OBJECT ORIENTED1 tinoDWIANTORO
PENDAHULUAN
• Pokok Bahasan:
1. Sejarah
2. Konsep Pemodelan
3. Metodologi
4. Model Object Oriented
5. Struktur Object
6. Sistem Development Life Cycle (SDLC)
7. Object
8. Karakteristik Object
SEJARAH OBJECT ORIENTED
• Konsep awal programming (Basic) dengan kekuatan GOTO
statement, ini merupakan Non Procedural Language
• Procedural Language / Bahasa pemograman terstruktur
menghilangkan kelemahan GOTO konsep non procedural
language
Contoh : Pascal, COBOL, FORTRAN, BASIC dll
• Object Oriented Programming, mengarah pada konsep
object. Akhir tahun 1960 diperkenalkan pertama kali
dengan bahasa SIMULA. Tahun 1970 dikembangkan
Smaltalk.
Bahasa pemrograman lainnya : Clipper 5.2 Java, Prolog dll
• Visual Object Oriented Programming, tahun 1991
diperkenalkan pertama kali dengan bahasa Visual Basic oleh
Microsoft
Bahasa pemograman lainnya : Visual C++, Visual Foxpro 3.0,
CORBA (Common Object Request Broker Architecture), dll
• Pengembangan berorientasi objek merupakan cara berpikir
baru tentang perangkat lunak berdasarkan abstraksi yang
terdapat dalam dunia nyata. Dalam konteks pengembangan
menunjuk pada bagian awal dari siklus hidup pengembangan
sistem, yaitu survei, analis, desain, implementasi dan
pemeliharaan sistem. Hal yang lebih penting dalam
pengembangan berorientasi objek adalah konsep
mengidentifikasi dan mengorganisasi domain aplikasi dari
pada penggunaan bahasa pemrograman, berorientasi objek
atau tidak.
KONSEP PEMODELAN
• Berorientasi objek dalam proses konseptual terpisah
dengan bahasa pemrograman sampai tahap terakhir.
• Pengembangan berorientasi objek secara mendasar
merupakan cara berpikir baru dan bukan suatu teknik
pemrograman.
• Dapat melayani sebagai media spesifikasi, analisa,
dokumentasi dan interface seperti halnya pemrograman.
• Bahkan sebagai alat pemrograman, dapat memiliki
berbagai sasaran, termasuk bahasa pemrograman dan
basis data sebaik dengan bahasa pemrograman
berorientasi obyek.
METODOLOGI OBJECT ORIENTED
• Fokus utama metodologi ini pada objek, dapat
digambarkan sebagai benda, orang, tempat dan sebagainya
yang memiliki atribut dan metode.
• Diperkenalkan tahun 1980 menggunakan perangkat kerja
dan teknik-teknik yang dibutuhkan dalam pengembangan
sistem, yaitu dynamic dan static object oriented model,
state transition diagram dan case scenario.
MODEL OBJECT ORIENTED
• Objek dan kelas
– Objek didefinisikan sebagai konsep, abstraksi atau benda dengan
batasan dan arti untuk suatu masalah.
– Semua objek mempunyai identitas yang berbeda dengan lainnya.
– Kadang-kadang objek berarti suatu barang, maka digunakan istilah
object instance, dan object class untuk menunjukkan satu grup
dari barang yang sama.
– Sebuah objek merupakan sebuah entitas yang mencakup data dan
metode.
– Kelas merupakan satu atau lebih objek dengan persamaan atribut
dan metode, sedangkan kelas-&-objek adalah kelas dengan satu
atau lebih objek di dalamnya.
– Nama kelas adalah kata benda tunggal, atau kata sifat dan kata
benda.
• Istilah-istilah Objek
– Atribut : Data item yang menegaskan Objek
– Operasi : Fungsi di dalam kelas yang dikombinasikan
bentuk tingkah laku kelas
– Metode : Pelaksanaan prosedur (badan dari kode yang
mengeksekusi respon terhadap permintaan objek lain di
dalam sistem).
