Ringkasan dokumen tersebut adalah:
1. Isbal bagi lelaki Muslim hukumnya mubah selama tidak disertai kesombongan, baik untuk pakaian gamis, sarung, celana, atau pakaian lain.
2. Naskh yang melarang isbal menyebutkan kesombongan sebagai penyebab larangan, bukan isbal itu sendiri.
3. Rasulullah pernah berisbal tanpa kesombongan, menunjukkan larangan itu bersifat muqayyad (