SlideShare a Scribd company logo
1 of 37
Download to read offline
USULAN
PENELITIAN DOSEN PEMULA
SISTEM INOVASI DAERAH DALAM TATA KELOLA DANA DESA BERBASIS
TEKNOLOGI INFORMASI
Oleh :
1. ALGIFANRI MAULANA, S.KOM., M.MSI. 1007079101 (Ketua)
2. COSMAS EKO SUHARYANTO, S.KOM., M.MSI. 1015038303 (Anggota)
UNIVERSITAS PUTERA BATAM
JUNI 2017
Kode/Nama Rumpun Ilmu : 458/Teknik Informatika
Bidang Fokus : Teknologi Informasi dan Komunikasi
ii
HALAMAN PENGESAHAN
iii
IDENTITAS URAIAN DAN UMUM
1. Judul Penelitian : SISTEM INOVASI DAERAH DALAM TATA
KELOLA DANA DESA BERBASIS
TEKNOLOGI INFORMASI
2. Tim Peneliti
No Nama
Jabatan Bidang
Keahlian
Instansi
Asal
Alokasi Waktu
(Jam/Minggu)
1.
Algifanri Maulana,
S.SI., M.MSI.
Ketua
Teknik
Informatika
Universitas
Putera
Batam
2 jam
2.
Cosmas Eko
Suharyanto,
S.Kom., M.MSI
Anggota
1
Teknik
Informatika
Universitas
Putera
Batam
2 jam
3. Objek Penelitian :
Penelitian ini dilakukan dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Batam
4. Masa Pelaksanaan
Mulai : bulan : Januari tahun : 2018
Berakhir : bulan : Desember tahun :2018
5. Usulan Biaya DRPM Ditjen Penguatan Risbang
Tahun ke-1: Rp : 19.387.000
6. Lokasi Penelitian
Kelurahan di wilayah pemerintahan Kota Batam
7. Temuan yang ditargetkan
Inovasi Aplikasi berbasis Teknologi Informasi
8. Kontribusi mendasar pada bidang ilmu
iv
DAFTAR ISI
HALAMAN PENGESAHAN............................................................................................... ii
IDENTITAS URAIAN DAN UMUM .................................................................................iii
DAFTAR ISI ........................................................................................................................ iv
RINGKASAN........................................................................................................................ v
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1
1.1. Latar Belakang Masalah ......................................................................................... 1
1.2. Rumusan Masalah................................................................................................... 2
1.3. Batasan Masalah ..................................................................................................... 3
1.4. Tujuan Penelitan ..................................................................................................... 3
1.5. Target Luaran.......................................................................................................... 3
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.......................................................................................... 6
2.1. Sistem Inovasi Daerah ........................................................................................... 6
2.2. Tata Kelola Dana Desa ........................................................................................... 7
2.3. Teknologi Informasi ............................................................................................... 9
2.3.1. Pengertian Teknologi Informasi...................................................................... 9
2.3.2. Perkembangan Teknologi Informasi ............................................................. 10
2.3.3. Tujuan dan Fungsi Teknologi Informasi ....................................................... 11
2.4. Penelitian Terdahulu................................................................................................. 13
BAB III METODE PENELITIAN..................................................................................... 16
3.1. Lokasi Penelitian................................................................................................... 16
3.2. Roadmap Penelitian.............................................................................................. 16
3.3. Metode Penelitian ................................................................................................. 16
3.4. Metode Perancangan............................................................................................. 17
3.5. Metode Pengumpulan Data................................................................................... 18
BAB IV ANGGARAN DAN JADWAL PENELITIAN ................................................... 19
4.1. Anggaran Biaya ........................................................................................................ 19
4.2. Jadwal Penelitian ...................................................................................................... 19
DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................................
LAMPIRAN ............................................................................................................................
v
RINGKASAN
Tujuan Jangka Panjang
Untuk tujuan jangka panjang yang ingin penulis capai adalah :
1. Meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung penguatan
sistem inovasi di daerah
2. Menyumbangkan pemikiran strategis dalam merumuskan pendekatan pemanfaatan
teknologi informasi
3. Merumuskan rencana tindak strategis untuk mendukung kebijakan penguatan
sistem inovasi daerah yang berbasis teknologi informasi
Target Khusus
Adapun target khusus yang ingin dicapai dalam penelitan ini adalah :
1. Membantu SDM dalam membuat realisasi anggaran dana dalam bentuk laporan
keuangan yang mudah dimengerti.
2. Untuk menghasilkan sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk tata kelola dana
desa yang efektif dan efisien.
3. Mendorong pemerintah daerah dalam keterbukaan penggunaan dana desa yang
transparan berbasis teknologi informasi.
Metode Yang Akan di Pakai Untuk Mencapai Tujuan Jangka Panjang
Ada beberapa tahapan yang akan dilakukan dalam penelitian ini yaitu :
1. Menganalisa perkembangan realisasi anggaran yang telah digunakan selama
periode sebelumnya dengan menggunakan data sekunder. Hasil analisa dapat
dijadikan acuan untuk mempersiapkan inovasi berbasis teknologi informasi yang
tepat guna.
2. Mempersiapkan roadmap aplikasi untuk dapat digunakan sebagai acuan
perkembangan inovasi baru. Ini dilakukan agar aplikasi yang dikembangkan dapat
digunakan dengan mudah dan efetif sesuai dengan perkembangan teknologi
Rencana Kegiatan Yang Diusulkan
Adapun kegiatan kerja yang diusulkan dalam penelitian ini adalah :
1. Agar pemerintah daerah kota Batam memiliki sebuah sistem inovasi daerah
berbasis teknologi informasi dalam bentuk aplikasi yang dapat mengelola dana
desa.
2. Agar pemerintah dapat memiliki laporan keuangan yang mudah untuk dibaca dan
diketahui realisasi dari setiap anggaran yang dikeluarkan secara langsung.
3. Agar pemerintah daerah dapat mengembangkan inovasi teknologi yang dapat
membantu mengawasi penyerapan anggaran dana desa yang transparansi
1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Masyarakat Indonesia secara turun temurun hidu hidup dalam suatu kelompok
masyarakat yang disebut dengan Desa. Didalamnya terdapat kesatuan hokum yang
memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan
pemerintahan serta kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat,
hak asal usul, dan / atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem
pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang nomor
6 tahun 2014 tentang Desa). Pemerintahan Daerah merupakan penyelenggara urusan
Pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara
Kesatuan Republik Indonesia (Pasal 1 ayat 2 Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang
Desa). Pemerintahan Desa dalam pembagian wilayah administratif Indonesia berada di
bawah Kecamatan. Desa dipimpin oleh seorang kepala desa. Penyelenggara pemerintahan
desa merupakan sub sistem dari penyelenggaraan pemerintahan, sehingga desa memiliki
kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya (Widjaja, 2013).
Penyelenggaraan pemerintahan ini kepala desa bertanggung jawab kepada Badan
Permusyawaratan Desa dan menyampaikan laporan pelaksanaan pemerintahan tersebut
kepada Bupati. Keberadaan desa merupakan cermin utama berhasil tidaknya pemerintahan
suatu negara serta pelaksanaan kehidupan demokrasi di Daerah. Hal ini sangat dibutuhkan
peran serta masyarakat desa supaya terwujud kehidupan yang demokrastis.
Penyelenggaraan pemerintahan di Kelurahan Bengkong Laut Kecamatan Bengkong Kota
Batam dilaksanakan oleh lurah dan perangkat desa. Penyelenggaraan pemerintahan
tersebut diawasi oleh Badan Permusyawaratan Desa. Badan Permusyawaratan Desa
merupakan lembaga yang ada dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. BPD sebagai
mitra kerja yang perannya sangat penting dalam mendukung penyelenggaraan
pemerintahan desa karena merupakan lembaga yang paling dekat dengan masyarakat.
Diantaranya dalam penyerapan aspirasi masyarakat desa, legislasi, dan pengawasan,
termasuk dalam hal pengelolaan dana desa.
2
Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Negara yang diperuntukkan bagi desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan
Belanja Desa Kabupaten/Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan
pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, Pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan
masyarakat (Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2015). Menurut Prasetyanto dalam
Prambudi (2014), pengawasan dana desa dilakukan oleh masyarakat melalui Badan
Permusyawaratan Desa dan pemerintahan di atasnya, yaitu pemerintahan kabupaten/kota.
BPD mempunyai peran yang sangat strategis dalam pengawalan pengelolaan dana desa
agar tidak disalahgunakan atau diselewengkan sehingga dapat berjalan sebagaimana
mestinya.
Pemerintah Kota Batam berkomitmen menyiapkan anggaran Rp 1 Milliar setiap
Kelurahan mulai tahun 2017 yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur demi
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program Rp 1 Milliar setiap kelurahan ini juga
menyelaraskan program dari Pemerintahan Pusat dimana anggaran diambil dari APBD
Kota Batam dikarenakan Kota Batam tidak mendapatkan bantuan dana desa dari
pemerintahan pusat, maka pemerintah kota sendiri mengadakannya mengingat desa setara
dengan kelurahan. Kenyataannya dalam penyelenggaraan pengelolaan dana masih belum
optimal secara teknis dalam hal tata kelola untuk menghindari peluang penyalahgunaan
dana yang telah didapat oleh masing – masing kelurahan. Selain itu diperlukan juga
mekanisme kontrol dari masyarakat agar dapat dipergunakan tepat sasaran yaitu untuk
meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Berdasarkan kondisi diatas peneliti akan melakukan penelitian untuk dapat
membantu pemerintah kota batam melakukan inovasi tata kelola dana desa berbasis
teknologi informasi agar dana yang sudah disiapkan dan disalurkan dapat dikontrol dengan
cepat, efektif, dan tepat sasaran melalui aplikasi teknologi.
1.2. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu :
1. Bagaimana kontrol dana yang dilakukan setiap kelurahan yang mendapat anggaran
dana desa ?
3
2. Bagaimana Sistem Inovasi Daerah tata kelola dana desa berbasis teknologi informasi
?
3. Bagaimana persiapan aturan teknis sebagai landasan kebijakan penggunaan anggaran
dana desa ?
1.3. Batasan Masalah
Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah :
1. Penelitian ini dilakukan di kelurahan Bengkong Laut Kecamatan Bengkong Kota
Batam.
2. Inovasi teknologi yang dihasilkan dalam bentuk aplikasi tata kelola dana desa
berbasis desktop yang terintegrasi antara satu sama lain.
3. Data yang diambil dari realisasi anggaran dana desa yang sudah berjalan dan dapat
dikontrol melalui aplikasi.
1.4. Tujuan Penelitan
Tujuan dari penelitan ini adalah sebagai berikut :
1. Untuk dapat memberikan inovasi teknologi informasi yang dapat dijalankan
Pemerintah Kota Batam
2. Untuk dapat mengontrol realisasi anggaran dana secara efektif dan efisien
3. Untuk mendukung kebijakan sistem inovasi daerah yang berbasis teknologi
informasi
1.5.Target Luaran
Dalam penelitian ini penulis memiliki target yang nantinya akan dapat bermanfaat
bagi Pemerintah Kota Batam dalam mengelola dana desa, adapun target luaran yang
ingin dicapai adalah:
1. Agar dapat meningkatkan penyerepan anggaran dana tepat sasaran untuk
meningkatkan kesejahteraan masyarakat
2. Agar dapat membangun infrastruktur yang mendukung perkembangan inovasi
teknologi informasi
3. Agar dapat diterapkan pada semua daerah yang ada di Indonesia yang
mendapatkan anggaran dana desa
4
1.6. Rencana Target Capaian Luaran
Adapun rencana target capaian luaran pada penelitian ini diuraikan dalam bentuk tabel
dibawah ini :
Table 1.1. Rencana Target Capaian Luaran
No
.
Jenis Luaran Indikator Capaian
Kategori Sub Kategori Wajib Tambaha
n
TS1)
TS+1 TS+2
1.
Artikel Ilmiah
dimuat di Jurnal
International
bereputasi
draft 2019
Nasional
Terakreditasi
draft 2018
Nasional tidak
terakreditasi
Ada 2019
2.
Artikel Ilmiah
dimuat dalam
prosiding
Internasional
Terindeks
Nasional draft 2019
3.
Invited speaker
dalam temu
ilmiah
Internasional
Nasional
4.
Visiting
Lecturer
Internasional
5.
Hak Kekayaan
Intelektual
Paten
Paten Sederhana
Hak Cipta
Merek dagang
Rahasia dagang
Desain Produk
Industri
Indikasi Geografis
Perlindungan
Varietas Tanaman
5
Perlindungan
Topografi Sirkuit
Terpadu
6. Teknologi Tepat Guna
7.
Model/Purwarupa/Desain/Karya
Seni/Rekayasa Sosial
8. Buku Ajar (ISBN)
9. Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT)
6
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Sistem Inovasi Daerah
Lahirnya Peraturan Bersama Menteri Riset dan Teknologi, dan Menteri Dalam
Negeri Republik Indonesia No. 3 Tahun 2012 dan No. 36 Tahun 2012 tentang Penguatan
Sistem Inovasi Daerah menjadi landasan pemerintah dalam menumbuhkembangkan
peningkatan produktivitas daya saing nasional maupun daerah yang menuntut adanya
peningkatan kapasitas inovatif (Menteri Negara Riset Dan Teknologi Republik Indonesia
Dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, 2012). Dalam peningkatan daya saing dan
kapasitas inovatif diperlukan adanya agenda strategis yang harus dilaksanakan dengan
komitmen tinggi. Agenda strategis disusun berdasarkan landasan sistem inovasi daerah,
termasuk penguatan kelembagaan, mekanisme hubungan dan dokumen rencana
(Handayani, Sophianingrum, & Nutriandini, 2013).
Dalam implementasi sistem inovasi di daerah, syarat penting dalam meningkatkan
kapasitas daya saing daerah terletak pada harmonisasi dan sinkronisasi yang menghasilkan
sinergi positif antarsektor pembangunan ekonomi dan Iptek (Muhamman Arifin, Dudi
Hidayat, Setiowiji Handoyo, Sri Mulatsih, Prakoso Putera, Dini Oktavianti, 2013). Agar
Penguatan sistem inovasi wilayah mempunyai kontribusi positif dalam memperkuat
ekonomi daerah, maka penguatan sistem inovasi di daerah harus merupakan bagian
integral Rencana Induk Pembangunan (RIP) lima tahunan Provinsi/Kabupaten yang
tertuang dalam RPJMD Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Membangun daya saing daerah
merupakan suatu strategi yang potensial untuk diterapkan di Provinsi/Kabupaten dalam
rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah. Untuk mewujudkan interaksi
