َّ
‫ن‬ِ‫إ‬
َّ
ََّ
‫د‬‫ح‬
‫م‬َ‫ح‬
‫ْل‬‫ا‬
َّ
،ِِ
‫ّلِل‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬ُ
‫د‬َ
‫م‬‫ح‬َ
‫َن‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬ُ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ‫ع‬َ‫ت‬‫ح‬
‫س‬َ‫ن‬َ
‫و‬
َّ
،ُ‫ه‬ُ
‫ر‬ِ
‫ف‬‫ح‬‫غ‬َ‫ت‬‫ح‬
‫س‬َ‫ن‬َ
‫و‬
َّ
َّ
ُ‫ع‬َ‫ن‬َ
‫و‬
َّ
ُُ‫ح‬
‫ْو‬
َّ
َّ
ِ‫لل‬ِ
‫ِب‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬ِ
‫م‬
َّ
َّ
ِ
‫ر‬‫ح‬
‫و‬ُ
‫ر‬ُ
‫ش‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬ِ
‫س‬ُ
‫ف‬‫ح‬‫ن‬َ‫أ‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬ِ
‫م‬َ
‫و‬
َّ
َِّ ‫ا‬ََِِّ
‫ي‬َ
‫س‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ال‬َ
‫م‬‫ح‬‫ع‬َ‫أ‬
َّ.
َّ‫ح‬
‫ن‬َ
‫م‬
َّ
َّ
ِ
‫د‬‫ح‬
‫ه‬َ‫ي‬
َّ
َّ
ُ‫للا‬
َّ
َّ
َ‫ل‬َ‫ف‬
َّ
َّ
‫ل‬ِ
‫ض‬ُ
‫م‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬َ‫ل‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ
‫م‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ح‬‫ل‬ِِ‫ح‬‫ض‬ُ‫ي‬
َّ
َّ
َ‫ل‬َ‫ف‬
َّ
َّ
ِ‫ا‬َ
‫ه‬
ََّ
‫ي‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬َ‫ل‬
َّ.
َّ
ُ
‫د‬َ
‫ه‬‫ح‬
‫ش‬َ‫أ‬َ
‫و‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ‫أ‬
َّ
َّ
َ‫ل‬
َّ
َّ
َ‫ه‬َ‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
ُ‫للا‬
َّ
َّ
ُ
‫د‬َ
‫ه‬‫ح‬
‫ش‬َ‫أ‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ن‬َ‫أ‬
َّ
‫ا‬ً
‫د‬‫م‬َُ
‫ُم‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬ُ
‫د‬‫ح‬‫ب‬َ‫ع‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬ُ‫ل‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫س‬َ
‫ر‬َ
‫و‬
.
ََّ
‫ي‬
َّ
َّ
َ‫ا‬‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬
َّ
ََّ
‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫ذ‬‫ال‬
َّ
‫ا‬‫ْو‬ُ‫ن‬َ
‫ام‬َ‫ء‬
َّ
‫ا‬‫ْو‬ُ
‫ق‬‫ات‬
َّ
َّ
َ‫للا‬
َّ
َّ
‫ق‬َ
‫ح‬
َّ
َّ
ِ
‫ه‬ِ‫ات‬َ
‫ق‬ُ‫ت‬
َّ
َّ
َ‫ل‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ن‬ُ‫ت‬‫ح‬
‫ْو‬َُ
‫َت‬
َّ
َّ
‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ‫نت‬َ‫أ‬َ
‫و‬
َّ
ََّ
‫ن‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫م‬ِِ‫ح‬
‫س‬ُّ
‫م‬
.
ََّ
‫ي‬
َّ
‫ا‬ َ
‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬
َّ
َُّ ‫ا‬‫الن‬
َّ
‫ا‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫ق‬‫ات‬
َّ
َّ
ُ
‫م‬ ُ
‫ك‬‫ب‬َ
‫ر‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ي‬ِ
‫ذ‬‫ال‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ ُ
‫ك‬َ
‫ق‬ََِ
‫خ‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬ ِ
ِّ
‫م‬
َّ
َّ ‫ح‬‫ف‬َ‫ن‬
َّ
ََّ
‫د‬ ِ
‫اح‬َ
‫و‬
َّ
ََّ
‫ق‬ََِ
‫خ‬َ
‫و‬
َّ
‫ا‬ َ
‫ه‬‫ح‬‫ن‬ِ
‫م‬
َّ
‫ا‬ َ
‫ه‬َ
‫ج‬‫ح‬
‫و‬َ
‫ز‬
َّ
َّ َ‫ب‬َ
‫و‬
َّ
‫ا‬ َ
‫م‬ُ
‫ه‬‫ح‬‫ن‬ِ
‫م‬
َّ
َّ
ً‫ل‬‫ا‬ َ
‫ج‬ِ
‫ر‬
َّ
َّ
‫ا‬ً
‫ر‬‫ح‬‫ي‬ِ‫ث‬َ
‫ك‬
َّ
َّ
ً‫ء‬ َ
‫س‬ِ‫ن‬َ
‫و‬
َّ
‫ا‬‫ْو‬ُ
‫ق‬‫ات‬َ
‫و‬
َّ
َّ
َ‫للا‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ي‬ِ
‫ذ‬‫ال‬
َّ
ََّ
‫ن‬‫ح‬
‫ْو‬ُ‫ل‬َ‫ء‬ َ
‫س‬َ‫ت‬
َّ
َّ
ِ
‫ه‬ِ‫ب‬
َّ
َّ
َ‫ا‬ َ
‫ح‬‫ح‬
‫َر‬‫أل‬‫ح‬‫ا‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ن‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
َ‫للا‬
َّ
َّ
ََّ
‫ن‬‫ا‬ َ
‫ك‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬‫ح‬‫ي‬ََِ‫ع‬
َّ
‫ا‬ً‫ب‬‫ح‬‫ي‬ِ‫ق‬َ
‫ر‬
.
ََّ
‫ي‬
َّ
‫ا‬ َ
‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬
َّ
ََّ
‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫ذ‬‫ال‬
َّ
‫ا‬‫ْو‬ُ‫ن‬َ
‫ام‬َ‫ء‬
َّ
‫ا‬‫ْو‬ُ
‫ق‬‫ات‬
َّ
َّ
َ‫للا‬
َّ
‫ا‬‫ح‬
‫ْو‬ُ‫ل‬‫ح‬
‫ْو‬ُ‫ق‬َ
‫و‬
َّ
َّ
ً‫ل‬‫ح‬
‫ْو‬َ‫ق‬
َّ
‫ا‬ً
‫د‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫د‬ َ
‫س‬
َّ.
‫ح‬‫ص‬ُ‫ي‬
َّ‫ح‬
‫ح‬ِِ
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬َ‫ل‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬َ‫ل‬‫ا‬ َ
‫م‬‫ح‬‫ع‬َ‫أ‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ر‬ِ
‫ف‬‫ح‬‫غ‬َ‫ي‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ ُ
‫ك‬َ‫ل‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬َ‫ب‬‫ح‬
‫ْو‬ُ‫ن‬ُُ
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ
‫م‬َ
‫و‬
َّ
َِّ
‫ع‬ِ
‫ط‬ُ‫ي‬
َّ
َّ
َ‫للا‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬َ‫ل‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫س‬َ
‫ر‬َ
‫و‬
َّ
َّ‫ح‬
‫د‬َ
‫ق‬َ‫ف‬
َّ
ََّ
‫از‬َ‫ف‬
َّ
‫ا‬ً
‫ز‬‫ح‬
‫ْو‬َ‫ف‬
َّ
‫ا‬ً
‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫ظ‬َ‫ع‬
.
‫ا‬‫م‬َ‫أ‬
َّ
َّ
ُ
‫د‬‫ح‬‫ع‬َ‫ب‬
’
َّ
َّ
‫ن‬ِ‫إ‬َ‫ف‬
َّ
ََّ
‫ق‬َ
‫د‬‫ح‬‫ص‬َ‫أ‬
َّ
َِّ
‫ح‬‫ي‬ِ
‫د‬َ‫ح‬
‫ْل‬‫ا‬
َّ
َّ
َُّ
‫اب‬َ‫ت‬ِ‫ك‬
َّ
َّ
ِ‫للا‬
َّ
ََّ
‫ر‬‫ح‬‫ي‬َ
‫خ‬َ
‫و‬
َّ
َِّ
‫دي‬َ‫ح‬
‫ْل‬‫ا‬
َّ
َّ‫ح‬
‫د‬َ
‫ه‬
َّ
ُ
‫ي‬
َّ
َّ
‫د‬‫م‬َُ
‫ُم‬
َّ
‫ى‬َِ
‫ص‬
َّ
َّ
ُ‫للا‬
َّ
َّ
ِ
‫ه‬‫ح‬‫ي‬ََِ‫ع‬
َّ
َّ
َ
‫و‬
،َ
‫م‬َِ
‫س‬
َّ
ََّ
‫ش‬َ
‫و‬
َّ
‫ر‬
َّ
َّ
ِ
‫ر‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫ُم‬‫أل‬‫ا‬
َّ
،‫ا‬َ
‫ه‬ُ‫ت‬َ
‫َث‬َ
‫د‬َُ
‫ُم‬
َّ
َّ
‫ل‬ُ
‫ك‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ة‬َ‫ث‬َ
‫د‬‫ح‬ُ
‫ُم‬
َّ
َّ
‫ة‬َ‫ع‬‫ح‬
‫د‬ِ‫ب‬
َّ
َّ
‫ل‬ُ
‫ك‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ة‬َ‫ع‬‫ح‬
‫د‬ِ‫ب‬
َّ
َّ
َ
‫ض‬
َّ
‫لة‬َ‫ل‬
َّ
َّ
‫ل‬ُ
‫ك‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ة‬َ‫ل‬َ‫ل‬َ
‫ض‬
َّ
َِّ
‫ف‬
َّ
َّ
ِ
‫ر‬‫ا‬‫الن‬
.
َّ
‫م‬ُ
‫ه‬ِ‫ل‬َ‫ا‬
َّ
َِّ
ِّ
‫ل‬َ
‫ص‬
َّ
‫ى‬ََِ‫ع‬
َّ
َّ
‫د‬‫م‬َُ
‫ُم‬
َّ
‫ى‬ََِ‫ع‬َ
‫و‬
َّ
َّ
ِ
‫ه‬ِ‫آل‬
َّ
َّ
ِ
‫ه‬ِ‫ب‬‫ح‬
‫ح‬َ
‫ص‬َ
‫و‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ
‫م‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ه‬َ‫ع‬ِ‫ب‬َ‫ت‬
َّ
َّ
ِِ
‫ب‬
َّ
‫ان‬َ
‫س‬‫ح‬
‫ح‬
َّ
ََّ
‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
َِّ
‫ح‬
‫ْو‬َ‫ي‬
َّ
َّ
ِ
‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِِّ
‫الد‬
.
Hadirin jamaah shalat Jum’at rahimakumullah
َََّّّ
َّ Hendaknya seorang Muslim senantiasa bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang
telah Allah limpahkan kepada kita semua, baik nikmatkeimanan, kesehatan dankeluangan waktu
sehingga kita bisa melaksanakankewajiban kita menunaikan shalat Jum’at. Dan hendaklah kita
berhati-hatiagar jangansampai menjadi orang yangkufur kepada nikmatAllah. Allah berfirman:
ََّّ
َّ
ِ‫إ‬َّ‫ح‬ُ
‫ُت‬‫ح‬
‫ر‬َ
‫ف‬َ
‫ك‬َّ‫ح‬
‫ن‬ََِ‫ل‬َ
‫َّو‬‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬‫ن‬َ
‫د‬‫ي‬ِ
‫ز‬ََ
‫َّأل‬‫ح‬ُ
‫ُت‬‫ح‬
‫ر‬َ
‫ك‬َ
‫ش‬َّ‫ح‬
‫ن‬ََِ‫ل‬َّ‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬ُّ‫ب‬َ
‫َّر‬َ
‫ن‬ََُ
‫ََّت‬‫ح‬ُِ‫إ‬َ
‫و‬
َّ
‫يد‬ِ
‫د‬َ
ََ‫ل‬َّ ِ
ِ‫ا‬َ
‫ذ‬َ‫َّع‬‫ن‬
َّ
َّ
“ Jikalau kalianbersyukurpastikamiakanmenambah(nikmat) kepadamu, dan jika kalian mengingkari
(nikmatKu), maka sesungguhnya siksaku sangat pedih.” (Ibrahim: 7).
