Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
1.RIKARDA OGETAI 22020113100053
2. RARA NIKEN FAZA ANINDITA 22020113120016
3. DWI SAPUTRA 22020113120024
4. VERA DINDA WIJ...
 Virginia Henderson lahir pada tahun
1897, di Kansas City
 Sebagai tokoh keperawatan ia pun
banyak menulis, berbagai tul...
Model Konsep Keperawatan Virginia Handerson
Model konsep keperawatan dijelasakan oleh Virginia
Henderson adalah model kon...
PARADIGMA KEPERAWATAN MENURUT
HANDERSON
Manusia  Individu sebagai kesatuan yang tidak dapat
dipisahkan: jiwa dan raga ad...
TEORI KEPERAWATAN HENDERSON
“Membantu individu yang sakit dan yang sehat
dalam melaksanakan aktivitas yang memiliki
kontri...
Kebutuhan Dasar Manusia Menurut Henderson
1. Bernapas secara normal
2. Makan dan minum cukup
3. Eliminasi
4. Bergerak dan ...
Menurut Henderson, ke-14 kebutuhan dasar yang
harus menjadi fokus tersebut dipengaruhi oleh :
Usia
Kondisi emosional (mo...
Perencanaan yang cermat akan mengklarifikasikan
hal-hal berikut :
Urutan aktifitas yang harus dilakukan.
Aktifitas peraw...
Sebagai ringkasannya, prinsip-prinsip dasar dari
model Henderson adalah sebagai berikut :
Fungsi unik dari perawat
Upaya...
Asumsi - Asumsi Pada Teori Virginia
Henderson
Keperawatan (nursing)
Perawat mempunyai keunikan untuk membantu individu
se...
 Pasien / person (pasien)
Teori Handerson berfokus pada individu yang berdasarkan
pandangannya, yaitu bahwa jasmani (body...
Kesehatan (health)
a)Kesehatan adalah kualitas dari kehidupan.
b) Kesehatan adalah dasar dari fungsi manusia.
c) Kesehatan...
Lingkungan (environment)
a) Individu yang sehat mampu mengontrol
lingkungannya, tetapi penyakit akan menurunkan
kemampuan...
Hubungan Perawat-Klien
a. Perawat sebagai pengganti bagi klien
Henderson melukiskan pandangan ini ketika ia
mengatakan bah...
b. Perawat sebagai perbantuan bagi klien
Henderson mengatakan 'Kemandirian adalah suatu
hal yang relative, tidak satupun k...
c. Perawat sebagai mitra klien
Sebagai mitra, ners dan klien bersama-sama
memformulasikan rencana perawatan. Adapun
diagno...
Hubungan Perawat-Dokter
Henderson menekankan agar perawat tidak
mengikuti perintah dokter karena perawat memiliki
tugas y...
Perawat sebagai Anggota Tim Kesehatan
Henderson menggambarkan fungsi masing-masing
profesi kesehatan dan keluarga sebagai...
APLIKASI TEORI KONSEP HENDERSON
PADA PRAKTIK KEPERAWATAN
Berdasarkan 14 kebutuhan dasar manusia menurut
Henderson, aplikas...
1. Memberikan fasilitas oksigenasi jika pasien sesak
nafas.
2. Pemilihan dan penyediaan makanan
3. Membantu pasien dalam h...
6. Memilihkan pakaian yang tepat dari pakaian yang
tersedia dan membantu pasien untuk memakainya
7. Mengetahui physiologi ...
8. untuk memotivasi klien mengenai konsep konsep
kesehatan bahwa walaupun sakit klien tidak perlu
untuk menurunkan standar...
10. Perawat menjadi penterjemah dalam hubungan
klien dengan tim kesehatan lain dalam memajukan
kesehatannya, dan membuat k...
12. Dalam perawatan dasar maka penilaian terhadap
interprestasi terhadap kebutuhan klien sangat
penting, dimana sakit bisa...