antarsektor riil di dan antardaerah diperlukan adanya pendekatan yang terintegrasi dan
strategi kebijakan yang menyeluruh, oleh karena itu, penguatan sistem inovasi di daerah
diharapkan dapat memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan rakyat di daerah
(Gde & Karma, 2015).
Mengingat dana desa yang semakin tahun meningkat, maka salah satu sasaran
inovasi sentral adalah tentang pengelolaan dana desa. Dengan disahkannya UU Nomor 6
Tahun 2014 tentang Desa, diharapkan segala kepentingan dan kebutuhan masyarakat desa
7
dapat diakomodir dengan lebih baik (Amir Syamsudin, 2014). Pemberian kesempatan yang
lebih besar bagi desa untuk mengurus tata pemerintahannya sendiri serta pemerataan
pelaksanaan pembangunan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas
hidup masyarakat desa, sehingga permasalahan seperti kesenjangan antar wilayah,
kemiskinan, dan masalah sosial budaya lainnya dapat diminimalisir. UU Nomor 6 Tahun
2014 beserta peraturan pelaksanaanya telah mengamanatkan pemerintah desa untuk lebih
mandiri dalam mengelola pemerintahan dan berbagai sumber daya alam yang dimiliki,
termasuk di dalamnya pengelolaan keuangan dan kekayaan milik desa. Selain Dana Desa,
sesuai UU Desa pasal 72, Desa memiliki Pendapatan Asli Desa dan Pendapatan Transfer
berupa Alokasi Dana Desa; Bagian dari Hasil Pajak dan Retribusi Kabupaten/Kota; dan
Bantuan Keuangan dari APBD Provinsi/ Kabupaten/Kota (BPKP, 2015). Peran besar yang
diterima oleh desa, tentunya disertai dengan tanggung jawab yang besar pula. Oleh karena
itu pemerintah desa harus bisa menerapkan prinsip akuntabilitas dalam tata
pemerintahannya, dimana semua akhir kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa harus
dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat desa sesuai dengan ketentuan.
Dalam hal keuangan desa, pemerintah desa wajib menyusun Laporan Realisasi
Pelaksanaan APB Desa dan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APB
Desa. Laporan ini dihasilkan dari suatu siklus pengelolaan keuangan desa, yang dimulai
dari tahapan perencanaan dan penganggaran; pelaksanaan dan penatausahaan; hingga
pelaporan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa (Narutomo, 2014).
2.2.Tata Kelola Dana Desa
Sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa
(selanjutnya ditulis UU Desa), yang ditindaklanjuti dengan terbitnya PP Nomor 43 tentang
Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta PP Nomor 60 Tahun
2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN, dinyatakan bahwa tugas penataan
desa serta pemantauan dan pengawasan pembangunan desa diemban secara bersama-sama
oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Dalam
konteks keuangan desa, instansi pemerintah pusat dan daerah memiliki tugas dan fungsinya
masing-masing sesuai dengan tingkatannya. Desa memiliki kewenangan untuk mengatur
dan mengurus urusan pemerintahannya sendiri sesuai perundangan (BPKP, 2015).
8
Pengertian Keuangan Desa menurut UU Desa adalah semua hak dan kewajiban
desa yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu berupa uang dan barang yang
berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban Desa. Hak dan kewajiban tersebut
menimbulkan pendapatan, belanja, pembiayaan yang perlu diatur dalam pengelolaan
keuangan desa yang baik. Siklus pengelolaan keuangan desa meliputi perencanaan,
pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban, dengan periodisasi 1
(satu) tahun anggaran, terhitung mulai tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember
(BPKP, 2015).
Gambar 2.1 Struktur Organisasi Pengelolaan Keuangan Desa (BPKP, 2015)
9
2.3. Teknologi Informasi
Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah
Information technology (IT) adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun
yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan
dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan
tinggi untuk data, suara, dan video.
2.3.1. Pengertian Teknologi Informasi
Teknologi Informasi (TI) dilihat dari kata penyusunnya adalah teknologi dan
informasi. Kata teknologi bermakna pengembangan dan penerapan berbagai peralatan atau
sistem untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh manusia dalam
kehidupan sehari-hari, kata teknologi berdekatan artinya dengan istilah tata cara. Menurut
Azmi, Yan (2009: 2), “informasi adalah data yang diproses kedalam bentuk yang lebih
berarti bagi penerima dan berguna dalam pengambilan keputusan, sekarang atau untuk
masa yang akan datang”. Untuk lebih jelasnya berikut ini penulis kemukakan beberapa
defenisi mengenai teknologi informasi.
Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh Williams dan Saywer yang dikutip
oleh Seesar, bahwa “teknologi informasi merupakan sebuah bentuk umum yang
menggambarkan setiap teknologi yang membantu menghasilkan, memanipulasi,
menyimpan, mengkomunikasikan dan atau menyampaikan informasi” (Seesar, 2010).
Sedangkan menurut Ishak (2008: 87), “teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia
terhadap proses penyampaian informasi dari pengirim ke penerima sehingga pengiriman
informasi akan lebih cepat, lebih luas sebarannya, dan lebih lama penyimpanannya”. Selain
pendapat di atas, Information Technology Association of America (ITAA) yang dikutip
oleh Sutarman (2009: 13) menyatakan bahwa, “teknologi informasi adalah suatu studi,
perancangan, pengembangan, implementasi, dukungan atau manajemen system informasi
berbasis komputer, khususnya aplikasi perangkat lunak dan perangkat keras komputer”.
Dari uraian di atas dapat dinyatakan bahwa teknologi informasi adalah suatu
kombinasi antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi yang digunakan untuk
mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan ,memanipulasi
data dengan mendalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu
10
informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan
keputusan.
2.3.2. Perkembangan Teknologi Informasi
Perkembangan informasi teknologi sangat pesat bahkan di pelosok pelosok yang
dulunya belum merasakan teknologi pun sekarang bisa menikmati layanan informasi
teknologi scara online. Teknologi informasi muncul sebagai akibat semakin merebaknya
globalisasi dalam kehidupan organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin
singkatnya siklus hidup barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan
selera konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua
ini, perusahaan mencari terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi. Teknologi
diharapkan dapat menjadi fasilitator dan interpreter.
Semula teknologi informasi digunakan hanya terbatas pada pemrosesan data.
Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi tersebut, hampir semua aktivitas
organisasi saat ini telah dimasuki oleh aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi.
Teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan
telekomunikasi dengan teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak,
database, teknologi jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya. Selanjutnya, teknologi
informasi dipakai dalam sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi
para pemakai dalam rangka pengambilan keputusan. Ada berbagai macam sistem informasi
dengan menggunakan teknologi informasi yang muncul, antara lain Electronic Data
Processing Systems, Data Processing Systems (DPS), Decision Support System(DSS),
Management Information System (MIS), Executive Information Systems (EIS), Expert
System (ES) dan Accounting Information System (AIS) (Bodnar, 1998). Saluran
komunikasi yang dapat digunakan untuk berkomunikasi adalah standard telephone lines,
coaxial cable, fiber optics, microwave systems, communications satellites, cellular radio
and telephone. Sedangkan konfigurasi jaringan yang dapat dipakai untuk berkomunikasi
adalah Wide Area Network (WAN), Local Area Network (LAN), dan Client/Server.
11
2.3.3. Tujuan dan Fungsi Teknologi Informasi
Teknologi informasi dewasa ini menjadi hal yang sangat penting karena sudah
banyak organisasi yang menerapkan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan
organisasi. Penerapan teknologi informasi pada tiap perusahaan atau organisasi tentunya
memiliki tujuan yang berbeda karena penerapan TI pada suatu organisasi adalah untuk
mendukung kepentingan usahanya. Adapun yang menjadi tujuan dari adanya teknologi
informasi menurut Sutarman (2009: 17), “untuk memecahkan masalah, membuka
kreativitas, dan meningkatkan efektivitas dan efesiensi dalam melakukan pekerjaan”.
Sedangkan Fungsi Teknologi Informasi menurut Sutarman (2009: 18) ada enam fungsi,
yaitu :
1. Menangkap (Capture)
2. Mengolah (Processing)
Mengkompilasikan catatan rinci dari aktivitas, misalnya menerima input dari
keyboard, scanner, mic dan sebagainya. Mengolah/memproses data masukan yang
diterima untuk menjadi informasi. pengolahan/pemrosesan data dapat berupa
konversi (pengubahan data kebentuk lain), analisis (analisis kondisi), perhitungan
(kalkulasi), sintesis (penggabungan) segala bentuk data dan informasi.
a. Data Processing, memproses dan mengolah data menjadi suatu informasi.
b. Information Processing, suatu aktifitas komputer yang memproses dan
mengolah suatu tipe/bentuk dari informasi dan mengubahnya menjadi
tipe/bentuk yang lain dari informasi.
c. Multimedia System, suatu system komputer yang dapat memproses berbagai
tipe/bentuk dari informasi secara bersamaan (simultan).
3. Menghasilkan (Generating)
Menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang berguna.
Misalnya : laporan, tabel, grafik dan sebagainya.
4. Menyimpan (Storage)
Merekam atau menyimpan dan informasi dalam suatu media yang dapat digunakan
untuk keperluan lainnya. Misalnya disimpan ke harddisk, tape, disket, compact disc
(CD) dan sebagainya.
5. Mencari Kembali (Retrieval)
12
Menelusuri, mendapatkankembali informasi atau menyalin (copy) data dan
informasi yang sudah tersimpan, misalnya mencari supplier yang sudah lunas dan
sebagainya.
6. Transmisi (Transmission)
Mengirimkan data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan
computer. Misalnya mengirimkan data penjualan dari user A ke user lainnya dan
sebagainya.
Dari uraian di atas, dapat diketahui bahwa teknologi informasi memiliki tujuan dan fungsi
yang berbeda bagi suatu instansi organisasi perusahaan dan itu semua tergantung pada
bidang usaha masing-masing perusahaan yang menggunakan tekknologi informasi.
13
2.4. Penelitian Terdahulu
No Judul Author Jurnal Temuan
1 Regional
Innovation
systems: Current
discourse and
unresolved issues
David
Doloreux,
Saeed Parto
Geoforum,
Technology in
Society
A regional innovation
system is a normative and
descriptive approach that
aims to capture how
technological development
takes place within a
territory. The approach has
been widely adopted to
underline the importance of
regions as modes of
economic and technological
organization, and to
highlight policies and
measures that increase the
innovative capacity of
diverse kinds of regions.
(Doloreux & Parto, 2005)
2 Analysis of
determinants for
Open Innovation
implementation in
Regional
Innovation System
Lindomar
Subtil de
Oliveiraa,
Márcia Elisa
Soares
Echevesteb,
Marcelo
Nogueira
Cortimigliab,
César Giovani
Colini
Goncalves
RAI Revista de
Administração e
Inovação
The main contribution of
this research is the
expansion of thecurrent
academic discussion about
new applications and
oppor-tunities for OI
implementation, opening
new venues for
researchinvolving specific
contexts such as the RIS
described in thispaper.
Besides, this work
14
contributes with RIS
governance, sothat this
topic may be brought to
public discussion (Oliveira,
Echeveste, Cortimiglia, &
Gonçalves, 2017).
3 Regional
Innovation Cluster
for Small and
Medium
Enterprises
(SME): A Triple
Helix Concept
Sri Herliana The 6th
Indonesia
International
Conference on
Innovation,
Entrepreneurship
and Small
Business
Innovation based on
product technology
research will make an
immediate impact on
improving sustainable
productivity, which in turn
can accelerate the economic
growth of a nation. The
ability to master science
and technology a capital
base in order to produce a
very useful innovation for
economic development in
order to compete globally
(Herliana, 2015).
4 Towards a
Regional
Innovation
Strategies
Modelling
Tanja
Woronowicza,
Michael
Boronowskya,
David
Wewezera,
Antanas
Mitasiunasb,
Karsten
Seidelc,
Procedia
Computer
Science
The improved process
capability aligns regional
policies and strategies
between sectors in order to
facilitate the establishment
of real innovation
ecosystems beyond
administrative regional
boundaries and identifies
overlaps, gaps and
15
Ignacio Rada
Coterac
complimentarily for
European collaboration
(Woronowicz et al., 2017).
5 Analysis of
Institutions and
the Factors of
Development of
Regional
Innovation
Potential on the
Example of the
Republic of
Tatarstan
Pavlova
Adeliya,
Parfilova
Renata
Procedia
Economics and
Finance, 22nd
International
Economic
Conference –
IECS 2015
Major economic
institutions having impact
on the development and
implementation of regional
innovation potential were
also analyzed. The
characteristics of the factors
and the institutions, that we
have identified, have been
demonstrated on the
example of the Republic of
Tatarstan (Adeliya &
Renata, 2015).
16
Sistem
Inovasi
Daerah
Finansial
Teknologi
Integrasi
Sistem
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1. Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kota Batam yang merupakan salah satu
daerah yang menggunakan APBD untuk menyeleraskan nawa cita pemerintah pusat untuk
mensejahterakan masyarakat melalui bantuan dana desa. Akan dilakukan pengambilan data
pada salah satu Kecamatan di Kota Batam yaitu Kecamatan Bengkong Kelurahan
Bengkong Laut.
3.2. Roadmap Penelitian
Berikut road map dalam penelitian didasarkan pada kondisi yang ada di pemerintahan
Kota Batam, semua kegiatan penelitian akan dikembangkan sesuai dengan roadmap
dibawah ini :
Gambar 3.1. Roadmap Penelitian
Pada tahapan awal dilakukan pengumpulan data
mengenai sistem inovasi yang ada di Kecamatan Bengkong kelurahan Bengkong Laut.
Apabila sudah memiliki roadmap sistem inovasi daerah, hal ini akan dilanjutkan membuat
sebuah platform teknologi yang akan membantu pengelolaan keuangan yang terintegrasi
satu sama lainnya.
3.3. Metode Penelitian
Secara umum penelitian merupakan suatu proses yang dilakukan selama jangka
waktu tertentu dan melakukan pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan dana. Pendapat
tersebut juga didukung oleh ahli seperti yang dikatakan oleh Sugiono (2014:2) “Metode
17
penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan
dan kegunaan tertentu.” Lebih jauh lagi Sugiono juga menjelaskan bahwa ada dua jenis
metode penelitian yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif. Secara umum metode
kuantitatif disebut dengan metode tradisional, karena metode ini sudah cukup lama
diginakan, metode ini disebut kuantitatif karena data penelitiannya berupa angka-angka
dan analisis menggunakan statistik. Sedangkan metode kualitatif disebut metode baru,
