SlideShare a Scribd company logo
1 of 40
Materi Tumbuhan
(Plantae)
Rika Elvana
Tahukah Kamu???
1. Bagaimana cara mengenali tumbuhan dan
mengelompokkannya ?
2. Apa manfaat tumbuhan bagi kehidupan di bumi ?
 Eukariotik
 Multiseluler
 Memiliki dinding sel
 Memiliki klorofil
 Dapat melakukan fotosintesis
 Organisme Autotrof
Karakteristik Tumbuhan
(Plantae)
Plantae
Berbiji
(Spermatophyta)
Lumut
(Bryophyta)
Musci
Hepaticophyta
Anthocerophyta
Psilotophyta
Lycophyta
Sphenophyta
Pterophyta
Paku
(Pteridophyta)
Gymnospermae
Angiospermae
Pinophyta
Cycadophyta
Ginkgophyta
Gnetophyta
Dicotyledoneae
Monocotyledoneae
Lumut (Bryophyta)
01.
Ciri-ciri lumut
 Epifit = menempel pada tumbuhan
lain
 Habitat tempat lembab atau basah
 Struktur tubuh masih sederhana
 Memiliki rhizoid (akar semu) =
melekat dan mengangkut air dan
zat hara ke seluruh bagian tubuh
 Reproduksi seksual dan aseksual
berlangsung secara bergantian
melalui pergiliran keturunan disebut
metagenesis.
 Gametangium terdiri atas
Anteridium (jantan) dan Arkegonium
(betina)
Polytrichum
commune
Marchantia
polymorpha
Anthoceros
punctatus
Ciri-ciri:
• Disebut sebagai lumut sejati
• Memiliki struktur seperti akar
(rhizoid), batangnya tegak dan
daunnya kecil.
• Habitat: ditanah, tembok,
tempat terbuka
• Berumah satu (dapat
melakukan perkawinan hanya
dengan 1 individu saja)
1. Lumut Daun (Musci)
Sporofit terdiri atas:
 Seta = tangkai sporogonium
 Sporangium = kotak spora (berisi spora)
 Kaliptra = penutup/tudung sporangium
yang masih muda
 Gigi peristom = mengatur pengeluaran
spora
 Operculum = penutup sporangium yang
masak
 Annulus = tepi operculum berbentuk
cincin
Struktur tubuh lumut daun
Siklus Hidup Lumut Daun
Ciri-ciri:
• Berbentuk lembaran
• Tidak dapat dibedakan akar, batang,
dan daun
• Memiliki rhizoid
• Habitat : tempat lembab
• Reproduksi aseksual : Kuncup/gemma
seperti mangkok dipermukaan
gametofit
• Reproduksi seksual : membentuk
anteridium dan arkegonium
• Berumah dua
2. Lumut Hati (Hepaticophyta)
 Jantan (Anteridium) → spermatozoid
 Betina (Arkegonium) → ovum
Reproduksi Lumut Hati
Aseksual Seksual
 Gemma cup (kuncup) : berbentuk
mangkok, mengandung kumpulan
lumut kecil, dapat lepas dan tersebar
oleh air menjadi lumut baru
Anteridium
Arkegonium
Ciri-ciri:
o Habitat tempat lembab
o Memiliki sporofit dengan
kapsul tumbuh memanjang
seperti tanduk
o Memiliki kloroplas tunggal
o Ciri khas lumut tanduk :
sporofitnya akan terus
tumbuh selama hidup
gametofitnya.
3. Lumut Tanduk (Anthocerotaceae)
Manfaat Lumut
1. Marchantia = bahan obat untuk sakit
hepatitis (liver)
2. Sphagum = sebagai bahan pembalut,
pengganti kapas.
3. Membantu menahan erosi, ,membantu
penyerapan air dan menjaga kelembapan
tanah.
Tumbuhan Paku
(Pteridophyta)
02.
 Merupakan tumbuhan kormus (memiliki akar,
batang, dan daun sejati)
 Akar serabut, batang berbentuk rhizoma, daun
beranekaragam.
 Daun muda umumnya menggulung (circinatus)
→ ciri khas paku sejati
 Memiliki jaringan pengangkut (xylem dan
floem)
 Habitat = tempat lembab
 Spora dihasilkan oleh sporofil (daun fertil)
 Mengalami metagenenis (fase sporofit lebih
dominan dari fase gametofit)
