SlideShare a Scribd company logo
SISTEM SIRKULASI
MANUSIA
DISUSUN OLEH KELOMPOK 3 KELAS XI. IPA 10
• MUHAMMAD YUSUF LUBIS
• NADHILA FAKHRUNI FADHLINE
• NAJLA NAILUFAR
• REYSA DIANI FITRI
• RHAYHAN MUHAMMAD MIRZA
Sistem Limfa
Sistem limfa
Organ limfa
Cairan limfa
(getah bening)
Aliran limfa
Duktus
limfatikus
sinistra
Duktus
limfatikus
dekstra
Fungsi sistem limfa:
Mengembalik
an kelebihan
cairan
jaringan
Mengendalikan
kualitas aliran
jaringan
Mengeluarkan
zat-zat toksin
dan debris sel
Mengangku
t lemak
Mengembalika
n protein
plasma ke
dalam sirkulasi
Mengangkut
limfosit
Menyaring dan
menghancurka
n
mikroorganism
e
Menghasilkan
zat antibodi
1. Organ Limfa
a. Nodus limfa
Fungsi → menyaring dan menghancurkan partikel asing agar tidak
menyebar ke jaringan tubuh.
Nodus limfa nodus submaksila
nodus servik
nodus supratroklear
nodus ketiak
nodus inguen
b. Kelenjar timus
Fungsi → berperan dalam
sistem kekebalan,
karena memproduksi limfosit T.
C. Kelenjar amandel (tonsil)
Fungsi → menahan kuman yang
masuk melalui mulut, hidung,
dan kerongkongan
d. Limpa (lien)
Fungsi → menghasilkan limfosit dan zat
antibodi
→ menghancurkan sel darah putih
dan trombosit
→ menghasilkan sel darah merah
pada masa janin
2. Pembuluh Limfa
• Pembuluh limfa terkecil (kapiler limfa) terdiri atas
selapis endotelium yang berukuran lebih besar
daripada kapiler darah.
• Lakteal → pembuluh limfa terkecil terdapat pada vili
usus halus
3. Cairan Limfa (Getah Bening)
• Cairan jaringan yang diabsorpsi ke dalam
kapiler limfa
• Berwarna kekuningan
• Mengandung :
-plasma protein
-limfosit
- keping darah
- fibrinogen
- lemak
- sedikit oksigen
ALIRAN LIMFA
Faktor yang menggerakkan cairan limfa:
• Kontraksi otot
• Inspirasi
• Ekspirasi rongga dada
• Pemijatan (massage) tubuh
Sirkulasi cairan limfa, sebagai berikut:
Cairan
interstisial dari
jaringan
Kapiler
limfa
Saluran
penampu
ng
Pembuluh
limfa yg
lebih besar
Membentuk
trunkus (batang
saluran) limfa
utama
Dua macam batang
saluran limfa:
Duktus limfatikus sinistra
(kiri) atau duktus torasikus
Duktus limfatikus dekstra
(kanan)
Gangguan sistem peredaran darah
pada manusia
Anemia
-penyakit kekurangan sel darah
merah atau eritrosit.
- penyebab: tubuh kekurangan zat
besi, akibatnya proses pembentukan
darah
menjadi terhambat. rendahnya
kadar hemoglobin dalam darah atau
terkena penyakit infeksi cacing.
- menyebabkan kelelahan,
kelemahan, kurang tenaga dan
kepala terasa melayang.
- Jika anemia bertambah berat, bisa
menyebabkan stroke atau serangan
jantung.
Hemofilia
- penyakit kekurangan
atau tidak adanya zat
antihemofili sehingga
darah si penderita sulit
membeku.
- akibat: darah akan terus
mengalir dan sulit
membeku.
- Umumnya diderita oleh
laki-laki
Leukemia
-Disebut juga sebagai kanker
darah.
-Penyebab: oleh produksi
sel-sel darah putih secara
berlebih sehingga jumlahnya
di dalam darah melebihi
normal. Sel darah putih yang
berlebihan tidak hanya
memakan bakteri tetapi juga
memakan sel darah merah
sehingga tubuh akan
mengalami anemia berat.
Siklemia
-merupakan kelainan darah
menurun pada manusia.
-mempunyai sel darah merah
berbentuk abnormal yaitu
berbentuk sabit dan berumur jauh
lebih pendek daripada sel darah
merah normal.
-menyebabkan terjadinya
gangguan penyerapan oksigen
oleh hemoglobin (penderita akan
kekurangan oksigen).
- akibat peristiwa mutasi, yaitu
kesalahan urutan asam amino
pada hemoglobin sehingga
mengubah sifat molekul
Talasemia
-ditandai dengan bentuk
sel darah merah yang tidak
beraturan.
- Akibatnya daya ikat
terhadap oksigen dan
karbon dioksida kurang.
- daya ikat sel darah
merahnya terhadap
oksigen rendah karena
kegagalan pembentukan
hemoglobin (gen
pembentuk Hb rusak).
- Tak mampu mensintesis
rantai polipeptida ( alfa )
dan ( beta ) Polipeptida
yang dibutuhkan untuk
membentuk Hb.
Hipertensi
- Tekanan darah normal pada
orang dewasa adalah
120/80mmHg.
- Jika tekanan darahnya jauh
di atas tekanan darah
normal, orang akan
mengalami hipertensi.
- Tandanya: sakit kepala dan
susah tidur.
Tekanan darah yang tinggi
dalam arteri dapat
menyebabkan pecahnya
kapiler.
Jika pembuluh darah yang
pecah adalah pembuluh
darah di otak maka akan
terjadi stroke.
- Penyebab: hipertensi
berkaitan dengan umur,
kegemukan, dan keturunan.
Hipotensi
-Tekanan darah rendah atau
hipotensi dapat disebabkan
oleh keletihan.
-Tekanan darah rendah pada
ibu hamil dapat
mengakibatkan janin yang
dikandung mengalami
penurunan tingkat kecerdasan.
Gejala tekanan darah rendah
antara lain pusing, pingsan,
dan tubuh lemah atau letih.
Arteriosklerosis
Arteriosklerosis adalah
kelainan pada sistem
peredaran darah yang
disebabkan oleh adanya
penumpukan endapan
kapur.
Arteriosklerosis
disebabkan oleh :
• Kerusakan ginjal
• Kurang minum air putih
Atherosklerosis
Atherosklerosis adalah
kelainan pada sistem
peredaran darah yang
disebabkan oleh
pengerasan pembuluh
nadi oleh endapan lemak.
Atherosklerosis
disebabkan oleh :
• Kerusakan ginjal
• Kurangnya enzim
pencernaan
Trombus
Trombus adalah kelainan pada
peredaran darah yang disebabkan
oleh darah yang membeku.
Trombus disebabkan oleh :
Adanya penumpukan keping darah
yang membentuk penyumbat
karena adanya .
Faktor Koagulasi
adalah faktor yang menyebabkan
penggumpalan darah karena zat
yang dimiliki oleh darah itu sendiri.
Contoh zat :
Fibrinogen
Embolus
Embolus adalah kelainan
pada peredaran darah yang
disebabkan oleh
penyumbatan pembuluh
darah yang terjadi di berbagai
bagian tubuh oleh (zat asing)
yang di bawa ke tempat
tersebut oleh aliran darah.
Embolus disebabkan oleh :
• Gumpalan darah yang
terbawa aliran darah
Jantung Koroner
Jantung koroner adalah
penyakit pada sistem
peredaran darah yang
disebabkan oleh adanya
penyempitan
arterikoronaria.
Jantung koroner
disebabkan oleh :
 Penumpukan lemak yang
mempersempit
arterikoronaria
Varises
Varises adalah kelainan
pada sistem peredaran yang
disebabkan adanya
pelebaran pembuluh darah
vena pada kaki atau betis.
Varises disebabkan oleh :
•Terlalu banyak berdiri
•Menekuk kaki setelah
berlari
Wasir (Hemeroid)
- Wasir dan ambeien
atau hemoiroid ialah
membesarnya vena
yang berada disekitar
anus.
- Penyebab: aliran
darah tidak lancer
misalnya karena
terlalu banyak duduk
atau kurang gerak.
Limfangitis
-kondisi medis yang ditandai dengan goresan
berwarna merah yang teraba hangat dan nyeri
yang berasal dari daerah yang terinfeksi ke daerah
ketiak atau lipat paha.
-disebabkan oleh infeksi pada pembuluh getah
bening yang disebabkan oleh infeksi bakteri
-Limfangitis serigkali merupakan suatu komplikasi
dari infeksi kulit. Oleh karena itu, hal ini seringkali
merupakan suatu tandan dari infeksi kulit yang
memburuk.
-limfangitis dapat menyebabkan komplikasi yang
mengancam jiwa, seperti sepsis (keracunan darah).
Edema
-penyakit sembab atau pembengkakan pada bagian tubuh
tertentu karena terjadi penumpukan cairan tubuh, pada
kondisi ini bagian tubuh yang terinfeksi membesar sehingga
terlihat sembab.
-Akumulasi cairan pada ruang dalam jaringan memicu
pembengkakan sehingga kondisinya terlihat sangat
memprihatinkan.
-rentan terjadi penumpukan cairan yang dapat memicu
terjadinya penyakit edema ini.
-Penyakit paru paru, ginjal, dalam masa kehamilan, gagal
jantung, penyakit hati, kekurangan gizi dan nutrisi, hipertensi,
dan konsumsi obat- obatan tertentu disinyalir merupakan
penyebab terjadinya penyakit edema ini. Semua orang
berisiko mengalminya, terutama para wanita yang menjelang
masa menapause
Infark Miokard (IM)
-dikenal sebagai serangan jantung, terjadi ketika
sekelompok otot jantung mati karena penyumbatan
mendadak dari arteri koroner (trombosis koroner).
-disertai dengan nyeri dada luar biasa dan sejumlah
kerusakan jantung.
-disebabkan oleh kondisi yang disebut aterosklerosis,
yang merupakan penumpukan zat lemak secara bertahap
dalam aliran darah di sepanjang lapisan dalam arteri yang
membatasi aliran darah ke jantung. Zat-zat ini juga dapat
membuat massa abnormal dari trombosit yang menjadi
bekuan darah. Jaringan parut yang dihasilkan dari otot
mati pada IM mengubah pola aktivitas listrik jantung.
Teknologi Sistem Peredaran Darah
1. Ekokardiograf
(Echocardiography ECG)
ECG merupakan suatu teknik
untuk mengetahui struktur
internal dan gerakan jantung
serta pembuluh darah yang
besar tanpa memasukkan alat
ketubuh pasien. Caranya,
gelombang ultrasonik
diarahkan kedada pasien
menggunakan transduser.
Kemudian transduser
bertindak sebagai penerima
pantulan balik gelombang
ultrasonik (echo) untuk
membentuk bayangan.
Gambaran yang dibentuk oleh
pantulan dipindahkan ke layar,
yang dapat menampilkan
gambaran bagian dalam
jantung, ukuran dan gerakan
dinding ventrikel, anatomi dan
2. Pemindaian Dengan Bahan Radioaktif
Cara ini merupakan cara yang aman untuk mendeteksi penyakit jantung. Pada
dasarnya metode ini dilakukan untuk mengetahui aliran darah di arteri jantung
dan untuk mengetahui fungsi ventrikel. Pasien disuntik dengan bahan radioaktif
yang tidak berbahaya. Kemudian, pasien berbaring dan dibagian jantung
diperiksa dengan detektor sinar gamma. Detektor akan merekam gambar
jantung dan dari rekaman tersebut dapat dibuat foto polaroidnya.
3. Angioplasty
Cara ini dilakukan untuk membuka aliran
darah pada pembuluh darah yang tersumbat
oleh plak (timbunan lemak). Caranya, balon
yang masih kempis diletakkan pada tabung
kecil panjang (kateter), kemudian dimasukkan
kedalam bagian arteri yang tersumbat.
Setelah letaknya tepat, balon digelembungkan.
Saat balon membesar, plak akan terdorong
keluar,arteri melebar, dan aliran darah
kembali lancar.
4. Operasi Hypass Jantung
Operasi Hypass seringkali dilakukan terhadap pasien yang menderita
penyumbatan pembuluh darah arteri jantung. Pada operasi hypass,
dilkukan pencangkokan penbuluhdarah baru dari aorta menuju
kejantung. Untuk itu diperlukan vena dari tubuh lainuntuk
menggantikan jalur arteri yang tersumbat.
Sistem peredaran darah manusia begitu lengkap dan rumit. Oleh
karena itu, kita harus bersukur dan menjaga kesehatan sistem
peredaran darah dengan berolahraga dan mengkonsumsi makanan
yang sehat.
5. Transplantasi Jantung
6. Terapi Gen
7. Pacemaker
JANTUNG
JANTUNG
Jantung (bahasa Latin: cor) adalah sebuah
rongga, rongga organ berotot yang
memompa darah lewat pembuluh darah oleh
kontraksi berirama yang berulang
STRUKTUR JANTUNG
Rata-rata berat jantung sekitar 340 gram untuk laki-laki dan
255 gram untuk perempuan. Jantung tersususn atas tiga
lapisan, yaitu: perikardium, miokardium, dan endokardium.
• Perikardium, merupakan selaput pembungkus jantung
berupa kantung rangkap yang di dalamnya berisi cairan
untuk melindungi jantung dari gesekan organ lain.
• Miokardium, merupakan lapisan otot jantung yang terdiri
atas berkas-berkas otot yang mempunyai kemampuan
berkontraksi sehingga jantung dapat berdenyut seumur
hidup.
• Endokardium, merupakan selaput yang membatasi ruang
jantung. Lapisan ini mengandung pembuluh darah dan
saraf.
PEMBULUH DARAH
Pembuluh darah
Pembuluh darah adalah bagian dari sistem
sirkulasi yang mengangkut darah ke seluruh
tubuh. Ada tiga jenis pembuluh darah,
yaitu arteri yang berfungsi membawa darah
dari jantung, kapiler yang berfungsi sebagai
tempat pertukaran sebenarnya air dan bahan
kimia antara darah dan jaringan, dan vena
yang membawa darah dari kapiler kembali ke
jantung. Pembuluh darah terbesar adalah
aorta.
PEMBULUH NADI
Pembuluh nadi (Arteri) adalah jenis pembuluh
darah berotot yang berfungsi membawa darah
dari jantung ke seluruh tubuh. Fungsi ini
bertolak belakang dengan fungsi pembuluh
balik yang membawa darah menuju jantung.
Arteri membawa darah dari jantung dan
disebarkan ke berbagai jaringan tubuh melalui
cabang-cabangnya.
JENIS-JENIS PEMBULUH NADI
A . Arteri Pulmonaris