karena popularitasnya belum lama. Sugiono juga menjelaskan bahawa “metode kulitatif
adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat pospositivisme, digunakan untuk
meneliti pada obyek yang alamiah.”
Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif karena dalam penelitian
ini difokuskan pada meneliti obyek secara langsung. Penelitian ini dilakukan dengan
meneliti secara langsung pada sistem inovasi daerah Kota Batam Kecamatan Bengkong
Kelurahan Bengkong Laut. Lebih jelasnya peneliti meneliti satu persatu obyek yang
menjadi masalah dalam penelitian ini seperti yang telah dirumuskan pada perumusan
masalah. Adapun tempat obyek penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti adalah di
Kelurahan Bengkong Laut, yaitu salah satu kelurahan yang mendapatkan dana desa dari
Pemerintah Kota Batam
3.4. Metode Perancangan
Tahap-tahap yang dilakukan dalam perancangan ini menggunakan aplikasi Visual
studio berbasis desktop yang mana akan di control melalui Client & Server sebagai
pengendali untuk pengolahan dan pemprosesan data. Dan untuk database menggunakan
database postgresSQL dimana nanti teknologi aplikasi yang dibuat akan terintegrasi
melalui jaringan internet.
18
Gambar 3.2. Metode Perancangan
3.5. Metode Pengumpulan Data
Untuk mendapakan suatu informasi yang berkualitas, maka ada metode atau cara untuk
mendapatkanya. Penelitian yang dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan informasi.
Namun, untuk mendapatkan suatu informasi maka kita perlu mendapatkan data-data yang
akurat dan berkualitas. Adapun teknik untuk pengumpulan data pada penelitian ini adalah
sebagai berikut :
a. Wawancara (Interview)
Merupakan suatu teknik penumpulan data yang dilakukan dengan cara tanya jawab
atau dialog secara langsung dengan pihak-pihak yang terkait dengan penelitian
yang dilakukan. Dalam hal ini penulis melakukan tanya jawab kepada yang
bersangkutan.
b. Pengamatan (observasi)
Yaitu metode pengumpulan data dengan cara mengadakan tinjauan secara langsung
ke objek yang diteliti. Untuk mendapat data yang bersifat nyata dan meyakinkan
maka penulis melakukan pengamatan langsung pada objek yang bersangkutan.
19
BAB IV
ANGGARAN DAN JADWAL PENELITIAN
4.1. Anggaran Biaya
Rencana dari usulan anggaran biaya yang dibutuhkan untuk dilaksanakannya
penelitian ini secara garis besar sebagai berikut :
Tabel 4.1. Angaran Biaya
No Jenis Pengeluran
Biaya yang
Diusulkan (Rp)
1. Gaji dan upah (Maks. 20%) Rp. 3.825.000
2. Bahan habis pakai dan peralatan (40-60%) Rp. 9.300.000
3. Perjalanan (Maks. 15%) Rp. 2.487.000
4.
Lain-lain (publikasi, seminar, laporan,
lainnya sebutkan) (10-15%)
Rp. 3.775.000
Jumlah Rp. 19.387.000,-
4.2. Jadwal Penelitian
Penelitian mengambil waktu selama 1 (satu) tahun terhitung sejak bulan Januari
2018 sampai dengan Desember 2018. Sedangkan jadwal penelitian disesuaikan dengan
kondisi jadwal yang telah ditetapkan dalam waktu 1 (satu) tahun. Untuk lebih jelasnya bisa
dilihat ditabel 4.2. jadwal penelitian berikut ini :
Tabel 4.2. Jadwal Penelitian
No Jenis Kegiatan Bulan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Persiapan Pengumpulan
Data
2. Pengolahan Data
3. Pengumpulan bahan
penelitian
4. Persiapan pembuatan
laporan Penelitian
5. Menyusun Penulisan
Laporan
6. Penyerahan Laporan
Penelitian
DAFTAR PUSTAKA
Adeliya, P., & Renata, P. (2015). Analysis of Institutions and the Factors of Development of
Regional Innovation Potential on the Example of the Republic of Tatarstan. Procedia
Economics and Finance, 27(15), 361–368. https://doi.org/10.1016/S2212-5671(15)01007-2
Amir Syamsudin. UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014
TENTANG DESA (2014). Retrieved from https://www.spi.or.id/wp-
content/uploads/2014/11/UU_NO_6_2014-Desa.pdf
BPKP. (2015). Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan dan konsultasi Pengelolaan Keuangan Desa.
Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah.
Doloreux, D., & Parto, S. (2005). Regional innovation systems: Current discourse and unresolved
issues. Technology in Society, 27(2), 133–153. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2005.01.002
Gde, M., & Karma, S. (2015). INOVASI DAERAH ( Refleksi dan Pengaturan Inovasi Daerah di
Indonesia ).
Handayani, W., Sophianingrum, M., & Nutriandini, U. (2013). KAJIAN ROADMAP
PENGEMBANGAN SISTEM INOVASI DAERAH ( SIDa ) KOTA SEMARANG. Riptek,
7(2), 97–108. Retrieved from http://bappeda.semarangkota.go.id/kategori/2/jurnal-riptek-
bulan-november-2013
Herliana, S. (2015). Regional Innovation Cluster for Small and Medium Enterprises (SME): A
Triple Helix Concept. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 169(August 2014), 151–
160. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.01.297
Menteri Negara Riset Dan Teknologi Republik Indonesia Dan Menteri Dalam Negeri Republik
Indonesia. PENGUATAN SISTEM INOVASI DAERAH, Pub. L. No. 03 TAHUN 2012 36
TAHUN 2012 (2012). Retrieved from http://litbang.kemendagri.go.id/data/produk
hukum/peraturan bersama thn 2012 - no. 03-36.pdf
Muhamman Arifin, Dudi Hidayat, Setiowiji Handoyo, Sri Mulatsih, Prakoso Putera, Dini
Oktavianti, G. I. (2013). Sistem Inovasi Daerah: Inovasi Teknologi dan Pengembangan
Ekonomi Lokal. Bogor: IPB Press.
Narutomo, T. (2014). Program Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) sebagai Exit Strategy
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Jurnal Bina Praja, 6(2), 143–156.
Oliveira, L. S. de, Echeveste, M. E. S., Cortimiglia, M. N., & Gonçalves, C. G. C. (2017). Analysis
of determinants for Open Innovation implementation in Regional Innovation Systems. RAI
Revista de Administração E Inovação, 14, 119–129. https://doi.org/10.1016/j.rai.2017.03.006
Seesar, Y. A. (2010). Perbandingan Implementasi Insourcing, CoSourcing, dan Outsourcing Dalam
Pengembangan Sistem Informasi. Majalah Ilmiah IPB, 6.
Woronowicz, T., Boronowsky, M., Wewezer, D., Mitasiunas, A., Seidel, K., & Cotera, I. R. (2017).
Towards a Regional Innovation Strategies Modelling. Procedia Computer Science,
104(December 2016), 227–234. https://doi.org/10.1016/j.procs.2017.01.118
2
LAMPIRAN
Lampiran 1: Susunan Organisasi Peneliti dan Pembagian Tugas
No Nama/NIDN Instansi
Asal
Bidang
Ilmu
Alokasi
Waktu
(Jam/
minggu)
Uraian Tugas
1. Algifanri
Maulana/
1007079101
Universitas
Putera
Batam
Teknik
Informati
ka
8 Jam/
Minggu
Membuat
proposal
penelitian
Mengolah data
penelitian
Membuat
laporan
penelitian
2. Cosmas Eko
Suharyanto/
1015038303
Universitas
Putera
Batam
Teknik
Informati
ka
6 Jam/
Minggu
Menyebarkan
Qusioner
Mengumpulkan
bahan-bahan
penelitian
Membuat
laporan
penelitian
Justifikasi Anggaran Penelitian
1.Honor
Honor Honor/Jam(Rp)
Waktu(jam/
Minggu)
Minggu
Honor per
Tahun
Tahun 1
Ketua Rp 60.000 8 jam/minggu 6 Minggu Rp 2.880.000
Anggota 1 Rp 50.000
6 jam/
minggu
4 Minggu Rp 1.200.000
SUB TOTAL (Rp) Rp 3.825.000
2. Peralatan Penunjang
Material
Justifikasi
Pemakaian
Kuantitas
Harga Satuan
(Rp)
Harga Peralatan
Penunjang (Rp)
3
Th 1
Mobil Pembelian Bahan
Bakar untuk
mengumpulkan
data ke instansi
pemerintah
300 liter Rp 4500 Rp 1.350.000
Modem
Pembelian
Modem
1 bh Rp 400.000 Rp 400.000
Pembelian pulsa
modem untuk
mencari data
pendukung
penelitian
6 bulan Rp 300.000 Rp 1.800.000
SUB TOTAL (Rp) Rp 5.150.000
3. Bahan Habis pakai
Material
Justifikasi
Pemakaian
Kuantitas
Harga Satuan
(Rp)
Biaya per
Tahun (Rp)
Th 1
Pembelian
Kertas
Untuk pengetikan
proposal
penelitian dan
hasil penelitian
6 rim Rp 35.000 Rp 210.000
Pembelian
tinta
Untuk proposal
dan hasil
penelitian
8 botol Rp 30.000 Rp 240.000
Pembelian
Cadtrige
Untuk proposal
dan hasil
penelitian
2 bh Rp 200.000 Rp 400.000
Pembelian
CD
Untuk 10 bh Rp 10.000 Rp 100.000
4
Memperban
yak proposal
penelitian
Penyerahan
propsal penelitian
ke LPPM
3 rangkap Rp 75.000 Rp 225.000
Meperbanya
k laporan
hasil
penelitian
Penyerahan hasil
penelitian ke
LPPM
5 rangkap Rp 150.000 Rp 750.000
Perbanyak
data
penelitian
Foto copy data
untuk penelitian
1800 Lembar Rp 1.000 Rp 1.800.000
Pembelian
flash disk
Untuk
penyimpanan
bahan dan data
hasil penelitian
1 unit Rp 175.000 RP. 175.000
SUB TOTAL (Rp) Rp 4.150.000
4. Perjalanan
Material
Justifikasi
Perjalanan
Kuantitas
Harga Satuan
(Rp)
Biaya per
Tahun (Rp)
Th 1
Perjalanan
ke BPS
Propinsi
Riau/
Pekanbaru
Perjalanan
mengumpulkan
data penelitian
dari instansi
pemerintah
10 kali Rp 125.000 Rp 1.250.000
Perjanan ke
BPS Kota
Pekanbaru/
Pengumpulan
bahan penelitian
5 kali Rp 200.000 Rp 1.000.000
5
Pekanbaru
SUB TOTAL (Rp) Rp 2.487.000
5. Lain-lain
Kegiatan Justifikasi Kuantitas Harga Satuan
(Rp)
Biaya per
Tahun (Rp)
Th 1
Lain-lain
(administrasi
, publikasi,
seminar,
laporan,
lainnya
sebutkan)
Publikasi
Seminar hasil
 Konsumsi
1 rangkap
50 orang
Rp. 1.000.000
Rp 20.000
Rp. 1.000.000
Rp 1.000.000
SUB TOTAL (Rp) Rp 3.775.000
TOTAL ANGGARAN YANG DIPERLUKAN SETIAP TAHUN
(Rp)
Rp 19.387.000
TOTAL ANGGARAN YANG DIPERLUKAN SELURUH
TAHUN (Rp)
Rp 19.387.000
6
Lampiran 2: Biodata Ketua dan Anggota
Ketua Peneliti:
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Algifanri Maulana, S.Kom., M.MSI
2 Jenis Kelamin Laki - Laki
3 Jabatan Fungsional Asisten Ahli
4 NIDN 1007079101
5 Tempat, Tanggal Lahir Alas, 17 Juli 1991
6 E-mail algifm@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 081235045466
8 Alamat Bengkong Permai, Batam
B. Riwayat Pendidikan
S-1 S-2 S-3
Nama Perguruan Tinggi Universitas
Putera Batam
Universitas Bina
Nusantara
-
Bidang Ilmu Teknik
Informatika
Sitem Informasi -
Tahun Masuk-Lulus 2007-2010 2013-2015 -
C. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir
(Bukan Skripsi, Tesis, maupun Disertasi)
No. Tahun Judul Penelitian
Pendanaan
Sumber Jml (Juta Rp)
- - - - -
D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir
No. Tahun
Judul Pengabdian Kepada
Masyarakat
Pendanaan
Sumber Jml (Ribu
Rp)
1 2016 Pelatihan Microsoft Office 2010
bagi Masyarakat Bengkong
Permai RT 004/ RW 003
Bengkong Laut, Kecamatan
Bengkong, Batam
Universitas
Putera Batam
600.000
7
2 2017 Sistem keuangan untuk
mengelola penghasilan
perusahaan property PT. Bumi
Mitra Karya
Universitas
Putera Batam
1.500.000
E. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir
No. Judul Artikel Ilmiah Nama
Jurnal
Volume/Nomor/Tahun
1.
The Influence Of Dokuku
Data Security And
Service-Oriented
Architecture On The
Quality Of Information
Teknosi
Vol 2, No 3 (2016):
Desember 2016
F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terakhir
No. Nama Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1
Education Expo
2016
Pelatihan Teknologi
Informasi (Pembuatan
E-Learning Dengan
Moodle)
16 Januari 2016
Universitas Putera Batam
G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir
No. Judul Buku Tahun
Jumlah
Halaman
Penerbit
1 - - - -
H. Perolehan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dalam 5–10 Tahun Terakhir
No. Judul/Tema HKI Tahun Jenis
Nomor
P/ID
1 - - - -
I. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik Lainnya dalam 5 Tahun Terakhir
No.
Judul/Tema/Jenis Kebijakan
Publik Lainnya yang Telah
Diterapkan
Tahun
Tempat
Penerapan
Respon
Masyarakat
1 - - - -
J. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi
lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi
Penghargaan
Tahun
1 - - -
8
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam laporan pengabdian.
Batam, 06 Juni 2017
Ketua Pengabdi,
Algifanri Maulana, S.Kom., M.MSI
9
Anggota Peneliti:
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Cosmas Eko Suharyanto, S.Kom., M.MSI.
2 Jenis Kelamin L
3 Jabatan Fungsional Asisten Ahli
4 NIP 13142
5 NIDN 1015038303
6 Tempat, Tanggal Lahir Belitang, 15 Maret 1983
7 E-mail costmust@gmail.com
8 Nomor Telepon/HP 085668174530
9 Alamat Kantor Universitas Putera Batam, Jalan R. Soeprapto,
Batam
10 Nomor Telepon/Faks Kantor 0778 7001000
11 Mata Kuliah yang Diampu 1. Perancangan dan Manajemen Jaringan
2. Keamanan Jaringan
B. Riwayat Pendidikan
S-1 S-2 S-3
Nama Perguruan Tinggi STMIK Putera
Batam
Universitas Bina
Nusantara
Bidang Ilmu Komputer Komputer
Tahun Masuk-Lulus 2006-2010 2013-2015
C. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir
(Bukan Skripsi, Tesis, maupun Disertasi)
No. Tahun Judul Penelitian
Pendanaan
Sumber Jml (Juta Rp)
1 2014 Analisis Perbandingan Pengujian
Keamanan Sistem Operasi Windows 7
Dan Windows 8
Universitas
Putera Batam
Rp. 1.500.000
2 2016 Analisis Protokol Hypertext Transfer
Protocol (HTTP) dan Hypertext Transfer
Universitas
Putera Batam
Rp. 13.000.000
10
Protocol Secure (HTTPS) dari Hasil
Capture Packet Sniffer dan Potensi
Ancamannya Pada Pengguna Free Wifi di
Kota Batam
D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir
No. Tahun Judul Pengabdian Kepada Masyarakat
Pendanaan
Sumber Jml (Juta Rp)
1 2014 “Berbagi Dan Terus Menebar Manfaat
Melalui Bantuan Sosial Di Panti Asuhan
Miftahul Ulum, Bida Asri Batam”
Universitas
Putera Batam
Rp. 500.000
2 2014 Pelatihan Blogging
“Cara Membuat Webblog Komunitas
Remaja Katolik”
Universitas
Putera Batam
Rp. 500.000
3 2014 Pelatihan Kewirausahaan
“Cara Membuat Toko Online Bagi Siswa/I
Sma Ananda Batam”
Universitas
Putera Batam
Rp. 500.000
4 2014 “Berbagi Dan Terus Menebar Manfaat
Melalui Pemberian Paket Perlengkapan
Belajar Pada Panti Asuhan Anak
Cemerlang, Batam Centre”
Universitas
Putera Batam
Rp. 500.000
E. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir
No. Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal Volume/Nomor/Tahun
1 The Contribution of Information
Communication & Technology as
Enabler of Knowledge Management to
Bring Innovation in Mass Media
Industries Sector (Batam Case)
Jurnal Ilmiah
Informatika
3/1/2015
2 Analisis Komparatif Sistem Keamanan
Windows 7 dan Windows 8
Jurnal Ilmiah
Informatika
4/1/2016
3 Potential Threat Analysis Hypertext
Transfer Protocol and Secure Hypertext
Transfer Protocol of Public WiFi Users
(Batam Case)
International
Journal of
Scientific &
Engineering
Research
8/3/2017
11
F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terakhir
No.
Nama Pertemuan
Ilmiah / Seminar
Judul Artikel Ilmiah
Waktu
dan
Tempat
1 Proceeding 1st ICCE (
International Conference
on Character Education)
- The Role of Information Communication &
Technology as Enabler of Knowledge
Management Process to Bring Innovation in
Creative Industries (Batam Case)
Batam, 23
Agustus
2015
G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir
No. Judul Buku Tahun
Jumlah
Halaman
Penerbit
1 - - - -
H. Perolehan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dalam 5–10 Tahun Terakhir
No. Judul/Tema HKI Tahun Jenis Nomor P/ID
1 - - - -
I. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik Lainnya dalam 5 Tahun Terakhir
No.
Judul/Tema/Jenis Kebijakan Publik
Lainnya yang Telah Diterapkan
Tahun
Tempat
Penerapan
Respon
Masyarakat
1 - - - -
J. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi
lainnya)
No. Jenis Penghargaan
Institusi Pemberi
Penghargaan
Tahun
1 - - -
12
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai
ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Penelitian Peningkatan Kapasitas
Batam, 6 Juni 2017
Anggota Peneliti,
Cosmas Eko Suharyanto, S.Kom.,
M.MSI.
13
Lampiran 3. Surat Pernyataan Ketua Peneliti

