pengaruh
pencemaran tanah di negara kita
terhadap persediaan pangan nasional?
Tes Tertulis
Soal pilihan ganda
Topik : Penyebab pemanasan global
Indikator : Disajikan gambar penyebab pemanasan global, peserta didik dapat menentukan
gambar yang tepat tentang penyebab pemanasan global.
Kata kerja operasional : Mengidentifikasi
Soal :
Ahmad dan Adib diberi tugas proyek untuk membuat proyek untuk membuat klipinh sederhana tentang
penyebab pemanasan global, hasil tugas itu seperti gambar di bawah ini:
Kliping sederhana Ahmad:
Kliping Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3
Kliping
sederhana
Ahmad
Pabrik modern dengan asap
tebal
Peternakan sapi Pencemaran air
Kliping
sederhana
Adib
Pencemaran tanah
Kendaraan bermotor dengan
asapnya
Habisnya gletser,
sumber air bersih dunia
Diantara kliping Ahmad dan Adib manakah yang menunjukkan penyebab pemanasan global?
a. Ahmad gambar 1,3 Adib gambar 1,3
b. Ahmad gambar 1,2 Adib gambar 2,3
c. Ahmad gambar 1,2 Adib gambar 1,2
d. Ahmad gambar 2,3 Adib gambar 2,3
Kunci jawaban : B
Soal Berpikir Kritis
Pemanasan global telah menjadi permasalahan dunia, bagaimana kamu dapat membantu mengurangi laju
pemanasan global? (jawaban di buat minimal satu halaman)
Soal Tugas Proyek
Bagaimana pemanasan global mempengaruhi ekosistem?
Lakukan langkah-langkah berikut:
1. Buatlah kelompok dengan temanmu yang beranggotakan 2-3 orang
2. Buatlah kliping tentang terjadinya pemanasan global dan akibatnya!
3. Kumpulkan gambar dan data-data bencana yang sudah terjadi selama ini akibat pemanasan global!
4. Kumpulkan tugas kliping dalam waktu maksimal dua minggu!
LEMBAR KERJA SISWA
PEMANASAN GLOBAL
I. Tujuan
Menyelidiki dampak, penyebab dan upaya penanggulangan pemanasan global
II. Alat dan Bahan
Alat Tulis
III. Cara Kerja
1. Amati gambar-gambar tersebut di bawah ini!
Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3 Gambar 4 Gambar 5
2. Carilah artikel yang berhubungan dengan gambar-gambar tersebut!
3. Jawablah beberapa soal atau permasalahan di bawah ini!
- Tulislah alasan apa yang menyebabkan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada gambar?
- Mengapa bisa terjadi peristiwa-peristiwa tersebut?
- Apakah ada hubungan antara peristiwa-peristiwa di atas dengan istilah pemanasan global
(global warming)?
- Apa yang kamu ketahui tentang pemanasan global?
- Apa yang menyebabkan pemanasan global?
- Apa yang kamu ketahui tentang rumah kaca?
- Apa yang menyebabkan terjadinya rumah kaca?
- Gas-gas apa sajakah yang menyebabkan terjadinya rumah kaca?
- Apa yang seharusnya dapat kamu lakukan untuk mengatasi pemanasan global?
IV. Kesimpulan
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Nama : ___________
No : ___________
Kelas : ___________
Nilai :
LKS (Bacalah dan perhatikan gambar dalam berita berikut!)
Sungai Ciliwung Tercemar Limbah B3 (green.kompasiana.com) di download pada hari rabu, 10 juli 2013
pada pukul 17.25 wib
Meningkatnya pencemaran Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di aliran sungai Ciliwung yang melewati
wilayah Kota Depok tentu akan sangat berbahaya bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai ciliwung,
terutama warga yang mempergunakan air sungai ciliwung tersebut untuk konsumsi kebutuhan rumah tangga,
misalkan untuk minum, masak dan mandi. Hal ini dikatakan oleh Stap Khusus Badan lingkungan hidup Kota
Depok Sario Sabani, ketika mengawasi pembersihan bantaran Sungai Ciliwung dibawah Jembatan Panus
Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.
Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja kota Depok tersebut menegaskan, pihaknya telah berulang kali
mengingatkan warga agar tidak membuang sampah di sungai ciliwung namun tetap saja terjadi. Limbah B3 yang
ditemukan misalnya adalah lampu dan bekas kaleng oli dan juga yang memiliki kandungan kimia berbahaya dan
berdampak buruk terhadap lingkungan. Lebih jauh Sario mengatakan, Aparat Pemkot Depok setiap sebulan
sekali rutin membersihkan sampah dibantaran sungai ciliwung tetapi setiap kali pula Limbah B3 tetap banyak
ditemui, bahwa sampah yang berhasil diangkut setiap kali pembersihan mencapai satu truk kemudian diangkut
petugas kebersihan dan pertamanan untuk dibuang ketempat pembuangan akhir di cipayung.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, Ulis Sumardi menuturkan,
bahwa jumlah penduduk Kota Depok yang mencapai 1.7 Juta Jiwa, Produksi sampah di Kota Depok setiap
harinya mencapai 4.250 M3
perhari, kemampuan DKP hanya mencapai 38 % atau sebanyak 1.615 M3
perharinya.
Menurut pengamatan penulis dilapangan, persoalan pencemaran limbah B3 ini tentu bukan hanya tanggung
jawab Pemerintah Kota Depok saja namun juga partisipasi dari Masyarakat terutama kesadaran untuk tidak
membuang sampah sembarangan. Namun mengingat aliran sungai ini juga mengalir ke Jakarta tentu dampak
buruknya bukan hanya menimpa masyarakat disekitar bantaran sungai ciliwung di wilayah Kota Depok saja
tapi juga seluruh masyarakat yang tinggal disekitar bantaran sungai ciliwung sampai pintu air terakhir yaitu di
wilayah Manggarai Jakarta Selatan akan terkena dampak dari pencemaran Limbah B3.
Apalagi sekarang ini kalau kita melihat kondisi sepanjang aliran sungai ciliwung setelah keluar dari perbatasan
wilayah Kota Depok hingga sampai pintu air terakhir di manggarai, kondisi lingkungannya benar-benar sudah
sangat memprihatinkan, sampah menumpuk dimana-mana disepanjang aliran sungai. Langkah yang dilakukan
oleh Pemerintah Kota Depok dengan melakukan tindakan setiap sebulan sekali rutin membersihkan sampah
dibantaran sungai ciliwung tentu harus di apresiasi semua pihak hingga tidak menjadi persoalan dikemudian
hari.
Kondisi seperti ini tentunya juga harus mendapat perhatian dari Pemerintah Propinsi DKI Jakarta, mengingat
Kota Depok dengan Sumber Daya Manusia dan Sumber Penghasilan Daerah yang sangat kecil tentu tidak
akan mampu melaksanakannya sendirian, tentunya diharapkan adanya kepedulian dari Pemerintah Propinsi
DKI Jakarta untuk bisa memberikan bantuan agar dapat mengatasi permasalahan Limbah B3 itu secara
bersama-sama. Karena bila ini tidak dilakukan, bukan hanya masalah pencemaran Limbah B3 saja yang akan
terjadi namun dampak lain yang lebih mengkhawatirkan adalah masalah banjir akibat banyaknya sampah-
sampah yang mengalir disungai Ciliwung yang dapat mengakibatkan bertumpuknya sampah pada saluran air,
hingga terjadi penyumbatan pada saluran air, apalagi penyumbatan sampah ini juga menjadi salah satu
penyebab terjadinya banjir.
Kota Depok memang secara Administratif bagian dari Wilayah Propinsi Jawa Barat namun secara Geografis
Kota Depok adalah sebagai Pintu gerbang perbatasan antara Propinsi Jawa Barat dan Propinsi DKI Jakarta.
Apalagi hampir 70 persen penduduk Kota Depok justru lebih banyak bekerja di DKI Jakarta.
Setelah memperhatikan bacaan dan gambar di atas, jawablah pertanyaan berikut dengan berdiskusi
terlebih dahulu dengan teman kelompokmu.
1. Mengapa terjadi peristiwa seperti yang ditunjukkan dalam gambar tersebut? Jelaskan dengan
menggunakan kalimatmu sendiri!
