tinoDWIANTORO
DESAIN
BASIS DATA 9
Pembahasan lebih medalam tentang perancangan basis
data, silahkan ikuti materi Perancangan Basis Data, di:
http://www.dwiantoro.com
DESAIN BASIS DATA
• Entity Relationship Diagram adalah pemodelan data
utama dan akan membantu mengorganisasikan data
dalam suatu proyek ke dalam entitas-entitas dan
menentukan hubungan antar entitas.
• Komponen ERD
– Entitas (Entity)
– Relasi (Relationship)
– Atribut (Attribute)
– Kardinalitas (Kardinality)
– Modalitas (Modality)
KOMPONEN ER-D
• Entitas (Entity)
– Entitas adalah suatu yang nyata atau abstrak dimana kita
akan menyimpan data.
– Contoh entitas pegawai, entitas kampus, entitas buku dsb.
– Simbol:
• Relasi (Relationship)
– Relasi adalah hubungan alamiah yang terjadi antara satu
atau lebih entitas, misal proses pembayaran pegawai.
– Kardinalitas menentukan kejadian suatu entitas untuk satu
kejadian pada entitas yang berhubungan. Misal,
mahasiswa bisa mengambil banyak mata kuliah
– Berupa kata kerja
– Simbol:
Relasi
• Atribut (Attribute)
– Atribut adalah ciri umum semua atau sebagian besar
instansi pada entitas tertentu. Sebutan lain atribut adalah
properti, elemen data dan field.
– Contoh : Atribut Pelanggan terdiri dari No KTP/SIM, Nama,
Alamat
– Simbol:
Address
• Kardinalitas Relasi
– Angka yang menunjukkan banyaknya kemunculan suatu
obyek terkait dengan kemunculan obyek lain pada suatu
relasi.
– Kombinasi yang mungkin : (1:1, 1:N, M:N)
– Contoh :
• 1 Departemen mungkin mempekerjakan 1 atau lebih pegawai
• 1 Pegawai hanya bekerja pada sebuah departemen
memilikiDepartemen Pegawai
1 N
KARDINALITAS RELASI
Setiap 1 objek A berelasi dg
tepat 1 objek B
Setiap 1 objek A berelasi dg
tepat 1/0 objek B
Setiap 1 objek A berelasi dg
tepat 1/N objek B
Setiap 1 objek A berelasi dg
tepat 0/N objek B
Setiap 1 objek A berelasi dg
tepat N objek B
A B
A B
A B
A B
A B
Contoh:
• Setiap departemen setidaknya harus memiliki seorang
pegawai.
• Seorang pegawai yang tidak harus termasuk dalam sebuah
Departemen menunjukkan modalitas parsial dengan simbol
memilikiDepartemen Pegawai
1 N
memilikiDepartemen Pegawai
0..1 1..*
METODOLOGI ER-D
NO METODE KETERANGAN
1 Menentukan entitas Menentukan peran, kejadian, lokasi, hal
nyata dan konsep dimana penggunaan untuk
menyimpan data
2 Menentukan relasi Menentukan hubungan antar pasangan
entitas menggunakan matriks relasi
3 Gambar ERD sementara Entitas digambarkan dengan kotak, dan relasi
digambarkan dengan garis
4 Isi kardinalitas Menentukan jumlah kejadian satu entitas
untuk sebuah kejadian pada entitas yang
berhubungan
NO METODE KETERANGAN
5 Tentukan kunci utama Menentukan atribut yang
mengidentifikasikan satu dan hanya satu
kejadian masing-masing entitas
6 Gambar ERD
berdasarkan kunci
Menghilangkan relasi many to many dan
memasukkan primary dan kunci tamu pada
masing-masing entitas
7 Menentukan atribut Menentukan field-field yang diperlukan
system
8 Pemetaan atribut Memasangkan atribut dengan entitas yang
sesuai
9 Gambar ERD dengan
atribut
Mengatur ERD dari langkah 6 dengan
menambahkan entitas atau relasi yang
ditemukan pada langkah 8
10 Periksa hasil Apakah ERD sudah menggambarkan system
yang akan dibangun?
