Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pelajaran sekolah sabat ke 1 triwulan 4 2017

19,625 views

Published on

Pelajaran sekolah sabat ke 1 triwulan 4 2017

Published in: Spiritual
  • Hey guys! Who wants to chat with me? More photos with me here 👉 http://www.bit.ly/katekoxx
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here

Pelajaran sekolah sabat ke 1 triwulan 4 2017

  1. 1. Pelajaran 1 untuk 7 Oktober 2017 Diadaptasi dari www.fustero.es www.gmahktanjungpinang.org Roma 1:8 “Pertama-tama aku mengucap syukur kepada Allahku oleh Yesus Kristus atas kamu sekalian, sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia. ”
  2. 2.  Rasul paulus dan Roma. 1. Surat Paulus kepada Jemaat Roma 2. Surat Paulus untuk mengunjungi Roma 3. Paulus di Roma  Gereja di Roma. 1. Panggilan untuk menjadi Orang Kudus 2. Umat Percaya di Roma Triwulan ini kita akan memelajari kitab Roma. Pertama-tama, sebaiknya kita mengetahui bagaimana hubungan antara Rasul Paulus sebagai penulis kitab ini dengan umat Kristen yang umumnya tinggal di kota-kota penting pada zaman mereka. Oleh karena surat- surat rasul Paulus, kita juga dapat belajar bagaimana cara hidup dan bertingkah laku umat percaya di Roma.
  3. 3. SURAT PAULUS KEPADA JEMAAT ROMA “Tetapi sekarang aku sedang dalam perjalanan ke Yerusalem untuk mengantarkan bantuan kepada orang-orang kudus. Sebab Makedonia dan Akhaya telah mengambil keputusan untuk menyumbangkan sesuatu kepada orang-orang miskin di antara orang-orang kudus di Yerusalem.” (Roma 15:25-26) Paulus mengantarkan sumbangan tersebut ke Yerusalem setelah perjalanan Misionarisnya yang ke-3. Hal tersebut menunjukkan bahwa surat Paulus kepada jemaat di Roma ditulis selama bulan pertama pada 58 AD ketika ia berada di Korintus. Mengapa Paulus tergerak untuk menulis surat ini? Paulus mendengar berita tentang kemurtadan jemaat Galatia yang telah percaya terhadap kebenaran keselamatan oleh perbuatan sehingga ia menulis sebuah surat yang keras kepada mereka. Ia juga hendak mengamarkan jemaat di Roma agar mereka dapat terhindar dari kesalahan yang sama.
  4. 4. KERINDUAN PAULUS MENGUNJUNGI ROMA “aku harap dalam perjalananku ke Spanyol aku dapat singgah di tempatmu dan bertemu dengan kamu, sehingga kamu dapat mengantarkan aku ke sana, setelah aku seketika menikmati pertemuan dengan kamu.” (Roma 15:24) Menurut Roma 15, mengapa pada saaat itu Paulus tidak dapat mengunjungi Roma? Ia ingin mengabarkan injil di mana belum ada gereja yang didirikan (Roma 15 20-22). Ia harus mengantarkan sumbangan dari jemaat Makedonia dan Akhaya ke Yerusalem (Roma 15:25-28). Lalu Paulus berencana untuk pergi ke Spanyol dan mengunjungi Roma dalam perjalanannya ke sana. (Roma 15:28). Ia berharap agar ia dapat menjadi berkat bagi jemaat Roma dan ia berharap agar mereka dapat menolongnya dalam pekerjaannya di Spanyol (Roma 15: 24). Dengan cara itulah jemaat Roma dapat memberkati orang lain juga. SPAIN ROME CORINTH JERUSALEM
  5. 5. PAULUS DI ROMA “Pada malam berikutnya Tuhan datang berdiri di sisinya dan berkata kepadanya: "Kuatkanlah hatimu, sebab sebagaimana engkau dengan berani telah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, demikian jugalah hendaknya engkau pergi bersaksi di Roma.” (Kisah Para Rasul 23:11) Paulus tiba di Roma setelah mengunjungi Yerusalem, tetapi bukan dengan cara yang ia telah rencanakan. Ia ditangkap ketika mengunjungi Bait ALLAH. Orang- orang Yahudi menuduhnya membawa orang Kafir ke Bait Suci dengan demikian mereka dianggap telah menajiskan tempat suci orang Yahudi. Paulus dipindahkan ke Kaisarea dan ia tinggal dengan aman di sana selama 2 tahun. Lalu ia dipindahkan ke Roma karena ia memohon kepada Kaisar. Beberapa saudara di Roma menyambutnya dengan hangat. Ia tinggal di sebuah rumah sewaan yang dijaga oleh serdadu Roma selama 2 tahun sebelum ia diadili dan kemudian dibebaskan. Di sanalah ia dapat dengan bebas berkhotbah kepada orang Yahudi dan non-Yahudi (Kisah 28:11-31).
  6. 6. E.G.W. (The Acts of the Apostles, cp. 35, p. 373)
  7. 7. PANGGILAN UNTUK MENJADI ORANG KUDUS “Kepada kamu sekalian yang tinggal di Roma, yang dikasihi Allah, yang dipanggil dan dijadikan orang-orang kudus: Kasih karunia menyertai kamu dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.” (Roma 1:7) Salam tersebut dituliskan kepada umat percaya di Roma, namun salam itu juga dapat ditujukan bagi kita. Paulus berkata bahwa kita adalah: YANG DIKASIHI ALLAH • Khususnya mereka yang menyambut kasih-Nya. DIPANGGIL UNTUK MENJADI ORANG KUDUS • Kita memisahkan diri dari dunia dan mengabdikan diri kepada ALLAH karena kita telah menerima Kristus dan telah dibaptiskan. ALLAH mengasihi semua orang dan telah memilih semua orang untuk diselamatkan. Namun, hanya mereka yang bersedia untuk menerimanyalah yang berhak memperolehnya (Efesus 1:4; Ibrani 2:9; 2 Petrus 3:9).
  8. 8. UMAT PERCAYA DI ROMA “Saudara-saudaraku, aku sendiri memang yakin tentang kamu, bahwa kamu juga telah penuh dengan kebaikan dan dengan segala pengetahuan dan sanggup untuk saling menasihati.” (Roma 15:14) Kita tidak mengetahui bagaimana Gereja di Roma didirikan, namun kita dapat yakin bahwa ia adalah sebuah gereja yang kuat. Paulus berkata tentang mereka: “sebab telah tersiar kabar tentang imanmu di seluruh dunia.” (Roma 1:8) Paulus memuji iman jemaat Roma dan 3 hal lainnya: Penuh dengan kebaikan • Cara hidup mereka menyaksikan Kasih ALLAH. Penuh dengan Segala Pengetahuan • Mereka memiliki akar kebenaran Alkitab yang kuat Sanggup untuk saling menasihati • Mereka mampu saling menguatkan dan dikuatkan.
  9. 9. E.G.W. (Testimonies to Ministers and Gospel Workers, cp. 2, p. 87)

×