TERIMA KASIH
Teori keperawatan virginia handerson
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Teori keperawatan virginia handerson

  • Login to see the comments

Teori keperawatan virginia handerson

  1. 1. 1.RIKARDA OGETAI 22020113100053 2. RARA NIKEN FAZA ANINDITA 22020113120016 3. DWI SAPUTRA 22020113120024 4. VERA DINDA WIJAYANTI 22020113120025 5.SAROH 22020113120033 6. SAYYIDATI UMMY NURUL B 22020113120040 7.ELISSA MAHARANI 22020113120043 8. MEILLINA FAJARI 22020113130074 9.RIZKA WULANDARI 22020113130089 10. ENDRI STYANI 22020113130132 11.LINDA SURYA W 22020113130139 12.DWI FATHUN ARI H 22020113140079 13.AISYAH KURNIA UTAMI 22020113140081 14. SITI NURHIDAYAH 22020113140100 TEORI KEPERAWATAN VIRGINIA HANDERSON Kelompok 1/A.13.2
  2. 2.  Virginia Henderson lahir pada tahun 1897, di Kansas City  Sebagai tokoh keperawatan ia pun banyak menulis, berbagai tulisan yang berupa surat ataupun buku diterbitkan  Melalui buku teks yang ia tulis, Henderson menyuarakan pula jati diri profesi keperawatan pada dunia, baik pada masyarakat umum, profesi kesehatan lain, bahkan pada perawat atau calon perawat itu sendiri  Tentu hal tersebut sangatlah berkaitan dengan isi defInisi keperawatan yang dideskripsikannya berkali-kali, untuk memperjelas fungsi perawat PENDAHULUAN
  3. 3. Model Konsep Keperawatan Virginia Handerson Model konsep keperawatan dijelasakan oleh Virginia Henderson adalah model konsep aktivitas sehari- hari dengan memberikan gambaran tugas perawat yaitu mengkaji individu baik yang sakit ataupun sehat dengan memberikan dukungan kepada kesehatan, penyembuhan serta agar meninggal dengan damai.
  4. 4. PARADIGMA KEPERAWATAN MENURUT HANDERSON Manusia  Individu sebagai kesatuan yang tidak dapat dipisahkan: jiwa dan raga adalah satu kesatuan. Lingkungan  seluruh faktor eksternal dan kondisi yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan manusia. Sehat dan Sakit  Sehat adalah kualitas hidup tertentu, yang oleh Henderson dihubungkan dengan kemandirian. sakit adalah keterbatasan kemandirian Keperawatan  membantu individu memperoleh kembali kemandiriannya sesegera mungkin
  5. 5. TEORI KEPERAWATAN HENDERSON “Membantu individu yang sakit dan yang sehat dalam melaksanakan aktivitas yang memiliki kontribusi terhadap kesehatan dan penyemuhannya, dimana individu tersebut akan mampu mengerjakannya tanpa bantuan bila ia memiliki kekuatan, kemauan, dan pengetahuan yang dibutuhkan. Dan hal ini dilakukan dengan cara membantu mendapatkan kembali kemandiriannya secepat mungkin.”
  6. 6. Kebutuhan Dasar Manusia Menurut Henderson 1. Bernapas secara normal 2. Makan dan minum cukup 3. Eliminasi 4. Bergerak dan mempertaankan posisi yang dikehendaki 5. Istirahat dan tidur 6. Memilih cara berpakaian; berpakaian dan melepas pakaian 7. Mempertahankan temperatur tubuh dalam rentang normal 8. Menjaga tubuh tetap bersih dan rapi. 9. Menghindari bahaya dari lingkungan 10. Berkomunikasi engan orang lain 11. Beribadah menurut keyakianan 12. Bekerja yang menjanjikan prestasi 13. Bermain dan berpartisispasi dalam berbagai bentuk rekreasi 14. Belajar, menggali atau memuaskan rasa keingintahuan yang mengacu pada perkembangan dan kesehatan normal.
  7. 7. Menurut Henderson, ke-14 kebutuhan dasar yang harus menjadi fokus tersebut dipengaruhi oleh : Usia Kondisi emosional (mood & temperamen) Latar belakang sosial dan budaya. Kondisi fisik dan mental, termasuk berat badan, kemampuan dan ketidakmampuan sensorik, kemampuan dan ketidakmampuan lakomotif, dan status mental.