CONTOH KASUS
• Sebuah perusahaan mempunyai beberapa bagian. Masing-
masing bagian mempunyai pengawas dan setidaknya satu
pegawai. Pegawai ditugaskan paling tidak di satu bagian
(dapat pula dibeberapa bagian). Paling tidak satu pegawai
mendapat tugas di satu proyek. Tetapi seorang pegawai dapat
libur dan tidak dapat tugas di proyek.
• Dengan menggunakan METODOLOGI ER-D, maka untuk
mendesain basis data, langkah-langkahnya adalah:
1. Menentukan Entitas
Dalam studi kasus, maka Entitas-nya adalah: pengawas,
bagian, pegawai, proyek
2. Menentukan relasi dengan matrik relasi
Bagian Pegawai Pengawas Proyek
Bagian Ditugaskan ke Dijalankan oleh
pegawai Milik Bekerja pada
pengawas menjalankan
Proyek menggunakan
3. Gambarkan ER-D sementara
Hubungkan entitas sesuai dengan matrik relasi yang dibuat
Dijalankan
oleh
Bagian Pengawas
Bekerja
pada
Pegawai Proyek
Ditugaskan
ke
4. Mengisi kardinalitas
Dari gambaran permasalahan dapat diketahui bahwa:
– masing-masing bagian hanya punya satu pengawas
– seorang pengawas bertugas di satu bagian
– masing-masing bagian ada minimal satu pegawai
– masing-masing pegawai bekerja paling tidak di satu bagian
– masing-masing proyek dikerjakan paling tidak oleh satu
pegawai
– seorang pegawai bisa mendapatkan libur
Dijalankan
oleh
Bagian Pengawas
Bekerja
pada
Pegawai Proyek
Ditugaskan
ke
5. Menentukan kunci utama
Kunci utamanya: Nomor Pengawas, Nama Bagian, Nomor
Pegawai, Nomor Proyek
Dijalankan
oleh
Bagian Pengawas
Bekerja
pada
Pegawai Proyek
Ditugaskan
ke
Nomor
Pengawas
Nama Bagian
Nomor
Pegawai Nomor
Proyek
6. Menggambar ERD berdasarkan kunci
– Ada dua relasi many to many pada ERD sementara, yaitu
antara bagian dengan pegawai, pegawai dengan proyek,
oleh sebab itu kita buat entitas baru yaitu bagian -pegawai
dan pegawai -proyek
– Kunci utama dari entitas baru adalah kunci utama dari
entitas lain yang akan menjadi kunci tamu di entitas yang
baru.
7. Menentukan atribut
Atribut yang diperlukan adalah: nama bagian, nama proyek,
nama pegawai, nama pengawas, nomor proyek, nomor
pegawai, nomor pengawas
8. Memetakan atribut Atribut Entitas
Nama bagian Bagian
Nama proyek Proyek
Nama pegawai Pegawai
Nama pengawas Pengawas
Nama proyek
Nama pegawai
Proyek
Pegawai
Nama pengawas pengawas
9. Menggambar ERD dengan atribut
LATIHAN:
Sebuah universitas akan membuat suatu sistim informasi akademik,
sebelum dibangun perangkat lunak sistim informasi tersebut dilakukan
analisis berbasis obyek data. Universitas tersebut mempunyai
beberapa fakultas, dimana dalam setiap fakultas dapat mempunyai
satu atau lebih jurusan. Sebaliknya suatu jurusan hanya dapat menjadi
bagian dari satu fakultas saja. Setiap jurusan mempunyai beberapa
orang dosen, dengan ketentuan seorang dosen hanya boleh terdaftar
pada satu jurusan. Dosen – dosen tersebut boleh mengajar banyak
mata kuliah sekaligus, tetapi bisa saja ada dosen yang tidak (belum
diijinkan) untuk mengajar satu mata kuliah pun. Dalam perkuliahan,
setiap mata kuliah boleh diajarkan oleh beberapa dosen dan tidak
boleh ada mata kuliah yang belum ditentukan dosen pengampunya.
