Dokumen ini membahas pengamatan tumbuhan paku dan lumut, termasuk ciri-ciri, klasifikasi, dan perbedaan antara keduanya. Tumbuhan paku ditandai dengan memiliki struktur yang lebih kompleks dan dapat bereproduksi secara seksual dan aseksual, sedangkan tumbuhan lumut memiliki struktur yang lebih sederhana dan mengandalkan rhizoid untuk menyerap air. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa di SMAN 1 Samarinda, paku sejati (pterophyta) dan lumut daun (musci) paling banyak ditemukan.