More Related Content

What's hot

Amudi pandapotan saragih, hapzi ali, tugas 1, ut, 2017
Amudi pandapotan saragih, hapzi ali, tugas 1, ut, 2017Amudi pandapotan saragih, hapzi ali, tugas 1, ut, 2017
Amudi pandapotan saragih, hapzi ali, tugas 1, ut, 2017Amudi Pandapotan Saragih
 
Laporan KKN UNUSIDA diwa_purnaningtyas_b34180017
Laporan KKN UNUSIDA diwa_purnaningtyas_b34180017Laporan KKN UNUSIDA diwa_purnaningtyas_b34180017
Laporan KKN UNUSIDA diwa_purnaningtyas_b34180017DiwaPurnaningtyas
 
Kajian Kawasan Strategis Cepat Tumbuh Kabupaten Sleman Tahun 2016
Kajian Kawasan Strategis Cepat Tumbuh Kabupaten Sleman Tahun 2016Kajian Kawasan Strategis Cepat Tumbuh Kabupaten Sleman Tahun 2016
Kajian Kawasan Strategis Cepat Tumbuh Kabupaten Sleman Tahun 2016Septian Widyanto
 
Bab i Proposal Teknis Studio Perencanaan Wonogiri Kelompok 4a
Bab i Proposal Teknis Studio Perencanaan Wonogiri Kelompok 4aBab i Proposal Teknis Studio Perencanaan Wonogiri Kelompok 4a
Bab i Proposal Teknis Studio Perencanaan Wonogiri Kelompok 4aLatifah Tio
 
Laporan magang mahasiswa TI Universitas Wahab Chasbullah Jombang
Laporan magang mahasiswa TI Universitas Wahab Chasbullah JombangLaporan magang mahasiswa TI Universitas Wahab Chasbullah Jombang
Laporan magang mahasiswa TI Universitas Wahab Chasbullah JombangYudha Doank
 
244244761 proposal-sumur-bor-pdf
244244761 proposal-sumur-bor-pdf244244761 proposal-sumur-bor-pdf
244244761 proposal-sumur-bor-pdfIchank Sabiyah
 
27. panduan analisis dan advokasi anggaran asia foundation
27.  panduan analisis dan advokasi anggaran asia foundation27.  panduan analisis dan advokasi anggaran asia foundation
27. panduan analisis dan advokasi anggaran asia foundationYunika Nur Prasetyaningtyas
 
Laporan Akhir Eka Puji Harti
Laporan Akhir Eka Puji HartiLaporan Akhir Eka Puji Harti
Laporan Akhir Eka Puji Hartiekapuji3
 
Agus supriyono, hapzi ali, sistem informasi kependudukan, ut, 2017
Agus supriyono, hapzi ali, sistem informasi kependudukan, ut, 2017Agus supriyono, hapzi ali, sistem informasi kependudukan, ut, 2017
Agus supriyono, hapzi ali, sistem informasi kependudukan, ut, 2017Agus Supriyono
 
BAB II bagan struktur organisasi kampus STIKOM Bali
BAB II bagan struktur organisasi kampus STIKOM BaliBAB II bagan struktur organisasi kampus STIKOM Bali
BAB II bagan struktur organisasi kampus STIKOM BaliGoogle+
 
Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Organisasi Da...
Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Organisasi Da...Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Organisasi Da...
Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Organisasi Da...iniPurwokerto
 
LAPORAN KERJA PRAKTEK IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI JIBAS DI SMP NEGERI 3 TER...
LAPORAN KERJA PRAKTEK IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI JIBAS DI SMP NEGERI 3 TER...LAPORAN KERJA PRAKTEK IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI JIBAS DI SMP NEGERI 3 TER...
LAPORAN KERJA PRAKTEK IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI JIBAS DI SMP NEGERI 3 TER...Sutny_Wulan_Sary_Puasa
 
Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Pemda Otonom Kabupaten/Kota di Kalima...
Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Pemda Otonom Kabupaten/Kota di Kalima...Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Pemda Otonom Kabupaten/Kota di Kalima...
Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Pemda Otonom Kabupaten/Kota di Kalima...Tri Widodo W. UTOMO
 
Tugas Kelompok II ASP kelas 4a
Tugas Kelompok II ASP kelas 4aTugas Kelompok II ASP kelas 4a
Tugas Kelompok II ASP kelas 4aLizaLutviana
 

What's hot (20)

Amudi pandapotan saragih, hapzi ali, tugas 1, ut, 2017
Amudi pandapotan saragih, hapzi ali, tugas 1, ut, 2017Amudi pandapotan saragih, hapzi ali, tugas 1, ut, 2017
Amudi pandapotan saragih, hapzi ali, tugas 1, ut, 2017
 
Laporan KKN UNUSIDA diwa_purnaningtyas_b34180017
Laporan KKN UNUSIDA diwa_purnaningtyas_b34180017Laporan KKN UNUSIDA diwa_purnaningtyas_b34180017
Laporan KKN UNUSIDA diwa_purnaningtyas_b34180017
 
Kajian Kawasan Strategis Cepat Tumbuh Kabupaten Sleman Tahun 2016
Kajian Kawasan Strategis Cepat Tumbuh Kabupaten Sleman Tahun 2016Kajian Kawasan Strategis Cepat Tumbuh Kabupaten Sleman Tahun 2016
Kajian Kawasan Strategis Cepat Tumbuh Kabupaten Sleman Tahun 2016
 
KBLI 2015
KBLI 2015KBLI 2015
KBLI 2015
 
Bab i Proposal Teknis Studio Perencanaan Wonogiri Kelompok 4a
Bab i Proposal Teknis Studio Perencanaan Wonogiri Kelompok 4aBab i Proposal Teknis Studio Perencanaan Wonogiri Kelompok 4a
Bab i Proposal Teknis Studio Perencanaan Wonogiri Kelompok 4a
 
Laporan KP Septian
Laporan KP SeptianLaporan KP Septian
Laporan KP Septian
 
buku-panduan-simas-2014-depag-kua
buku-panduan-simas-2014-depag-kuabuku-panduan-simas-2014-depag-kua
buku-panduan-simas-2014-depag-kua
 
Laporan magang mahasiswa TI Universitas Wahab Chasbullah Jombang
Laporan magang mahasiswa TI Universitas Wahab Chasbullah JombangLaporan magang mahasiswa TI Universitas Wahab Chasbullah Jombang
Laporan magang mahasiswa TI Universitas Wahab Chasbullah Jombang
 
244244761 proposal-sumur-bor-pdf
244244761 proposal-sumur-bor-pdf244244761 proposal-sumur-bor-pdf
244244761 proposal-sumur-bor-pdf
 
27. panduan analisis dan advokasi anggaran asia foundation
27.  panduan analisis dan advokasi anggaran asia foundation27.  panduan analisis dan advokasi anggaran asia foundation
27. panduan analisis dan advokasi anggaran asia foundation
 
Laporan Akhir Eka Puji Harti
Laporan Akhir Eka Puji HartiLaporan Akhir Eka Puji Harti
Laporan Akhir Eka Puji Harti
 
Agus supriyono, hapzi ali, sistem informasi kependudukan, ut, 2017
Agus supriyono, hapzi ali, sistem informasi kependudukan, ut, 2017Agus supriyono, hapzi ali, sistem informasi kependudukan, ut, 2017
Agus supriyono, hapzi ali, sistem informasi kependudukan, ut, 2017
 
BAB II bagan struktur organisasi kampus STIKOM Bali
BAB II bagan struktur organisasi kampus STIKOM BaliBAB II bagan struktur organisasi kampus STIKOM Bali
BAB II bagan struktur organisasi kampus STIKOM Bali
 
Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Organisasi Da...
Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Organisasi Da...Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Organisasi Da...
Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Organisasi Da...
 
LAPORAN KERJA PRAKTEK IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI JIBAS DI SMP NEGERI 3 TER...
LAPORAN KERJA PRAKTEK IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI JIBAS DI SMP NEGERI 3 TER...LAPORAN KERJA PRAKTEK IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI JIBAS DI SMP NEGERI 3 TER...
LAPORAN KERJA PRAKTEK IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI JIBAS DI SMP NEGERI 3 TER...
 
Report
ReportReport
Report
 
Modul Pemantauan Anggaran
Modul Pemantauan AnggaranModul Pemantauan Anggaran
Modul Pemantauan Anggaran
 
Baru
BaruBaru
Baru
 
Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Pemda Otonom Kabupaten/Kota di Kalima...
Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Pemda Otonom Kabupaten/Kota di Kalima...Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Pemda Otonom Kabupaten/Kota di Kalima...
Peningkatan Efektivitas Penyelenggaraan Pemda Otonom Kabupaten/Kota di Kalima...
 