Sementara mata kuliah – mata kuliah tersebut pada umumnya dapat
diambil oleh banyak mahasiswa, tetapi dapat juga tidak diikuti oleh
mahasiswa satu pun. Begitu juga sebaliknya, mahasiswa dapat
mengambil mata kuliah atau tidak sama sekali.
• Buatlah ERD dari uraian diatas
STUDI KASUS
PT. Bendi Car adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penyewaan
mobil Semua transaksi di perusahaan masih dilakukan secara manual. Berikut
ini adalah kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh petugas dalam
melaksanakan transaksi penyewaan mobil di dalam perusahaan.
1. Prosedure peminjaman
Penyewa mobil yang ingin melakukan peminjaman dapat melihat harga
penyewaan mobil pada daftar harga sewa mobil. Penyewa dapat
menggunakan jasa supir atau tidak sesuai dengan kebutuhan penyewa
sendiri. Setiap jenis kendaraan memiliki harga sewa yang berbeda-beda
begitu juga harga sewa jasa sopir untuk daerah Jabodetabek dan diluar
jabodetabek pun berbeda. Setelah itu penyewa mengisi Formulir
Penyewaan (FS) disertai fotocopy identitas diri. Kemudian Formulir
penyewaan yang telah diisi beserta pembayaran dimuka diserahkan
kepada petugas kemudian petugas membuatkan kwitansi pembayaran
sebagai bukti pembayaran.
2. Prosedure pengembalian
Pada saat pengembalian kendaraan oleh penyewa, petugas membawa
Formulir Pengembalian dan memeriksa kondisi kendaraan apakah
terdapat kerusakan atau tidak. Bila ada (misalnya spion pecah, body
penyok, cat tergores, dll), maka diperhitungkan penggantiannya dan
dibebankan kepada penyewa. Bila tidak rusak/terlambat maka tidak perlu
mengisi Formulir pengembalian. Namun Bila penyewa terlambat dalam
pengembalian, maka jumlah keterlambatan mobil dan sopir akan
dibebankan kepada penyewa. Setelah membayar kerusakan dan
keterlambatan, maka petugas membuatkan kwitansi sebagai tanda bukti
pembayaran denda
3. Prosedure laporan
Diakhir bulan petugas membuat laporan penyewaan berikut denda atas
kerusakan atau keterlambatan yang terjadi dan laporan kendaraan.
Laporan tersebut diserahkan ke pemilik penyewaan Bendi car
Buatlah ERD
LATIHAN SOAL
1. Pemodelan data utama dan akan membantu
mengorganisasikan data dalam suatu proyek ke dalam
entitas-entitas dan menentukan hubungan antar entitas
dinamakan dengan..
a. DFD d. DAD
b.Flowchart e. entitas
c. ERD
2. Dibawah ini yang bukan komponen ERD adalah
a. entitas d. kardinalitas
b.atributt e. proses
c. modalitas
3. Ciri umum semua atau sebagian besar instansi pada entitas
tertentu. Sebutan lain atribut adalah properti, elemen data
dan field dinamakan dengan..
a. entitas d. relasi
b. atribut e. kardinalitas
c. modalitas
4. Menentukan jumlah kejadian satu entitas untuk sebuah
kejadian pada entitas yang berhubungan adalah meetodologi
a. mementukan entitas d. menentukan isi
kardinalitas
b. menentukan atributt e. menentukan proses
c. menentukan modalitas
5. Kardinalitas yang mungkin terjadi pada suatu hubungan
entitas adalah, kecuali
a. 1:1 dan 1:N d. M:N dan 1:1
b. 1:N dan M:N e. kardinalitas
c. 1:N:M
TERIMA KASIH

TD-635-09-PSBO

  • 1.