َََّّّ
َّ Demikian pula kami wasiatkan untuk senantiasa bertakwa kepada Allah dalam segala
keadaan dan waktu. Takwa, sebuah kata yangringan diucapkan akan tetapi tidak mudah untuk
diamalkan.
َََّّّ
َّ Ketahuilah, wahaisaudaraku rahimakumullah, tatkala Umar bin Khaththab Radhiallaahu anhu
bertanya kepada shahabat Ubaybin Ka’ab Radhiallaahu anhu tentang takwa, maka berkatalah
Ubay: “Pernahkah Anda berjalan di suatu tempat yang banyak durinya?” Kemudian Umar
menjawab: “Tentu” maka berkatalah Ubay: “Apakah yang Anda lakukan”, berkatalah Umar:
“Saya sangatwaspada dan hati-hatiagar selamatdari duriitu”. LaluUbay berkata “Demikianlah
takwa itu” (Tafsir Ibnu Katsir, Juz 1, hal. 55).
َََّّّ
َّ Demikianlah takwa yang diperintahkan olehAllah dalam kitabNya yakni agar kita senantiasa
waspada dan hati-hatidalam setiap tindakan keseharian kita, dan juga dalam ucapan-ucapan kita,
oleh karena itu janganlah kita berbuat dan berucap kecuali berdasarkan ilmu.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah.
َََّّّ
َّ Hendaklah kita bersegera mencari bekal guna menuju pertemuan kita dengan Allah karena
kita tidak tahu kapan ajal kita itu datang. Dan Allah berfirman:
َِّ
‫اب‬َ‫ب‬‫ح‬‫ل‬َ‫ح‬
‫َّاأل‬ ِ
‫وِل‬ُ‫أ‬َ
‫َّي‬ِ
‫ْون‬ُ
‫ق‬‫ات‬َ
‫ىَّو‬َ
‫ْو‬‫ح‬‫ق‬‫َّالت‬ِ‫ا‬‫َّالز‬َ
‫ر‬‫ح‬‫ي‬َ
‫َّخ‬‫ن‬ِ‫إ‬َ‫ف‬َّ‫ا‬‫و‬ُ‫و‬َ
‫ز‬َ‫ت‬َ
‫و‬
َََّّّ
َّ
“ Dan berbekallah, maka sesungguhnya sebaik-baiknya bekal adalahtakwa, danbertakwalah kepadaKu
hai orang-orang yang berakal.” (Al-Baraqah:197).
Ketahuilah wahai saudaraku rahimakumullah.
َََّّّ
َّ Manusia setapak demisetapak menjalani tahap kehidupan-nya dari alam kandungan, alam
dunia, alam kubur danalam akhirat. Tahap-tahap tersebut harus dijalani sampai akhirnya nanti
kita akan menemuialam akhirattempatkita memperhitungkan amalan-amalan yang telah kita
lakukan di dunia. Maka tatkala kita mendengar ayat-ayatAl-Qur’an dan hadits-hadits Nabi yang
memberitakan tentang ahwal (keadaan) hariAkhir, hendaklah hati kita menjadi takut, menangislah
mata kita, dan menjadi dekatlah hati kita kepada Allah.
َََّّّ
َّ Akan tetapi bagi orang yang tidak memiliki rasa takut kepada Allah tatkala disebut kata
Neraka, adzab, ash-shirat dan lain sebagainya seakan terasa ringan diucapkan oleh lisan-lisan
mereka tanpa makna sama sekali. Na-uzu billahi min dzalik. Mari kita perhatikan firman Allah
dalam surat Al-Haqqah ayat 25-29.
ََّ ‫و‬ُ‫أ‬َّ‫ح‬ََّ ِ َ‫ت‬‫ح‬‫ي‬َ‫ل‬َ
‫َّي‬ُ‫ْو‬ ُ
‫ق‬َ‫ي‬َ‫َّف‬ِ
‫ه‬ِ‫ال‬َ
‫م‬ ِ
َِ‫ب‬َُّ‫ه‬ َ‫اب‬َ‫ت‬ِ‫َّك‬َ
ِ
ِ‫و‬ُ‫أ‬َّ‫ح‬
‫ن‬ َ
‫اَّم‬ ‫م‬َ‫أ‬َ
‫و‬
‫ح‬‫ه‬ َ‫ي‬ِ‫ب‬‫ا‬َ‫ت‬ِ‫َّك‬
25
َّ‫ا‬ َ
‫َّم‬ِ
‫ر‬‫ح‬َ‫أ‬َّ‫ح‬ََ
‫)و‬
‫ح‬‫ه‬َ‫ي‬ِ‫ب‬‫ا‬َ
‫س‬ ِ
‫ح‬
26
ََّ
‫)ي‬ َ‫ة‬َ‫ي‬ِ
‫اض‬َ
‫ق‬‫ح‬‫ل‬‫َّا‬ ِ
‫ت‬َ‫ن‬‫ا‬َ
‫ك‬َّ‫ا‬َ
‫ه‬َ‫ت‬‫ح‬‫ي‬َ‫ل‬
27
‫ح‬‫ه‬َ‫ي‬ِ‫ال‬َ
‫َّم‬ ِ
َِّ‫َّع‬ َ
‫َن‬‫ح‬‫غ‬َ‫أ‬َّ‫ا‬َ
‫)م‬
28
َّ
َ‫ي‬ِ‫ان‬َ‫ط‬‫ح‬ُِ
‫َّس‬ ِ
َِّ‫َّع‬ َ
‫ك‬ََِ
‫)ه‬
َّ
‫ح‬‫ه‬
َََّّّ
َّ
“ Adapunorang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya maka dia berkata;
“Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini) dan aku tidak mengetahui
apakahhisab (perhitunganamal) terhadap diriku. Duhaiseandainya kematianitu adalahkematian total (tidak
usah hidup kembali). Hartaku juga sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku, kekuasaanku pun telah
lenyap dari-padaku”.(Al-Haqqah 25-29)
َََّّّ
َّ Dalam ayatiniAl-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya juz IV hal 501, menerangkan bahwa
ayat tersebut menggambarkan keadaan orang-orang yang sengsara. Yaitumanakala dibericatatan
amalnya di padang pengadilan Allah dari arah tangan kirinya, ketika itulah dia benar-benar
menyesal, dia mengatakan penuhpenyesalan: ‘Andai kata saya tidak usah diberi catatan amal ini
dan tidak usah tahuapakah hisab (perhitungan)terhadap saya (tentuitulebih baik bagi saya) dan
andaikata saya mati terus dan tidak usah hidup kembali.
َََّّّ
َّ Coba perhatikan ayat selanjutnya:
ُ‫ْوه‬ُّ
ُِ‫غ‬َ‫َّف‬ُ‫وه‬ُ
‫ذ‬ُ
‫خ‬
30
ُ‫ْوه‬ُّ
َِ
‫َّص‬َ
‫يم‬ِ
‫ح‬َ‫ح‬
‫ْل‬‫َّا‬ُ
‫)ُث‬
31
َّ
َ
‫ر‬ِ
ََُّ
‫ن‬‫ْو‬ُ‫ع‬‫ح‬‫ب‬َ
‫اَّس‬َ
‫ه‬ُ‫ع‬‫ح‬
‫ر‬ََُّ‫ة‬َِِ
‫س‬‫ح‬ِِ
‫َّس‬ ِ
‫َّف‬ُ
‫)ُث‬
َّ
ُ‫ْوه‬ُ
‫ك‬ُِ‫ح‬
‫اس‬َ‫ف‬َّ‫ا‬ً‫اع‬
َََّّّ
َّ
“ Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya, kemudian masukkanlah dia ke dalam api
Neraka yang menyala-nyala kemudian belitlahdia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta” (Al-
Haqqah ayat 30-32).
َََّّّ
َّ Bagi kaum beriman yang mengetahui makna yang terkandungdalam ayat tersebut, menjadi
tergetarlah hatinya, akan menetes air mata mereka, terisaklah tangis mereka dan keluarlah
keringat dingin ditubuhmereka, seakan mereka saat itu sedang merasakan peristiwa yang sangat
dahsyat. Maka tumbuhlah rasa takutyang amat mendalam kepada Allah kemudian berlindung
kepada Allah agar tidak menjadi orang-orang yang celaka seperti ayat di atas.
Jama’ah shalat Jum’at rahimakumullah.
َََّّّ
َّ Sesungguhnya manusia akan dibangkitkan pada hariKiamat danakan dikumpulkan menjadi
satu untuk mempertanggungjawab-kan diri mereka. Allah berfirman:
‫ي‬ِ
‫ر‬َ‫ق‬َّ‫ان‬َ
‫ك‬َ
‫َّم‬‫ح‬
‫ن‬ِ
‫َّم‬ِ‫ا‬َ‫ن‬ُ
‫م‬‫ح‬‫ل‬‫َّا‬ِ‫ا‬َ‫ن‬ُ‫َّي‬َ‫ح‬
‫ْو‬َ‫َّي‬‫ح‬‫ع‬ِ
‫م‬َ‫ت‬‫ح‬
‫اس‬َ
‫و‬
41
َِّ
ِّ
‫ق‬َ‫ح‬
‫ْل‬ِ
‫َِّب‬َ‫ة‬َ
‫ح‬‫ح‬‫ي‬‫َّالص‬َ
‫ن‬‫ْو‬ُ‫ع‬َ
‫م‬‫ح‬
‫س‬َ‫َّي‬َ‫ح‬
‫ْو‬َ‫)ي‬
َُّ‫ح‬
‫ْو‬َ‫َّي‬ َ
‫ك‬ِ‫ل‬ََُّ
َِّ
‫وج‬ُ
‫ر‬ُ‫ح‬
‫ْل‬‫ا‬
َََّّّ
َّ
“ Dan dengarkanlahpada hari penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat, yaitu pada hari
mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya, itulah hari keluar (dari kubur)” (Qaf: 41-42).
َََّّّ
َّ Juga Allah berfirman dalam surat Al-Muthaffifin: 4-7.
َ
‫ن‬‫ْو‬ُ‫ث‬‫ْو‬ُ‫ع‬‫ح‬‫ب‬َ
‫َّم‬‫ح‬‫م‬ُ
‫ه‬‫ن‬َ‫أ‬َّ َ
‫ك‬ََِ‫ل‬‫و‬ُ‫أ‬َُّّ
‫ن‬ُ‫ظ‬َ‫َّي‬ َ
‫ل‬َ‫أ‬
4
‫يم‬ِ
‫ظ‬َ‫َّع‬ ‫ح‬
‫ْو‬َ‫ي‬ِ‫)ل‬
5
ََّ
‫ي‬ِ
‫م‬َ‫ل‬‫ا‬َ‫ع‬‫ح‬‫ل‬‫َّا‬ ِ
ِّ
‫ب‬َ
‫ر‬ِ‫َّل‬ُ ‫ا‬‫َّالن‬ُ‫ْو‬ُ
‫ق‬َ‫َّي‬َ‫ح‬
‫ْو‬َ‫)ي‬
6
َّ‫ل‬َ
‫ك‬)
َّ
‫ي‬ِ
ِّ
‫ج‬ِ
‫يَّس‬ِ
‫ف‬َ‫ل‬َِّ
‫ر‬‫ا‬‫ج‬ُ
‫ف‬‫ح‬‫ل‬‫َّا‬ َ
‫اب‬َ‫ت‬ِ‫َّك‬‫ن‬ِ‫إ‬
“Tidakkah orang itu yakin bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, pada hari yang besar,
(yaitu) hari ketika manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam”.