Tugas Kelompok II ASP kelas 4a
Tugas Kelompok II ASP kelas 4aTugas Kelompok II ASP kelas 4a
Tugas Kelompok II ASP kelas 4a
 

Similar to Sistem Inovasi Daerah Dalam Tata Kelola Dana Desa Berbasis Teknologi Informasi

20170420 wp sid-position_final
20170420 wp sid-position_final20170420 wp sid-position_final
20170420 wp sid-position_finalsyahrunNazil1
 
Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) Support to PNPM Mandiri Project
Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) Support to PNPM Mandiri ProjectUrban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) Support to PNPM Mandiri Project
Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) Support to PNPM Mandiri Projectinfosanitasi
 
Laporan Magang kabau.docx
Laporan Magang kabau.docxLaporan Magang kabau.docx
Laporan Magang kabau.docxIr. Soekarno
 
Pedum-Posyantek-1.pdf
Pedum-Posyantek-1.pdfPedum-Posyantek-1.pdf
Pedum-Posyantek-1.pdfDianSopyan
 
Permendes pdtt no 23 2017 tentang ttg PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI TE...
Permendes pdtt no 23 2017 tentang ttg PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI TE...Permendes pdtt no 23 2017 tentang ttg PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI TE...
Permendes pdtt no 23 2017 tentang ttg PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI TE...TV Desa
 
Jadi Bagian dari Desa Membangun Indonesia
Jadi Bagian dari Desa Membangun IndonesiaJadi Bagian dari Desa Membangun Indonesia
Jadi Bagian dari Desa Membangun IndonesiaBobby Denil Lesmana
 
Desa 2.0 - Bayu Setyo Nugroho
Desa 2.0 - Bayu Setyo NugrohoDesa 2.0 - Bayu Setyo Nugroho
Desa 2.0 - Bayu Setyo NugrohoSupri yanto
 
Tor kegiatan web desa dan sid kabupaten ciamis
Tor kegiatan web desa dan sid kabupaten ciamisTor kegiatan web desa dan sid kabupaten ciamis
Tor kegiatan web desa dan sid kabupaten ciamisSutardjo ( Mang Ojo )
 
Buku direktori administrasi negara 2014 final
Buku direktori administrasi negara 2014 finalBuku direktori administrasi negara 2014 final
Buku direktori administrasi negara 2014 finalWitra Apdhi Almash
 
Tugas dan wewenang pengurus dan sekretariat mpd aceh 2008 2013
Tugas dan wewenang pengurus dan sekretariat mpd aceh 2008 2013Tugas dan wewenang pengurus dan sekretariat mpd aceh 2008 2013
Tugas dan wewenang pengurus dan sekretariat mpd aceh 2008 2013Abrar Qashmal
 
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh m ikhsani isfan fajar sa...
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh m ikhsani isfan fajar sa...Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh m ikhsani isfan fajar sa...
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh m ikhsani isfan fajar sa...KKNTanjekwagir
 
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh muhammad miftakhus surur
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh muhammad miftakhus sururLaporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh muhammad miftakhus surur
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh muhammad miftakhus sururKKNTanjekwagir
 
Laporan Pendahuluan Kec Selatan Ds Teluk Singkama.pdf
Laporan Pendahuluan Kec Selatan Ds Teluk Singkama.pdfLaporan Pendahuluan Kec Selatan Ds Teluk Singkama.pdf
Laporan Pendahuluan Kec Selatan Ds Teluk Singkama.pdfannisarahmautari1
 
Peran Bhabinkamtibmas dalam pencegahan, pengawasan & penanganan korupsi dana ...
Peran Bhabinkamtibmas dalam pencegahan, pengawasan & penanganan korupsi dana ...Peran Bhabinkamtibmas dalam pencegahan, pengawasan & penanganan korupsi dana ...
Peran Bhabinkamtibmas dalam pencegahan, pengawasan & penanganan korupsi dana ...Andy Susanto
 
KAMUS PUPM KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2025.pdf
KAMUS PUPM KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2025.pdfKAMUS PUPM KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2025.pdf
KAMUS PUPM KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2025.pdfLanangTanu2
 
Strategi Sanitasi Kota Tegal
Strategi Sanitasi Kota TegalStrategi Sanitasi Kota Tegal
Strategi Sanitasi Kota Tegalinfosanitasi
 
Prorosal Bina Desa juga.docx
Prorosal Bina Desa juga.docxProrosal Bina Desa juga.docx
Prorosal Bina Desa juga.docxDesiRusfiani2
 

Similar to Sistem Inovasi Daerah Dalam Tata Kelola Dana Desa Berbasis Teknologi Informasi (20)

20170420 wp sid-position_final
20170420 wp sid-position_final20170420 wp sid-position_final
20170420 wp sid-position_final
 
Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) Support to PNPM Mandiri Project
Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) Support to PNPM Mandiri ProjectUrban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) Support to PNPM Mandiri Project
Urban Sanitation and Rural Infrastructure (USRI) Support to PNPM Mandiri Project
 
PKM Cheppy Fix edit
PKM Cheppy Fix editPKM Cheppy Fix edit
PKM Cheppy Fix edit
 
Paparan posyantek 2 revisi
Paparan posyantek 2 revisiPaparan posyantek 2 revisi
Paparan posyantek 2 revisi
 
Laporan Magang kabau.docx
Laporan Magang kabau.docxLaporan Magang kabau.docx
Laporan Magang kabau.docx
 
Newsletter SID
Newsletter SIDNewsletter SID
Newsletter SID
 
Pedum-Posyantek-1.pdf
Pedum-Posyantek-1.pdfPedum-Posyantek-1.pdf
Pedum-Posyantek-1.pdf
 
Permendes pdtt no 23 2017 tentang ttg PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI TE...
Permendes pdtt no 23 2017 tentang ttg PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI TE...Permendes pdtt no 23 2017 tentang ttg PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI TE...
Permendes pdtt no 23 2017 tentang ttg PENGEMBANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI TE...
 
Jadi Bagian dari Desa Membangun Indonesia
Jadi Bagian dari Desa Membangun IndonesiaJadi Bagian dari Desa Membangun Indonesia
Jadi Bagian dari Desa Membangun Indonesia
 
Desa 2.0 - Bayu Setyo Nugroho
Desa 2.0 - Bayu Setyo NugrohoDesa 2.0 - Bayu Setyo Nugroho
Desa 2.0 - Bayu Setyo Nugroho
 
Tor kegiatan web desa dan sid kabupaten ciamis
Tor kegiatan web desa dan sid kabupaten ciamisTor kegiatan web desa dan sid kabupaten ciamis
Tor kegiatan web desa dan sid kabupaten ciamis
 
Buku direktori administrasi negara 2014 final
Buku direktori administrasi negara 2014 finalBuku direktori administrasi negara 2014 final
Buku direktori administrasi negara 2014 final
 
Tugas dan wewenang pengurus dan sekretariat mpd aceh 2008 2013
Tugas dan wewenang pengurus dan sekretariat mpd aceh 2008 2013Tugas dan wewenang pengurus dan sekretariat mpd aceh 2008 2013
Tugas dan wewenang pengurus dan sekretariat mpd aceh 2008 2013
 
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh m ikhsani isfan fajar sa...
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh m ikhsani isfan fajar sa...Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh m ikhsani isfan fajar sa...
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh m ikhsani isfan fajar sa...
 
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh muhammad miftakhus surur
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh muhammad miftakhus sururLaporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh muhammad miftakhus surur
Laporan akhir KKN UNUSIDA 2020 Desa Tanjekwagir oleh muhammad miftakhus surur
 
Laporan Pendahuluan Kec Selatan Ds Teluk Singkama.pdf
Laporan Pendahuluan Kec Selatan Ds Teluk Singkama.pdfLaporan Pendahuluan Kec Selatan Ds Teluk Singkama.pdf
Laporan Pendahuluan Kec Selatan Ds Teluk Singkama.pdf
 
Peran Bhabinkamtibmas dalam pencegahan, pengawasan & penanganan korupsi dana ...
Peran Bhabinkamtibmas dalam pencegahan, pengawasan & penanganan korupsi dana ...Peran Bhabinkamtibmas dalam pencegahan, pengawasan & penanganan korupsi dana ...
Peran Bhabinkamtibmas dalam pencegahan, pengawasan & penanganan korupsi dana ...
 
KAMUS PUPM KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2025.pdf
KAMUS PUPM KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2025.pdfKAMUS PUPM KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2025.pdf
KAMUS PUPM KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2025.pdf
 
Strategi Sanitasi Kota Tegal
Strategi Sanitasi Kota TegalStrategi Sanitasi Kota Tegal
Strategi Sanitasi Kota Tegal
 
Prorosal Bina Desa juga.docx
Prorosal Bina Desa juga.docxProrosal Bina Desa juga.docx
Prorosal Bina Desa juga.docx
 

Recently uploaded

RUNDOWN ACARA ORIENTASI CPNS DAN PPPK TAHUN 2024.pdf
RUNDOWN ACARA ORIENTASI CPNS DAN PPPK TAHUN 2024.pdfRUNDOWN ACARA ORIENTASI CPNS DAN PPPK TAHUN 2024.pdf
RUNDOWN ACARA ORIENTASI CPNS DAN PPPK TAHUN 2024.pdfNezaPurna
 
Slide-AKT-301-07-02-2017-konsep-pelayanan-publik (3).ppt
Slide-AKT-301-07-02-2017-konsep-pelayanan-publik (3).pptSlide-AKT-301-07-02-2017-konsep-pelayanan-publik (3).ppt
Slide-AKT-301-07-02-2017-konsep-pelayanan-publik (3).pptpikipardede1
 
PELATIHAN BAPELKES ANTIKORUPSI 0502.pptx
PELATIHAN BAPELKES ANTIKORUPSI 0502.pptxPELATIHAN BAPELKES ANTIKORUPSI 0502.pptx
PELATIHAN BAPELKES ANTIKORUPSI 0502.pptxZainul Ulum
 
Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Arsiparis.pptx
Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Arsiparis.pptxStandar Kompetensi Jabatan Fungsional Arsiparis.pptx
Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Arsiparis.pptxhartonohajar
 
MATERI SOSIALISASI TRIBINA (BKB, BKL, BKR) DAN UPPKS BAGI KADER DESA PKK POKJ...
MATERI SOSIALISASI TRIBINA (BKB, BKL, BKR) DAN UPPKS BAGI KADER DESA PKK POKJ...MATERI SOSIALISASI TRIBINA (BKB, BKL, BKR) DAN UPPKS BAGI KADER DESA PKK POKJ...
MATERI SOSIALISASI TRIBINA (BKB, BKL, BKR) DAN UPPKS BAGI KADER DESA PKK POKJ...ngrecopemdes
 
evaluasi essay agenda 3 pelatihan kepemimpinan administrator
evaluasi essay agenda 3 pelatihan kepemimpinan administratorevaluasi essay agenda 3 pelatihan kepemimpinan administrator
evaluasi essay agenda 3 pelatihan kepemimpinan administratorDi Prihantony
 
Agenda III - Organisasi Digital - updated.pdf
Agenda III - Organisasi Digital - updated.pdfAgenda III - Organisasi Digital - updated.pdf
Agenda III - Organisasi Digital - updated.pdfHeru Syah Putra
 
SOSIALISASI RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN DI KOTA MAKASSAR.pptx
SOSIALISASI RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN DI KOTA MAKASSAR.pptxSOSIALISASI RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN DI KOTA MAKASSAR.pptx
SOSIALISASI RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN DI KOTA MAKASSAR.pptxwansyahrahman77
 

Recently uploaded (8)

RUNDOWN ACARA ORIENTASI CPNS DAN PPPK TAHUN 2024.pdf
RUNDOWN ACARA ORIENTASI CPNS DAN PPPK TAHUN 2024.pdfRUNDOWN ACARA ORIENTASI CPNS DAN PPPK TAHUN 2024.pdf
RUNDOWN ACARA ORIENTASI CPNS DAN PPPK TAHUN 2024.pdf
 
Slide-AKT-301-07-02-2017-konsep-pelayanan-publik (3).ppt
Slide-AKT-301-07-02-2017-konsep-pelayanan-publik (3).pptSlide-AKT-301-07-02-2017-konsep-pelayanan-publik (3).ppt
Slide-AKT-301-07-02-2017-konsep-pelayanan-publik (3).ppt
 
PELATIHAN BAPELKES ANTIKORUPSI 0502.pptx
PELATIHAN BAPELKES ANTIKORUPSI 0502.pptxPELATIHAN BAPELKES ANTIKORUPSI 0502.pptx
PELATIHAN BAPELKES ANTIKORUPSI 0502.pptx
 
Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Arsiparis.pptx
Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Arsiparis.pptxStandar Kompetensi Jabatan Fungsional Arsiparis.pptx
Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Arsiparis.pptx
 
MATERI SOSIALISASI TRIBINA (BKB, BKL, BKR) DAN UPPKS BAGI KADER DESA PKK POKJ...
MATERI SOSIALISASI TRIBINA (BKB, BKL, BKR) DAN UPPKS BAGI KADER DESA PKK POKJ...MATERI SOSIALISASI TRIBINA (BKB, BKL, BKR) DAN UPPKS BAGI KADER DESA PKK POKJ...
MATERI SOSIALISASI TRIBINA (BKB, BKL, BKR) DAN UPPKS BAGI KADER DESA PKK POKJ...
 
evaluasi essay agenda 3 pelatihan kepemimpinan administrator
evaluasi essay agenda 3 pelatihan kepemimpinan administratorevaluasi essay agenda 3 pelatihan kepemimpinan administrator
evaluasi essay agenda 3 pelatihan kepemimpinan administrator
 
Agenda III - Organisasi Digital - updated.pdf
Agenda III - Organisasi Digital - updated.pdfAgenda III - Organisasi Digital - updated.pdf
Agenda III - Organisasi Digital - updated.pdf
 
SOSIALISASI RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN DI KOTA MAKASSAR.pptx
SOSIALISASI RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN DI KOTA MAKASSAR.pptxSOSIALISASI RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN DI KOTA MAKASSAR.pptx
SOSIALISASI RETRIBUSI PELAYANAN PERSAMPAHAN DI KOTA MAKASSAR.pptx
 