Karakteristik Tumbuhan Paku
Berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi:
a. Daun mikrofil ( daun kecil, tidak
bertangkai, dan tidak bertulang daun dan
sel belum berdiferensiasi)
b. Daun makrofil (daun besar, bertangkai
dan bertulang daun dan sudah
berdiferensiasi menjadi epidermis dan
mesofil daun yang terdiri atas jaringan
tiang (palidase) dan jaringan bunga
karang (spons) serta stomata.
Daun Tumbuhan Paku
Berdasarkan fungsinya dibedakan menjadi:
a. Daun tropofil : untuk fotosintesis
b. Daun sporofil : untuk menghasilkan spora.
 Sorus = kumpulan sporangium
 Indusium = selaput pembungkus sporangium
 Sporangium = kotak spora
Macam Spora
1. Paku Homospora : Tumbuhan paku yang menghasilkan satu macam
spora berukuran sama. Contoh : Lycopodium sp (paku kawat).
2. Paku Heterospora : Tumbuhan paku yang menghasilkan dua macam
spora dengan ukuran yang berbeda. Terdapat 2 spora yaitu
• Spora kecil ( mikrospora ) = jantan
• Spora besar (makrospora) = betina
Contoh : Selaginella (Paku Rane), Marsilea crenata (semanggi).
3. Paku Peralihan : tumbuhan paku yang dapat menghasilkan spura
dengan bentuk dan ukuran yang sama, tetapi Sebagian spora jantan
dan spora betina. Contoh : Equisetum debile (Paku ekor kuda).
Siklus Hidup Tumbuhan Paku
Psilophyta
1
Lycophyta
2
KLASIFIKASI TUMBUHAN PAKU
Spenophyta
3
Pterophyta
4
● Merupakan tumbuhan paku
yang paling sederhana.
● Memiliki batang yang beruas
dan berbuku nyata.
● Pada batang tumbuh daun-
daun kecil berbentuk sisik.
● Sporangium terletak di ketiak
daun disebut sinangium.
● Contoh : Psilotum sp.
1. Psilophyta (paku purba)
● Daunnya berbentuk sisik dan
terletak tersebar pada batang
yang padat.
● Sporangium berkumpul
membentuk strobilus di ujung
batang/cabang.
● Contoh:
○ Selaginella caudata
○ Lycopodium clavatum
2. Lycophyta (paku kawat)
● Batang bercabang
● Daun kecil berbentuk sisik tumbuh
pada buku batang
● Sporofil berbentuk perisai dengan
sporangium pada sisi bawahnya
● Strobilus pada ujung batang/cabang
● Contoh : Equisetum sp.
3. Spenophyta (paku ekor kuda)
● Memiliki daun ukuran lebih besar
● Duduk daun pada batang membentuk sayap
● Sporangium tersusun dalam bentuk sorus di
permukaan daun
● Letak sorus di permukaan daun (atas, bawah),
di ujung/ di tepi
● Contoh:
○ Adiantum sp. (suplir)
○ Platycerium coronarium (paku tanduk
rusa)
○ Asplenium sp. (paku sarang burung)
○ Marsilea crenata (semanggi)
○ Asophylla sp. (paku tiang)
4. Pterophyta (paku sejati)
Peranan Tumbuhan Paku
1. Bahan obat-obat
Contoh : Lycopodium clavatum (paku
kawat), untuk obat batuk, sesak napas,
penyakit bisul pada kulit.
2. Sebagai pupuk hijau
Contoh : Azolla pinnata bermanfaat
dalam memfiksasi nitrogen
3. Sebagai tanaman hias
Contoh : Asplenium nidus (paku sarang
burung), Adiantum cuneatum (paku
suplir), Selaginella sp. (paku rane),
Lycopodium cernum (paku kawat).
4. Sebagai sayuran
Contoh : Marsilea crenata (semanggi),
Alsophilla glauca (paku tiang).
Perbedaan Lumut dan Paku
Ciri-ciri Lumut Paku
Struktur tubuh
Belum memiliki akar, batang dan
daun sejati
Akar, batang dan daun sejati
Akar Rizoid Serabut
Berkas pengangkut Atakeofita Trakeofita