  • 2.
    Pembahasan lebih medalamtentang perancangan basis data, silahkan ikuti materi Perancangan Basis Data, di: http://www.dwiantoro.com
  • 3.
    DESAIN BASIS DATA •Entity Relationship Diagram adalah pemodelan data utama dan akan membantu mengorganisasikan data dalam suatu proyek ke dalam entitas-entitas dan menentukan hubungan antar entitas. • Komponen ERD – Entitas (Entity) – Relasi (Relationship) – Atribut (Attribute) – Kardinalitas (Kardinality) – Modalitas (Modality)
  • 4.
    KOMPONEN ER-D • Entitas(Entity) – Entitas adalah suatu yang nyata atau abstrak dimana kita akan menyimpan data. – Contoh entitas pegawai, entitas kampus, entitas buku dsb. – Simbol:
  • 5.
    • Relasi (Relationship) –Relasi adalah hubungan alamiah yang terjadi antara satu atau lebih entitas, misal proses pembayaran pegawai. – Kardinalitas menentukan kejadian suatu entitas untuk satu kejadian pada entitas yang berhubungan. Misal, mahasiswa bisa mengambil banyak mata kuliah – Berupa kata kerja – Simbol: Relasi
  • 6.
    • Atribut (Attribute) –Atribut adalah ciri umum semua atau sebagian besar instansi pada entitas tertentu. Sebutan lain atribut adalah properti, elemen data dan field. – Contoh : Atribut Pelanggan terdiri dari No KTP/SIM, Nama, Alamat – Simbol: Address
  • 7.
    • Kardinalitas Relasi –Angka yang menunjukkan banyaknya kemunculan suatu obyek terkait dengan kemunculan obyek lain pada suatu relasi. – Kombinasi yang mungkin : (1:1, 1:N, M:N) – Contoh : • 1 Departemen mungkin mempekerjakan 1 atau lebih pegawai • 1 Pegawai hanya bekerja pada sebuah departemen memilikiDepartemen Pegawai 1 N
  • 8.
    KARDINALITAS RELASI Setiap 1objek A berelasi dg tepat 1 objek B Setiap 1 objek A berelasi dg tepat 1/0 objek B Setiap 1 objek A berelasi dg tepat 1/N objek B Setiap 1 objek A berelasi dg tepat 0/N objek B Setiap 1 objek A berelasi dg tepat N objek B A B A B A B A B A B
  • 9.
    Contoh: • Setiap departemensetidaknya harus memiliki seorang pegawai. • Seorang pegawai yang tidak harus termasuk dalam sebuah Departemen menunjukkan modalitas parsial dengan simbol memilikiDepartemen Pegawai 1 N memilikiDepartemen Pegawai 0..1 1..*
  • 10.
    METODOLOGI ER-D NO METODEKETERANGAN 1 Menentukan entitas Menentukan peran, kejadian, lokasi, hal nyata dan konsep dimana penggunaan untuk menyimpan data 2 Menentukan relasi Menentukan hubungan antar pasangan entitas menggunakan matriks relasi 3 Gambar ERD sementara Entitas digambarkan dengan kotak, dan relasi digambarkan dengan garis 4 Isi kardinalitas Menentukan jumlah kejadian satu entitas untuk sebuah kejadian pada entitas yang berhubungan
  • 11.
    NO METODE KETERANGAN 5Tentukan kunci utama Menentukan atribut yang mengidentifikasikan satu dan hanya satu kejadian masing-masing entitas 6 Gambar ERD berdasarkan kunci Menghilangkan relasi many to many dan memasukkan primary dan kunci tamu pada masing-masing entitas 7 Menentukan atribut Menentukan field-field yang diperlukan system 8 Pemetaan atribut Memasangkan atribut dengan entitas yang sesuai 9 Gambar ERD dengan atribut Mengatur ERD dari langkah 6 dengan menambahkan entitas atau relasi yang ditemukan pada langkah 8 10 Periksa hasil Apakah ERD sudah menggambarkan system yang akan dibangun?