  8. 8. Perencanaan yang cermat akan mengklarifikasikan hal-hal berikut : Urutan aktifitas yang harus dilakukan. Aktifitas perawat yang harus dan tidak boleh dilakukan Perubahan-perubahan yang telah dibuat.
  9. 9. Sebagai ringkasannya, prinsip-prinsip dasar dari model Henderson adalah sebagai berikut : Fungsi unik dari perawat Upaya pasien kearah kemandirian Asuhan keperawatan dasar berdasarkan kebutuhan dasar manusia Perencanaan yang akan diberikan.
  10. 10. Asumsi - Asumsi Pada Teori Virginia Henderson Keperawatan (nursing) Perawat mempunyai keunikan untuk membantu individu sehat atau sakit. Perawat dapat melakukan beberapa hal yang dapat membantu kemampuan untuk memenuhi kebutuhan klien, diantaranya : a) Menciptakan rasa kekeluargaan dengan klien. b) Berusaha mengerti maksud klien c) Berusaha untuk selalu peka terhadap ekspresi non verbal d) Berusaha mendorong klien untuk mengekspresikan perasaannya. e) Berusaha mengenal dan menghargai klien.
  11. 11.  Pasien / person (pasien) Teori Handerson berfokus pada individu yang berdasarkan pandangannya, yaitu bahwa jasmani (body) dan rohani (mind) tidak dapat dipisahkan. Pemahaman konsep teori keperawatan dari Virginia Handerson didasari kepada keyakinan dan nilai yang dimilaikinya diantaranya: 1. Manusia akan mengalami perkembangan mulai dari prtumbuhan dan perkembangandalam rentang kehidupan. 2. Dalam melaksankan aktifitas sehari – hari individu akan mengalami ketergantungan sejak lahir hingga menjadi mandiri pada dewasa yang dapat dipengaruhi oleh pola asuh, lingkungan dan kesehatan. 3. Dalam melaksanakan aktifitas sehari hari individu dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok diantaranya terhambat dalam melakukan aktifitas, belum dapat melaksanakan aktifitas dan tidak dapat melakukan aktifitas.
  12. 12. Kesehatan (health) a)Kesehatan adalah kualitas dari kehidupan. b) Kesehatan adalah dasar dari fungsi manusia. c) Kesehatan diperlukan secara mandiri dan saling menggantungkan. d) Peningkatan keshehatan lebih penting dari perawatan orang sakit. e) Seseorang dapat memperoleh kesehatan jika dia mempunyai kekuatan, kemauan, dan pengetahuan.
  13. 13. Lingkungan (environment) a) Individu yang sehat mampu mengontrol lingkungannya, tetapi penyakit akan menurunkan kemampuan untuk mempengaruhi lingkungan. b) Perawat harus mampu memberikan pendidikan kesehatan. c) Perawat harus melindungi pasien dari kecelakaan akibat lingkungan. d) Perawat harus mampu mencegah terjadinya kecelakaan melalui rekomendasi terkait dengan konstruksi bangunan dan penempatan alat. e) Dokter menggunakan hasil kerja perawat untuk menentukan tindakan terbaik dalam mencegah kecacatan f) Perawat harus mengetahui tentang sosial budaya dan praktek keagamaan pasien.
  14. 14. Hubungan Perawat-Klien a. Perawat sebagai pengganti bagi klien Henderson melukiskan pandangan ini ketika ia mengatakan bahwa perawat adalah kesadaran dari yang tidak sadar, kehidupan dari yang bunuh diri, kaki dari yang diamputasi, mata bagi yang baru saja buta, alat bergerak bagi bayi, pengetahuan dan percaya diri bagi ibu muda, penyambung lidah bagi yang terlalu lemah atau menarik diri untuk bicara. (KDIK, 2001)
  15. 15. b. Perawat sebagai perbantuan bagi klien Henderson mengatakan 'Kemandirian adalah suatu hal yang relative, tidak satupun kita tidak bergantung pada orang lain, tetapi kita mencoba memberi kemandirian dalam kesehatan, bukan ketergantungan dalam kesakitan'
  16. 16. c. Perawat sebagai mitra klien Sebagai mitra, ners dan klien bersama-sama memformulasikan rencana perawatan. Adapun diagnosisnya selalu ada kebutuhan dasar yang perlu dipenuhi, tetapi kebutuhan ini dimodifikasi oleh patologi dan kondisi ini seperti usia, temperamen, status emosional, status sosial kultur dan kapasitas fisik dan intelektual.