Spora Protonema Protalium
Gametofit Tumbuhan lumut Protalium
Sporofit Sporogonium Tumbuhan paku
Fase dominan Gametofit Sporofit
Ukuran Kecil Besar
Tumbuhan Berbiji
(Spermatophyta)
03.
Karakteristik Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta)
• Memiliki organ biji untuk reproduksi
• Tumbuhan kormus sejati
• Memiliki berkas pengangkut
• Heterospora
a. (megasporangia dan mikrosporangia)
 Megaspora: kandung Lembaga (kantung embrio)
• Megasporangium: bakal biji
• Megasporofil: daun buah (karpela)
 Mikrospora: serbuk sari
• Mikrosporangium: kantung serbuk sari
• Mikrosporofil: benag saria
● Bakal biji tidak tertutup oleh
daun buah
● Batang berkambium, berkayu
● Akar tunggang, berkambium
● Daun umumnya tebal dan kaku
● Terjadi pembuahan tunggal
● Alat reproduksi disebut strobilus
Gymnospermae (berbiji terbuka)
Siklus Hidup Pinus (Gymnospermae)
Cycadophyta
1
Ginkgophyta
2
KLASIFIKASI GYMNOSPERMAE
Gnetophyta
3
Pinophyta
4
Ciri-ciri:
 Menghasilkan resin atau
getah untuk melindungi
tumbuhan dari serangan
jamur/serangga
 Memiliki daun berbentuk
jarum
 Bersifat monoesis (struktur
reproduksi jantan dan betina
berada pada satu tumbuhan.
 Biji berkembang dalam
runjung
 Contoh:
 Pinus merkussi, Agathis alba,
Podocarpus imbricatus, dan
Sequoia gigantea.
1. Pinophyta
Ciri-ciri:
• Hidup didaerah tropis dan
subtropis
• Bersifat diesis (runjung jantan
dan betina berada pada dua
tumbuhan yang berbeda)
• Contoh:
 Cycas revoluta, Cycas rumphii,
dan Encephalartos
transvenosus.
2. Cycadophyta (pakis)
Ciri-ciri:
 Hanya mempunyai 1 spesies di
dunia yaitu Ginkgo biloba
 Berupa pohon dengan tinggi
15-20 meter
 Bersifat diesis
 Biji tidak berada didalam
runjung sehingga benar-
benar bebas.
3. Ginkgophyta
4. Gnetophyta
Ciri-ciri:
 Batang berkayu
 Bunga berkelamin tunggal
 Mencakup 3 genus yaitu
Gnetum, Ephreda, dan
Welwitschia
 Contoh spesies yang paling
terkenal adalah pohon
Gnetum gnemon (melinjo)
● Bakal biji tertutup oleh daun buah
● Batang berkambium atau tidak
● Akar tunggang atau serabut
● Daun pipih, tulang daun
beranekaragam
● Terjadi pembuahan ganda
● Alat reproduksi disebut bunga
Angiospermae (berbiji tertutup)
Monocotyledonae
1
(monokotil)
Dycotyledonae
2
(dikotil)
KLASIFIKASI ANGIOSPERMAE
Perbedaan Dikotil dan Monokotil
Ciri-ciri Dikotil Monokotil
Akar Sistem akar tunggang Sistem akar serabut
Batang
Berkambium sehingga dapat
membesar
Tidak berkambium sehingga tidak
dapat membesar
Daun
Susunan tulang daun menyirip atau
menjari
Susunan tulang daun sejajar atau
melengkung
Bunga
Jumlah bagian bunga umumnya 4,5,
atau kelipatannya
Jumlah bagian bunga umumnya 3
atau kelipatannya
Biji
Saat berkecambah membelah dua
memperlihatkan 2 daun Lembaga
Saat berkecambah utuh tidak
membelah
Ujung akar lembaga Tidak mempunyai pelindung
Mempunyai sarung pelindung yaitu
koleoriza
Ujung pucuk Tidak mempunyai sarung pelindung
Mempunyai sarung pelindung yaitu
koleoptil
Manfaat
Tumbuhan Berbiji
Bahan pangan: padi, gandum,
sagu, kacang, tomat, kentang,
wortel, jeruk, papaya, jambu
Bahan papan: jati,
mahoni, pinus, sengon
Bahan sandang: kapas
Dekorasi, upacara adat,
kosmetik
Obat-obatan: mengkudu, jahe
Thanks 

