Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Global marketing information systems and research

682 views

Published on

Global marketing information systems and research

Published in: Marketing
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Global marketing information systems and research

  1. 1. Global Marketing Information Systems and Research  Pendahuluan Informasi, atau data yang bermanfaat, merupakan bahan baku bagi tindakan eksekutif. Pemasar global dihadapkan pada masalah ganda ketika mencari informasi yang diperlukan untuk membuat keputusan. Di negara maju jumlah informasi jauh melebihi kapasitas seseorang atau suatu organisasi untuk menyerapnya. Masalahnya adalahkeluberannya, bukan kelangkaannya. Kalaupun negara maju di seluruh dunia menikmati ledakan informasi, hanya relatif sedikit informasi yang tersedia mengenai karakteristik pemasaran mengenai negara- negara yang sedang berkembang dan mantan-mantan negara komunis. Jadi, pemasar global dihadapkan pada masalah kelebihan informasi dan kelangkaan informasi.  Unsur Penyusun Sistem Informasi Global - Agenda Subyek Informasi Kerangka kerja umum yang disarankan dalam Tabel &-1 terdiri dari 6 bidang informasi yang luas dengan 31 kategori informasi. 6 Bidang informasi mencakup informasi pasar, informasi kompetitif, mata uang asing, informasi yang memberi petunjuk, informasi sumber daya dan kondisi umum
  2. 2. - Modus scanning: Pengamatan dan Riset (Surveillance and Search) Setelah agenda subyek ditetapkan, langkah berikutnya dalam merumuskan sistem pengumpulan informasi secara sistematis dalam organisasi sebenarnya merupakan pengumpulan informasi itu sendiri. Terdapat dua modus atau orientasi penting dalam pengumpulan informasi atau scanning: mengawasi (surveillance) dan mencari (search). Pentingnya menetapkan modus penapisan merupakan ukuran dari apa yang akan diperoleh. (1) mengenai sejauh mana penapisan informasi secara aktif mencari informasi, dibandingkan dengan yang jauh lebih pasif, dan (2) mengenai tingkat perhatian penapis informasi pada saat memperoleh informasi.  Sumber Informasi - Manusia sebagai Sumber Manusia merupakan sumber informasi paling penting untuk eksekutif kantor pusat perusahaan global. Sumber paling penting dari informasi eksternal adalah eksekutif perusahaan yang ditempatkan di luar negeri dalam anak perusahaan, afiliasi, dan cabang. Pentingnya eksekutif di luar negeri sebagai sumber informasi mengenai lingkungan dunia merupakan salah satu sifat paling mencolok dari perusahaan global modern. Pandangan umum eksekutif di kantor pusat adalah bahwa eksekutif perusahaan di luar negeri adalah orang-orang yang paling mengetahui apa yang sedang terjadi di bidang mereka.
  3. 3. - Sumber Dokumenter Dari semua sumber yang terjadi di tahun-tahun terakhir mempengaruhi ketersediaan informasi. Yang paling jelas adalah membanjirnya informasi documenter. Banjir informasi ini menciptakan masalah besar, yang disebut “ledakan informasi”. Masalah tersebut terutama bersifat akut untuk pemasar internasional yang herus mengenal informasi beraneka ragam pasar nasional. Walaupun eksekutif ditimbuni informasi berbentuk dokumen, hanya sedikit sekali perusahaan memanfatkan sistem formal untuk memonitor informasi documenter. Tidak adanya sistem monitoring yang formal mengakibatkan pengulangan-pengulangan (duplikasi) dalam jumlah yang besar. Bentuk duplikasi yang biasa terjadi adalah kebiasaan praktis dari seluruh kelompok manajemen untuk membaca satu saja publikasi yang mencakup bidang subyek tertentu, padahal tersedia beberapa publikasi yang baik dengan cakupan bidang yang sama. - Persepsi Informasi dan Media Medium adalah saluran untuk menyampaikan informasi. Sistem informasi pemasaran apapun didasarkan pada tiga medium dasar: suara manusia untuk menyampaikan kata-kata dan angka; cetakan untuk kata-kata dan angka, serta persepsi langsung lewat indera penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan dan perabaan. Masing masing medium sistem informasi dasar ini telah diperluas dalam tahun-tahun belakangan ini dengan adanya inovasi penting dalam teknologi