STRUKTUR OBJEK DAN HIRARKI KELAS
1. Whole-Part Structure memperlihatkan hirarki dari suatu
kelas sebagai komponen dari kelas lain yang disebut juga sub
objek.
WHOLE
Part 1 Part 2
Contoh:
kelas Mobil adalah
Whole dan
komponennya
Mesin, Rangka, dll
merupakan Part 1,
Part 2, …, Part n.
2. Gen-Spec memperlihatkan kelas sebagai spesialisasi dari
kelas diatasnya
– Kelas yang mempunyai sifat umum disebut Generalization,
Superclass atau Topclass.
– Kelas yang mempunyai sifat khusus disebut Specialization.
Contoh:
kelas Mobil adalah
Generalization,
sedangkan Sedan, Truk,
Minibus, dll merupakan
Specizlization1,
Specialization2, dst
GENERALIZATION
Specialization Specialization
SISTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLE
(SDLC)
1. Analisa
Model analisa adalah abstraksi yang ringkas dan tepat dari
apa yang harus dilakukan oleh sistem, dan bagaimana
melakukannya. Objek dalam model harus merupakan konsep
domain dari aplikasi, bukan merupakan implementasi
komputer seperti struktur data.
2. Design
Fokus object design adalah perencanaan struktur data dan
algoritma yang diperlukan untuk implementasi setiap kelas.
Objek domain aplikasi dan objek domain komputer
dijelaskan dengan menggunakan konsep dan notasi
berorientasi objek yang sama.
3. Implementasi
– Kelas, objek dan relasinya dikembangkan dalam tahap
object design, akhirnya diterjemahkan ke dalam bahasa
pemrograman, basis data, dan implementasi perangkat
keras.
– Dalam tahap implementasi hal yang penting adalah
mengikuti penggunaan perangkat lunak yang baik.
OBJECT
• Objek adalah kombinasi antara struktur data dan perilaku
dalam satu entitas dan mempunyai nilai tertentu yang
membedakan entitas.
• Objek dapat berupa:
– Objek konkrit : rumah, sekolah, dosen, mahasiswa, dll.
– Objek abstrak : mata kuliah, penjadwalan, dll.
• Karakteristiknya adalah:
– Memiliki Identity (identitas)
– Memiliki klasisfikasi
– Memiliki state (kondisi/keadaan)
– State sebuah objek dinyatakan dalam attribute/properties
– Memiliki behavior (perilaku/method)
– Perilaku suatu objek dinyatakan dalam operation.
– Perilaku suatu objek adalah mendefinisikan bagaimana objek
tersebut bertindak dan memberikan reaksi.
CONTOH OBJEK
• Atribut :
– Nomor Polisi
– Ban, Stir, Pedal Kopling/Gas/Rem,
– Warna, Tahun Produks
• Behavior/Tingkah Laku :
– Cara Menghidupkan Mesin
– Cara Manjalankan Mobil
– Cara Memundurkan Mobil
Object : Mobil
Property:
• Merk
• Tipe
• Warna
Method:
• Maju
• Mundur
• Berhenti
Event:
• Buka Pintu
• Ditabrak
• Didorong
Object : Form
Property:
• BackColor
• BorderStyle
• Caption
Method:
• Hide
• Move
• Show
Event:
• Click
• Load
• Rezize
KARAKTERISTIK BERORIENTASI OBJEK
Berorientasi objek mempunyai karakteristik sebagai berikut:
1. Encapsulation (pembungkusan)
– Pengkapsulan merupakan dasar untuk pembatasan ruang
lingkup program terhadap data yang diproses. Dengan demikian
objek atau prosedur dari luar tidak dapat mengaksesnya. Data
terlindung dari prosedur atau objek lain kecuali prosedur yang
berada dalam objek itu sendiri.
– Sebuah object yang terkapsulasi dapat dianggap sebagai black
box.
– Proses di dalamnya adalah tertutup bagi klien, yang hanya
memanggil metode yang menjadi interface.