2. Tahukah kalian apakah dampak dari peristiwa dalam gambar tersebut, jika tidak segera ditangani
dengan baik?
3. Dengan menggunakan data dalam berita di atas apakah sampah yang menumpuk di sungai ciliwung
dalam waktu satu minggu (7 hari)?
4. Apa yang dapat kita lakukan untuk mengurangi pencemaran air seperti pada gambar?
5. Apa akibatnya apabila penduduk (seperti pada gambar) menggunakan air sungai ciliwung untuk
keperluan sehari-hari?
Karangtengah, 28 Juli 2014
Mengetahui:
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
Sarwadi,S.Pd,M.H. Siti Fatmiati,S.Pd
NIP 19590828 198112 1 002 NIP 19680822 199103 2 004

31. rpp perubahan ling dan penc ipa

  • 1.
    Rencana Pelaksanaan Pembelajaran SatuanPendidikan : SMP NEGERI 1 Karangtengah Mata Pelajaran : IPA Kelas/Semester : VII/1 Topik : Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan Sub Topik : Perubahan Lingkungan dan Pencemaran Alokasi Waktu : 4 x 40 menit (2 kali pertemuan) A. KOMPETENSI DASAR 1) 1.1.Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem dan peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya 2) 2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah(memiliki rasa ingin tahu: obeyektif; jujur;teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif; dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan pengamatan, percobaan, dan berdiskusi 3) 2.3 Menunjukkan perilaku bijaksana dan bertanggungjawab dalam aktivitas sehari-hari 4) 3.9 Mendiskripsikan pencemaran dan dampaknya bagi makhluk hidup 5) 3.10 Mendiskripsikan tentang penyebab terjadinya pemanasan global dan dampaknya bagi ekosistem B. INDIKATOR 1. Menjelaskan dengan kalimat sendiri dampak pencemaran air, tanah, dan udara terhadap ekosistem dan keberlangsungan kehidupan manusia. 2. Menjelaskan upaya yang dapat dilakukan manusia untuk mengurangi dan mencegah pencemaran air, tanah, dan udara. 3. Memisahkan jenis-jenis sampah padat kedalam sampah organik dan anorganik 4. Terampil mengolah sampah organik menjadi pupuk. 5. Memiliki rasa ingin tahu, bertanggungjawab, dan peduli lingkungan 6. Melakukan refleksi berdasarkan data bahwa budaya hidup bersih merupakan bagian dari keimanan 7. Menjelaskan konsep pemanasan global 8. Menyebutkan tiga faktor adanya pemanasan global 9. Mempresentasikan hasil proyek “bagaimana pemanasan global mempengaruhi ekosistem?” 10. Memiliki rasa ingin tahu, teliti, jujur, tanggung jawab, dan menghargai perbedaan pendapat 11. Menjaga lingkungan dengan mengurangi kegiatan yang dapat menyebabkan pemanasan global C. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melalui kajian berita dan pustaka siswa dapat menjelaskan akibat kegiatan manusia terhadap pencemaran air, tanah, dan udara. 2. Melalui kajian berita dan pustaka siswa dapat menjelaskan dengan kalimat sendiri dampak pencemaran air, tanah, dan udara terhadap ekosistem dan keberlangsungan kkehidupan manusia. 3. Melalui diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan upaya yang dapat dilakukan manusia untuk mengurangi dan mencegah pencemaran air, tanah, dan udara. 4. Mengembangkan keterampilan untuk memisahkan jenis-jenis sampah padat kedalam sampah organik dan anorganik 5. Mengembangkan keterampilan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk melalui penugasan 6. Mengembangkan perilaku rasa ingin tahu, bertanggungjawab, dan peduli lingkungan melalui diskusi. 7. Mengembangkan perilakubudaya hidup bersih dalam upaya mengamalkan perintah Allah swt melalui refleksi. 8. Melalui diskusi siswa dapat menjelaskan pemanasan global 9. Melalui diskusi siswa dapat menjelaskan mekanisme dan dampak pemanasan global Melalui presentasi hasil diskusi siswa dapat mengembangkan keterampilan berbicara
  • 2.