  • 12.
    CONTOH KASUS • Sebuahperusahaan mempunyai beberapa bagian. Masing- masing bagian mempunyai pengawas dan setidaknya satu pegawai. Pegawai ditugaskan paling tidak di satu bagian (dapat pula dibeberapa bagian). Paling tidak satu pegawai mendapat tugas di satu proyek. Tetapi seorang pegawai dapat libur dan tidak dapat tugas di proyek. • Dengan menggunakan METODOLOGI ER-D, maka untuk mendesain basis data, langkah-langkahnya adalah:
  • 13.
    1. Menentukan Entitas Dalamstudi kasus, maka Entitas-nya adalah: pengawas, bagian, pegawai, proyek 2. Menentukan relasi dengan matrik relasi Bagian Pegawai Pengawas Proyek Bagian Ditugaskan ke Dijalankan oleh pegawai Milik Bekerja pada pengawas menjalankan Proyek menggunakan
  • 14.
    3. Gambarkan ER-Dsementara Hubungkan entitas sesuai dengan matrik relasi yang dibuat Dijalankan oleh Bagian Pengawas Bekerja pada Pegawai Proyek Ditugaskan ke
  • 15.
    4. Mengisi kardinalitas Darigambaran permasalahan dapat diketahui bahwa: – masing-masing bagian hanya punya satu pengawas – seorang pengawas bertugas di satu bagian – masing-masing bagian ada minimal satu pegawai – masing-masing pegawai bekerja paling tidak di satu bagian – masing-masing proyek dikerjakan paling tidak oleh satu pegawai – seorang pegawai bisa mendapatkan libur
  • 16.
  • 17.
    5. Menentukan kunciutama Kunci utamanya: Nomor Pengawas, Nama Bagian, Nomor Pegawai, Nomor Proyek Dijalankan oleh Bagian Pengawas Bekerja pada Pegawai Proyek Ditugaskan ke Nomor Pengawas Nama Bagian Nomor Pegawai Nomor Proyek
  • 18.
    6. Menggambar ERDberdasarkan kunci – Ada dua relasi many to many pada ERD sementara, yaitu antara bagian dengan pegawai, pegawai dengan proyek, oleh sebab itu kita buat entitas baru yaitu bagian -pegawai dan pegawai -proyek – Kunci utama dari entitas baru adalah kunci utama dari entitas lain yang akan menjadi kunci tamu di entitas yang baru.
  • 20.
    7. Menentukan atribut Atributyang diperlukan adalah: nama bagian, nama proyek, nama pegawai, nama pengawas, nomor proyek, nomor pegawai, nomor pengawas 8. Memetakan atribut Atribut Entitas Nama bagian Bagian Nama proyek Proyek Nama pegawai Pegawai Nama pengawas Pengawas Nama proyek Nama pegawai Proyek Pegawai Nama pengawas pengawas
  • 21.
    9. Menggambar ERDdengan atribut
  • 22.
    LATIHAN: Sebuah universitas akanmembuat suatu sistim informasi akademik, sebelum dibangun perangkat lunak sistim informasi tersebut dilakukan analisis berbasis obyek data. Universitas tersebut mempunyai beberapa fakultas, dimana dalam setiap fakultas dapat mempunyai satu atau lebih jurusan. Sebaliknya suatu jurusan hanya dapat menjadi bagian dari satu fakultas saja. Setiap jurusan mempunyai beberapa orang dosen, dengan ketentuan seorang dosen hanya boleh terdaftar pada satu jurusan. Dosen – dosen tersebut boleh mengajar banyak mata kuliah sekaligus, tetapi bisa saja ada dosen yang tidak (belum diijinkan) untuk mengajar satu mata kuliah pun. Dalam perkuliahan, setiap mata kuliah boleh diajarkan oleh beberapa dosen dan tidak boleh ada mata kuliah yang belum ditentukan dosen pengampunya. Sementara mata kuliah – mata kuliah tersebut pada umumnya dapat diambil oleh banyak mahasiswa, tetapi dapat juga tidak diikuti oleh mahasiswa satu pun. Begitu juga sebaliknya, mahasiswa dapat mengambil mata kuliah atau tidak sama sekali. • Buatlah ERD dari uraian diatas
  • 23.