َََّّّ
َّ Dan manusia dibangkitkan dalam keadaan َّ
ً‫ا‬َ
‫ف‬ُ
‫ح‬
َّ
َّ
ً‫ا‬َ
‫ر‬ُ‫ع‬
َّ
َّ
ً‫ل‬‫ح‬
‫ر‬ُ‫غ‬ (mereka tidak beralas kaki,
telanjang dan tidak berkhitan), sebagaimana firman Allah:
ََّ
‫َّخ‬ َ‫و‬َ‫أ‬ََّ
‫َن‬‫ح‬‫أ‬َ
‫د‬َ‫اَّب‬َ
‫م‬َ
‫ك‬َّ ِ ُ‫ت‬ُ
‫ك‬‫ح‬ِِ‫َّل‬ ِ
ِّ
‫ل‬ ِ
‫ج‬ِ
ِّ
‫َّالس‬ِِّ
‫ي‬َ‫ط‬َ
‫ك‬ََّ‫اء‬َ
‫م‬‫يَّالس‬ِ
‫ْو‬‫ح‬‫ط‬َ‫ن‬ََّ‫ح‬
‫ْو‬َ‫ي‬
َّ
‫َن‬ِ‫إ‬َّ‫ا‬َ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ََِ‫اَّع‬ً
‫د‬‫ح‬‫ع‬َ
‫َّو‬ُ‫ه‬ُ
‫د‬‫ي‬ِ‫ع‬ُ‫ن‬َّ‫ق‬‫ح‬ِ
َّ‫ا‬‫ن‬ُ
‫ك‬َّ
ََّ
‫ي‬ِِِ‫اع‬َ‫ف‬
َََّّّ
َّ
“ Sebagaimana kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah kami akan mengulangnya
(mengembalikannya)” (Al-Anbiya:104).
َََّّّ
َّ Manusia akan dikembalikan secara sempurna tanpa dikurangi sedikitpun, dikembalikan
dalam keadaan demikian bercampur dan berkumpul antara laki-laki dan perempuan. Dan
tatkala NabiShallallaahu alaihi wa Salam menceritakan halitukepada ‘Aisyah Radhiallaahu anha
maka berkatalah ia: “WahaiRasulullah antara laki-lakidan perempuan sebagian mereka melihat
kepada sebagian yang lain?”, kemudian Rasulullah berkata:
َُّ
‫ر‬‫ح‬‫َم‬‫أل‬‫ح‬‫ا‬
َّ
َُّّ
‫د‬َ
‫ش‬َ‫أ‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬ِ
‫م‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ‫أ‬
َّ
ََّ
‫ر‬ُ‫ظ‬‫ح‬‫ن‬َ‫ي‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ه‬ُ
‫ض‬‫ح‬‫ع‬َ‫ب‬
َّ
ََّ
‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
‫ض‬‫ح‬‫ع‬َ‫ب‬
.
َََّّّ
َّ
“ Perkara pada hari itulebih kerasdaripada sekedar sebagianmereka melihat kepada sebagianlainnya.”
(Hadits shahih riwayat Al-Bukhari nomor 6027 dan Muslih nomor 2859 dari hadits ‘Aisyah
Radhiallaahu anha ).
َََّّّ
َّ Pada hariitulaki-lakitidak akantertarik kepada wanita dan sebaliknya, sampai seseorang itu
lari dari bapak, ibudan anak-anak mereka karena takutterhadap keputusan Allah pada hari itu.
Sebagaimana firman Allah:
ِ
‫ه‬‫ي‬ِ
‫خ‬َ‫أ‬َّ‫ح‬
‫ن‬ ِ
‫َّم‬ُ‫ء‬‫ح‬
‫ر‬َ
‫م‬‫ح‬‫ل‬‫َّا‬ُّ
‫ر‬ِ
‫ف‬َ‫َّي‬َ‫ح‬
‫ْو‬َ‫ي‬
34
ِ
‫ه‬‫ي‬ِ‫ب‬َ‫أ‬َ
‫َّو‬ِ
‫ه‬ ِ
ِّ
‫م‬ُ‫أ‬َ
‫)و‬
35
ِ
‫ه‬‫ي‬ِ‫ن‬َ‫ب‬َ
‫َّو‬ِ
‫ه‬ِ‫ت‬َ‫ب‬ِ
‫اح‬ َ
‫ص‬َ
‫)و‬
36
َّ‫ح‬‫م‬ُ
‫ه‬‫ح‬‫ن‬ ِ
‫َّم‬‫ن‬ِ
‫ر‬‫ح‬‫َّام‬ ِ
ِّ
‫ل‬ُ
‫ك‬ِ‫)ل‬
َّ
ِ
‫يه‬ِ‫ن‬‫ح‬‫غ‬ُ‫َّي‬‫ن‬‫ح‬‫أ‬َ
‫ش‬َّ‫ذ‬ََِ
‫م‬‫ح‬
‫ْو‬َ‫ي‬
َََّّّ
َّ
“ Pada hari ketika manusia lari dari saudara-saudaranya, dari ibu danbapaknya, dariistrinya dananak-
anaknya. Setiap orang darimereka pada hariitu mempunyai urusanyang sangat menyibukkan”. (Q.S. Abasa:
34-37).
َََّّّ
َّ Demikianlah peristiwa yang amat menakutkan yang akan terjadi di akhirat nanti, mudah-
mudahan menjadikan kita semakin takut kepada Allah.
َُّ ‫ح‬
‫ْو‬ُ‫ق‬َ‫أ‬
َّ
َّ
‫ح‬
ِ
‫ِل‬‫ح‬
‫ْو‬َ‫ق‬
َّ
‫ا‬َ
‫ذ‬َ
‫ه‬
َّ
َُّ
‫ر‬ِ
‫ف‬‫ح‬‫غ‬َ‫ت‬‫ح‬
‫س‬َ‫أ‬َ
‫و‬
َّ
َّ
َ‫للا‬
َّ
َّ
‫ح‬
ِ
‫ِل‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬َ‫ل‬َ
‫و‬
َّ
َّ
ِ
‫ر‬ِ‫ائ‬َ
‫س‬ِ‫ل‬َ
‫و‬
َّ
َّ‫ح‬
‫س‬ُ
‫م‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬
،َ‫ح‬
‫ي‬ِ
‫م‬ِِ
َّ
َّ
ُ‫ه‬‫ن‬ِ‫إ‬
َّ
ََّ
‫ْو‬ُ
‫ه‬
َّ
َُّ
‫ر‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫ف‬َ‫غ‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬
َّ
َِّ
‫ح‬‫الر‬
َّ
ُ
‫م‬‫ح‬‫ي‬
.
Khutbah Kedua
َّ
‫ن‬ِ‫إ‬
َّ
ََّ
‫د‬‫ح‬
‫م‬َ‫ح‬
‫ْل‬‫ا‬
َّ
،ِِ
‫ّلِل‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬ُ
‫د‬َ
‫م‬‫ح‬َ
‫َن‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬ُ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ‫ع‬َ‫ت‬‫ح‬
‫س‬َ‫ن‬َ
‫و‬
َّ
،ُ‫ه‬ُ
‫ر‬ِ
‫ف‬‫ح‬‫غ‬َ‫ت‬‫ح‬
‫س‬َ‫ن‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ح‬
‫ْو‬ُ‫ع‬َ‫ن‬َ
‫و‬
َّ
ُُ
َّ
َّ
ِ‫لل‬ِ
‫ِب‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬ِ
‫م‬
َّ
َّ
ِ
‫ر‬‫ح‬
‫و‬ُ
‫ر‬ُ
‫ش‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬ ِ
‫س‬ُ
‫ف‬‫ح‬‫ن‬َ‫أ‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬ِ
‫م‬َ
‫و‬
َّ
َ
‫س‬
َِّ ‫ا‬ََِِّ
‫ي‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ال‬َ
‫م‬‫ح‬‫ع‬َ‫أ‬
َّ.
َّ‫ح‬
‫ن‬َ
‫م‬
َّ
َّ
ِ
‫د‬‫ح‬
‫ه‬َ‫ي‬
َّ
َّ
ُ‫للا‬
َّ
َّ
َ‫ل‬َ‫ف‬
َّ
َّ
‫ل‬ِ
‫ض‬ُ
‫م‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬َ‫ل‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ
‫م‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ح‬‫ل‬ِِ‫ح‬‫ض‬ُ‫ي‬
َّ
َّ
َ‫ل‬َ‫ف‬
َّ
ََّ
‫ي‬ِ‫ا‬َ
‫ه‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬َ‫ل‬
َّ.
َّ
ُ
‫د‬َ
‫ه‬‫ح‬
‫ش‬َ‫أ‬َ
‫و‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ‫أ‬
َّ
َّ
َ‫ل‬
َّ
َّ
َ‫ه‬َ‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
ُ‫للا‬
َّ
َّ
ُ
‫د‬َ
‫ه‬‫ح‬
‫ش‬َ‫أ‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ن‬َ‫أ‬
َّ
‫ا‬ً
‫د‬‫م‬َُ
‫ُم‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬ُ
‫د‬‫ح‬‫ب‬َ‫ع‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬ُ‫ل‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫س‬َ
‫ر‬َ
‫و‬
َّ
‫ى‬َِ
‫ص‬
َّ
َّ
ُ‫للا‬
َّ
َّ
ِ
‫ه‬‫ح‬‫ي‬ََِ‫ع‬
َّ
َّ
َ
‫م‬َِ
‫س‬َ
‫و‬
،
َّ
‫ا‬‫م‬َ‫أ‬
َّ
‫؛‬ُ
‫د‬‫ح‬‫ع‬َ‫ب‬
ََّّ
َّ Dari mimbar Jum’atini kamisampaikan pula bahwasannya pada hari Akhir nanti matahari
akan didekatkan di atas kepala-kepala sehingga bercucuran keringat mereka sehingga sebagian
mereka akan tenggelam olehkeringat-keringatmereka sendiri, akan tetapihal itu tergantung dari
apa yang telah mereka perbuat di dunia.
ََّّ
َّ Imam Muslim meriwayatkan dalam haditsyang shahih nomor 2864 dari hadits Al-Miqdad bin
Al-Aswad Radhiallaahu anhu , berkata: Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:
ََّ
‫ن‬‫ح‬
‫د‬ُ‫ت‬
َّ
َُّ ‫ح‬
‫م‬َ‫ال‬
َّ
َّ
َ‫ح‬
‫ْو‬َ‫ي‬
َّ
َّ
ِ
‫ة‬َ
‫ام‬َ‫ي‬ِ
‫ق‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬
َّ
ََّ
‫ن‬ِ
‫م‬
َّ
َِّ
‫ق‬‫ح‬َِ‫ح‬
‫ْل‬‫ا‬
َّ
َّ
‫ّت‬َ
‫ح‬
َّ
ََّ
‫ن‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫ك‬َ‫ت‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ه‬‫ح‬‫ن‬ِ
‫م‬
َّ
َّ
ََّ
‫ك‬
َّ
ِ
‫ر‬‫ا‬َ
‫د‬‫ح‬‫ق‬ِ
‫م‬
َّ
،‫ل‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫م‬
َّ
َّ
ُ
‫ن‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫ك‬َ‫ي‬َ‫ف‬
َّ
ُ‫ا‬‫الن‬
َّ
َّ
َ‫ع‬
‫ى‬َِ
َّ
َّ
ِ
‫ر‬‫ح‬
‫د‬َ‫ق‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ِِ
‫اْل‬ َ
‫م‬‫ح‬‫ع‬َ‫أ‬
َّ
َِّ
‫ف‬
َّ
، ِ
‫ق‬َ
‫ر‬َ‫ع‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ه‬‫ح‬‫ن‬ ِ
‫م‬َ‫ف‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ
‫م‬
َّ
َّ
ُ
‫ن‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫ك‬َ‫ي‬
َّ
ََّ
‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
،ِ
‫ه‬‫ح‬‫ي‬َ‫ب‬‫ح‬‫ع‬َ
‫ك‬
َّ
َّ
َ
‫و‬
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ه‬‫ح‬‫ن‬ ِ
‫م‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ
‫م‬
َّ
َّ
ُ
‫ن‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫ك‬َ‫ي‬
َّ
ََّ
‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
ِ
‫ه‬ ‫ح‬‫ي‬َ‫ت‬َ‫ب‬‫ح‬
‫ك‬
ُ
‫ر‬
،
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ه‬‫ح‬‫ن‬ِ
‫م‬َ
‫و‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ
‫م‬
َّ
َّ
ُ
‫ن‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫ك‬َ‫ي‬
َّ
ََّ
‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
،ِ
‫ه‬‫ح‬‫ي‬َ
‫ْو‬‫ح‬‫ق‬َ
‫ح‬
َّ
َّ
َ
‫و‬
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ه‬‫ح‬‫ن‬ِ
‫م‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬َ
‫م‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬ُ
‫م‬ِ
‫ج‬‫ح‬ُِ‫ي‬
َّ
َُّ
‫ق‬َ
‫ر‬َ‫ع‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬
َّ
َّ
َ‫ح‬
‫ْل‬ِ‫إ‬
‫ا‬ً
‫ام‬
َّ.