    10. Melalui diskusikelompok siswa dapat mengembangkan perilaku rasa ingin tahu, teliti, jujur, tanggung jawab, dan menghargai perbedaan pendapat D. MATERI 1. Pencemaran lingkungan 2. Pencemaran lingkungan didefinisikan sebagai masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatyan manusia atau proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang, atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982). Zat atau bahan nyang dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan disebut polutan. 3. Pencemaran air Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat, energi, unsur, atau komponen lainnya kevdalam air sehingga menyebabkan kualitas air terganggu. 4. Pencemaran udara Pencemaran udara disebabkan oleh asap buangan, misalnya gas CO2, hasil pembakaran, SO, SO2, CFC dan asap rokok. 5. Pemanasan global adalah indikasi naiknya suhu permukaan bumi secara global terhadap suhu normal pada kurun waktu tertentu Perubahan iklim global adalah perubahan unsur-unsur iklim secara global terhadap iklim normal Penyebab pemanasan global adalah gas-gas rumah kaca yaitu antara lain; karbondioksida (CO2), metana (CH4), Nitroksida (N2O), Hidrofluorokarbon (HFC), Perfluorokarbon (PFC), Sulfurheksafluorida (SF6), dll. Penyebab pemanasan global yang paling besar adalah (CO2), (CH4), NO dari pupuk dan CFC yang biasa digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan E. PENDEKATAN/STRATEGI/METODE PEMBELAJARAN Pendekatan : Scientific Metode : Diskusi kelompok dan praktik Model : PBL F. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER BPEMBELAJARAN Media : Artikel, Gambar, Data-data dan berita, computer, LCD Alat : Tong, Tanah, stater Sumber Belajar : Buku Pegangan siswa, internetBuku IPA SMP kelas VII Puskurbuk 2013, LKSpemanasan global, Data-data dan gambar tentang pemanasan global G. KEGIATAN PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama (2 JP) Kegiatan Langkah-langkah model PBL Deskripsi kegiatan Alokasi waktu Pendahuluan Menciptakan situasi (stimulasi) Pemusatan perhatian : Guru perlihatkan gambar-gambar pencemaran lingkungan, guru mengajukan pertanyaan seperti :  Apabila sungai nampak seperti itu, kira-kira apa yang terjadi pada ikan dan makhluk hidup lain?  Siapa/apa penyebab adanya pencemaran seperti pada gambar? Guru menyampaikan tujuan dan manfaat mempelajari pencemaran lingkungan 10 menit Kegiatan inti Pembahasan tugas dan identifikasi masalah  Menyampaikan informasi tentang kegiatan yang akan dilakukan yaitu memecahkan masalah berkaitan dengan pencemaran lingkungan disungai 50 menit
  • 3.
    Mengorganisasi siswa Membimbing penyelidikan siswa secara mandiri maupun kelompok Mengembangkan danmenyajikan hasil karya Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah ciliwung seperti pada artikel.  Siswa membentuk kelompok menjadi 5 kelompok belajar sesuai arahan guru dengan mempertimbangkan kemampuan akademik, gender, dan ras.  Siswa berdiskusi kelompok untuk mengkaji LKS (tentang Sungai Ciliwung Tercemar Limbah B3) dan mengidentifikasi penyebab pencemaran lingkungan  Siswa menjawab pertanyaan pada LKS dan menyajikan dalam laporan tertulis  Siswa menyajikan laporan pembahasan hasil temuan, menarik kesimpulan di depan kelas  Siswa mempresentasikan hasil diskusi  Siswa dibimbing guru melakukan analisis terhadap pemecahan masalah yang telah ditemukan siswa  Siswa menemukan salah satu pemecahan masalah pencemaran  Siswa menemukan cara untuk mengolah sampah dan memanfaatkan kembali  Membuat kesimpulan tentang pencemaran lingkungan, dampak, dan penanggulangannya Penutup  Siswa dan guru mereview hasil diskusi  Guru memberikan penghargaan pada Kelompok yang kinerjanya baik  Guru melakukan evaluasi hasil belajar mengenai materi yang telah dipelajari siswa 20 menit Pertemuan ke 2 (2 JP) Kegiatan Langkah-langkah (PBL) Deskripsi kegiatan Waktu Pendahuluan Menciptakan situasi (stimulasi) Pemusatan perhatian  Guru memperlihatkan beberapa gambar dan bencana akibat pemanasan global  Guru member beberapa pertanyaan misalnya: Gambar apakah ini? Apa yang menyebabkannya? Mengapa bias terjadi? Apakah kalian tahu sekarang musim hujan atau kemarau? 10 menit
  • 4.