More Related Content

What's hot

6. buah (fructus) & biji (semen)
6. buah (fructus) & biji (semen)6. buah (fructus) & biji (semen)
6. buah (fructus) & biji (semen)
Rendy Bagus
 

What's hot (20)

Megagametogenesis dan Megasporogenesis Lilium sp.
Megagametogenesis dan Megasporogenesis Lilium sp.Megagametogenesis dan Megasporogenesis Lilium sp.
Megagametogenesis dan Megasporogenesis Lilium sp.
 
6. buah (fructus) & biji (semen)
6. buah (fructus) & biji (semen)6. buah (fructus) & biji (semen)
6. buah (fructus) & biji (semen)
 
Kingdom plantae
Kingdom plantaeKingdom plantae
Kingdom plantae
 
Estrutura primária do caule
Estrutura primária do cauleEstrutura primária do caule
Estrutura primária do caule
 
Bryophyta & pteridophyta
Bryophyta & pteridophyta Bryophyta & pteridophyta
Bryophyta & pteridophyta
 
Subdivision Gymnospermae
Subdivision GymnospermaeSubdivision Gymnospermae
Subdivision Gymnospermae
 
Lumut hati-hepaticopsida
Lumut hati-hepaticopsidaLumut hati-hepaticopsida
Lumut hati-hepaticopsida
 
Jaringan Dasar atau Parenkim
Jaringan Dasar atau ParenkimJaringan Dasar atau Parenkim
Jaringan Dasar atau Parenkim
 
Buah (fructus)
Buah (fructus)Buah (fructus)
Buah (fructus)
 
PPT PROTISTA
PPT PROTISTAPPT PROTISTA
PPT PROTISTA
 
Ppt sitoskeleton
Ppt sitoskeletonPpt sitoskeleton
Ppt sitoskeleton
 
Subclass Dialypetalae
Subclass DialypetalaeSubclass Dialypetalae
Subclass Dialypetalae
 
Gymnospermae
GymnospermaeGymnospermae
Gymnospermae
 
Anatomi bunga dan kelenjar
Anatomi bunga dan kelenjarAnatomi bunga dan kelenjar
Anatomi bunga dan kelenjar
 
materi fungi untuk kelas 10 sma semester 1
materi fungi untuk kelas 10 sma semester 1materi fungi untuk kelas 10 sma semester 1
materi fungi untuk kelas 10 sma semester 1
 
Daun Majemuk
Daun MajemukDaun Majemuk
Daun Majemuk
 
Classificação das folhas características e tipos
Classificação das folhas   características e tiposClassificação das folhas   características e tipos
Classificação das folhas características e tipos
 
Gymnospermae
GymnospermaeGymnospermae
Gymnospermae
 
2º Ano - Pteridófitas
2º Ano - Pteridófitas2º Ano - Pteridófitas
2º Ano - Pteridófitas
 
XIA Bab 1 Sel - Transpor Melalui Membran
XIA Bab 1 Sel - Transpor Melalui MembranXIA Bab 1 Sel - Transpor Melalui Membran
XIA Bab 1 Sel - Transpor Melalui Membran
 

Similar to Materi Plantae kelas 10 rika elvana.pptx

Similar to Materi Plantae kelas 10 rika elvana.pptx (20)

Kingdom plantae
Kingdom plantaeKingdom plantae
Kingdom plantae
 
Kingdom plantae
Kingdom plantaeKingdom plantae
Kingdom plantae
 
Dunia Tumbuhan (Kingdom Plantae)
Dunia Tumbuhan (Kingdom Plantae)Dunia Tumbuhan (Kingdom Plantae)
Dunia Tumbuhan (Kingdom Plantae)
 