Sistem Inovasi Daerah Dalam Tata Kelola Dana Desa Berbasis Teknologi Informasi

  • 1. USULAN PENELITIAN DOSEN PEMULA SISTEM INOVASI DAERAH DALAM TATA KELOLA DANA DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI Oleh : 1. ALGIFANRI MAULANA, S.KOM., M.MSI. 1007079101 (Ketua) 2. COSMAS EKO SUHARYANTO, S.KOM., M.MSI. 1015038303 (Anggota) UNIVERSITAS PUTERA BATAM JUNI 2017 Kode/Nama Rumpun Ilmu : 458/Teknik Informatika Bidang Fokus : Teknologi Informasi dan Komunikasi
  • 3. iii IDENTITAS URAIAN DAN UMUM 1. Judul Penelitian : SISTEM INOVASI DAERAH DALAM TATA KELOLA DANA DESA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI 2. Tim Peneliti No Nama Jabatan Bidang Keahlian Instansi Asal Alokasi Waktu (Jam/Minggu) 1. Algifanri Maulana, S.SI., M.MSI. Ketua Teknik Informatika Universitas Putera Batam 2 jam 2. Cosmas Eko Suharyanto, S.Kom., M.MSI Anggota 1 Teknik Informatika Universitas Putera Batam 2 jam 3. Objek Penelitian : Penelitian ini dilakukan dilingkungan Pemerintah Daerah Kota Batam 4. Masa Pelaksanaan Mulai : bulan : Januari tahun : 2018 Berakhir : bulan : Desember tahun :2018 5. Usulan Biaya DRPM Ditjen Penguatan Risbang Tahun ke-1: Rp : 19.387.000 6. Lokasi Penelitian Kelurahan di wilayah pemerintahan Kota Batam 7. Temuan yang ditargetkan Inovasi Aplikasi berbasis Teknologi Informasi 8. Kontribusi mendasar pada bidang ilmu
  • 4. iv DAFTAR ISI HALAMAN PENGESAHAN............................................................................................... ii IDENTITAS URAIAN DAN UMUM .................................................................................iii DAFTAR ISI ........................................................................................................................ iv RINGKASAN........................................................................................................................ v BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 1 1.1. Latar Belakang Masalah ......................................................................................... 1 1.2. Rumusan Masalah................................................................................................... 2 1.3. Batasan Masalah ..................................................................................................... 3 1.4. Tujuan Penelitan ..................................................................................................... 3 1.5. Target Luaran.......................................................................................................... 3 BAB II TINJAUAN PUSTAKA.......................................................................................... 6 2.1. Sistem Inovasi Daerah ........................................................................................... 6 2.2. Tata Kelola Dana Desa ........................................................................................... 7 2.3. Teknologi Informasi ............................................................................................... 9 2.3.1. Pengertian Teknologi Informasi...................................................................... 9 2.3.2. Perkembangan Teknologi Informasi ............................................................. 10 2.3.3. Tujuan dan Fungsi Teknologi Informasi ....................................................... 11 2.4. Penelitian Terdahulu................................................................................................. 13 BAB III METODE PENELITIAN..................................................................................... 16 3.1. Lokasi Penelitian................................................................................................... 16 3.2. Roadmap Penelitian.............................................................................................. 16 3.3. Metode Penelitian ................................................................................................. 16 3.4. Metode Perancangan............................................................................................. 17 3.5. Metode Pengumpulan Data................................................................................... 18 BAB IV ANGGARAN DAN JADWAL PENELITIAN ................................................... 19 4.1. Anggaran Biaya ........................................................................................................ 19 4.2. Jadwal Penelitian ...................................................................................................... 19 DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................................. LAMPIRAN ............................................................................................................................
  • 5. v RINGKASAN Tujuan Jangka Panjang Untuk tujuan jangka panjang yang ingin penulis capai adalah : 1. Meningkatkan pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung penguatan sistem inovasi di daerah 2. Menyumbangkan pemikiran strategis dalam merumuskan pendekatan pemanfaatan teknologi informasi 3. Merumuskan rencana tindak strategis untuk mendukung kebijakan penguatan sistem inovasi daerah yang berbasis teknologi informasi Target Khusus Adapun target khusus yang ingin dicapai dalam penelitan ini adalah : 1. Membantu SDM dalam membuat realisasi anggaran dana dalam bentuk laporan keuangan yang mudah dimengerti. 2. Untuk menghasilkan sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk tata kelola dana desa yang efektif dan efisien. 3. Mendorong pemerintah daerah dalam keterbukaan penggunaan dana desa yang transparan berbasis teknologi informasi. Metode Yang Akan di Pakai Untuk Mencapai Tujuan Jangka Panjang Ada beberapa tahapan yang akan dilakukan dalam penelitian ini yaitu : 1. Menganalisa perkembangan realisasi anggaran yang telah digunakan selama periode sebelumnya dengan menggunakan data sekunder. Hasil analisa dapat dijadikan acuan untuk mempersiapkan inovasi berbasis teknologi informasi yang tepat guna. 2. Mempersiapkan roadmap aplikasi untuk dapat digunakan sebagai acuan perkembangan inovasi baru. Ini dilakukan agar aplikasi yang dikembangkan dapat digunakan dengan mudah dan efetif sesuai dengan perkembangan teknologi Rencana Kegiatan Yang Diusulkan Adapun kegiatan kerja yang diusulkan dalam penelitian ini adalah : 1. Agar pemerintah daerah kota Batam memiliki sebuah sistem inovasi daerah berbasis teknologi informasi dalam bentuk aplikasi yang dapat mengelola dana desa. 2. Agar pemerintah dapat memiliki laporan keuangan yang mudah untuk dibaca dan diketahui realisasi dari setiap anggaran yang dikeluarkan secara langsung. 3. Agar pemerintah daerah dapat mengembangkan inovasi teknologi yang dapat membantu mengawasi penyerapan anggaran dana desa yang transparansi
  • 6. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Masyarakat Indonesia secara turun temurun hidu hidup dalam suatu kelompok masyarakat yang disebut dengan Desa. Didalamnya terdapat kesatuan hokum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan serta kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan / atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Pasal 1 ayat 1 Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa). Pemerintahan Daerah merupakan penyelenggara urusan Pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (Pasal 1 ayat 2 Undang-Undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa). Pemerintahan Desa dalam pembagian wilayah administratif Indonesia berada di bawah Kecamatan. Desa dipimpin oleh seorang kepala desa. Penyelenggara pemerintahan desa merupakan sub sistem dari penyelenggaraan pemerintahan, sehingga desa memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya (Widjaja, 2013). Penyelenggaraan pemerintahan ini kepala desa bertanggung jawab kepada Badan Permusyawaratan Desa dan menyampaikan laporan pelaksanaan pemerintahan tersebut kepada Bupati. Keberadaan desa merupakan cermin utama berhasil tidaknya pemerintahan suatu negara serta pelaksanaan kehidupan demokrasi di Daerah. Hal ini sangat dibutuhkan peran serta masyarakat desa supaya terwujud kehidupan yang demokrastis. Penyelenggaraan pemerintahan di Kelurahan Bengkong Laut Kecamatan Bengkong Kota Batam dilaksanakan oleh lurah dan perangkat desa. Penyelenggaraan pemerintahan tersebut diawasi oleh Badan Permusyawaratan Desa. Badan Permusyawaratan Desa merupakan lembaga yang ada dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. BPD sebagai mitra kerja yang perannya sangat penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa karena merupakan lembaga yang paling dekat dengan masyarakat. Diantaranya dalam penyerapan aspirasi masyarakat desa, legislasi, dan pengawasan, termasuk dalam hal pengelolaan dana desa.
  • 7. 2 Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diperuntukkan bagi desa yang ditransfer melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Kabupaten/Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, Pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat (Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2015). Menurut Prasetyanto dalam Prambudi (2014), pengawasan dana desa dilakukan oleh masyarakat melalui Badan Permusyawaratan Desa dan pemerintahan di atasnya, yaitu pemerintahan kabupaten/kota. BPD mempunyai peran yang sangat strategis dalam pengawalan pengelolaan dana desa agar tidak disalahgunakan atau diselewengkan sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pemerintah Kota Batam berkomitmen menyiapkan anggaran Rp 1 Milliar setiap Kelurahan mulai tahun 2017 yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program Rp 1 Milliar setiap kelurahan ini juga menyelaraskan program dari Pemerintahan Pusat dimana anggaran diambil dari APBD Kota Batam dikarenakan Kota Batam tidak mendapatkan bantuan dana desa dari pemerintahan pusat, maka pemerintah kota sendiri mengadakannya mengingat desa setara dengan kelurahan. Kenyataannya dalam penyelenggaraan pengelolaan dana masih belum optimal secara teknis dalam hal tata kelola untuk menghindari peluang penyalahgunaan dana yang telah didapat oleh masing – masing kelurahan. Selain itu diperlukan juga mekanisme kontrol dari masyarakat agar dapat dipergunakan tepat sasaran yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Berdasarkan kondisi diatas peneliti akan melakukan penelitian untuk dapat membantu pemerintah kota batam melakukan inovasi tata kelola dana desa berbasis teknologi informasi agar dana yang sudah disiapkan dan disalurkan dapat dikontrol dengan cepat, efektif, dan tepat sasaran melalui aplikasi teknologi. 1.2. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : 1. Bagaimana kontrol dana yang dilakukan setiap kelurahan yang mendapat anggaran dana desa ?
  • 8. 3 2. Bagaimana Sistem Inovasi Daerah tata kelola dana desa berbasis teknologi informasi ? 3. Bagaimana persiapan aturan teknis sebagai landasan kebijakan penggunaan anggaran dana desa ? 1.3. Batasan Masalah Adapun batasan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Penelitian ini dilakukan di kelurahan Bengkong Laut Kecamatan Bengkong Kota Batam. 2. Inovasi teknologi yang dihasilkan dalam bentuk aplikasi tata kelola dana desa berbasis desktop yang terintegrasi antara satu sama lain. 3. Data yang diambil dari realisasi anggaran dana desa yang sudah berjalan dan dapat dikontrol melalui aplikasi. 1.4. Tujuan Penelitan Tujuan dari penelitan ini adalah sebagai berikut : 1. Untuk dapat memberikan inovasi teknologi informasi yang dapat dijalankan Pemerintah Kota Batam 2. Untuk dapat mengontrol realisasi anggaran dana secara efektif dan efisien 3. Untuk mendukung kebijakan sistem inovasi daerah yang berbasis teknologi informasi 1.5.Target Luaran Dalam penelitian ini penulis memiliki target yang nantinya akan dapat bermanfaat bagi Pemerintah Kota Batam dalam mengelola dana desa, adapun target luaran yang ingin dicapai adalah: 1. Agar dapat meningkatkan penyerepan anggaran dana tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat 2. Agar dapat membangun infrastruktur yang mendukung perkembangan inovasi teknologi informasi 3. Agar dapat diterapkan pada semua daerah yang ada di Indonesia yang mendapatkan anggaran dana desa
  • 9. 4 1.6. Rencana Target Capaian Luaran Adapun rencana target capaian luaran pada penelitian ini diuraikan dalam bentuk tabel dibawah ini : Table 1.1. Rencana Target Capaian Luaran No . Jenis Luaran Indikator Capaian Kategori Sub Kategori Wajib Tambaha n TS1) TS+1 TS+2 1. Artikel Ilmiah dimuat di Jurnal International bereputasi draft 2019 Nasional Terakreditasi draft 2018 Nasional tidak terakreditasi Ada 2019 2. Artikel Ilmiah dimuat dalam prosiding Internasional Terindeks Nasional draft 2019 3. Invited speaker dalam temu ilmiah Internasional Nasional 4. Visiting Lecturer Internasional 5. Hak Kekayaan Intelektual Paten Paten Sederhana Hak Cipta Merek dagang Rahasia dagang Desain Produk Industri Indikasi Geografis Perlindungan Varietas Tanaman
  • 10. 5 Perlindungan Topografi Sirkuit Terpadu 6. Teknologi Tepat Guna 7. Model/Purwarupa/Desain/Karya Seni/Rekayasa Sosial 8. Buku Ajar (ISBN) 9. Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT)
  • 11. 6 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Sistem Inovasi Daerah Lahirnya Peraturan Bersama Menteri Riset dan Teknologi, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 3 Tahun 2012 dan No. 36 Tahun 2012 tentang Penguatan Sistem Inovasi Daerah menjadi landasan pemerintah dalam menumbuhkembangkan peningkatan produktivitas daya saing nasional maupun daerah yang menuntut adanya peningkatan kapasitas inovatif (Menteri Negara Riset Dan Teknologi Republik Indonesia Dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, 2012). Dalam peningkatan daya saing dan kapasitas inovatif diperlukan adanya agenda strategis yang harus dilaksanakan dengan komitmen tinggi. Agenda strategis disusun berdasarkan landasan sistem inovasi daerah, termasuk penguatan kelembagaan, mekanisme hubungan dan dokumen rencana (Handayani, Sophianingrum, & Nutriandini, 2013). Dalam implementasi sistem inovasi di daerah, syarat penting dalam meningkatkan kapasitas daya saing daerah terletak pada harmonisasi dan sinkronisasi yang menghasilkan sinergi positif antarsektor pembangunan ekonomi dan Iptek (Muhamman Arifin, Dudi Hidayat, Setiowiji Handoyo, Sri Mulatsih, Prakoso Putera, Dini Oktavianti, 2013). Agar Penguatan sistem inovasi wilayah mempunyai kontribusi positif dalam memperkuat ekonomi daerah, maka penguatan sistem inovasi di daerah harus merupakan bagian integral Rencana Induk Pembangunan (RIP) lima tahunan Provinsi/Kabupaten yang tertuang dalam RPJMD Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Membangun daya saing daerah merupakan suatu strategi yang potensial untuk diterapkan di Provinsi/Kabupaten dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah. Untuk mewujudkan interaksi antarsektor riil di dan antardaerah diperlukan adanya pendekatan yang terintegrasi dan strategi kebijakan yang menyeluruh, oleh karena itu, penguatan sistem inovasi di daerah diharapkan dapat memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan rakyat di daerah (Gde & Karma, 2015). Mengingat dana desa yang semakin tahun meningkat, maka salah satu sasaran inovasi sentral adalah tentang pengelolaan dana desa. Dengan disahkannya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, diharapkan segala kepentingan dan kebutuhan masyarakat desa