  4. 4. elektronik dan perjalanan. Perkembangan telepon, fax, jaringan komunikasi satelit untuk suara dan data, serta transportasi dengan pesawat jet memberikan dampak yang penting bagi sistem informasi pemasaran.  Riset Pemasaran Informasi merupakan bahan baku yang amat penting dalam merumuskan dan mengimplementasikan strategi pemasaran yang sukses. Penelitian pemasaran adalah pengumpulan informasi dalam modus scanning riset. Terdapat dua modus riset:  Investigasi – pencarian informasi spesifik yang relatif terbatas dan informal.  Penelitian- usaha terorganisasi formal untuk mengumpulkan informasi spesifik dengan tujuan tertentu - Tingkat Komparabilitas Data Internasional Statistik internasional mudah digugat sehubungan dengan kekurangan dan kualifikasi mengenai tingkat komparabilitasnya (dapat diperbandingkannya). Tidak adanya teknik pengumpulan data standar menyebabkan kita tidak mungkin membandingkan statistik internasional. Di Jerman misalnya, pengeluaran konsumen terutama diperkirakan atas dasar tanda penerimaan pajak, sedangkan di Inggris pengeluaran konsumen diperkirakan bukan hanya atas dasar tanda
  5. 5. penerimaan pajak tetapi juga dari survei rumah tangga dan sumber produksi. - Menilai Peluang Pasar Ada tiga kategori dasar untuk peluang pasar. Permintaan yang sudah ada (existing), permintaan tersembunyi (latent) dan permintaan yang baru mulai (incipient). Sesuai dengan namanya, pasar yang sudah ada (existing market) adalah pasar yang kebutuhan pasarnya dilayani oleh pemasok yang sudah ada. Permintaan tersembunyi (latent demand) adalah permintaan yang akan diekspresikan bila produk yang ditawarkan kepada pelanggan dengan harga yang terjangkau. Permintaan tersembunyi adalah permintaan akan produk baru apapun yang sukses. Permintaan yang baru mulai (incipient demand) adalah permintaan yang akan muncul bila kecenderungan yang ada sekarang berlanjut. - Masalah Khusus dalam Riset Pemasaran Internasional Periset internasional menghadapi masalah dan kondisi khusus yang membedakan tugas mereka dari periset pasar domestik. Pertama, periset pasar internasional bukan hanya menganalisis pasar internasional yag tunggal, tetapi harus menganalisis banyak pasar nasional. Setiap pasar nasional mempunyai karakteristik unik yang harus diperhitungkan dalam analisis. Dan untuk banyak negara, ketersediaan data terbatas. Keterbatasan ini terutama nyata untuk
  6. 6. negara sedang berkembang, dimana pelayanan statistik dan risetnya relative sederhana - Lima panduan Riset Internasional  Sebelum memulai riset, tanyakan pada diri sendiri informasi apa yang diperlukan, dimana dapat memperoleh informasi, mengapa memerlukan informasi ini  Mulailah dengan riset meja  Identifikasi tipe informasi yang tersedia dari sumber luar negeri  Ketahuilah kemana mencari  Jangan menganggap bahwa informasi yang diperoleh dapat diperbandingkan atau akurat. - Riset Survei Jika tidak tersedia dalam statistik atau studi yang diterbitkan, pengumpulan langsung perlu dilakukan. Salah satu cara yang paling penting dalam mengumpulkan data pasar adalah lewat riset survey. Riset survey termasuk mewawancarai kelompok target, misalnya, pelanggan potensial, untuk memperoleh informasi yang diinginkan. Pada umumnya kuesioner penting untuk menentukan kesuksesan survey. Sebuah keusioner yang baik mempunyai tihga karakteristik utama: (1) Sederhana, (2) Membuat responden mudah menjawab dan pewawancara mudah mencatat hasilnya, (3) Membuat wawancara tetap pada pokok masalah dan memperoleh informasi yang diinginkan.
  7. 7.  Teknik Analisis untuk Melakukan Riset Pasar Internasional Berbagai teknik analisis yang dipakai untuk melakukan riset pasar internasional yaitu analisis pola permintaan, pengukuran elastisitas permintaan, perkiraan dengan analogi, analisis perbandingan, analisis kelompok, analisis regresi dan indeks Faktor-Berganda.  Kendali Kantor Pusat Atas Riset Pemasaran Global Isu penting untuk perusahaan global adalah dimana kendali kemampuan riset organisasi terletak. Perbedaan antara perusahaan multinasional tahap ketiga dan perusahaan global/ transnasional tahap kelima mengenai isu ini sudah jelas. Delegasi multinasional bertanggungjawab atas riset kepada anak perusahaan operasional. Perusahaan global/ transnasional mendelegasikan tanggungjawab untuk riset kepada anak perusahaan operasional tetapi mempertahankan tanggungjawab keseluruhan dan mengendalikan riset sebagai fungsi kantor pusat. Dalam praktiknya, hal ini berarti bahwa perusahaan global akan, kalau memungkinkan melaksanakan riset yang dapat diperbandingkan. Data yang dapat diperbandingkan berdasarkan pada pengalaman di baguian dunia yang lain yang menyediakan lebih banyk kemungkinan untuk memahami ke dalam dinamika pasar.

×