Pembuluh ini membawa darah yang telah dideoksigenasi yang baru
saja dialirkan dari paru-paru.
B . Arteri Sistemik
Arteri sistemik membawa darah menuju arteriol dan kemudian ke
pembuluh kapiler, di mana zat nutrisi dan gas ditukarkan.
C . Aorta
Aorta adalah pembuluh nadi terbesar dalam tubuh yang keluar dari
ventrikel jantung dan membawa banyak oksigen.
D . Arteriol
Arteriol adalah pembuluh nadi terkecil yang berhubungan dengan
pembuluh kapiler.
PEMBULUH VENA
Pembuluh balik atau vena adalah pembuluh
yang membawa darah menuju jantung.
Darahnya banyak mengandung karbon
dioksida. Umumnya terletak dekat permukaan
tubuh dan tampak kebiru-biruan. Dinding
pembuluhnya tipis dan tidak elastis.
PEMBULUH KAPILER
Pembuluh kapiler adalah pembuluh
mikroskopik yang membentuk jalinan yang
menghubungkan arteriol dengan
venula. Pembuluh darah terkecil di tubuh
(diameter 5-10 μm) yang menghubungkan
pembuluh arteri dan vena, dan
memungkinkan pertukaran air, oksigen,karbon
dioksida, serta nutrien dan zat kimia sampah
antara darah danjaringan di sekitarnya.
PERBEDAAN ARTERI, VENA DAN
KAPILER
SIFAT ARTERI VENA KAPILER
DINDING TEBAL DAN ELASTIS TIPIS DAN KURANG
ELASTIS
TIPIS DAN PERMEABLE
ARAH ALIRAN MENINGGALKAN
JANTUNG
MENUJU JANTUNG BERAWAL DARI
ARTERIOL
TEKANAN KUAT, JIKA TERPOTONG
DARAH MEMANCAR
LEMAH, JIKA
TERPOTONG DARAH
MEREMBES
SEDANG
DARAH BANYAK MENGANDUNG
O2, KECUALI DI PARU-
PARU
BANYAK
MENGANDUYNG
CO2, KECUALI DI
PARU-PARU
BANYAK MENGANDUNG
O2
LETAK LEBIH KE DALAM DEKAT PERMUKAAN ANTARA ARTERI DAN
VENA
KLEP HANYA SATU DI PANGKAL BANYAK DI
SEPANJANG
PEMBULUH
TIDAK PUNYA
Sistem Sirkulasi Manusia
DARAH
• Jaringan ikat khusus yang berbentuk
cairan
• Massa jenisnya lebih besar
• Kekentalannya 1,7 kali dari air
• Berbau khas dan memiliki pH 7,35-7,45
• Volume darah seseorang kira-kira 8% dari
berat badannya
Ciri-ciri
Fungsi
• Mengangkut sari makanan, oksigen, dan air
ke seluruh tubuh
• Mengangkut zat sisa metabolisme ke organ
ekskresi
• Mengedarkan hormon dari kelenjar endokirin
ke organ tertentu
• Menjaga stabilitas suhu tubuh
• Mempertahankan tubuh dari infeksi dan
menyembuhkan cendera
• Mengatur keseimbangan pH
Komponen
Darah
Plasma
Darah
Sel Darah
Eritrosit Leukosit
Granulosit
Eosinofil Netrofil Basofil
Agranulosit
Limfosit Monosit
Trombosit
PLASMA DARAH
• Plasma : cairan bagian dari darah & mjdi
medium sel-sel darah .
• Di dalamnya terkandung benang-benang
fibrin/fibrinogen yang berguna untuk
menutup luka yang terbuka.
• Plasma membentuk 55% Berat badan
• Plasma diberikan secara intravena :
Mengembalikan vol darah, mis: setelah
kehilangan cairan dari luka bakar luas
Menyediakan substansi yg hilang dari
darah pasien mis: menyediakan faktor
I,VIII, IX, dan XI utk pasien yg tdk
mendapatkannya
PLASMA DARAH
PLASMA DARAH
• Plasma merupakan :
 Media sirkulasi elemen darah (eritrosit,
leukosit, trombosit) yg terbentuk.
 Pengangkut zat anorganik dan organik
dari satu organ atau jaringan ke organ
atau jaringan lain
FUNGSI PLASMA DARAH
• Mengangkut sari makanan ke sel-sel
• Membawa sisa pembakaran dari sel
ketempat pembuangan.
• menghasilkan zat kekebalan tubuh
terhadap penyakit atau zat antibodi.
KOMPOSISI PLASMA
I. SOLVEN : Air ( 91-93%)
II. SOLUTION : 8,5 %
1.Protein (Albumin, globulin, protrombin, &fibrinogen) (7
%)
2. Zat lain (1,5 %)
 Bahan organik
 Bahan inorganik
 Enzim, hormon, vitamin, pigmen
 Mineral: 0.9% (natrium klorida, natrium bikarbonat,
garam dari kalsium, fosfor, magnesium dan zat besi,
dll)
KOMPOSISI PLASMA DARAH
Plasma darah pada dasarnya adalah
larutan air yang mengandung :
 Gas O2, N, CO2
• Protein :albumin ,globulin
• Bahan pembeku darah :Fibrinogen
• Immunoglobin (antibodi)
• Hormon, Enzim
• Berbagai jenis protein
• Berbagai jenis garam
KOMPOSISI PLASMA
• Bahan organik :
- NPN ( Non Protein Nitrogen ) : urea,
asam
urat, kreatin, kreatinin , asam amino,
glutathion, xanthine, hypoxanthin
- Glukosa, fosfolipid, kolesterol, asam
lemak dll.
• Bahan inorganik :
- Ca, Mg, K, Na, Cl, Co, Fe, I , Cu, Zn, Mn,
PO4, SO4 dll.
FUNGSI PROTEIN PLASMA
a. Memperthnkan tek. Osmotik plasma yg
dibthkn utk pembentukan & absorpsi cairan
jaringan →: albumin (4,5 g)
b. Sbg buffer → dgn b’gabung bersama asam dan
alkali protein bekerja sebagai dapar dlm
m’prthkan pH normal tubuh
c. Utk pembekuan darah: m’gandung fr
koagulasi ut proses hemostastis →:
fibrinogen
d. Utk proses immune mechanisme →: globulin (2,5
g), protein yg m’btk ammalobulin. Terdiri dr :
• α (50-300 mg)
• β (sedikit)
• γ (1-1,5 mg)
ERITROSIT= SEL-SEL DARAH
MERAH
ERITROSIT adalah : Membran sel terdiri dari :
• Protein.......(65 %) : Stromatin
• Lipid/ Lemak......(32%) : Sefalin, lisitin,
Kholesterol
• Karbonhidrat.......(3%) : Glukosa
• Mengandung Hemoglobin (Hb)
Fgs Hb :
- Membawa O2 dari paru-paru→ ke seluruh jar tubuh.
O2 ini digunakan utk m’btk energi bagi sel.
- Mengangkut CO2 dari jar → ke paru-paru.
FUNGSI ERITROSIT
• Transpor: O2 dari paru -paru →ke jaringan
tubuh
CO₂ dari jaringan tubuh → paru-
paru.
Karena Eritrosit mengandung Hb
Hb + O2  HbO2: ( oksihemoglobin)
Hb + CO2 → Hb CO2 : ( Karbaminohemoglobin)
• Buffer/ penyangga
• Penentu golongan darah
STRUKTUR ERITROSIT
• Bentuk : cakram bikonkaf
•  : 7,5 m
• tebal : 0,8- 1,9 m
• luas : 135 m2
• Warna eritrosit kekuning-kuningan atau
- berwarna merah karena dlm sitoplasmanya
terdapat pigmen warna merah berupa Hb →
berfgs
mengikat O2.
GAMBAR ERITROSIT
• Eritrosit mengandung 200 juta molekul Hb
 Hb : suatu protein yang mengandung
senyawa besi
hemin.
 Hb mempunyai fungsi mengikat O2 di paru-
paru dan mengedarkan ke seluruh jaringan
tubuh.
JUMLAH ERITROSIT
• Setiap 1mm3 darah, mengandung 4 juta –
6 juta eritosit.
• Jumlah eritrosit pada laki-laki berkisar 4,2
juta-5,4 juta µl,
• Jumlah pada perempuan berkisar 3,6
juta-5,0 juta µl
Fase Organ produksi
Embrio Yolk sac
Trimester I
Trimester II Hati dibantu : limpa &
Kelenjar limfe
Trimester III Sumsum tulang:
Lahir- dewasa Vertebra, sternum,
costa,femur, tibia, dll
ERITROPOEISIS= PROSES PEMBENTUKAN ERITROSIT
ERITROPOEISIS
• Trimester I : Yolk sac
• II : Hepar & Lien
• III : Sumsum tulang
• Setelah lahir – usia 5 thn : sumsum tulang
• >5 thn : sumsum tlg pipih
• > 20 thn : sumsum tlg bgn atas ( humerus
& femus); sumsum tl pipih (costa, sternum,
vertebra)
MASA HIDUP ERITROSIT
• Sekitar 120 hari ( 4 bulan).
• Kmdn dihancurkan di dlm hati dan limpa.
• Sebagian Hb diubah → mjd bilirubin &
biliverdin, yi: pigmen biru yg m’beri warna
empedu.
• Zat besi hsl penguraian Hb dikirim ke hati
dan limpa → selanjutnya digunakan utk
m’bentuk eritrosit baru.
PENURUNAN JUMLAH
ERITROSIT
 Kehilangan darah (perdarahan),
 anemia,
 leukemia,
 infeksi kronis,
 mieloma multipel,
 cairan per intra vena berlebih,
 gagal ginjal kronis
 kehamilan,
 hidrasi berlebihan.
PENINGKATAN JUMLAH
ERITROSIT
• Peningkatan Eritrosit dapat menyebakan :
- Hipertensi
- Penyakit kardiovaskuler
-
PENGARUH FAKTOR GIZI TERHADAP
PEMBENTUKAN SEL DARAH MERAH
 Proses pembentukan eritrosit dari sel induk
unipotensial dipengaruhi oleh :
1. Pembentuk deoxyribonucleic acid (DNA) dalam
inti sel
2. Pembentuk Hb dalam plasma eritrosit
 Enzim yg berperan penting agar eritrosit dapat
bertahan dalam bentuk aktif selama 120 hari.:
1) Piruvat kinase,
2) Glukose 6-fosfat dehidrokinase (G6PD).
Zat Gizi yg diperlukan dlm Pembentukan &
Pematangan Sel Eritrosit
• Asam amino
• Besi (Hb)
• Tembaga
• VitaminB12 (sianokobalamin)
• Asam folat
• Kobalt
• Piridoksin
Vitamin B12 & Asam Folat berguna:
- Sintesis molekul deoksiribonukleat (DNA)
- Pembentukan & pematangan eritrosit
• Besi essesial berguna ut: produksi heme.
• Kebutuhan Normal utk m’perthnkan jlh
eritrosit :
B12 .....: 100-400 ug.
Asam folat...... : 1500 ug.
o Pengaturan Produksi Eritrosit dirangsang
oleh :
- Hormon Eritropoietin (EPO)
Tempat produksi EPO:
- Ginjal : 80- 90% ; (glomerulus & tubulus )
- Hati : 10 -20 %
GAMBAR ERITROSIT & KELAINAN ERITROSIT
LEUKOSIT = WHITE BLOOD CELL = SEL
DARAH PUTIH
• Komponen darah yang berperanan dalam
memerangi infeksi→ Fagositosit (dpt memakan
bakteri, virus,& parasit lainnya).
• Betuknya dpt berubah-ubah
• Ameboid → : dpt bergerak dg kaki palsu
(pseudopia)
• M’punyai inti sel
• Tdk mengandung Hb
• Warnanya bening (tdk berwarna)
• Diapedesis → : dpt keluar masuk jaringan &
pembuluh darah.
JLH & ORGAN PEMBENTUKAN
LEUKOSIT
 Jlh leukosit < eritrosit.
Jlh leukosit Laki-laki dewasa dan
perempuan dewasa setiap1 mm3 darah
hanya terdapat kira-kira 6000-9000
Leukosit di bentuk dlm: sumsum tulang
merah, limpa, kelenjar limpa, dan jaringan
retikuloendotelium.
GAMBAR SEL DARAH PUTIH
Sistem Sirkulasi Manusia
Sistem Sirkulasi Manusia
Sistem Sirkulasi Manusia
JENIS LEUKOSIT Berdasarkan Bentuk Inti
1. Leukosit Granula (Polimorfonuklear)
-sitoplasmanya bergranula
-merupkn perkembangan dari sel-sel sumsum
merah
 -Neutrofil
 -Basofil
 -Eosinofil
2. Leukosit Agranula
-sitoplasmanya tdk bergranula
-m’pkn perkembangan dari jar limfoid &
myeoloid-
• -Limfosit
• -Monosit
Sistem Sirkulasi Manusia
FUNGSI LEUKOSIT
 Sbg pertahanan tubuh yi m’bunuh & memakan bibit
penyakit / bakteri yang masuk ke dlm jaringan RES
(sistem retikuloendotel) shg leukosit
dikenal sbg FAGOSIT terutama limfosit yg dpt
melemahkan bakteri (zat-zat yg b’bahaya bg tubuh)
 Sbg tempat pembiakannya di dalam limpa dan
kelenjar limfe;
 Sbg pengangkut yi mengangkut / membawa zat
lemak dari dinding usus melalui limpa terus ke
pembuluh darah.
Sistem Sirkulasi Manusia
PROSES FAGOSITOSIS pd LEUKOSIT
Sistem Sirkulasi Manusia
Sistem Sirkulasi Manusia
TROMBOSIT= KEPING DARAH=
PLATELET
TROMBOSIT
 Trombosit : Jenis sel darah yg berfgs utk :
- Penggumpalan darah normal (pembekuan
darah.
- Daya tahan tubuh
 Berbentuk oval
 Tidak berinti
 Berukuran kecil, yaitu sekitar 3–4 mm.
 Jlh trombosit: 150.000 - 350.000 mm3.
TROMBOSIT
• Berasal dari megakariosit.
• Megakariosit : sel dgn sitoplasma tersusun
atas fragmen-fragmen.
• Setiap fragmen dibatasi oleh membran sel
: TROMBOSIT.
• Fgs Trombosit : dlm proses koagulasi
(penjendalan darah)
TROMBOSIT
• Trombosit dibentuk dalam sumsum
tulang
• Umur lebih kurang 10 hari.
• Trombosit mudah pecah dan akan
mengeluarkan enzim trombosit atau
tromboplastin.
• Enzim ini berperan dalam proses
pembekuan darah
TROMBOSIT
• Protrombin: senyawa globulin yang larut
dalam plasma
• Dibuat : di hati dengan bantuan vitamin K.
• Kalau kekurangan vitamin K,
pembentukan protrombin terganggu.
• Dg demikian, proses pembekuan darah
juga terganggu.
• Protrombin & Fibrinogen dibentuk di hati
PROSES PEMBEKUAN DARAH=
PENJENDALAN DARAH
• Jk tjd luka → darah keluar
• Trombosit yang keluar bersama darah
akan pecah karena bergesekan dgn
luka→ m’luarkan trombokinase
(tromboplastin).
• Dgn bantuan ion-ion Ca2+, tromboplastin
→ m’ubah protrombin dlm darah → mjd
trombin→ fibrinogen→ benang-benang fibrin
(menutup luka).
CARA PENJENDALAN DARAH
Mengubah fibrinogen mjd
fibrin
Fibrin membuat jala pd sel –sel darah
&jendalan m’hentikan
darah yg
keluar & m’cegah masuknya bakteri.
BENANG-BENANG FIBRIN
MEKANISME KOAGULASI DARAH
(PEMBEKUAN DARAH)
• Terbentuknya aktivator protrombin akibat
rusaknya pembuluh darah.
• Aktivator protrombin mengkatalisir
protrombin menjadi trombin.
• Trombin sebagai enzim mengubah
fibrinogen menjadi benang-benang fibrin.
PROSES PEMBEKUAN DARAH
AKIBAT KEKURANGAN
TROMBOSIT
• Proses Pembekuan : Koagulasi perubahan
darah dari cairan menjadi padat
• Darah utk dpt m’beku maka tubuh
m’butuhkan :
• - Sel darah yg disebut :Platelet
• - Protein darah yg disebut :Fr Pembekuan
• Ggn Perdarahan : berarti trombosit atau
Faktor Pembekuan tdk bekerja dg cara yg
benar
Template Provided By
www.animationfactory.com
500,000 Downloadable PowerPoint Templates,
Animated Clip Art, Backgrounds and Videos