    STUDI KASUS PT. BendiCar adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang penyewaan mobil Semua transaksi di perusahaan masih dilakukan secara manual. Berikut ini adalah kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh petugas dalam melaksanakan transaksi penyewaan mobil di dalam perusahaan. 1. Prosedure peminjaman Penyewa mobil yang ingin melakukan peminjaman dapat melihat harga penyewaan mobil pada daftar harga sewa mobil. Penyewa dapat menggunakan jasa supir atau tidak sesuai dengan kebutuhan penyewa sendiri. Setiap jenis kendaraan memiliki harga sewa yang berbeda-beda begitu juga harga sewa jasa sopir untuk daerah Jabodetabek dan diluar jabodetabek pun berbeda. Setelah itu penyewa mengisi Formulir Penyewaan (FS) disertai fotocopy identitas diri. Kemudian Formulir penyewaan yang telah diisi beserta pembayaran dimuka diserahkan kepada petugas kemudian petugas membuatkan kwitansi pembayaran sebagai bukti pembayaran.
  • 24.
    2. Prosedure pengembalian Padasaat pengembalian kendaraan oleh penyewa, petugas membawa Formulir Pengembalian dan memeriksa kondisi kendaraan apakah terdapat kerusakan atau tidak. Bila ada (misalnya spion pecah, body penyok, cat tergores, dll), maka diperhitungkan penggantiannya dan dibebankan kepada penyewa. Bila tidak rusak/terlambat maka tidak perlu mengisi Formulir pengembalian. Namun Bila penyewa terlambat dalam pengembalian, maka jumlah keterlambatan mobil dan sopir akan dibebankan kepada penyewa. Setelah membayar kerusakan dan keterlambatan, maka petugas membuatkan kwitansi sebagai tanda bukti pembayaran denda 3. Prosedure laporan Diakhir bulan petugas membuat laporan penyewaan berikut denda atas kerusakan atau keterlambatan yang terjadi dan laporan kendaraan. Laporan tersebut diserahkan ke pemilik penyewaan Bendi car Buatlah ERD
  • 26.
  • 27.
    1. Pemodelan datautama dan akan membantu mengorganisasikan data dalam suatu proyek ke dalam entitas-entitas dan menentukan hubungan antar entitas dinamakan dengan.. a. DFD d. DAD b.Flowchart e. entitas c. ERD 2. Dibawah ini yang bukan komponen ERD adalah a. entitas d. kardinalitas b.atributt e. proses c. modalitas
  • 28.
    3. Ciri umumsemua atau sebagian besar instansi pada entitas tertentu. Sebutan lain atribut adalah properti, elemen data dan field dinamakan dengan.. a. entitas d. relasi b. atribut e. kardinalitas c. modalitas 4. Menentukan jumlah kejadian satu entitas untuk sebuah kejadian pada entitas yang berhubungan adalah meetodologi a. mementukan entitas d. menentukan isi kardinalitas b. menentukan atributt e. menentukan proses c. menentukan modalitas
  • 29.
    5. Kardinalitas yangmungkin terjadi pada suatu hubungan entitas adalah, kecuali a. 1:1 dan 1:N d. M:N dan 1:1 b. 1:N dan M:N e. kardinalitas c. 1:N:M
  • 30.