TUMOR
ORBITAL
Hello!Kelompok 7 :
Abdul Aziz
Irna Lutfiyani Hayati
Rika Annisaa Razanah
Tutun Indra Sari
“Tumor orbital adalah tumor
yang menyerang rongga orbita
sehingga merusak jaringan
lunak mata, seperti otot mata,
syaraf mata dan kelenjar air
mata
Etiologi Tumor Orbita
× Mutasi gen pengendali pertumbuhan
× Malformasi kongenital
× Kelainan metabolisme
× Inflamasi intraokuler
× Neoplasma
× Trauma
Proptosis
(pergeseran
bola mata
ke depan)
Gerak dan
ketajaman
mata
menurun
Manifestasi Klinis
Kelopak
bengkak
Pulsasi
(lesi
vasikuler)
Nyeri
orbital
Patofisiologi tumor obita
Faktor
penyebab
mengganggu
pada struktur
orbital
Tumor jinak
Meningkatkan
volume
intraokuler
Tumor
Orbital
1. Karsinoma sel basal
kelopak mata
2. Pseudomotor orbita
3. Selulitis orbita akut
Jenis tumor
orbita
Pemeriksaan Penunjang
Radiologi
Untuk melihat
ukuran rongga
orbita, terjadinya
kerusakan tulang,
dan terdapat
perkapuran pada
tumor
Ultrasonografi
Untuk
mendapatkan
bentuk tumor,
konsistensi tumor,
teraturnya susuna
tumor dan adanya
infiltrasi tumor
CT- Scan
Menentukan jinak
atau ganasnya
tumor, adanya
vaskularisasi pada
tumor dan
perkapuran pada
tumor
Arteriografi
Untuk melihat
adanya pembuluh
darah yang
bergeser akibat
tumor dan adanya
pembuluh darah
dalam tumor
Tumor Jinak
1. Eksisi
Penatalaksanaan
Tumor Ganas
1. Biopsi
2. Radioterapi
3. Kemoterapi
4. Reseksi radikal
PENGKAJIAN
Riwayat
 Riwayat penyakit :
tumor, DM, infeksi mata
Sebelumnya
 Psikososial :
pekerjaan yang dijalani, aktivitas
yang dilakukan
 Pengkajian Umum
1. Tanda vital : mungkin
timbul demam
2. Kulit : tumor
pada bagian mata
3. Kerusakan mukosa
hidung dan mulut
Pengkajian Khusus Mata
•Konjungtiva merah
•Penurunan visus
•Kemosis
•Epifora
•Diplopia
•proptosis
Diagnosis dan Intervensi
Risiko perluasan cedera b.d perluasan penyakit
Intervensi Rasional
1. kaji kondisi mata, tanda-tanda atau
keluhan yang mungkin muncul.
2. Tutup mata dengan perban
3. Anjurkan klien untuk melaporkan
setiap perubahan gejala
1. Kerusakan dapat meluas dan dapat
mengenai jaringan di sekitarnya
dan mengakibatkan bertambahnya
gangguan fungsi
2. Kerusakan struktur kelopak mata
dan proptosis dapat mengakibatkan
mata dapat menutup sempurna
sehingga mudah terjadi infeksi
3. Untuk memantau perkembangan
penyakit dan proses pengobatan
Diagnosis dan Intervensi
Ansietas b.d kurangnya pengetahuan tentang penyakit, prognosis
Intervensi Rasional
1. kaji derajat kecemasan, faktor
penyebab, tingkat pengetahuan dan
ketakutan klien
2. Orientasikan tentang penyakit
3. Beri dukungan psikologis
1. Umumnya faktor utama kecemasan
adalah kurangnya pengetahuan
2. Meningkatkan pemahaman klien
tentang penyakit
3. Penguatan tentang kondisi klien
Diagnosis dan Intervensi
Risiko ketidakefektifan penatalaksanaan regimen teurapeutik b.d
kurang pengetahuan
Intervensi Rasional
1. Terangkan berbagai kondisi yang
perlu dikonsultasikan
2. Tanyakan kesiapan klien untuk
perawatan pascahospitalisasi
1. Kondisi yang harus dilaporkan
segera meliputi perubahan gejala
yang memburuk
2. Respons verbal untuk meyakinkan
kesiapan klien dalam perawatan
pascahospitalisasi
Thanks!