More Related Content

What's hot

Sistem Pencernaan Hewan
Sistem Pencernaan HewanSistem Pencernaan Hewan
Sistem Pencernaan Hewan
Ady Erfy D'Nc
 
Power point peredaran darah
Power point peredaran darahPower point peredaran darah
Power point peredaran darah
sicua050896
 
Makalah sistem urinaria
Makalah sistem urinariaMakalah sistem urinaria
Makalah sistem urinaria
Septian Muna Barakati
 
Laporan praktikum kimia
Laporan praktikum kimiaLaporan praktikum kimia
Laporan praktikum kimia
Novi Widyawati
 
9 6. bioteknologi
9 6. bioteknologi9 6. bioteknologi
9 6. bioteknologi
Alfie Kesturi
 
Presentasi sistem pernapasan
Presentasi sistem pernapasanPresentasi sistem pernapasan
Presentasi sistem pernapasan
Arika Sari
 
Biologi bab 3 Kelas XI
Biologi bab 3 Kelas XI Biologi bab 3 Kelas XI
Biologi bab 3 Kelas XI
Salma Maulida
 
Sistem Ekskresi
Sistem EkskresiSistem Ekskresi
Sistem Ekskresi
Muslimatur Rohmah
 
PPT SIstem Imunitas / Sistem Kekebalan Tubuh
PPT SIstem Imunitas / Sistem Kekebalan TubuhPPT SIstem Imunitas / Sistem Kekebalan Tubuh
PPT SIstem Imunitas / Sistem Kekebalan Tubuh
Nida Chofiya
 
Laporan kapasitas udara paru paru
Laporan kapasitas udara paru paruLaporan kapasitas udara paru paru
Laporan kapasitas udara paru paru
Laksmi_Perwira
 
Laporan praktikum bio (uji kandungan urin)
Laporan praktikum bio (uji kandungan urin)Laporan praktikum bio (uji kandungan urin)
Laporan praktikum bio (uji kandungan urin)
Nida Chofiya
 