ََّ
‫ار‬َ
‫ش‬َ‫أ‬َ
‫و‬
َّ
َُّ ‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫س‬َ
‫ر‬
َّ
َّ
ِ‫للا‬
ََّّ
َّ
َ‫ي‬ِ‫ب‬
َّ
ِ‫ه‬ِ
‫د‬
َّ
ََّ
‫ل‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
ِ
‫ه‬‫ح‬‫ي‬ِ‫ف‬
.
َََّّّ
َّ
“ Matahariakandidekatkan pada hariKiamatkepada para makhluk sampai-sampai jarak mataharidi
atas kepala mereka hanya satu mil, maka manusia mengeluarkan keringat tergantung amalan-amalan mereka.
Di antara mereka ada yang mengeluarkankeringat sampaimata kakinya dan ada yang sampai lututnya, ada
juga yang sampai pinggangnya dan ada yang ditenggelamkan oleh keringat mereka.” Dan Rasulullah
Shallallaahu alaihi wa Salam memberi isyarat dengan tangannya ke mulutnya.
َََّّّ
َّ Dan seandainya ada yang bertanya “bagaimana itu bisa terjadi sedangkan mereka berada
pada tempatyangsatu?”Maka Syaikh Al-Utsaimin Rahimahullaah menjawab pertanyaantersebut
sebagai berikut: “Ada sebuah kaidah yang hendaknya kita berpegang kepada kaidah itu, yaitu
bahwa perkara ghaib, wajib bagi kita untuk mengimaninya dan membenarkannya tanpa
menanyakan bagaimananya, karena perkara tersebutberada diluar jangkauan akal-akal kita, kita
tidak mampu mengetahui dan meng-gambarkannya.
َََّّّ
َّ Demikianlah sebagian peristiwa di hariAkhir dan masih banyak lagiperistiwa yang akan kita
alami yang hal itu akan menggetarkan hati bagi orang-orang Mukmin dan menjadikan mereka
semakin takut kepada Allah.
َّ
‫ن‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
َ‫للا‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬َ‫ت‬َ
‫ك‬ِ‫ئ‬َ‫ل‬َ
‫م‬َ
‫و‬
َّ
ََّ
‫ن‬‫ح‬
‫ْو‬ُّ
َِ
‫ص‬ُ‫ي‬
َّ
‫ى‬ََِ‫ع‬
َّ
،ِ
ِّ
ِ
‫ي‬‫الن‬
َّ
َّ
َ‫ا‬‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬َ
‫ي‬
َّ
ََّ
‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫ذ‬‫ال‬
َّ
‫ا‬‫ح‬
‫ْو‬ُ‫ن‬َ
‫ام‬َ‫ء‬
َّ
‫ا‬‫ح‬
‫ْو‬ُّ
َِ
‫ص‬
َّ
َّ
ِ
‫ه‬‫ح‬‫ي‬ََِ‫ع‬
َّ
‫ا‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫م‬ِِّ
َِ
‫س‬َ
‫و‬
َّ
‫ح‬
‫س‬َ‫ت‬
‫ا‬ً
‫م‬‫ح‬‫ي‬ِِ
َّ.
َّ
‫م‬ُ
‫ه‬ِ‫ل‬َ‫ا‬
َّ
َِّ
ِّ
‫ل‬َ
‫ص‬
َّ
‫ى‬ََِ‫ع‬
َّ
َّ
‫د‬‫م‬َُ
‫ُم‬
َّ
‫ى‬ََِ‫ع‬َ
‫و‬
َّ
َِّ‫آ‬
َّ
َّ
‫د‬‫م‬َُ
‫ُم‬
َّ
َّ
‫ا‬َ
‫م‬َ
‫ك‬
َّ
ََّ
‫ت‬‫ح‬‫ي‬َِ
‫ص‬
َّ
‫ى‬ََِ‫ع‬
َّ
َّ
ِ‫إ‬
َّ
َ
‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫اه‬َ
‫ر‬‫ح‬‫ب‬
َّ
‫ى‬ََِ‫ع‬َ
‫و‬
َّ
َِّ‫آ‬
َّ
،َ
‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫اه‬َ
‫ر‬‫ح‬‫ب‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
ِ‫إ‬
َّ
‫ن‬
ََّ
‫ك‬
َّ
َّ
‫د‬‫ح‬‫ي‬َِ
‫َح‬
َّ
َّ
‫د‬‫ح‬‫ي‬َِ
‫َم‬
َّ.
َّ‫ح‬
‫ك‬ِ
‫ر‬َ
‫ِب‬َ
‫و‬
َّ
‫ى‬ََِ‫ع‬
َّ
َّ
‫د‬‫م‬َُ
‫ُم‬
َّ
‫ى‬ََِ‫ع‬َ
‫و‬
َّ
َِّ‫آ‬
َّ
َّ
‫د‬ ‫م‬َُ
‫ُم‬
َّ
َّ
‫ا‬ َ
‫م‬َ
‫ك‬
َّ
ََّ
‫ت‬ ‫ح‬
‫ك‬
َ
‫ر‬َ
‫ِب‬
َّ
‫ى‬ََِ‫ع‬
َّ
َّ
َ
‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫اه‬َ
‫ر‬‫ح‬‫ب‬ِ‫إ‬
َّ
‫ى‬ ََِ‫ع‬َ
‫و‬
َّ
َِّ‫آ‬
َّ
،َ
‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫اه‬َ
‫ر‬‫ح‬‫ب‬ِ‫إ‬
َّ
ََّ
‫ك‬‫ن‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
‫د‬‫ح‬‫ي‬َِ
‫َح‬
َّ
َّ
‫د‬‫ح‬‫ي‬َِ
‫َم‬
َّ.
‫ا‬َ‫ن‬‫ب‬َ
‫ر‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ر‬ِ
‫ف‬‫ح‬‫غ‬‫ا‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬َ‫ل‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ان‬َ
‫ْو‬‫ح‬
‫خ‬ِ
‫إل‬َ
‫و‬
َّ
‫ال‬
ََّ
‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫ذ‬
َّ
ََّ
‫َن‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫ق‬َ‫ب‬َ
‫س‬
َّ
َِّ
‫ان‬َ‫ح‬
‫ْي‬ِ
‫إل‬‫ح‬ِ
‫ِب‬
َّ
َّ
َ‫ل‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ح‬َ
‫ت‬
َّ
‫ح‬‫ل‬َ‫ع‬
َّ
َّ
‫ح‬
ِ
‫ف‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ب‬‫ح‬
‫ْو‬ُُِ‫ق‬
َّ
َّ
‫ا‬‫ل‬ِ‫غ‬
َّ
ََّ
‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫ذ‬ِِِّ‫ل‬
َّ
‫ا‬‫ح‬
‫ْو‬ُ‫ن‬َ
‫ام‬َ‫ء‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬‫ب‬َ
‫ر‬
َّ
ََّ
‫ك‬‫ن‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
‫ف‬‫ح‬
‫و‬ُ‫ء‬َ
‫ر‬
َّ
َّ
‫م‬‫ح‬‫ي‬ ِ
‫ح‬‫ر‬
َّ.
َّ
‫ب‬َ
‫ر‬
‫ا‬َ‫ن‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬‫ح‬
‫م‬ََِ‫ظ‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬ َ
‫س‬ُ
‫ف‬‫ح‬‫ن‬َ‫أ‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬ِ‫إ‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ح‬
َّ
ِ
‫ف‬‫ح‬‫غ‬َ‫ت‬
َّ‫ح‬
‫ر‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬َ‫ل‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬‫ح‬َ
‫َح‬‫ح‬
‫ر‬َ‫ت‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ن‬َ‫ن‬‫ح‬
‫ْو‬ُ
‫ك‬َ‫ن‬َ‫ل‬
َّ
ََّ
‫ن‬ِ
‫م‬
َّ
ََّ
‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫ر‬ِ
‫اس‬َ‫ح‬
‫ْل‬‫ا‬
َّ.
‫ا‬َ‫ن‬‫ب‬َ
‫ر‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ر‬ِ
‫ف‬‫ح‬‫غ‬‫ا‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬َ‫ل‬
َّ
َّ
‫ح‬‫ي‬َ
‫د‬ِ‫ال‬َ
‫ْو‬ِ‫ل‬َ
‫و‬
‫ا‬َ‫ن‬
َّ
‫ا‬َ
‫م‬ُ
‫ه‬‫ح‬َ
‫َح‬‫ح‬
‫ار‬َ
‫و‬
َّ
َّ
‫ا‬َ
‫م‬َ
‫ك‬
َّ
َ‫ي‬‫ب‬َ
‫ر‬
ََّ
‫اَن‬
َّ
‫ا‬ً
‫ار‬َ‫غ‬ِ
‫ص‬
.
َّ
‫ا‬َ‫ن‬‫ب‬َ
‫ر‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬ِ‫آت‬
َّ
َِّ
‫ف‬
َّ
‫ا‬َ‫ي‬‫ح‬‫ُّن‬
‫الد‬
َّ
َّ
ً‫ة‬َ‫ن‬َ
‫س‬َ
‫ح‬
َّ
َِّ
‫ف‬َ
‫و‬
َّ
َّ
ِ
َ
‫ر‬ِ
‫اآلخ‬
َّ
َّ
ً‫ة‬َ‫ن‬َ
‫س‬َ
‫ح‬
َّ
‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ق‬َ
‫و‬
َّ
ََّ
‫اب‬َ
‫ذ‬َ‫ع‬
َّ
َّ
ِ
‫ر‬‫ا‬‫الن‬
.
َّ
َ‫ا‬َ‫ب‬ِ‫ع‬
َّ
،ِ‫للا‬
َّ
َّ
‫ن‬ِ‫إ‬
َّ
َّ
َ‫للا‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬
ُ
‫ر‬ُ
‫م‬‫ح‬َ
‫َي‬
َّ
َِّ‫ح‬
‫د‬َ‫ع‬‫ح‬‫ل‬ِ
‫ِب‬
َّ
َِّ
‫ان‬ َ
‫س‬‫ح‬
‫ح‬ِ
‫إل‬‫ح‬‫ا‬َ
‫و‬
َّ
َِّ
‫ن‬ َ‫يت‬ِ‫إ‬َ
‫و‬
َّ
‫ي‬ِ
ُ
َّ
‫ا‬
ََّ‫ح‬
‫ر‬ُ
‫ق‬‫ح‬‫ل‬
َّ
‫ى‬ َ
‫ه‬‫ح‬‫ن‬َ‫ي‬َ
‫و‬
َّ
َّ
ِ
‫ن‬َ‫ع‬
َّ
َّ
ِ
‫ء‬ َ
َ‫ح‬
‫ح‬َ
‫ف‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬
َّ
َّ
ِ
‫ر‬َ
‫ك‬‫ن‬ُ
‫م‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬َ
‫و‬
َّ
َِّ
‫ي‬‫ح‬‫غ‬َ‫ب‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬َ
‫و‬
َّ
َّ
ِ‫ع‬َ‫ي‬
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬ُ‫ظ‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬َِ‫ع‬َ‫ل‬
َّ
ََّ
‫ن‬‫ح‬
‫و‬ُ
‫ر‬‫ك‬َ
‫ذ‬َ‫ت‬
َّ.
‫ا‬‫و‬ُ
‫ر‬ُ
‫ك‬
‫ح‬ُ‫ا‬َ‫ف‬
َّ
َّ
َ‫للا‬
َّ
َّ
َ
‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ
‫ظ‬َ‫ع‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬
‫ح‬
‫ر‬ُ
‫ك‬‫ح‬
‫ذ‬َ‫ي‬
َّ
َّ
ُ‫ه‬‫ح‬
‫ْو‬ُ‫ل‬َ‫أ‬ ‫ح‬
‫اس‬َ
‫و‬
َّ
َّ‫ح‬
‫ن‬ِ
‫م‬
َّ
َّ
َ‫ف‬
َّ
ِ
‫ه‬ِِ‫ح‬‫ض‬
َّ
َّ
‫ح‬‫م‬ُ
‫ك‬ِ
‫ط‬‫ح‬‫ع‬ُ‫ي‬
َّ
َُّ
‫ر‬‫ح‬
‫ك‬ِ
‫ذ‬َ‫ل‬َ
‫و‬
َّ
َّ
ِ‫للا‬
َّ
َُّ
‫ر‬َ‫ب‬‫ح‬
‫ك‬َ‫أ‬
.