  • 12. 7 dapat diakomodir dengan lebih baik (Amir Syamsudin, 2014). Pemberian kesempatan yang lebih besar bagi desa untuk mengurus tata pemerintahannya sendiri serta pemerataan pelaksanaan pembangunan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa, sehingga permasalahan seperti kesenjangan antar wilayah, kemiskinan, dan masalah sosial budaya lainnya dapat diminimalisir. UU Nomor 6 Tahun 2014 beserta peraturan pelaksanaanya telah mengamanatkan pemerintah desa untuk lebih mandiri dalam mengelola pemerintahan dan berbagai sumber daya alam yang dimiliki, termasuk di dalamnya pengelolaan keuangan dan kekayaan milik desa. Selain Dana Desa, sesuai UU Desa pasal 72, Desa memiliki Pendapatan Asli Desa dan Pendapatan Transfer berupa Alokasi Dana Desa; Bagian dari Hasil Pajak dan Retribusi Kabupaten/Kota; dan Bantuan Keuangan dari APBD Provinsi/ Kabupaten/Kota (BPKP, 2015). Peran besar yang diterima oleh desa, tentunya disertai dengan tanggung jawab yang besar pula. Oleh karena itu pemerintah desa harus bisa menerapkan prinsip akuntabilitas dalam tata pemerintahannya, dimana semua akhir kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat desa sesuai dengan ketentuan. Dalam hal keuangan desa, pemerintah desa wajib menyusun Laporan Realisasi Pelaksanaan APB Desa dan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APB Desa. Laporan ini dihasilkan dari suatu siklus pengelolaan keuangan desa, yang dimulai dari tahapan perencanaan dan penganggaran; pelaksanaan dan penatausahaan; hingga pelaporan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan desa (Narutomo, 2014). 2.2.Tata Kelola Dana Desa Sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (selanjutnya ditulis UU Desa), yang ditindaklanjuti dengan terbitnya PP Nomor 43 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta PP Nomor 60 Tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN, dinyatakan bahwa tugas penataan desa serta pemantauan dan pengawasan pembangunan desa diemban secara bersama-sama oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Dalam konteks keuangan desa, instansi pemerintah pusat dan daerah memiliki tugas dan fungsinya masing-masing sesuai dengan tingkatannya. Desa memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahannya sendiri sesuai perundangan (BPKP, 2015).
  • 13. 8 Pengertian Keuangan Desa menurut UU Desa adalah semua hak dan kewajiban desa yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban Desa. Hak dan kewajiban tersebut menimbulkan pendapatan, belanja, pembiayaan yang perlu diatur dalam pengelolaan keuangan desa yang baik. Siklus pengelolaan keuangan desa meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban, dengan periodisasi 1 (satu) tahun anggaran, terhitung mulai tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Desember (BPKP, 2015). Gambar 2.1 Struktur Organisasi Pengelolaan Keuangan Desa (BPKP, 2015)
  • 14. 9 2.3. Teknologi Informasi Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. 2.3.1. Pengertian Teknologi Informasi Teknologi Informasi (TI) dilihat dari kata penyusunnya adalah teknologi dan informasi. Kata teknologi bermakna pengembangan dan penerapan berbagai peralatan atau sistem untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari, kata teknologi berdekatan artinya dengan istilah tata cara. Menurut Azmi, Yan (2009: 2), “informasi adalah data yang diproses kedalam bentuk yang lebih berarti bagi penerima dan berguna dalam pengambilan keputusan, sekarang atau untuk masa yang akan datang”. Untuk lebih jelasnya berikut ini penulis kemukakan beberapa defenisi mengenai teknologi informasi. Pendapat yang sama juga dikemukakan oleh Williams dan Saywer yang dikutip oleh Seesar, bahwa “teknologi informasi merupakan sebuah bentuk umum yang menggambarkan setiap teknologi yang membantu menghasilkan, memanipulasi, menyimpan, mengkomunikasikan dan atau menyampaikan informasi” (Seesar, 2010). Sedangkan menurut Ishak (2008: 87), “teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi akan lebih cepat, lebih luas sebarannya, dan lebih lama penyimpanannya”. Selain pendapat di atas, Information Technology Association of America (ITAA) yang dikutip oleh Sutarman (2009: 13) menyatakan bahwa, “teknologi informasi adalah suatu studi, perancangan, pengembangan, implementasi, dukungan atau manajemen system informasi berbasis komputer, khususnya aplikasi perangkat lunak dan perangkat keras komputer”. Dari uraian di atas dapat dinyatakan bahwa teknologi informasi adalah suatu kombinasi antara teknologi komputer dan teknologi komunikasi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan ,memanipulasi data dengan mendalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu
  • 15. 10 informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. 2.3.2. Perkembangan Teknologi Informasi Perkembangan informasi teknologi sangat pesat bahkan di pelosok pelosok yang dulunya belum merasakan teknologi pun sekarang bisa menikmati layanan informasi teknologi scara online. Teknologi informasi muncul sebagai akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin singkatnya siklus hidup barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan selera konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua ini, perusahaan mencari terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi. Teknologi diharapkan dapat menjadi fasilitator dan interpreter. Semula teknologi informasi digunakan hanya terbatas pada pemrosesan data. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi tersebut, hampir semua aktivitas organisasi saat ini telah dimasuki oleh aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi. Teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak, database, teknologi jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya. Selanjutnya, teknologi informasi dipakai dalam sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi para pemakai dalam rangka pengambilan keputusan. Ada berbagai macam sistem informasi dengan menggunakan teknologi informasi yang muncul, antara lain Electronic Data Processing Systems, Data Processing Systems (DPS), Decision Support System(DSS), Management Information System (MIS), Executive Information Systems (EIS), Expert System (ES) dan Accounting Information System (AIS) (Bodnar, 1998). Saluran komunikasi yang dapat digunakan untuk berkomunikasi adalah standard telephone lines, coaxial cable, fiber optics, microwave systems, communications satellites, cellular radio and telephone. Sedangkan konfigurasi jaringan yang dapat dipakai untuk berkomunikasi adalah Wide Area Network (WAN), Local Area Network (LAN), dan Client/Server.
  • 16. 11 2.3.3. Tujuan dan Fungsi Teknologi Informasi Teknologi informasi dewasa ini menjadi hal yang sangat penting karena sudah banyak organisasi yang menerapkan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan organisasi. Penerapan teknologi informasi pada tiap perusahaan atau organisasi tentunya memiliki tujuan yang berbeda karena penerapan TI pada suatu organisasi adalah untuk mendukung kepentingan usahanya. Adapun yang menjadi tujuan dari adanya teknologi informasi menurut Sutarman (2009: 17), “untuk memecahkan masalah, membuka kreativitas, dan meningkatkan efektivitas dan efesiensi dalam melakukan pekerjaan”. Sedangkan Fungsi Teknologi Informasi menurut Sutarman (2009: 18) ada enam fungsi, yaitu : 1. Menangkap (Capture) 2. Mengolah (Processing) Mengkompilasikan catatan rinci dari aktivitas, misalnya menerima input dari keyboard, scanner, mic dan sebagainya. Mengolah/memproses data masukan yang diterima untuk menjadi informasi. pengolahan/pemrosesan data dapat berupa konversi (pengubahan data kebentuk lain), analisis (analisis kondisi), perhitungan (kalkulasi), sintesis (penggabungan) segala bentuk data dan informasi. a. Data Processing, memproses dan mengolah data menjadi suatu informasi. b. Information Processing, suatu aktifitas komputer yang memproses dan mengolah suatu tipe/bentuk dari informasi dan mengubahnya menjadi tipe/bentuk yang lain dari informasi. c. Multimedia System, suatu system komputer yang dapat memproses berbagai tipe/bentuk dari informasi secara bersamaan (simultan). 3. Menghasilkan (Generating) Menghasilkan atau mengorganisasikan informasi ke dalam bentuk yang berguna. Misalnya : laporan, tabel, grafik dan sebagainya. 4. Menyimpan (Storage) Merekam atau menyimpan dan informasi dalam suatu media yang dapat digunakan untuk keperluan lainnya. Misalnya disimpan ke harddisk, tape, disket, compact disc (CD) dan sebagainya. 5. Mencari Kembali (Retrieval)
  • 17. 12 Menelusuri, mendapatkankembali informasi atau menyalin (copy) data dan informasi yang sudah tersimpan, misalnya mencari supplier yang sudah lunas dan sebagainya. 6. Transmisi (Transmission) Mengirimkan data dan informasi dari suatu lokasi ke lokasi lain melalui jaringan computer. Misalnya mengirimkan data penjualan dari user A ke user lainnya dan sebagainya. Dari uraian di atas, dapat diketahui bahwa teknologi informasi memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda bagi suatu instansi organisasi perusahaan dan itu semua tergantung pada bidang usaha masing-masing perusahaan yang menggunakan tekknologi informasi.
  • 18. 13 2.4. Penelitian Terdahulu No Judul Author Jurnal Temuan 1 Regional Innovation systems: Current discourse and unresolved issues David Doloreux, Saeed Parto Geoforum, Technology in Society A regional innovation system is a normative and descriptive approach that aims to capture how technological development takes place within a territory. The approach has been widely adopted to underline the importance of regions as modes of economic and technological organization, and to highlight policies and measures that increase the innovative capacity of diverse kinds of regions. (Doloreux & Parto, 2005) 2 Analysis of determinants for Open Innovation implementation in Regional Innovation System Lindomar Subtil de Oliveiraa, Márcia Elisa Soares Echevesteb, Marcelo Nogueira Cortimigliab, César Giovani Colini Goncalves RAI Revista de Administração e Inovação The main contribution of this research is the expansion of thecurrent academic discussion about new applications and oppor-tunities for OI implementation, opening new venues for researchinvolving specific contexts such as the RIS described in thispaper. Besides, this work
  • 19. 14 contributes with RIS governance, sothat this topic may be brought to public discussion (Oliveira, Echeveste, Cortimiglia, & Gonçalves, 2017). 3 Regional Innovation Cluster for Small and Medium Enterprises (SME): A Triple Helix Concept Sri Herliana The 6th Indonesia International Conference on Innovation, Entrepreneurship and Small Business Innovation based on product technology research will make an immediate impact on improving sustainable productivity, which in turn can accelerate the economic growth of a nation. The ability to master science and technology a capital base in order to produce a very useful innovation for economic development in order to compete globally (Herliana, 2015). 4 Towards a Regional Innovation Strategies Modelling Tanja Woronowicza, Michael Boronowskya, David Wewezera, Antanas Mitasiunasb, Karsten Seidelc, Procedia Computer Science The improved process capability aligns regional policies and strategies between sectors in order to facilitate the establishment of real innovation ecosystems beyond administrative regional boundaries and identifies overlaps, gaps and
  • 20. 15 Ignacio Rada Coterac complimentarily for European collaboration (Woronowicz et al., 2017). 5 Analysis of Institutions and the Factors of Development of Regional Innovation Potential on the Example of the Republic of Tatarstan Pavlova Adeliya, Parfilova Renata Procedia Economics and Finance, 22nd International Economic Conference – IECS 2015 Major economic institutions having impact on the development and implementation of regional innovation potential were also analyzed. The characteristics of the factors and the institutions, that we have identified, have been demonstrated on the example of the Republic of Tatarstan (Adeliya & Renata, 2015).
  • 21. 16 Sistem Inovasi Daerah Finansial Teknologi Integrasi Sistem BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kota Batam yang merupakan salah satu daerah yang menggunakan APBD untuk menyeleraskan nawa cita pemerintah pusat untuk mensejahterakan masyarakat melalui bantuan dana desa. Akan dilakukan pengambilan data pada salah satu Kecamatan di Kota Batam yaitu Kecamatan Bengkong Kelurahan Bengkong Laut. 3.2. Roadmap Penelitian Berikut road map dalam penelitian didasarkan pada kondisi yang ada di pemerintahan Kota Batam, semua kegiatan penelitian akan dikembangkan sesuai dengan roadmap dibawah ini : Gambar 3.1. Roadmap Penelitian Pada tahapan awal dilakukan pengumpulan data mengenai sistem inovasi yang ada di Kecamatan Bengkong kelurahan Bengkong Laut. Apabila sudah memiliki roadmap sistem inovasi daerah, hal ini akan dilanjutkan membuat sebuah platform teknologi yang akan membantu pengelolaan keuangan yang terintegrasi satu sama lainnya. 3.3. Metode Penelitian Secara umum penelitian merupakan suatu proses yang dilakukan selama jangka waktu tertentu dan melakukan pengorbanan waktu, tenaga, pikiran, dan dana. Pendapat tersebut juga didukung oleh ahli seperti yang dikatakan oleh Sugiono (2014:2) “Metode