– Dalam Java, dasar enkapsulasi adalah Class. Variabel atau
method sebuah class tidak dapat diakses dengan menjadikan
class tersebut private/protected.
CONTOH ENKAPSULASI
Nasabah Interface Database
Server
Disini terjadi penyembunyian informasi tentang bagaimana cara
kerja pengecekan validitas kartu, kecocokan pin yang
dimasukkan, koneksi ke database server, dll, dimana hal-hal
tersebut tidak perlu diketahui oleh pengguna tentang bagaimana
cara kerjanya.
2. Inheritance (pewarisan)
Inheritance (pewarisan) adalah teknik yang menyatakan bahwa
anak dari objek akan mewarisi data/atribut dan metode dari
induknya langsung. Bila inheritance dipergunakan, kita tidak perlu
membuat atribut dan metode lagi pada anaknya, karena telah
diwarisi oleh induknya. Inheritance mempunyai arti bahwa atribut
dan operasi yang dimiliki bersama di antara class yang mempunyai
hubungan secara hirarki.
• Sebuah class bisa mewariskan atribut dan method-nya
ke class yang lain
– Class yang mewarisi disebut superclass
– Class yang diberi warisan disebut subclass
– Sebuah subclass bisa mewariskan atau berlaku sebagai
superclass bagi class yang lain => disebut multilevel
inheritance
CONTOH INHERITANSI
TABUNGAN
Nomor Rekening
Pemilik
DEPOSITO
Jatuh Tempo
Suku Bunga
KARTU KREDIT
Batas Kredit
Cicilan Minimum
3. Polymorphisme
Polymorphisme yaitu aksi yang sama yang dapat dilakukan
terhadap beberapa objek. Polimorfisme berarti bahwa
operasi yang sama mungkin mempunyai perbedaan dalam
kelas yang berbeda.
• Polymorphism adalah kemampuan untuk tampil dalam
berbagai bentuk.
• Hal ini mengacu pada kemungkinan message yang sama
dikirimkan ke obyek-obyek lain pada class yang berbeda, dan
merespon secara berbeda.
Contoh Polymorphism
PERBEDAAN OBJECT ORIENTED
DENGAN NON OBJECT
1. Penggunaan alat
– Metodologi non objek menggunakan beberapa alat untuk
menggambarkan model seperti data flow diagram, entity
relationship diagram dan structure chart.
– Sedangkan metodologi berorientasi objek menggunakan
satu jenis model dari tahap analisa sampai implementasi,
yaitu diagram objek.
2. Data dan proses
– Pada metodologi non objek, data dan proses dianggap
sebagai dua komponen yang berlainan
– Sedangkan pada metodologi berorientasi objek, data dan
proses merupakan satu kesatuan, yaitu bagian dari objek.
3. Bahasa pemrograman
– Metodologi non objek dipergunakan untuk melengkapi
pemrograman terstruktur pada bahasa generasi ketiga.
– Sedangkan metodologi berorientasi objek dipergunakan
untuk pemrograman berorientasi objek dan bahasa
generasi keempat.
SOAL LATIHAN
1. SIMULA di perkenalkan pertama kali pada tahun …..
a. 1950 d. 1980
b. 1960 e. 1990
c. 1970
2. Hal penting dalam pengembangan berorientasi objek adalah:
a.Konsep mengidentifikasi dan mengorganisasi domain
aplikasi
b.Konsep pemodelan
c. Karakteristik objek
d.Abstraksi
e.Konsep mengidentifikasi model
3. Fokus utama metodologi berorientasi objek adalah :
a. Analisa d. Objek
b. Bahasa pemograman e. Implementasi
c. Desain
4. Mobil berwarna merah melaju dengan cepat
Dari kalimat diatas manakah yang merupakan contoh
dari karakteristik objek behavior, yaitu : ...
a. mobil d. melaju
b. cepat e. merah
c. berwarna
5. Dalam satu aksi dimungkinkan memiliki lebih dari satu
metoda, merupaka karakteristik metodologi :
a. pewarisan d. abstraksi
b. polymorphisme e. implementasi
c. pengkapsulan
TERIMA KASIH

TD-635-01-PSBO

  • 1.