STRUKTUR ORGANISASI TUBUH TUMBUHAN
STRUKTUR ORGANISASI TUBUH TUMBUHANSTRUKTUR ORGANISASI TUBUH TUMBUHAN
STRUKTUR ORGANISASI TUBUH TUMBUHAN
 
plantae
plantaeplantae
plantae
 
Plantae
PlantaePlantae
Plantae
 
Pterodphyta
Pterodphyta Pterodphyta
Pterodphyta
 
PLANTAE-X.pdf
PLANTAE-X.pdfPLANTAE-X.pdf
PLANTAE-X.pdf
 
Plantae
PlantaePlantae
Plantae
 
PPT PLANTAE
PPT PLANTAEPPT PLANTAE
PPT PLANTAE
 
PPT PLANTAE
PPT PLANTAEPPT PLANTAE
PPT PLANTAE
 
Biology : Kingdom plantae
Biology : Kingdom plantaeBiology : Kingdom plantae
Biology : Kingdom plantae
 
Bab 7 plantae
Bab 7 plantaeBab 7 plantae
Bab 7 plantae
 
Bab 7 plantae
Bab 7 plantaeBab 7 plantae
Bab 7 plantae
 
3. plantae
3. plantae3. plantae
3. plantae
 
Kingdom plantae
Kingdom plantaeKingdom plantae
Kingdom plantae
 
Makalah tumbuhan paku dan Tumbuhan Lumut
Makalah tumbuhan paku dan Tumbuhan LumutMakalah tumbuhan paku dan Tumbuhan Lumut
Makalah tumbuhan paku dan Tumbuhan Lumut
 
Plantae
PlantaePlantae
Plantae
 
Plantae ppt.pptx
Plantae ppt.pptxPlantae ppt.pptx
Plantae ppt.pptx
 
MATERI PLANTAE
MATERI PLANTAEMATERI PLANTAE
MATERI PLANTAE
 

More from RikaElvana (6)

Sistem Peredaran Darah kelas 11 sma.pptx
Sistem Peredaran Darah kelas 11 sma.pptxSistem Peredaran Darah kelas 11 sma.pptx
Sistem Peredaran Darah kelas 11 sma.pptx
 
ppt penyusunan makalah bioteknologi XII IPS.pptx
ppt penyusunan makalah bioteknologi  XII IPS.pptxppt penyusunan makalah bioteknologi  XII IPS.pptx
ppt penyusunan makalah bioteknologi XII IPS.pptx
 
Bioteknologi kelas x kurikulum merdeka.ppt
Bioteknologi kelas x kurikulum merdeka.pptBioteknologi kelas x kurikulum merdeka.ppt
Bioteknologi kelas x kurikulum merdeka.ppt
 
Sistem Peredaran Darah, pengertian, jenis, siklus, jenis penyakit pptx
Sistem Peredaran Darah, pengertian, jenis, siklus, jenis penyakit pptxSistem Peredaran Darah, pengertian, jenis, siklus, jenis penyakit pptx
Sistem Peredaran Darah, pengertian, jenis, siklus, jenis penyakit pptx
 
materi mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran biologi.pptx
materi mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran biologi.pptxmateri mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran biologi.pptx
materi mengoptimalkan teknologi dalam pembelajaran biologi.pptx
 
Sistem Peredaran Darah.pptx
Sistem Peredaran Darah.pptxSistem Peredaran Darah.pptx
Sistem Peredaran Darah.pptx
 

Recently uploaded

Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannyaModul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Novi Cherly
 
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran  IDM 2024 di kec Plumbon.pptxMateri Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran  IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
AvivThea
 
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptxAksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
AgusSuarno2
 
Power point materi IPA pada materi unsur
Power point materi IPA pada materi unsurPower point materi IPA pada materi unsur
Power point materi IPA pada materi unsur
DoddiKELAS7A
 

Recently uploaded (20)

AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptxAKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
 
PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025
PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025
PPDB SMAN 1 SURADE - PROV JABAR 2024 / 2025
 
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdfPPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
PPT TUGAS DISKUSI KELOMPOK 3 KELAS 224 MODUL 1.4.pdf
 