Peristiwa hari akhir

  • 1.
    َّ ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ ََّ ‫د‬‫ح‬ ‫م‬َ‫ح‬ ‫ْل‬‫ا‬ َّ ،ِِ ‫ّلِل‬ َّ َّ ُ‫ه‬ُ ‫د‬َ ‫م‬‫ح‬َ ‫َن‬ َّ َّ ُ‫ه‬ُ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ‫ع‬َ‫ت‬‫ح‬ ‫س‬َ‫ن‬َ ‫و‬ َّ ،ُ‫ه‬ُ ‫ر‬ِ ‫ف‬‫ح‬‫غ‬َ‫ت‬‫ح‬ ‫س‬َ‫ن‬َ ‫و‬ َّ َّ ُ‫ع‬َ‫ن‬َ ‫و‬ َّ ُُ‫ح‬ ‫ْو‬ َّ َّ ِ‫لل‬ِ ‫ِب‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬ِ ‫م‬ َّ َّ ِ ‫ر‬‫ح‬ ‫و‬ُ ‫ر‬ُ ‫ش‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬ِ ‫س‬ُ ‫ف‬‫ح‬‫ن‬َ‫أ‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬ِ ‫م‬َ ‫و‬ َّ َِّ ‫ا‬ََِِّ ‫ي‬َ ‫س‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ال‬َ ‫م‬‫ح‬‫ع‬َ‫أ‬ َّ. َّ‫ح‬ ‫ن‬َ ‫م‬ َّ َّ ِ ‫د‬‫ح‬ ‫ه‬َ‫ي‬ َّ َّ ُ‫للا‬ َّ َّ َ‫ل‬َ‫ف‬ َّ َّ ‫ل‬ِ ‫ض‬ُ ‫م‬ َّ َّ ُ‫ه‬َ‫ل‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ ‫م‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ح‬‫ل‬ِِ‫ح‬‫ض‬ُ‫ي‬ َّ َّ َ‫ل‬َ‫ف‬ َّ َّ ِ‫ا‬َ ‫ه‬ ََّ ‫ي‬ َّ َّ ُ‫ه‬َ‫ل‬ َّ. َّ ُ ‫د‬َ ‫ه‬‫ح‬ ‫ش‬َ‫أ‬َ ‫و‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ‫أ‬ َّ َّ َ‫ل‬ َّ َّ َ‫ه‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ َّ ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ َّ ُ‫للا‬ َّ َّ ُ ‫د‬َ ‫ه‬‫ح‬ ‫ش‬َ‫أ‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ن‬َ‫أ‬ َّ ‫ا‬ً ‫د‬‫م‬َُ ‫ُم‬ َّ َّ ُ‫ه‬ُ ‫د‬‫ح‬‫ب‬َ‫ع‬ َّ َّ ُ‫ه‬ُ‫ل‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫س‬َ ‫ر‬َ ‫و‬ . ََّ ‫ي‬ َّ َّ َ‫ا‬‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬ َّ ََّ ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫ذ‬‫ال‬ َّ ‫ا‬‫ْو‬ُ‫ن‬َ ‫ام‬َ‫ء‬ َّ ‫ا‬‫ْو‬ُ ‫ق‬‫ات‬ َّ َّ َ‫للا‬ َّ َّ ‫ق‬َ ‫ح‬ َّ َّ ِ ‫ه‬ِ‫ات‬َ ‫ق‬ُ‫ت‬ َّ َّ َ‫ل‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ن‬ُ‫ت‬‫ح‬ ‫ْو‬َُ ‫َت‬ َّ َّ ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ‫نت‬َ‫أ‬َ ‫و‬ َّ ََّ ‫ن‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫م‬ِِ‫ح‬ ‫س‬ُّ ‫م‬ . ََّ ‫ي‬ َّ ‫ا‬ َ ‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬ َّ َُّ‫ا‬‫الن‬ َّ ‫ا‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫ق‬‫ات‬ َّ َّ ُ ‫م‬ ُ ‫ك‬‫ب‬َ ‫ر‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ي‬ِ ‫ذ‬‫ال‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ ُ ‫ك‬َ ‫ق‬ََِ ‫خ‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬ ِ ِّ ‫م‬ َّ َّ ‫ح‬‫ف‬َ‫ن‬ َّ ََّ ‫د‬ ِ ‫اح‬َ ‫و‬ َّ ََّ ‫ق‬ََِ ‫خ‬َ ‫و‬ َّ ‫ا‬ َ ‫ه‬‫ح‬‫ن‬ِ ‫م‬ َّ ‫ا‬ َ ‫ه‬َ ‫ج‬‫ح‬ ‫و‬َ ‫ز‬ َّ َّ َ‫ب‬َ ‫و‬ َّ ‫ا‬ َ ‫م‬ُ ‫ه‬‫ح‬‫ن‬ِ ‫م‬ َّ َّ ً‫ل‬‫ا‬ َ ‫ج‬ِ ‫ر‬ َّ َّ ‫ا‬ً ‫ر‬‫ح‬‫ي‬ِ‫ث‬َ ‫ك‬ َّ َّ ً‫ء‬ َ ‫س‬ِ‫ن‬َ ‫و‬ َّ ‫ا‬‫ْو‬ُ ‫ق‬‫ات‬َ ‫و‬ َّ َّ َ‫للا‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ي‬ِ ‫ذ‬‫ال‬ َّ ََّ ‫ن‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ‫ل‬َ‫ء‬ َ ‫س‬َ‫ت‬ َّ َّ ِ ‫ه‬ِ‫ب‬ َّ َّ َ‫ا‬ َ ‫ح‬‫ح‬ ‫َر‬‫أل‬‫ح‬‫ا‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ َّ َ‫للا‬ َّ َّ ََّ ‫ن‬‫ا‬ َ ‫ك‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬‫ح‬‫ي‬ََِ‫ع‬ َّ ‫ا‬ً‫ب‬‫ح‬‫ي‬ِ‫ق‬َ ‫ر‬ . ََّ ‫ي‬ َّ ‫ا‬ َ ‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬ َّ ََّ ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫ذ‬‫ال‬ َّ ‫ا‬‫ْو‬ُ‫ن‬َ ‫ام‬َ‫ء‬ َّ ‫ا‬‫ْو‬ُ ‫ق‬‫ات‬ َّ َّ َ‫للا‬ َّ ‫ا‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ‫ل‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ‫ق‬َ ‫و‬ َّ َّ ً‫ل‬‫ح‬ ‫ْو‬َ‫ق‬ َّ ‫ا‬ً ‫د‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫د‬ َ ‫س‬ َّ. ‫ح‬‫ص‬ُ‫ي‬ َّ‫ح‬ ‫ح‬ِِ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬َ‫ل‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬َ‫ل‬‫ا‬ َ ‫م‬‫ح‬‫ع‬َ‫أ‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ر‬ِ ‫ف‬‫ح‬‫غ‬َ‫ي‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ ُ ‫ك‬َ‫ل‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬َ‫ب‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ‫ن‬ُُ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ ‫م‬َ ‫و‬ َّ َِّ ‫ع‬ِ ‫ط‬ُ‫ي‬ َّ َّ َ‫للا‬ َّ َّ ُ‫ه‬َ‫ل‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫س‬َ ‫ر‬َ ‫و‬ َّ َّ‫ح‬ ‫د‬َ ‫ق‬َ‫ف‬ َّ ََّ ‫از‬َ‫ف‬ َّ ‫ا‬ً ‫ز‬‫ح‬ ‫ْو‬َ‫ف‬ َّ ‫ا‬ً ‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫ظ‬َ‫ع‬ . ‫ا‬‫م‬َ‫أ‬ َّ َّ ُ ‫د‬‫ح‬‫ع‬َ‫ب‬ ’ َّ َّ ‫ن‬ِ‫إ‬َ‫ف‬ َّ ََّ ‫ق‬َ ‫د‬‫ح‬‫ص‬َ‫أ‬ َّ َِّ ‫ح‬‫ي‬ِ ‫د‬َ‫ح‬ ‫ْل‬‫ا‬ َّ َّ َُّ ‫اب‬َ‫ت‬ِ‫ك‬ َّ َّ ِ‫للا‬ َّ ََّ ‫ر‬‫ح‬‫ي‬َ ‫خ‬َ ‫و‬ َّ َِّ ‫دي‬َ‫ح‬ ‫ْل‬‫ا‬ َّ َّ‫ح‬ ‫د‬َ ‫ه‬ َّ ُ ‫ي‬ َّ َّ ‫د‬‫م‬َُ ‫ُم‬ َّ ‫ى‬َِ ‫ص‬ َّ َّ ُ‫للا‬ َّ َّ ِ ‫ه‬‫ح‬‫ي‬ََِ‫ع‬ َّ َّ َ ‫و‬ ،َ ‫م‬َِ ‫س‬ َّ ََّ ‫ش‬َ ‫و‬ َّ ‫ر‬ َّ َّ ِ ‫ر‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫ُم‬‫أل‬‫ا‬ َّ ،‫ا‬َ ‫ه‬ُ‫ت‬َ ‫َث‬َ ‫د‬َُ ‫ُم‬ َّ َّ ‫ل‬ُ ‫ك‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ة‬َ‫ث‬َ ‫د‬‫ح‬ُ ‫ُم‬ َّ َّ ‫ة‬َ‫ع‬‫ح‬ ‫د‬ِ‫ب‬ َّ َّ ‫ل‬ُ ‫ك‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ة‬َ‫ع‬‫ح‬ ‫د‬ِ‫ب‬ َّ َّ َ ‫ض‬ َّ ‫لة‬َ‫ل‬ َّ َّ ‫ل‬ُ ‫ك‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ة‬َ‫ل‬َ‫ل‬َ ‫ض‬ َّ َِّ ‫ف‬ َّ َّ ِ ‫ر‬‫ا‬‫الن‬ . َّ ‫م‬ُ ‫ه‬ِ‫ل‬َ‫ا‬ َّ َِّ ِّ ‫ل‬َ ‫ص‬ َّ ‫ى‬ََِ‫ع‬ َّ َّ ‫د‬‫م‬َُ ‫ُم‬ َّ ‫ى‬ََِ‫ع‬َ ‫و‬ َّ َّ ِ ‫ه‬ِ‫آل‬ َّ َّ ِ ‫ه‬ِ‫ب‬‫ح‬ ‫ح‬َ ‫ص‬َ ‫و‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ ‫م‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ه‬َ‫ع‬ِ‫ب‬َ‫ت‬ َّ َّ ِِ ‫ب‬ َّ ‫ان‬َ ‫س‬‫ح‬ ‫ح‬ َّ ََّ ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ َِّ ‫ح‬ ‫ْو‬َ‫ي‬ َّ َّ ِ ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِِّ ‫الد‬ . Hadirin jamaah shalat Jum’at rahimakumullah َََّّّ َّ Hendaknya seorang Muslim senantiasa bersyukur kepada Allah atas nikmat-nikmat yang telah Allah limpahkan kepada kita semua, baik nikmatkeimanan, kesehatan dankeluangan waktu sehingga kita bisa melaksanakankewajiban kita menunaikan shalat Jum’at. Dan hendaklah kita berhati-hatiagar jangansampai menjadi orang yangkufur kepada nikmatAllah. Allah berfirman: ََّّ َّ ِ‫إ‬َّ‫ح‬ُ ‫ُت‬‫ح‬ ‫ر‬َ ‫ف‬َ ‫ك‬َّ‫ح‬ ‫ن‬ََِ‫ل‬َ ‫َّو‬‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬‫ن‬َ ‫د‬‫ي‬ِ ‫ز‬ََ ‫َّأل‬‫ح‬ُ ‫ُت‬‫ح‬ ‫ر‬َ ‫ك‬َ ‫ش‬َّ‫ح‬ ‫ن‬ََِ‫ل‬َّ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬ُّ‫ب‬َ ‫َّر‬َ ‫ن‬ََُ ‫ََّت‬‫ح‬ُِ‫إ‬َ ‫و‬ َّ ‫يد‬ِ ‫د‬َ ََ‫ل‬َّ ِ ِ‫ا‬َ ‫ذ‬َ‫َّع‬‫ن‬
  • 2.