Enzim ,klasifikasi dan fungsi enzim
Enzim ,klasifikasi dan fungsi enzimEnzim ,klasifikasi dan fungsi enzim
Enzim ,klasifikasi dan fungsi enzim
adeputra93
 
Makalah sistem-ekskresi-pada-manusia
Makalah sistem-ekskresi-pada-manusiaMakalah sistem-ekskresi-pada-manusia
Makalah sistem-ekskresi-pada-manusia
miamirna
 
Ppt ginjal
Ppt ginjalPpt ginjal
Ppt ginjal
VinaRuliyanti
 
SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA KULIT
SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA  KULITSISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA  KULIT
SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA KULIT
M.A.W.Khairurrijal
 
Materi biologi x ppt bab 4 fix
Materi biologi x ppt bab 4 fixMateri biologi x ppt bab 4 fix
Materi biologi x ppt bab 4 fix
eli priyatna laidan
 
Sistem pencernaan manusia
Sistem pencernaan manusiaSistem pencernaan manusia
Sistem pencernaan manusia
Firdika Arini
 
Tabel Hormon dan Fungsinya
Tabel Hormon dan FungsinyaTabel Hormon dan Fungsinya
Tabel Hormon dan Fungsinya
azzam zukhrofani iman
 
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI I PEWARNAAN SPORA DAN KAPSUL PADA BAKTERI
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI I  PEWARNAAN SPORA DAN KAPSUL PADA BAKTERILAPORAN RESMI PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI I  PEWARNAAN SPORA DAN KAPSUL PADA BAKTERI
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI I PEWARNAAN SPORA DAN KAPSUL PADA BAKTERI
Amphie Yuurisman
 
SISTEM RANGKA MANUSIA
SISTEM RANGKA MANUSIASISTEM RANGKA MANUSIA
SISTEM RANGKA MANUSIA
Fhyka Clalu
 

What's hot (20)

Sistem Pencernaan Hewan
Sistem Pencernaan HewanSistem Pencernaan Hewan
Sistem Pencernaan Hewan
 
Power point peredaran darah
Power point peredaran darahPower point peredaran darah
Power point peredaran darah
 
Makalah sistem urinaria
Makalah sistem urinariaMakalah sistem urinaria
Makalah sistem urinaria
 
Laporan praktikum kimia
Laporan praktikum kimiaLaporan praktikum kimia
Laporan praktikum kimia
 
9 6. bioteknologi
9 6. bioteknologi9 6. bioteknologi
9 6. bioteknologi
 
Presentasi sistem pernapasan
Presentasi sistem pernapasanPresentasi sistem pernapasan
Presentasi sistem pernapasan
 
Biologi bab 3 Kelas XI
Biologi bab 3 Kelas XI Biologi bab 3 Kelas XI
Biologi bab 3 Kelas XI
 
Sistem Ekskresi
Sistem EkskresiSistem Ekskresi
Sistem Ekskresi
 
PPT SIstem Imunitas / Sistem Kekebalan Tubuh
PPT SIstem Imunitas / Sistem Kekebalan TubuhPPT SIstem Imunitas / Sistem Kekebalan Tubuh
PPT SIstem Imunitas / Sistem Kekebalan Tubuh
 
Laporan kapasitas udara paru paru
Laporan kapasitas udara paru paruLaporan kapasitas udara paru paru
Laporan kapasitas udara paru paru
 
Laporan praktikum bio (uji kandungan urin)
Laporan praktikum bio (uji kandungan urin)Laporan praktikum bio (uji kandungan urin)
Laporan praktikum bio (uji kandungan urin)
 
Enzim ,klasifikasi dan fungsi enzim
Enzim ,klasifikasi dan fungsi enzimEnzim ,klasifikasi dan fungsi enzim
Enzim ,klasifikasi dan fungsi enzim
 
Makalah sistem-ekskresi-pada-manusia
Makalah sistem-ekskresi-pada-manusiaMakalah sistem-ekskresi-pada-manusia
Makalah sistem-ekskresi-pada-manusia
 
Ppt ginjal
Ppt ginjalPpt ginjal
Ppt ginjal
 
SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA KULIT
SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA  KULITSISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA  KULIT
SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA KULIT
 
Materi biologi x ppt bab 4 fix
Materi biologi x ppt bab 4 fixMateri biologi x ppt bab 4 fix
Materi biologi x ppt bab 4 fix
 
Sistem pencernaan manusia
Sistem pencernaan manusiaSistem pencernaan manusia
Sistem pencernaan manusia
 
Tabel Hormon dan Fungsinya
Tabel Hormon dan FungsinyaTabel Hormon dan Fungsinya
Tabel Hormon dan Fungsinya
 
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI I PEWARNAAN SPORA DAN KAPSUL PADA BAKTERI
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI I  PEWARNAAN SPORA DAN KAPSUL PADA BAKTERILAPORAN RESMI PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI I  PEWARNAAN SPORA DAN KAPSUL PADA BAKTERI
LAPORAN RESMI PRAKTIKUM MIKROBIOLOGI I PEWARNAAN SPORA DAN KAPSUL PADA BAKTERI
 
SISTEM RANGKA MANUSIA
SISTEM RANGKA MANUSIASISTEM RANGKA MANUSIA
SISTEM RANGKA MANUSIA
 

Similar to Sistem Sirkulasi Manusia

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL PENYUSUN JARINGAN PADA SISTEM SIRKULASI
STRUKTUR DAN FUNGSI SEL PENYUSUN JARINGAN PADA SISTEM SIRKULASISTRUKTUR DAN FUNGSI SEL PENYUSUN JARINGAN PADA SISTEM SIRKULASI
STRUKTUR DAN FUNGSI SEL PENYUSUN JARINGAN PADA SISTEM SIRKULASI
M Ikram
 
Sistem peredaran darah.pdf
Sistem peredaran darah.pdfSistem peredaran darah.pdf
Sistem peredaran darah.pdf
didingsuhendi1
 
ppt. peredaran darah konsep dasar IPA
ppt.     peredaran darah konsep dasar IPAppt.     peredaran darah konsep dasar IPA
ppt. peredaran darah konsep dasar IPA
erikae16
 
SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DAN HEWAN
SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DAN HEWAN SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DAN HEWAN
SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DAN HEWAN
Siti Farida
 
Sistem Sirkulasi
Sistem Sirkulasi Sistem Sirkulasi
Sistem Sirkulasi
Potensi Hebatku
 
Biologi - Sistem Sirkulasi
Biologi - Sistem SirkulasiBiologi - Sistem Sirkulasi
Biologi - Sistem Sirkulasi
afifah febriani
 
Bab 1
Bab 1Bab 1
Bab 1
SMKTA
 
bab sistem peredaran darah.ppt
bab sistem peredaran darah.pptbab sistem peredaran darah.ppt
bab sistem peredaran darah.ppt
MuhammadSinggihRasyi
 
Sist peredaran darah
Sist peredaran darahSist peredaran darah
Sist peredaran darah
hasri fazari
 
ANFIS KD 3.2 PEMBULUH DARAH.pptx
ANFIS KD 3.2 PEMBULUH DARAH.pptxANFIS KD 3.2 PEMBULUH DARAH.pptx
ANFIS KD 3.2 PEMBULUH DARAH.pptx
Titikkadarsih
 
8 5. sistem peredaran darah
8 5. sistem peredaran darah8 5. sistem peredaran darah
8 5. sistem peredaran darah
Alfie Kesturi
 
sistem peredaran darah.ppt
sistem peredaran darah.pptsistem peredaran darah.ppt
sistem peredaran darah.ppt
DekaMuliya1
 
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhanKlas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Dody Swastiko
 
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhanKlas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Dody Swastiko
 
Bab 4 sistem peredaran darah
Bab 4 sistem peredaran darahBab 4 sistem peredaran darah
Bab 4 sistem peredaran darah
arpidaningsi
 
Bab 4 Sistem Peredaran Darah.pptx
Bab 4 Sistem Peredaran Darah.pptxBab 4 Sistem Peredaran Darah.pptx
Bab 4 Sistem Peredaran Darah.pptx
DekaMuliya1
 
BIOLOGI_PPT_peredaran_darah.pptx
BIOLOGI_PPT_peredaran_darah.pptxBIOLOGI_PPT_peredaran_darah.pptx
BIOLOGI_PPT_peredaran_darah.pptx
RachmatMeydi
 
8 IPA - SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA.pptx
8 IPA - SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA.pptx8 IPA - SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA.pptx
8 IPA - SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA.pptx
AntonetaPriskaSardjo
 
IPA_Kelas_8_BAB_7.ppt tugas sekolah anak
IPA_Kelas_8_BAB_7.ppt tugas sekolah anakIPA_Kelas_8_BAB_7.ppt tugas sekolah anak
IPA_Kelas_8_BAB_7.ppt tugas sekolah anak
vitopradityagame2
 

Similar to Sistem Sirkulasi Manusia (20)

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL PENYUSUN JARINGAN PADA SISTEM SIRKULASI
STRUKTUR DAN FUNGSI SEL PENYUSUN JARINGAN PADA SISTEM SIRKULASISTRUKTUR DAN FUNGSI SEL PENYUSUN JARINGAN PADA SISTEM SIRKULASI
STRUKTUR DAN FUNGSI SEL PENYUSUN JARINGAN PADA SISTEM SIRKULASI
 
Sistem peredaran darah.pdf
Sistem peredaran darah.pdfSistem peredaran darah.pdf
Sistem peredaran darah.pdf
 
ppt. peredaran darah konsep dasar IPA
ppt.     peredaran darah konsep dasar IPAppt.     peredaran darah konsep dasar IPA
ppt. peredaran darah konsep dasar IPA
 
SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DAN HEWAN
SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DAN HEWAN SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DAN HEWAN
SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA DAN HEWAN
 
Sistem Sirkulasi
Sistem Sirkulasi Sistem Sirkulasi
Sistem Sirkulasi
 
Biologi - Sistem Sirkulasi
Biologi - Sistem SirkulasiBiologi - Sistem Sirkulasi
Biologi - Sistem Sirkulasi
 
Bab 1
Bab 1Bab 1
Bab 1
 
bab sistem peredaran darah.ppt
bab sistem peredaran darah.pptbab sistem peredaran darah.ppt
bab sistem peredaran darah.ppt
 
Sist peredaran darah
Sist peredaran darahSist peredaran darah
Sist peredaran darah
 
ANFIS KD 3.2 PEMBULUH DARAH.pptx
ANFIS KD 3.2 PEMBULUH DARAH.pptxANFIS KD 3.2 PEMBULUH DARAH.pptx
ANFIS KD 3.2 PEMBULUH DARAH.pptx
 
8 5. sistem peredaran darah
8 5. sistem peredaran darah8 5. sistem peredaran darah
8 5. sistem peredaran darah
 
sistem peredaran darah.ppt
sistem peredaran darah.pptsistem peredaran darah.ppt
sistem peredaran darah.ppt
 
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhanKlas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
 
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhanKlas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
Klas xi sistem peredaran darah hewan dan transportasi tumbuhan
 
Bab 4 sistem peredaran darah
Bab 4 sistem peredaran darahBab 4 sistem peredaran darah
Bab 4 sistem peredaran darah
 
