Tumbuhan paku

  • 1,327 views
Uploaded on

menjelaskan ciri-ciri, klasifikasi, sporangium, anteridium, arkegonium,gametofit, sporofit, manfaat,dan skema pergiliran tumbuhan paku

menjelaskan ciri-ciri, klasifikasi, sporangium, anteridium, arkegonium,gametofit, sporofit, manfaat,dan skema pergiliran tumbuhan paku

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
1,327
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2

Actions

Shares
Downloads
40
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. TUMBUHAN PAKU Kelas X, Semester 2
  • 2. Ciri dan struktur Tumbuhan Paku • Di tempat lembap dan teduhsebagai hidrofit, higrofit,epifit dan saprofit. • Kormophyta berspora • Memiliki sistem pembuluh angkut (trakeophyta). • Batang rhizoma kecuali pada paku tiang (Alsophila glauca) dan paku pohon (Cyathea sp), batangnya dapat tumbuh menjulang ke atas. • Daun muda menggulung. Ukuran daun : mikrofil dan makrofil Fungsi daun : sporofil dan tropofil • Akar serabut. • Mengalami metagenesis
  • 3. • Pada permukaan bawah sporofil dewasa terdapat suatu badan berbentuk bulat atau memanjang, disebut sorus. • Sorus terdiri atas beberapa kelompok sporangium atau kotak spora. Selaput pelindung sorus muda, disebut indusium. • Pada sporangium terdapat sel penutup berdinding tebal dan menyerupai cincin yang disebut anulus. Jika anulus kekeringan, selselnya akan mengerut dan sporangium akan pecah sehingga spora keluar dan
  • 4. SPORA - SPORANGIUM - SORUS
  • 5. METAGENESIS PAKU
  • 6. SIKLUS HIDUP TUMBUHAN PAKU (REPRODUKSI)
  • 7. Daur Hidup Tumbuhan Paku • Mengalami metagenesis yaitu pergiliran keturunan antara generasi sporofit dan generasi gametofit. • Generasi sporofit = tumbuhan penghasil spora= tumbuhan paku itu sendiri, umurnya lebih lama dibanding gametofit. • Spora yang jatuh di tempat lembap akan tumbuh menjadi tumbuhan baru, disebut protalium.Sporofit juga dapat tumbuh, bertunas, dan berkembang biakreproduksi vegetatif.
  • 8. Generasi gametofit • Ditandai : adanya protalium, berbentuk seperti daun waru atau jantung, berwarna hijau, melekat pada substrat dengan rizoidnya. berukuran 1-2 cm, dan tidak berumur panjang(hanya beberapa minggu). • Protalium membentuk anteridium sebagai alat kelamin jantan (penghasil sperma) dan arkegonium sebagai alat kelamin betina (penghasil ovum). • Fertilisasi sperma dan ovum → zigot →menjadi tumbuhan paku baru.
  • 9. Perbedaan antara Generasi Gametofit dan Sporofit pada Tumbuhan Paku No Generasi Sporofit Generasi Gametofit 1 Merupakan fase diploid dan dominan Merupakan fase haploid dan tidak menonjol 2 Ukuran lebih besar dan tumbuh sampai bertahun-tahun Ukuran sangat kecil, berumur pendek, dan bertahan hanya beberapa minggu
  • 10. Berdasarkan jenis spora yang dihasilkannya, tumbuhan paku dibedakan atas : 1) Paku homospora atau Isospora= Tumbuhan paku yang menghasilkan satu macam spora yang berukuran sama. Contoh: Lycopodium (paku kawat) 2) Paku heterospora atau anisospora= Tumbuhan paku yang menghasilkan dua macam spora dengan ukuran berbeda. Mikrospora adalah spora kecil, berkelamin jantan. Makrospora adalah spora besar, berkelamin betina. Contoh; Selaginella sp. (paku rane) dan Marsilea crenata (semanggi)