  17. 17. Hubungan Perawat-Dokter Henderson menekankan agar perawat tidak mengikuti perintah dokter karena perawat memiliki tugas yang unik. Perawat harus membuat rencana keperawatan bersama klien lalu mengusulkan kepada dokter untuk disesuaikan dengan program pengobatannya. Lebih luas Henderson menegaskan agar para perawat membantu klien dengan manajemen keperawatannya ketika dokter tidak ada. (Marriner Ann, 1986)
  18. 18. Perawat sebagai Anggota Tim Kesehatan Henderson menggambarkan fungsi masing-masing profesi kesehatan dan keluarga sebagai suatu irisan dalam suatu lingkaran, besarnya ukuran dari irisan tersebut sangat tergantung pada apa yang dibutuhkan klien, dan karenanya besarnya ukuran irisan tersebut akan berubah sesuai dengan kemajuan kondisi klien.
  19. 19. APLIKASI TEORI KONSEP HENDERSON PADA PRAKTIK KEPERAWATAN Berdasarkan 14 kebutuhan dasar manusia menurut Henderson, aplikasi yang dapat diterapkan dalam asuhan keperawatan diantaranya :
  20. 20. 1. Memberikan fasilitas oksigenasi jika pasien sesak nafas. 2. Pemilihan dan penyediaan makanan 3. Membantu pasien dalam hal BAB dan BAK. 4. Mengetahui tentang prinsip-prinsip keseimbangan tubuh, miring, dan bersandar. 5. Membantu pasien untuk mendapatkan posisi tidur yang baik dan merubahnya agar tidak terjadi lecet
  21. 21. 6. Memilihkan pakaian yang tepat dari pakaian yang tersedia dan membantu pasien untuk memakainya 7. Mengetahui physiologi panas dan bisa mendorong kearah tercapainya keadaan panas maupun dingin dengan mengubah temperature, kelembapan atau pergerakan udara, atau dengan memotivasi klien untuk meningkatkan atau mengurangi aktifitasnya
  22. 22. 8. untuk memotivasi klien mengenai konsep konsep kesehatan bahwa walaupun sakit klien tidak perlu untuk menurunkan standard kesehatannya, dan bisa menjaga tetap bersih baik fisik maupun jiwanya 9. melindungi klien dari trauma dan bahaya yang timbul yang mungkin banyak factor yang membuat klien tidak merasa nyaman dan aman
  23. 23. 10. Perawat menjadi penterjemah dalam hubungan klien dengan tim kesehatan lain dalam memajukan kesehatannya, dan membuat klien mengerti akan dirinya sendiri, juga mampu menciptakan lingkungan yang teraupeutik. 11. menghormati klien dalam memenuhi kebutuhan spiritualnya dan meyakinkan pasien bahwa kepercayaan, keyakinan dan agama sangat berpengaruh terhadap upaya penyembuhan.
  24. 24. 12. Dalam perawatan dasar maka penilaian terhadap interprestasi terhadap kebutuhan klien sangat penting, dimana sakit bisa menjadi lebih ringan apabila seseorang dapat terus bekerja 13. memilihkan aktifitas yang cocok sesuai umur, kecerdasan, pengalaman dan selera klien, kondisi, serta keadaan penyakitnya 14. membantu klien belajar dalam mendorong usaha penyembuhan dan meningkatkan kesehatan, serta memperkuat dan mengikuti rencana terapi yang diberikan
  25. 25. TERIMA KASIH

×