Bab 4 Sistem Peredaran Darah.pptx
Bab 4 Sistem Peredaran Darah.pptxBab 4 Sistem Peredaran Darah.pptx
Bab 4 Sistem Peredaran Darah.pptx
 
penyakit pada sel darah & organ peredaran darah
penyakit pada sel darah & organ peredaran darahpenyakit pada sel darah & organ peredaran darah
penyakit pada sel darah & organ peredaran darah
 
BIOLOGI_PPT_peredaran_darah.pptx
BIOLOGI_PPT_peredaran_darah.pptxBIOLOGI_PPT_peredaran_darah.pptx
BIOLOGI_PPT_peredaran_darah.pptx
 
8 IPA - SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA.pptx
8 IPA - SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA.pptx8 IPA - SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA.pptx
8 IPA - SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA.pptx
 
IPA_Kelas_8_BAB_7.ppt tugas sekolah anak
IPA_Kelas_8_BAB_7.ppt tugas sekolah anakIPA_Kelas_8_BAB_7.ppt tugas sekolah anak
IPA_Kelas_8_BAB_7.ppt tugas sekolah anak
 

More from Alya Titania Annisaa

Report Text
Report TextReport Text
Procedure Text
Procedure TextProcedure Text
Procedure Text
Alya Titania Annisaa
 
IMPERATIVES
IMPERATIVESIMPERATIVES
Vocabulary Building
Vocabulary BuildingVocabulary Building
Vocabulary Building
Alya Titania Annisaa
 
RANGKUMAN BIOLOGI SMA JELANG UAN
RANGKUMAN BIOLOGI SMA JELANG UANRANGKUMAN BIOLOGI SMA JELANG UAN
RANGKUMAN BIOLOGI SMA JELANG UAN
Alya Titania Annisaa
 
Rangkuman Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Materi Biologi SMA
Rangkuman Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Materi Biologi SMARangkuman Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Materi Biologi SMA
Rangkuman Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Materi Biologi SMA
Alya Titania Annisaa
 
Rangkuman Materi Biologi SMA Evolusi
Rangkuman Materi Biologi SMA EvolusiRangkuman Materi Biologi SMA Evolusi
Rangkuman Materi Biologi SMA Evolusi
Alya Titania Annisaa
 
Pembahasan SBMPTN KIMIA 2016
Pembahasan SBMPTN KIMIA 2016Pembahasan SBMPTN KIMIA 2016
Pembahasan SBMPTN KIMIA 2016
Alya Titania Annisaa
 
Rangkuman Kimia Siap UN SMA
Rangkuman Kimia Siap UN SMARangkuman Kimia Siap UN SMA
Rangkuman Kimia Siap UN SMA
Alya Titania Annisaa
 
Manfaat Penginderaan Jauh di Berbagai Bidang
Manfaat Penginderaan Jauh di Berbagai BidangManfaat Penginderaan Jauh di Berbagai Bidang
Manfaat Penginderaan Jauh di Berbagai Bidang
Alya Titania Annisaa
 
Formal and Informal Letter Writing
Formal and Informal Letter WritingFormal and Informal Letter Writing
Formal and Informal Letter Writing
Alya Titania Annisaa
 
Skl UN SMA Matematika IPA 2016
Skl UN SMA Matematika IPA 2016Skl UN SMA Matematika IPA 2016
Skl UN SMA Matematika IPA 2016
Alya Titania Annisaa
 
Tulang dan Persendian
Tulang dan PersendianTulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
Alya Titania Annisaa
 
Peranan KPK dan Kehakiman Dalam Melindungi dan Menegakkan Hukum
Peranan KPK dan Kehakiman Dalam Melindungi dan Menegakkan HukumPeranan KPK dan Kehakiman Dalam Melindungi dan Menegakkan Hukum
Peranan KPK dan Kehakiman Dalam Melindungi dan Menegakkan Hukum
Alya Titania Annisaa
 
Mutasi
MutasiMutasi
Pembentukan minyak bumi
Pembentukan minyak bumiPembentukan minyak bumi
Pembentukan minyak bumi
Alya Titania Annisaa
 
Soal Latihan dan Pembahasan Limit Fungsi
Soal Latihan dan Pembahasan Limit FungsiSoal Latihan dan Pembahasan Limit Fungsi
Soal Latihan dan Pembahasan Limit Fungsi
Alya Titania Annisaa
 
Komposisi Fungsi dan Fungsi Invers
Komposisi Fungsi dan Fungsi InversKomposisi Fungsi dan Fungsi Invers
Komposisi Fungsi dan Fungsi Invers
Alya Titania Annisaa
 
Soal Latihan dan Pembahasan Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers
Soal Latihan dan Pembahasan Fungsi Komposisi dan Fungsi InversSoal Latihan dan Pembahasan Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers
Soal Latihan dan Pembahasan Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers
Alya Titania Annisaa
 

More from Alya Titania Annisaa (20)

Report Text
Report TextReport Text
Report Text
 
Procedure Text
Procedure TextProcedure Text
Procedure Text
 
IMPERATIVES
IMPERATIVESIMPERATIVES
IMPERATIVES
 
Vocabulary Building
Vocabulary BuildingVocabulary Building
Vocabulary Building
 
RANGKUMAN BIOLOGI SMA JELANG UAN
RANGKUMAN BIOLOGI SMA JELANG UANRANGKUMAN BIOLOGI SMA JELANG UAN
RANGKUMAN BIOLOGI SMA JELANG UAN
 
Rangkuman Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Materi Biologi SMA
Rangkuman Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Materi Biologi SMARangkuman Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Materi Biologi SMA
Rangkuman Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Materi Biologi SMA
 
Rangkuman Materi Biologi SMA Evolusi
Rangkuman Materi Biologi SMA EvolusiRangkuman Materi Biologi SMA Evolusi
Rangkuman Materi Biologi SMA Evolusi
 
Pembahasan SBMPTN KIMIA 2016
Pembahasan SBMPTN KIMIA 2016Pembahasan SBMPTN KIMIA 2016
Pembahasan SBMPTN KIMIA 2016
 
Rangkuman Kimia Siap UN SMA
Rangkuman Kimia Siap UN SMARangkuman Kimia Siap UN SMA
Rangkuman Kimia Siap UN SMA
 
Dkbm indonesia
Dkbm indonesiaDkbm indonesia
Dkbm indonesia
 
Manfaat Penginderaan Jauh di Berbagai Bidang
Manfaat Penginderaan Jauh di Berbagai BidangManfaat Penginderaan Jauh di Berbagai Bidang
Manfaat Penginderaan Jauh di Berbagai Bidang
 
Formal and Informal Letter Writing
Formal and Informal Letter WritingFormal and Informal Letter Writing
Formal and Informal Letter Writing
 
Skl UN SMA Matematika IPA 2016
Skl UN SMA Matematika IPA 2016Skl UN SMA Matematika IPA 2016
Skl UN SMA Matematika IPA 2016
 
Tulang dan Persendian
Tulang dan PersendianTulang dan Persendian
Tulang dan Persendian
 
Peranan KPK dan Kehakiman Dalam Melindungi dan Menegakkan Hukum
Peranan KPK dan Kehakiman Dalam Melindungi dan Menegakkan HukumPeranan KPK dan Kehakiman Dalam Melindungi dan Menegakkan Hukum
Peranan KPK dan Kehakiman Dalam Melindungi dan Menegakkan Hukum
 
Mutasi
MutasiMutasi
Mutasi
 
Pembentukan minyak bumi
Pembentukan minyak bumiPembentukan minyak bumi
Pembentukan minyak bumi
 
Soal Latihan dan Pembahasan Limit Fungsi
Soal Latihan dan Pembahasan Limit FungsiSoal Latihan dan Pembahasan Limit Fungsi
Soal Latihan dan Pembahasan Limit Fungsi
 
Komposisi Fungsi dan Fungsi Invers
Komposisi Fungsi dan Fungsi InversKomposisi Fungsi dan Fungsi Invers
Komposisi Fungsi dan Fungsi Invers
 
Soal Latihan dan Pembahasan Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers
Soal Latihan dan Pembahasan Fungsi Komposisi dan Fungsi InversSoal Latihan dan Pembahasan Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers
Soal Latihan dan Pembahasan Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers
 

Recently uploaded

KALDIK provinsi jawa barat tahun pelajaran 2024 2025.pdf
KALDIK provinsi jawa barat tahun pelajaran 2024 2025.pdfKALDIK provinsi jawa barat tahun pelajaran 2024 2025.pdf
KALDIK provinsi jawa barat tahun pelajaran 2024 2025.pdf
SeptianingTyas5
 
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptxSlide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
xyurashi05
 
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptxWawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
titis33
 
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosialPeranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
bamboekuning
 
CP DAN ATP TJKT X FASE E KURIKULUM MERDEKA.docx
CP DAN ATP TJKT  X FASE E KURIKULUM MERDEKA.docxCP DAN ATP TJKT  X FASE E KURIKULUM MERDEKA.docx
CP DAN ATP TJKT X FASE E KURIKULUM MERDEKA.docx
NissaAprilia2
 
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2 dengan modul 1.1
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2 dengan modul 1.1KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2 dengan modul 1.1
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2 dengan modul 1.1
dexallsonmully
 
AKSI NYATA MODUL 1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK.pdfAKSI NYATA MODUL 1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK.pdf
ssuserb01093
 
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptxMateri Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
SudaryonoSudaryono9
 
Tiga Dosa Besar Pendidikan, mari kita cegah terjadinya dosa besar di lingkung...
Tiga Dosa Besar Pendidikan, mari kita cegah terjadinya dosa besar di lingkung...Tiga Dosa Besar Pendidikan, mari kita cegah terjadinya dosa besar di lingkung...
Tiga Dosa Besar Pendidikan, mari kita cegah terjadinya dosa besar di lingkung...
KartikaNurlailaRahma
 
MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docxMODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
CindyRamadhani19
 
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
sudianaade137
 
JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.2.pdf
JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.2.pdfJURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.2.pdf
JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.2.pdf
masyithah15
 
WAWASAN WIYATA MANDALA SMA NEGERI 1 KEDAMEAN 2024
WAWASAN WIYATA MANDALA SMA NEGERI 1 KEDAMEAN  2024WAWASAN WIYATA MANDALA SMA NEGERI 1 KEDAMEAN  2024
WAWASAN WIYATA MANDALA SMA NEGERI 1 KEDAMEAN 2024
gdrive16
 
Materi Kesadaran Bela Negara belum fix.pptx
Materi Kesadaran Bela Negara belum fix.pptxMateri Kesadaran Bela Negara belum fix.pptx
Materi Kesadaran Bela Negara belum fix.pptx
HeryatyLumenta2
 
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptxmateri MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
NoviaSriAstini
 
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptxMPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
WahyuajengSarastika
 
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
RendiYanPermana
 
PPT CARA BELAJAR EFEKTIF.ppt. Belajar Efektif
PPT CARA BELAJAR EFEKTIF.ppt. Belajar EfektifPPT CARA BELAJAR EFEKTIF.ppt. Belajar Efektif
PPT CARA BELAJAR EFEKTIF.ppt. Belajar Efektif
Nurbani10
 
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS ETUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
anisaavrr1
 