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah Penggerak 1.pptx
 
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI MUSIK KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docxLK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 3 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INGGRIS KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.pptAnalisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
 
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannyaModul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
 
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran  IDM 2024 di kec Plumbon.pptxMateri Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran  IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
Materi Bid PPM Bappeda Sos Pemutakhiran IDM 2024 di kec Plumbon.pptx
 
Tugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik Widarsih
Tugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik WidarsihTugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik Widarsih
Tugas Mandiri 1.4.a.4.4.pdf Ninik Widarsih
 
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docxKisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
 
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang KesehatanMateri Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
 
Aksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerak
Aksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerakAksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerak
Aksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerak
 
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxSlide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
 
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptxAksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
 
Power point materi IPA pada materi unsur
Power point materi IPA pada materi unsurPower point materi IPA pada materi unsur
Power point materi IPA pada materi unsur
 

Materi Plantae kelas 10 rika elvana.pptx

  • 2. Tahukah Kamu??? 1. Bagaimana cara mengenali tumbuhan dan mengelompokkannya ? 2. Apa manfaat tumbuhan bagi kehidupan di bumi ?
  • 3.  Eukariotik  Multiseluler  Memiliki dinding sel  Memiliki klorofil  Dapat melakukan fotosintesis  Organisme Autotrof Karakteristik Tumbuhan (Plantae)
  • 6. Ciri-ciri lumut  Epifit = menempel pada tumbuhan lain  Habitat tempat lembab atau basah  Struktur tubuh masih sederhana  Memiliki rhizoid (akar semu) = melekat dan mengangkut air dan zat hara ke seluruh bagian tubuh  Reproduksi seksual dan aseksual berlangsung secara bergantian melalui pergiliran keturunan disebut metagenesis.  Gametangium terdiri atas Anteridium (jantan) dan Arkegonium (betina) Polytrichum commune Marchantia polymorpha Anthoceros punctatus
  • 7. Ciri-ciri: • Disebut sebagai lumut sejati • Memiliki struktur seperti akar (rhizoid), batangnya tegak dan daunnya kecil. • Habitat: ditanah, tembok, tempat terbuka • Berumah satu (dapat melakukan perkawinan hanya dengan 1 individu saja) 1. Lumut Daun (Musci)
  • 8. Sporofit terdiri atas:  Seta = tangkai sporogonium  Sporangium = kotak spora (berisi spora)  Kaliptra = penutup/tudung sporangium yang masih muda  Gigi peristom = mengatur pengeluaran spora  Operculum = penutup sporangium yang masak  Annulus = tepi operculum berbentuk cincin Struktur tubuh lumut daun
  • 10. Ciri-ciri: • Berbentuk lembaran • Tidak dapat dibedakan akar, batang, dan daun • Memiliki rhizoid • Habitat : tempat lembab • Reproduksi aseksual : Kuncup/gemma seperti mangkok dipermukaan gametofit • Reproduksi seksual : membentuk anteridium dan arkegonium • Berumah dua 2. Lumut Hati (Hepaticophyta)