    َّ َّ “ Jikalau kalianbersyukurpastikamiakanmenambah(nikmat)kepadamu, dan jika kalian mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya siksaku sangat pedih.” (Ibrahim: 7). َََّّّ َّ Demikian pula kami wasiatkan untuk senantiasa bertakwa kepada Allah dalam segala keadaan dan waktu. Takwa, sebuah kata yangringan diucapkan akan tetapi tidak mudah untuk diamalkan. َََّّّ َّ Ketahuilah, wahaisaudaraku rahimakumullah, tatkala Umar bin Khaththab Radhiallaahu anhu bertanya kepada shahabat Ubaybin Ka’ab Radhiallaahu anhu tentang takwa, maka berkatalah Ubay: “Pernahkah Anda berjalan di suatu tempat yang banyak durinya?” Kemudian Umar menjawab: “Tentu” maka berkatalah Ubay: “Apakah yang Anda lakukan”, berkatalah Umar: “Saya sangatwaspada dan hati-hatiagar selamatdari duriitu”. LaluUbay berkata “Demikianlah takwa itu” (Tafsir Ibnu Katsir, Juz 1, hal. 55). َََّّّ َّ Demikianlah takwa yang diperintahkan olehAllah dalam kitabNya yakni agar kita senantiasa waspada dan hati-hatidalam setiap tindakan keseharian kita, dan juga dalam ucapan-ucapan kita, oleh karena itu janganlah kita berbuat dan berucap kecuali berdasarkan ilmu. Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah. َََّّّ َّ Hendaklah kita bersegera mencari bekal guna menuju pertemuan kita dengan Allah karena kita tidak tahu kapan ajal kita itu datang. Dan Allah berfirman: َِّ ‫اب‬َ‫ب‬‫ح‬‫ل‬َ‫ح‬ ‫َّاأل‬ ِ ‫وِل‬ُ‫أ‬َ ‫َّي‬ِ ‫ْون‬ُ ‫ق‬‫ات‬َ ‫ىَّو‬َ ‫ْو‬‫ح‬‫ق‬‫َّالت‬ِ‫ا‬‫َّالز‬َ ‫ر‬‫ح‬‫ي‬َ ‫َّخ‬‫ن‬ِ‫إ‬َ‫ف‬َّ‫ا‬‫و‬ُ‫و‬َ ‫ز‬َ‫ت‬َ ‫و‬ َََّّّ َّ “ Dan berbekallah, maka sesungguhnya sebaik-baiknya bekal adalahtakwa, danbertakwalah kepadaKu hai orang-orang yang berakal.” (Al-Baraqah:197). Ketahuilah wahai saudaraku rahimakumullah. َََّّّ َّ Manusia setapak demisetapak menjalani tahap kehidupan-nya dari alam kandungan, alam dunia, alam kubur danalam akhirat. Tahap-tahap tersebut harus dijalani sampai akhirnya nanti kita akan menemuialam akhirattempatkita memperhitungkan amalan-amalan yang telah kita lakukan di dunia. Maka tatkala kita mendengar ayat-ayatAl-Qur’an dan hadits-hadits Nabi yang memberitakan tentang ahwal (keadaan) hariAkhir, hendaklah hati kita menjadi takut, menangislah mata kita, dan menjadi dekatlah hati kita kepada Allah.
  • 3.
    َََّّّ َّ Akan tetapibagi orang yang tidak memiliki rasa takut kepada Allah tatkala disebut kata Neraka, adzab, ash-shirat dan lain sebagainya seakan terasa ringan diucapkan oleh lisan-lisan mereka tanpa makna sama sekali. Na-uzu billahi min dzalik. Mari kita perhatikan firman Allah dalam surat Al-Haqqah ayat 25-29. ََّ ‫و‬ُ‫أ‬َّ‫ح‬ََّ ِ َ‫ت‬‫ح‬‫ي‬َ‫ل‬َ ‫َّي‬ُ‫ْو‬ ُ ‫ق‬َ‫ي‬َ‫َّف‬ِ ‫ه‬ِ‫ال‬َ ‫م‬ ِ َِ‫ب‬َُّ‫ه‬ َ‫اب‬َ‫ت‬ِ‫َّك‬َ ِ ِ‫و‬ُ‫أ‬َّ‫ح‬ ‫ن‬ َ ‫اَّم‬ ‫م‬َ‫أ‬َ ‫و‬ ‫ح‬‫ه‬ َ‫ي‬ِ‫ب‬‫ا‬َ‫ت‬ِ‫َّك‬ 25 َّ‫ا‬ َ ‫َّم‬ِ ‫ر‬‫ح‬َ‫أ‬َّ‫ح‬ََ ‫)و‬ ‫ح‬‫ه‬َ‫ي‬ِ‫ب‬‫ا‬َ ‫س‬ ِ ‫ح‬ 26 ََّ ‫)ي‬ َ‫ة‬َ‫ي‬ِ ‫اض‬َ ‫ق‬‫ح‬‫ل‬‫َّا‬ ِ ‫ت‬َ‫ن‬‫ا‬َ ‫ك‬َّ‫ا‬َ ‫ه‬َ‫ت‬‫ح‬‫ي‬َ‫ل‬ 27 ‫ح‬‫ه‬َ‫ي‬ِ‫ال‬َ ‫َّم‬ ِ َِّ‫َّع‬ َ ‫َن‬‫ح‬‫غ‬َ‫أ‬َّ‫ا‬َ ‫)م‬ 28 َّ َ‫ي‬ِ‫ان‬َ‫ط‬‫ح‬ُِ ‫َّس‬ ِ َِّ‫َّع‬ َ ‫ك‬ََِ ‫)ه‬ َّ ‫ح‬‫ه‬ َََّّّ َّ “ Adapunorang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya maka dia berkata; “Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini) dan aku tidak mengetahui apakahhisab (perhitunganamal) terhadap diriku. Duhaiseandainya kematianitu adalahkematian total (tidak usah hidup kembali). Hartaku juga sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku, kekuasaanku pun telah lenyap dari-padaku”.(Al-Haqqah 25-29) َََّّّ َّ Dalam ayatiniAl-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya juz IV hal 501, menerangkan bahwa ayat tersebut menggambarkan keadaan orang-orang yang sengsara. Yaitumanakala dibericatatan amalnya di padang pengadilan Allah dari arah tangan kirinya, ketika itulah dia benar-benar menyesal, dia mengatakan penuhpenyesalan: ‘Andai kata saya tidak usah diberi catatan amal ini dan tidak usah tahuapakah hisab (perhitungan)terhadap saya (tentuitulebih baik bagi saya) dan andaikata saya mati terus dan tidak usah hidup kembali. َََّّّ َّ Coba perhatikan ayat selanjutnya: ُ‫ْوه‬ُّ ُِ‫غ‬َ‫َّف‬ُ‫وه‬ُ ‫ذ‬ُ ‫خ‬ 30 ُ‫ْوه‬ُّ َِ ‫َّص‬َ ‫يم‬ِ ‫ح‬َ‫ح‬ ‫ْل‬‫َّا‬ُ ‫)ُث‬ 31 َّ َ ‫ر‬ِ ََُّ ‫ن‬‫ْو‬ُ‫ع‬‫ح‬‫ب‬َ ‫اَّس‬َ ‫ه‬ُ‫ع‬‫ح‬ ‫ر‬ََُّ‫ة‬َِِ ‫س‬‫ح‬ِِ ‫َّس‬ ِ ‫َّف‬ُ ‫)ُث‬ َّ ُ‫ْوه‬ُ ‫ك‬ُِ‫ح‬ ‫اس‬َ‫ف‬َّ‫ا‬ً‫اع‬ َََّّّ َّ “ Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya, kemudian masukkanlah dia ke dalam api Neraka yang menyala-nyala kemudian belitlahdia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta” (Al- Haqqah ayat 30-32). َََّّّ َّ Bagi kaum beriman yang mengetahui makna yang terkandungdalam ayat tersebut, menjadi tergetarlah hatinya, akan menetes air mata mereka, terisaklah tangis mereka dan keluarlah keringat dingin ditubuhmereka, seakan mereka saat itu sedang merasakan peristiwa yang sangat dahsyat. Maka tumbuhlah rasa takutyang amat mendalam kepada Allah kemudian berlindung kepada Allah agar tidak menjadi orang-orang yang celaka seperti ayat di atas. Jama’ah shalat Jum’at rahimakumullah.
  • 4.
    َََّّّ َّ Sesungguhnya manusiaakan dibangkitkan pada hariKiamat danakan dikumpulkan menjadi satu untuk mempertanggungjawab-kan diri mereka. Allah berfirman: ‫ي‬ِ ‫ر‬َ‫ق‬َّ‫ان‬َ ‫ك‬َ ‫َّم‬‫ح‬ ‫ن‬ِ ‫َّم‬ِ‫ا‬َ‫ن‬ُ ‫م‬‫ح‬‫ل‬‫َّا‬ِ‫ا‬َ‫ن‬ُ‫َّي‬َ‫ح‬ ‫ْو‬َ‫َّي‬‫ح‬‫ع‬ِ ‫م‬َ‫ت‬‫ح‬ ‫اس‬َ ‫و‬ 41 َِّ ِّ ‫ق‬َ‫ح‬ ‫ْل‬ِ ‫َِّب‬َ‫ة‬َ ‫ح‬‫ح‬‫ي‬‫َّالص‬َ ‫ن‬‫ْو‬ُ‫ع‬َ ‫م‬‫ح‬ ‫س‬َ‫َّي‬َ‫ح‬ ‫ْو‬َ‫)ي‬ َُّ‫ح‬ ‫ْو‬َ‫َّي‬ َ ‫ك‬ِ‫ل‬ََُّ َِّ ‫وج‬ُ ‫ر‬ُ‫ح‬ ‫ْل‬‫ا‬ َََّّّ َّ “ Dan dengarkanlahpada hari penyeru (malaikat) menyeru dari tempat yang dekat, yaitu pada hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya, itulah hari keluar (dari kubur)” (Qaf: 41-42). َََّّّ َّ Juga Allah berfirman dalam surat Al-Muthaffifin: 4-7. َ ‫ن‬‫ْو‬ُ‫ث‬‫ْو‬ُ‫ع‬‫ح‬‫ب‬َ ‫َّم‬‫ح‬‫م‬ُ ‫ه‬‫ن‬َ‫أ‬َّ َ ‫ك‬ََِ‫ل‬‫و‬ُ‫أ‬َُّّ ‫ن‬ُ‫ظ‬َ‫َّي‬ َ ‫ل‬َ‫أ‬ 4 ‫يم‬ِ ‫ظ‬َ‫َّع‬ ‫ح‬ ‫ْو‬َ‫ي‬ِ‫)ل‬ 5 ََّ ‫ي‬ِ ‫م‬َ‫ل‬‫ا‬َ‫ع‬‫ح‬‫ل‬‫َّا‬ ِ ِّ ‫ب‬َ ‫ر‬ِ‫َّل‬ُ ‫ا‬‫َّالن‬ُ‫ْو‬ُ ‫ق‬َ‫َّي‬َ‫ح‬ ‫ْو‬َ‫)ي‬ 6 َّ‫ل‬َ ‫ك‬) َّ ‫ي‬ِ ِّ ‫ج‬ِ ‫يَّس‬ِ ‫ف‬َ‫ل‬َِّ ‫ر‬‫ا‬‫ج‬ُ ‫ف‬‫ح‬‫ل‬‫َّا‬ َ ‫اب‬َ‫ت‬ِ‫َّك‬‫ن‬ِ‫إ‬ “Tidakkah orang itu yakin bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, pada hari yang besar, (yaitu) hari ketika manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam”. َََّّّ َّ Dan manusia dibangkitkan dalam keadaan َّ ً‫ا‬َ ‫ف‬ُ ‫ح‬ َّ َّ ً‫ا‬َ ‫ر‬ُ‫ع‬ َّ َّ ً‫ل‬‫ح‬ ‫ر‬ُ‫غ‬ (mereka tidak beralas kaki, telanjang dan tidak berkhitan), sebagaimana firman Allah: ََّ ‫َّخ‬ َ‫و‬َ‫أ‬ََّ ‫َن‬‫ح‬‫أ‬َ ‫د‬َ‫اَّب‬َ ‫م‬َ ‫ك‬َّ ِ ُ‫ت‬ُ ‫ك‬‫ح‬ِِ‫َّل‬ ِ ِّ ‫ل‬ ِ ‫ج‬ِ ِّ ‫َّالس‬ِِّ ‫ي‬َ‫ط‬َ ‫ك‬ََّ‫اء‬َ ‫م‬‫يَّالس‬ِ ‫ْو‬‫ح‬‫ط‬َ‫ن‬ََّ‫ح‬ ‫ْو‬َ‫ي‬ َّ ‫َن‬ِ‫إ‬َّ‫ا‬َ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ََِ‫اَّع‬ً ‫د‬‫ح‬‫ع‬َ ‫َّو‬ُ‫ه‬ُ ‫د‬‫ي‬ِ‫ع‬ُ‫ن‬َّ‫ق‬‫ح‬ِ َّ‫ا‬‫ن‬ُ ‫ك‬َّ ََّ ‫ي‬ِِِ‫اع‬َ‫ف‬ َََّّّ َّ “ Sebagaimana kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah kami akan mengulangnya (mengembalikannya)” (Al-Anbiya:104). َََّّّ َّ Manusia akan dikembalikan secara sempurna tanpa dikurangi sedikitpun, dikembalikan dalam keadaan demikian bercampur dan berkumpul antara laki-laki dan perempuan. Dan tatkala NabiShallallaahu alaihi wa Salam menceritakan halitukepada ‘Aisyah Radhiallaahu anha maka berkatalah ia: “WahaiRasulullah antara laki-lakidan perempuan sebagian mereka melihat kepada sebagian yang lain?”, kemudian Rasulullah berkata:
  • 5.
