Dokumen tersebut membahas konsep tabaruk dalam Islam, yang merupakan mencari berkah dari sesuatu yang pernah disentuh oleh nabi atau orang-orang shaleh seperti rambut, ludah, air wudhu, makam, baju, dan tempat tinggal mereka. Hadis-hadis menunjukkan bahwa para sahabat melakukan tabaruk dengan berbagai atsar tersebut dan tidak dilarang oleh nabi, menunjukkan bahwa tabaruk bukan bentuk syiri