  • 11.  Jantan (Anteridium) → spermatozoid  Betina (Arkegonium) → ovum Reproduksi Lumut Hati Aseksual Seksual  Gemma cup (kuncup) : berbentuk mangkok, mengandung kumpulan lumut kecil, dapat lepas dan tersebar oleh air menjadi lumut baru Anteridium Arkegonium
  • 12. Ciri-ciri: o Habitat tempat lembab o Memiliki sporofit dengan kapsul tumbuh memanjang seperti tanduk o Memiliki kloroplas tunggal o Ciri khas lumut tanduk : sporofitnya akan terus tumbuh selama hidup gametofitnya. 3. Lumut Tanduk (Anthocerotaceae)
  • 13. Manfaat Lumut 1. Marchantia = bahan obat untuk sakit hepatitis (liver) 2. Sphagum = sebagai bahan pembalut, pengganti kapas. 3. Membantu menahan erosi, ,membantu penyerapan air dan menjaga kelembapan tanah.
  • 15.  Merupakan tumbuhan kormus (memiliki akar, batang, dan daun sejati)  Akar serabut, batang berbentuk rhizoma, daun beranekaragam.  Daun muda umumnya menggulung (circinatus) → ciri khas paku sejati  Memiliki jaringan pengangkut (xylem dan floem)  Habitat = tempat lembab  Spora dihasilkan oleh sporofil (daun fertil)  Mengalami metagenenis (fase sporofit lebih dominan dari fase gametofit) Karakteristik Tumbuhan Paku
  • 16. Berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi: a. Daun mikrofil ( daun kecil, tidak bertangkai, dan tidak bertulang daun dan sel belum berdiferensiasi) b. Daun makrofil (daun besar, bertangkai dan bertulang daun dan sudah berdiferensiasi menjadi epidermis dan mesofil daun yang terdiri atas jaringan tiang (palidase) dan jaringan bunga karang (spons) serta stomata. Daun Tumbuhan Paku Berdasarkan fungsinya dibedakan menjadi: a. Daun tropofil : untuk fotosintesis b. Daun sporofil : untuk menghasilkan spora.
  • 17.  Sorus = kumpulan sporangium  Indusium = selaput pembungkus sporangium  Sporangium = kotak spora
  • 18. Macam Spora 1. Paku Homospora : Tumbuhan paku yang menghasilkan satu macam spora berukuran sama. Contoh : Lycopodium sp (paku kawat). 2. Paku Heterospora : Tumbuhan paku yang menghasilkan dua macam spora dengan ukuran yang berbeda. Terdapat 2 spora yaitu • Spora kecil ( mikrospora ) = jantan • Spora besar (makrospora) = betina Contoh : Selaginella (Paku Rane), Marsilea crenata (semanggi). 3. Paku Peralihan : tumbuhan paku yang dapat menghasilkan spura dengan bentuk dan ukuran yang sama, tetapi Sebagian spora jantan dan spora betina. Contoh : Equisetum debile (Paku ekor kuda).
  • 21. ● Merupakan tumbuhan paku yang paling sederhana. ● Memiliki batang yang beruas dan berbuku nyata. ● Pada batang tumbuh daun- daun kecil berbentuk sisik. ● Sporangium terletak di ketiak daun disebut sinangium. ● Contoh : Psilotum sp. 1. Psilophyta (paku purba)
  • 22. ● Daunnya berbentuk sisik dan terletak tersebar pada batang yang padat. ● Sporangium berkumpul membentuk strobilus di ujung batang/cabang. ● Contoh: ○ Selaginella caudata ○ Lycopodium clavatum 2. Lycophyta (paku kawat)
  • 23. ● Batang bercabang ● Daun kecil berbentuk sisik tumbuh pada buku batang ● Sporofil berbentuk perisai dengan sporangium pada sisi bawahnya ● Strobilus pada ujung batang/cabang ● Contoh : Equisetum sp. 3. Spenophyta (paku ekor kuda)
  • 24. ● Memiliki daun ukuran lebih besar ● Duduk daun pada batang membentuk sayap ● Sporangium tersusun dalam bentuk sorus di permukaan daun ● Letak sorus di permukaan daun (atas, bawah), di ujung/ di tepi ● Contoh: ○ Adiantum sp. (suplir) ○ Platycerium coronarium (paku tanduk rusa) ○ Asplenium sp. (paku sarang burung) ○ Marsilea crenata (semanggi) ○ Asophylla sp. (paku tiang) 4. Pterophyta (paku sejati)
