Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pelajaran sekolah sabat ke 7 triwulan 4 2017

14,162 views

Published on

Pelajaran sekolah sabat ke 7 triwulan 4 2017

Published in: Spiritual
  • Be the first to comment

Pelajaran sekolah sabat ke 7 triwulan 4 2017

  1. 1. Pelajaran 7 untuk 18 November 2017 Diadaptasi dari www.fustero.es www.gmahktanjungpinang.org Roma 6:14 “Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia”
  2. 2. Bagaimanakah kasih karunia menjadi berlimpah-limpah ketika dosa bertambah banyak? Kasih karunia cukup untuk mengampuni setiap dosa. Kasih karunia menyelesaikan hasil buruk yang diakibatkan oleh dosa kita. Kasih karunia mengalahkan kematian dan memberikan kita hidup kekal melalui Yesus. Kasih karunia dapat mengubah kita. DI MANA DOSA BERTAMBAH BANYAK “Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah.” (Roma 5:20)
  3. 3. “Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.” (Roma 6:4) Menurut Roma 6:1-11, orang Kristen mati dalam dosa melalui baptisan. Bagaimana hal itu dapat terjadi? YESUS KRISTUS • Ia mati untuk dosa satu kali dan untuk selamanya • Ia bangkit dari kematian dan tak akan pernah lagi mengalami kematian • Ia hidup bagi ALLAH MELALUI BAPTISAN ... • Diri kita yang lama kini telah mati (Keinginan kita yang berdosa) dan kita bebas dari dosa • Diri kita yang baru kini bangkit dari kematian (kita tidak lagi melayani dosa) • Kita hidup bagi ALLAH DI MANA DOSA BERTAMBAH BANYAK
  4. 4. Jika seorang percaya mati dari dosa melalui baptisan, dapatkah ia berdosa kembali? • Ya, ia dapat, tetapi ia juga mampu untuk memilih apakah dia masih diperintah oleh dosa lagi atau tidak. • Manusia lama cenderung ingin hidup bagi dosa. • Manusia baru cenderung ingin hidup bagi ALLAH, meskipun ia masih mungkin untuk jatuh dalam dosa. • Kita tak dapat mengalahkan dosa oleh kekuatan kita sendiri. Hanya oleh iman dan berserah kepada janji-janji TUHAN lah kita dapat mengalahkannya. KETIKA DOSA BERKUASA “Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya.” (Roma 6:12)
  5. 5. Apakah makna dari ‘tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia’ ? ‘Berada di bawah hukum taurat’ berarti mematuhi hukum sebagai sarana menuju keselamatan. “Hukum menunjukkan dosa (Roma 3:20), hukum memperbesar pelanggaran karena cara hidup manusia yang penuh dosa (Roma 5:20). Hukum tidak dapat mengampuni dosa maupun memberikan kuasa apa-apa untuk mengalahkannya. Jika seorang berdosa yang mencoba untuk diselamatkan di bawah hukum, ia akan hanya mendapatkan dirinya semakin terikat erat kepada dosa-dosanya.” (SDA Bible Commentary, vol. 6, ed. 1980,on Romans 6:14) BUKAN DI BAWAH HUKUM, TETAPI KASIH KARUNIA “Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.” (Roma 6:14)
  6. 6. ‘Berada di bawah kasih karunia’ berarti mencari kasih karunia ALLAH sebagai sarana untuk memperoleh keselamatan. “Seorang Kristen mengakui bahwa ia telah melanggar hukum ilahi, mengakui bahwa ia layak untuk menerima hukuman, tetapi ia berserah kepada kasih karunia dan pengampunan ALLAH oleh iman. Lalu, karena masa lalunya yang berdosa telah diampuni melalui kasih karunia ilahi dan menerima kuasa ilahi untuk berjalan dalam suatu kehidupan yang baru.” (SDA Bible Commentary, vol. 6, ed. 1980, on Romans 6:14) Apakah makna dari ‘tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia’ ? “Sebab kamu tidak akan dikuasai lagi oleh dosa, karena kamu tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia.” (Roma 6:14) BUKAN DI BAWAH HUKUM, TETAPI KASIH KARUNIA
  7. 7. Jika kita tidak lagi berada di bawah hukum, mengapa kita masih harus mematuhinya? (Roma 6:15) “Berada di bawah kasih karunia tidak berarti bahwa seorang percaya bebas untuk tidak mematuhi hukum moral ALLAH; dengan mengatakan hal tersebut berarti mengubah tujuan dari rencana ALLAH. ALLAH, dalam kasih-Nya, menawarkan kasih karunia kepada orang berdosa karena ia melangggar hukum Ilahi; manusia dibebaskan dari kuasa dosa hanya oleh kasih karunia ALLAH. Oleh karena itu, bagaimana mungkin berdiri dengan bebas di bawah perhambaan yang lama adalah sesuatu yang benar? Melanggar hukum ALLAH berarti menjadi hamba dosa kembali, karena pelanggaran hukum ALLAH adalah dosa (1 Yohanes 3:4) dan setiap orang yang bertekun dalam dosa adalah hamba dosa (Yohanes 8:34). Tetap melakukan dosa setelah menerima kasih karunia ALLAH – yang mengampuni dan mengubahkan – adalah menyangkal tujuan karunia tersebut. Setiap orang yang menolak untuk dituntun kepada ketaatan akan hukum ALLAH berarti sedang menolak karunia tersebut; ia sedang menolak kebebasan dan keselamatan yang berasal dari ALLAH.” (SDA Bible Commentary, vol. 6, on Romans 6:15)
  8. 8. Apakah anda seorang hamba kepada dosa ataukah kepada penurutan? (Roma 6:16) Hamba Dosa HAMBA KETAATAN Bagaimana kita dapat menjadi hamba kepada dosa atau kepada ketaatan? Ajaran atau doktrin yang benar akan menolong kita untuk dapat menjadi “hamba kepada kebenaran.” KEMATIAN KEBENARAN DOSA ATAU KETAATAN? “Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu. Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.” (Roma 6:17,18) “ Apakah kamu tidak tahu, bahwa apabila kamu menyerahkan dirimu kepada seseorang sebagai hamba untuk mentaatinya, kamu adalah hamba orang itu, yang harus kamu taati, baik dalam dosa yang memimpin kamu kepada kematian, maupun dalam ketaatan yang memimpin kamu kepada kebenaran?” (Roma 6:16)
  9. 9. Apa yang terjadi ketika kita bebas dari dosa? 1. Kita menjadi hamba kebenaran (Hamba ALLAH). 2. Kita memiliki buah kesucian. 3. Kita memiliki hidup kekal dalam YESUS, TUHAN kita. BEBAS DARI DOSA 6:19 …Sebab sama seperti kamu telah menyerahkan anggota-anggota tubuhmu menjadi hamba kecemaran dan kedurhakaan yang membawa kamu kepada kedurhakaan, demikian hal kamu sekarang harus menyerahkan anggota- anggota tubuhmu menjadi hamba kebenaran yang membawa kamu kepada pengudusan. 6:20 Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran. 6:21 Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang, karena kesudahan semuanya itu ialah kematian. 6:22 Tetapi sekarang, setelah kamu dimerdekakan dari dosa dan setelah kamu menjadi hamba Allah, kamu beroleh buah yang membawa kamu kepada pengudusan dan sebagai kesudahannya ialah hidup yang kekal. 6:23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Roma 6:19-23

×