    Seharusnya sekarang musimhujan atau kemarau? Mengapa bias terjadi? Guru menyampaikan tujuan dan manfaat mempelajari pemanasan global Inti Orientasi siswa pada masalah Mengorganisir siswa pada masalah Membimbing penyelidikan siswa secara mandiri atau kelompok Mengembangkan dan menyajikan hasil karya Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah Siswa menyimak beberapa masalah yang disampaikan guru tentang iklim, banjir dan peningkatan permukaan laut Siswa diminta memberi tanggapan dan pendapat terhadap masalah tersebut Guru menyampaiakan tujuan pembelajaran dan menjelaskan pembelajaran yang akan dilaksanakan Siswa membentuk kelompok belajar sesuai dengan arahan guru Siswa menerima LKS dari guru tentang pemanasan global Siswa melakukan penyelidikan sesuai LKS dan berdiskusi dalam kelompok mencari solusi terkait masalah yang diidentifikasi Guru memfasilitasi dan membimbing kelompok belajar berdiskusi untuk menjawab permasalahan aktual yang ada di lingkungan Iswa Siswa menjawab LKS dan menyajikannya dalam laporan tertulis Siswa menyajikan laporan dan temuan melalui presentasi Guru membimbing siswa merangkum hasil kesimpulan setelah melalui diskusi 50 meni Penutup Siswa dan guru mereview semua hasil pembahasan Guru memberikan penghargaan kelompok terbaik dan memotivasi kelompok yang belum maksimal Guru memberi tugas proyek secara berkelompok dan tugas mandiri berpikir kritis 20 menit H. PENILAIAN 1. Metode dan bentuk instrumen Metode Bentuk instrumen Sikap Lembar pengamatan ranah afektif dalam diskusi Portofolio Lembar soal tugas proyek Tes tertulis Tes uraian dan Lembar tes tertulis pilihan ganda Penilaian proyek Lembar soal tugas proyek 2. Contoh instrumen Terlampir
  • 5.
    KLAS : VII.... K SEM : 1 (satu ) E 1 = tidak pernah Materi : Pengukuran Massa L 2= pernah KKM = 75 O 3= sering Tgl Pelaksanaan : M P O K 1 A 2 B 3 C 4 ... DST Jumlah skor NILAI Skor 1 s/d 3 LEMBAR PENILAIAN RANAH AFEKTIF DALAM DISKUSI Melakukan : Mengajukkan pertanyaan Menjawabpertanyaan Mengemukakangagasan sesuaitopikyang dibahasMenanggapigagasan dengansikapsantun Memberikansolusi NO Nama Peserta Didik I. INSTRUMEN SOAL PENGETAHUAN Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar! 1. Apa yang dimaksud dengan pencemaran lingkungan? 2. Berilah 3 upaya dalam menjaga kelestarian lingkungan yang dapat dilakukan sehari-hari? 3. Apa akibatnya apabila penduduk (seperti pada gambar) menggunakan air sungai ciliwung untuk keperluan sehari-hari? 4. Perhatikan gambar di bawah ini! Menurutmu, adakah pengaruh pencemaran tanah di negara kita terhadap persediaan pangan nasional?
  • 6.