PPT Pramuka Rika, Materi MPLS 2024.pptx
PPT Pramuka Rika, Materi  MPLS 2024.pptxPPT Pramuka Rika, Materi  MPLS 2024.pptx
PPT Pramuka Rika, Materi MPLS 2024.pptx
UdiSukandi
 

Recently uploaded (20)

KALDIK provinsi jawa barat tahun pelajaran 2024 2025.pdf
KALDIK provinsi jawa barat tahun pelajaran 2024 2025.pdfKALDIK provinsi jawa barat tahun pelajaran 2024 2025.pdf
KALDIK provinsi jawa barat tahun pelajaran 2024 2025.pdf
 
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptxSlide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
Slide Pengantar Filsafat IlmuKelompok 8.pptx
 
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptxWawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
Wawasan Wiyata Mandala SMP Negeri 1 Wuluhan.pptx
 
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosialPeranan fungsi dan etika bermedia sosial
Peranan fungsi dan etika bermedia sosial
 
CP DAN ATP TJKT X FASE E KURIKULUM MERDEKA.docx
CP DAN ATP TJKT  X FASE E KURIKULUM MERDEKA.docxCP DAN ATP TJKT  X FASE E KURIKULUM MERDEKA.docx
CP DAN ATP TJKT X FASE E KURIKULUM MERDEKA.docx
 
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2 dengan modul 1.1
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2 dengan modul 1.1KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2 dengan modul 1.1
KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.2 dengan modul 1.1
 
AKSI NYATA MODUL 1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK.pdfAKSI NYATA MODUL 1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK.pdf
AKSI NYATA MODUL 1.2 NILAI DAN PERAN GURU PENGGERAK.pdf
 
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptxMateri Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
Materi Pengenalan Ekstrakurikuler dan Prestasi Belajar.pptx
 
Tiga Dosa Besar Pendidikan, mari kita cegah terjadinya dosa besar di lingkung...
Tiga Dosa Besar Pendidikan, mari kita cegah terjadinya dosa besar di lingkung...Tiga Dosa Besar Pendidikan, mari kita cegah terjadinya dosa besar di lingkung...
Tiga Dosa Besar Pendidikan, mari kita cegah terjadinya dosa besar di lingkung...
 
MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docxMODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
MODUL AJAR kumer semester 1 ips kelas 7.docx
 
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
1. MENGENAL DAN MEMAHAMI KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.2.pdf
JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.2.pdfJURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.2.pdf
JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.2.pdf
 
WAWASAN WIYATA MANDALA SMA NEGERI 1 KEDAMEAN 2024
WAWASAN WIYATA MANDALA SMA NEGERI 1 KEDAMEAN  2024WAWASAN WIYATA MANDALA SMA NEGERI 1 KEDAMEAN  2024
WAWASAN WIYATA MANDALA SMA NEGERI 1 KEDAMEAN 2024
 
Materi Kesadaran Bela Negara belum fix.pptx
Materi Kesadaran Bela Negara belum fix.pptxMateri Kesadaran Bela Negara belum fix.pptx
Materi Kesadaran Bela Negara belum fix.pptx
 
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptxmateri MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
materi MPLS tentang ekstrakurikuler.pptx
 
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptxMPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
MPLS Pengenalan Budaya Lokal salinan.pptx
 
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
1.2.j. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2.pptx
 
PPT CARA BELAJAR EFEKTIF.ppt. Belajar Efektif
PPT CARA BELAJAR EFEKTIF.ppt. Belajar EfektifPPT CARA BELAJAR EFEKTIF.ppt. Belajar Efektif
PPT CARA BELAJAR EFEKTIF.ppt. Belajar Efektif
 
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS ETUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
TUGAS AKHIR POWER POINT KELOMPOK 3 KELAS E
 
PPT Pramuka Rika, Materi MPLS 2024.pptx
PPT Pramuka Rika, Materi  MPLS 2024.pptxPPT Pramuka Rika, Materi  MPLS 2024.pptx
PPT Pramuka Rika, Materi MPLS 2024.pptx
 