  • 2.
    PENDAHULUAN • Pokok Bahasan: 1.Sejarah 2. Konsep Pemodelan 3. Metodologi 4. Model Object Oriented 5. Struktur Object 6. Sistem Development Life Cycle (SDLC) 7. Object 8. Karakteristik Object
  • 3.
    SEJARAH OBJECT ORIENTED •Konsep awal programming (Basic) dengan kekuatan GOTO statement, ini merupakan Non Procedural Language • Procedural Language / Bahasa pemograman terstruktur menghilangkan kelemahan GOTO konsep non procedural language Contoh : Pascal, COBOL, FORTRAN, BASIC dll • Object Oriented Programming, mengarah pada konsep object. Akhir tahun 1960 diperkenalkan pertama kali dengan bahasa SIMULA. Tahun 1970 dikembangkan Smaltalk. Bahasa pemrograman lainnya : Clipper 5.2 Java, Prolog dll
  • 4.
    • Visual ObjectOriented Programming, tahun 1991 diperkenalkan pertama kali dengan bahasa Visual Basic oleh Microsoft Bahasa pemograman lainnya : Visual C++, Visual Foxpro 3.0, CORBA (Common Object Request Broker Architecture), dll • Pengembangan berorientasi objek merupakan cara berpikir baru tentang perangkat lunak berdasarkan abstraksi yang terdapat dalam dunia nyata. Dalam konteks pengembangan menunjuk pada bagian awal dari siklus hidup pengembangan sistem, yaitu survei, analis, desain, implementasi dan pemeliharaan sistem. Hal yang lebih penting dalam pengembangan berorientasi objek adalah konsep mengidentifikasi dan mengorganisasi domain aplikasi dari pada penggunaan bahasa pemrograman, berorientasi objek atau tidak.
  • 5.
    KONSEP PEMODELAN • Berorientasiobjek dalam proses konseptual terpisah dengan bahasa pemrograman sampai tahap terakhir. • Pengembangan berorientasi objek secara mendasar merupakan cara berpikir baru dan bukan suatu teknik pemrograman. • Dapat melayani sebagai media spesifikasi, analisa, dokumentasi dan interface seperti halnya pemrograman. • Bahkan sebagai alat pemrograman, dapat memiliki berbagai sasaran, termasuk bahasa pemrograman dan basis data sebaik dengan bahasa pemrograman berorientasi obyek.
  • 6.
    METODOLOGI OBJECT ORIENTED •Fokus utama metodologi ini pada objek, dapat digambarkan sebagai benda, orang, tempat dan sebagainya yang memiliki atribut dan metode. • Diperkenalkan tahun 1980 menggunakan perangkat kerja dan teknik-teknik yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, yaitu dynamic dan static object oriented model, state transition diagram dan case scenario.
  • 7.
    MODEL OBJECT ORIENTED •Objek dan kelas – Objek didefinisikan sebagai konsep, abstraksi atau benda dengan batasan dan arti untuk suatu masalah. – Semua objek mempunyai identitas yang berbeda dengan lainnya. – Kadang-kadang objek berarti suatu barang, maka digunakan istilah object instance, dan object class untuk menunjukkan satu grup dari barang yang sama. – Sebuah objek merupakan sebuah entitas yang mencakup data dan metode. – Kelas merupakan satu atau lebih objek dengan persamaan atribut dan metode, sedangkan kelas-&-objek adalah kelas dengan satu atau lebih objek di dalamnya. – Nama kelas adalah kata benda tunggal, atau kata sifat dan kata benda.
  • 8.
    • Istilah-istilah Objek –Atribut : Data item yang menegaskan Objek – Operasi : Fungsi di dalam kelas yang dikombinasikan bentuk tingkah laku kelas – Metode : Pelaksanaan prosedur (badan dari kode yang mengeksekusi respon terhadap permintaan objek lain di dalam sistem).