  • 22. 17 penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.” Lebih jauh lagi Sugiono juga menjelaskan bahwa ada dua jenis metode penelitian yaitu metode kuantitatif dan metode kualitatif. Secara umum metode kuantitatif disebut dengan metode tradisional, karena metode ini sudah cukup lama diginakan, metode ini disebut kuantitatif karena data penelitiannya berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. Sedangkan metode kualitatif disebut metode baru, karena popularitasnya belum lama. Sugiono juga menjelaskan bahawa “metode kulitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat pospositivisme, digunakan untuk meneliti pada obyek yang alamiah.” Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif karena dalam penelitian ini difokuskan pada meneliti obyek secara langsung. Penelitian ini dilakukan dengan meneliti secara langsung pada sistem inovasi daerah Kota Batam Kecamatan Bengkong Kelurahan Bengkong Laut. Lebih jelasnya peneliti meneliti satu persatu obyek yang menjadi masalah dalam penelitian ini seperti yang telah dirumuskan pada perumusan masalah. Adapun tempat obyek penelitian yang akan dilakukan oleh peneliti adalah di Kelurahan Bengkong Laut, yaitu salah satu kelurahan yang mendapatkan dana desa dari Pemerintah Kota Batam 3.4. Metode Perancangan Tahap-tahap yang dilakukan dalam perancangan ini menggunakan aplikasi Visual studio berbasis desktop yang mana akan di control melalui Client & Server sebagai pengendali untuk pengolahan dan pemprosesan data. Dan untuk database menggunakan database postgresSQL dimana nanti teknologi aplikasi yang dibuat akan terintegrasi melalui jaringan internet.
  • 23. 18 Gambar 3.2. Metode Perancangan 3.5. Metode Pengumpulan Data Untuk mendapakan suatu informasi yang berkualitas, maka ada metode atau cara untuk mendapatkanya. Penelitian yang dilakukan dalam rangka untuk mendapatkan informasi. Namun, untuk mendapatkan suatu informasi maka kita perlu mendapatkan data-data yang akurat dan berkualitas. Adapun teknik untuk pengumpulan data pada penelitian ini adalah sebagai berikut : a. Wawancara (Interview) Merupakan suatu teknik penumpulan data yang dilakukan dengan cara tanya jawab atau dialog secara langsung dengan pihak-pihak yang terkait dengan penelitian yang dilakukan. Dalam hal ini penulis melakukan tanya jawab kepada yang bersangkutan. b. Pengamatan (observasi) Yaitu metode pengumpulan data dengan cara mengadakan tinjauan secara langsung ke objek yang diteliti. Untuk mendapat data yang bersifat nyata dan meyakinkan maka penulis melakukan pengamatan langsung pada objek yang bersangkutan.
  • 24. 19 BAB IV ANGGARAN DAN JADWAL PENELITIAN 4.1. Anggaran Biaya Rencana dari usulan anggaran biaya yang dibutuhkan untuk dilaksanakannya penelitian ini secara garis besar sebagai berikut : Tabel 4.1. Angaran Biaya No Jenis Pengeluran Biaya yang Diusulkan (Rp) 1. Gaji dan upah (Maks. 20%) Rp. 3.825.000 2. Bahan habis pakai dan peralatan (40-60%) Rp. 9.300.000 3. Perjalanan (Maks. 15%) Rp. 2.487.000 4. Lain-lain (publikasi, seminar, laporan, lainnya sebutkan) (10-15%) Rp. 3.775.000 Jumlah Rp. 19.387.000,- 4.2. Jadwal Penelitian Penelitian mengambil waktu selama 1 (satu) tahun terhitung sejak bulan Januari 2018 sampai dengan Desember 2018. Sedangkan jadwal penelitian disesuaikan dengan kondisi jadwal yang telah ditetapkan dalam waktu 1 (satu) tahun. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat ditabel 4.2. jadwal penelitian berikut ini : Tabel 4.2. Jadwal Penelitian No Jenis Kegiatan Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1. Persiapan Pengumpulan Data 2. Pengolahan Data 3. Pengumpulan bahan penelitian 4. Persiapan pembuatan laporan Penelitian 5. Menyusun Penulisan Laporan 6. Penyerahan Laporan Penelitian
  • 25. DAFTAR PUSTAKA Adeliya, P., & Renata, P. (2015). Analysis of Institutions and the Factors of Development of Regional Innovation Potential on the Example of the Republic of Tatarstan. Procedia Economics and Finance, 27(15), 361–368. https://doi.org/10.1016/S2212-5671(15)01007-2 Amir Syamsudin. UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA (2014). Retrieved from https://www.spi.or.id/wp- content/uploads/2014/11/UU_NO_6_2014-Desa.pdf BPKP. (2015). Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan dan konsultasi Pengelolaan Keuangan Desa. Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah. Doloreux, D., & Parto, S. (2005). Regional innovation systems: Current discourse and unresolved issues. Technology in Society, 27(2), 133–153. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2005.01.002 Gde, M., & Karma, S. (2015). INOVASI DAERAH ( Refleksi dan Pengaturan Inovasi Daerah di Indonesia ). Handayani, W., Sophianingrum, M., & Nutriandini, U. (2013). KAJIAN ROADMAP PENGEMBANGAN SISTEM INOVASI DAERAH ( SIDa ) KOTA SEMARANG. Riptek, 7(2), 97–108. Retrieved from http://bappeda.semarangkota.go.id/kategori/2/jurnal-riptek- bulan-november-2013 Herliana, S. (2015). Regional Innovation Cluster for Small and Medium Enterprises (SME): A Triple Helix Concept. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 169(August 2014), 151– 160. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.01.297 Menteri Negara Riset Dan Teknologi Republik Indonesia Dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. PENGUATAN SISTEM INOVASI DAERAH, Pub. L. No. 03 TAHUN 2012 36 TAHUN 2012 (2012). Retrieved from http://litbang.kemendagri.go.id/data/produk hukum/peraturan bersama thn 2012 - no. 03-36.pdf Muhamman Arifin, Dudi Hidayat, Setiowiji Handoyo, Sri Mulatsih, Prakoso Putera, Dini Oktavianti, G. I. (2013). Sistem Inovasi Daerah: Inovasi Teknologi dan Pengembangan Ekonomi Lokal. Bogor: IPB Press. Narutomo, T. (2014). Program Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) sebagai Exit Strategy Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Jurnal Bina Praja, 6(2), 143–156. Oliveira, L. S. de, Echeveste, M. E. S., Cortimiglia, M. N., & Gonçalves, C. G. C. (2017). Analysis of determinants for Open Innovation implementation in Regional Innovation Systems. RAI Revista de Administração E Inovação, 14, 119–129. https://doi.org/10.1016/j.rai.2017.03.006 Seesar, Y. A. (2010). Perbandingan Implementasi Insourcing, CoSourcing, dan Outsourcing Dalam Pengembangan Sistem Informasi. Majalah Ilmiah IPB, 6. Woronowicz, T., Boronowsky, M., Wewezer, D., Mitasiunas, A., Seidel, K., & Cotera, I. R. (2017). Towards a Regional Innovation Strategies Modelling. Procedia Computer Science, 104(December 2016), 227–234. https://doi.org/10.1016/j.procs.2017.01.118
  • 26. 2 LAMPIRAN Lampiran 1: Susunan Organisasi Peneliti dan Pembagian Tugas No Nama/NIDN Instansi Asal Bidang Ilmu Alokasi Waktu (Jam/ minggu) Uraian Tugas 1. Algifanri Maulana/ 1007079101 Universitas Putera Batam Teknik Informati ka 8 Jam/ Minggu Membuat proposal penelitian Mengolah data penelitian Membuat laporan penelitian 2. Cosmas Eko Suharyanto/ 1015038303 Universitas Putera Batam Teknik Informati ka 6 Jam/ Minggu Menyebarkan Qusioner Mengumpulkan bahan-bahan penelitian Membuat laporan penelitian Justifikasi Anggaran Penelitian 1.Honor Honor Honor/Jam(Rp) Waktu(jam/ Minggu) Minggu Honor per Tahun Tahun 1 Ketua Rp 60.000 8 jam/minggu 6 Minggu Rp 2.880.000 Anggota 1 Rp 50.000 6 jam/ minggu 4 Minggu Rp 1.200.000 SUB TOTAL (Rp) Rp 3.825.000 2. Peralatan Penunjang Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan (Rp) Harga Peralatan Penunjang (Rp)
  • 27. 3 Th 1 Mobil Pembelian Bahan Bakar untuk mengumpulkan data ke instansi pemerintah 300 liter Rp 4500 Rp 1.350.000 Modem Pembelian Modem 1 bh Rp 400.000 Rp 400.000 Pembelian pulsa modem untuk mencari data pendukung penelitian 6 bulan Rp 300.000 Rp 1.800.000 SUB TOTAL (Rp) Rp 5.150.000 3. Bahan Habis pakai Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan (Rp) Biaya per Tahun (Rp) Th 1 Pembelian Kertas Untuk pengetikan proposal penelitian dan hasil penelitian 6 rim Rp 35.000 Rp 210.000 Pembelian tinta Untuk proposal dan hasil penelitian 8 botol Rp 30.000 Rp 240.000 Pembelian Cadtrige Untuk proposal dan hasil penelitian 2 bh Rp 200.000 Rp 400.000 Pembelian CD Untuk 10 bh Rp 10.000 Rp 100.000
  • 28. 4 Memperban yak proposal penelitian Penyerahan propsal penelitian ke LPPM 3 rangkap Rp 75.000 Rp 225.000 Meperbanya k laporan hasil penelitian Penyerahan hasil penelitian ke LPPM 5 rangkap Rp 150.000 Rp 750.000 Perbanyak data penelitian Foto copy data untuk penelitian 1800 Lembar Rp 1.000 Rp 1.800.000 Pembelian flash disk Untuk penyimpanan bahan dan data hasil penelitian 1 unit Rp 175.000 RP. 175.000 SUB TOTAL (Rp) Rp 4.150.000 4. Perjalanan Material Justifikasi Perjalanan Kuantitas Harga Satuan (Rp) Biaya per Tahun (Rp) Th 1 Perjalanan ke BPS Propinsi Riau/ Pekanbaru Perjalanan mengumpulkan data penelitian dari instansi pemerintah 10 kali Rp 125.000 Rp 1.250.000 Perjanan ke BPS Kota Pekanbaru/ Pengumpulan bahan penelitian 5 kali Rp 200.000 Rp 1.000.000
  • 29. 5 Pekanbaru SUB TOTAL (Rp) Rp 2.487.000 5. Lain-lain Kegiatan Justifikasi Kuantitas Harga Satuan (Rp) Biaya per Tahun (Rp) Th 1 Lain-lain (administrasi , publikasi, seminar, laporan, lainnya sebutkan) Publikasi Seminar hasil  Konsumsi 1 rangkap 50 orang Rp. 1.000.000 Rp 20.000 Rp. 1.000.000 Rp 1.000.000 SUB TOTAL (Rp) Rp 3.775.000 TOTAL ANGGARAN YANG DIPERLUKAN SETIAP TAHUN (Rp) Rp 19.387.000 TOTAL ANGGARAN YANG DIPERLUKAN SELURUH TAHUN (Rp) Rp 19.387.000
  • 30. 6 Lampiran 2: Biodata Ketua dan Anggota Ketua Peneliti: A. Identitas Diri 1 Nama Lengkap (dengan gelar) Algifanri Maulana, S.Kom., M.MSI 2 Jenis Kelamin Laki - Laki 3 Jabatan Fungsional Asisten Ahli 4 NIDN 1007079101 5 Tempat, Tanggal Lahir Alas, 17 Juli 1991 6 E-mail algifm@gmail.com 7 Nomor Telepon/HP 081235045466 8 Alamat Bengkong Permai, Batam B. Riwayat Pendidikan S-1 S-2 S-3 Nama Perguruan Tinggi Universitas Putera Batam Universitas Bina Nusantara - Bidang Ilmu Teknik Informatika Sitem Informasi - Tahun Masuk-Lulus 2007-2010 2013-2015 - C. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir (Bukan Skripsi, Tesis, maupun Disertasi) No. Tahun Judul Penelitian Pendanaan Sumber Jml (Juta Rp) - - - - - D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir No. Tahun Judul Pengabdian Kepada Masyarakat Pendanaan Sumber Jml (Ribu Rp) 1 2016 Pelatihan Microsoft Office 2010 bagi Masyarakat Bengkong Permai RT 004/ RW 003 Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, Batam Universitas Putera Batam 600.000
  • 31. 7 2 2017 Sistem keuangan untuk mengelola penghasilan perusahaan property PT. Bumi Mitra Karya Universitas Putera Batam 1.500.000 E. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir No. Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal Volume/Nomor/Tahun 1. The Influence Of Dokuku Data Security And Service-Oriented Architecture On The Quality Of Information Teknosi Vol 2, No 3 (2016): Desember 2016 F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terakhir No. Nama Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat 1 Education Expo 2016 Pelatihan Teknologi Informasi (Pembuatan E-Learning Dengan Moodle) 16 Januari 2016 Universitas Putera Batam G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir No. Judul Buku Tahun Jumlah Halaman Penerbit 1 - - - - H. Perolehan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dalam 5–10 Tahun Terakhir No. Judul/Tema HKI Tahun Jenis Nomor P/ID 1 - - - - I. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik Lainnya dalam 5 Tahun Terakhir No. Judul/Tema/Jenis Kebijakan Publik Lainnya yang Telah Diterapkan Tahun Tempat Penerapan Respon Masyarakat 1 - - - - J. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya) No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 1 - - -
  • 32. 8 Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam laporan pengabdian. Batam, 06 Juni 2017 Ketua Pengabdi, Algifanri Maulana, S.Kom., M.MSI
  • 33. 9 Anggota Peneliti: A. Identitas Diri 1 Nama Lengkap (dengan gelar) Cosmas Eko Suharyanto, S.Kom., M.MSI. 2 Jenis Kelamin L 3 Jabatan Fungsional Asisten Ahli 4 NIP 13142 5 NIDN 1015038303 6 Tempat, Tanggal Lahir Belitang, 15 Maret 1983 7 E-mail costmust@gmail.com 8 Nomor Telepon/HP 085668174530 9 Alamat Kantor Universitas Putera Batam, Jalan R. Soeprapto, Batam 10 Nomor Telepon/Faks Kantor 0778 7001000 11 Mata Kuliah yang Diampu 1. Perancangan dan Manajemen Jaringan 2. Keamanan Jaringan B. Riwayat Pendidikan S-1 S-2 S-3 Nama Perguruan Tinggi STMIK Putera Batam Universitas Bina Nusantara Bidang Ilmu Komputer Komputer Tahun Masuk-Lulus 2006-2010 2013-2015 C. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir (Bukan Skripsi, Tesis, maupun Disertasi) No. Tahun Judul Penelitian Pendanaan Sumber Jml (Juta Rp) 1 2014 Analisis Perbandingan Pengujian Keamanan Sistem Operasi Windows 7 Dan Windows 8 Universitas Putera Batam Rp. 1.500.000 2 2016 Analisis Protokol Hypertext Transfer Protocol (HTTP) dan Hypertext Transfer Universitas Putera Batam Rp. 13.000.000
  • 34. 10 Protocol Secure (HTTPS) dari Hasil Capture Packet Sniffer dan Potensi Ancamannya Pada Pengguna Free Wifi di Kota Batam D. Pengalaman Pengabdian Kepada Masyarakat dalam 5 Tahun Terakhir No. Tahun Judul Pengabdian Kepada Masyarakat Pendanaan Sumber Jml (Juta Rp) 1 2014 “Berbagi Dan Terus Menebar Manfaat Melalui Bantuan Sosial Di Panti Asuhan Miftahul Ulum, Bida Asri Batam” Universitas Putera Batam Rp. 500.000 2 2014 Pelatihan Blogging “Cara Membuat Webblog Komunitas Remaja Katolik” Universitas Putera Batam Rp. 500.000 3 2014 Pelatihan Kewirausahaan “Cara Membuat Toko Online Bagi Siswa/I Sma Ananda Batam” Universitas Putera Batam Rp. 500.000 4 2014 “Berbagi Dan Terus Menebar Manfaat Melalui Pemberian Paket Perlengkapan Belajar Pada Panti Asuhan Anak Cemerlang, Batam Centre” Universitas Putera Batam Rp. 500.000 E. Publikasi Artikel Ilmiah Dalam Jurnal dalam 5 Tahun Terakhir No. Judul Artikel Ilmiah Nama Jurnal Volume/Nomor/Tahun 1 The Contribution of Information Communication & Technology as Enabler of Knowledge Management to Bring Innovation in Mass Media Industries Sector (Batam Case) Jurnal Ilmiah Informatika 3/1/2015 2 Analisis Komparatif Sistem Keamanan Windows 7 dan Windows 8 Jurnal Ilmiah Informatika 4/1/2016 3 Potential Threat Analysis Hypertext Transfer Protocol and Secure Hypertext Transfer Protocol of Public WiFi Users (Batam Case) International Journal of Scientific & Engineering Research 8/3/2017
  • 35. 11 F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terakhir No. Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat 1 Proceeding 1st ICCE ( International Conference on Character Education) - The Role of Information Communication & Technology as Enabler of Knowledge Management Process to Bring Innovation in Creative Industries (Batam Case) Batam, 23 Agustus 2015 G. Karya Buku dalam 5 Tahun Terakhir No. Judul Buku Tahun Jumlah Halaman Penerbit 1 - - - - H. Perolehan HKI (Hak Kekayaan Intelektual) dalam 5–10 Tahun Terakhir No. Judul/Tema HKI Tahun Jenis Nomor P/ID 1 - - - - I. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik Lainnya dalam 5 Tahun Terakhir No. Judul/Tema/Jenis Kebijakan Publik Lainnya yang Telah Diterapkan Tahun Tempat Penerapan Respon Masyarakat 1 - - - - J. Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya) No. Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun 1 - - -
  • 36. 12 Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila dikemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Penelitian Peningkatan Kapasitas Batam, 6 Juni 2017 Anggota Peneliti, Cosmas Eko Suharyanto, S.Kom., M.MSI.
  • 37. 13 Lampiran 3. Surat Pernyataan Ketua Peneliti