    َُّ ‫ر‬‫ح‬‫َم‬‫أل‬‫ح‬‫ا‬ َّ َُّّ ‫د‬َ ‫ش‬َ‫أ‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬ِ ‫م‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ‫أ‬ َّ ََّ ‫ر‬ُ‫ظ‬‫ح‬‫ن‬َ‫ي‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ه‬ُ ‫ض‬‫ح‬‫ع‬َ‫ب‬ َّ ََّ ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ َّ ‫ض‬‫ح‬‫ع‬َ‫ب‬ . َََّّّ َّ “ Perkara padahari itulebih kerasdaripada sekedar sebagianmereka melihat kepada sebagianlainnya.” (Hadits shahih riwayat Al-Bukhari nomor 6027 dan Muslih nomor 2859 dari hadits ‘Aisyah Radhiallaahu anha ). َََّّّ َّ Pada hariitulaki-lakitidak akantertarik kepada wanita dan sebaliknya, sampai seseorang itu lari dari bapak, ibudan anak-anak mereka karena takutterhadap keputusan Allah pada hari itu. Sebagaimana firman Allah: ِ ‫ه‬‫ي‬ِ ‫خ‬َ‫أ‬َّ‫ح‬ ‫ن‬ ِ ‫َّم‬ُ‫ء‬‫ح‬ ‫ر‬َ ‫م‬‫ح‬‫ل‬‫َّا‬ُّ ‫ر‬ِ ‫ف‬َ‫َّي‬َ‫ح‬ ‫ْو‬َ‫ي‬ 34 ِ ‫ه‬‫ي‬ِ‫ب‬َ‫أ‬َ ‫َّو‬ِ ‫ه‬ ِ ِّ ‫م‬ُ‫أ‬َ ‫)و‬ 35 ِ ‫ه‬‫ي‬ِ‫ن‬َ‫ب‬َ ‫َّو‬ِ ‫ه‬ِ‫ت‬َ‫ب‬ِ ‫اح‬ َ ‫ص‬َ ‫)و‬ 36 َّ‫ح‬‫م‬ُ ‫ه‬‫ح‬‫ن‬ ِ ‫َّم‬‫ن‬ِ ‫ر‬‫ح‬‫َّام‬ ِ ِّ ‫ل‬ُ ‫ك‬ِ‫)ل‬ َّ ِ ‫يه‬ِ‫ن‬‫ح‬‫غ‬ُ‫َّي‬‫ن‬‫ح‬‫أ‬َ ‫ش‬َّ‫ذ‬ََِ ‫م‬‫ح‬ ‫ْو‬َ‫ي‬ َََّّّ َّ “ Pada hari ketika manusia lari dari saudara-saudaranya, dari ibu danbapaknya, dariistrinya dananak- anaknya. Setiap orang darimereka pada hariitu mempunyai urusanyang sangat menyibukkan”. (Q.S. Abasa: 34-37). َََّّّ َّ Demikianlah peristiwa yang amat menakutkan yang akan terjadi di akhirat nanti, mudah- mudahan menjadikan kita semakin takut kepada Allah. َُّ ‫ح‬ ‫ْو‬ُ‫ق‬َ‫أ‬ َّ َّ ‫ح‬ ِ ‫ِل‬‫ح‬ ‫ْو‬َ‫ق‬ َّ ‫ا‬َ ‫ذ‬َ ‫ه‬ َّ َُّ ‫ر‬ِ ‫ف‬‫ح‬‫غ‬َ‫ت‬‫ح‬ ‫س‬َ‫أ‬َ ‫و‬ َّ َّ َ‫للا‬ َّ َّ ‫ح‬ ِ ‫ِل‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬َ‫ل‬َ ‫و‬ َّ َّ ِ ‫ر‬ِ‫ائ‬َ ‫س‬ِ‫ل‬َ ‫و‬ َّ َّ‫ح‬ ‫س‬ُ ‫م‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬ ،َ‫ح‬ ‫ي‬ِ ‫م‬ِِ َّ َّ ُ‫ه‬‫ن‬ِ‫إ‬ َّ ََّ ‫ْو‬ُ ‫ه‬ َّ َُّ ‫ر‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫ف‬َ‫غ‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬ َّ َِّ ‫ح‬‫الر‬ َّ ُ ‫م‬‫ح‬‫ي‬ . Khutbah Kedua َّ ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ ََّ ‫د‬‫ح‬ ‫م‬َ‫ح‬ ‫ْل‬‫ا‬ َّ ،ِِ ‫ّلِل‬ َّ َّ ُ‫ه‬ُ ‫د‬َ ‫م‬‫ح‬َ ‫َن‬ َّ َّ ُ‫ه‬ُ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ‫ع‬َ‫ت‬‫ح‬ ‫س‬َ‫ن‬َ ‫و‬ َّ ،ُ‫ه‬ُ ‫ر‬ِ ‫ف‬‫ح‬‫غ‬َ‫ت‬‫ح‬ ‫س‬َ‫ن‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ح‬ ‫ْو‬ُ‫ع‬َ‫ن‬َ ‫و‬ َّ ُُ َّ َّ ِ‫لل‬ِ ‫ِب‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬ِ ‫م‬ َّ َّ ِ ‫ر‬‫ح‬ ‫و‬ُ ‫ر‬ُ ‫ش‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬ ِ ‫س‬ُ ‫ف‬‫ح‬‫ن‬َ‫أ‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬ِ ‫م‬َ ‫و‬ َّ َ ‫س‬ َِّ ‫ا‬ََِِّ ‫ي‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ال‬َ ‫م‬‫ح‬‫ع‬َ‫أ‬ َّ. َّ‫ح‬ ‫ن‬َ ‫م‬ َّ َّ ِ ‫د‬‫ح‬ ‫ه‬َ‫ي‬ َّ َّ ُ‫للا‬ َّ َّ َ‫ل‬َ‫ف‬ َّ َّ ‫ل‬ِ ‫ض‬ُ ‫م‬ َّ َّ ُ‫ه‬َ‫ل‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ ‫م‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ح‬‫ل‬ِِ‫ح‬‫ض‬ُ‫ي‬ َّ َّ َ‫ل‬َ‫ف‬ َّ ََّ ‫ي‬ِ‫ا‬َ ‫ه‬ َّ َّ ُ‫ه‬َ‫ل‬ َّ. َّ ُ ‫د‬َ ‫ه‬‫ح‬ ‫ش‬َ‫أ‬َ ‫و‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ‫أ‬ َّ َّ َ‫ل‬ َّ َّ َ‫ه‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ َّ ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ َّ ُ‫للا‬ َّ َّ ُ ‫د‬َ ‫ه‬‫ح‬ ‫ش‬َ‫أ‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ن‬َ‫أ‬ َّ ‫ا‬ً ‫د‬‫م‬َُ ‫ُم‬ َّ َّ ُ‫ه‬ُ ‫د‬‫ح‬‫ب‬َ‫ع‬ َّ َّ ُ‫ه‬ُ‫ل‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫س‬َ ‫ر‬َ ‫و‬ َّ ‫ى‬َِ ‫ص‬ َّ َّ ُ‫للا‬ َّ َّ ِ ‫ه‬‫ح‬‫ي‬ََِ‫ع‬ َّ َّ َ ‫م‬َِ ‫س‬َ ‫و‬ ، َّ ‫ا‬‫م‬َ‫أ‬ َّ ‫؛‬ُ ‫د‬‫ح‬‫ع‬َ‫ب‬ ََّّ َّ Dari mimbar Jum’atini kamisampaikan pula bahwasannya pada hari Akhir nanti matahari akan didekatkan di atas kepala-kepala sehingga bercucuran keringat mereka sehingga sebagian mereka akan tenggelam olehkeringat-keringatmereka sendiri, akan tetapihal itu tergantung dari apa yang telah mereka perbuat di dunia.
  • 6.