Sistem Sirkulasi Manusia

  • 1. SISTEM SIRKULASI MANUSIA DISUSUN OLEH KELOMPOK 3 KELAS XI. IPA 10 • MUHAMMAD YUSUF LUBIS • NADHILA FAKHRUNI FADHLINE • NAJLA NAILUFAR • REYSA DIANI FITRI • RHAYHAN MUHAMMAD MIRZA
  • 3. Sistem limfa Organ limfa Cairan limfa (getah bening) Aliran limfa Duktus limfatikus sinistra Duktus limfatikus dekstra
  • 4. Fungsi sistem limfa: Mengembalik an kelebihan cairan jaringan Mengendalikan kualitas aliran jaringan Mengeluarkan zat-zat toksin dan debris sel Mengangku t lemak Mengembalika n protein plasma ke dalam sirkulasi Mengangkut limfosit Menyaring dan menghancurka n mikroorganism e Menghasilkan zat antibodi
  • 5. 1. Organ Limfa a. Nodus limfa Fungsi → menyaring dan menghancurkan partikel asing agar tidak menyebar ke jaringan tubuh.
  • 6. Nodus limfa nodus submaksila nodus servik nodus supratroklear nodus ketiak nodus inguen b. Kelenjar timus Fungsi → berperan dalam sistem kekebalan, karena memproduksi limfosit T.
  • 7. C. Kelenjar amandel (tonsil) Fungsi → menahan kuman yang masuk melalui mulut, hidung, dan kerongkongan d. Limpa (lien) Fungsi → menghasilkan limfosit dan zat antibodi → menghancurkan sel darah putih dan trombosit → menghasilkan sel darah merah pada masa janin
  • 8. 2. Pembuluh Limfa • Pembuluh limfa terkecil (kapiler limfa) terdiri atas selapis endotelium yang berukuran lebih besar daripada kapiler darah. • Lakteal → pembuluh limfa terkecil terdapat pada vili usus halus
  • 9. 3. Cairan Limfa (Getah Bening) • Cairan jaringan yang diabsorpsi ke dalam kapiler limfa • Berwarna kekuningan • Mengandung : -plasma protein -limfosit - keping darah - fibrinogen - lemak - sedikit oksigen
  • 10. ALIRAN LIMFA Faktor yang menggerakkan cairan limfa: • Kontraksi otot • Inspirasi • Ekspirasi rongga dada • Pemijatan (massage) tubuh Sirkulasi cairan limfa, sebagai berikut: Cairan interstisial dari jaringan Kapiler limfa Saluran penampu ng Pembuluh limfa yg lebih besar Membentuk trunkus (batang saluran) limfa utama
  • 11. Dua macam batang saluran limfa: Duktus limfatikus sinistra (kiri) atau duktus torasikus Duktus limfatikus dekstra (kanan)
  • 12. Gangguan sistem peredaran darah pada manusia
  • 13. Anemia -penyakit kekurangan sel darah merah atau eritrosit. - penyebab: tubuh kekurangan zat besi, akibatnya proses pembentukan darah menjadi terhambat. rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau terkena penyakit infeksi cacing. - menyebabkan kelelahan, kelemahan, kurang tenaga dan kepala terasa melayang. - Jika anemia bertambah berat, bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.
  • 14. Hemofilia - penyakit kekurangan atau tidak adanya zat antihemofili sehingga darah si penderita sulit membeku. - akibat: darah akan terus mengalir dan sulit membeku. - Umumnya diderita oleh laki-laki
  • 15. Leukemia -Disebut juga sebagai kanker darah. -Penyebab: oleh produksi sel-sel darah putih secara berlebih sehingga jumlahnya di dalam darah melebihi normal. Sel darah putih yang berlebihan tidak hanya memakan bakteri tetapi juga memakan sel darah merah sehingga tubuh akan mengalami anemia berat.
  • 16. Siklemia -merupakan kelainan darah menurun pada manusia. -mempunyai sel darah merah berbentuk abnormal yaitu berbentuk sabit dan berumur jauh lebih pendek daripada sel darah merah normal. -menyebabkan terjadinya gangguan penyerapan oksigen oleh hemoglobin (penderita akan kekurangan oksigen). - akibat peristiwa mutasi, yaitu kesalahan urutan asam amino pada hemoglobin sehingga mengubah sifat molekul
  • 17. Talasemia -ditandai dengan bentuk sel darah merah yang tidak beraturan. - Akibatnya daya ikat terhadap oksigen dan karbon dioksida kurang. - daya ikat sel darah merahnya terhadap oksigen rendah karena kegagalan pembentukan hemoglobin (gen pembentuk Hb rusak). - Tak mampu mensintesis rantai polipeptida ( alfa ) dan ( beta ) Polipeptida yang dibutuhkan untuk membentuk Hb.
  • 18. Hipertensi - Tekanan darah normal pada orang dewasa adalah 120/80mmHg. - Jika tekanan darahnya jauh di atas tekanan darah normal, orang akan mengalami hipertensi. - Tandanya: sakit kepala dan susah tidur. Tekanan darah yang tinggi dalam arteri dapat menyebabkan pecahnya kapiler. Jika pembuluh darah yang pecah adalah pembuluh darah di otak maka akan terjadi stroke. - Penyebab: hipertensi berkaitan dengan umur, kegemukan, dan keturunan.
  • 19. Hipotensi -Tekanan darah rendah atau hipotensi dapat disebabkan oleh keletihan. -Tekanan darah rendah pada ibu hamil dapat mengakibatkan janin yang dikandung mengalami penurunan tingkat kecerdasan. Gejala tekanan darah rendah antara lain pusing, pingsan, dan tubuh lemah atau letih.
  • 20. Arteriosklerosis Arteriosklerosis adalah kelainan pada sistem peredaran darah yang disebabkan oleh adanya penumpukan endapan kapur. Arteriosklerosis disebabkan oleh : • Kerusakan ginjal • Kurang minum air putih
  • 21. Atherosklerosis Atherosklerosis adalah kelainan pada sistem peredaran darah yang disebabkan oleh pengerasan pembuluh nadi oleh endapan lemak. Atherosklerosis disebabkan oleh : • Kerusakan ginjal • Kurangnya enzim pencernaan
  • 22. Trombus Trombus adalah kelainan pada peredaran darah yang disebabkan oleh darah yang membeku. Trombus disebabkan oleh : Adanya penumpukan keping darah yang membentuk penyumbat karena adanya . Faktor Koagulasi adalah faktor yang menyebabkan penggumpalan darah karena zat yang dimiliki oleh darah itu sendiri. Contoh zat : Fibrinogen
  • 23. Embolus Embolus adalah kelainan pada peredaran darah yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah yang terjadi di berbagai bagian tubuh oleh (zat asing) yang di bawa ke tempat tersebut oleh aliran darah. Embolus disebabkan oleh : • Gumpalan darah yang terbawa aliran darah
  • 24. Jantung Koroner Jantung koroner adalah penyakit pada sistem peredaran darah yang disebabkan oleh adanya penyempitan arterikoronaria. Jantung koroner disebabkan oleh :  Penumpukan lemak yang mempersempit arterikoronaria
  • 25. Varises Varises adalah kelainan pada sistem peredaran yang disebabkan adanya pelebaran pembuluh darah vena pada kaki atau betis. Varises disebabkan oleh : •Terlalu banyak berdiri •Menekuk kaki setelah berlari
  • 26. Wasir (Hemeroid) - Wasir dan ambeien atau hemoiroid ialah membesarnya vena yang berada disekitar anus. - Penyebab: aliran darah tidak lancer misalnya karena terlalu banyak duduk atau kurang gerak.
  • 27. Limfangitis -kondisi medis yang ditandai dengan goresan berwarna merah yang teraba hangat dan nyeri yang berasal dari daerah yang terinfeksi ke daerah ketiak atau lipat paha. -disebabkan oleh infeksi pada pembuluh getah bening yang disebabkan oleh infeksi bakteri -Limfangitis serigkali merupakan suatu komplikasi dari infeksi kulit. Oleh karena itu, hal ini seringkali merupakan suatu tandan dari infeksi kulit yang memburuk. -limfangitis dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa, seperti sepsis (keracunan darah).
  • 28. Edema -penyakit sembab atau pembengkakan pada bagian tubuh tertentu karena terjadi penumpukan cairan tubuh, pada kondisi ini bagian tubuh yang terinfeksi membesar sehingga terlihat sembab. -Akumulasi cairan pada ruang dalam jaringan memicu pembengkakan sehingga kondisinya terlihat sangat memprihatinkan. -rentan terjadi penumpukan cairan yang dapat memicu terjadinya penyakit edema ini. -Penyakit paru paru, ginjal, dalam masa kehamilan, gagal jantung, penyakit hati, kekurangan gizi dan nutrisi, hipertensi, dan konsumsi obat- obatan tertentu disinyalir merupakan penyebab terjadinya penyakit edema ini. Semua orang berisiko mengalminya, terutama para wanita yang menjelang masa menapause
  • 29. Infark Miokard (IM) -dikenal sebagai serangan jantung, terjadi ketika sekelompok otot jantung mati karena penyumbatan mendadak dari arteri koroner (trombosis koroner). -disertai dengan nyeri dada luar biasa dan sejumlah kerusakan jantung. -disebabkan oleh kondisi yang disebut aterosklerosis, yang merupakan penumpukan zat lemak secara bertahap dalam aliran darah di sepanjang lapisan dalam arteri yang membatasi aliran darah ke jantung. Zat-zat ini juga dapat membuat massa abnormal dari trombosit yang menjadi bekuan darah. Jaringan parut yang dihasilkan dari otot mati pada IM mengubah pola aktivitas listrik jantung.
  • 30. Teknologi Sistem Peredaran Darah 1. Ekokardiograf (Echocardiography ECG) ECG merupakan suatu teknik untuk mengetahui struktur internal dan gerakan jantung serta pembuluh darah yang besar tanpa memasukkan alat ketubuh pasien. Caranya, gelombang ultrasonik diarahkan kedada pasien menggunakan transduser. Kemudian transduser bertindak sebagai penerima pantulan balik gelombang ultrasonik (echo) untuk membentuk bayangan. Gambaran yang dibentuk oleh pantulan dipindahkan ke layar, yang dapat menampilkan gambaran bagian dalam jantung, ukuran dan gerakan dinding ventrikel, anatomi dan
  • 31. 2. Pemindaian Dengan Bahan Radioaktif Cara ini merupakan cara yang aman untuk mendeteksi penyakit jantung. Pada dasarnya metode ini dilakukan untuk mengetahui aliran darah di arteri jantung dan untuk mengetahui fungsi ventrikel. Pasien disuntik dengan bahan radioaktif yang tidak berbahaya. Kemudian, pasien berbaring dan dibagian jantung diperiksa dengan detektor sinar gamma. Detektor akan merekam gambar jantung dan dari rekaman tersebut dapat dibuat foto polaroidnya. 3. Angioplasty Cara ini dilakukan untuk membuka aliran darah pada pembuluh darah yang tersumbat oleh plak (timbunan lemak). Caranya, balon yang masih kempis diletakkan pada tabung kecil panjang (kateter), kemudian dimasukkan kedalam bagian arteri yang tersumbat. Setelah letaknya tepat, balon digelembungkan. Saat balon membesar, plak akan terdorong keluar,arteri melebar, dan aliran darah kembali lancar.
  • 32. 4. Operasi Hypass Jantung Operasi Hypass seringkali dilakukan terhadap pasien yang menderita penyumbatan pembuluh darah arteri jantung. Pada operasi hypass, dilkukan pencangkokan penbuluhdarah baru dari aorta menuju kejantung. Untuk itu diperlukan vena dari tubuh lainuntuk menggantikan jalur arteri yang tersumbat. Sistem peredaran darah manusia begitu lengkap dan rumit. Oleh karena itu, kita harus bersukur dan menjaga kesehatan sistem peredaran darah dengan berolahraga dan mengkonsumsi makanan yang sehat. 5. Transplantasi Jantung 6. Terapi Gen 7. Pacemaker
  • 34. JANTUNG Jantung (bahasa Latin: cor) adalah sebuah rongga, rongga organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang
  • 36. Rata-rata berat jantung sekitar 340 gram untuk laki-laki dan 255 gram untuk perempuan. Jantung tersususn atas tiga lapisan, yaitu: perikardium, miokardium, dan endokardium. • Perikardium, merupakan selaput pembungkus jantung berupa kantung rangkap yang di dalamnya berisi cairan untuk melindungi jantung dari gesekan organ lain. • Miokardium, merupakan lapisan otot jantung yang terdiri atas berkas-berkas otot yang mempunyai kemampuan berkontraksi sehingga jantung dapat berdenyut seumur hidup. • Endokardium, merupakan selaput yang membatasi ruang jantung. Lapisan ini mengandung pembuluh darah dan saraf.
  • 38. Pembuluh darah Pembuluh darah adalah bagian dari sistem sirkulasi yang mengangkut darah ke seluruh tubuh. Ada tiga jenis pembuluh darah, yaitu arteri yang berfungsi membawa darah dari jantung, kapiler yang berfungsi sebagai tempat pertukaran sebenarnya air dan bahan kimia antara darah dan jaringan, dan vena yang membawa darah dari kapiler kembali ke jantung. Pembuluh darah terbesar adalah aorta.
  • 39. PEMBULUH NADI Pembuluh nadi (Arteri) adalah jenis pembuluh darah berotot yang berfungsi membawa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Fungsi ini bertolak belakang dengan fungsi pembuluh balik yang membawa darah menuju jantung. Arteri membawa darah dari jantung dan disebarkan ke berbagai jaringan tubuh melalui cabang-cabangnya.