    Tes Tertulis Soal pilihanganda Topik : Penyebab pemanasan global Indikator : Disajikan gambar penyebab pemanasan global, peserta didik dapat menentukan gambar yang tepat tentang penyebab pemanasan global. Kata kerja operasional : Mengidentifikasi Soal : Ahmad dan Adib diberi tugas proyek untuk membuat proyek untuk membuat klipinh sederhana tentang penyebab pemanasan global, hasil tugas itu seperti gambar di bawah ini: Kliping sederhana Ahmad: Kliping Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3 Kliping sederhana Ahmad Pabrik modern dengan asap tebal Peternakan sapi Pencemaran air Kliping sederhana Adib Pencemaran tanah Kendaraan bermotor dengan asapnya Habisnya gletser, sumber air bersih dunia Diantara kliping Ahmad dan Adib manakah yang menunjukkan penyebab pemanasan global? a. Ahmad gambar 1,3 Adib gambar 1,3 b. Ahmad gambar 1,2 Adib gambar 2,3 c. Ahmad gambar 1,2 Adib gambar 1,2 d. Ahmad gambar 2,3 Adib gambar 2,3 Kunci jawaban : B Soal Berpikir Kritis Pemanasan global telah menjadi permasalahan dunia, bagaimana kamu dapat membantu mengurangi laju pemanasan global? (jawaban di buat minimal satu halaman) Soal Tugas Proyek Bagaimana pemanasan global mempengaruhi ekosistem? Lakukan langkah-langkah berikut: 1. Buatlah kelompok dengan temanmu yang beranggotakan 2-3 orang 2. Buatlah kliping tentang terjadinya pemanasan global dan akibatnya! 3. Kumpulkan gambar dan data-data bencana yang sudah terjadi selama ini akibat pemanasan global! 4. Kumpulkan tugas kliping dalam waktu maksimal dua minggu!
  • 7.
    LEMBAR KERJA SISWA PEMANASANGLOBAL I. Tujuan Menyelidiki dampak, penyebab dan upaya penanggulangan pemanasan global II. Alat dan Bahan Alat Tulis III. Cara Kerja 1. Amati gambar-gambar tersebut di bawah ini! Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3 Gambar 4 Gambar 5 2. Carilah artikel yang berhubungan dengan gambar-gambar tersebut! 3. Jawablah beberapa soal atau permasalahan di bawah ini! - Tulislah alasan apa yang menyebabkan peristiwa-peristiwa yang terjadi pada gambar? - Mengapa bisa terjadi peristiwa-peristiwa tersebut? - Apakah ada hubungan antara peristiwa-peristiwa di atas dengan istilah pemanasan global (global warming)? - Apa yang kamu ketahui tentang pemanasan global? - Apa yang menyebabkan pemanasan global? - Apa yang kamu ketahui tentang rumah kaca? - Apa yang menyebabkan terjadinya rumah kaca? - Gas-gas apa sajakah yang menyebabkan terjadinya rumah kaca? - Apa yang seharusnya dapat kamu lakukan untuk mengatasi pemanasan global? IV. Kesimpulan ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- ------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Nama : ___________ No : ___________ Kelas : ___________ Nilai :
  • 8.
    LKS (Bacalah danperhatikan gambar dalam berita berikut!) Sungai Ciliwung Tercemar Limbah B3 (green.kompasiana.com) di download pada hari rabu, 10 juli 2013 pada pukul 17.25 wib Meningkatnya pencemaran Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di aliran sungai Ciliwung yang melewati wilayah Kota Depok tentu akan sangat berbahaya bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai ciliwung, terutama warga yang mempergunakan air sungai ciliwung tersebut untuk konsumsi kebutuhan rumah tangga, misalkan untuk minum, masak dan mandi. Hal ini dikatakan oleh Stap Khusus Badan lingkungan hidup Kota Depok Sario Sabani, ketika mengawasi pembersihan bantaran Sungai Ciliwung dibawah Jembatan Panus Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja kota Depok tersebut menegaskan, pihaknya telah berulang kali mengingatkan warga agar tidak membuang sampah di sungai ciliwung namun tetap saja terjadi. Limbah B3 yang ditemukan misalnya adalah lampu dan bekas kaleng oli dan juga yang memiliki kandungan kimia berbahaya dan berdampak buruk terhadap lingkungan. Lebih jauh Sario mengatakan, Aparat Pemkot Depok setiap sebulan sekali rutin membersihkan sampah dibantaran sungai ciliwung tetapi setiap kali pula Limbah B3 tetap banyak ditemui, bahwa sampah yang berhasil diangkut setiap kali pembersihan mencapai satu truk kemudian diangkut petugas kebersihan dan pertamanan untuk dibuang ketempat pembuangan akhir di cipayung. Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Depok, Ulis Sumardi menuturkan, bahwa jumlah penduduk Kota Depok yang mencapai 1.7 Juta Jiwa, Produksi sampah di Kota Depok setiap harinya mencapai 4.250 M3 perhari, kemampuan DKP hanya mencapai 38 % atau sebanyak 1.615 M3 perharinya.