    ََّّ َّ Imam Muslimmeriwayatkan dalam haditsyang shahih nomor 2864 dari hadits Al-Miqdad bin Al-Aswad Radhiallaahu anhu , berkata: Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda: ََّ ‫ن‬‫ح‬ ‫د‬ُ‫ت‬ َّ َُّ ‫ح‬ ‫م‬َ‫ال‬ َّ َّ َ‫ح‬ ‫ْو‬َ‫ي‬ َّ َّ ِ ‫ة‬َ ‫ام‬َ‫ي‬ِ ‫ق‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬ َّ ََّ ‫ن‬ِ ‫م‬ َّ َِّ ‫ق‬‫ح‬َِ‫ح‬ ‫ْل‬‫ا‬ َّ َّ ‫ّت‬َ ‫ح‬ َّ ََّ ‫ن‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫ك‬َ‫ت‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ه‬‫ح‬‫ن‬ِ ‫م‬ َّ َّ ََّ ‫ك‬ َّ ِ ‫ر‬‫ا‬َ ‫د‬‫ح‬‫ق‬ِ ‫م‬ َّ ،‫ل‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫م‬ َّ َّ ُ ‫ن‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫ك‬َ‫ي‬َ‫ف‬ َّ ُ‫ا‬‫الن‬ َّ َّ َ‫ع‬ ‫ى‬َِ َّ َّ ِ ‫ر‬‫ح‬ ‫د‬َ‫ق‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ِِ ‫اْل‬ َ ‫م‬‫ح‬‫ع‬َ‫أ‬ َّ َِّ ‫ف‬ َّ ، ِ ‫ق‬َ ‫ر‬َ‫ع‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ه‬‫ح‬‫ن‬ ِ ‫م‬َ‫ف‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ ‫م‬ َّ َّ ُ ‫ن‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫ك‬َ‫ي‬ َّ ََّ ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ َّ ،ِ ‫ه‬‫ح‬‫ي‬َ‫ب‬‫ح‬‫ع‬َ ‫ك‬ َّ َّ َ ‫و‬ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ه‬‫ح‬‫ن‬ ِ ‫م‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ ‫م‬ َّ َّ ُ ‫ن‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫ك‬َ‫ي‬ َّ ََّ ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ َّ ِ ‫ه‬ ‫ح‬‫ي‬َ‫ت‬َ‫ب‬‫ح‬ ‫ك‬ ُ ‫ر‬ ، َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ه‬‫ح‬‫ن‬ِ ‫م‬َ ‫و‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ ‫م‬ َّ َّ ُ ‫ن‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫ك‬َ‫ي‬ َّ ََّ ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ ،ِ ‫ه‬‫ح‬‫ي‬َ ‫ْو‬‫ح‬‫ق‬َ ‫ح‬ َّ َّ َ ‫و‬ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ه‬‫ح‬‫ن‬ِ ‫م‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬َ ‫م‬ َّ َّ ُ‫ه‬ُ ‫م‬ِ ‫ج‬‫ح‬ُِ‫ي‬ َّ َُّ ‫ق‬َ ‫ر‬َ‫ع‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬ َّ َّ َ‫ح‬ ‫ْل‬ِ‫إ‬ ‫ا‬ً ‫ام‬ َّ. ََّ ‫ار‬َ ‫ش‬َ‫أ‬َ ‫و‬ َّ َُّ ‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫س‬َ ‫ر‬ َّ َّ ِ‫للا‬ ََّّ َّ َ‫ي‬ِ‫ب‬ َّ ِ‫ه‬ِ ‫د‬ َّ ََّ ‫ل‬ِ‫إ‬ َّ َّ ِ ‫ه‬‫ح‬‫ي‬ِ‫ف‬ . َََّّّ َّ “ Matahariakandidekatkan pada hariKiamatkepada para makhluk sampai-sampai jarak mataharidi atas kepala mereka hanya satu mil, maka manusia mengeluarkan keringat tergantung amalan-amalan mereka. Di antara mereka ada yang mengeluarkankeringat sampaimata kakinya dan ada yang sampai lututnya, ada juga yang sampai pinggangnya dan ada yang ditenggelamkan oleh keringat mereka.” Dan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam memberi isyarat dengan tangannya ke mulutnya. َََّّّ َّ Dan seandainya ada yang bertanya “bagaimana itu bisa terjadi sedangkan mereka berada pada tempatyangsatu?”Maka Syaikh Al-Utsaimin Rahimahullaah menjawab pertanyaantersebut sebagai berikut: “Ada sebuah kaidah yang hendaknya kita berpegang kepada kaidah itu, yaitu bahwa perkara ghaib, wajib bagi kita untuk mengimaninya dan membenarkannya tanpa menanyakan bagaimananya, karena perkara tersebutberada diluar jangkauan akal-akal kita, kita tidak mampu mengetahui dan meng-gambarkannya. َََّّّ َّ Demikianlah sebagian peristiwa di hariAkhir dan masih banyak lagiperistiwa yang akan kita alami yang hal itu akan menggetarkan hati bagi orang-orang Mukmin dan menjadikan mereka semakin takut kepada Allah. َّ ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ َّ َ‫للا‬ َّ َّ ُ‫ه‬َ‫ت‬َ ‫ك‬ِ‫ئ‬َ‫ل‬َ ‫م‬َ ‫و‬ َّ ََّ ‫ن‬‫ح‬ ‫ْو‬ُّ َِ ‫ص‬ُ‫ي‬ َّ ‫ى‬ََِ‫ع‬ َّ ،ِ ِّ ِ ‫ي‬‫الن‬ َّ َّ َ‫ا‬‫ه‬ُّ‫ي‬َ‫أ‬َ ‫ي‬ َّ ََّ ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫ذ‬‫ال‬ َّ ‫ا‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ‫ن‬َ ‫ام‬َ‫ء‬ َّ ‫ا‬‫ح‬ ‫ْو‬ُّ َِ ‫ص‬ َّ َّ ِ ‫ه‬‫ح‬‫ي‬ََِ‫ع‬ َّ ‫ا‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫م‬ِِّ َِ ‫س‬َ ‫و‬ َّ ‫ح‬ ‫س‬َ‫ت‬ ‫ا‬ً ‫م‬‫ح‬‫ي‬ِِ َّ. َّ ‫م‬ُ ‫ه‬ِ‫ل‬َ‫ا‬ َّ َِّ ِّ ‫ل‬َ ‫ص‬ َّ ‫ى‬ََِ‫ع‬ َّ َّ ‫د‬‫م‬َُ ‫ُم‬ َّ ‫ى‬ََِ‫ع‬َ ‫و‬ َّ َِّ‫آ‬ َّ َّ ‫د‬‫م‬َُ ‫ُم‬ َّ َّ ‫ا‬َ ‫م‬َ ‫ك‬ َّ ََّ ‫ت‬‫ح‬‫ي‬َِ ‫ص‬ َّ ‫ى‬ََِ‫ع‬ َّ َّ ِ‫إ‬ َّ َ ‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫اه‬َ ‫ر‬‫ح‬‫ب‬ َّ ‫ى‬ََِ‫ع‬َ ‫و‬ َّ َِّ‫آ‬ َّ ،َ ‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫اه‬َ ‫ر‬‫ح‬‫ب‬ِ‫إ‬ َّ َّ ِ‫إ‬ َّ ‫ن‬ ََّ ‫ك‬ َّ َّ ‫د‬‫ح‬‫ي‬َِ ‫َح‬ َّ َّ ‫د‬‫ح‬‫ي‬َِ ‫َم‬ َّ. َّ‫ح‬ ‫ك‬ِ ‫ر‬َ ‫ِب‬َ ‫و‬ َّ ‫ى‬ََِ‫ع‬ َّ َّ ‫د‬‫م‬َُ ‫ُم‬ َّ ‫ى‬ََِ‫ع‬َ ‫و‬ َّ َِّ‫آ‬ َّ َّ ‫د‬ ‫م‬َُ ‫ُم‬ َّ َّ ‫ا‬ َ ‫م‬َ ‫ك‬ َّ ََّ ‫ت‬ ‫ح‬ ‫ك‬ َ ‫ر‬َ ‫ِب‬ َّ ‫ى‬ََِ‫ع‬ َّ َّ َ ‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫اه‬َ ‫ر‬‫ح‬‫ب‬ِ‫إ‬ َّ ‫ى‬ ََِ‫ع‬َ ‫و‬ َّ َِّ‫آ‬ َّ ،َ ‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫اه‬َ ‫ر‬‫ح‬‫ب‬ِ‫إ‬ َّ ََّ ‫ك‬‫ن‬ِ‫إ‬ َّ َّ ‫د‬‫ح‬‫ي‬َِ ‫َح‬ َّ َّ ‫د‬‫ح‬‫ي‬َِ ‫َم‬ َّ. ‫ا‬َ‫ن‬‫ب‬َ ‫ر‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ر‬ِ ‫ف‬‫ح‬‫غ‬‫ا‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬َ‫ل‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ان‬َ ‫ْو‬‫ح‬ ‫خ‬ِ ‫إل‬َ ‫و‬ َّ ‫ال‬ ََّ ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫ذ‬ َّ ََّ ‫َن‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫ق‬َ‫ب‬َ ‫س‬ َّ َِّ ‫ان‬َ‫ح‬ ‫ْي‬ِ ‫إل‬‫ح‬ِ ‫ِب‬ َّ َّ َ‫ل‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ح‬َ ‫ت‬ َّ ‫ح‬‫ل‬َ‫ع‬ َّ َّ ‫ح‬ ِ ‫ف‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ب‬‫ح‬ ‫ْو‬ُُِ‫ق‬ َّ َّ ‫ا‬‫ل‬ِ‫غ‬ َّ ََّ ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫ذ‬ِِِّ‫ل‬ َّ ‫ا‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ‫ن‬َ ‫ام‬َ‫ء‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬‫ب‬َ ‫ر‬ َّ ََّ ‫ك‬‫ن‬ِ‫إ‬ َّ َّ ‫ف‬‫ح‬ ‫و‬ُ‫ء‬َ ‫ر‬ َّ َّ ‫م‬‫ح‬‫ي‬ ِ ‫ح‬‫ر‬ َّ. َّ ‫ب‬َ ‫ر‬ ‫ا‬َ‫ن‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬‫ح‬ ‫م‬ََِ‫ظ‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬ َ ‫س‬ُ ‫ف‬‫ح‬‫ن‬َ‫أ‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬ِ‫إ‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ح‬ َّ ِ ‫ف‬‫ح‬‫غ‬َ‫ت‬ َّ‫ح‬ ‫ر‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬َ‫ل‬ َّ
  • 7.
    ‫ا‬َ‫ن‬‫ح‬َ ‫َح‬‫ح‬ ‫ر‬َ‫ت‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ن‬َ‫ن‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ ‫ك‬َ‫ن‬َ‫ل‬ َّ ََّ ‫ن‬ِ ‫م‬ َّ ََّ ‫ن‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫ر‬ِ ‫اس‬َ‫ح‬ ‫ْل‬‫ا‬ َّ. ‫ا‬َ‫ن‬‫ب‬َ ‫ر‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ر‬ِ ‫ف‬‫ح‬‫غ‬‫ا‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬َ‫ل‬ َّ َّ ‫ح‬‫ي‬َ ‫د‬ِ‫ال‬َ ‫ْو‬ِ‫ل‬َ ‫و‬ ‫ا‬َ‫ن‬ َّ ‫ا‬َ ‫م‬ُ ‫ه‬‫ح‬َ ‫َح‬‫ح‬ ‫ار‬َ ‫و‬ َّ َّ ‫ا‬َ ‫م‬َ ‫ك‬ َّ َ‫ي‬‫ب‬َ ‫ر‬ ََّ ‫اَن‬ َّ ‫ا‬ً ‫ار‬َ‫غ‬ِ ‫ص‬ . َّ ‫ا‬َ‫ن‬‫ب‬َ ‫ر‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬ِ‫آت‬ َّ َِّ ‫ف‬ َّ ‫ا‬َ‫ي‬‫ح‬‫ُّن‬ ‫الد‬ َّ َّ ً‫ة‬َ‫ن‬َ ‫س‬َ ‫ح‬ َّ َِّ ‫ف‬َ ‫و‬ َّ َّ ِ َ ‫ر‬ِ ‫اآلخ‬ َّ َّ ً‫ة‬َ‫ن‬َ ‫س‬َ ‫ح‬ َّ ‫ا‬َ‫ن‬ِ‫ق‬َ ‫و‬ َّ ََّ ‫اب‬َ ‫ذ‬َ‫ع‬ َّ َّ ِ ‫ر‬‫ا‬‫الن‬ . َّ َ‫ا‬َ‫ب‬ِ‫ع‬ َّ ،ِ‫للا‬ َّ َّ ‫ن‬ِ‫إ‬ َّ َّ َ‫للا‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬ ُ ‫ر‬ُ ‫م‬‫ح‬َ ‫َي‬ َّ َِّ‫ح‬ ‫د‬َ‫ع‬‫ح‬‫ل‬ِ ‫ِب‬ َّ َِّ ‫ان‬ َ ‫س‬‫ح‬ ‫ح‬ِ ‫إل‬‫ح‬‫ا‬َ ‫و‬ َّ َِّ ‫ن‬ َ‫يت‬ِ‫إ‬َ ‫و‬ َّ ‫ي‬ِ ُ َّ ‫ا‬ ََّ‫ح‬ ‫ر‬ُ ‫ق‬‫ح‬‫ل‬ َّ ‫ى‬َ ‫ه‬‫ح‬‫ن‬َ‫ي‬َ ‫و‬ َّ َّ ِ ‫ن‬َ‫ع‬ َّ َّ ِ ‫ء‬ َ َ‫ح‬ ‫ح‬َ ‫ف‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬ َّ َّ ِ ‫ر‬َ ‫ك‬‫ن‬ُ ‫م‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬َ ‫و‬ َّ َِّ ‫ي‬‫ح‬‫غ‬َ‫ب‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬َ ‫و‬ َّ َّ ِ‫ع‬َ‫ي‬ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬ُ‫ظ‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬َِ‫ع‬َ‫ل‬ َّ ََّ ‫ن‬‫ح‬ ‫و‬ُ ‫ر‬‫ك‬َ ‫ذ‬َ‫ت‬ َّ. ‫ا‬‫و‬ُ ‫ر‬ُ ‫ك‬ ‫ح‬ُ‫ا‬َ‫ف‬ َّ َّ َ‫للا‬ َّ َّ َ ‫م‬‫ح‬‫ي‬ِ ‫ظ‬َ‫ع‬‫ح‬‫ل‬‫ا‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬ ‫ح‬ ‫ر‬ُ ‫ك‬‫ح‬ ‫ذ‬َ‫ي‬ َّ َّ ُ‫ه‬‫ح‬ ‫ْو‬ُ‫ل‬َ‫أ‬ ‫ح‬ ‫اس‬َ ‫و‬ َّ َّ‫ح‬ ‫ن‬ِ ‫م‬ َّ َّ َ‫ف‬ َّ ِ ‫ه‬ِِ‫ح‬‫ض‬ َّ َّ ‫ح‬‫م‬ُ ‫ك‬ِ ‫ط‬‫ح‬‫ع‬ُ‫ي‬ َّ َُّ ‫ر‬‫ح‬ ‫ك‬ِ ‫ذ‬َ‫ل‬َ ‫و‬ َّ َّ ِ‫للا‬ َّ َُّ ‫ر‬َ‫ب‬‫ح‬ ‫ك‬َ‫أ‬ .