  • 40. JENIS-JENIS PEMBULUH NADI A . Arteri Pulmonaris Pembuluh ini membawa darah yang telah dideoksigenasi yang baru saja dialirkan dari paru-paru. B . Arteri Sistemik Arteri sistemik membawa darah menuju arteriol dan kemudian ke pembuluh kapiler, di mana zat nutrisi dan gas ditukarkan. C . Aorta Aorta adalah pembuluh nadi terbesar dalam tubuh yang keluar dari ventrikel jantung dan membawa banyak oksigen. D . Arteriol Arteriol adalah pembuluh nadi terkecil yang berhubungan dengan pembuluh kapiler.
  • 41. PEMBULUH VENA Pembuluh balik atau vena adalah pembuluh yang membawa darah menuju jantung. Darahnya banyak mengandung karbon dioksida. Umumnya terletak dekat permukaan tubuh dan tampak kebiru-biruan. Dinding pembuluhnya tipis dan tidak elastis.
  • 42. PEMBULUH KAPILER Pembuluh kapiler adalah pembuluh mikroskopik yang membentuk jalinan yang menghubungkan arteriol dengan venula. Pembuluh darah terkecil di tubuh (diameter 5-10 μm) yang menghubungkan pembuluh arteri dan vena, dan memungkinkan pertukaran air, oksigen,karbon dioksida, serta nutrien dan zat kimia sampah antara darah danjaringan di sekitarnya.
  • 43. PERBEDAAN ARTERI, VENA DAN KAPILER SIFAT ARTERI VENA KAPILER DINDING TEBAL DAN ELASTIS TIPIS DAN KURANG ELASTIS TIPIS DAN PERMEABLE ARAH ALIRAN MENINGGALKAN JANTUNG MENUJU JANTUNG BERAWAL DARI ARTERIOL TEKANAN KUAT, JIKA TERPOTONG DARAH MEMANCAR LEMAH, JIKA TERPOTONG DARAH MEREMBES SEDANG DARAH BANYAK MENGANDUNG O2, KECUALI DI PARU- PARU BANYAK MENGANDUYNG CO2, KECUALI DI PARU-PARU BANYAK MENGANDUNG O2 LETAK LEBIH KE DALAM DEKAT PERMUKAAN ANTARA ARTERI DAN VENA KLEP HANYA SATU DI PANGKAL BANYAK DI SEPANJANG PEMBULUH TIDAK PUNYA
  • 45. DARAH
  • 46. • Jaringan ikat khusus yang berbentuk cairan • Massa jenisnya lebih besar • Kekentalannya 1,7 kali dari air • Berbau khas dan memiliki pH 7,35-7,45 • Volume darah seseorang kira-kira 8% dari berat badannya Ciri-ciri
  • 47. Fungsi • Mengangkut sari makanan, oksigen, dan air ke seluruh tubuh • Mengangkut zat sisa metabolisme ke organ ekskresi • Mengedarkan hormon dari kelenjar endokirin ke organ tertentu • Menjaga stabilitas suhu tubuh • Mempertahankan tubuh dari infeksi dan menyembuhkan cendera • Mengatur keseimbangan pH
  • 48. Komponen Darah Plasma Darah Sel Darah Eritrosit Leukosit Granulosit Eosinofil Netrofil Basofil Agranulosit Limfosit Monosit Trombosit
  • 49. PLASMA DARAH • Plasma : cairan bagian dari darah & mjdi medium sel-sel darah . • Di dalamnya terkandung benang-benang fibrin/fibrinogen yang berguna untuk menutup luka yang terbuka. • Plasma membentuk 55% Berat badan
  • 50. • Plasma diberikan secara intravena : Mengembalikan vol darah, mis: setelah kehilangan cairan dari luka bakar luas Menyediakan substansi yg hilang dari darah pasien mis: menyediakan faktor I,VIII, IX, dan XI utk pasien yg tdk mendapatkannya
  • 52. PLASMA DARAH • Plasma merupakan :  Media sirkulasi elemen darah (eritrosit, leukosit, trombosit) yg terbentuk.  Pengangkut zat anorganik dan organik dari satu organ atau jaringan ke organ atau jaringan lain
  • 53. FUNGSI PLASMA DARAH • Mengangkut sari makanan ke sel-sel • Membawa sisa pembakaran dari sel ketempat pembuangan. • menghasilkan zat kekebalan tubuh terhadap penyakit atau zat antibodi.
  • 54. KOMPOSISI PLASMA I. SOLVEN : Air ( 91-93%) II. SOLUTION : 8,5 % 1.Protein (Albumin, globulin, protrombin, &fibrinogen) (7 %) 2. Zat lain (1,5 %)  Bahan organik  Bahan inorganik  Enzim, hormon, vitamin, pigmen  Mineral: 0.9% (natrium klorida, natrium bikarbonat, garam dari kalsium, fosfor, magnesium dan zat besi, dll)
  • 55. KOMPOSISI PLASMA DARAH Plasma darah pada dasarnya adalah larutan air yang mengandung :  Gas O2, N, CO2 • Protein :albumin ,globulin • Bahan pembeku darah :Fibrinogen • Immunoglobin (antibodi) • Hormon, Enzim • Berbagai jenis protein • Berbagai jenis garam
  • 56. KOMPOSISI PLASMA • Bahan organik : - NPN ( Non Protein Nitrogen ) : urea, asam urat, kreatin, kreatinin , asam amino, glutathion, xanthine, hypoxanthin - Glukosa, fosfolipid, kolesterol, asam lemak dll. • Bahan inorganik : - Ca, Mg, K, Na, Cl, Co, Fe, I , Cu, Zn, Mn, PO4, SO4 dll.
  • 57. FUNGSI PROTEIN PLASMA a. Memperthnkan tek. Osmotik plasma yg dibthkn utk pembentukan & absorpsi cairan jaringan →: albumin (4,5 g) b. Sbg buffer → dgn b’gabung bersama asam dan alkali protein bekerja sebagai dapar dlm m’prthkan pH normal tubuh c. Utk pembekuan darah: m’gandung fr koagulasi ut proses hemostastis →: fibrinogen d. Utk proses immune mechanisme →: globulin (2,5 g), protein yg m’btk ammalobulin. Terdiri dr : • α (50-300 mg) • β (sedikit) • γ (1-1,5 mg)
  • 58. ERITROSIT= SEL-SEL DARAH MERAH ERITROSIT adalah : Membran sel terdiri dari : • Protein.......(65 %) : Stromatin • Lipid/ Lemak......(32%) : Sefalin, lisitin, Kholesterol • Karbonhidrat.......(3%) : Glukosa • Mengandung Hemoglobin (Hb) Fgs Hb : - Membawa O2 dari paru-paru→ ke seluruh jar tubuh. O2 ini digunakan utk m’btk energi bagi sel. - Mengangkut CO2 dari jar → ke paru-paru.
  • 59. FUNGSI ERITROSIT • Transpor: O2 dari paru -paru →ke jaringan tubuh CO₂ dari jaringan tubuh → paru- paru. Karena Eritrosit mengandung Hb Hb + O2  HbO2: ( oksihemoglobin) Hb + CO2 → Hb CO2 : ( Karbaminohemoglobin) • Buffer/ penyangga • Penentu golongan darah
  • 60. STRUKTUR ERITROSIT • Bentuk : cakram bikonkaf •  : 7,5 m • tebal : 0,8- 1,9 m • luas : 135 m2 • Warna eritrosit kekuning-kuningan atau - berwarna merah karena dlm sitoplasmanya terdapat pigmen warna merah berupa Hb → berfgs mengikat O2.
  • 62. • Eritrosit mengandung 200 juta molekul Hb  Hb : suatu protein yang mengandung senyawa besi hemin.  Hb mempunyai fungsi mengikat O2 di paru- paru dan mengedarkan ke seluruh jaringan tubuh.
  • 63. JUMLAH ERITROSIT • Setiap 1mm3 darah, mengandung 4 juta – 6 juta eritosit. • Jumlah eritrosit pada laki-laki berkisar 4,2 juta-5,4 juta µl, • Jumlah pada perempuan berkisar 3,6 juta-5,0 juta µl
  • 64. Fase Organ produksi Embrio Yolk sac Trimester I Trimester II Hati dibantu : limpa & Kelenjar limfe Trimester III Sumsum tulang: Lahir- dewasa Vertebra, sternum, costa,femur, tibia, dll ERITROPOEISIS= PROSES PEMBENTUKAN ERITROSIT
  • 65. ERITROPOEISIS • Trimester I : Yolk sac • II : Hepar & Lien • III : Sumsum tulang • Setelah lahir – usia 5 thn : sumsum tulang • >5 thn : sumsum tlg pipih • > 20 thn : sumsum tlg bgn atas ( humerus & femus); sumsum tl pipih (costa, sternum, vertebra)
  • 66. MASA HIDUP ERITROSIT • Sekitar 120 hari ( 4 bulan). • Kmdn dihancurkan di dlm hati dan limpa. • Sebagian Hb diubah → mjd bilirubin & biliverdin, yi: pigmen biru yg m’beri warna empedu. • Zat besi hsl penguraian Hb dikirim ke hati dan limpa → selanjutnya digunakan utk m’bentuk eritrosit baru.
  • 67. PENURUNAN JUMLAH ERITROSIT  Kehilangan darah (perdarahan),  anemia,  leukemia,  infeksi kronis,  mieloma multipel,  cairan per intra vena berlebih,  gagal ginjal kronis  kehamilan,  hidrasi berlebihan.
  • 68. PENINGKATAN JUMLAH ERITROSIT • Peningkatan Eritrosit dapat menyebakan : - Hipertensi - Penyakit kardiovaskuler -
  • 69. PENGARUH FAKTOR GIZI TERHADAP PEMBENTUKAN SEL DARAH MERAH  Proses pembentukan eritrosit dari sel induk unipotensial dipengaruhi oleh : 1. Pembentuk deoxyribonucleic acid (DNA) dalam inti sel 2. Pembentuk Hb dalam plasma eritrosit  Enzim yg berperan penting agar eritrosit dapat bertahan dalam bentuk aktif selama 120 hari.: 1) Piruvat kinase, 2) Glukose 6-fosfat dehidrokinase (G6PD).
  • 70. Zat Gizi yg diperlukan dlm Pembentukan & Pematangan Sel Eritrosit • Asam amino • Besi (Hb) • Tembaga • VitaminB12 (sianokobalamin) • Asam folat • Kobalt • Piridoksin
  • 71. Vitamin B12 & Asam Folat berguna: - Sintesis molekul deoksiribonukleat (DNA) - Pembentukan & pematangan eritrosit • Besi essesial berguna ut: produksi heme. • Kebutuhan Normal utk m’perthnkan jlh eritrosit : B12 .....: 100-400 ug. Asam folat...... : 1500 ug.
  • 72. o Pengaturan Produksi Eritrosit dirangsang oleh : - Hormon Eritropoietin (EPO) Tempat produksi EPO: - Ginjal : 80- 90% ; (glomerulus & tubulus ) - Hati : 10 -20 %
  • 73. GAMBAR ERITROSIT & KELAINAN ERITROSIT
  • 74. LEUKOSIT = WHITE BLOOD CELL = SEL DARAH PUTIH • Komponen darah yang berperanan dalam memerangi infeksi→ Fagositosit (dpt memakan bakteri, virus,& parasit lainnya). • Betuknya dpt berubah-ubah • Ameboid → : dpt bergerak dg kaki palsu (pseudopia) • M’punyai inti sel • Tdk mengandung Hb • Warnanya bening (tdk berwarna) • Diapedesis → : dpt keluar masuk jaringan & pembuluh darah.
  • 75. JLH & ORGAN PEMBENTUKAN LEUKOSIT  Jlh leukosit < eritrosit. Jlh leukosit Laki-laki dewasa dan perempuan dewasa setiap1 mm3 darah hanya terdapat kira-kira 6000-9000 Leukosit di bentuk dlm: sumsum tulang merah, limpa, kelenjar limpa, dan jaringan retikuloendotelium.
  • 80. JENIS LEUKOSIT Berdasarkan Bentuk Inti 1. Leukosit Granula (Polimorfonuklear) -sitoplasmanya bergranula -merupkn perkembangan dari sel-sel sumsum merah  -Neutrofil  -Basofil  -Eosinofil 2. Leukosit Agranula -sitoplasmanya tdk bergranula -m’pkn perkembangan dari jar limfoid & myeoloid- • -Limfosit • -Monosit
  • 82. FUNGSI LEUKOSIT  Sbg pertahanan tubuh yi m’bunuh & memakan bibit penyakit / bakteri yang masuk ke dlm jaringan RES (sistem retikuloendotel) shg leukosit dikenal sbg FAGOSIT terutama limfosit yg dpt melemahkan bakteri (zat-zat yg b’bahaya bg tubuh)  Sbg tempat pembiakannya di dalam limpa dan kelenjar limfe;  Sbg pengangkut yi mengangkut / membawa zat lemak dari dinding usus melalui limpa terus ke pembuluh darah.
  • 88. TROMBOSIT  Trombosit : Jenis sel darah yg berfgs utk : - Penggumpalan darah normal (pembekuan darah. - Daya tahan tubuh  Berbentuk oval  Tidak berinti  Berukuran kecil, yaitu sekitar 3–4 mm.  Jlh trombosit: 150.000 - 350.000 mm3.
  • 89. TROMBOSIT • Berasal dari megakariosit. • Megakariosit : sel dgn sitoplasma tersusun atas fragmen-fragmen. • Setiap fragmen dibatasi oleh membran sel : TROMBOSIT. • Fgs Trombosit : dlm proses koagulasi (penjendalan darah)
  • 90. TROMBOSIT • Trombosit dibentuk dalam sumsum tulang • Umur lebih kurang 10 hari. • Trombosit mudah pecah dan akan mengeluarkan enzim trombosit atau tromboplastin. • Enzim ini berperan dalam proses pembekuan darah
  • 91. TROMBOSIT • Protrombin: senyawa globulin yang larut dalam plasma • Dibuat : di hati dengan bantuan vitamin K. • Kalau kekurangan vitamin K, pembentukan protrombin terganggu. • Dg demikian, proses pembekuan darah juga terganggu. • Protrombin & Fibrinogen dibentuk di hati
  • 92. PROSES PEMBEKUAN DARAH= PENJENDALAN DARAH • Jk tjd luka → darah keluar • Trombosit yang keluar bersama darah akan pecah karena bergesekan dgn luka→ m’luarkan trombokinase (tromboplastin). • Dgn bantuan ion-ion Ca2+, tromboplastin → m’ubah protrombin dlm darah → mjd trombin→ fibrinogen→ benang-benang fibrin (menutup luka).
  • 93. CARA PENJENDALAN DARAH Mengubah fibrinogen mjd fibrin Fibrin membuat jala pd sel –sel darah &jendalan m’hentikan darah yg keluar & m’cegah masuknya bakteri.
  • 95. MEKANISME KOAGULASI DARAH (PEMBEKUAN DARAH) • Terbentuknya aktivator protrombin akibat rusaknya pembuluh darah. • Aktivator protrombin mengkatalisir protrombin menjadi trombin. • Trombin sebagai enzim mengubah fibrinogen menjadi benang-benang fibrin.
  • 97. AKIBAT KEKURANGAN TROMBOSIT • Proses Pembekuan : Koagulasi perubahan darah dari cairan menjadi padat • Darah utk dpt m’beku maka tubuh m’butuhkan : • - Sel darah yg disebut :Platelet • - Protein darah yg disebut :Fr Pembekuan • Ggn Perdarahan : berarti trombosit atau Faktor Pembekuan tdk bekerja dg cara yg benar
  • 98. Template Provided By www.animationfactory.com 500,000 Downloadable PowerPoint Templates, Animated Clip Art, Backgrounds and Videos