Tumor Orbita

  • 1.
  • 2.
    Hello!Kelompok 7 : AbdulAziz Irna Lutfiyani Hayati Rika Annisaa Razanah Tutun Indra Sari
  • 4.
    “Tumor orbital adalahtumor yang menyerang rongga orbita sehingga merusak jaringan lunak mata, seperti otot mata, syaraf mata dan kelenjar air mata
  • 5.
    Etiologi Tumor Orbita ×Mutasi gen pengendali pertumbuhan × Malformasi kongenital × Kelainan metabolisme × Inflamasi intraokuler × Neoplasma × Trauma
  • 6.
    Proptosis (pergeseran bola mata ke depan) Gerakdan ketajaman mata menurun Manifestasi Klinis Kelopak bengkak Pulsasi (lesi vasikuler) Nyeri orbital
  • 7.
    Patofisiologi tumor obita Faktor penyebab mengganggu padastruktur orbital Tumor jinak Meningkatkan volume intraokuler Tumor Orbital
  • 8.
    1. Karsinoma selbasal kelopak mata 2. Pseudomotor orbita 3. Selulitis orbita akut Jenis tumor orbita
  • 9.
    Pemeriksaan Penunjang Radiologi Untuk melihat ukuranrongga orbita, terjadinya kerusakan tulang, dan terdapat perkapuran pada tumor Ultrasonografi Untuk mendapatkan bentuk tumor, konsistensi tumor, teraturnya susuna tumor dan adanya infiltrasi tumor CT- Scan Menentukan jinak atau ganasnya tumor, adanya vaskularisasi pada tumor dan perkapuran pada tumor Arteriografi Untuk melihat adanya pembuluh darah yang bergeser akibat tumor dan adanya pembuluh darah dalam tumor
  • 10.
    Tumor Jinak 1. Eksisi Penatalaksanaan TumorGanas 1. Biopsi 2. Radioterapi 3. Kemoterapi 4. Reseksi radikal
  • 11.
    PENGKAJIAN Riwayat  Riwayat penyakit: tumor, DM, infeksi mata Sebelumnya  Psikososial : pekerjaan yang dijalani, aktivitas yang dilakukan  Pengkajian Umum 1. Tanda vital : mungkin timbul demam 2. Kulit : tumor pada bagian mata 3. Kerusakan mukosa hidung dan mulut Pengkajian Khusus Mata •Konjungtiva merah •Penurunan visus •Kemosis •Epifora •Diplopia •proptosis
  • 12.
    Diagnosis dan Intervensi Risikoperluasan cedera b.d perluasan penyakit Intervensi Rasional 1. kaji kondisi mata, tanda-tanda atau keluhan yang mungkin muncul. 2. Tutup mata dengan perban 3. Anjurkan klien untuk melaporkan setiap perubahan gejala 1. Kerusakan dapat meluas dan dapat mengenai jaringan di sekitarnya dan mengakibatkan bertambahnya gangguan fungsi 2. Kerusakan struktur kelopak mata dan proptosis dapat mengakibatkan mata dapat menutup sempurna sehingga mudah terjadi infeksi 3. Untuk memantau perkembangan penyakit dan proses pengobatan
  • 13.
    Diagnosis dan Intervensi Ansietasb.d kurangnya pengetahuan tentang penyakit, prognosis Intervensi Rasional 1. kaji derajat kecemasan, faktor penyebab, tingkat pengetahuan dan ketakutan klien 2. Orientasikan tentang penyakit 3. Beri dukungan psikologis 1. Umumnya faktor utama kecemasan adalah kurangnya pengetahuan 2. Meningkatkan pemahaman klien tentang penyakit 3. Penguatan tentang kondisi klien
  • 14.
    Diagnosis dan Intervensi Risikoketidakefektifan penatalaksanaan regimen teurapeutik b.d kurang pengetahuan Intervensi Rasional 1. Terangkan berbagai kondisi yang perlu dikonsultasikan 2. Tanyakan kesiapan klien untuk perawatan pascahospitalisasi 1. Kondisi yang harus dilaporkan segera meliputi perubahan gejala yang memburuk 2. Respons verbal untuk meyakinkan kesiapan klien dalam perawatan pascahospitalisasi
  • 15.