  • 9.
    Menurut pengamatan penulisdilapangan, persoalan pencemaran limbah B3 ini tentu bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kota Depok saja namun juga partisipasi dari Masyarakat terutama kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan. Namun mengingat aliran sungai ini juga mengalir ke Jakarta tentu dampak buruknya bukan hanya menimpa masyarakat disekitar bantaran sungai ciliwung di wilayah Kota Depok saja tapi juga seluruh masyarakat yang tinggal disekitar bantaran sungai ciliwung sampai pintu air terakhir yaitu di wilayah Manggarai Jakarta Selatan akan terkena dampak dari pencemaran Limbah B3. Apalagi sekarang ini kalau kita melihat kondisi sepanjang aliran sungai ciliwung setelah keluar dari perbatasan wilayah Kota Depok hingga sampai pintu air terakhir di manggarai, kondisi lingkungannya benar-benar sudah sangat memprihatinkan, sampah menumpuk dimana-mana disepanjang aliran sungai. Langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok dengan melakukan tindakan setiap sebulan sekali rutin membersihkan sampah dibantaran sungai ciliwung tentu harus di apresiasi semua pihak hingga tidak menjadi persoalan dikemudian hari. Kondisi seperti ini tentunya juga harus mendapat perhatian dari Pemerintah Propinsi DKI Jakarta, mengingat Kota Depok dengan Sumber Daya Manusia dan Sumber Penghasilan Daerah yang sangat kecil tentu tidak akan mampu melaksanakannya sendirian, tentunya diharapkan adanya kepedulian dari Pemerintah Propinsi DKI Jakarta untuk bisa memberikan bantuan agar dapat mengatasi permasalahan Limbah B3 itu secara bersama-sama. Karena bila ini tidak dilakukan, bukan hanya masalah pencemaran Limbah B3 saja yang akan terjadi namun dampak lain yang lebih mengkhawatirkan adalah masalah banjir akibat banyaknya sampah- sampah yang mengalir disungai Ciliwung yang dapat mengakibatkan bertumpuknya sampah pada saluran air, hingga terjadi penyumbatan pada saluran air, apalagi penyumbatan sampah ini juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. Kota Depok memang secara Administratif bagian dari Wilayah Propinsi Jawa Barat namun secara Geografis Kota Depok adalah sebagai Pintu gerbang perbatasan antara Propinsi Jawa Barat dan Propinsi DKI Jakarta. Apalagi hampir 70 persen penduduk Kota Depok justru lebih banyak bekerja di DKI Jakarta.
  • 10.
    Setelah memperhatikan bacaandan gambar di atas, jawablah pertanyaan berikut dengan berdiskusi terlebih dahulu dengan teman kelompokmu. 1. Mengapa terjadi peristiwa seperti yang ditunjukkan dalam gambar tersebut? Jelaskan dengan menggunakan kalimatmu sendiri! 2. Tahukah kalian apakah dampak dari peristiwa dalam gambar tersebut, jika tidak segera ditangani dengan baik? 3. Dengan menggunakan data dalam berita di atas apakah sampah yang menumpuk di sungai ciliwung dalam waktu satu minggu (7 hari)? 4. Apa yang dapat kita lakukan untuk mengurangi pencemaran air seperti pada gambar? 5. Apa akibatnya apabila penduduk (seperti pada gambar) menggunakan air sungai ciliwung untuk keperluan sehari-hari? Karangtengah, 28 Juli 2014 Mengetahui: Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Sarwadi,S.Pd,M.H. Siti Fatmiati,S.Pd NIP 19590828 198112 1 002 NIP 19680822 199103 2 004