  • 11. 3) Paku peralihan antara homospora dan heterospora • Adalah tumbuhan paku yang dapat menghasilkan spora dengan bentuk dan ukuran yang sama.Akan tetapi sebagian spora ada yang berkelamin jantan dan ada yang berkelamin betina. • Contoh :Equisetum debile (paku ekor kuda)
  • 12. Skema metagenesis paku homospora Spora (n)  Protalium (n) Anteridium (n)  Sperma (n) Arkegonium (n)  Ovum (n) Zygot 2n  Tumbuhan paku  Sporofil  Sporangium
  • 13. Skema metagenesis paku heterospora Mikrospora (n)  Mikroprotalium (mikrogamet)  Anteridium(n)  Sperma(n) Makrospora (n)  makroprotalium (makrogamet)  Arkegonium(n)  Ovum (n) Zigot (2n)  Tumbuhan paku Mikrosporofil  Mikrosporangium Makrosporofil  Makrosporangium
  • 14. Skema metagenesis paku peralihan Spora  Spora  Protalium  Anteridium  Sperma   Protalium  Arkegonium  Ovum Zigot  Sporofil  Sporangium
  • 15. Berdasarkan klasifikasi dengan sistem lima kingdom, tumbuhan paku dibedakan atas: a. b. c. d. Divisi Psilotophyta (Paku Telanjang): tidak berdaun, akar rizoid, memiliki sporangium pada ujung-ujung cabangnya.Kebanyakan hidup di zaman purba dan ditemukan dalam bentuk fosil.Ada satu jenis yang sekarang masih ada tetapi hampir punah, yaitu Psilotum Divisi Lycopodophyta (Paku kawat): memiliki daun kecil yang tersusun spiral, sporangium muncul dari ketiak daun dan berkumpul membentuk strobilus (kerucut). Batangnya seperti kawat. Kebanyakan hidup menempel pada tumbuhan lain sebagai epifit. Contohnya : Lycopodium, Selaginella, dan Isoetes. Seluruh nya 1.100 spesies Divisi Equisetophyta: ciri daun kecil, tunggal, dan tersusun melingkar. Berhizoid. Sporangium terdapat dalam strobilus (runjung), warnanya kekuning-kuningan.Batangnya seperti rebung asparagus atau mirip dengan daun cemara. Batang berongga, berbukubuku, dan tumbuh tegak.Seluruhnya ada 15 spesies. Contoh: Equisetum (paku ekor kuda). Divisi Pteridophyta (Paku Sejati): merupakan tumbuhan paku yang dapat dilihat di sekitar kita. Mereka memiliki makrofil(daun besar), daun muda menggulung, sporangium terdapat pada sporofil (daun penghasil spora). Contoh: Alsophilla glauca (paku tiang), Gleichenia linearis(paku resam), Adiantum cuneatum (suplir), dan Marsilea crenata (semanggi).
  • 16. Manfaat Tumbuhan Paku a. Sebagai tanaman hias: 1) Platycerium bifurcatum (paku tanduk rusa), 2) Asplenium nidus (paku sarang burung), 3) Adiantum cuneatum (suplir), 4) Selaginella wildenowii (paku rane). b. Sebagai bahan penghasil obat-obatan: 1) Asipidium filix-mas, 2) Lycopodium clavatum. c. Sebagai sayuran: 1) Marsilea crenata (semanggi), 2) Salvinia natans (paku sampan atau kiambang). d. Sebagai pupuk hijau, yaitu Azolla pinnata karena bersimbiosis dengan Anabaena azollae (salah satu jenis ganggang biru) sehingga mampu menambat nitrogen dari e. Sebagai tempat menanam anggrek, yaitu paku tiang (Alsophilla glauca)
  • 17. PERBEDAAN SPOROFIT DAN GAMETOFIT LUMUT DAN PAKU Generasi sporofit Generasi gametofit LUMUT LUMUT - Berupa sporogonium - Berupa tumbuhan lumut itu sendiri - Bukan tumbuhan sejati - Tumbuhan sejati - Berkromosom 2n (diploid) - Berkromosom n (haploid) - Berumur pendek - Berumur panjang PAKU PAKU - Tumbuhan paku -Prothalium -tumbuhan sejati - Bukan tumbuhan sejati - Kromosom 2n - Kromosom n - Berumur panjang - Berumur pendek
  • 18. SORUS
  • 19. PSILOPTINAE, TANPA DAUN
  • 20. LYCOPO DIUM
  • 21. EQUISETUM