  • 9.
    STRUKTUR OBJEK DANHIRARKI KELAS 1. Whole-Part Structure memperlihatkan hirarki dari suatu kelas sebagai komponen dari kelas lain yang disebut juga sub objek. WHOLE Part 1 Part 2 Contoh: kelas Mobil adalah Whole dan komponennya Mesin, Rangka, dll merupakan Part 1, Part 2, …, Part n.
  • 10.
    2. Gen-Spec memperlihatkankelas sebagai spesialisasi dari kelas diatasnya – Kelas yang mempunyai sifat umum disebut Generalization, Superclass atau Topclass. – Kelas yang mempunyai sifat khusus disebut Specialization. Contoh: kelas Mobil adalah Generalization, sedangkan Sedan, Truk, Minibus, dll merupakan Specizlization1, Specialization2, dst GENERALIZATION Specialization Specialization
  • 11.
  • 12.
    1. Analisa Model analisaadalah abstraksi yang ringkas dan tepat dari apa yang harus dilakukan oleh sistem, dan bagaimana melakukannya. Objek dalam model harus merupakan konsep domain dari aplikasi, bukan merupakan implementasi komputer seperti struktur data. 2. Design Fokus object design adalah perencanaan struktur data dan algoritma yang diperlukan untuk implementasi setiap kelas. Objek domain aplikasi dan objek domain komputer dijelaskan dengan menggunakan konsep dan notasi berorientasi objek yang sama.
  • 13.
    3. Implementasi – Kelas,objek dan relasinya dikembangkan dalam tahap object design, akhirnya diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman, basis data, dan implementasi perangkat keras. – Dalam tahap implementasi hal yang penting adalah mengikuti penggunaan perangkat lunak yang baik.
  • 14.
    OBJECT • Objek adalahkombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas dan mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas. • Objek dapat berupa: – Objek konkrit : rumah, sekolah, dosen, mahasiswa, dll. – Objek abstrak : mata kuliah, penjadwalan, dll.
  • 15.
    • Karakteristiknya adalah: –Memiliki Identity (identitas) – Memiliki klasisfikasi – Memiliki state (kondisi/keadaan) – State sebuah objek dinyatakan dalam attribute/properties – Memiliki behavior (perilaku/method) – Perilaku suatu objek dinyatakan dalam operation. – Perilaku suatu objek adalah mendefinisikan bagaimana objek tersebut bertindak dan memberikan reaksi.
  • 16.
    CONTOH OBJEK • Atribut: – Nomor Polisi – Ban, Stir, Pedal Kopling/Gas/Rem, – Warna, Tahun Produks • Behavior/Tingkah Laku : – Cara Menghidupkan Mesin – Cara Manjalankan Mobil – Cara Memundurkan Mobil
  • 17.
    Object : Mobil Property: •Merk • Tipe • Warna Method: • Maju • Mundur • Berhenti Event: • Buka Pintu • Ditabrak • Didorong
  • 18.
    Object : Form Property: •BackColor • BorderStyle • Caption Method: • Hide • Move • Show Event: • Click • Load • Rezize
  • 19.
    KARAKTERISTIK BERORIENTASI OBJEK Berorientasiobjek mempunyai karakteristik sebagai berikut: 1. Encapsulation (pembungkusan) – Pengkapsulan merupakan dasar untuk pembatasan ruang lingkup program terhadap data yang diproses. Dengan demikian objek atau prosedur dari luar tidak dapat mengaksesnya. Data terlindung dari prosedur atau objek lain kecuali prosedur yang berada dalam objek itu sendiri. – Sebuah object yang terkapsulasi dapat dianggap sebagai black box. – Proses di dalamnya adalah tertutup bagi klien, yang hanya memanggil metode yang menjadi interface. – Dalam Java, dasar enkapsulasi adalah Class. Variabel atau method sebuah class tidak dapat diakses dengan menjadikan class tersebut private/protected.