  • 25. Peranan Tumbuhan Paku 1. Bahan obat-obat Contoh : Lycopodium clavatum (paku kawat), untuk obat batuk, sesak napas, penyakit bisul pada kulit. 2. Sebagai pupuk hijau Contoh : Azolla pinnata bermanfaat dalam memfiksasi nitrogen 3. Sebagai tanaman hias Contoh : Asplenium nidus (paku sarang burung), Adiantum cuneatum (paku suplir), Selaginella sp. (paku rane), Lycopodium cernum (paku kawat). 4. Sebagai sayuran Contoh : Marsilea crenata (semanggi), Alsophilla glauca (paku tiang).
  • 26. Perbedaan Lumut dan Paku Ciri-ciri Lumut Paku Struktur tubuh Belum memiliki akar, batang dan daun sejati Akar, batang dan daun sejati Akar Rizoid Serabut Berkas pengangkut Atakeofita Trakeofita Spora Protonema Protalium Gametofit Tumbuhan lumut Protalium Sporofit Sporogonium Tumbuhan paku Fase dominan Gametofit Sporofit Ukuran Kecil Besar
  • 28. Karakteristik Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta) • Memiliki organ biji untuk reproduksi • Tumbuhan kormus sejati • Memiliki berkas pengangkut • Heterospora a. (megasporangia dan mikrosporangia)  Megaspora: kandung Lembaga (kantung embrio) • Megasporangium: bakal biji • Megasporofil: daun buah (karpela)  Mikrospora: serbuk sari • Mikrosporangium: kantung serbuk sari • Mikrosporofil: benag saria
  • 29. ● Bakal biji tidak tertutup oleh daun buah ● Batang berkambium, berkayu ● Akar tunggang, berkambium ● Daun umumnya tebal dan kaku ● Terjadi pembuahan tunggal ● Alat reproduksi disebut strobilus Gymnospermae (berbiji terbuka)
  • 30. Siklus Hidup Pinus (Gymnospermae)
  • 32. Ciri-ciri:  Menghasilkan resin atau getah untuk melindungi tumbuhan dari serangan jamur/serangga  Memiliki daun berbentuk jarum  Bersifat monoesis (struktur reproduksi jantan dan betina berada pada satu tumbuhan.  Biji berkembang dalam runjung  Contoh:  Pinus merkussi, Agathis alba, Podocarpus imbricatus, dan Sequoia gigantea. 1. Pinophyta
  • 33. Ciri-ciri: • Hidup didaerah tropis dan subtropis • Bersifat diesis (runjung jantan dan betina berada pada dua tumbuhan yang berbeda) • Contoh:  Cycas revoluta, Cycas rumphii, dan Encephalartos transvenosus. 2. Cycadophyta (pakis)
  • 34. Ciri-ciri:  Hanya mempunyai 1 spesies di dunia yaitu Ginkgo biloba  Berupa pohon dengan tinggi 15-20 meter  Bersifat diesis  Biji tidak berada didalam runjung sehingga benar- benar bebas. 3. Ginkgophyta
  • 35. 4. Gnetophyta Ciri-ciri:  Batang berkayu  Bunga berkelamin tunggal  Mencakup 3 genus yaitu Gnetum, Ephreda, dan Welwitschia  Contoh spesies yang paling terkenal adalah pohon Gnetum gnemon (melinjo)
  • 36. ● Bakal biji tertutup oleh daun buah ● Batang berkambium atau tidak ● Akar tunggang atau serabut ● Daun pipih, tulang daun beranekaragam ● Terjadi pembuahan ganda ● Alat reproduksi disebut bunga Angiospermae (berbiji tertutup)
  • 38. Perbedaan Dikotil dan Monokotil Ciri-ciri Dikotil Monokotil Akar Sistem akar tunggang Sistem akar serabut Batang Berkambium sehingga dapat membesar Tidak berkambium sehingga tidak dapat membesar Daun Susunan tulang daun menyirip atau menjari Susunan tulang daun sejajar atau melengkung Bunga Jumlah bagian bunga umumnya 4,5, atau kelipatannya Jumlah bagian bunga umumnya 3 atau kelipatannya Biji Saat berkecambah membelah dua memperlihatkan 2 daun Lembaga Saat berkecambah utuh tidak membelah Ujung akar lembaga Tidak mempunyai pelindung Mempunyai sarung pelindung yaitu koleoriza Ujung pucuk Tidak mempunyai sarung pelindung Mempunyai sarung pelindung yaitu koleoptil
  • 39. Manfaat Tumbuhan Berbiji Bahan pangan: padi, gandum, sagu, kacang, tomat, kentang, wortel, jeruk, papaya, jambu Bahan papan: jati, mahoni, pinus, sengon Bahan sandang: kapas Dekorasi, upacara adat, kosmetik Obat-obatan: mengkudu, jahe