  • 20.
    CONTOH ENKAPSULASI Nasabah InterfaceDatabase Server Disini terjadi penyembunyian informasi tentang bagaimana cara kerja pengecekan validitas kartu, kecocokan pin yang dimasukkan, koneksi ke database server, dll, dimana hal-hal tersebut tidak perlu diketahui oleh pengguna tentang bagaimana cara kerjanya.
  • 21.
    2. Inheritance (pewarisan) Inheritance(pewarisan) adalah teknik yang menyatakan bahwa anak dari objek akan mewarisi data/atribut dan metode dari induknya langsung. Bila inheritance dipergunakan, kita tidak perlu membuat atribut dan metode lagi pada anaknya, karena telah diwarisi oleh induknya. Inheritance mempunyai arti bahwa atribut dan operasi yang dimiliki bersama di antara class yang mempunyai hubungan secara hirarki. • Sebuah class bisa mewariskan atribut dan method-nya ke class yang lain – Class yang mewarisi disebut superclass – Class yang diberi warisan disebut subclass – Sebuah subclass bisa mewariskan atau berlaku sebagai superclass bagi class yang lain => disebut multilevel inheritance
  • 22.
    CONTOH INHERITANSI TABUNGAN Nomor Rekening Pemilik DEPOSITO JatuhTempo Suku Bunga KARTU KREDIT Batas Kredit Cicilan Minimum
  • 23.
    3. Polymorphisme Polymorphisme yaituaksi yang sama yang dapat dilakukan terhadap beberapa objek. Polimorfisme berarti bahwa operasi yang sama mungkin mempunyai perbedaan dalam kelas yang berbeda. • Polymorphism adalah kemampuan untuk tampil dalam berbagai bentuk. • Hal ini mengacu pada kemungkinan message yang sama dikirimkan ke obyek-obyek lain pada class yang berbeda, dan merespon secara berbeda.
  • 24.
  • 25.
    PERBEDAAN OBJECT ORIENTED DENGANNON OBJECT 1. Penggunaan alat – Metodologi non objek menggunakan beberapa alat untuk menggambarkan model seperti data flow diagram, entity relationship diagram dan structure chart. – Sedangkan metodologi berorientasi objek menggunakan satu jenis model dari tahap analisa sampai implementasi, yaitu diagram objek.
  • 26.
    2. Data danproses – Pada metodologi non objek, data dan proses dianggap sebagai dua komponen yang berlainan – Sedangkan pada metodologi berorientasi objek, data dan proses merupakan satu kesatuan, yaitu bagian dari objek. 3. Bahasa pemrograman – Metodologi non objek dipergunakan untuk melengkapi pemrograman terstruktur pada bahasa generasi ketiga. – Sedangkan metodologi berorientasi objek dipergunakan untuk pemrograman berorientasi objek dan bahasa generasi keempat.
  • 27.
  • 28.
    1. SIMULA diperkenalkan pertama kali pada tahun ….. a. 1950 d. 1980 b. 1960 e. 1990 c. 1970 2. Hal penting dalam pengembangan berorientasi objek adalah: a.Konsep mengidentifikasi dan mengorganisasi domain aplikasi b.Konsep pemodelan c. Karakteristik objek d.Abstraksi e.Konsep mengidentifikasi model
  • 29.
    3. Fokus utamametodologi berorientasi objek adalah : a. Analisa d. Objek b. Bahasa pemograman e. Implementasi c. Desain 4. Mobil berwarna merah melaju dengan cepat Dari kalimat diatas manakah yang merupakan contoh dari karakteristik objek behavior, yaitu : ... a. mobil d. melaju b. cepat e. merah c. berwarna
  • 30.
    5. Dalam satuaksi dimungkinkan memiliki lebih dari satu metoda, merupaka karakteristik metodologi : a. pewarisan d. abstraksi b. polymorphisme e. implementasi c. pengkapsulan
  • 31.